UP
    Latest News
Showing posts with label PSPS. Show all posts
Showing posts with label PSPS. Show all posts

Tawuran GOBLOK nan Alay Sesama Suporeter PSPS di Serahkan ke Polisi

Tawuran GOBLOK nan Alay Sesama Suporeter PSPS di Serahkan ke Polisi
Tewasnya salah seorang anggota kelompok suporter PSPS, Tegar Saputra (15), akibat bentrok Konyol , goblok nan alay dari sesama suporter  psps jelang pertandingan PSPS Kampar Riau menghadapi Persepam Madura, sangat disayangkan tim PSPS. Manajer PSPS, Boy Sobirin mengucapkan turut berduka cita dan meminta persoalan ini diselesaikan dengan baik.

''Masalah bentrok ini sudah ditangani aparat penegak hukum. Sudah ditangan polisi. Kita percayakan kepada aparat kepolisian,'' jelas Boy Sobirin di Rumah Sakit Lancang Kuning, Pekanbaru, Minggu (10/3/2013).

Boy Sobirin juga menghimbau semua kelompok untuk bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan apapun. ''Mari serahkan semuanya kepada aparat,'' ujarnya.

tim dan suporter PSPS tengah berduka. Pasalnya, jelang pertandingan PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, terjadi bentrok antara dua kelompok suporter yaitu kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955, di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar, Riau.

Bentrok berawal dari saling ejek di perjalanan dan berakhir dengan bentrok. Namun awalnya bentrok ini bisa diamankan oleh pihak kepolisian. Namun naas, beberapa orang rombongan Asykar Theking ternyata tertinggal dari kelompoknya, dan saat berpapasan dengan kelompok Nord, karena jumlah yang tak berimbang, kelompok Asykar Theking dihajar oleh Nord hingga terluka parah.

Paling tidak tiga orang dilarikan ke RS Lancang Kuning, namun naas bagi Tegar Saputra, yang masih berumur 15 tahun akhirnya meninggal karena pendarahan pada bagian kepala yang sangat serius. Tegas sempat mendapat pertolong beberapa jam, namun nyawanya tak tertolong. Sementara dua rekannya yang lain saat ini masih mendapat pertolongan intensif dari rumah sakit.
Saat ini, jenazah Tegar Saputra telah disemayamkan di rumah duka di Jalan Hang Jebat Pekanbaru. (ad)

GOBLOK ! Sesama Suporter Psps Tawuran , Satu Tewas !

GOBLOK ! Sesama Suporter Psps Tawuran , Satu Tewas !
Tim dan suporter PSPS tengah berduka. Pasalnya, jelang pertandingan PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, terjadi bentrok antara dua kelompok suporter yaitu kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955, di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar, Riau.

Bentrok berawal dari saling ejek di perjalanan dan berakhir dengan bentrok. Namun awalnya bentrok ini bisa diamankan oleh pihak kepolisian. Namun naas, beberapa orang rombongan Asykar Theking ternyata tertinggal dari kelompoknya, dan saat berpapasan dengan kelompok Nord, karena jumlah yang tak berimbang, kelompok Asykar Theking dihajar oleh Nord hingga terluka parah.

Paling tidak tiga orang dilarikan ke RS Lancang Kuning, namun naas bagi Tegar Saputra, yang masih berumur 15 tahun akhirnya meninggal karena pendarahan pada bagian kepala yang sangat serius. Tegar sempat mendapat pertolong beberapa jam, namun nyawanya tak tertolong. Sementara dua rekannya yang lain saat ini masih mendapat pertolongan intensif dari rumah sakit.

bentrok sesama suporter PSPS terjadi, Minggu (10/3/2013) siang jelang laga PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura. Bentrok terjadi di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar antara kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955. Namun pihak kepolisian berhasil mengamankan. Namun ternyata bentrok berlanjut hingga terjadi penyerangan terhadap sisa kelompok Asykar Theking yang tertinggal dari kelompoknya.

Saat ini, jenazah Tegar Saputra telah disemayangkan di rumah duka di Jalan Hang Jebat Pekanbaru. (ti)

Psps vs Persepam MU = 0-1 , Busa menangkan Sapeh Kerep

Psps vs Persepam MU = 0-1 , Busa menangkan Sapeh Kerep
PSPS Pekanbaru gagal meraih poin penuh di laga tandang saat menjamu Persepam Madura United (MU) dalam laga lanjutan ISL, Minggu 10 Maret 2013. Gol tunggal MU yang dicetak Busari menangkan MU atas PSPS dengan skor tipis 1-0.

Sapeh Kerap -julukan MU- langsung unggul dua menit selepas kick-off dalam laga di Stadion bangkinang . Gol Busari membuat tuan rumah terdiam. Tim asuhan Daniel Roekito itu sempat berada di bawah tekanan Asykas Bertuah. Namun tim yang bermarkas di Bangkalan, Madura itu bisa mengantisipasi tekanan PSPS dengan baik.

Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Di babak kedua, MU terus berupaya mendominasi pertandingan. Namun sampai peluit panjang dibunyikan, tim promosi itu menjaga keunggulan itu. Hasil ini membuat K-Conk Mania, julukan pendukung MU bisa bernapas lega. Tim yang identik dengan warna Merah Putih itu tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir.

