UP
    Latest News
Showing posts with label PERSISAM. Show all posts
Showing posts with label PERSISAM. Show all posts

Persisam vs Persipura = 0-0 , Penalti Dutra Nyenggol Tiang

Persisam vs Persipura = 0-0 , Penalti Dutra Nyenggol Tiang
Persisam Samarinda gagal memberikan kekalahan perdana buat Persipura Jayapura. Kedua kubu harus puas bermain imbang tanpa gol dalam laga lanjutan ISL, Minggu 10 Maret 2013 di Stadion Segiri, Samarinda

Bertindak sebagai tuan rumah, Persisam tampil solid dan disiplin.  Meski kedua kubu kerap mendapat peluang, tidak ada gol tercipta di babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Satu menit selepas turun minum, Persipura mendapat penalti setelah pemain Persisam melakukan hands-ball di kotak terlarang.

Otavio Dutra yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Bola tendangan Otavio mengenai mistar. Kegagalan Persipura mengeksekusi penalti membuat permainan masih imbang tanpa gol.
Hal ini membuat kepercayaan diri para pemain Persisam tetap terjaga. Kekuatan kedua tim nampak imbang memasuki pertengahan babak kedua. Penampilan disiplin ditunjukkan Persisam dan Persipura.

Menit 76, pelatih Persisam, Sartono Anwar menarik keluar M Roby karena mengalami cedera. Dia digantikan Joko Sidik.
Sementara itu, untuk menambah variasi serangan Mutiara Hitam, pelatih Persipura, Jacksen F Thiago memasukkan pemain berkarakter cepat, Ferinando Pahabol untuk membongkar pertahanan Persisam.
Pemain mungil itu langsung memberikan sentuhan pertama lewat tendangan silang yang mengarah ke Fauzi pada menit 83. Sayang, upaya Pahabol membuahkan hasil. Hingga wasit Thoriq Al Katiri meniup peluit panjang, skor 0-0 masih tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persisam berada di peringkat 6 mengemas 16 poin. Adapun Persipura masih tertahan di peringkat 3 mengoleksi 21 poin.
Bermain tanpa gol kontra Persisam memperpanjang rapor tidak terkalahkan Persipura dalam 10 pertandingan. Persipura terakhir menelan kekalahan saat jumpa Persegres Gresik United pada 11 Juli 2012 lalu.

Susunan Pemain
Persisam Samarinda:
Fauzi Toldo, Wahyu Kristanto, Pierre Njanka, Muhammad Roby (Joko Sidik 76'), Isdiantono (Sandi Darman Sute 45'), Lovinian Ebrahim, Dian Irawan, Ahmad Sumardi, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra, Anoure Obiora (Albert Makatindu 86')

Persipura Jayapura:Yoo Jae-hoon, Ortizan Salossa, Bio Pauline, Otavio Dutra, Richardo Salampessy (Ruben Sanadi 71'), Gerald Pangkali (Ferinando Pahabol), Imanuel Wanggai, Lim Jun-sik, Zah Rahan Krangar, Boaz Salossa, Patrich Wanggai (Ian Louis Kabes 39')

Luis Manuel Blanco akan Nonton Laga Persisam vs Persipura

Luis Manuel Blanco akan Nonton Laga Persisam vs Persipura
Pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco berupaya untuk melakukan pembentukan tim nasional Indonesia yang terdiri dari pemain terbaik di tanah air.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyaksikan langsung pertandingan-pertandingan sepakbola di Indonesia.
Pada Kamis (7/3/2013), mantan pemain Boca Juniors itu menyaksikan pertandingan Arema Indonesia melawan Gresik United. Kemudian dia juga akan menyaksikan laga Persisam melawan Persipura pada 10 Maret.
"Pengamatan pertandingan ini dilakukan untuk melihat pemain-pemain terbaik di Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, dia sudah mempunyai bayangan pemain yang akan masuk ke dalam skuad inti 23 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Arab Saudi di Pra Piala Asia 2015.
Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 23 Maret 2013.
"Saya sudah punya bayangan pemain yang akan masuk di dalam tim. Persentasenya sudah sekitar 80 persen," katanya.
Luis Blanco menegaskan, dia meminta kepada para pemainnya untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan tempat di tim utama. Sebab dia ingin para pemain itu bisa bersaing di level internasional.
"Mereka harus siap 100 persen bermain di level internasional. Timnas itu menjadi contoh untuk semua klub di Indonesia. Semua pemain punya peluang untuk membela timnas, tetapi tidak ada kostum timnas yang dibeli mereka harus mempertahankan dengan semaksimal mungkin," paparnya.
Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas Indonesia melawan Arab Saudi pada Pra Piala Asia 2015 resmi berlangsung sejak Jumat (8/3/2013) pagi. Terlihat baru enam pemain yang mengikuti latihan, pemain tersebut yaitu, Husin J. Rahaningmas, Anggi A Yusuf, Mario Abeikop, Diego Michiels, Raphael Maitimo, dan Oktovianus Maniani.(ar)

Persepam MU vs Persisam = 2-2 , Gol Injury Time Obiora

Persepam MU vs Persisam = 2-2 , Gol Injury Time Obiora
P-MU dan persiram bermain dengan agresif dan tanpa kenal lelah. Jual beli serangan tak terelakkan, permainan tanpa kompromi juga mewarnai laga ini, bahkan permainan kedua kesebelasan bermain keras menjurus kasar.

pada menit ke 29, Kapten kesebelasan P-MU, Zainal Arif hampir membobol gawang Persisam Samarinda. Namun bola cip Zainal masih dapat di blok oleh penjaga gawang Persisam.

Selang 2 menit kemudian, Persisam melakukan serangan balik yang lansung menusuk sisi kiri pertahanan P-MU. Aksi striker persisam sempat mengelabuhi dua full back P-MU dan memberikan umpan matang pada pemain bernomor punggung 33. Akan tetapi, bola sepakannya masih bisa di blok oleh Galih Firmansyah. Skor hingga menit 34 masih sama 0-0.

Menit ke 36, P-MU mendapat hadiah tendangan bebas setelah pemain belakang Persisam melakukan pelanggaran tepat diluar kotak dua belas pas. Adelmun, yang mengeksekusi tendangan bebas gagal memanfaatkan peluang. Bola justru melenceng di atas tiang gawang Persisam.

Lima menit kemudian, Zainal Arif mendapat peluang berkat kesalahpahaman bek Persisam. Akan tetapi, bola liar yang ditendang dengan tendangan semi salto masih bisa diblok penjaga gawang Persisam.

Skor 0-0 menjadi hasil babak pertama dalam pertandingan Persepam Madura United (P-MU) melawan Persisam Putera Samarinda.

Babak kedua baru berjalan dua menit, P-MU mengambil inisiatif serangan, dan hampir saja umpan lambung Issac Jober ke tiang jauh kiri pertahanan Persisam berbuah gol, tapi hasil crosing yang diberikan kepada Adelmun dipotong oleh penjaga gawang Persisam.

Suporter P-MU seakan terdiam, pada menit 53 Persisam berhasil unggul melalui Lancine Kone. pemain bernomor punggung 33 mencetak gol memanfaatkan kesalahan bek Persepam MU.

Dengan mudah pemain plontos itu mengecoh penjaga gawang P-MU. Skor berubah 0-1 untuk Persisam Putera Samarinda.

