UP
    Latest News

10 Monyet Paling Terkenal Di Dunia

10 Monyet Paling Terkenal Di Dunia
King Kong:
Sosok gorilla yang sudah melegenda ini sudah dikenal oleh publik sejak masih film hitam putih, King Kong, yang dibintangi oleh Fay Wray, yang dirilis tahun 1993. Sejak itu, kisah tragedi romansa antara king Kong dengan seorang wanita telah menjadi terkenal hingga dibuat remakenya tahun 2005, yang disutradarai oleh Peter Jackson. Sampai saat ini sudah ada 7 film mengenai King kong yang pernah dibuat.

Donkey Kong:
Donkey Kong pertama kali muncul pada tahun 1981 bersama Mario dalam video game Nintendo. kreatornya bernama Shigeru Miyamoto, dan pengisi suaranya adalah seorang komedian Souply Sales. Permainan game ini adalah, harus melompati ke atas melewati Donkey Kong untuk menyelamatkan Pauline.

Mighty Joe Young:
Film Disney tahun 1998, Joe dibesarkan oleh seorang wanita bernama Jill (diperankan oleh Charlize Theron), dan membawanya ke Amerika. Seorang penjahat, yang juga bertanggung jawab atas kematian ibu Joe dan ibu Jill, mengancam hidup Joe. Ending film ini begitu heroik saat Joe menyelamatkan seorang anak ketika jatuh dari komedi putar, namun skenario film itu dianggap merupakan sesuatu yang buruk oleh para kritikus.

Bear (BJ & The Bear):
Greg Evigan membintang serial TV yang berperan sebagai supir truk bersama teman spesialnya, Bear, seekor simpanse. Nama asli Bear adalah Sam. Bear begitu protektif terhadap Greg selama pertunjukan film, dia akan menggigit siapa saja aktor yang ingin menyerang Greg.

Clyde:
Orangutan ini muncul dalam film populer Clint Eastwood, Every Which Way But Loose. Karakter Clint Eastwood, Phil Beddoe, memenangkan orangutan ini dalam sebuah taruhan. Sayangnya, hewan ini mati beberapa waktu setelah sequel film ini dirilis

Curious George:
Monyet ini terkenal karena sifat alami keingintahuannya. Curious George dibawa dari Afrika oleh seorang pria bertopi kuning untuk tinggal di kota besar. Dia telah menjadi karakter kartun yang dicintai oleh anak-anak di dunia sejak tahun 1941.

Koko:
Gorilla terkenal ini lahir pada 4 july 1971 di San Fransisco. Koko adalah seekor gorilla betina yang menguasai lebih dari 2000 kata dalam bahasa signal Amerika yang membuatnya bisa berkomunikasi dengan manusia. Tapi ada beberapa orang yang menganggap bahwa Koko membuat signal tanpa mengerti arti sebenarnya.

Albert, The First Monkey In Space:
Monyet ini dikirim ke angkasa pada 11 Juni 1948 dengan roket. Albert adalah monyet yang pertama yang dikirim ke luar angkasa untuk menguji kemanan luar angkasa bagi manusia.

Grape Ape:
Karakter kartun klasik ini diciptakan oleh Hanna-Barbera tahun 1975. Great Ape dikenal atas warnanya yang ungu dan sweater-nya yang hijau. Dia juga terkenal atas kata-katanya yang sering diucapkan ketika karakter lain berbicara dengannya, "Grape Ape, Grape Ape!". Dia memiliki seorang teman, Beegle Beegle, yang selalu menemaninya berpetualang.

Bubbles The Chimp:
Bubbles The Chimp menikmati hidupnya yang menyenangkan di Neverland Ranch, yang dikelilingi oleh taman yang indah yang dibangun oleh tuannya, Michael Jackson. Bubbles selalu melakukan tugasnya, yaitu membersihkan debu dan membersihkan jendela. Karena merasa tinggal di lingkungan aneh dan berbeda, Bubble menjadi terganggu dan suka menggigit beberapa pengunjung di Neverland Ranch. Oleh karena itu, dia dikeluarkan dari kediaman Michael Jackson karena kelakuannya itu

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/04/10-monyet-paling-terkenal-di-dunia.html