Hasil ini membuat posisi MU naik lima peringkat dari posisi 12 ke urutan 7 dengan mengemas 14 poin. Sedangkan, kekalahan dari tangan MU membuat PSPS sementara waktu harus puas di rangking 14 dengan 10 poin. Ini menjadi kekalahan ke dua tim asuhan Mundari Karya itu dalam enam laga terakhir.(egd)

VIDEO : Diperkuat Rohit Chand , Nepal cukur North Mariana Island 6-0

VIDEO : Diperkuat Rohit Chand , Nepal cukur North Mariana Island 6-0
Pemain PSPS , rohit chand yang absen dari psps karena harus membela timnas nepal di ajang AFC chalenge cup 2013 berhasil membawa negara mengkandaskan timnas north mariana island di lag perdana ajang tersebut . Diturunkan sejak menit pertama dan bermain full selama 90 menit , walau tidak mencetak gol , kehadirannya membawa warana tersendiri bagi jantung pertahanan nepal yang pada laga tersebut tidak mendapat banyak perlawanan berarti. AFC chalenge cup sendiri adalah ajang bagi negara-negara antah berantah yang tidak ikut dalam piala asia . gol-gol nepal dicetak oleh : 4′ Bharat Khawas 30′ Shahukhala (pernah ikut seleksi di sriwijaya fc) 40′ Bharat Khawas 58′ Raju Tamang 67′ Sandip Rai 70′ Bharat Khawas

Persita vs Psps = 0-0

Persita vs Psps = 0-0
Persita Tangerang kembali menuai hasil kurang memuaskan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion  Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Sabtu (2/3). Bertindak selaku tuan rumah, Persita hanya bisa bermain imbang tanpa gol dengan PSPS Pekanbaru.

Serangan Persita di pertandingan ini kembali ditumpukan ke striker Cristian Carasco. Penyerang yang terkenal dengan selebrasi topeng Spiderman-nya itu hampir membawa Persita unggul di menit 21.

Dari sebuah tendangan bebas Cristian Carrasco melancarkan tendangan keras yang membentur mistar gawang PSPS. Bola rebound berhasil direbut Kim Dong-Chan yang coba melakukan rebound. Sayang tendangan masih di hadang pemain belakang belakang PSPS.

PSPS yang berusaha membalas lewat Makan Konate. Upayanya di menit 37 belum membuahkan hasil. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti belum tepat ke bidang sasaran.

Rudi Widodo hampir membuat PSPS memimpin jelang babak pertama usai. Sundulan kepalanya belum membuahkan hasil karena melebar dari jala gawang Persita uang dijaga Mukti Ali Raja.

Pertandingan di babak kedua tidak banyak mengalami perubahan. Tuan rumah kembali mendapat peluang lebih dulu di menit 67. Penetrasi Ade Jantra, di kotak penalti PSPS gagal membuahkan hasil. Kali ini tendangan keras Ade tidak menemui sasaran.

Di sisa waktu yang ada PSPS dan Persita terus mencoba saling membongkar pertahanan lawan. Peluang terakhir Pape di tiga menit jelang pertandingan usai masih gagal berbuah gol berkat kecemerlangan Mukti Ali Raja. (an)

Susunan pemain

Persita: Mukti Ali Raja, Windu Hanggoro, Luis Duran, Rio Ramandika, Rizky Rizal Ripora (Aldi Al Achya '71), Maman Jetong, Javad Moradi, Ade Jantra Lukmana, Kim Dong-Chan (Junaidi '71), Andy Dwi Kurniawan (Dibyo Previan Caesario '60), Cristian Carrasco

PSPS: Fance Hariyanto, Bobby Satria, Jacques Joel Tsimi, Ambrizal, Glend Poluakan, Ade Suhendra, Lee Su-Hyong (Trias Budi Susanto '63), Rudi Widodo, Jibby Wuwungan (M. Isnaini '68), Makan Konate, Pape Latyr N’Diaye

DP Kontrak 15 Persen Pemain Asing PSPS Belum Dibayar

DP Kontrak 15 Persen Pemain Asing PSPS Belum Dibayar
Ternyata bukan hanya M Ilham sendiri yang belum mendapatkan uang muka atau DP kontrak 15 persen dari pihak PSPS. Para pemain asing ternyata belum menerima.

Seperti diketahui, sebelumnya terkuak alasan M Ilham tidak tampil kala PSPS ditekuk Persib dengan skor 1 - 4. Ternyata, permasalahan belum diterimanya DP kontrak 15 persen menjadi penyebab. Ternyata pemain asing juga belum menerima.

Hal ini dikatakan oleh pemain asing, Tsimi Joel., Kamis (28/2) Tsimi mengatakan belum menerima pembayaran DP kontrak 15 persen tersebut. Malah Tsimi heran dengan pertanyaan wartawan.

"Siapa bilang kami sudah terima. Sampai sekarang belum ada," kata Tsimi, pemain berposisi belakang ini  .

Sebelumnya, pada pekan lalu manajemen PSPS mengklaim sudah membayarkan DP kontrak 15 persen kepada pemain. Beberapa pemain lokal kepada wartawan  memang membenarkan sudah menerimanya. Namun beberapa pemain ternyata belum menerima. Sebut saja M Ilham dan Tsimi Joel.

Pelatih kepala PSPS Mudari Karya yang ditanyai mengenai DP kontrak ini, tak membantah bahwa beberapa pemain belum menerimanya. Termasuk pemain asing yang dikabarkan belum menerima.

Mundari pun mengatakan para pemain asing memang belum menerima DP kontrak 15 persen tersebut. Mundari memperkirakan, dalam waktu dekat pembayaran akan dilakukan.

"Memang kabar yang ditanyakan itu benar. Pemain asing sepertinya belum. Tapi akan segera dibayarkan. Saya berharap pemain tetap semangat main dan tidak menjadikan alasan," kata Mundari.

Manajer PSPS, Boy Sabirin kepada wartawan, Kamis (28/2) sore tidak mmebantah mengenai belum dibayarnya DP kontrak 15 persen tersebut. Namun kali ini Boy Sabirin mengatakan pembayaran DP kontrak 15 persen ke pemain asing sifatnya setengah.

