UP
    Latest News

Wujud Badai Dilihat dari stasiun luar angkasa

Wujud Badai Dilihat dari stasiun luar angkasa
Di bawah ini adalah beberapa foto badai yg diambil
dari “International Space Station” selama beberapa tahun belakangan ini :


Gambar badai Catarina ini diambil pada 27 Maret 2004 oleh kru Ekspedisi 8 ISS. Badai ini terlihat baru saja mendarat di provinsi Catarina – Brazil Selatan (maka dari itu badai ini akhirnya disebut Badai Catarina).


Badai Douglas pada tgl 23 Juli 2002. Saat itu Douglas kembali ke status 1 saat dia mulai bergerak meninggalkan wilayah Baja California Peninsula. Foto ini diambil melalui “Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS)” di satelit Terra.


Pemandangan indah dari ketinggian ini mengabadikan badai Emily pada tgl 16 Juli 2005. Stasiun Luar Angkasa Nasa mengambil foto ini pada saat berada di teluk Mexico dan sepertinya sedang bergerak kearah barat menuju terbitnya bulan. Emily pada saat itu masuk dalam kategori 4 dengan kekuatan angin mendekati 155 mph dan bergerak dari barat ke barat laut melalui perairan Karibia.


Gambar dari badai Epsilon yg diambil kru ekpedisi ke-12 ISS pada tgl 3 Desember 2005.


Ini pemandangan saat ISS melewati badai Frances pada tgl 2 September 2004.


Pandangan jarak dekat dari pesawat ulang-alik Atlantis pada 18 September 2006 memberikan gambaran luarbiasa mata dari badai Gordon. Diperkirakan kecepatan badai 80 mph sampai dengan 90 mph.


Badai Ike masih dalam kategori 4 pada tgl 4 September 2008 saat foto ini diambil dari International Space Station ( ISS ), 220 mil diatas bumi. Badai musiman ketujuh ini mengacaukan pertengahan samudera Atlantik dengan kecepatan 120 mil per jam sampai dengan 145 mph.


Pada tgl 12 September 2003, instrumen imaging satelit Nasa – Terra mengambil gambar Badai Isabel di timur laut kepulauan Lesser Antilles. Pada saat itu Isabel sudah mencapai kategori 5 dengan kecepatan angin maksimum hampir 160 mph.


Gambar close-up dari mata badai Isabel pada tgl 15 September 2003 dari atas International Space Station (NASA).


Gambar mata badai Isabel lagi, saat badai ini berubah menjadi kategori 5 dengan membawa angin berkecepatan 160 mph – 13 September 2003.


MODIS instrumen diatas satelit Aqua milik Nasa berhasil menagkap gambar badai Isabel saat berada di wilayah utara Puerto Rico dan sedang membawa hembusan angin dengan kecepata maksimum mencapai 155 mph.


Gambar detail dari mata badai Isabel yg terlihat dari ISS, 15 September 2003.


Pemandangan dari badai Isabel dari ISS. Pada saat itu Isabel berubah menjadi badai kategori 5 dengan muatan angin berkecepatan 160 mph - 13 September 2003.


Foto ini menunjukkan mata badai Ivan yg terlihat dibalik panel surya International Space Station. Salah satu badai terkuat ini terlihat sedang beraksi di perairan barat Karibia dengan kecepatan angin mencapai 160 mil per jam.


Pemandangan dari “mata” badai Ivan pada tgl 15 September 2004. Ketika itu kecepatan angin sudah mencapai 135 mph saat sang badai mendekati pantai Alabama – USA. Foto ini diambil pada ketinggian 230 mil.


Pemandangan badai Ivan memenuhi foto ini yg diambil diatas wilayah utara teluk Mexico pada Rabu sore, 15 September 2004.


Badai Ivan, salah satu badai terkuat, difoto pada hari Sabtu 11 September 2004 oleh Astronot Edward M. Fincke dari luar jendela Stasiun Angkasa International.


Ini adalah gambar badai Ivan pada tgl 11 September 2004. Difoto oleh ilmuwan Nasa di ISS. Saat itu Ivan berada di wilayah barat perairan Karibia.


