UP
    Latest News
Showing posts with label KUALIFIKASI PIALA ASIA. Show all posts
Showing posts with label KUALIFIKASI PIALA ASIA. Show all posts

Napi Penjara Ini yakin Bisa Perkuat Timnas saat Lawan Arab Saudi

Napi Penjara Ini yakin Bisa Perkuat Timnas saat Lawan Arab Saudi
Proses hukum terhadap  Penghuni Penjara yang juga pesepakbola naturalisasi asal Belanda, Diego Michiels, mendekati babak akhir.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dijadwalkan akan membacakan putusan terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Diego Michiels Cs terhadap Mef Paripurna, Kamis (7/3) mendatang.

"Insya Allah, hari Kamis (7/3) ada putusan dari hakim," kata Kuasa Hukum Diego Michiels, Kapitra Ampera, di PN Jakarta Pusat, Senin (4/3).

Di tempat yang sama,  Penghuni Penjara ,Diego menyatakan optimis sudah bisa kembali membela timnas saat Indonesia berhadapan dengan Arab Saudi, 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Aku yakin aku bisa main untuk timnas, dan aku udah berlatih keras untuk itu. Sekarang rutin training, makan, tidur, dan training lagi," ujar Diego.

Kapitra menambahkan, nama Diego sudah masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) untuk membela timnas.

"Diego di urutan 24 dari 35 pemain yang dipanggil. Nanti tanggal 23 Maret main lawan Arab Saudi," sebut Kapitra.(fas)

Baru Empat Pemain yang Hadir di Latihan Timnas

Baru Empat Pemain yang Hadir di Latihan Timnas
Pelatih tim nasional Luis Imanuel Blanco tidak suka dengan minimnya kehadiran pemain di latihan timnas yang dimulai Minggu (3/3). Ini merupakan persiapan jelang laga Pra Piala Asia 2015 lawan Irak. Di latihan tersebut, memang hanya empat pemain yang hadir. Mereka adalah Husin J Rahaningmas (Persemalra Tual), Anggi (Persires Bali Devata), Mario Aibekop (Pon Papua/Biak), dan Oktovianus Maniani (Persipar palangkaraya).
Keterlambatan waktu latihan ini disebabkan para pemain Tim Nasional (Timnas) belum sepenuhnya terkumpul.
Menanggapi hal itu, Blanco mengatakan, terkait dengan pemanggilan pemain timnas, bukan kewenangan pelatih, melainkan kewenangan PSSI.
"Yang harus dibenahi adalah sistem yang ada di PSSI karena PSSI yang bertugas memanggil pemain," kata Blanco, Minggu (3/3/2013) di Hotel Jusenny, tempat menginap para pemain timnas.
Meskipun belum terkumpul 34 pemain timnas yang di panggil,  Blanco tetap melakukan pemusatan latihan pada Senin, (4/3/2013) di Lapangan C Senayan.
"Hari ini tidak ada latihan. Besok pukul 15.30, empat pemain akan berlatih di lapangan C Senayan. Ini sudah menjadi tanggungjawab saya untuk melatih para pemain timnas," ujarnya.
Asisten pelatih tim nasional Marcos Conenna mengatakan,  mereka belum memiliki jadwal dan program yang tersusun terkait dengan persiapan pelatnas dan tes kesehatan para pemain timnas. "Jadwal tidak ada, tapi besok empat pemain  tetap latihan," kata Conenna.
Selain itu, dari empat pemain timnas, Oktovianus Maniani yang sudah datang di Jakarta hari Kamis, Sabtu kemarin harus kembali ke Palangkaraya untuk membela timnya Persipar. Rencananya pada Senin besok, Okto akan datang untuk berlatih bersama Anggi, Husin, dan Mario di lapangan C, Senayan.(sg)

Terletak di Pedalaman , AFC tolak Stadion Stadion Maguwoharjo , Indonesia vs Saudi di gelar di jakarta

Terletak di Pedalaman , AFC tolak Stadion Stadion Maguwoharjo , Indonesia vs Saudi di gelar di jakarta
Mantan Deputi Sekjen yang ditunjuk menggantikan Halim Mahfudz di posisi Sekjen PSSI, Hadiyandra memastikan bahwa laga Kualifikasi Piala Asia 2015 yang mempertemukan Indonesia melawan Arab Saudi pada 23 Maret 2013, akan digelar di Jakarta. Pernyataan ini sendiri dikeluarkan menyusul keputusan AFC yang tidak meloloskan Stadion Maguwoharjo benar-benar menjadi lokasi pertandingan karena terletak di pedalaman dan tidak representatif.
"Kami sudah mendapat surat dari AFC dan FIFA. Jadi, benar kami akan mengalihkannya ke Stadion Utama Gelora Bung Karno," kata Hadiyandra di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (1/3).
Selain Yogyakarta, PSSI sebetulnya juga mempersiapkan kota Surabaya menjadi pilihan lain untuk menggelar laga kontra Arab Saudi. Namun, seperti yang disampaikan Hadiyandra, pihaknya menetapkan Jakarta sebagai lokasi pertandingan.
Hadiyandra menyatakan bahwa keputusan PSSI untuk menetapkan Jakarta bukan tanpa sebab. Adanya komitmen dari pihak ISL untuk melepas pemain menyusul munculnya beberapa keputusan dalam rapat Komite Eksekutif, Rabu (27/2), menjadi salah satu sebabnya.
"Kan sudah ada komitmen. Dengan bergabungnya dua liga, timnas kita akan semakin kuat. Dengan begitu, animo masyarakat akan semakin tinggi," ujar Hadiyandra.(ad)