Apakah pembayaran sementara menjadi 7,5 persen? "Kalau pemain asing sifatnya separoh memang," kata Boy.

Kmebali Boy mengatakan segala hak - hak pemain akan diselesaikan sebelum permainan di kandang nanti, kala PSPS menjamu Persepam Madura pada 10 Maret nanti. Termasuk mengenai gaji pemain yang sejak awal musim ini belum dibayarkan.(sf)

Hari Ini Rohit Chand Ultah , Kembali gabung PSPS dari Nepal tanggal 9 Maret

Hari Ini Rohit Chand Ultah , Kembali gabung PSPS dari Nepal tanggal 9 Maret
-Hari ini pemain bintang timnas nepal yang memperkuat psps berulang tahun . Selalu menjadi andalan psps di setiap laga membuat kepergiannnya membela timnas nepal  menjadikan psps nampak kurang seimbang .PSPS terpaksa harus bermain tanpa kehadiran gelandang bertahan Rohit Chan kala melakukan tour laga tandang ke Pulau Jawa, menantang Persib Bandung dan ke Persita Tengerang. Sebab Rohit harus kembali kenegaranya, Nepal untuk membela tim nasionalnya.

Namun Rohit diperkirakan tidak akan lama meninggalkan PSPS. Diperkirakan,hanya dua laga tandang ini saja Rohit absen dari PSPS. Setelah itu, Rohit kembali lagi bersama PSPS.

"Rohit untuk dua laga tandang ini saja absen. Setelahnya, sudah bergabung dengan kita," kata pelatih kepala PSPS Mundari Karya kemarin.

Mundari menjelaskan, Rohit menjalani laga bersama timnas Nepal pada tanggal 2 dan 6 Maret nanti. Setelah itu, Rohit akan kembali bertolak ke Pekanbaru untuk bergabung bersama rekan - rekan PSPS lainnya.

"Tanggal 8 Maret, Rohit sudah di Singapura. Berarti tanggal 9 sudah bergabung bersama kita di Pekanbaru," ujarnya.

Bila semua berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, berarti Rohit akan bisa tampil kala PSPS kembali melakoni laga kandang di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang kala menjamu Persepam Madura pada tanggal 10 Maret nanti.

Namun belum diketahui apakah kala laga kandang tersebut Rohit sudah bisa diturunkan atau tidak. Sebab faktor kebugaran juga menjadi perhatian pelatih menurunkan seorang pemain.

"Jangan dulu kita cerita bisa diturunkan atau tidak saat lawan Persepam nanti. Karena faktor keburagaran juga harus kita perhatikan," ujar Mundari.

Rohit selalu menjadi pilihan Mundari dalam setiap pertandingan PSPS. Ia berduet dengan Ade Suhendra menghalau serangan lawan. Walau cedera pun, cedera ringan, Mundari tetap memilih Rohit. (chu)

Persib vs Psps = 4-1 , Mengejutkan di Awal , terkejut di Akhir

Persib vs Psps = 4-1 , Mengejutkan di Awal , terkejut di Akhir
 Persib menang telak 4-1 (1-1) atas PSPS pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 pada pertandingan kandang di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (27/2/13). "Asykar Bertuah" unggul lebih dulu lewat sepakan Makan Konate pada menit ke-2. Sementara gol balasan "Pangeran Biru" dilesakkan Supardi pada menit ke-25, Sergio van Dijk (55), M Ridwan dan Dzumafo pada menit 70 dan 80.
Menit ke-13 "Maung Bandung" mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Berawal dari hands ball pemain belakang PSPS, Ambrizal, berbuah tendangan bebas bagi Persib. Sayang, set piece yang diambil Sergio van Dijk masih melambung di atas mistar gawang PSPS yang dikawal Amin Syarifidin.
Berawal dari aksi individu Kenji Adachihara, pada menit 31 Persib memeroleh peluang untuk berbalik unggul. Namun, tendangan kaki kanan penyerang asal Jepang itu masih belum menemui sasaran. Berselang 3 menit, tendangan kaki kiri Sergio juga masih membentur tiang.
Setelah melesakkan gol cepat, pasukan Mundari Karya praktis hanya bisa bertahan untuk menghalau gempuran serangan tim besutan Djadjang Nurdjaman.
Pada pertandingan yang ditonton langsung sekitar 20 ribu penonton itu, pelatih Djadjang Nurdjaman melakukan sejumlah rotasi pemain. Posisi penjaga gawang yang biasa dihuni I Made Wirawan diganti Shahar Ginanjar. Pada sektor belakang, Maman Abdurahman masuk dalam starting eleven. Pada pertandingan tersebut, Persib menggunakan formasi 4-3-3, sedangkan PSPS 4-2-3-1. Peluit babak pertama ditiup, kedua tim masih sama kuat. 1-1
Memasuki babak kedua Firman Utina dan kawan-kawan langsung mendominasi permainan dengan mengurung barisan pertahanan PSPS yang digalang Tsimi Jaques. Berawal dari umpan silang M Ridwan, pada menit 55 sundulan Sergio van Dijk terlalu deras untuk dihalau kiper Amin Syarifidin. Persib berbalik unggul 2-1.
Pertandingan berjalan 70 menit, penyerang keturunan Belanda itu kembali mengancam gawang "Asykar Bertuah". Namun, kali ini sundulan kerasnya masih bisa digagalkan Amin. Lima menit kemudian Persib memperlebar jarak melalui sundulan M Ridwan.
Memanfaatkan umpan silang Atep, mantan pemain tim nasional Indonesia itu mengarahkan bola ke tiang jauh gawang lawannya sehingga mengubah skor menjadi 3-1.
Keunggulan Persib semakin jauh setelah menit 80 Herman Dzumafo menciptakan gol melalui titik penalti. Hingga peluit panjang ditiup, Persib unggul 4-1.(sf)

Manajemen PSPS akhirnya Lunasi DP 15 Persen Kontrak Pemain

Manajemen PSPS akhirnya Lunasi DP 15 Persen Kontrak Pemain
Manajemen PSPS memenuhi janji untuk membayar DP (down payment) kontrak pemain dan pelatih sebelum berangkat ke Bandung. Hak pemain dan pelatih tersebut dicairkan Sabtu (24/2).

