UP
    Latest News
Showing posts with label CodeIgniter. Show all posts
Showing posts with label CodeIgniter. Show all posts

CodeIgniter : Cara Membuat Upload File Dengan FrameWork CodeIgniter PHP

CodeIgniter : Cara Membuat Upload File Dengan FrameWork CodeIgniter PHP
Halo para Sahabat Belajar Pintar PHP , sebelumnya saya minta maaf kepada anda semua karena saya sudah agak lama tidak pernah update postingan lagi di blog ini, dikarenakan saya dalam proses pembuatan Skripsi , jadi saya mohon pengertian sahabat sekalian. Untuk memuaskan kerinduan para sahabat dengan ilmu-ilmu baru yang anda dapatkan dari blog ini, saya akan memberikan sebuah tutorial php yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Disini kita akan membahas Bagaimana Cara Membuat Upload File dengan Menggunakan FrameWork CodeIgniter PHP.


Upload File Dengan CodeIgniter PHP


Pada Hakikatnya didalam CodeIgniter untuk melakukan uplad file kita telah diberikan class-nya untuk memudahkan kita para developer, dan kali ini kita akan membahas class tersebut.
Marikita bahas tahap demi tahap dibawah ini :

1. Buat file upload_form.php dan letakkan pada application/views dan ketikkan scriptnya seperti berikut :

<html>
<head>
<title>Upload Form By Belajar Pintar PHP </title>
</head>
<body>
<?php echo $error;?>
<?php echo form_open_multipart('upload/do_upload');?>
<input type="file" name="userfile" size="20" />
<br /><br />
<input type="submit" value="upload" />
</form>
</body>
</html>
2. Lalu buat file upload_success.php dan letakkan pada application/views dan isi scriptnya seperti berikut :

<html>
<head>
<title>Upload Form By Belajar Pintar PHP </title>
</head>
<body>
<h3>File anda telah berhasil diupload </h3>
<ul>
<?php foreach ($upload_data as $item => $value):?>
<li><?php echo $item;?>: <?php echo $value;?></li>
<?php endforeach; ?>
</ul>
<p>
<?php echo anchor('upload', 'Upload File lainnya !'); ?>
</p>
</body>
</html>
3. Jika sudah membuat file-file untuk views, sekarang kita membuat file untuk controllers. Buat fileupload.php dan lettakan di application/controllers/ dengan script berikut :
<?php
class Upload extends CI_Controller {
function __construct()
{
parent::__construct();
$this->load->helper(array('form', 'url'));
}
function index()
{
$this->load->view('upload_form', array('error' => ' ' ));
}
function do_upload()
{
$config['upload_path'] = './uploads/';
$config['allowed_types'] = 'gif|jpg|png';
$config['max_size']    = '100';
$config['max_width']  = '1024';
$config['max_height']  = '768';
$this->load->library('upload', $config);
$this->upload->initialize($config);
if ( ! $this->upload->do_upload())
{
$error = array('error' => $this->upload->display_errors());
$this->load->view('upload_form', $error);
}
else
{
$data = array('upload_data' => $this->upload->data());
$this->load->view('upload_success', $data);
}
}
}
?>

Berikut saya Urikan sedikit penjelasan mengenai upload.php :

$this->load->helper(array('form', 'url'));Artinya dapat dihapus jika anda telah mendefinisikanya pada config/autoload.
$config['upload_path'] = './uploads/'; lokasi atau folder yang akan menmpung file jadi buat terlebih dahulu folder uploads di folder web CI anda. ( Buat folder baru penyimpanan file)
$config['allowed_types'] = 'gif|jpg|png'; tipe file yang diizinkan untuk diupload, hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
$config['max_size'] = '100';$config['max_width'] = '1024';$config['max_height'] = '768'; ukuran file dan lebar panjang untuk gambar, hal ini juga dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan.

Jika semua tahap yang diatas telah selesai anda buat dengan benar, sekarang anda tinggal mencoba dengan masuk ke link http://localhost/folderCI/upload.
Sekarang selamat mencoba dan mengupload file buat sahabat setia Belajar Pintar PHP  .

Demikian dulu tutorial CodeIgniter php mengenai upload file, saya harap tutorial php ini dapat membantu anda dalam berkarya. Jangan lupa koment dan likenya ya sahabat sekalian.

CodeIgniter : Cara Mengirim Email Dengan CodeIgniter PHP

CodeIgniter : Cara Mengirim Email Dengan CodeIgniter PHP

Mengirim Email

Halo sahabat Belajar Pintar PHP, mengirim email tidak hanya sederhana, tetapi Anda dapat mengkonfigurasinya dengan cepat atau menetapkan preferensi Anda dalam file konfigurasi.
Berikut adalah contoh dasar menunjukkan bagaimana Anda bisa mengirim email

Catatan: Contoh ini mengasumsikan Anda mengirim email dari salah satu controllers Anda.

$this->load->library('email');

$this->email->from('ivan@contoh.com', 'nama anda');
$this->email->to('seseorang@contoh.com'); 
$this->email->cc('contoh@contoh-contoh.com'); 
$this->email->bcc('mereka@kalian-contoh.com'); 

$this->email->subject('Test Email');
$this->email->message('Mari Belajar Pintar PHP.');

$this->email->send();

echo $this->email->print_debugger();


Mengatur Preferensi Email

Perlu anda ketahui sahabat belajar pintar php , bahwa disini ada 17 pilihan yang berbeda tersedia untuk menyesuaikan bagaimana pesan email Anda dikirim. Anda dapat mengatur secara manual seperti yang dijelaskan di sini, atau secara otomatis melalui preferensi yang tersimpan dalam file konfigurasi Anda, dijelaskan di bawah ini:

Preferensi ditetapkan dengan melewatkan array nilai preferensi untuk fungsi initialize email. Berikut adalah contoh bagaimana Anda dapat mengatur beberapa preferensi:

$config['protocol'] = 'sendmail';
$config['mailpath'] = '/usr/sbin/sendmail';
$config['charset'] = 'iso-8859-1';
$config['wordwrap'] = TRUE;

$this->email->initialize($config);

Catatan: Sebagian besar preferensi memiliki nilai default yang akan digunakan jika Anda tidak menetapkannya.