Prosesi mayat berjalan di Tana Toraja

Prosesi mayat berjalan di Tana Toraja
http://img192.imageshack.us/img192/5403/prosesitanatoraja.jpg
Konon disebuah gua di desa Sillanang sedjak tahun 1905 telah ditemukan majat manusia jang utuh, tidak busuk sampai sekarang. Majat itu tidak dibalsem seperti jang dilakukan orang-orang Mesir Purba bahkan tidak diberi ramuan apapun. Tapi bisa tetap utuh. Menurut pendapat Tampubolon, kemungkinan ada sematjam zat digua itu jang chasiatnja bisa mengawetkan majat manusia. Kalau sadja ada ahli geologi dan kimia jang mau membuang waktu menjelidiki tempat itu, agaknja teka teki gua Sillanang dapat dipetjahkan. Di samping majat jang anti husuk, ada pula majat manusia jang bisa berdjalan diatas kedua kakinja, bagaikan orang hidup jang tidak kurang suatu apa. Kalau mau ditjari djuga perbedaannja, ada, tapi tidak begitu kentara. Konon menurut Tampubolon, sang majat berdjalan kaku dan agak tersentak-sentak. Dan dalam perdjalanan itu ia tidak bisa sendirian, harus ditemani oleh satu orang hidup jang mengawalnja, sampai ketudjuan achir jaitu rumahnja sendiri. Mengapa harus demikian?

Tjeritanja begini. Orang-orang Toradja biasa mendjeladjah daerahnja jang bergunung-gunung dan banjak tjeruk itu hanja dengan berdjalan kaki. Dari zaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau jang sematjamnja. Nah dalam perdjalanan jang berat itu kemungkinan djatuh sakit dan mati selalu ada. Supaja majat tidak sampai ditinggal didaerah jang tidak dikenal (orang Toradja menghormati roh setiap orang jang meninggal) dan djug supaja ia tidak menjusahkan manusia lainnja (akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus djenazah sepandjang perdjalanan jang makan waktu berhari-hari), maka dengan satu ilmu gaib, mungkin sedjenis hipnotisme menurut istilah saman sekarang, majat diharuskan pulang berdjalan kaki dan baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannja didalam rumahnja sendiri. Dan bajangkan sadja, majat itu tahu arah djalan, dan tahu jang mana rumahnja! Kendati demikian masih ada satu pantangan: majat jang berdjalan itu tidak boleh disentuh. Mungkin kalau disentuh mukdjizat jang menjunglapnja dengan serta merta hilang. Wallahu'alam.

Keanehan terachir jang tidak begitu menakdjubkan adalah "ballo" (tuak) jang kalau diminum tidak memabukkan, betapapun banjak anda meminumnja. Tuak jang diramu dengan sedjenis kulit kaju ini disamping memanaskan badan djuga menambah tenaga dan memperpandjang umur. Mungkin benar djuga, karena usia penduduk disana rata-rata mentjapai 80 sampai 100 tahun. Apakah ballo akan sama mudjarabnja kalau diminum diluar Toradja, masih belum di tjoba.