Menit 60 Suporter tuan rumah kembali bergemuruh, setelah Issac Jober di langgar oleh M. Roby di area terlarang. Pinalti diberikan oleh wasit yang memimpin pertandingan. Osas Saha, sebagai algojo pinalti tidak membuang kesempatan dan menceploskan bola ke pojok kanan gawang Persisam. Gol buat P-MU. Skorpun berubah, P-MU 1-1 Persisam.

Pada menit ke 61. Pencetak gol Persisam Lancine Kone, dikeluarkan oleh wasit dikarenakan melakukan pelanggaran keras pada bek P-MU. Wasitpun mengeluarkan kartu merah.

Persisampun bermain dengan sepuluh orang pemain membuat P-MU menggedor pertahanan Persisam untuk menambah gol.

Sempat terjadi ketegangan antara Lancine Kone dengan para seporter P-MU pasca dikeluarkan dari pertandingan oleh wasit.

Hal ini disebabkan Kone terpancing oleh suara suporter yang bergemuruh dan sebelumnya sempat memancing amarah suporter tuan rumah ketika mencetak gol ke gawang P-MU.

Menit 90 Akselerasi dari sisi kanan P-MU dan memberikan umpan krosing ke depan gawang Persisam, dengan tenang dan sekali kontrol dada, Asari menendang bola ke pojok kanan gawang Persisam. Skor berubah 2:1 untuk keunggulan P-MU.

Semenit kemudian tepatnya menit ke 91, Persisam berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2:2 berkat gol yang dicetak oleh Obiora. Aksi dan serangan balik yang tersusun rapi oleh pemain Persisam berhasil membungkam pendukung tuan rumah.

Skor 2 -2 menjadi hasil hasil akhir dalam pertandingan Persepam Madura United (P-MU) melawan Persisam Putera Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League.(hd)

Persela vs Persisam = 1-1 , Remis di Kandang Kambing

Persela vs Persisam = 1-1 , Remis di Kandang Kambing
Siapakah yang bertanggung jawab terhadap kemajuan kualitas sebuah stadion ?? entahlah , namun klub -klub di ISL semacam persiwa , persiba , dan persela ini benar-benar mendeskriditkan makna sebuah lapangan .

Kualitas bangunan dimaklumkan jika jelek namun jika rumput sebagai arena pertarungan menjadi mirip kubangan Tai , maka dipastikan kita akan menemukan 22 lelaki sejati di arena tersebut . 
Sebab laki gak milih lawan , apalagi milih arena pertarungan !

lanjutan ISL persela vs persisam yang digelar di kandang kambing surajaya berlangsung ketat .

Persela menerapkan permainan cepat di babak pertama. Beberapa peluang pun tercipta, namun belum ada yang berbuah gol.

Di paruh kedua, Persela akhirnya membuka keunggulan pada menit 48. Kiper Usman Pribadi melakukan kesalahan fatal. Ia keluar dari sarangnya dan mencoba menyapu bola. Namun, bola justru jatuh ke kaki Zaenal Arifin. Dengan jitu, Zaenal  langsung melepas tembakan akurat yang membuat tuan rumah unggul 1-0.

Usai gol ini, Persisam mencoba bangkit. Serangan demi serangan terus dibangun Lancine Kone dan kawan-kawan. Ini membuat Persela terkurung dan lebih fokus bertahan. Meski harus kehilangan Njanka, namun ini tak menurunkan semangat pasukan Persisam.

Hasilnya, Bayu Gatra sukses menyamakan kedudukan melalui sundulannya pada menit 77. Ia memanfaatkan umpan tendangan bebas Ebrahim Loveinian. Skor menjadi 1-1 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Persisam tetap di posisi empat dengan 15 poin. Adapun Persela naik ke posisi 16 klasemen dengan 7 angka.

Susunan pemain
Persela:
Choirul Huda, Dedi Indra Sampurna, Han Sang-Min, Roman Golian, Arifki Eka Putra, Fajar Handika, Gustavo Fabian Lopez , Jimmy Suparno, Oh In-Kyun, Zaenal Arifin, Mario Costas

Persisam: Usman Pribadi, Wahyu Kristanto, Pierre Njanka, Muhammad Roby, Dias Angga Putra, Dian Irawan, Ebrahim Loveinian, Ahmad Sumardi, Ferdinand Sinaga, Lancine Kone,  Anoure Obiora

Persisam vs Persita = 1-0 , Sodok 3 besar

Persisam vs Persita = 1-0 , Sodok 3 besar
- Persisam Samarinda terus tampil trengginas di kandang sendiri. "Pesut Mahakam" mempertahankan rekor sempurna di Stadion Segiri usai unggul tipis 1-0 atas Persita Tangerang dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Rabu 29 Februari 2013.

"Pesut Mahakam" tampil dominan sepanjang 45 menit pertama. Namun, gol sudah tercipta saat laga baru bergulir beberapa menit. Eksekusi bola mati tim asuhan Sartono Anwar terbukti memberikan hasil positif.

Tendangan bebas Ferdinand Sinaga dari sisi kanan pertahanan Persita gagal diantisipasi oleh kiper Mukti Ali Raja. Bola liar mampu dimaksimalkan oleh Lancine Kone yang berdiri di bibir gawang. Tuan rumah unggul cepat pada menit ke-3.

Unggul satu gol, tuan rumah semakin bersemangat menambah gol. Aksi Bayu Gatra pada menit ke-17 hampir membuat jaring gawang Persita kembali bergetar. Sayang, sepakannya melayang tipis di atas gawang.

Di menit ke-32, giliran Ferdinand Sinaga menebar ancaman. Sepakan mendatar eks punggawa Timnas Indonesia SEA Games 2011 itu mengarah ke tiang jauh Persita. Tapi, sepakannya masih bisa ditepis Mukti dan bola hanya membentur tiang gawang.

Di penghujung babak pertama, Ferdinand sempat menjebol gawang Persita. Sayangnya, ia sudah berdiri offside saat menerima umpan Bayu Gatra. Sampai turun minum, skor 1-0 untuk Persisam pun tetap bertahan.

Di babak kedua, Ferdinand hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-53. Sepakannya dari sisi kiri pertahanan lawan gagal menemui sasaran karena membentur tiang gawang.

Kesempatan Persisam untuk mencetak gol tambahan juga masih jadi kendala karena kurang efektifnya Anoure Obiora di lini depan. Tercatat dua peluang yang ia dapat terbuang sia-sia. Tandukannya melambung jauh dan sepakannya hanya melebar.

Persita mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68. Rishadi Fauzi mampu menanduk bola dengan baik. Sayangnya, bola hanya membentur mistar gawang. Papan skor pun belum berubah.

Mukti Ali Raja menjadi pahlawan buat tim tamu pada 10 menit terakhir. Tercatat dua peluang emas Persisam mentah di tangan kiper veteran itu. Sepakan Obiora dan Dian Irawan mampu diredam dengan sempurna.

Serangan bertubi-tubi terus dibangun oleh Persisam sampai menit-menit akhir laga. Namun, sampai peluit panjang skor 1-0 untuk Persisam masih bertahan.

Dengan kemenangan ini, berarti empat laga kandang Persisam sukses berbuah tiga poin. Sebelumnya, Pesut Mahakam menang atas Sriwijaya FC (4-2), Pelita Bandung Raya (2-1), Persib Bandung (2-1), dan yang terakhir Persita.