Mengatur Preferensi Email di File Config


Jika sahabat semua memilih untuk tidak menetapkan preferensi menggunakan metode di atas, Anda juga bisa menempatkannya ke dalam sebuah file konfigurasi. Cukup membuat file baru yang disebut email.php, tambahkan array $ config dalam file tersebut. Kemudian simpan file di config / email.php dan akan digunakan secara otomatis. Anda tidak akan perlu menggunakan $ this-> email-> initialize () fungsi jika Anda menyimpan preferensi Anda dalam file konfigurasi.

Preferensi Email

Berikut ini adalah daftar semua preferensi yang dapat diatur saat mengirim email.
PreferensiNilai DefaultOptions / PilihanDeskripsi
useragentCodeIgniterNone "user agent".
protocolmailmail, sendmail, or smtpProtokol pengiriman email.
mailpath/usr/sbin/sendmailNoneJalur server untuk pengiriman email.
smtp_hostNo DefaultNoneSMTP Alamat Server.
smtp_userNo DefaultNoneSMTP Username.
smtp_passNo DefaultNoneSMTP Password.
smtp_port25NoneSMTP Port.
smtp_timeout5NoneSMTP Timeout (in seconds).
wordwrapTRUETRUE or FALSE (boolean)aktif / tidak aktif word-wrap.
wrapchars76menghitung karakter pada wrap at.
mailtypetexttext or htmlJenis mail. Jika Anda mengirim email HTML, Anda harus mengirimkannya sebagai halaman web lengkap. Pastikan Anda tidak memiliki link relatif atau path relatif ke gambar kalau tidak ini tidak akan bekerja.
charsetutf-8set karakter (utf-8, iso-8859-1, etc.).
validateFALSETRUE or FALSE (boolean)Apakah akan memvalidasi alamat email.
priority31, 2, 3, 4, 5Email Prioritas. 1 = tertinggi. 5 = terendah. 3 normal =.
crlf\n"\r\n" or "\n" or "\r"Karakter baris baru. (Gunakan "\ r \ n" untuk mematuhi RFC 822).
newline\n"\r\n" or "\n" or "\r"Karakter baris baru. (Gunakan "\ r \ n" untuk mematuhi RFC 822).
bcc_batch_modeFALSETRUE or FALSE (boolean)Aktifkan Batch Mode BCC.
bcc_batch_size200NoneJumlah email di setiap batch BCC.

Email Function Reference

$this->email->from()
Mengatur alamat email dan nama orang yang mengirim email:

$this->email->from('ivan@contoh.com', 'Nama Anda');

$this->email->reply_to() 
Mengatur balasan-untuk mengatasi. Jika informasi tersebut tidak diberikan informasi dalam fungsi "dari" digunakan. contoh:

$this->email->reply_to('ivan@contoh.com', 'Nama Anda');

$this->email->to()
Mengatur alamat email (s) dari penerima (s). Bisa satu email, daftar koma-delimited atau array:

$this->email->to('someone@example.com');

$this->email->to('one@example.comtwo@example.comthree@example.com');

$list = array('one@example.com', 'two@example.com', 'three@example.com');

$this->email->to($list);

$this->email->cc()

Mengatur email address CC (s). Sama seperti "untuk", bisa menjadi satu email, daftar koma-delimited atau array.


$this->email->bcc()

Mengatur alamat email BCC (s). Sama seperti "untuk", bisa menjadi satu email, daftar koma-delimited atau array.
$this->email->subject()
Mengatur subjek email:

$this->email->subject('Ini adalah subjek saya');

$this->email->message()
Mengatur isi pesan email:

$this->email->message('Ini adalah pesan saya');

$this->email->set_alt_message()
Mengatur tubuh pesan email alternatif:

$this->email->set_alt_message('Ini adalah pesan alternatif');

Ini adalah string pesan opsional yang dapat digunakan jika Anda mengirim email HTML diformat. Ini memungkinkan Anda menentukan pesan alternatif tanpa format HTML yang ditambahkan ke string header untuk orang-orang yang tidak menerima email HTML. Jika Anda tidak menetapkan CodeIgniter pesan Anda sendiri akan mengekstrak pesan dari email HTML Anda dan strip tag.
$this->email->clear()
Menginisialisasi semua variabel email ke keadaan kosong. Fungsi ini dimaksudkan untuk digunakan jika Anda menjalankan mengirim email fungsi dalam satu lingkaran, memungkinkan data diatur ulang antara siklus.

foreach ($list as $name => $address)
{
    $this->email->clear();

    $this->email->to($address);
    $this->email->from('your@example.com');
    $this->email->subject('Here is your info '.$name);
    $this->email->message('Hi '.$name.' Here is the info you requested.');
    $this->email->send();
}

Jika Anda mengatur parameter TRUE lampiran akan dihapus juga:

$this->email->clear(TRUE);

$this->email->send()
Email tersebut mengirimkan fungsi. Pengembalian boolean TRUE atau FALSE berdasarkan keberhasilan atau kegagalan, memungkinkan untuk digunakan kondisional:

if ( ! $this->email->send())
{
    // Generate error
}

$this->email->attach()
Memungkinkan Anda untuk mengirim lampiran. Masukan path file / nama dalam parameter pertama. Catatan: Gunakan path file, bukan URL. Untuk beberapa lampiran menggunakan fungsi beberapa kali. Sebagai contoh:

$this->email->attach('/path/to/photo1.jpg');
$this->email->attach('/path/to/photo2.jpg');
$this->email->attach('/path/to/photo3.jpg');

$this->email->send();

$this->email->print_debugger()
Mengembalikan string yang berisi pesan server apapun, header email, dan messsage email. Berguna untuk debugging.

Overriding Word Wrapping

Jika Anda memiliki kata membungkus diaktifkan (dianjurkan untuk mematuhi RFC 822) dan Anda memiliki link yang sangat panjang di email Anda itu bisa dibungkus juga, menyebabkan ia menjadi un-diklik oleh orang yang menerimanya. CodeIgniter memungkinkan Anda secara manual menimpa pembungkus kata dalam bagian dari pesan Anda seperti ini:

The text of your email that
gets wrapped normally.