Uang 15 persen dari kontrak tersebut ada yang dikirim ke rekening pemain dan ada juga pemain yang mengambil langsung ke kantor manajer PSPS, Boy Sabirin.

“Alhamdulillah, janji kami untuk menuntaskan DP 15 persen kontrak pemain dan pelatih terpenuhi. Selanjutnya, gaji pemain yang akan kami pikirkan,” ujar manajer PSPS, Boy Sabirin, Ahad (24/2).

Hal ini diakui kapten PSPS, Ambrizal. “Ya, DP 15 persen kontrak sudah kami terima. Kami berterimakasih kepada manajemen. Selanjutnya, kami berharap gaji dibayar,” ujarnya.

Sejak awal musim ini, gaji pemain belum dibayar. Menurut Ambrizal, dalam satu musim mereka menerima gaji selama 10 bulan. Jadi, gaji per bulan tersebut merupakan sisa nilai kontrak yang dibagi 10 bulan.

Manajemen PSPS memang fokus membayar DP 15 persen pemain dan pelatih. “Total yang dibayarkan sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Boy Sabirin. “Kami harap pemain termotivasi,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan asisten pelatih, Afrizal. “Ya, DP 15 persen kontrak pemain dan jajaran pelatih sudah dibayar kemarin (Sabtu, red). Mudah-mudahan hal ini memotivasi pemain jelang laga away,” ujarnya.(sp)

FOTO : Pemain PSPS , Rohit Chand Tiba di Khatmandu untuk Bela Timnas Nepal

FOTO : Pemain PSPS , Rohit Chand Tiba di Khatmandu untuk Bela Timnas Nepal
Pemain psps asal nepal akhirnya tiba di khatmandu . Rohit chand dipastikan absen dalam 2 laga away psps yaitu saat melawan persib dan persita .

Rohit chand akan membela timnas nepal dalam ajang kualifikasi AFC Challenge Cup . Di pertandingan pertama tanggal 2 maret mendatang nepal akan bertemu dengan Northern Mariana Island.

kejuaraan AFC chalange cup ini adalah semacam piala AFF tapi untuk negara- negara asia selatan dan sekitarnya .
 Berikut ini beberapa foto kedatangan rohit di bandara Tribhuwan Internationalseperti dilansir goal nepal :











PSPS lepas Rohit Chand bela Timnas Nepal , Absen di 2 laga Away

PSPS lepas Rohit Chand bela Timnas Nepal , Absen di 2 laga Away
PSPS dipastikan kehilangan gelandang asal Nepal, Rohit Chan di dua laga tandang menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, 27 Februari dan Persita Tangerang di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan,  2 Maret mendatang.

Pemain yang bisa bermain di banyak posisi ini (bek sayap, stoper, gelandang bertahan dan gelandang serang) ini harus kembali ke Nepal untuk membela negaranya dalam pertandingan resmi FIFA.

“Kami menerima surat resmi dari PSSI Nepal dan FIFA yang memanggil Rohit untuk membela Nepal pada 2 hingga 6 Maret mendatang. Jadi, Rohit tak bisa membela PSPS di dua laga away,” ujar manajer PSPS, Boy Sabirin, Kamis (21/2).

Rencananya, hari ini Rohit berangkat ke Jakarta menuju Singapura dan selanjutnya terbang ke Nepal.

“Setelah membela negaranya, Rohit langsung bergabung dengan kami. Jadi 10 Maret saat laga kandang melawan Persipam Madura, Rohit sudah main,” ujarnya.

PSPS memang masih memiliki Ade Suhendra dan Lee So Hyung untuk mengisi pos gelandang bertahan. Namun, kualitas Rohit di atas kedua pemain tersebut. Bahkan, Rohit tak tergantikan kecuali cedera parah atau akumulasi kartu.

Selain Rohit, PSPS juga terancam tanpa Jibby Wuwungan saat lawan Persib. Sang pemain mengalami musibah yakni orang tuanya meninggal dunia di Manado.

 “Jibby gabung dengan tim saat di Jakarta,” ujar Boy.

“Kemungkinan Jibby tak main lawan Persib. Pasalnya selain karena dia tak ikut latihan dengan tim, secara psikologis musibah tersebut tetap akan mempengaruhi penampilan Jibby. Mungkin lawan Persita dia bisa main. Namun tergantung pelatih,” ujar Boy.(dg)

Hari Ini PSPS Pindah Mess ke Stanum

Hari Ini PSPS Pindah Mess ke Stanum
PSPS dipastikan menempati mess baru di kawasan rekreasi Bangkinang, Stanum, Rabu (20/2) hari ini.

Sebelumnya, Ambrizal dkk menempati Hotel Bangkinang Baru sejak pindah home base dari Pekanbaru dua pekan lalu.

Manajer PSPS, Boy Sabirin mengatakan mess di Stanum ini cukup kondusif karena suasananya yang alami dan nyaman. “Jarak dari lapangan juga tak jauh dan tak perlu waktu lama,” ujarnya  Selasa (19/2).