sumber: kaskus.us

Ternyata Bung Karno pernah menikah dengan remaja 15 tahun

Ternyata Bung Karno pernah menikah dengan remaja 15 tahun
Utari, Istri Pertama BKSuatu hari, pencarian dengan istilah “istri pertama Bung Karno” yang “nyasar” ke blog ini jumlahnya mencapai 49. Ditambah banyaknya pertanyaan “Siapa istri pertama Bung Karno?”, mengerucutkan saya pada kesimpulan, masih banyak yang belum tahu siapa istri pertama Bung Karno.
Demi melengkapi puzzle sejarah tentang Bung Karno, maka kisah pernikahan Bung Karno dengan istri pertama, harus ada. Demi alasan itu pula, naskah pendek ini ditulis.
Syahdan… permulaan tahun 1921, usia Bung Karno belum genap 21 tahun ketika adik H.O.S. Cokroaminoto menemuinya, dengan satu maksud, membujuk Sukarno agar mau menikahi putri Cokroaminoto yang bernama Utari, Siti Utari, yang ketika itu usianya belum genap 16 tahun.
Adik Cokro itu berdalih, sejak ditinggal mati istrinya, Cokroaminoto seperti limbung, tak bersemangat, bagaikan layang-layang putus talinya. Ia harus mengurus rumah pondokan, mengurus Partai Sarekat Islam, dan tentu saja membesarkan empat putra-putrinya. Lebih dari itu, Cokro sangat merisaukan masa depan putrinya.
“Ya, saya sangat berterima kasih kepada pak Cokro. Saya mencintai Utari… tapi tidak terlalu cinta. Sungguhpun begitu, kalau sekiranya cara ini dapat meringankan beban junjunganku, yah… saya bersedia,” Bung Karno mengakhiri dialog dengan paman Utari.
Tak lama setelah peristiwa itu, Bung Karno menghadap Cokro dan mengemukakan lamarannya. Cokro sangat gembira dan menyambut dengan hati berbunga. Demi calon menantu, Bung Karno langsung diminta pindah menempati kamar yang lebih besar, dengan perabot yang lebih lengkap.
Bandingkan… sebelumnya, di antara 8 penghuni kamar-kamar kos di rumah Cokro, hanya Sukarno yang menempati kamar paling sempit, tak berjendela dan tak berpintu. Karenanya, dalam penuturan kepada Cindy Adams di biografinya, Bung Karno mengisahkan, saking gelap dan pengapnya kamar yang ia huni, ia harus menyalakan lampu minyak siang hari sekalipun.
Selang beberpa hari kemudian, pernikahan Bung Karno dan Utari digelar. Pernikahan itu dinamakan “kawin gantung”, sebuah ikatan perkawinan yang sah menurut hukum maupun agama Islam. Orang Indonesia menjalankan cara ini karena beberapa alasan. Misalnya, sepasang laki-laki dan perempuan disatukan dalam ikatan “kawin gantung” terlebih dulu, karena keduanya belum cukup umur untuk dapat menunaikan kewajiban mereka secara jasmaniah. Atau, ada kalanya “kawin gantung” dilangsungkan, dengan cara mempelai wanita tetap tinggal di rumah orang tuanya, sampai mempelai laki-laki sanggup membelanjai rumah tangga sendiri.
Dalam hal Sukarno dan Utari? Begini penjelasan dia, “Aku dapat tidur dengan istriku kalau aku menghendaki. Akan tetapi aku tidak melakukannya karena dia masih kanak-kanak. Boleh jadi aku seorang pencinta, tetapi aku bukanlah seorang pembunuh anak gadis remaja. Itulah sebabnya kami melakukan kawin gantung. Pesta kawinnya pun digantung.”
Nah, ini yang lebih menarik. Sebelum ijab kabul dilangsungkan, terjadi dua peristiwa menarik dan takkan terlupakan oleh Sukarno. Pertama, untuk menghilangkan nervous, ia mengambil sebatang rokok, dan mengeluarkan sekotak korek api kayu. Rokok sudah terselip di antara bibir, dan Sukarno mengambil satu batang korek api, kemudian menggesekkannya di bagian pinggir. Apa yang terjadi? Syssstttt…buullll… nyala api menyambar batang-batang korek api yang lain di dalam kotak, dan terbakarlah tangan Sukarno.
Sambil meniup-niup jari-jarinya yang terbakar, Bung Karno menggumam sendiri, “Apa maksudnya ini?” Di benak Bung Karno langsung berkecamuk ramalan-ramalan buruk, isyarat-isyarat gelap, pertanda-pertanda ketidakberuntungan. Akan tetapi, Sukarno muda memendamnya sendiri.
Sukarno MudaPeristiwa kedua terjadi setelah Bung Karno masuk masjid, tempat untuk melakukan prosesi ijab dan kabul. Dengan khidmat ia duduk di muka kadi (penghulu). Pak kadimemandangi calon mempelai laki-laki yang begitu necis, berdasi pula. Berkatalah tuan kadi, “Anak muda, dasi adalah pakaian orang yang beragama Kristen, dan tidak sesuai dengan kebiasaan kita dalam agama Islam.”
Bung Karno kaget, dan membalas, “Tuan kadi, saya menyadari, bahwa dulunya mempelai hanya memakai pakaian Bumiputera, yaitu sarung. Tapi ini adalah cara lama. Aturannya sekarang sudah diperbarui.”
“Ya!” kata tuan kadi membentak, “tetapi pembaruan itu hanya untuk memakai pantalon dan jas buka.”
“Adalah kegemaran saya untuk berpakaian rapi dan memakai dasi,” tukas Bung Karno tak kalah tajam.
“Kalau masih terus berkeras kepala untuk berpakaian rapi itu, saya menolak untuk melakukan pernikahan…”
Bung Karno bangkit dari kursi dan berkata keras, “Barangkali lebih baik tidak kita lanjutkan…!”
Imam masjid sepertinya mendukung tuan kadi dan melancarkan protes atas sikap Sukarno yang berkeras tidak mau melepas dasi dan menentang tuan kadi. Yang diprotes lebih galak dalam menanggapi, “Persetan , tuan-tuan semua. Saya pemberontak, dan saya akan selalu memberontak. Saya tidak mau didikte orang di hari perkawinan saya.”
Akhirnya… berkat salah seorang alim ulama yang berhasil meredakan ketegangan, pernikahan akhirnya berlangsung, dengan Bung Karno tetap mengenakan dasi.