Gambar dari badai Kate pada tgl 4 Oktober 2003. Saat gambar diambil Kate membawa angin dengan kecepatan 115 mph dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan 12 mph.


Gambar badai Wilma ini diambil pada tgl 19 Oktober 2005 oleh awak stasiun luar angkasa Nasa saat melintas pada ketinggian 222 mil diatas permukan bumi. Pada saat itu badai Wilma memegang rekor sebagai badai terkuat di Atlantik dengan kecepatan angin mencapai 175 mph. Wilma sedang terlihat di laut Karibia, 340 mil tenggara Cozumel, Mexico.

sumber: kaskus.us

16 Kalimat Terakhir Pilot Sebelum Pesawat Jatuh

16 Kalimat Terakhir Pilot Sebelum Pesawat Jatuh
24 AGUSTUS 2006 : COMAIR FLIGHT NUMBER #5191:
that's weird with no lights

4 JULI 2001: VLADIVOSTO KAVIA FLIGHT NUMBER #352
that's all guys...F*ck!

31 OKTOBER 2001 : SINGAPORE AIRLINES FLIGHT NUMBER #006
F*ck Something there...

31 OKTOBER 1999 : EGPYT AIR FLIGHT NUMBER #990
LA ILAHA IL ALLAH

1 JUNI 1999 : AMERICAN AIRLINES FLIGHT NUMBER #1420
Ah F*ck...we're offcourse...we're way off...!

16 FEBRUARI 1998 : CHINA AIRLINES FLIGHT NUMBER #676
Ohh My God ! ... Ohh My God ...

21 AGUSTUS 1995 : ATLANTIC SOUTHEAST AIRLINES FLIGHT NUMBER #529
Amy, I love you !

TERNYATA CO PILOT Matt Warmerdam yang bilang Amy,I Love you! selamat dalam kecelakaan pesawat tersebut, itu foto dia sekarang.

25 JANUARI 1990 : AVIANCA AIRLINES FLIGHT NUMBER #052
Flame Out ! Flame Out on engine number four

31 AGUSTUS 1988 : DELTA AIRLINES FLIGHT NUMBER #1141
We got an engine failure. We're not gonna make it. Full power..

12 AGUSTUS 1985 : JAPAN AIRLINES FLIGHT NUMBER #123
All Hydraulics failed ...

DELTA AIRLINES FLIGHT NUMBER #123
Push it way up !

19 JULI 1989 : UNITED AIRLINES FLIGHT NUMBER #123
Nah, I can't pull 'em off or we'll lose it, that's what's turning ya.

11 SEPTEMBER 2001 : UNITED AIRLINES FLIGHT NUMBER #93 (YANG JATUH KE TANAH BUKAN YG KE WTC)
When they all come , we finish it off...

6 AGUSTUS 1997 : KOREAN AIR FLIGHT NUMBER #801
Well ,he must crashed then ...

9 DESEMBER 1972 . Eastern Airlines FLIGHT NUMBER #401
Hey, what's happening here?


15 JANUARI 2009 . US AIRWAYS Airbus A320-214 FLIGHT NUMBER #1549
We're gonna be in the Hudson

sumber: kaskus.us

Dua Rapat Kabinet Teraneh di Dunia

Dua Rapat Kabinet Teraneh di Dunia
1.Rapat Kabinet Nepal Di Lereng Gunung Himalaya
Untuk Membahas nasib Himalaya, Perdana Menteri Nepal Madhav Kumar memboyong “pembantu – pembantu”nya ke lereng Gunung Everest untuk rapat kabinet. Mereka menyusun pendapat awal tentang perubahan iklim yang berdampak langsung pada Puncak Himalaya, sebelum dibawa ke Pertemuan Perubahan Iklim di Kopenhagen, Belanda.

Rapat Kabinet Pemerintah Nepal dilakukan di atas puncak gunung tertinggi Himalaya (Mount Everest)

Untuk menuju tempat rapat di Kalapattar yang berada 5.262 meter di atas permukaan laut, sang PM dan 22 menteri anggota kabinetnya diterbangkan dengan helikopter. Wilayah itu dikenal sebagai puncak gunung tertinggi di dunia. Tak heran jika para menteri yang berjuang melawan hawa dingin itu dilengkapi dengan tabung oksigen.



Dinaungi langit biru cerah, mereka ambil bagian dalam upacara keagamaan Sherpa, sebelum menyetujui draft pidato yang akan dibacakan PM Madhav dalam forum pertemuan internasional perubahan iklim di Kopenhagen. Mengenakan penutup kepala tradisional Tibet dan ikat kepala bertulis “Selamatkan Himalaya” anggota kabinet duduk mengelilingi meja. Mereka mengadakan rapat dengan latar belakang gunung tertinggi di dunia itu. Wakil PM Sujata Koirala, 55, membeberkan, pemerintah Nepal akan meminta kompensasi kepada negara-negara kaya agar menyumbangkan 1,5 persen pendapatannya untuk membantu program pemerintah mengurangi dampak perubahan iklim.


Perdana Menteri Nepal Madhav Kumar Bersiap-siap untuk Berangkat Ke Himalaya untuk memimpin rapat kabinet

“Kami memutuskan bahwa negara maju harus membantu negara miskin, karena emisi gas karbon merekalah yang membuat kita menderita,” serunya di depan wartawan sesaat setelah turun dari helikopter. “Kami menuntut ini (bantuan) semata-mata untuk melindungi masa depan generasi masa depan,” tandasnya. Para ilmuwan mengatakan gletser di Himalaya mencair dalam jumlah yang mengkhawatirkan dan membentuk danau-danau gletser. Dikhawatirkan es yang mencair itu akan mengancam kehidupan komunitas yang di bawah gunung. Mereka mengingatkan bahwa gletser tersebut bisa mencair dalam waktu beberapa puluh tahun ke depan dan akan mengakibatkan kekeringan panjang di seluruh wilayah Asia, dimana 1,3 miliar jiwa bergantung pada sungai-sungai yang alirannya berasal dari Himalaya.







2. Rapat Kabinet Maladewa Rapat di Dasar Laut

Pemerintah Maladewa (Maldives) melakukan rapat kabinet di dasar laut

Pemerintah Maladewa rapat sekitar lima meter di bawah permukaan laut untuk menggarisbawahi ancaman pemanasan global. Presiden Mohamed Nasheed dan kabinetnya menandatangani satu dokumen yang meminta pengurangan emisi karbon. Para menteri kabinet menghabiskan waktu setengah jam di dasar laut dan berkomunikasi dengan papan tulis putih dan isyarat tangan. Para pejabat dari negara pulau yang rendah ini mengatakan kegiatan menyelam itu “menyenangkan” namun tujuannya mengirim pesan serius. Maladewa terletak rata-rata 2,1 meter di atas permukaan laut. Pemerintah Maladewa menyebutkan negara itu terancam hilang jika permukaan laut naik.



Tiga dari 14 menteri kabinet tidak hadir dalam rapat bawah laut itu. Dua orang tidak mendapat izin kesehatan dan satu menteri berada di luar negeri. Sumber di pemerintah menyebut Presiden Nasheed dan anggota kabinet yang hadir sebelumnya melakukan latihan bernapas dengan perlahan agar bisa menjaga kestabilan mental dalam melakukan pertemuan itu. Hari Rabu (16/10) para menteri berlatih menyelam di lepas pulau Girifushi sekitar 20 menit dari ibukota Male.

Menurut BBC, sekitar lima meter di bawah laut di laguna berwarna biru-hijau di satu pulau yang merupakan tempat latihan militer, para menteri bertemu sementara para wartawan meliputnya. Setiap menteri ditemani seorang pelatih selam dan penjaga militer. Saat di bawah laut mereka menandatangani satu dokumen sebelum Konperensi Perubahan Iklim PBB di Copenhagen pada bulan Desember, yang meminta seluruh negara mengurangi emisi karbon. Para pemipin dunia akan hadir dalam pertemuan yang bertujuan membuat satu kesepakatan baru untuk mengganti Protokol Kyoto tahun 1997 yang akan habis masa berlakunya tahun 2012 .






sumber: http://naldich.blogspot.com/2010/01/inilah-2-rapat-kabinet-teraneh-di-dunia.html