Selain suasana yang nyaman, pertimbangan pindah ke mess baru adalah terkait biaya. Kalau di Stanum biaya lebih irit karena dikelola Pemkab Kampar.

“Kalau di Hotel Bangkinang Baru jelas biayanya lebih mahal dibandingkan di Stanum,” jelasnya.

Boy menegaskan semua administrasi kepindahan dari Hotel Bangkinang Baru ke Stanum sudah diurus sejak kemarin. “Besok pagi (hari ini, red) anak-anak sudah disuruh pindah ke Stanum,” tambahnya.(ad)

Cetak Gol enak , Pemain Psps Pape Lyter Mengaku Ketagihan

Cetak Gol enak , Pemain Psps Pape Lyter Mengaku Ketagihan
-Sosok Pape Lyter menjelma menjadi pahlawan PSPS saat ini terlebih bila melihat dua laga terakhir yang dilakoni PSPS kala menjamu Arema Indonesia dan Gresik United. Dalam dua laga tersebut Pape mencetak gol.

Musim ini memang, pemain asal Senegal tersebut baru mencetak gol di dua laga tersebut. Koleksinya sejauh ini bersama PSPS pun baru mengemas dua gol dari tujuh laga yang sudah dilakoni Pape Layter yang terus selalu menjadi starter.

Disebut phalwan karena pemain berusia 26 tahun inilah yang memberi kemenangan perdana bagi PSPS musimdengan gol tunggalnya ke gawang Arema menit ke 42 pada Selasa pekan lalu di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang. Itu juga sekaligus gol perdana Pape bersama PSPS.

Kala menang atas Gresik United juga, Pape mencetak gol cepat yakni menit ke 6. Gol ini diyakini membuat mentak pemain Gresik turun sehingga Makan Kanote pun bisa memperlebar kemenangan PSPS menjadi 2 - 0 pada laga tersebut.

Bukan hanya dua gol yang ia sumbangkan. Kala PSPS ditahan imbang Persisam 1 - 1, Pape turut ambil meberi asist kepada Jibby yang. Menceyak gol pada pertandingan tersebut. "Dua gol dan satu asist saat ini," Pape menegaskan pencapainnya tersebut , Minggu (17/2).

Pape mengungkapkan berniat untuk selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan dan memberi PSPS kemenangan di kompetisi ISL musim ini.

"Motivasi saya adalah selalu mencetak gol bagi PSPS dan selau bisa memberi kemenangan," ujarnya.

Namun Pape mengatakan tidak membuat target dalam mencetak gol musim ini bersama PSPS. Semaksimal mungkin, ia akan berusaha mencetak gol. "Tidak ada target gol," ujarnya.

Saat ini di skuad PSPS sendiri, selain Pape, Makan Kanote juga mengoleksi jumlah gol yang sama. Didapat kala menahan imbang Pelita Bandung Raya (PBR) dan mengalahkan Gresik United.

Pape mengatakan saat berada dilapangan, ia berusaha untuk melupakan segala permasalahan yang ada terutama permasalahan di PSPS. Dilapangan permatian terpusat pada pertandingan.

Seperti diketahui, hingga saat ini skuad PSPS masih belum menerima hak - haknya berupa 15 persen uang muka kontrak serta gaji bulanan sejal Desember lalu. Walau bonus kemenangan sudah didapat pemain, namun mengenai hak - hak sesuai dengan kontrak tersebut tetap menjadi keluahan pemain.

"Tiga bulan kami belum gajian. Tapi kalau saya dilapangan, saya berusaha fokus ke pertandingan. Lupakan masalah yang ada," ujarnya.

Anda bahagia di PSPS ini? "Saya bahagia, tapi tidak full. Ini karena soal hak - hak yang belum dibayar ini," jawab Pape.

Makan Kanote sendiri emngungkapkan hal yang sama. "Gaji belum ada kami terima. Susah sekarang," kata Makan yang sedikit susah diajak berkomunikasi bahasa Inggris.

Penyelamat PSPS, bupati KamparJefry Noer sendiri beberapa waktu lalu mengakui belum membayar hak - hak pemain. Namun ia mengatakan sedang menunggu laporan manajemen mengenai keuangan. Segera hak - hak pemain akan dibayarkan.

Setelah melakoni dua laga kandang, saatnya PSPS siap - siap menghadapi laga tandang, Dua tim yang bakal ditandang yakni Persib Bandung dan Persita Tengerang. Skuad PSPS sendiri akan menjalani latihan mempersiapkan laga tandang ini yakni Selasa (19/2) nanti.(dg)

Hantam Gresik United , Psps diguyur Bonus 80 Juta

Hantam Gresik United , Psps diguyur Bonus 80 Juta
PSPS Kampar kembali meraih hasil positif. Dua kali bermain di markas baru di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Askar Bertuah meraup poin sempurna. Sabtu, (16/2), menjamu Persegres, Amrizal Cs menang 2-0. Dengan poin sembilan, PSPS mampu merangsek naik meninggalkan papan bawah di klasemen sementara.

Disaksikan ribuan pendukung setianya, gol PSPS diciptakan Ndiyae Pape Latyr babak pertama menit enam dan gol kedua diciptakan Makan Kanoute saat memasukiinjury time menit 89 babak kedua.

Kemenangan ini disambut suka cita Askyar Theking yang memenuhi stadion berkapasitas 7.000 tempat duduk ini. Bahkan, bonus langsung mengalir ke kantong pemain. Total Rp80 juta bonus diberikan antara lain oleh Bupati Kampar H Jefry Noer, tokoh masyarakat H Jon Erizal, Ketua DPD Demokrat Kampar Hj Eva Yuliana, Kadispenda Hj Kholidah MM dan Kadis Pendidikan Kebudayaan Jawahir MPd.