sumber: http://reyhanpaser.blogspot.com/2010/04/hot-ternyata-bung-karno-pernah-menikah.html

Alat-Alat Kedokteran yang Menyeramkan

Alat-Alat Kedokteran yang Menyeramkan
1. Tobacco Enema (1750-1810):
medical-instrument-01
Dipergunakan pertama kali dalam hal medis untuk memasukkan asap melalui anus/dubur, alat ini digunakan terhadap para korban tenggelam. Dengan memasukkan asap tembakau melalui anus/dubur, maka dipercaya bahwa korban tenggelam tersebut dapat kembali bernafas setelah pingsan akibat tenggelam.

2. Artificial Leech (1840):
medical-instrument-02
Dipergunakan untuk pengobatan penyakit mata dan telinga

3. Double Guillotine (1860):
medical-instrument-03
Dipergunakan untuk mencabut amandel

4. Screw “Gag” (1880-1910):
medical-instrument-04
Dipergunakan untuk membuka paksa mulut pasien

5. Saw (1830-1860):
medical-instrument-05
Gergaji yang dipergunakan untuk menggergaji luka yang dianggap telah lemah untuk di operasi

6. Backward “Scissors (1500):
medical-instrument-06
Gergaji ini dipergunakan untuk melakukan operasi untuk amputasi

7. Knive for Cutting (1770):
medical-instrument-07
medical-instrument-07a
Pisau dan gunting yang biasa digunakan untuk operasi

8. Manual Trepanation Skull (1800):
medical-instrument-08
Alat yang dipergunakan untuk melubangi tengkorak kepala, untuk operasi organ bagian dalam kepala

9. Tools For Operations On Hemorrhoids And The Uterus (1870) :
medical-instrument-9
Rantai yang ada pada alat ini dipergunakan untuk memotong saluran gemmoroidalny site

10. Combating Hernia (1850):
medical-instrument-101
Alat ini akan dimasukkan kedalam area tubuh yang terserang hernia dan akan dibiarkan dalam beberapa minggu, kemudian alat ini akan dikeluarkan, dan luka bekas penggunaan alat ini akan menyembuhkan hernia

11. “Compass” for The Exact Location Bullets In The Body (1915):
medical-instrument-11
Alat yang berbentuk seperti kompas ini akan digunakan untuk menandai tertembak peluru, dengan alat ini letak peluru akan di tandai

12. Tool To Extract The Bullet (1500):
medical-instrument-12
Dengan menggunakan alat ini lah peluru yang menembus masuk kedalam tubuh akan dikeluarkan

sumber:http://www.edisonkuo.com/eb/2009/11/alat-alat-kedokteran-yang-menyeramkan/

Top 10 Penerbang Terhebat Perang Dunia II

Top 10 Penerbang Terhebat Perang Dunia II
10. Heinrich Ehrler

Mayor Heinrich Ehrler (14 September 1917 - 4 April 1945) merupakan Ace terhebat urutan ke 10 dengan rekor 208 kali menjatuhkan pesawat musuh. Ia meninggal pada tanggal 4 April 1945 dengan cara menabrakkan pesawatnya ke pesawat bomber B-17 Flying Fortress karena kehabisan amunisi setelah sebelumnya menembak jatuh 2 pesawat bomber serupa.

9. Hermann Graf

Kolonel Hermann Graf (24 Oktober 1912 – 11 April 1988) diakui sebagai Ace terhebat ke 9 dengan rekor 212 kali menjatuhkan pesawat musuh. Ia meninggal pada tanggal 11 April 1988 di kediamannya di kota Engen, Jerman karena penyakit Parkinson yang dideritanya sejak tahun 1965.