Berbekal rentetan hasil impresif itu, Persisam sukses mendongkrak posisike 3 besar klasemen sementara ISL. Tim asuhan Sartono Anwar itu mengoleksi 13 poin, unggul selisih gol atas Persegres Gresik United.

Sedangkan Persita gagal memperbaiki posisinya. "Pendekar Cisadane" masih tertahan di posisi 9 klasemen, dengan 9 poin dari tujuh laga.

Susunan Pemain
Persisam:
Fauzi Toldo, Wahyu Kristanto, Pierre Njanka, Muhammad Roby, Ahmad Sumardi, Lancine Kone, Lovinian Ibrahim (Dian Irawan 65'), Supriyono, Ferdinand Sinaga, Bayu Gatra, Anoure Obiora (Aldair Makatindu 90')

Persita: Mukti Ali Raja, Ledi Utomo, Luis Edmundo, Dominggus Fakdawer, Rizky Rizal Ripora, Maman, Javad Moradi, Ade Jantra, Kim Dong Chan, Sirvi Arfani (Rishadi Fauzi 33'), Cristian Carrasco (Hendra Bastian 64')

Persisam vs Persib = 2-1 , Van Dijk Ganteng , Kone Sinaga Cemerlang

Persisam vs Persib = 2-1 , Van Dijk Ganteng , Kone Sinaga Cemerlang
Persib bandung menantang tuang rumah Persisam di Lanjutan ISL dengan kepercayaan diri penuh .

Kedatangan amunisi Anyar , Sergio Van Dijk bersama tim membuat tim maung bandung semakin berani bermimpi dapat menjuarai Kompetisi ISL musim ini .

Berbekal rekor belum terkalahkan hingga pekan ke 5 , Persib ladeni  Persisam yang semakin lekat dengan permainan tika taka  .

Beredarnya pemain naturalisasi belanda , Sergio van dijk di stadion segiri menyorot semua mata penonton .

Duduk di bangku cadangan , van dijk jelas terlihat seperti pendatang baru di ISL.

Kulit cerah , tidak dekil dan kusam , aura positif , sorot mata berbinar menunjukan bahwa ia belum pernah  terpapar pancaran sinar matahari  negri yang berada di lintas khatulistiwa tersebut . Dan juga belum terlalu intensif merasakan rumput-rumput stadion indonesia yang diselimuti butiran-butiran lumpur yang mengandung sekumpulan koloni kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan kadas , kudis , dan panu seketika.

Van dijk boleh sangat cerah dan menyumbangkan gol tunggal persib di pertandingan ini namun harus diakui ia kalah bersinar dan cemerlang dari duet penyerang persisam kone dan ferdinand sinaga .

sentuhan lugas , eksploitasi mematikan , pergerakan licin , kolektifitas terjaga melengkapi 2 gol yang disumbangkan kone dan ferdinand sinaga untuk mengantarkan kemenangan persisam atas persib 2-1.

Persib harus tertinggal dua gol lebih dulu di pertandingan ini. Persisam berhasil memimpin 1-0 pada menit ke-26 melalui gol bunuh diri Supardi yang gagal mengantisipasi tendangan bebas Ferdinand Sinaga.

Pertandingan babak kedua berjalan lebih menarik. Pelatih Persib, Djajang Nurjaman, memutuskan untuk memasukkan Van Dijk pada menit ke-52 menggantikan Kenji Adachihara. Namun, permainan striker naturalisasi Indonesia itu kurang menyetel di awal permainan.

Menit ke-61, Persib seharusnya bisa menyamakan kedudukan melalui Herman Dzumafo. Memanfaatkan kesalahan back pass yang dilakukan pemain Persisam, Dzumafo berhasil melewati kiper Fauzi Toldo. Sayang, tendangan Dzumafo masih melebar meski gawang Persisam sudah kosong.

10 menit kemudian justru Persisam yang mampu menggandakan keunggulan. Lancine Kone berhasil mencetak gol kedua tuan rumah melalui sundulan usai meneruskan umpan Anaoure Obiora.

Perlahan tapi pasti, Van Dijk mulai menyetel dengan permainan Persib. Mantan pemain Adelaide United dan Brisbane Roar itu akhirnya mencetak gol debut bersama Persib pada menit ke-79. Sundulan Van Dijk menyambut umpan tarik Dzumafo tidak mampu diantisipasi Fauzi Toldo.

Menit ke-84, Persib hampir menyamakan kedudukan. Umpan lambung Van Dijk ke Dzumafo berhasil dipotong M Roby. Bola rebound kemudian disundul M Ridwan ke gawang Persisam yang kosong setelah Fauzi Toldo salah posisi. Tapi, sundulan M Ridwan masih melambung.

Kemenangan ini membuat Persisam naik ke peringkat lima klasemen dengan torehan 11 poin. Sedangkan Persib tetap di posisi 11 dengan enam poin.(sfh)

Susunan Pemain

Persisam:
Fauzi Toldo; Pierre Njanka, M Roby, Wahyu Kristanto, Supriyono; Ahmad Sumardi (Diaz Angga Putra, 69'), Dian Irawan, Lancine Kone; Bayu Gatra, Ferdinand Sinaga, Anaoure Obiora.

Persib: I Made Wirawan; Supardi, Abanda Herman, Naser Al Sebai, Jajang Sukmara (Tony Sucipto, 80'); Firman Utina, Hariono, M Ridwan, Atep (Mbida Messi, 63'); Herman Dzumafo, Kenji Adachihara (Sergio van Dijk, 52').
 






Arema vs Persisam = 3-1 , Naik Ke Puncak Klasemen

Arema vs Persisam = 3-1 , Naik Ke Puncak Klasemen
Arema Indonesia sukses melumpuhkan lawannya Persisam Putra Samarinda pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL). Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 7 Februari 2013, tim berjuluk Singo Edan menang 3-1.

Pertandingan ini sempat dihentikan ketika baru 11 menit bergulir. Hujan deras membuat lapangan penuh dengan genangan air dan bola tidak bisa bergerak. Namun setelah ditunda sekitar 30 menit, laga kembali bisa dilanjutkan.

Seluruh gol pada laga ini tercipta di babak pertama. Kubu Arema mampu unggul lebih dulu di menit 22 melalui penalti  Greg Nwokolo. Tapi 11 menit berselang Persisam mampu membalas, juga lewat eksekusi dari titik putih. Hadiah tendangan 12 pass dikonversi menjadi gol oleh Pierre Njanka.

Tapi skor imbang 1-1 tidak bertahan lama. Di menit 35 bintang baru Arema, Sunarto kembali mengoyak gawang Pesut Mahakam. Lalu pada menit 42, Arema kembali memperbesar keunggulan lewat penalti Keith Kayamba Gumbs. Skor 3-1 untuk tuan rumah bertahan sampai turun minum.

- Memasuki babak kedua, anak asuh Rahmad Darmawan tetap menguasai jalannya pertandingan. Kondisi lapangan yang mulai licin usai diguyur hujan deras, memaksa benturan antar pemain kerap terjadi.

Menit 52, Cristian Gonzales terpaksa ditarik keluar. Posisi El Loco, digantikan Beto Gonzalves. Arema nyaris menambah jumlah gol menit 59. Umpan satu dua Sunarto dengan Greg, gagal dikoneversi menjadi gol.
Solo run Greg diakhiri umpan cantik didepan mulut gawang, hanya berbuah tendangan penjuru. Tampil sedikit turun diparuh babak kedua, Persisam hanya mengandalkan serangan balik cepat.