{unwrap}http://example.com/a_long_link_that_should_not_be_wrapped.html{/unwrap}

More text that will be
wrapped normally.

Tempatkan item yang Anda tidak ingin kata-dibungkus antara: {} {unwrap / unwrap}

Sekian dulu tutorial dari saya, selamat mempraktekkannya sahabat belajar pintar semua.
jangan lupa komentarnya dan like atau send fb nya.

CodeIgniter PHP : (Buku Tutorial CodeIgniter PHP Bahasa Indonesia)

CodeIgniter PHP : (Buku Tutorial CodeIgniter PHP Bahasa Indonesia)
Halo sahabat setia Belajar Pintar PHP, kali ini saya akan membagikan kepada anda sebuah buku gratis tutorial CodeIgniter yang sangat cocok untuk anda yang sedang belajar Framework CodeIgniter PHP. Adapun Tentang buku ini adalah sebagai berikut :

Judul Buku : Tutorial CodeIgniter FrameWork Bahasa Indonesia.
Penerbit : CodeIgniter Lovers Community.
Sumber : http://google.co.id/
Keterangan : Sebuah Panduan Dan Best Practice CodeIgniter FrameWork.
Size : 7.06 MB


Cara Download Buku ini :

1. Klink Link download dibawah ini
2. Anda akan dibawa ke website adl.fy, Tunggu hingga 5 detik lalu klik Skip add Atau Lanjutkan pada Sudut kanan atas website tersebut.
3. Download Langsung Filenya.


Berikut Link Downloadnya :

Download Tutorial CodeIgniter FrameWork Bahasa Indonesia

CodeIgniter PHP : (Cara Membuat Redirect Time Codeigniter)

CodeIgniter PHP : (Cara Membuat Redirect Time Codeigniter)

Halo-halo lagi buat sahabat setia Belajar Pintar PHP, sekarang saya ingin berbagi lagi sebuah ilmu baru yang saya dapat dari hasil searching di google. Yaitu mengenai penambahan wait time ( Loading Time ) yang terdapat pada fungsi redirect di Codeigniter.

Wait time adalah waktu tunggu atau waktu yang dibutuhkan untuk melakukan redirect.Misal kita redirect ke page 1, dan wait time yang kita set yaitu 5 detik, jadi sebelum redirect ke halaman 1, kita harus menunggu selama wait time tersebut.

Secara default fungsi redirect di Codeigniter tidak memberikan wait time.Oleh karena itu kita harus menambahkan sendiri.

Berikut langkah-langkahnya :


Buka file url_helper.php yang terdapat di folder Codeignitermu/system/helpers/
Kemudian cari baris berikut :
 
if ( ! function_exists('redirect'))
{function redirect($uri = '', $method = 'location', $wait_time = 0,_
_$http_response_code = 302)
{
switch($method)
{
case 'refresh'    : header("Refresh:".$wait_time.";url=".site_url($uri));
break;
default            : header("Location: ".site_url($uri), TRUE, $http_response_code);
break;
}
exit;
}
}


Dan tambahkan dengan kode yang berwarna Biru di atas..Nilai wait time (satuan detik) dapat di-set sesuka hati.Tapi jangan terlalu lama.

Sekarang , redirect Codeigniter bisa digunakan dengan fitur wait time.

NB: Untuk menggunakan helper redirect codeigniter dengan cara berikut :
 
redirect ('lokasi_redirect_anda','refresh');


Cukup sekian tutorial kali ini, saya harap anda bisa menggunakannya dengan baik dan benar, dan tetap saya ingatkan, jangan lupa untuk like posting saya ini, dan juga komentarnya. Terimakasih.

Codeigniter PHP: Cara Menampilkan data dari database dengan Framework CodeIgniter

Codeigniter PHP: Cara Menampilkan data dari database dengan Framework CodeIgniter
Apa kabar semua sahabat setia Belajar Pintar PHP , tidak ada bosan-bosannya saya menyapa anda semua, oke, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan Tutorial Codeigniter yaitu Cara menampilkan data dari database dengan codeigniter .
Hal yang perlu anda ketahui adalah bahwa kita akan berinteraksi dengan database, so kita harus menggunakan model. Jadi pada tutorial kali ini bersifat MVC (Model – View – Controller).
Oke langsung saja ke TKP ...!!! .

Pertama buat sebuah controller dan simpan di ROOT/system/application/controllers/.Simpan dengan nama home.php

Berikut source kodenya:


<?php
class Home extends Controller{
function __construct(){
parent::Controller();
$this->load->model('buku_tamu');
}

function index(){
$data['title'] = 'Ini adalah aplikasi sederhana menggunakan CodeIgniter';

//memanggil fungsi selectAll di model buku_tamu kemudian dimasukkan ke 
    //$data['buku_tamu']
$data['buku_tamu'] = $this->buku_tamu->selectAll();

//meload view bernama home_view.php dengan data variable adalah $data
$this->load->view('home_view',$data);
}
}
?>


Kemudian , buat model-nya simpan di ROOT/system/application/models/.Simpan dengan nama buku_tamu.php
 
<?php
class Buku_tamu extends Model{
function selectAll(){
return $this->db->get('buku_tamu')->result();
}
}
?>

Nah, untuk view-nya di bawah ini, simpan di ROOT/system/application/views/.Simpan dengan nama home_view.php
 
<strong><?php echo $title ?></strong><br /><br />
<style type="text/css">
body{
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
padding:20px;
}
table{
font-size:12px;
}
td{
padding:3px 5px;
border-bottom:1px solid #FFFFFF;
}
.field{
background-color:#333333;
color:#FFFFFF;   
font-weight:bold;
}
.field td{
border-right:1px solid #CCCCCC;
}
.record{
background:#EEEEEE;
}
</style>
<table border="0"  cellpadding="0" cellspacing="0"> 
<tr>
<td>No</td>
<td>Nama</td>
<td>Email</td>
<td>Situs</td>
<td>Komentar</td>
</tr>
<?php $i = 1 ?>
<?php foreach ($buku_tamu as $bt): ?>
<tr>
<td><?php echo $i++ ?></td>
<td><?php echo $bt->nama ?></td>
<td><?php echo $bt->email ?></td>
<td><?php echo $bt->situs ?></td>
<td><?php echo $bt->komentar ?></td>
</tr>
<?php endforeach ?>
</table>

Kemudian jalankan aplikasi tersebut di http://localhost/codeigniter/index.php/home

Selamat Mencoba dan Mengembangkannya. Jangan Lupa Like dan Komentarnya Sobat Semua.