8. Heinrich Bär

Letnan Kolonel Oskar-Heinz (Heinrich) "Pritzl" Bär (25 Mei 1913 – 28 April 1957) adalah Ace terhebat urutan 8 dengan rekor 220 kali menjatuhkan pesawat musuh. Selama berperang, Heinrich 18 kali ditembak jatuh & selalu selamat sampai akhirnya ia meninggal pada tanggal 28 April 1957 akibat pesawat latih yang ia kemudikan jatuh di Braunschweig-Waggum, Jerman

7. Erich Rudorffer

Mayor Erich Rudorffer (1 November 1917 - sekarang) adalah penerbang terhebat urutan 7 dengan rekor 222 kali menjatuhkan pesawat musuh. Setelah perang, Erich menjadi instruktur sekolah penerbang, membuka pom bensin, menjadi pilot untuk PAN AM dan terakhir ia bekerja untuk maskapai Jerman Lufthansa.

6. Wilhelm Batz

Mayor Wilhelm "Willi" Batz (21 Mei 1916 – 11 September 1988) adalah Ace terhebat urutan 6 dengan rekor 237 kali menjatuhkan pesawat musuh. Selama berperang, ia tertembak jatuh sebanyak 4 kali & 3 kali terluka.

5. Walter Nowotny

Mayor Walter "Nowi" Nowotny (7 Desember 1920 – 8 November 1944) adalah Ace terhebat urutan 5 dengan rekor 258 kali menjatuhkan pesawat musuh. Sampai sekarang kematiannya masih jadi perdebatan, apakah pesawat yang ia kemudikan jatuh akibat kerusakan mesin ataukah ditembak jatuh oleh pesawat Amerika.

4. Otto Kittel

Kapten Otto "Bruno" Kittel (21 Februari 1917 – 14 Februari 1945) adalah Ace terhebat urutan 4 dengan rekor 267 kali menjatuhkan pesawat musuh. Pada tanggal 14 Februari 1945, ia berhasil menembak & merusak pesawat Soviet. Karena pesawat tersebut belum jatuh, ia mencoba mengejar pesawat itu. Namun justru pesawatnya ditembak oleh pesawat Soviet lain & kemudian terbakar & meledak sebelum ia sempat membuka parasut.

3. Günther Rall

Letnan Jenderal Günther Rall (10 Maret 1918 – 4 Oktober 2009) adalah Ace terhebat urutan 3 dengan rekor 275 kali menjatuhkan pesawat musuh. Günther selama berperang telah 8 kali ditembak jatuh & 3 kali terluka. Ia meninggal di rumahnya pada tanggal 4 Oktober 2009 setelah 2 hari sebelumnya mengalami serangan jantung.

2. Gerhard Barkhorn

Letnan Jenderal Gerhard "Gerd" Barkhorn (20 Maret 1919 – 8 Januari 1983) adalah runner-up Ace terhebat dengan rekor 301 kali menjatuhkan pesawat musuh. Pada tanggal 6 Januari 1983, Gerdhard & istrinya, Christl, mengalami kecelakan mobil. Christl meninggal seketika, Gerdhard meninggal 2 hari kemudian.

1. Erich Hartmann

Erich Alfred "Bubi" Hartmann (19 April 1922 – 20 September 1993) adalah Flying Ace terhebat sepanjang sejarah dengan rekor 352 kali menjatuhkan pesawat musuh. Dijuluki "Black Devil" oleh tentara Soviet karena kemampuannya menghabisi pesawat musuh sebanyak 352 kali, 345 diantaranya pesawat Soviet! Ia menjalani 1.404 misi & 825 pertempuran udara & tidak pernah sekalipun ditembak jatuh oleh lawan. Bravo!

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/04/inilah-dia-top-10-penerbang-terhebat.html

Foto-foto Presiden Soekarno yang Langka

Foto-foto Presiden Soekarno yang Langka
Koleksi Foto The Founding Father Soekarno, semoga kita semakin dekat dan cinta pada negara indonesia. Ir. Soekarno (lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – wafat di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 - 1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Dan ada 17 koleksi Foto yang dapat dinikmati.. here this :
President Sukarno Saying Goodbye to His Daughters
Surrounded by citizens of Jakarta, President Sukarno kisses his youngest daughter, Sukmawati, goodbye while his other daughters, Rachmawati (center) and Megawati (left), wait their turn. The Indonesian President was leaving for a three-week vacation in Tokyo.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: November 19, 1962

Indonesian President Achmad Sukarno Calming down Protesters
Original caption: Indonesian President Achmad Sukarno, shown here speaking to a crowd in September of 1950, was reported trying to calm thousands of angry demonstrators near the presidential palace in Jakarta, October17. An artilery battery was brought into position outside the palace as president Sukarno talked to the crowd which had formed to demand the dissolution of Parliament and general elections. Pres. Sukarno told the throng that he did not want to become a dictator and that he would arrange for elections as soon as possible.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: October 17, 1952