Sayap Samarinda yang ditempati Bayu Gatra, beberapa kali coba membuka ruang hingga jantung pertahanan Arema. Hanya saja, tembakan Ebrahem Lovinian menit 61, masih tepat dipelukan kiper Kurnia Meiga. Namun, menit 70 Lovinian harus ditarik keluar Sartono Anwar dan digantikan Loudry Setiawan.
Sebaliknya, sorak-sorai aremania yang meminta Ridhuan dimasukkan, akhirnya dikabulkan Rahmad Darmawan. Pemain Timnas Singapura itu masuk menggantikan Sunarto menit 74. Seluruh stadion pun memberi aplaus mantan duet Along saat berkostum singo edan musim lalu.

Menit 78, Persisam nyaris memperkecil skor. Sayang, tembakan keras Bayu Gatra masih tipis diatas mistar gawang Arema. Tuan rumah kembali tertekan menit 81. Kali ini, tendangan Obiora masih bisa dihalau Kurnia Meiga. Sedikit mengendurkan serangan, membuat para pemain Arema mulai mengatur ritme permainan. Hendro Siswanto yang mulai kelelahan, harus ditarik keluar menit 83 dan digantikan Sukadana.

Hingga tambahan waktu 3 menit diberikan wasit Jerry Elly asal Bogor, kedudukan tetap 3-1 untuk kemenangan tuan rumah Arema Indonesia. Dengan hasil maksimal tiga poin dikandang dua kali permainan, membuat posisi klasemen singo edan merangkak naik. [yg]

RD takut Lovinian Ebrahim Balas dendam Pada Arema

RD takut Lovinian Ebrahim Balas dendam Pada Arema
MOTIVASI besar diyakini Pelatih Arema Cronous Rahmad Darmawan dimiliki oleh gelandang Persisam Putra Lovinian Ebrahim. Bukan tanpa alasan RD mengatakan demikian. Gelandang asal Iran itu sebelum merapat ke Kota Tepian sempat mengikuti seleksi di Arema.

Ya, Ebrahim Lovinian di saat awal RD dipercaya menangani Arema sempat menyeleksinya. Namun mantan pelatih Persija, Sriwijaya dan Persipura itu tak merekrutnya.

“Ya, Ebrahim sempat bersama Arema, itu tentu menjad motivasi tersendiri bagi dia,” kata Rahmad, kemarin (6/2).

Menurt RD, saat seleksi di Arema, Ebrahim masuk dalam daftar pemain pending. Itu dilakukan karena dia ingin melihat lebih jauh potensi yang dimiliki oleh mantan pemain klub raksasa Iran, Sepahan itu.

“Tipikal permainan Ebrahim ternyata mirip-mirip dengan pemain lain. Sehingga harus dicoret,” ungkap pelatih yang juga pernah menangani Timnas Indonesia U-23 itu.

Ebrahim sendiri akan tampil tanpa tandemnya di lini tengah, Dian Irawan. Dian terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Meski begitu, pemilik nomor 9 ini mengaku tidak akan berpengaruh banyak terhadap kekuatan tim. “Siapapun yang nantinya diturunkan, pastinya akan tampil semaksimal mungkin,” tandasnya. (fe)

Arema vs Persisam : Memantapkan Kelas

Arema vs Persisam : Memantapkan Kelas
Penampilan impresif Persisam Putra Samarinda akan kembali mendapat ujian berat. Tim Pesut Mahakam berkesempatan memastikan di mana kelas mereka sebenarnya pada Indonesia Super League (ISL) musim ini. Menghadapi Arema Cronous adalah salah satu jalan untuk mempertegas upaya menahbiskan diri sebagai penantang juara.

Memang tidak akan mudah menghadapi Arema saat berlaga di kandangnya, Stadion Kanjuruhan. Dukungan ribuan Aremania adalah salah satu kekuatan yang dimiliki Singo Edan. Tercatat, dari tiga laga kandang musim ini, semuanya berhasil diakhiri dengan poin sempurna.

Arema yang sudah mengemas tiga kemenangan dari lima laga saat ini punya poin 9. Beda satu poin dari Persisam Putra yang menempati posisi kelima, atau dua strip di bawah Singo Edan, sebutan Arema.

Persisam yang baru saja merasakan kekalahan perdana saat melawat ke Gresik untuk menghadapi Persegres datang ke Malang untuk mencari kemenangan. Begitu yang ditargetkan Sartono Anwar, pelatih Persisam Putra. Namun ia juga sadar, bahwa perlu permainan yang serba lebih jika ingin merealisasikan mimpi membungkam Arema di kandangnya. ” Arema yang banyak dihuni pemain bintang, Persisam wajib bermain lebih konsentrasi, lebih disiplin, dan lebih fokus. Intinya serba lebih,” ujarnya.

Tidak mudah memang mencuri poin dari Arema. Dari tiga laga kandang yang dijalani Singo Edan, julukan Arema, semua disapu bersih. Terakhir, Mitra Kukar yang menjadi tumbalnya. Sebelumnya dua tim Papua Persidafon Dafonsoro dan Persiram Raja Ampat sudah terlebih dahulu tumbang.

Beban kerja para pemain yang turun di laga ini juga akan berlipat. Pasalnya dua pemain penting di pos penyerangan, Dian Irawan dan Lancine Kone harus menepi. Sementara Ferdinand Sinaga belum bisa dipastikan akan bisa tampil atau tidak. Walau Sartono juga tak menyerah dengan kondisi yang ada. “Kami akan memaksimalkan pemain yang ada,” ujarnya.

Sartono tampaknya bakal menurunkan pemain yang sama saat melawan Persegres Gresik. Dia tetap mengandalkan kolaborasi Bayu Gatra, Radiansyah, dan Anoure Richard Obiora untuk membongkar pertahanan lawan.

Sementara dari kubu tuan rumah, Pelatih Rahmad Darmawan (RD) menilai tak ada alasan untuk memandang sebelah mata Persisam Putra. Kemenangan yang sudah didapat, termasuk saat mengempaskan Mitra Kukar akhir pecan lalu bukanlah jaminan Arema akan mendapat kemudahan pada laga ini. “Satu keuntungan bisa bermain di kandang sendiri. Tapi terlalu jemawa bisa berbalik menjadi bencana,” ungkap RD.

Soal strategi, RD belum mau membocorkannya. Walau demikian, ia berharap Egi Melgiansyah dkk bisa tampil tenang dan percaya diri dan bermain tanpa beban. “Ketenangan bisa menentukan tempo permainan. Kapan bermain cepat, dan kapan men-delay permainan,” tandasnya.

RD menilai, ia sudah punya pengalaman dan mengamati pola permainan Persisam Putra. Menurutnya Sartono kerap menggunakan strategi yang melenakan lawan. Dengan kecepatan yang dimiliki barisan penyerangnya, Persisam Putra punya kekuatan dalam melakukan serangan balik. “Itu sudah saya amati sejak turnamen Inter Island Cup (IIC). Seperti itulah ciri khas Sartono Anwar,” pungkasnya.

Sartono Anwar Anggap persisam Lambat Panas , Suharno Ngaku Gresik United beruntung

Sartono Anwar Anggap persisam Lambat Panas , Suharno Ngaku Gresik United beruntung
- Pelatih kepala Persisam Samarinda, Sartono Anwar mengakui kekalahan anak asuhnya 1-2 atas tuan rumah Persegres Gresik lebih disebabkan permainan yang telat berkembang.

Menurut pelatih gaek ini, gol cepat yang dilesakkan pemain Persegres Aldo Barreto karena sedikit membuat pemainnya kaget. Gol tersebut mempengaruhi permainannya di babak pertama.

"Babak pertama anak-anak memang telat berkembang. Sehingga, tuan rumah Persegres mampu mencetak 2 gol," ujarnya kepada wartawan, Minggu (3/02/2013).

Disinggung mengenai kekalahan Persisam atas Persegres akibat absennya 3 pemain inti. Dikatakan Sartono Anwar, kekalahannya ini bukan faktor absennnya 3 pemain. Sebab, permainan sepak bola lebih menekankan ke permainan kolektivitas. Jadi, tidak benar pemain senior absen membuat timnya kalah.

"Kekalahan kami bukan disebabkan absennya Ferdinand Sinaga, Lancine Kone, dan tidak mainnya Supriyono. Tapi, semata-mata anak-anak telat panas. Terbukti, di babak kedua permainannya berkembang sehingga mampu mencetak gol," ungkap Sartono Anwar.

Persisam Samarinda saat meladeni tuan rumah Persegres Gresik, tidak diperkuat 3 pemain kuncinya. Ketiga pemain tersebut adalah Ferdinand Sinaga, Lancine Kone, dan kapten tim Supriyono yang dibangku cadangkan karena kurang fit.

Sementara itu Pelatih Persegres Gresik Suharno mengatakan, pertandingan melawan Persisam Samarinda merupakan pertandingan yang sulit. Dalam pertandingan itu, Suharno menuturkan Persegres lebih sering mendapat tekanan dari Persisam di babak kedua.

"Ini pertandingan yang cukup ketat untuk kami, dimana banyak pressure-pressure di babak kedua. Kendati kami memenangi pertandingan 2-1," ujarnya kepada wartawan, Minggu (3/02/2013).

Dalam pertandingan itu, Suharno mengatakan Persisam lebih mendominasi penguasaan bola daripada Persegres utamanya menjelang babak kedua berakhir.

"Saya akui Persisam lebih baik, terutama dalam ball posession cuma mereka kurang beruntung saja," ungkapnya.

Di laga selanjutnya, pelatih kepala Persegres, Suharno berjanji tetap memperbaiki kelemahannya khususnya di sektor pertahanan.

"Yang jelas sektor pertahanan menjadi perhatian saya agar tetap konsisten sampai pertandingan berakhir," papar Suharno.(dg)

Gresik United vs Persisam = 2-1 , Panasi Puncak Klasemen

Gresik United vs Persisam = 2-1 , Panasi Puncak Klasemen
- Tren positif kembali ditunjukkan Persegres Gresik. Tim berjuluk 'Laskar Joko Samudro' ini kembali meraih kemenangan setelah menundukkan Persisam Samarinda 2-1 di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (3/02/2013).

Ini merupakan kemenangan keempat buat Persegres. Hasil kemenangan keempat ini membuat tim besutan Suharno membuntuti pemuncak klasemen kompetisi Indonesia Super League (ISL), Mitra Kukar. Kedua klub sama-sama meraup nilai 12, Persegres hanya kalah selisih gol.

 duel Persegres melawan Persisan berjalan menarik. Pasalnya, kedua kesebelasan yang sama-sama di berada di papan atas berusaha memperoleh poin maksimal.

Dua gol kemenangan Persegres dilesakkan oleh Agus Indra Kurniawan di menit ke 1 lewat sundulan kepala dan Shohei Matsunaga di menit 36 lewat tendangan bebas diluar kotak pinalti. Persisam memperkecil skor lewat Richard Oniore Obiora di menit 62 babak kedua.

Dengan hasil ini, posisi Persegres masih ditempel ketat oleh Mitra Kukar dan Persisam. Pertandingan yang dipimpin wasit Dodi Setia Purnama asal Indramayu, Jabar juga diwarnai hujan kartu kuning.

Ada 6 kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Masing-masing 3 kartu kuning untuk pemain Persegres Supandi, Khabin Syukron, dan Shohei Matsunaga. Sedangkan 3 kartu kuning buat pemain Persisam diantaranya Piere Njanka, Ahmad Sumardi, dan Dian Irawan. [cf]

Sartono Anwar : Di babak Kedua , Persisam kurang Lepas

Sartono Anwar : Di babak Kedua , Persisam kurang Lepas
Laga antara Persisam Putra Samarinda vs Pelita Bandung Raya berakhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Namun, reaksi berbeda justru diperlihatkan oleh pelatih kedua kesebelasan.
Pelatih Persisam Putra Samarinda, Sartono Anwar, mengaku bersyukur atas kemenangan ini. Namun, ia tidak puas dengan penurunan permainan anak asuhnya, terutama di babak kedua.
“Persisam menunjukkan kualitas mereka di babak pertama, tapi tidak untuk babak kedua. Para pemain terlihat kurang menikmati pertandingan pada babak kedua,” kata Sartono Anwar, usai pertandingan.
Sartono memang memberi catatan khusus pada penampilan Bayu Gatra dkk. Apa yang diperlihatkan di babak pertama, menurut Sartono, adalah semangat yang bersambung dari pertandingan sebelumnya, ketika mengalahkan Sriwijaya FC.
“Tapi dibabak kedua mereka seperti kurang bersemangat. Banyak terjadi miss comunication antar pemain dan antar lini per lini,” keluh Sartono.

Pada laga berikutnya, Persisam bertandang ke Gresik United, 3 Februari.(cu)

Persisam vs Pelita Bandung Raya = 2-1 , Tembus 3 Besar Carta Liga

Persisam vs Pelita Bandung Raya = 2-1 , Tembus 3 Besar Carta Liga
Persisam Putra Samarinda berhasil menang 2-1 atas tamunya, Pelita Bandung Raya, pada lanjutan pertandingan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat 25 Januari 2013. Kemenangan ini mengantarkan Pesut Mahakam ke posisi 3 carta liga indonesia dengan delapan poin. 

 Persisam langsung membuka keunggulan di menit keempat. Ferdinand dengan cerdik memanfaatkan kesalahan di lini belakang PBR. Ia mencuri bola dari kaki Nova Arianto dan melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Edi Kurnia.

Menit 28, lagi-lagi Ferdinand menunjukkan ketajamannya. Mantan penyerang Persiwa Wamena itu memanfaatkan bola rebound sundulan Dian Irawan. Ferdinand sukses menanduk bola masuk ke gawang PBR. Skor menjadi 2-0.

PBR yang mengandalkan Gaston Castano di lini depan kesulitan membangun serangan. Pasalnya, Pierre Njanka dan kawan-kawan tampil disiplin di lini belakang Elang Borneo. Hingga babak pertama berakhir, skor masih tetap 2-0 untuk keunggulan Persisam.


Di paruh kedua, PBR coba bangkit. Gaston Castano dan kawan-kawan berani keluar menyerang pertahanan tuan rumah. Namun, PBR tak bisa leluasa karena Elang Borneo selalu melancarkan serangan balik yang membahayakan.

Namun demikian, di menit 73, PBR berhasil memperkecil kedudukan. Adalah Eka Ramdani yang mencatatkan namanya di papan skor. Mantan punggawa Persib Bandung itu melepas tembakan akurat ke tiang dekat yang gagal dihentikan kiper Usman Pribadi. Skor menjadi 2-1.

Persisam langsung berusaha membalas melalui aksi Ferdinand di menit 76. Setelah melewati kiper Edi Kurnia, Ferdinand mampu melepas tembakan. Apa daya, bola membentur mistar gawang. Dan hingga laga berakhir, skor tetap 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Dengan hasil ini, Persisam menembus posisi 3 besar dengan koleksi 8 poin dari 4 laga. Persisam hanya tertinggal satu poin dari Mitra Kukar (posisi 1) dan Persegres Gresik United (peringkat 2).

Susunan Pemain
Persisam:
Usman Pribadi, Joko Sidik, Pierre Njanka, Muhammad Roby, Dias Angga Putra, Ebrahim Loveinian, Dian Irawan, Ahmad Sumardi, Ferdinand Sinaga, Lanciné Koné (Lerby Eliandry Pong Baru 15'), Bayu Gatra Sanggiawan

PBR: Edi Kurnia, Munadi, Nova Arianto, Mijo Dadi?, Edi Hafid, Muhammad Arsyad (Nemanja Obri? 70'), Dane Milovanovi?, Rizky Pellu, Asep Mulyana, Eka Ramdani, Gaston Castano (je)

Persisam vs Pelita Bandung Raya : Duel Darah Muda

Persisam vs Pelita Bandung Raya : Duel Darah Muda
Duel Persisam kontra Pelita Bandung Raya di Stadion Segiri Samarinda , Jumat (25/1) akan menjadi ajang pembuktian  darah muda. Pasalnya skuad kedua tim sama-sama diperkuat banyak pemain muda.

Pada daftar susunan pemain PBR yang akan turun menghadapi Persisam terdapat 10 pemain muda. Empat pemain selalu menjadi starter.Sebaliknya dari enam pemain muda yang masuk skuad Persisam dalam tiga laga sebelumnya ,tiga diantaranya pernah menjadi starter.

Dari kubu PBR pemain muda yang kerap dipercaya sebagai pilihan utama adalah Asep Mulyana, Jajang, Arsyad, dan Dane Milovanovic.Sementara pemain muda andalan Persisam adalah  Bayu Gatra, Dias Angga Putra, dan Aldier Makatindu.

"Pertandingan besok akan berjalan seru karena para pemain muda PBR maupun Persisam akan bertarung habis-habisan untuk membuktikan kemampuan mereka," ujar kapten PBR, Eka Ramdani.

Namun Eka mengingatkan agar pemain PBR waspada karena tuan rumah sedang on fire setelah melumat juara bertahan Sriwijaya FC pada laga sebelumnya.Apalagi pendukung Persisam lebih banyak dibanding Mitra Kukar.

 “  Kami ingin  hasil lebih baik di Samarinda, minimal meraih satu poin  supaya tidak pulang dengan tangan hampa  ke Bandung , “ kata  Eka yang musim lalu berkostum Persisam.         
Pelatih  PBR, Simon McMenemy mengakui  tim asuhannnya akan menghadapi atmosfer tandang  yang lebih menegangkan  dibanding laga sebelumnya. Tekanan penonton buat Eka Ramdani  dkk. pun semakin besar.

 “ Pemain PBR harus bekerja ekstra keras.Menghadapi Persisam di kandangnya kita harus mengerahkan seluruh  kemampuan yang dimiliki ,” ujar Simon.
            
Simon memuji penampilan  Persisam yang bermain  sangat baik ketika mengalahkan Sriwijya FC.Tim asuhan Sartono Anwar ini dinilainya sebagai tim tangguh yang tidak gampang ditaklukan di hadapan suporternya.
               
Menghadapi Persisam tampaknya Simon tak akan banyak mengubah formasi pemain, kecuali di posisi bek sayap .Jajang terpaksa dibangku cadangkan karena lututnya mengalami cedera. Mokhamad Syaifudin kemungkinan diplot menggantikan Jajang.

PBR bisa bernapas lega, karena gelandang bertahan Dane Milovanovic yang sempat  dikhawatirkan kondisinya karena  cedera ringan, ternyata  sudah pulih  dan siap  menjajal tim Pesut Mahakam.
Sedangkan di posisi kiper, kiper Tema Mursadat yang membuat dua kali blunder saat djiamu Mitra Kukar  masih dipertimbangkan. Jika kiper senior ini dinilai tidak siap , Eddy Kurnia untuk pertama kalinya bakal menjadi starter. (faf)

Persisam udah daftarin Anoure Obiora ke PT Liga , tapi sekarang Ragu ,....

Persisam udah daftarin Anoure Obiora ke PT Liga , tapi sekarang Ragu ,....
MANAJEMEN Persisam Putra sudah memastikan nama Richard Anoure Obiora terdaftar di PT Liga Indonesia, sebagai salah satu pemain asing di Persisam Putra. Namun apakah mantan pemain Persebaya Divisi Utama tersebut akan berbaju Persisam Putra musim ini, ternyata belum diputuskan seratus persen. Pasalnya baik Sartono Anwar maupun manajer tim serta jajaran manajemen, masih menginginkan pemain asal Nigeria tersebut memperlihatkan kualitas permainannya.
“Kita memang sudah mendaftarkannya, tetapi kita lihat lagi bagaimana kualitas dia sebenarnya setelah sempat bermain di Liga India. Bisa saja Obiora tak masuk dalam tim kalau permainannya ternyata sudah jauh menurun. Memang kita sudah meminta masukan dari banyak orang termasuk pelatihnya dulu di Persebaya, tetapi ya itu tadi, kita tetap melakukan seleksi,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Direktur Operasional Persisam Putra, Erwin D Budiawan. Menurut Erwin, Obiora memang seorang striker dengan kualitas bagus saat berbaju PSM Makassar, Sriwijaya FC bahkan Persebaya Divisi Utama. Tetapi jelas tak bisa disamakan kondisinya dulu dengan sekarang, apalagi Obiora kata Erwin sempat merumput di luar Indonesia.
“Sekarang kita juga banyak opsi pemain di lini depan. Lancine Kone tak canggung memainkan peran sebagai tukang jebol gawang. Kita juga masih punya Aldaer Makatindu dan Lerby serta Ferdinand Sinaga. Memang akan lebih bagus kalau Obiora masuk dalam tim, tapi kita lihat saja nanti,” ujarnya.
Menurut Erwin didorongnya Kone ke depan juga tak membuat lini tengah menjadi lemah. Sebab Ebrahim Lovenian dan Dian Irawan bisa memainkan perannya dengan baik. Pun dengan Loudry Meilana yang kerap dimainkan sebagai pengatur serangan.
“Sayang memang Fajar Legian belum sembuh dari cederanya. Kalau Fajar ada dalam tim, pelatih akan lebih banyak punya pilihan baik di depan maupun di tengah,” terang Erwin.
Obiora sendiri saat ini sudah berada di Samarinda. Namun ia baru akan menjalani latihan bersama pemain lainnya sore ini.
“Kita tunggu saja bagaimana pelatih memberikan penilaian, kalau memang bagus maka kita masukan dalam tim. Tapi kalau tidak, saya pikir tak terlalu masalah karena seperti saya bilang tadi, kita banyak punya opsi lain di lini depan,” tegasnya.

Tidak Dengarkan kata Setan adalah Rahasia Persisam Hancur Leburkan SFC

Tidak Dengarkan kata Setan adalah Rahasia Persisam Hancur Leburkan SFC
Penampilan Persisam Putra saat membungkam Sriwijaya FC malam tadi di Stadion Segiri, seolah membuktikan kalau pemain muda bisa dipercaya. Determinasi tinggi yang diperlihatkan Bayu Gatra, Dian Irawan dan pemain lainnya, membuat Sriwijaya yang dipenuhi pemain berpengalaman jadi sulit mengembangkan permainannya. Dan salah satu kunci kemenangan Persisam Putra kata Sartono Anwar ada pada kekuatan pemainnya terus memainkan tempo tinggi selama 75 menit.
“Sayang memang anak-anak tak bermain dalam tempo tinggi sampai pertandingan berakhir. Tapi saya nilai itu sangat wajar. Satu hal yang tidak saya sangka, pemain terus mau berlari dan banyak gol terjadi malam ini (malam tadi, Red), “ ujar Sartono pada wartawan dalam sesi jumpa pers.
Dikatakan Sartono, kekuatan fisik pemainnya karena ia selalu bilang agar pemain jangan ikuti kata setan saat kekuatan fisik sudah menurun. Sebab hal tersebut akan membawa dampak tak bagus pada pemain itu sendiri.
“Kalau pemain capek, itu karena ada bisikan setan yang mengatakan “ kamu sudah capek dan lelah”. Tapi kalau kita lawan kata-kata setan tersebut, percayalah kekuatan akan selalu ada pada pemain. Makanya saya bilang pada pemain, jangan ikuti kata setan,” ujarnya serius.
Meski menang dengan skor banyak, namun dua gol yang bersarang ke gawang Usman Pribadi dinilainya tak perlu terjadi. Ini yang sebelumnya ia katakan, fokus dalam suatu pertandingan itu harus sampai wasit meniup peluit panjang.
“Kita lengah dalam posisi di akhir pertandingan. Tapi satu hal yang harus diingat, lawan kita adalah Sriwijaya FC, tim yang kuat dan punya mental juara. Yang jelas ada perbaikan untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” paparnya.
Dalam jumpa pers tersebut, pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi enggan memberikan komentarnya soal wasit. Ia menilai kesalahan yang dilakukan wasit sangat wajar. Sementara Sartono Anwar sedikit menyesalkan beberapa keputusan wasit.
“Ada beberapa pelanggaran tak perlu yang harusnya tak usah ditiup. Tapi saya lihat wasitnya bagus dan masih muda. Kalau dia tahan akan tekanan yang  terjadi di lapangan, saya yakin ia akan memimpin pertandingan dengan baik,” pungkasnya. (upi)

Persisam vs Sriwijaya = 4-2 , Dendam Terbalas

Persisam vs Sriwijaya = 4-2 , Dendam Terbalas
Persisam Putra Samarinda berhasil membalaskan dendam final Inter Island Cup kepada Sriwijaya FC ketika bertemu pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 20 Januari 2013.

Sebelumnya, Pesut Mahakam gagal merengkuh trofi turnamen pra-musim itu setelah menyerah lewat drama adu penalti. Padahal Persisam sempat dua kali unggul dalam duel pamungkas tersebut.

Namun cerita menjadi berbeda ketika Persisam bermain di bawah dukungan publiknya. Tim asuhan Sartono Anwar melibas Laskar Wong Kito 4-2. Ferdinand Sinaga membuka kemenangan Persisam di menit 30. Dia menaklukkan kiper Ferry Rotinsulu dengan tendangan kaki kiri usai melewati dua bek Sriwijaya. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Babak kedua, tepatnya menit 52, Ferdinand mencetak gol keduanya di pertandingan tersebut. Lalu di menit 68 giliran Lancine Kone memperbesar keunggulan Persisam menjadi 3-0.

Boakay Foday sempat memperkecil ketertinggalan Sriwijaya di menit 71. Namun pada menit 80, Persisam kembali menambah pundi-pundi gol.

Angka keempat Persisam di dapat melalui eksekusi penalti Kone. Hadiah tendangan dari titik 12 pas didapat usai Ferdinad dijatuhkan oleh Rifky Mokodomvit.

Atas aksi terlarangnya, kiper yang masuk menggantikan Ferry Rotinsulu di paruh waktu kedua itu juga diganjar kartu merah. Dan karena sudah menghabiskan jatah pergantian pemain, pelatih Kas Hartadi terpaksa menunjuk bek Abdulrahman untuk berdiri di bawah mistar.

Jelang laga usai, tepatnya menit 90, Sriwijaya kembali berhasil memperkecil ketertinggalan. Kali ini giliran Diogo Santos yang mencatatkan namanya di papan skor. Pertandingan disudahi dalam kedudukan 4-2 untuk kemenangan Persisam.

Susunan pemain:
Persisam: Usman Pribadi, Joko Sidik, Pierre Njanka, Muhamad Roby, Dias Angga, Ibra Lovinian, Dian Irawan, Ahmad Sumardi, Ferdinand Sinaga, Lancine Kone, Bayu Gatra.

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu, Mahyadi Pangabean, Diogo Santos, Abdulrahman, Taufiq Kasrun, Ponaryo Astaman, Ahmad Juprianto, Ramdani Lestaluhu, Boakay Foday., Sutan Samma, Hilton Moreira.

Persisam vs Sriwijaya : Aroma Balas Dendam

Persisam vs Sriwijaya : Aroma Balas Dendam
Laga ketiga Sriwijaya FC pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013 diawali dengan menantang Persisam Samarinda di stadion Segiri, Samarinda, malam ini (siaran langsung ANTV Pukul 19.00 WIB). Namun merupakan debut bagi striker asal Brazil Hilton Moreira pasca kembali bergabung dengan tim Laskar Wong Kito.
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi menyatakan timnya akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, kecuali Erick Weeks dan Aliyuddin. “Hilton dalam kondisi bagus, tentu akan dimainkan. Pengalamannya selama ini, diharapkan bisa membantu produktifitas lini depan Sriwijaya FC,” ujar Kas.
Dari segi permainan, pria asli Solo ini menegaskan tetap akan berpegang pada pola andalannya, 4-2-3-1. Dibawah mistar berdiri kiper utama Ferry Rotinsulu yang telah pulih cedera. Didepannya ada Mahyadi Panggabean, Abdul Rahman, Diogo Santos, dan Taufik Kasrun. Duet gelandang bertahan akan kembali ditempati Ponaryo Astaman dan Ahmad Jufrianto. Bergeser kedepan ada trio M Fakhrudin, Sultan Samma, serta Foday untuk menyokong striker tunggal Hilton Moreira.
Dijelaskan Kas, pulihnya Ponaryo dan Ferry akan menambah kepercayaan diri pemain lainnya. “Keduanya selama ini menjadi panutan dan andalan di Sriwijaya FC. Secara kualitas sangat baik, selain itu kehadiran keduanya juga bisa mempengaruhi mental pemain lawan,” imbuhnya.
Sriwijaya FC sebenarnya telah bertemu dengan Persisam pada turnamen pemanasan Inter Island Cup (IIC) 2012, lalu. Di babak final, Ponaryo dan kawan-kawan berhasil mempecundangi Persisam lewat drama adu penalti.
Motivasi moril juga diberikan asisten Manajer Sriwijaya FC Muchendi Mahzarekki. Putra Bupati OKI Ishak Mekki ini akan menyusul tim ke Samarinda membawa serta pemain asal Korea Min Kyung Bim.
“Kondisi Min memang masih sedikit cedera. Tapi kita ingin Min cepat bersosialisasi dan beradaptasi dengan tim, mudah-mudahan bisa main lawan persisam ,” tegas pemuda yang akrab disapa Endi ini.
Sementara pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar mengingatkan para pemainnya mengambil pelajaran dari pengalaman IIC 2012, demi mendapatkan hasil maksimal. “Tim kami sempat unggul dua kali dan akhirnya bisa dikejar pada menit akhir. Yang menyakitkan tim kami harus kalah dalam adu penalti. Momen ini harus tetap menjadi ingatan anak-anak pada pertandingan Minggu besok sebagai motivasi mereka,” kata Sartono.
Sartono menguraikan, pelajaran berharga dari pertandingan itu adalah pemain harus menjaga konsentrasi di sepanjang laga utamanya menit akhir. Disamping itu, dalam sepakbola tim bisa saja bertanding di babak perpanjangan waktu. “Intinya kesiapan fisik harus tetap dijaga untuk menjalankan taktik dan strategi bertanding,” urai Sartono.
Raihan kemenangan, menurut Sartono, sangat wajar dijadikan target saat menghadapi Sriwijaya mengingat saat ini Persisam bertanding di kandang. “Saya rasa para pemain juga sepakat untuk berusaha membalas kekalahan kita di Inter Island Cup, apalagi ini pertandingan perdana kami di kandang,” urai Sartono.
Disinggung strategi pengawalan terhadap pemain Sriwijaya yang dianggap berbahaya, Sartono mengaku tak mengintruksikan para pemainnya untuk melakukan pengawalan khusus terhadap satu atau dua orang pemain. Termasuk penyerang andalan Sriwjaya Tantan dan Edy Foday.
Sartono lebih mengintruksikan pemainnya melakukan pengawalan secara kolektif kepada semua pemain yang ada di lapangan. “Sriwijaya bisa bermain bukan satu atau dua orang, namun semuanya punya potensi berbahaya dan patut untuk diwaspadai. Maka para pemain harus tetap waspada,” tegas Sartono. (wd)

Perkiraan pemain
Persisam (4-3-3)
Usman (K), A Sumardi, M Roby, Njanka, Joko Sidik, Diaz Angga, Kone, Irawan, Rahel, Bayu Gatra, F Sinaga.
Pelatih: Sartono Anwar

Sriwijaya FC (4-2-3-1)
Ferry (K), Mahyadi, Abdul Rahman, Diogo, Taufik, Ponaryo, Jufrianto, M Fakhrudin, Sultan Samma, Foday, Hilton.
Pelatih: Kas Hartadi

Donal Ikut Seleksi Persisam , Obiora Segera

Donal Ikut Seleksi Persisam , Obiora Segera
Tidak butuh waktu lama bagi Persisam Putra untuk mencari pengganti Ronaldo Barbosa. Kemarin, satu pemain asing terlihat bergabung dalam sesi latihan Persisam. Belakangan diketahui pemain tersebut bernama Donal.


“Iya, kami kedatangan pemain asing lagi, Donal namanya,” kata pelatih Sartono Anwar usai memimpin latihan. Ketika ditanya lebih jauh mengenai asal negara Donal dan klub terakhirnya, Sartono mengaku belum mengetahuinya. “Wah, saya belum tahu itu (identitas Donal). Ada pemain saya latih, jika bagus direkomendasikan, kalau kurang ya dipulangkan,” imbuhnya.

Dalam latihan di Stadion Segiri tersebut, Sartono terlihat menguji kemampuan Donal bermain secara tim. Karena baru saja bergabung, pelatih yang pernah menukangi PSIS Semarang ini belum berani memutuskan apakah Donal akan dimainkan saat melawan Sriwijaya FC (SFC) besok (20/1) atau tidak.

“Lihat besok pagi (hari ini) dulu. Siapa yang siap, itu yang akan bermain. Mungkin juga ada pemain baru yang datang,” ungkap Sartono.

Sebelumnya, Anorue Richard Obiora dikabarkan akan merapat ke Persisam. Bila tidak ada halangan, pemain yang pernah membela PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Sriwijaya FC itu akan ikut berlatih pagi ini.

Kamis (17/1) lalu, manajer Persisam Agus “Coeng” Setiawan mengklaim telah berbicara kepada agen Obiora terkait kedatangan pemain asal Nigeria tersebut. “Saya sudah berbicara dengan agennya. Soal harga juga sudah dibicarakan dan kami meminta kepada agennya agar Obiora segara datang ke Samarinda,” kata Agus.

“Dari keterangan kami dapat, semua mengatakan kalau Obiora pemain bagus dan sudah sangat berpengalaman di sepak bola Indonesia. Makanya kami segera mendatangkan dan mendaftarkan namanya ke PT Liga,” sambungnya.(gj)

Persisam Berencana Buka Outlet Resmi Penjjualan Aksesoris Klub

Persisam Berencana Buka Outlet Resmi Penjjualan Aksesoris Klub
Pendukung Persisam Putra tampaknya harus bersabar untuk mendapatkan jersey resmi tim Pesut Mahakam yang belakangan ini begitu diburu keberadaannya. Pasalnya, manajemen belum memastikan kapan mereka akan meresmikan jersey yang sudah ‘dipamerkan’ para penggawa Persisam dalam dua pertandingan di Indonesia Super League (ISL) 2013.

“Masih harus menyesuaikan kondisi sebelum bisa dipastikan kapan kami akan merilis produk (jersey) tersebut,” terang Direktur Operasional Persisam Putra, Erwin D Budiawan. Menurut Erwin, manajemen masih harus menyelesaikan beberapa hal sebelum menyebarluaskan jersey ke pasaran.

Manajemen berencana terlebih dulu menetapkan sponsor yang nantinya menghiasi kostum. Sejauh ini, baru BPD Kaltim yang mencontengkan logonya di jersey Persisam musim ini. Jika sponsor sudah terpenuhi, kata Erwin, baru produksi jersey dilakukan. “Masih ada beberapa (sponsor) yang belum memberikan kepastiannya. Untuk itulah kami menunggu,” terang Erwin.

Erwin mengatakan kalau seragam yang telah dikenakan tim selama dua pertandingan terakhir direncanakan akan dipakai hingga musim ini berakhir.

“Tampaknya akan terus dipakai hingga akhir musim kalau tidak ada masalah yang mengganjal,” terangnya lagi.

Mengenai distribusi, manajemen mengatakan kalau mereka akan mengelolanya sendiri. Rencananya, manajemen akan membuka outlet resmi khusus menjual aksesori Persisam. “Tidak hanya jersey, semua aksesori yang berkaitan dengan Persisam bisa ditemukan di sana,” tukasnya. Mengenai di mana lokasinya dan kapan akan dibuka, Erwin belum bisa membeberkan.

Sejak mentas di ISL 2009/2010, Persisam di-endorse produk olahraga asal Italia, Lotto. Jalinan kerja sama tersebut dijalin selama tiga tahun. Di musim ini, Persisam mencoba sentuhan produk lokal, Bold, yang diketahui merupakan usaha milik mantan gelandang mereka, Eka Ramdani.

Pihak Eka sendiri menyebut jika pengadaan jersey masih dalam proses. Prioritas utamanya diperuntukkan untuk keperluan tim menggelar pertandingan. Kabarnya, awal Februari, seragam Persisam mulai disebar luaskan.  (*/ndy/er)