Codeigniter PHP : Cara instalasi CodeIgniter serta Cara Membuat Akses Database

Codeigniter PHP : Cara instalasi CodeIgniter serta Cara Membuat Akses Database

Halo semua sahabat setia Belajar Pintar PHP , kali ini saya ingin share mengenai cara instalasi codeigniter serta cara membuat configurasi pengaksesan database berbasis codeigniter. Oke langsung saja ke TKP...!!!

Yang Kita Perlukan :
Paket Webserver (AppServ, XAMPP, EasyPHP, dll) & Code Igniter
Codeigniter (CI) merupakan sebuah PHP framework, katakanlah, untuk orang yang ingin membangun website dengan menggunakan PHP. Dengan menggunakan arsitektur model-view-controller yang memisahkan antara bagian logic dan tampilan dari program, CI cukup “menyenangkan” untuk digunakan. Tidak sulit apalagi anda sudah menguasai prinsip dasar OOP pada PHP.

Langkah 1 : Proses Instalasi CI

  1. Ekstrak  CodeIgniter yang telah anda download dalam direktori root web server anda. sebagai contoh ke C:\Xampp\Htdocs\.... (Bagi yang mengunakan Xampp).
  2. Selanjutnya masuk ke dalam folder system-application.
  3. OK.. bagian dalam folder application inilah yang akan sering anda utak-atik nantinya.

Langkah 2 : Konfigurasi CI

  1. Buka file config.php yang berada dalam folder system-application-config-config.php
  2. Ubah base url, sesuaikan dengan lokasi dimana folder CI-mu berada (tempat ekstrak-an tadi). Contoh : Folder CI anda berada dalam folder www/ci maka ubah baris $config['base_url']="http://example.com/";
    dengan
    $config['base_url'] = "http://localhost/ci/";
    Mengapa localhost? Karena dalam tutorial ini kita akan membangun CI dalam server lokal kita
  3. Setting database. Buka file database.php yang berada dalam folder yang sama dengan config.php. Ubah hostname, username, password, dan nama database (database akan kita buat entar, untuk sementara siapkan namanya dulu saja) sesuaikan dengan pengaturan mysql anda. Contoh :
    $db['default']['hostname'] = "localhost";
    $db['default']['username'] = "root";
    $db['default']['password'] = "";
    $db['default']['database'] = "db_ci";
Selesai dengan instalasi dan konfigurasi, next step siapkan database yang akan kita gunakan dalam praktikum kali ini.

Langkah 3 : Siapkan database

  1. Buat database dengan nama db_ci melalui phpmyadmin anda (saya asumsikan anda sudah terbiasa menggunakan tool hebat ini).
  2. Siapkan tabel dengan nama tb_buku (field : id_buku, judul_buku, stok_buku).
    CREATE TABLE IF NOT EXISTS `tb_buku` (
    `id_buku` varchar(10) NOT NULL,
    `judul_buku` varchar(50) DEFAULT NULL,
    `stok_buku` year(4) DEFAULT NULL,
    PRIMARY KEY (`id_buku`)
    ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
  3. Insert-kan beberapa sample data ke dalam tb_buku.
    INSERT INTO `tb_buku` (`id_buku`, `judul_buku`, `stok_buku`) VALUES
    ('1', 'Mencari Tombol Tab', 2003),
    ('2', 'Guna Guna dari Raja', 2033);
  4. Ok, we’re done with database !

Langkah 4 : Bekerja dengan CI

  1. Membuat model. Ketikkan script berikut ini
    <?php
    class Buku_model extends Model {
    function Buku_model()
    {
    parent::Model();
    }
    db->select('*');
    $this->db->from('tb_buku');
    $this->db->order_by('id_buku','DESC');
    $data = $this->db->get('');
    return $data;
    }
    }
    ?>
  2. Simpan dengan nama buku_model.php. Simpan dalam folder system-application-models
  3. Membuat Controller. Ketikkan script berikut ini,
    <?php
    class Buku_con extends Controller {


    public function Buku_con()
    {
    parent::__construct();
    $this->load->model('buku_model');
    }

    public function getBuku () {
    $data['title'] = 'menampilkan isi buku';
    $data['detail'] = $this->buku_model->getBuku();
    $this->load->view('buku_view', $data);
    }
    }
    ?>
  4. Simpan dengan nama buku_con.php. Simpan dalam folder system-application-controller
  5. Membuat View. Ketikkan script,
    <h4>Data Buku</h4>
    <?php foreach($detail->result() as $rows) :
    echo $rows->id_buku; echo "<br>";
    echo $rows->judul_buku; echo "<br>";
    echo $rows->stok_buku; echo "<br>";
    endforeach
    ?>
  6. Simpan dengan nama buku_view.php. Simpan dalam folder system-application-view
  7. Nah. Kita sudah membuat sebuah fungsi untuk menampilkan data dari database dengan controller, model, dan view. Sekarang masuk ke browser anda.
  8. Ketikkan http://localhost/ci/buku_con/getBuku/. dan hasilnya akan tampak seperti dibawah ini :

    Data Buku dari Database 

    Sekian Totorial CodeIgniter kali ini, Selamat mencoba dan mengembangkannya masing-masing, Jangan lupa like dan Komentarnya, oke ...!!!

Tutorial Codeigniter: Penggunaan AJAX dengan JQuery Pada PHP

Tutorial Codeigniter: Penggunaan AJAX dengan JQuery Pada PHP
Pada kali ini saya akan berbagi bagai mana cara penggunaan ajax pada framework codeigniter, dan pada tutorial kali ini, saya mengasumsikan bahwa anda sudah mengetahui codeigniter, atau yang belum anda bisa belajar dulu dari posting2 saya sebelumnya. Oke tanpa banyak basa-basi,, langsung saja ya bro ,, ke TKP ...!!!! Pada kasus ini kita akan membuat program insert kedalam database dengan menggunakan ajax dan codeigniter.
Pada input.php tambahkan script javascript yang berisi fungsi AJax menggunakan JQuery, jangan lupa pada head juga ditambahkan fungsi untuk memanggil JQuerynya. Sehingga input.php akan tampak seperti berikut :

<!DOCTYPE HTML> <html lang="en-US"> <head>
<script type="text/javascript" src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.4/jquery.min.js"></script>
<meta charset="UTF-8">
</head>
<body>
<h2 >Daily Notes</h2>
<div id="form_input">
... //kode sebelumnya
</div>
<div id="show">
<?php $this->load->view('daily/show') ?>
</div>
<script type="text/javascript">
$('#submit').click(function(){
var form_data = {
date: $('#date').val(),
name: $('#name').val(),
amount: $('#amount').val(),
ajax:1
};
$.ajax({
url : "<?php echo site_url('daily/submit')?>",
type : 'POST',
data : form_data,
success: function(msg){
$('#show').html(msg),
$('#date').val('<?php echo date('Y-m-d'); ?>'),
$('#name').val(''),
$('#amount').val('')
}
});
return false;
});
</script>
</body>
</html>

Sedangkan pada controller daily.php pada fungsi submit di ubah menjadi seperti berikut :


function submit()
{
if ($this->input->post('ajax'))
{
$this->MDaily->save();
$data['query'] = $this->MDaily->getAll();
$this->load->view('daily/show',$data);
}else{
if ($this->input->post('submit'))
{
$this->MDaily->save();
}
redirect('daily/index');
}
}

Sekarang coba untuk input data,selamat mencoba
Catatan, pada kasus ini kita memanggil jquery langsung dari web-nya, sehingga agar dapat di jalankan secara offline, atau localhost download dulu jquerynya, kemudian arahkan ke jquery tersebut, sebagai contoh file jquery saya letakkan di direktori /javascript/jquery-1.3.2.js, maka baris ke lima di ubah menjadi

<script type="text/javascript" src="<?php echo base_url(); ?>javascript/jquery-1.3.2.js"></script>

5 Framework PHP Terkenal Di dunia

5 Framework PHP Terkenal Di dunia
Sebelumnya anda sudah paham ? apa itu framework php ? buat yang belum tau saya akan memberikan sedikit gambaran atau penjelasan tentang framework php. Oke ,, Framework php bukanlah suatu aplikasi bahasa pemrograman yang baru, tetapi ini adalah suatu metode dalam pembuatan website, sifatnya hampir sama dengan prinsip OOP PHP, tetapi disini, anda diberikan kemudahan serta anda tidak perlu lagi mengetik kode php dari nol. karena disini telah disediakan seperti configurasi Database, font website, chace, user agent dan masih banyak lagi.

PHP Framework yang baik akan meningkatkan keamanan web, membuat website dengan lebih mudah untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk membangun website dan aplikasi web. Tapi pertanyaan terbesar pada saat ini dari sekian banyak pengembang web (baca: developer web) adalah PHP Framework apakah yang terbaik?

Berikut Adalah 5 PHP Framework yang paling populer di dunia sekarang ini Revisi tahun 2012 .


1. Yii Framework

Secara statistik, saat ini Yii Framework adalah framework terbaik di kalangan para developer web. Ini adalah generasi framework PHP berikutnya. Faktor utama yang membuat Yii di posisi teratas adalah fitur yang dimiliiknya dan lebih cepat dari Codeigniter Framework dan Zend Framework. Dari saat menginstal Yii, Anda telah mendapatkan website yang sempurna dan mengesankan yang semuanya berjalan secara otomatis. Yii juga dilengkapi dengan berbagai fitur untuk tugas umum seperti CRUD (creating, reading, updating and deleting atau menciptakan, membaca, memperbarui dan menghapus).

URL: http://www.yiiframework.com/
Dokumentasi: http://www.yiiframework.com/doc/
Download: http://www.yiiframework.com/download/

2. Codeigniter Framework

Saat ini, Codeigniter juga merupakan pilihan yang baik untuk para pengembang php. Codeigniter relatif mudah dipelajari. Fitur bersahabat, Codeigniter adalah framework kerja yang kuat seperti Zend dan Cake. Tujuan utama adalah untuk memungkinkan Anda mengembangkan proyek-proyek lebih cepat dari yang Anda bisa, dengan menyediakan satu set perpustakaan (library) untuk tugas yang sering dikerjakan, serta antarmuka yang sederhana dan struktur logis untuk mengakses perpustakaan. CodeIgniter memungkinkan Anda kreatif dan fokus pada proyek Anda dengan meminimalkan jumlah kode yang dibutuhkan untuk tugas yang diberikan.

URL: http://www.codeigniter.com/
Dokumentasi: http://codeigniter.com/user_guide/
Download: http://codeigniter.com/downloads/

3. Zend Framework

Zend adalah PHP Framework kuat yang lebih aman, dapat diandalkan dan memungkinkan Anda untuk membangun aplikasi Web 2.0 & layanan web lainnya. Framework ini awalnya dibangun oleh PHP. Zend diperkaya dengan API dari vendor terkemuka seperti Google, Amazon, Yahoo, Flickr, dll yang membuatnya pilihan bagi bisnis besar.

Sebenarnya Zend memiliki kelebihan yang cukup banyak dan bisa dikatakan sebagai PHP Framework yang baik. Zend kuat, cepat dan terukur. Permintaan untuk para pengembang Zend (Zend developer) sangat besar dan Anda bisa mengetahui bahwa menggunakan Zend adalah seperti memiliki jaminan bahwa Anda tidak akan pernah kehilangan pekerjaan.

URL: http://framework.zend.com/
Dokumentasi: http://framework.zend.com/docs/
Download: http://framework.zend.com/download/

4. CakePHP Framework

CakePHP adalah framework populer untuk pengembangan aplikasi web. Sederhana untuk belajar yang menyediakan struktur dasar organisasi, menjaga seluruh aplikasi Anda konsisten dan logis. Ia bisa menangani setiap aspek, dari permintaan awal pengguna sampai ke rendering akhir dari suatu halaman web. Dan karena CakePHP Framework mengikuti prinsip MVC, yang memungkinkan Anda untuk dengan mudah menyesuaikan dan memperpanjang sebagian besar aspek aplikasi Anda.

URL: http://www.cakephp.org
Dokumentasi: http://book.cakephp.org/2.0/en/index.html
Download: https://github.com/cakephp/cakephp/archives/2.1

5. Symfony Framework

Symfony adalah framework php lengkap yang dirancang untuk mengoptimalkan pengembangan aplikasi web. Untuk pemula, ini dapat memisahkan aturan aplikasi web bisnis, logika server, dan tampilan presentasi. Symfony memiliki banyak alat (tools) dan class yang ditujukan untuk memperpendek waktu pengembangan sebuah aplikasi web yang kompleks.

Symfony seluruhnya ditulis dalam PHP. Telah diuji secara menyeluruh di berbagai dunia nyata, dan sebenarnya digunakan untuk permintaan tinggi website e-business. Hal ini kompatibel dengan sebagian besar mesin database yang tersedia, termasuk MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan Microsoft SQL Server. Symfony berjalan pada platform Unix dan Windows.

URL: http://www.symfony-project.com/
Dokumentasi: http://www.symfony-project.org/doc/1_4/
Download: http://symfony.com/download#legacy


Sekarang anda tinggal memilih, mana yang paling mudah dan bagus menurut anda, tetapi disini saya sedikit memberikan saran agar anda lebih memperdalam framework CodeIgniter, karena banyak kemudahan yang diberikan. Dan perlu anda ketahui bahwa Pembuat PHP sendiri lebih menyukai framework yang satu ini.

Sekian dulu ya bapak ibu semua ,, saya mau makan malam dulu,, lapar ini ,, hehehe.

Tutorial PHP : Cara Membuat Laporan PDF menggunakan FPDF pada CodeIgniter

Tutorial PHP : Cara Membuat Laporan PDF menggunakan FPDF pada CodeIgniter
CodeIgniter merupakan salah satu Framework PHP yang sangant terkenal dan paling diminati para pengguna php. Kenapa ?, Mungkin karena gratis atau mungkin lebih ringan dan cepat.

Saat ini sudah semakin banyak orang yang menggunakan CodeIgniter dalam membangun aplikasi dalam institusi mereka. Bahkan saat ini CodeIgniter bisa dikatakan sudah menjadi flatform yang digunakan banyak sekali perusahaan-perusahaan baik sekala kecil sampai yang besar.

Nah dalam perkembangannya, sering sekali aplikasi yang dibangun dengan CodeIgniter diharapkan untuk dilengkapi dengan laporan dalam bentuk file PDF. Nah sering sekali kita kesulitan untuk membangun aplikasi yang bisa membuat laporan PDF didalam aplikasi CodeIgniter yang kita bangun. Dan disini saya ingin membagikan kembali pengalaman saya kepada teman-teman semua.

File Library FPDF ini dapat anda peroleh dari situs resminya, dan setelah anda berhasil mendownloadnya anda akan mendapat beberapa file dan folder diantaranya yaitu :
1. Folder Font
2. File fpdf.php
3. File fpdf.css

Selanjutnya, copy paste file dan folder tersebutbeserta isinya kedalam folder Library CodeIgniter yaitu “/application/libraries/”. Selanjutnya buat sebuah function baru di Controller anda, misalkan nama functionnya  adalah “testPDF()”, sehingga kode function tersebut akan terlihat seperti dibawah ini :

function testpdf()
{
$this->load->library('fpdf');
$this->fpdf->FPDF('P','cm','A4');
$this->fpdf->AddPage();
$this->fpdf->SetFont('Arial','',10);
$teks = "Ini hasil Laporan PDF menggunakan Library FPDF di CodeIgniter";
$this->fpdf->Cell(3, 0.5, $teks, 1, '0', 'L', true);
$this->fpdf->Ln();$this->fpdf->Output();
}

Kode diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :

Baris 3: berfungsi memanggil library FPDF.
Baris 4: Membuat halaman dengan orientasi Potrait (“P”), dengan satuan dasar Centimeter (cm) dan jenis kertas A4.
Baris 5-6 : Menambahkan halaman dan mendefenisikan jenis tulisan (Arial) dan ukuran tulisan (10).
Baris 7-9 : Mencetak teks kedalam halaman PDF
Baris 10 : Mencetak output kedalam bentuk file PDF.

Nah, kalau kode diatas anda jalankan, maka anda akan mendapatkan file PDF yang berisi tulisan “Ini hasil Laporan PDF menggunakan Library FPDF di CodeIgniter”.

Apa itu File Controller Pada CodeIgniter

Apa itu File Controller Pada CodeIgniter
File Controller adalah jantung dari aplikasi yang akan kita bangun. File Controller ini akan menentukan bagaimana sebuah request HTTP harusnya ditangani. Sebuah Controller secara sederhananya adalah sebuah  file class yang diberi nama tertentu sehingga nantinya namanya tersebut dapat dijadikan sebagai URL untuk memanggil Controller tersebut.

Coba perhatikan URL dibawah ini :

example.com/index.php/sms/

Pada contoh diatas, CodeIgniter akan bekerja mencari sebuah controller yang diberi nama sms.php dan mengeksekusinya. Jadi bisa dikatakan bahwa CodeIgniter akan mencocokkan nama Controller yang terdapat pada segment pertama URI, dan apabila nama tersebut sama dengan nama sebuah Controller, maka CodeIgniter akan mengeksekusinya.

Membuat Controller Sederhana

 Sekarang mari kita coba untuk membuat sebuah Controller sederhana, agar anda semakin mengenal file Controller pada CodeIgniter ini. Sebagai contoh kita akan membuat sebuah Controller yang kita akan kita beri nama sms.php, dan pada file tersebut buat kode berikut :


< ?php
class Sms extends CI_Controller {
public function index()
{
echo 'Belajar Pintar PHP!';
}
}
?>

Kemudian simpan file tersebut kedalam folder application/controllers. Sekarang silahkan buka file Controller yang baru saja anda buat tersebut dengan membuka URL seperti di bawah ini :

example.com/index.php/sms/

Jika anda melakukan semuanya dengan benar, maka seharunya di browser anda akan ditampilakn tulisan “Belajar Pintar PHP ”.

Sebagai catatan, nama class harus diawali dengan sebuah huruf BESAR. Dengan kata lain, kode berikut adalah kode controller yang valid :

< ?php
class Sms extends CI_Controller
{
}
?>

Sedangkan kode berikut adalah kode controller yang tidak valid :

< ?php
class sms extends CI_Controller
{
}
?>

Anda juga harus selalu memastikan bahwa Controller yang anda buat harus extend kepada induk class controller sehingga dapat terhubung dengan semua function-function yang akan terdapat didalamnya.

Sekian dulu untuk saat ini, sampai jumpa dengan postingan saya yang tidak kala menariknya buat anda.

Memahami Apa Itu CodeIgniter Secara Mendalam Dan Rinci

Memahami Apa Itu CodeIgniter Secara Mendalam Dan Rinci


Kursus-komputer-privat---belajar-CodeIgniter

Logo CodeIgniter
CodeIgniter adalah framework yang bekerja dengan menggunakan PHP (Hypertext Preprocessor). PHP sendiri adalah sebuah bahasa pemrograman yang banyak dipergunakan dalam pembuatan website dinamis. PHP adalah sebuah bahasa pemrograman berbasis web yang tergolong mudah dan free, telah dikembangkan sejak 15 tahun yang lalu dan dapat digunakan dalam sebagian besar webserver, misalnya webserver Apache, Lighttpd, nginx, dan lain-lain. Selain itu PHP juga dapat dipergunakan dalam aplikasi berbasis GUI (desktop).
Untuk lebih lengkapnya literatur tentang PHP dapat diperoleh pada beberapa website berikut :
1. http://en.wikipedia.org/wiki/PHP
2. http://gtk.php.net
3. http://httpd.apache.org/
4. http://nginx.org/
5. http://www.lighttpd.net/
PHP Framework dapat dijelaskan secara sederhana sebagai sebuah upaya untuk bekerja dengan kode-kode PHP di mana model yang sama dapat dibuat ke dalam bentuk method dan class. Dengan demikian, function menjadi bagian dari class.

Apakah CodeIgniter?

CodeIgniter adalah Framework PHP yang berjalan pada PHP 4 dan PHP 5. Tujuan utama dari CodeIgniter adalah untuk memudahkan programmer dalam mengembangkan aplikasi secara cepat tanpa harus melakukan pemrograman dari nol. Dengan demikian, programmer PHP yang telah memiliki dasar pemrograman, dapat bekerja lebih cepat menghasilkan aplikasi yang dibutuhkan.
Kursus-Komputer-Privat---Belajar-CodeIgniter
Proses Lima Langkah Pola MVC

Apakah MVC?

MVC (Model-View-Controller), adalah pola arsitektur yang dipergunakan pada kebanyakan bahasa pemrograman dan scripting, termasuk PHP.
Model – sebagai modul yang bekerja untuk menghubungkan aplikasi dengan database. Dalam hal ini Model diberi fungsi untuk membuat database, membaca database, memperbarui database, dan menghapus database (Create, Read, Update, Delete).
View – sebagai modul yag bekerja untuk menampilkan data melalui controller dan ditampilkan dalam bahasa HTML. Secara sederhana View dapat digambarkan sebagai setiap halaman web yang ditampilkan.
Controller – modul program yang bekerja untuk menangani request, memanipulasi model dan controller yang lain. Secara sederhana, Controller dapat diibaratkan sebagai pengatur lalu-lintas.

MVC Pattern

Penjelasannya adalah sebagai berikut :
1. Komputer (Browser) mengirimkan permintaan ke Controller.
2. Controller menghubungi Model, membuat permintaan.
3. Model akan memproses permintaan, kemudian mengembalikan data ke Controller.
4. Controller menganalisis hasil (jika membutuhkan banyak data, maka Controller akan membuat permintaan lain ke Model).
5. Data dikirim ke view yang kemudian akan diterjemahkan oleh webserver (contohnya Apache) dan akan dikembalikan/ditampilkan pada browser.
Contoh pada halaman registrasi :
1. User membuka halaman registrasi, kemudian mengisi form yang disediakan dan mengklik tombol Submit.
2. Permintaan akan dikirimkan ke Controller, Controller akan meminta Model tentang identitas pengirim.
3. Model menganalisis data yang dikirimkan oleh pengguna. Jika pengguna telah menjadi member, maka data akan dianggap benar. Model akan mengirimkan pesan bahwa data diterima atau ditolak kepada Controller.
4. Controller selanjutnya akan menganalisis pesan yang datang dari Model (Diterima atau Ditolak), kemudian memutuskan langkah berikutnya.
5. Terakhir, Controller akan mengirimkan pesan kepada View. Dalam hal ini View menampilkan halaman sesuai dengan pesan dari Controller : halaman Selamat Datang, atau halaman Error.

Mengapa Menggunakan CodeIgniter?

CodeIgniter menggunakan arsitektur MVC sehingga aplikasi dapat dikelola dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan pola procedural dengan function.
CodeIgniter sangat mudah untuk dipelajari dan terdokumentasikan dengan baik dan sangat mudah untuk dikembangkan dengan perintah extend.
CodeIgniter adalah sebuah framework PHP yang sangat ringan (2.1 MB termasuk dokumentasi). Bandingkan dengan framework PHP yang lain :
1. Zend Framework 1.10.2 Full – 24 MB
2. Symfony 1.4.3 – 5.1 MB
3. CakePHP 1.2.6 – 4.5 MB
4. Yii Framework – 4.2 MB
CodeIgniter adalah Framework PHP yang sangat cepat dibandingkan dengan framework yang lain. Proses instalasi sangat mudah, yang kita lakukan hanya unzip file source codenya, kemudian upload file-file tersebut ke host website, secara sederhana yang dilakukan hanya mengeset satu parameter dan selesai. Jika dibutuhkan lebih dari satu, maka lakukan perubahan terhadap variable-variabel config.
CodeIgniter tidak memiliki command line tool seperti pada CakePHP atau Symfony. Bagi programmer yang membutuhkan command line tool, dengan alasan dapat membuat model, view, controller dan hal-hal lain sekaligus. Akan tetapi tidak semua orang membutuhkan sebuah model atau sebuah view untuk controller.
Pertanyaan lain adalah “Mengapa harus membuat framework yang berukuran besar?”. Kebanyakan framework telah dilengkapi dengan library tambahan, seperti : autentikasi, captcha, currency, RSS feed, ajax, koneksi dengan webservice – Twitter, Flickr, dll.), Object Relation Mapper, dan lain-lain. Pada dasarnya sebuah project normal tidak membutuhkan tambahan apapun, cukup dengan apa yang dibutuhkan. Akan tetapi, jika kita membutuhkan tambahan sesuai dengan projek yang kita kerjakan, maka kita bisa mencari berbagai add-on yang dibutuhkan. CodeIgniter dan PHP Framework adalah Open Source, jadi kita dapat mencari add-on yang banyak tersedia secara gratis di internet. Banyak libraries, help, dan berbagai open source yang bisa diunduh.
Keuntungan lain dari CodeIgniter adalah membantu membangun link. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika kita memindahkan satu projek dari satu domain ke domain yang lain. Biasanya programmer akan menggunakan alamat relatif.
Contoh link yang dibuat dengan CodeIgniter adalah 2 metoda berikut :
base_url() dan site_url()
Kedua metode akan menghasilkan alamat URL pada aplikasi, akan tetapi terdapat perbedaan kecil di antara keduanya. Hasilnya adalah sebagai berikut :
domain.com/my_blog ; Dengan demikian, base_url() akan menghasilkan alamat URL absolut.
CodeIgniter juga memiliki validasi library yang sangat baik, kita dapat melakukan validasi terhadap data dengan sangat mudah, sebelum melakukan operasi database.
Mengirim email akan menjadi sangat mudah. CodeIgniter memiliki class untuk email, dengan mudah kita dapat mengirim email dengan menggunakan kode berikut :
$this->email->to(“my_friend@example.com”);
$this->email->from(‘me@example.com’);
$this->email->subject(‘Hello from CodeIgniter’);
$this->email->message(‘This is my first email from CodeIgniter.’);
$this->email->send();
Sama halnya dengan mengirimkan attachment, cukup tuliskan kode berikut :
$this->email->attach(‘/relative/path/to/your/attachment.png’);
Demikian, beberapa keuntungan dari CodeIgniter.
Masih banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari sebuah PHP framework

Kelebihan CodeIgniter Dibandingkan Framework PHP lainnya

Kelebihan CodeIgniter Dibandingkan Framework PHP lainnya

Mengapa Menggunakan CodeIgniter?

CodeIgniter menggunakan arsitektur MVC sehingga aplikasi dapat dikelola dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan pola procedural dengan function.
CodeIgniter sangat mudah untuk dipelajari dan terdokumentasikan dengan baik dan sangat mudah untuk dikembangkan dengan perintah extend.
CodeIgniter adalah sebuah framework PHP yang sangat ringan (2.1 MB termasuk dokumentasi). Bandingkan dengan framework PHP yang lain :
1. Zend Framework 1.10.2 Full – 24 MB
2. Symfony 1.4.3 – 5.1 MB
3. CakePHP 1.2.6 – 4.5 MB
4. Yii Framework – 4.2 MB
CodeIgniter adalah Framework PHP yang sangat cepat dibandingkan dengan framework yang lain. Proses instalasi sangat mudah, yang kita lakukan hanya unzip file source codenya, kemudian upload file-file tersebut ke host website, secara sederhana yang dilakukan hanya mengeset satu parameter dan selesai. Jika dibutuhkan lebih dari satu, maka lakukan perubahan terhadap variable-variabel config.
CodeIgniter tidak memiliki command line tool seperti pada CakePHP atau Symfony. Bagi programmer yang membutuhkan command line tool, dengan alasan dapat membuat model, view, controller dan hal-hal lain sekaligus. Akan tetapi tidak semua orang membutuhkan sebuah model atau sebuah view untuk controller.
Pertanyaan lain adalah “Mengapa harus membuat framework yang berukuran besar?”. Kebanyakan framework telah dilengkapi dengan library tambahan, seperti : autentikasi, captcha, currency, RSS feed, ajax, koneksi dengan webservice – Twitter, Flickr, dll.), Object Relation Mapper, dan lain-lain. Pada dasarnya sebuah project normal tidak membutuhkan tambahan apapun, cukup dengan apa yang dibutuhkan. Akan tetapi, jika kita membutuhkan tambahan sesuai dengan projek yang kita kerjakan, maka kita bisa mencari berbagai add-on yang dibutuhkan. CodeIgniter dan PHP Framework adalah Open Source, jadi kita dapat mencari add-on yang banyak tersedia secara gratis di internet. Banyak libraries, help, dan berbagai open source yang bisa diunduh.
Keuntungan lain dari CodeIgniter adalah membantu membangun link. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika kita memindahkan satu projek dari satu domain ke domain yang lain. Biasanya programmer akan menggunakan alamat relatif.
Contoh link yang dibuat dengan CodeIgniter adalah 2 metoda berikut :
base_url() dan site_url()
Kedua metode akan menghasilkan alamat URL pada aplikasi, akan tetapi terdapat perbedaan kecil di antara keduanya. Hasilnya adalah sebagai berikut :
domain.com/my_blog ; Dengan demikian, base_url() akan menghasilkan alamat URL absolut.
CodeIgniter juga memiliki validasi library yang sangat baik, kita dapat melakukan validasi terhadap data dengan sangat mudah, sebelum melakukan operasi database.
Mengirim email akan menjadi sangat mudah. CodeIgniter memiliki class untuk email, dengan mudah kita dapat mengirim email dengan menggunakan kode berikut :
$this->email->to(“my_friend@example.com”);
$this->email->from(‘me@example.com’);
$this->email->subject(‘Hello from CodeIgniter’);
$this->email->message(‘This is my first email from CodeIgniter.’);
$this->email->send();
Sama halnya dengan mengirimkan attachment, cukup tuliskan kode berikut :
$this->email->attach(‘/relative/path/to/your/attachment.png’);
Demikian, beberapa keuntungan dari CodeIgniter.
Masih banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari sebuah PHP framework