President Sukarno Addressing May Day Rally
Original caption: 5/7/1965-Djakarta, Indonesia- President Sukarno of Indonesia addresses a mass May Day rally in the Sports Hall Building. Sukarno announced his decision not to attend a peace conference with Malaysian Prime Minister Rahman in Tokyo. The announcement was viewed as a victory for Indonesia's powerful Communist Party. Posters above the silent crowd stress the unity of the working classes in their struggle to overcome "imperialism."
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: May 7, 1965

Leaders of the Non-Aligned Nations
Original caption: 9/29/60-Yugoslavia- 5 top neutralist countries called upon Pres. Dwight Eisenhower & Premier Nikita Khrushcev to resume their personal diplomacy with a face to face conference. The move resulted from a "neutralist summit conference" late sept. 29. Shown here at the end of the conference are (L to R) PM Pandit Jawaharlal Nehru of India, Pres. Kwame Nkrumah of Ghana, Pres. Gamal Abdel Nasser of United Arab Rep., Pres. Sukarno of Indonesia, & Pres. Tito of Yugoslavia.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: September 29, 1960

Sukarno Inspects Troops
President Sukarno, the first leader of Indonesia after it became a republic in 1945, inspects his troops.
Image: © Hulton-Deutsch Collection/CORBIS
Date Photographed: October 1965

Portrait of Ellsworth Bunker, Howard P. Jones and President Sukarno
Original caption: U.S. Special Envoy Ellsworth Bunker, right, and Ambassador Howard P. Jones, center, chatting with Indonesian President Sukarno April 6, 1965, at the Presidential Palace in Djakarta. The Americans met with Indonesian officials in efforts to stop the "decline" of U.S. Indonesian relations.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: April 6, 1965

Indonesian President Sukarno
Indonesian President Sukarno was taken prisoner by Dutch troops in an attempt to retain control of Indonesia.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: ca. 1945-1949

Richard Nixon Speaking with Achmed Sukarno
Original caption: Visiting president chats with "veep." Washington, D.C.: President Achmed Sukarno of Indonesia, currently on an 18 day official visit to the United States, is shown (left) chatting with Vice President Richard Nixon shortly before a capitol luncheon given in his honor by Mr. Nixon yesterday. The visiting chief of state also addressed a joint session of Congress yesterday, an honor accorded only to leaders of key nations.
Image: © Bettmann/CORBIS
Photographer: Al Muto
Date Photographed: May 18, 1956

Prime Minister Kishi Nobusuke and President Sukarno
Japanese Prime Minister Kishi Nobusuke (L) greets Indonesian President Sukarno during a state visit in Tokyo, Japan.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: 1958

Sukarno Achmed Speaking at Podium
Original caption: President Sukarno of Indonesia is shown here delivering his speech to the United Nations.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: October 2, 1960

Marilyn Monroe Standing with President Sukarno
Original caption: Indonesia's President Sukarno is shown chatting with actress Marilyn Monroe during a party given by Mr. and Mrs. Joshua Logan at a Beverly Hills Hotel last Tuesday night. The party was given in honor of Logan's brother-in-law, Marshall Noble, who is traveling with the 62 members of the Indonesian visiting group. Sukarno had expressed a desire to meet Miss Monroe, who he said is one of the favorite actresses in his country.
Image: © Bettmann/CORBIS
Photographer: George Snow
Date Photographed: June 1956

Kennedy and Johnson with Indonesia's Sukarno 1961
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: April 25, 1961

Prime Minister Kishi Nobusuke and President Sukarno
Japanese Prime Minister Kishi Nobusuke (L) greets Indonesian President Sukarno during a state visit in Tokyo, Japan.

Indonesian President Achmad Sukarno
President of Indonesia, Achmad Sukarno, in 1949.
Image: © Hulton-Deutsch Collection/CORBIS
Photographer: Bert Hardy
Date Photographed: April 1949

Indonesian President Achmad Sukarno
Achmad Sukarno, President of Indonesia and Hafi Salim (maksudnya Haji Agus Salim kali yak?), Socialist Foreign Minister, in 1949.
Image: © Hulton-Deutsch Collection/CORBIS
Photographer: Bert Hardy
Date Photographed: April 1949

Boy Riding in Bumper Car -- (ngga taunya si Guntur aka Mas Tok)
Original caption: Glen Echo, