UP
    Latest News

Tanda-tanda HIV / AIDS pada Orang Dewasa dan Anak-anak

Tanda-tanda HIV / AIDS pada Orang Dewasa dan Anak-anak

Cara terbaik untuk mengetahui apakah sesorang mengidap HIV / AIDS atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan melalui test darah. Ketika pengujian tidak memungkinkan, ada tanda-tanda tertentu yang bisa menunjukkan apakah seseorang mengidap HIV/AIDS atau tidak, atau minimal megetahui gejala-gejalanya. Harus diingat bahwa seseorang yang mengidap HIV biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda selama paling sedikit beberapa bulan sampai beberapa tahun.

Pada orang dewasa, 3 tanda-tanda utama AIDS adalah:
1. Kehilangan 10% dari berat badan lebih dari satu bulan tanpa penyebab.
2. Diare lebih dari satu bulan.
3. Demam yang berlangsung selama lebih dari satu bulan baik konstan atau datang dan pergi

Pada orang dewasa, 5 tanda minor AIDS adalah:
1. Batuk kering yang tidak sembuh-sembuh.
2. Kulit gatal di seluruh tubuh.
3. Herpes zoster (mirip cacar air, atau disebabkan virus yang juga mengakibatkan cacar air, virus herpes) yang tidak kunjung sembuh.
4. Candidiasis, yang putih, mengangkat ruam pada mulut, lidah, atau tenggorokan.
5. Pembengkakan kelenjar (di leher, ketiak, atau selangkangan) dengan atau tanpa infeksi aktif.
Orang dewasa dapat didiagnosis mengidap AIDS, jika memiliki minimal 2 tanda-tanda utama dan satu tanda minor. Tapi, itu sudah cukup untuk membuat diagnosis AIDS jika seseorang mengidap kanker kulit (disebut Karposi, yang biasanya kemerah-merahan, ungu, atau bintik-bintik hitam pada kulit yang dapat menjadi besar dan menyakitkan) atau kriptokokal meningitis (infeksi pada meliputi otak yang menyebabkan demam, leher kaku, sakit kepala, kebingungan, dan ketidakmampuan untuk bangun).

Pada anak-anak, 3 tanda-tanda utama AIDS adalah:
1. Berat badan, atau pertumbuhan lambat.
2. Diare berat selama 14 hari atau lebih.
3. Demam selama lebih dari satu bulan.

Pada anak-anak, 5 tanda minor AIDS adalah:
1. Kulit gatal di seluruh tubuh.
2. Pembengkakan kelenjar (di leher, ketiak, atau selangkangan).
3. Candidiasis (bintik-bintik putih) di dalam mulut, lidah, atau tenggorokan.
4. Infeksi pada telinga, tenggorokan, dan infeksi lainnya.
5. Batuk yang tidak sembuh-sembuh.

Tanda kecil lainnya adalah jika sang ibu telah dinyatakan positif HIV / AIDS atau memiliki tanda-tanda AIDS. Bagi seorang anak untuk dapat didiagnosis dengan AIDS, maka harus ada 2 besar dan 2 kecil tanda-tanda yang tercantum di atas.

sumber: kaskus.us

Marsha Hapus Akun Twitternya @marshaaaw

Marsha Hapus Akun Twitternya @marshaaaw


Marsha Safira, pelajar SMA Bakti Mulya 400, mesti meminta maaf karena terlibat adu mulut di situs jejaring sosial twitter. Bukan hanya itu dia juga mesti 'bunuh diri' atau menghapus akunnya di twitter.

Pantauan detikcom, Jumat (19/2/2010) dalam surat permintaan maaf Marsha yang ramai menyebar di twitter pada Kamis 18 Februari lalu, pelajar ini juga menuliskan akan menghapus akunnya.

"Adapun akun saya twitter atas nama saya (@marshaaaw) tersebut telah ditutup per tanggal 18 Februari 2010, dan saya tegaskan bahwa dengan munculnya akun twitter baru lain yang memakai nama dan photo saya adalah palsu, hasil rekayasa orang lain dan isinya di luar tanggung jawab saya," tulis Marsha dalam suratnya.

Penelusuruan detikcom, akun dengan ID @marshaaaw itu memang sudah tidak ada lagi. Padahal, saat nama Marsha jadi trending topik di twitter pada Rabu 17 Februari malam, karena mengejek anak SMA Negeri kampungan, dia bahkan sampai memiliki follower mencapai 3 ribu orang.

sumber http://id.news.yahoo.com/dtik/20100219/tpl-marsha-hapus-akun-twitternya-marshaa-51911aa.html

Grup Korban Selly di Facebook Tembus 1.000 Orang

Grup Korban Selly di Facebook Tembus 1.000 Orang
Korban penipuan oleh Selly Yustiawati alias Rasellya Rahman Taher terus mendapat dukungan di Facebook. Dalam semalam, anggotanya lebih dari 1.000 orang.
Grup bernama 'PENIPUUUUUUUUUU SELLY YUSTIAWATI' pertama dikunjungi detikcom, Kamis (18/2/2010) malam dengan 468 anggota. Jumat (19/2/2010) pagi, anggotanya naik hampir 3 kali lipat menjadi 1.165 orang.
Mereka bukan hanya facebooker yang simpati. Korban-korban Selly juga saling berbagi pengalaman di grup ini.
Tiga topik diskusi ramai dengan komentar. Diskusi pertama adalah seputar aksi terakhir Selly di Bandung pada 10-15 Februari 2010 kemarin. Sebagian yang memberi komentar adalah korban Selly.
"Teman gue juga jadi salah satu korbannya Selly. Dia (Selly) masuk kantor gue (PT. Citicon Mitra Bukittinggi) sebagai operator. Terus dia adu domba semua karyawan. Sehingga Selly bisa menjalankan niatnya dengan leluasa," kata Eva.
Ada pula diskusi yang bernada vulgar terhadap Selly. Diskusi terbaru adalah mencari tahu seputar keberadaan Selly yang terakhir. "Dimana Keberadaan Penipu Cantik Ini Sekarang?".
Tidak hanya berbagi pengalaman, para korban dan Facebooker yang punya foto-foto Selly, memasangnya di grup ini. Pada awalnya, hanya ada 4 foto Selly yang sebelumnya sudah disebar di forum Kaskus. Namun kini, sudah ada 15 foto Selly dengan berbagai pose. Foto ini ditujukan agar para facebooker menghafal wajah Selly.
Selly alias Rasellya awalnya menipu dengan masuk ke perusahaan. Kemudian Selly mencari korban lewat jejaring Facebook. Kini para korbannya pun melawan lewat Facebook.
Dalam aksi di Bandung, Selly memakai nama alias Eyi. Dia menipu sekelompok orang dan menggasak Rp 6,8 juta. Posisi terakhirnya adalah saat check out dari Hotel Wirton Dago, Bandung pada 15 Februari 2010.

sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/02/19/081914/1302542/10/grup-korban-selly-di-facebook-tembus-1000-orang