Jalannya pertandingan berlangsung ketat dan dalam tempo yang cukup tinggi. Pada menit-menit awal babak pertama, kedua tim berusaha untuk mencuri gol. Namun PSPS yang sudah akrab dengan situasi stadion Tuanku Tambusai mampu tampil penuh percaya diri. Gol yang dinantikan akhirnya tercipta pada menit ke enam, umpan lambung Glen Pauluakan yang disambut Makan Konate. Selanjutnya gelandang serang ini mengoper bola ke Pape. Dengan tenang pencetak gol semata wayang saat mempecundangi Arema kemarin ini berhasil membobol gawang Persegres yang dijaga Sandy Firmansyah.

Gol ini tercipta akibat kejelian Pape memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Persegres ketika terjadi kemelut di depan gawang. Dengan gol ini disambut histeria ribuan penonton.  Hasil 1-0 membuat Ambrizal dan kawan-kawan semakin percaya diri dan berusaha merebut peluang demi peluang. Sementara Aldo Bareto Cs terus menekan permainan PSPS, namun hingga turun minum permainan masih milik tim kebanggaan masyarakat Riau.

Memanasnya permainan sempat diwarnai dengan pelanggaran yang melibatkan permainan Persegres April Hadi pada menit ke 27 dan Park Chui Hyung pada menit ke 35. Alhasil, pemain Persegres tersebut dihadiahi kartu kuning oleh wasit.

Tempo permainan semakin meningkat di babak kedua. Meski bermain di bawah cuaca yang gerimis, namun para pemain tidak terpengaruh, karena masing-masing tim ngotot untuk terus merebut poin. Berkali-kali peluang PSPS muncul, namun eksekusi Pape gagal menambah gol. Upaya menambah gol juga dilakukan oleh pemain M Ilham namun tendangannya mampu ditangkap oleh penjaga gawang Persegres.

Pada menit ke 89, tepat saat pengumuman penambahan waktu selama tiga menit, gawang Persegres kembali bergetar. Tendangan dari Makan K mampu memperkokoh kemenangan PSPS. Skor 2-0, membuat Bupati Kampar H Jefry Noer dan rombongan bersorak gembira dari bangku VIP tribun barat. Skor tersebut bertahan untuk keunggulan PSPS.

‘’Kemenangan ini patut disyukuri, meski kita tak berharap muluk-muluk untuk langsung menerobos papan atas, namun setidaknya kita berusaha lepas dari zona degradasi. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pak Jefry,’’ ujar Pelatih PSPS Mundari Karya. Pelatih Persegres Suharno menyatakan secara keseluruhan timnya sudah berusaha bermain baik, hanya saja Suharno mengakui bahwa anak asuhannya lengah di awal babak pertama dan akhir babak kedua sehingga harus menelan kekalahan atas PSPS.

Bupati Kampar Jefry Noer menilai PSPS Kampar telah menunjukkan kelasnya sebagai klub yang mampu berbicara di level atas ISL. ‘’Kepastian masa depan dari PSPS telah mengangkat kepercayaan diri para pemain dan official dan ini dibuktikan dengan kemenangan beruntun di Stadion Tuanku Tambusai,’’ ucap Jefry.(dg)

Psps vs Gresik United = 2-0 , Lanjutkan Trend Positif di Bangkinang

Psps vs Gresik United = 2-0 , Lanjutkan Trend Positif di Bangkinang
Tim Askar Bertuah, PSPS tampil gemilang untuk kedua kalinya di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Sabtu (16/2/2013). Pada partai menghadapi Persegres Gresik sore ini, PSPS unggul 2-0.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton itu, PSPS tampil lebih percaya diri setelah pekan lalu berhasil menaklukan Arema Malang. Motivasi itu membuat PSPS tampil untuk menaklukkan peringkat dua ISL, Persegres Gresik.

Dua gol kemenangan PSPS diciptakan Ndiaye Pape Latyr pada menit ke-6 babak pertama dan Kanke pada menit ke-90 babak kedua.

''Alhamdulillah, anak-anak bermain baik dan disiplin. Kemenangan kedua di Bangkinang ini membuat kita lebih percaya diri. Dan kita harapkan akan terus berlanjut,'' ujar Asisten Pelatih PSPS, Afrizal.

PSPS Bidik Stanum Sebagai Mess Pemain

PSPS Bidik Stanum Sebagai Mess Pemain
PSPS resmi pindah home base ke Bangkinang Kampar sejak pekan lalu. Dengan demikian maka PSPS tak lagi menempati Wisma Benny Rumbai sebagai mess pemain.

Namun, di Bangkinang Askar Bertuah belum memiliki mess resmi.

Usai menang 1-0 atas Arema di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang, Rabu (12/2), Ambrizal dkk diinapkan di Hotel Bangkinang.

Rencananya pekan depan ana-anak Askar Bertuah akan ditempatkan di mess baru.

Hal ini diungkapkan manajer PSPS, Boy Sabirin, Kamis (14/2). “Rencananya, mess akan dipusatkan di Stanum (salah satu tempat rekreasi di Bangkinang, red). Mudah-mudahan saja anak-anak semakin termotivasi,” ujarnya.

Boy menegaskan motivasi pemain saat ini sangat bagus usai menang lawan Arema. Tak hanya itu, pemain semakin bersemangat karena perhatian besar yang diberikan Bupati Kampar, Jefry Noer. “Selain memberikan bonus Rp50 juta, pemain juga dijamu makan malam oleh Bupati Kampar,” ujarnya.

Boy berharap dengan perhatian ini, anak-anak semakin termotivasi untuk tampil sebaik mungkin ketika melawan Persegres di Stadion Tuanku Tambusai, Sabtu (16/2). “Mudah-mudahan hasil positif di Bangkinang berlanjut,” ujarnya.(aa)

Bupati Jefry Noer Ngaku Gaji Pemain PSPS Belum Dibayar

Bupati Jefry Noer Ngaku Gaji Pemain PSPS Belum Dibayar
-Walau sudah diambil-alih oleh Bupati Jefry Noer dalam konteks menyelamatkan PSPS dari krisis keuangan, namaun hingga kini pemain PSPS belum menerima hak - haknya. Belum diketahui kapan para pemain akan menerima haknya sesuai dengan kontrak pemain.

Belum dibayarnya gaji pemain PSPS ini ternyata dibenarkan oleh Bupati Kampar Jefry Noer. Jefry Noer mengatakan pihaknya telah meminta manajemen PSPS agar membuat laporan mengenai hak - hak pemian tersebut.

"Memang belum dibayar. Tapi saya sudah minta case flo. Mana yang sudah dibayar dan mana yang belum," kata Jefry Noer, Selasa lalu (12/2).

Dikatakannya, setelah mendapatkan lapoiran dari manjemen tersebut, maka pembayaran hak - hak pemain tinggal menunggu waktu saja. Menunggu laporan ini agar transparansi di PSPS semakin bagus.

Dikatakannya, dalam menyelamatkan PSPS ia melihat kebutuhan jangka panjang dna jangka pendek. Untuk kebutuhan jangka pendek, itu yang akan diutamakan Jefry Noer.

"Ada kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek meliputi uang kantong, uang makan dan lainnya," ujar Jefry.

Sejauh ini PSPS sendiri belum mendapatkan sponsor. Namun kala bertanding di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, branding sejumlah perusahaan sudah terpampoang dipinggir lapangan. Perusahan - perusahaan besar.

Jefry Noer mengatakan pihaknya sedang melakukan pendekatan ke perusahaan - perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut akan menjadi cikal bakal sponsor PSPS musim ini.

Seperti diketahui saat ini gaji pemain PSPS sejiak Desember lalu belum dibayar. Begitu juga dengan uang muka 15 persen kontrak belum diterima pemain.

Kembali ke skuad PSPS, kala menjamu Gresik United nnati, bek kiri Boby Satri dipastikan tidak bisa diturunkan karena harus menjalani sanksi kartu kuning. Saat ini Boby telah mengantongi tiga kartu kuning. Hal ini dktakan asisten pelatih PSpS Afrizal.

Selain itu, pemain - pemain yang cedera kala PSPS membungkam Arema dipastikan akan bisa tampil. Sebba cedera para pemain tergolong cedera ringan. (*)

Kapasitas Stadion Tambusai Akan Tambah , Psps enggan Main Malam

Kapasitas Stadion Tambusai Akan Tambah , Psps enggan Main Malam
Antusias penonton menyaksikan pertandingan PSPS di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang cukup tinggi, Selasa (12/2).

Membeludaknya penonton dan semangat masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan ini membuat Bupati Kampar, Jefry Noer berencana menambah kapasitas stadion tersebut menjadi 25 ribu.

Kapasitas stadion yang memiliki dua tribun ini adalah tujuh ribu tempat duduk. 

“Secara simultan akan kami mulai dengan menarik minat sponsor, lalu selanjutnya kami siap menambah kapasitas stadion ini menjadi lebih luas. Sekarang ini banyak penonton yang tidak bisa masuk,” ujar Jefry Noer, kemarin.

Saat PSPS lawan Arema lalu, masyarakat dan kelompok suporter yang tidak dapat masuk ke dalam Stadion harus rela berdesakan memanjat dinding.

Bahkan atap rumah warga juga menjadi sasaran empuk masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan, demikian pula pohon-pohon di luar stadion.

Melihat hal itulah, Jefry mengaku akan menambah kapasitas stadion menjadi lebih luas. Terlebih dirinya juga sudah meminta manajemen cash flow tim kepada pihak manajer. Dengan begitu ia dapat mengetahui berapa yang harus dipersiapkan keperluan anggaran.

“Kontrak, gaji dan bantuan kepada tim akan kami kaji terlebih dahulu makanya di lapangan terdapat berbagai merek perusahaan untuk menarik minat mereka membantu,” lanjutnya.

Jefry berniat menarik dukungan sponsor dari perusahaan-perusahaan besar di Riau melalui dana CSR.

Ini bisa dilihat di pinggir lapangan dimana banyak e-board yang menuliskan nama seluruh perusahaan seperti PDAM Tirta Kampar, Bumi Siak Pusako, Arara Abadi, Indah Kiat, RAPP, Bank Riau Kepri, Bank Sarimadu, Sinarmas, PTPN V, Surya Dumai dan beberapa perusahaan lain.

Ditanya apakah nama-nama perusahaan tersebut sudah memberikan bantuan sponsor, menurut Jefry sama sekali belum ada bantuan, namun tujuannya lebih untuk menarik minat perusahaan itu saja.

“Kalau kita memberikan ruang kepada mereka, mudah-mudahan ada bantuan langsung nantinya, saya akan rebut langsung dana CSR untuk membantu tim,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu Keputusan PSPS pindah home base ke Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kampar membawa berkah.

Di stadion kebanggaan masyarakat Kampar ini, PSPS pun sukses merebut kemenangan perdana ISL musim ini. Tapi, masalah tetap ada dengan keputusan pindah ke Kampar ini yakni terkait jadwal.

Berdasarkan jadwal awal ketika PSPS memakai Stadion Rumbai sebagai home base, Askar Bertuah beberapa kali dijadwalkan main malam hari dan ditayangkan live di salah satu Tv swasta. Namun, karena main di Kampar, manajemen akan mengusulkan perubahan jadwal lagi ke PT Liga Indonesia.

“Kami berupaya agar pertandingan tetap sore karena ini menyangkut penonton. Kalau main malam maka kami khawatir penonton akan berkurang, terutama yang datang dari luar Kampar,’’ ujar manajer PSPS, Boy Sabirin  rabu (13/2).

Boy menjelaskan Stadion Tuanku Tambusai memang bisa menggelar laga di malam hari dan ini sudah dibuktikan saat PON Riau lalu. Namun, untuk live penerangan stadion tersebut masih kurang sehingga dikhawatirkan pihak TV partner akan keberatan.

Jadi lawan Persegres, Sabtu (16/2) tidak live? “Menurut jadwal awal memang tidak live karena mainnya sore. Seharusnya lawan Arema kemarin yang live, tapi karena mendadak makanya batal. Tak tahu pula kalau digeser ke laga lawan Persegres. Kami juga belum dapat konfirmasi,” ujarnya.(dg)

Tampar Arema di Kampar Riau , Psps diguyur Rp 50 juta

Tampar Arema di Kampar Riau , Psps diguyur Rp 50 juta
PSPS berhasil meraih menampar tim mega bintang dengan kemenangan perdana musim ini kala menjamu Arema Indonesia, Selasa (12/2) di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kampar. PSPS menang tipis dengan skor 1 - 0 lewat Pape Latyr pada menit ke 42.

Kemenangan ini jelas membuat publik Kampar serta para suporter PSPS bersorak. Sebab ini kemenangan perdana dan didapat kala bermain perdan di Bangkinang setelah diambil-alih.

Bupati Kampar Jefry Noer, sosok yang mengambil-alih PSPS tak ketinggaran dalam bersorak. Bahkan kala wasit meniuplkan pluit panjang tanda pertandingan selesai, ia pun berjingkrak kegirangan. Kegembiraan ini pun disampaiakn pada direktur utama (Dirut) PT PSPS yang tepat berada disampingnya.

Sore itu Jefry Noer memang menonton langsung dari tribun VVIP. Tingkah Jefry bahkan seperti suporter PSPS yang wajahnya menunjukkan ketegangan kala PSPS tertekan di penghujung babak kedua. Ia pun terlihat sibuk melihat jam, sedikit gusar kala belum ada tanda - tanda wasit akan meniupkan pluit tanda pertandingan usai.

Asisten pelatih PSPS Afrizal dalam konfrensi pers mengatakan skuad Asykar Bertuah pertama - tama gugup menghadapi Arema yang pemainnya bertabur bintang dan di isi pemain - pemain top. Namun akhirnya Ambrizal cs bisa mengatasi ajal tersebut dan keluar sebagai pemenang.

"Ini kemenangan perdana kita. Dan ini merupakan hasil kerja keras pemain. Ini patut kita syukuri," kata Afrizal.

Pelatih Arema Indonesia Rahmad Darmawan pun menerima kekalahan timnya ini. Menurutnya, timnya kecolongan dari serangan balik pada pertandingan yang berjalan kurang menarik.

"Kita terima kekalahan ini walau sebenarnya kita harus dapat pinalti karena Ambrizal hands di kotal pinalti. Tapi wasit berkata lain dan itu kita terima," ujarnya.

Atas kemenangan ini, PSPS melompat jauh meningalkan zona degradasi dan menepati posisi 12, menganti kan Persiba. PSPS telah mengoleksi 6 poin sedangkan Persiba 5 poin.

Bukan hanya itu. Abrizal cs pun menerima dana sebesar Rp 50 juta yang merupakan bonus atas kemennagan ini. Dana sebanyak itu didapat dari PSPS sendiri memberi Rp 20 juta, Jefry Noer pribadi Rp 20 juta dan dari pejabat Bina Marga Kabupaten Kampar Rp 5 juta.

"Total bonusnya Rp 50 juta. Semuanya tunai langusng akan kita berikan," ungkap Jefry Noer usai pertandingan. (sad)

PSPS Tak Bisa Pakai Stadion Utama Riau

PSPS Tak Bisa Pakai Stadion Utama Riau
Keinginan manajemen PSPS untuk memakai Stadion Utama Riau sebagai tempat menjamu lawan di laga kandang Indonesia Super League (ISL) 2013 dalam waktu dekat tak akan terwujud.

Pasalnya, Plt Kadispora Riau, Emrizal Pakis secara tegas mengatakan stadion megah tempat pembukaan dan penutupan PON Riau XVIII/2012 tersebut belum bisa dipakai untuk kegiatan olahraga.

“Stadion Utama belum serah terima dengan kontraktor,” ujarnya  di kantor KONI Riau pekan lalu.

Seperti diketahui, Pemprov Riau masih berutang Rp250 miliar kepada kontraktor yang mengerjakan stadion tersebut.

“Saat ini dalam proses pembayaran dan diupayakan selesai sebelum Islamic Solidarity Games (ISG),” ujarnya.

Namun, Emrizal menegaskan proses pembayaran tersebut perlu waktu dan kemungkinan belum tuntas dalam waktu dua atau tiga bulan ke depan. Untuk itu, stadion ini belum bisa dipakai pihak lain termasuk PSPS.

Dengan demikian maka PSPS tetap bertanding di Kampar yakni di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kampar. Meski pun laga tersebut merupakan big match. Seperti diketahui ISG III/2013 baru digelar Juni mendatang.

Musim lalu, PSPS sempat memakai Stadion Utama Riau. Namun, saat itu, Ambrizal dkk hanya diperbolehkan untuk latihan satu kali, itupun ketika launching memakai kostum baru dari sponsor.(aiy)