Inilah 33 Pemain yang dipanggil PSSI untuk laga Indonesia vs Saudi Arab

Inilah 33 Pemain yang dipanggil PSSI untuk laga Indonesia vs Saudi Arab
-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merilis 33 nama pemain tim nasional yang dipersiapkan untuk melakoni pertandingan Pra-Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, 23 Maret mendatang.

Di antara 33 pemain itu, PSSI kembali memanggil pemain yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), di antaranya, Patrich Wanggai, Greg Nwokolo, I Made Wirawan, Victor Igbonefo, dan Ahmad Bustomi. Selain itu, Almere City, Stefano Lilipaly dan Bambang Pamungkas juga masuk dalam daftar tersebut.

Koordinator timnas, Bob Hippy, mengatakan PSSI akan segera mengirim surat ke 33 pemain tersebut dalam waktu dekat ini. Mereka direncanakan akan berkumpul pada 13 Maret mendatang untuk melakukan pemusatan latihan.

"Mengenai di mana pemusatan latihannya belum kita tentukan. Sementara ini masih di Jakarta, tetapi dengan kondisi cuaca dan banjir seperti ini bisa kita pindahkan ke Pekanbaru, Surabaya atau Yogyakarta," ujar Bob di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Selain Arab Saudi, Indonesia tergabung di Grup C Pra-Piala Asia 2015 bersama Irak dan China. Di partai pertama, skuad Garuda menelan kekalahan 0-1 dengan Irak di Dubai, 6 Februari lalu.[ar]

Berikut daftar ke-33 pemain tersebut:

Kiper: Endra Prasetya, Wahyu Tri Nugroho, Deny Marcel, I Made Wirawan.

Bek: Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Nopendi, Novan Setya Sasongko, Raphael Maitimo, M. Robby, Stevie Bonsapia, Victor Igbonefo, Erol Iba, Saiful Indra Cahya, Zulkifli Syukur, Christian Warobai, Toni Sucipto.

Gelandang: Andik Vermansah, M. Taufik, Vendri Mofu, Oktovianus Maniani, Saiful Indra Cahya, Ahmad Sembering, Rasyid Bakrie, Titus Bonai, M Bustomi, Stefano Lilipaly.

Penyerang: Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Mario Alberto Aibekop.

Lawan Saudi Arabia , Timnas tetap dibawah Nahkoda Nil Maizar , Blanco itu Mahkluk apa ?

Lawan Saudi Arabia , Timnas tetap dibawah Nahkoda Nil Maizar , Blanco itu Mahkluk apa ?
Nasib Nil Maizar masih belum bisa dipastikan. Apakah mantan pelatih Semen Padang ini tetap menjadi arsitek Timnas atau digusur oleh Luis Manuel Blanco 

Selain itu, mengenai terpilihnya Blanco yang ditetapkan menjadi pelatih kepala Timnas, Nico menegaskan, pelatih Timnas Nil Maizar tetap masih akan membesut pasukan Garuda di laga melawan Arab Saudi nanti.

"Saya tidak mengenal Blanco. PSSI akan tetap memakai pelatih Nil Maizar" tutupnya.

Sebelumnya, Ketum PSSI Djohar Arifin memperkenal Luis Manuel Blanco sebagai pelatih yang akan menangani Timnas Indonesia baik senior maupun U-23.

Namun, penunjukan pelatih asal Argentina ini memancing reaksi keras dari Penangungjawab Timnas, Bernhard Limbong ataupun Koordinator Timnas Bob Hippy.

Bahkan, Limbong meminta kepada Djohar Arifin untuk mundur dari jabatannya daripada melihat PSSI hancur. 

"Keputusan yang diambil Pak Djohar justru bisa membuat masalah baru di dalam tubuh PSSI. Kalau sampai PSSI retak dari dalam, bisa-bisa PSSI dibubarkan. Kalau sampai seperti itu, lebih baik Djohar saja yang diturunkan," kata Limbong.

Keputusan sepihak yang diambil Djohar tersebut menurut Limbong, bisa menimbulkan polemik baru dalam tubuh PSSI. Terlebih lagi menurutnya, kini PSSI sedang diawasi oleh banyak pihak karena kisruh yang terjadi pada federasi sepak bola Indonesia.

“Proses penunjukan pelatih tidak bisa sepihak seperti itu, harus melalui pembicaraan dengan komite eksekutif terlebih dahulu. Kita harus lakukan semacam fit and proper test guna melihat kemampuannya. Kalau tidak begitu sama saja beli kucing dalam karung,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Timnas Bob Hippy mengaku tidak tahu menahu soal penunjukkan Blanco sebagai pelatih baru timnas Indonesia. Padahal, sejatinya, penentuan pelatih timnas harus diambil lewat rapat Exco PSSI.

"Penunjukan pelatih Timnas itu ada prosedurnya. Kalau seperti ini, ya namanya keputusan sepihak. Saya tidak tahu menahu soal penunjukkan itu," cetus Bob.

Kita harus tahu persis trek rekor Blanco, prosedur di internal federasi juga tak boleh diabaikan. Belum lagi soal hak Nil dan Oliveira yang masih tertunggak. Boleh jadi Blanco punya kapasitas lebih yahud ketimbang Nil dan Oliveira, tapi tujuan baik itu hendaknya ditempuh lewat jalan yang benar. (gd)

Jakarta Sering Banjir , Timnas Kemungkinan Jamu Saudi Arab di Surabaya atau Yogyakarta

Jakarta Sering Banjir , Timnas Kemungkinan Jamu Saudi Arab di Surabaya atau Yogyakarta
Wakil Manajer Timnas Indonesia Nico Dimo mengatakan, PSSI telah mengusulkan kepada AFC perihal tempat laga kedua kualifikasi Piala Asia 2015. PSSI akan menggelar pertandingan melawan Arab Saudi dihelat di Surabaya atau Yogyakarta. 

Menurutnya, usulan tempat pertandingan di dua kota tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan. Salah satunya faktor cuaca yang tidak menentu bisa mengganggu jalannya pertandingan.

"AFC memang menentukan pilihan pertandingan digelar di Jakarta. Tapi kami akan berencana supaya digelar di Yogyakarta atau Surabaya. Tidak ada salahnya kalau digilir ke daerah, ini karena  sekarang Jakarta sering banjir," ujarnya di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Di lain kesempatan, ia menambahkan akan memanggil 32 pemain dan berharap mereka berkumpul pada 15 Maret 2013.

Diketahui, PSSI tengah berusaha memperkuat skuad Garuda dengan memanggil sejumlah nama diantaranya Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Bambang Pamungkas, Titus Bonai, dan Erol F Iba.(sf)

Kontra Saudi Arabia , Timnas panggil Bepe , Igbonefo , Tibo , Erol Iba

Kontra Saudi Arabia , Timnas panggil Bepe , Igbonefo , Tibo , Erol Iba
Kekalahan 0-1 Timnas Indonesia oleh Irak di laga perdana Grup C kualifikasi Piala Asia 2015 membuat manajemen ingin menambah pemain. Para pemain baru itu disiapkan untuk menghadapi Arab Saudi pada 22 Maret mendatang di Jakarta.

Menurut Wakil Manajer Timnas Indonesia, Nico Dimo, pihaknya akan memanggil empat pemain lagi untuk menghadapi Arab Saudi. Keempat pemain yang diharapkan bergabung dengan skuad Merah Putih yakni Bambang Pamungkas, Titus Bonai, Victor Igbonefo, dan Erol Iba.

"PSSI berniat memanggil para pemain untuk memperkuat Timnas. Saya berharap Bambang Pamungkas, Tibo, Victor Igbonefo, Erol Iba bisa hadir saat melawan Arab," kata Nico di Jakarta, Senin (11/2).

Nico juga berharap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo bisa segera turun tangan dalam menangani problematika dualisme ini. Pasalnya, bila terus dibiarkan akan merusak citra bangsa Indonesia di mata interrnasional(9yr)

Irak vs Indonesia = 1-0 , Kebodohan Hamdi Ramdan

Irak vs Indonesia = 1-0 , Kebodohan Hamdi Ramdan
 



Timnas Indonesia diserang secara bertubi-tubi kala bersua Irak di laga perdana Grup C PraPiala Asia 2015. Timnas akhirnya takluk 1-0.

Timnas Indonesia bertarung melawan Timnas Irak pada babak pertama PraPiala Asia 2015 Grup C yang digelar di Al Rashid Stadium, Dubai, Rabu (6/2/2013) malam WIB.

Timnas menggunakan skema 4-3-3 di pertandingan ini. Trio Irfan Bachdim, Okto Maniani, dan Andik Vermansyah diandalkan di lini depan untuk menjebol jala Irak.

Secara keseluruhan, Irak mendominasi penuh jalannya pertandingan di babak pertama. Sementara, Timnas hanya mampu bertahan sepanjang laga.

Irak nyaris menjebol jala Indonesia di menit ke-41. Mustafa Nadim melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. Bola terlihat ditepis Okto Maniani dengan jari.

Dominasi Irak berlanjut di babak kedua. Irak merubah gaya permainannya di babak ini. Mereka tak lagi bermain umpan-umpan pendek dan lebih memaksimalkan tinggi badan para pemainnya dengan mengandalkan umpan silang.

Younus Mahmood nyaris menjebol jala Indonesia di menit ke-50. Tandukannya sukses ditepis Endra Prasetya dan bola pantuk mengenai tiang sebelah kanan gawang Indonesia.

Terus menyerang, kerja keras Irak membuahkan hasil di menit ke-67. melalui kebodohan hamdi ramdan yang malah menyundul bola ke pemain irak ,Melalui skema serangan balik, Mahmood membawa bola dari setengah bidang permainan dan memenangi adu lari dengan Wahyu Wijiastanto.

Mahmood kemudian menggocek kiper Endra Prasetya dan dengan mudah mengarahkan bola ke pojok kanan gawang Indonesia. 1-0 Irak unggul.

Fisik para pemain Timnas terlihat mulai kedodoran selepas menit ke-75. Hal itu membuat organisasi permainan Timnas semakin kacau. Para penggawa Garuda seringkali salah dalam melakukan umpan.

Peluang terbaik Timnas hadir di menit ke-80. Tembakan jarak jauh Vendry Mofu ditepis kiper Noor Awas. Namun, bahu sang kiper menabrak tiang sebelah kanan gawang. Namun usai mendapat perawatan, sang kiper dapat kembali bermain.

Hingga pertandingan usai, keunggulan satu gol Irak tetap tak berubah. Kekalahan ini menempatkan Timnas di posisi buncit Grup C.Di laga selanjutnya, Indonesia menjamu Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 23 Maret nanti.(sf)

PSSI Revisi Daftar Pemain untuk Piala Asia , Pemain Papua Dominasi Wajah Baru

PSSI Revisi Daftar Pemain untuk Piala Asia , Pemain Papua Dominasi Wajah Baru
Pemusatan latihan timnas Indonesia untuk babak Kualifikasi Piala Asia 2015 akan mulai dilakukan pada 7 Januari 2013. Jelang bergulirnya pemusatan latihan tersebut, PSSI sendiri kini merevisi daftar nama pemain yang akan dipanggil.
Dalam daftar terbaru yang dirilis Jumat (4/1), PSSI kini melampirkan 51 nama pemain. Dalam daftar, paling tidak terdapat sembilan nama baru.
Kesembilan pemain itu adalah Busari (Persiba Bantul), Amandus Weubun (PSBS Biak), Ayup Kambuaya (PSBS Biak), Jailani Sibi (Persidafon), Ronal Setmop (Persidafon), Yorgen Wayega (PON Papua), Fasco Manibor (Persipura U-22), Virga, dan Slamet Nurcahyo (Persiba Bantul).
Sementara itu, satu pemain yang sebelumnya masuk dalam daftar 43 nama pemain, Legimin Raharjo, kini tidak disertakan.
Berikut rilis terbaru PSSI terkait daftar pemain:
1. Endra Prasetya
2. Wahyu Tri Nugroho
3. Deny Marcel
4. I Made Wirawan
5. Yoga Pratama
6. Wahyu Wijiastanto
7. Handi Ramdhan
8. Fachruddin Wahyu Aryanto
9. Novan Setya Sasongko
10. Raphael Maitimo
11. Victor Igbonefo
12. M. Roby
13. Zulkifli Syukur
14. M. Ridwan
15. Irfan Raditya
16. Eldjo Iba
17. Ricardo Salampessy
18. Ketut Mahendra
19. Syaiful Indra Cahya
20. Agus Nova
21. Taufiq
22. Vendry Mofu
23. Rasyid Assyahid Bakri
24. Andik Vermansah
25. Oktovianus Maniani
26. Egi Melgiansyah
27. Atep
28. Ahmad Bustomi
29. Hendra Adi Bayauw
30. Immanuel Wanggai
31. Boaz Solossa
32. Irfan Bachdim
33. Samsul Arif Munip
34. Rachmat Syamsuddin Leo
35. Bambang Pamungkas
36. Tantan
37. Greg Nwokolo
38. Patrich Wanggai
39. Ian Kabes
40. Ferinando Pahabol
41. Agung Supriyanto
42. Lukas Mandowen
43. Busari
44. Amandus Weubun
45. Ayup Kambuaya
46. Jailani Sibi
47. Ronal Setmop
48. Yorgen Wayega
49. Fasco Manibor
50. Virga
51. Slamet Nurcahyo

Djohar Arifin :Timnas Senior Pra Piala Asia akan TC di lapangan Universitas Sumatera Utara medan

Djohar Arifin :Timnas Senior Pra Piala Asia akan TC di lapangan Universitas Sumatera Utara medan
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin mengatakan, tim nasional senior Indonesia akan memulai latihan perdana di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Kompleks Kampus USU, mulai Senin (7/1) mendatang.
Djohar mengatakan, timnas tidak dikenakan biaya apa pun selama memakai fasilitas USU. Djohar yang didampingi Rektor USU Syahril Pasaribu, Pembantu Rektor (PR) II USU, Armansyah, dan PR V Yusuf Husni ikut memantau kondisi lapangan.

"Saya sudah bertemu dengan rektor USU, intinya mereka menyambut baik dan akan menyiapkan apa saja yang diperlukan. Persetujuan itu merupakan bentuk dukungan terhadap timnas," ujar Djohar.

Dia menambahkan, timnas menggunakan lapangan stadion mini USU sebagai lapangan pertama berlatih, sedangkan lapangan Stadion TD Pardede akan digunakan sebagai alternatif. "Bisa saja lapangan Unimed juga akan dijadikan alternatif, kalau banjir atau sebagainya," ungkapnya.

Timnas besutan pelatih Nilmaizar tersebut dijadwalkan tiba di Medan Minggu (6/1) mendatang dan langsung menggelar latihan mulai keesokan harinya, Senin (7/1). "Akan ada tes kesehatan pada tanggal 4 dan 5. Januari sebelum berangkat ke Medan 6 Januari. Mes akan menggunakan fasilitas di Perumahan Griya Asam Kumbang," beber Djohar.

Sementara itu, Yusuf Husni, mengatakan pihaknya menyambut positif keinginan timnas menggunakan fasilitas USU yang akan berlangsung sebulan mulai pada 7 Januari hingga 5 Februari 2013. "Sangat positif sekali dan kami sangat mendukung sekali kehadiran anak bangsa menggunakan fasilitas USU. Kami senang bisa membantu menyediakan tempat," ungkapnya.

Dia membenarkan, USU tidak akan mengutip biaya apapun kepada PSSI pada penggunaan fasilitas kampus dan pihaknya juga tidak akan mempersulit "Lagipula untuk apa kami persulit," ungkapnya.

Dia memaparkan, timnas hanya akan menggunakan Stadion Mini dari beberapa lapangan yang ada di USU. Dia yakin, masyarakat dari sekitar USU dan penduduk Kota Medan akan memberikan dukungan kepada timnas yang berlatih setiap sore. "Didukung dengan keberadaan tribun penonton, timnas tentunya saya yakin, penonton akan datang melihatnya latihan," ucapnya.

Lantas apakah akan ada pembenahan? Yusuf mengatakan pihaknya hanya akan melakukan sedikit perawatan karena selama ini kondisinya cukup baik. "Kondisi stadion cukup baik. Rumputnya bagus tidak ada masalah begitupun Kamar mandi cukup bersih," bebernya.

Sementara, Ketua Pengcab PSSI Medan yang juga manajer PSMS versi PT LPIS, Yohanna Pardede mengakui, pihaknya juga telah dikabari soal kedatangan timnas ke Medan, Minggu (6/12) mendatang. "Kami sambut positif kehadiran timnas. Kami juga mendengar, bahwa Stadion TD Pardede akan digunakan sebagai lapangan latihan. Intinya, kami tidak masalah," ucapnya.

Namun, berdasarkan pantauan , kendati dari jauh, lapangan tersebut cukup terawat, namun tidak demikian halnya ketika dipijak. Tekstur tanah yang keras dan bergelombang diprediksi bakal menyulitkan pemain karena tidak sebaik dengan rumput Stadion Gelora Bung Karno dan beberapa stadion di Pulau Jawa.

Stefano Lilipaly Tersandung Paspor , Tak bisa Perkuat Timnas di Laga Awal Pra Piala Asia 2015

Stefano Lilipaly Tersandung Paspor , Tak bisa Perkuat Timnas di Laga Awal Pra Piala Asia 2015
Pemain naturalisasi asal Belanda, Stefano Janite Lilipaly mengalami kendala untuk bergabung membela tim nasional Indonesia di Pra Piala Asia 2015. Dia harus mengurus proses administrasi kewarganegaraan berupa paspor.
“Kabarnya dia membutuhkan waktu untuk mengurus paspor. Kemungkinan dia tidak bisa ikut melawan Irak pada 6 Februari 2013. Lilipaly baru bisa memperkuat timnas saat melawan Arab Saudi pada 22 Maret 2013,” ujar Koordinator tim nasional Indonesia, Bob Hippy saat dihubungi, Rabu (2/1/2013).
Walapun tidak dapat membela timnas di pertandingan pertama Pra Piala Asia, namun menurut Bob Hippy, Lilipaly tetap akan mengikuti pemusatan latihan timnas. Singkatnya waktu latihan yang akan dilalui Lilipaly bersama timnas diharapkan tidak akan mengganggu performanya.
“Kami tidak mempermasalahkan ini, karena dia merupakan pemain yang profesional. Meski waktu latihan tidak lama, dia pasti bisa mengikuti irama permainan skuad Garuda,"katanya.
Pria kelahiran Arnhem, Belanda 22 tahun silam itu pernah dipanggil mengikuti latihan jangka panjang untuk menghadapi Piala AFF 2012.
Namun, gelandang klub Eerste Divisie (Divisi Dua Belanda), Almere City ini tidak bisa tampil untuk Indonesia, karena tidak mendapat izin dari klubnya untuk mengikuti pemusatan latihan jangka panjang. Sedangkan Eerste Divisie kembali bergulir pada 18 Januari 2013 setelah libut musim dingin.(kp)

Kualifikasi Piala Asia 2015 : Lawan Siap, Jadwal Gelap

Kualifikasi Piala Asia 2015 : Lawan Siap, Jadwal Gelap
Timnas yang akan tampil di Pra Piala Asia (PPA) 2015 direncanakan melakoni tiga kali uji coba. Namun, sampai saat ini PSSI masih belum bisa memastikan tanggal uji coba karena dua calon lawan memilih jadwal yang berbenturan.

Koordinator Timnas Bob Hippy menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya masih melakukan lobi kepada Uni Emirat Arab (UEA) dan Jordania yang telah mengajukan tawaran friendly match.

"Mereka minta sama-sama tanggal 1 Februari, saya ingin ada yang bisa mundur jadi tanggal 3 atau berbedalah waktunya. Ini masih kami usahakan," ujarnya , kemarin (31/12).

Kemungkinan besar, lanjut Bob, Jordania adalah lawan yang diminta untuk menggeser jadwal friendly match menjadi 3 Februari. Alasannya, usai melawan Jordania Indonesia bisa langsung terbang ke Iraq untuk persiapan menghadapi laga perdan kualifikasi grup C pada 6 Februari.

Indonesia menjadwalkan bisa menghadapi UEA sebelum terbang Ke Jordan pada 1 Februari di Singapura. Pasalnya, UEA direncanakan melakukan pemusatan latihan di Malaysia atau SIngapura sebelum menjalani laga uji coba kontra Indonesia.

"Itu dekat dari Medan. Sehabis TC, langsung lawan UEA, lanjut ke Jordania, baru bertanding lawan Iraq. Itu sejalan dengan jadwal kita," ucap lelaki yang juga Exco PSSI tersebut.

Menghadapi UEA dan Jordania menurut Bob sangat bermanfaat karena cukup signifikan untuk menjajal kekuatan Indonesia melawan tim timur tengah. Mereka dinilia memiliki gaya permainan seperti calon alwan Indonesia di kualifkasi , Iraq.

Sementara itu, jadwal uji coba lainnya di Myanmar dengan mengikuti turnamen awal tahun 2013 disana, tinggal menunggu kepastian tanggal. Sejauh ini, PSSI masih belum menerima jadwal resmi turnamen namun sudah ada kepastian bakal datang.

Sebelumnya, Sekjen PSSI Halim Mahfudz membenarkan bahwa sudah ada beberapa calon lawan yang mengajukan tawaran untuk menjadikan Indonesia sebagai lawan Tanding. Tawaran itu diterima karena Indonesia memang perlu melakukan uji coba setelah melakoni TC mulai 4 Januri mendatang.

"Uji coba sudah disiapkan, ada beberapa tawaran. Nanti tergantung bagaimana kebutuhan menurut manajemen Timnas dan pelatih," ujar Halim.(jl)

Timnas Bepeluang Lawan Diego Maradona di Kualifikasi Piala Asia

Timnas Bepeluang Lawan Diego Maradona di Kualifikasi Piala Asia
Tim nasional Indonesia berpeluang menghadapi Diego Maradona setelah legenda sepak bola Argentina itu masuk dalam daftar kandidat pelatih Irak, menggantikan legenda Brasil Zico yang mengundurkan diri. Irak adalah salah satu lawan Indonesia pada kualifikasi Piala Asia 2015 selain Arab Saudi dan China.
Pada laga perdana, 6 Februari mendatang, Indonesia menjalani laga tandang melawan Irak. Tim asuhan Pelatih Nil Maizar itu dijadwalkan menjamu Irak, 19 November 2013.
Kepastian minat Maradona untuk melatih timnas Irak disampaikan agennya, Hernan Tofoni, Kamis (20/12/2012). Maradona, kata Tofoni, bertekad meloloskan Irak ke putaran final Piala Dunia 2014. Irak masih berlaga dan juga masih berpeluang lolos pada kualifikasi Piala Dunia 2014.
Maradona saat ini menjadi konsultan klub Uni Emirat Arab (UEA), Al Wasl. Ia tinggal menunggu hasil pertemuan agennya dengan Federasi Sepak Bola Irak, yang dijadwalkan berlangsung hari Jumat ini.
"Diego benar-benar antusias dan menelepon kami setiap hari. Dia tidak hanya ingin melatih (Irak) untuk enam bulan ke depan, tetapi untuk jangka panjang," kata Tofoni, yang akan bertemu dengan Federasi Sepak Bola Irak, mewakili perusahaan Argentina, World Eleven.
"Dia bersemangat bahwa itu tantangan dan bahwa ia bakal menggantikan Zico," lanjut Tofoni. Tofoni mengungkapkan, ia mengajukan nama Maradona saat pihak Irak mengontak World Eleven dan meminta rekomendasi nama pelatih asal Argentina. "Mereka (Irak) senang dengan masukan itu," ujar Tofoni.

Timnas Tiga Kali Ujicoba Sebelum Kualifikasi Piala Asia 2015

Timnas Tiga Kali Ujicoba Sebelum Kualifikasi Piala Asia 2015
Manajemen Timnas Indonesia menjadwalkan tiga pertandingan ujicoba bagi timnas sebelum berlaga di babak kualifikasi Piala Asia 2015. Tiga lawan yang akan dihadapi timnas asuhan pelatih Nil Maizar yaitu, Yordania, Uni Emirat Arab dan Myanmar.
Koordinator Timnas Indonesia Bob Hippy mengatakan, dalam rangka mempersiapkan tim menjelang berlaga di babak kualifikasi Piala Asia 2015 manajemen timnas menjadwalkan tiga pertandingan ujicoba.
"Beberapa negara sudah menawarkan pertandingan ujicoba. Negara tersebut yaitu, Yordania, Uni Emirat Arab dan Myanmar. Yordania telah mengirimkan surat resmi dari federasi mereka pada 19 Desember kemarin," ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/12/2012).
Bob Hippy melanjutkan, melawan Yordania kemungkinan pertandingan akan dilangsungkan di Amman pada akhir Januari. Sedangkan melawan Uni Emirat Arab dan Myanmar diatur waktunya.
"Melawan Yordania rencananya akan dilangsungkan pada akhir Januari. Kalau Uni Emirat Arab mereka akan melangsungkan pemusatan latihan di Singapura pada waktu dekat, tetapi tanggalnya belum tahu," katanya.
Mantan pemain Timnas Indonesia era-1960-an itu mengungkapkan, seandainya terlaksana ujicoba tersebut akan dijadikan sebagai sarana pemanasan sebelum menghadapi pertandingan pertama babak kualifikasi Piala Asia 2015.
"Ujicoba itu juga dapat meningkatkan peringkat di rangking FIFA. Semoga semua lancar. Kami segera memanggil seluruh pemain secepatnya. Pemusatan latihan akan dilangsungkan pada 4 Januari. Persiapan dilangsungkan lebih cepat supaya persiapan lebih matang,"tuturnya.
Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar sudah mengumumkan 43 pemain yang terdiri dari sejumlah pemain IPL dan ISL untuk menghadapi babak kualifikasi Piala Asia 2015. Pemusatan latihan akan dilangsungkan pada 4 Januari.
Pada babak kualifikasi Piala Asia 2015, Indonesia berada di Grup C bersama Irak, China, dan Arab Saudi. Pertandingan pertama Indonesia akan bertandang melawan Irak pada 6 Februari 2013, lalu bermain kandang melawan Arab pada 22 Maret.(dg)

Firman Utina Tidak dipanggil Timnas Untuk Kualifikasi Piala Asia

Firman Utina Tidak dipanggil Timnas Untuk Kualifikasi Piala Asia
Pelatih Timnas Nil Maizar mengajukan 43 nama pemain guna menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebelum menjalani pertandingan Pra Piala Asia (PPA) 2015. Ke-43 nama pemain ini berasal dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL). Selain itu, mantan pelatih Semen Padang itu kembali memanggil beberapa pemain naturalisasi.

"Ini hasil rapat tadi malam, Kamis (20/12) bersama PSSI. Yang jelas saya mencoba memanggil pemain yang terbaik menurut kami," kata Nil Maizar saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (21/12) pagi.

Dari data yang ada, posisi lini depan terdapat kejuataan setelah masuknya bomber Persipura Jayapura yaitu Boaz Salossa. Tim asal Papua ini juga menyumbang pemain depan lainnya yaitu Patrich Wanggai, Ferinanto Pahabol, Ian Kabes dan Lukas Mandowen.

Selain itu Nil Maizar juga memanggil Greg Nwokolo, Agung Supriyanto, Irfan Bachdim, Samsul Arif Munip, Rachmat Syamsuddin Leo, Bambang Pamungkas serta Tantan.

Untuk lini tengah pria asal Padang itu memanggil Atep, Ahmad Bustomi, Hendra Adi Bayauw, Immanuel Wanggai, Taufiq, Vendry Mofu, Rasyid Assyahid Bakri, Andik Vermansah, Oktovianus Maniani dan Egi Melgiansyah.

Khusus lini belakang ada 16 pemain yang dipanggil untuk pelatnas yaitu Ketut Mahendra, Syaiful Indra Cahya, Agus Nova, Legimin Raharjo, M. Roby, Zulkifli Syukur, M. Ridwan, Irfan Raditya, Eldjo Iba, Ricardo Salampessy.

Selain itu Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Fachruddin Wahyu Aryanto, Novan Setya Sasongko, Victor Igbonefo serta pemain naturalisasi baru yaitu Raphael Maitimo. Untuk penjaga gawang ada lima pemain yang dipanggil yaitu Endra Prasetya, Wahyu Tri Nugroho, Deny Marcel, I Made Wirawan, dan Yoga Pratama.

Menurut dia, pemain yang akan dipanggil ini dinilai memiliki kemampuan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Apalagi pada PPA 2015, Indonesia tergabung dengan negara-negara kuat di Asia. Timnas Garuda pada PPA 2015 tergabung di Grup C bersama Saudi Arabia, Irak dan Cina.

"Mereka akan mulai berkumpul 4 Januari nanti. Tapi untuk lokasi pelatnas belum ditetapkan. Antara Jakarta dan Medan. PSSI yang akan menentukan lokasinya,," kata Nil Maizar menambahkan.

Mantan pemain timnas itu mengaku, pemain yang dipanggil bukan hanya sebagai pemain yang terbaik saja melainkan juga disesuaikan dengan calon lawan yang ada dihadapi.

Sesuai dengan jadwal yang ada, Timnas Garuda akan menjalani pertandingan enam pertandingan. Pertandingan perdana PPA 2013 akan menghadapi tuan rumah Irak, 2 Februari 2013 mendatang.

Selanjutnya Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi di Jakarta, 22 Maret dan melawan Cina 15 Oktober. Setelah itu laga tandang ke Cina, 15 November, melawan Irak di Jakarta, 19 November dan pertandingan terakhir melawan tuan rumah Arab Saudi 5 Maret 2014.(hf)

Pemain Untuk Piala Asia Diumumkan , Nil Sisihkan, Aiboy, Cussel dan van Beukering

Pemain Untuk Piala Asia Diumumkan , Nil Sisihkan, Aiboy, Cussel dan van Beukering
Pelatih tim nasional (timnas) Nil Maizar telah mengumumkan 43 nama pemain untuk diproyeksikan berlaga di ajang kualifikasi Piala Asia 2015. Nil mengatakan, pemain-pemain yang dipanggil itu sudah berdasarkan pertimbangan rapat evaluasi timnas beberapa hari ini.

"Itu adalah pemain terbaik bangsa. Jangan lihat mereka dari kompetisi A atau B," kata Nil, Jumat (21/12).

Dari daftar yang telah diumumkan Nil, setidaknya ada beberapa pemain skuat Piala AFF 2012 yang disisihkan. Mereka adalah Tonnie Cusell, Jhonny Van Beukering, Valentino Telaubun, Elie Aiboy, Rasyid Bakri, dan Nopendi.

Nil mengungkapkan, pemain yang akhirnya tersisih bukan berarti pemain tersebut tidak bagus. "Semua pemain yang membela timnas adalah yang terbaik. Hanya saja kita memang harus melakukan perombakan," ungkapnya.

Ditambahkan Nil, pemusatan latihan (TC) timnas akan digelar pada 4 Januari 2013. Namun ia belum bisa memastikan mengenai tempat pelaksanaannya. "TC 4 Januari. Tempat akan dikonfirmasi lagi. Bisa di Jakarta dan di Medan," pungkas Nil.(gj)

Inilah 43 Pemain yang dipanggil Nil maizar Untuk Piala Asia 2015

Inilah 43 Pemain yang dipanggil Nil maizar Untuk Piala Asia 2015

Pelatih timnas Indonesia Nil Maizar telah merilis sebanyak 43 pemain yang dipersiapkan untuk babak kualifikasi Piala Asia 2015. Boaz Salossa menjadi salah satu nama kejutan yang dipanggil pelatih asal Payakumbuh itu.
Sebelumnya, Nil memang telah menyatakan akan memanggil 14 pemain Indonesia Super League (ISL) ke dalam skuatnya. "Harapannya ini bisa menjadi momen bagi sepak bola Indonesia untuk bersatu. Saya yakin mereka (pemain ISL) akan memenuhi panggilan," kata Nil kemarin.

Para pemain tersebut akan mulai berkumpul pada 4 Januari 2013 nanti. Pelatnas akan berlangsung antara dua kota, yaitu Jakarta dan Medan.

Berikut nama-nama 43 pemain yang dipanggil timnas Indonesia:

Kiper: Endra Prasetya, Wahyu Tri Nugroho, Deny Marcel, I Made Wirawan, Yoga Pratama

Bek: Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Fachruddin Wahyu Aryanto, Novan Setya Sasongko, Raphael Maitimo, Victor Igbonefo, M. Roby, Zulkifli Syukur, M. Ridwan, Irfan Raditya, Eldjo Iba, Ricardo Salampessy, Ketut Mahendra, Syaiful Indra Cahya, Agus Nova, Legimin Raharjo

Gelandang: Taufiq, Vendry Mofu, Rasyid Assyahid Bakri, Andik Vermansah, Oktovianus Maniani, Egi Melgiansyah, Atep, Ahmad Bustomi, Hendra Adi Bayauw, Immanuel Wanggai
Penyerang: Irfan Bachdim, Samsul Arif Munip, Rachmat Syamsuddin Leo, Bambang Pamungkas, Tantan, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ian Kabes, Ferinando Pahabol, Boaz Solossa, Agung Supriyanto, Lukas Mandowen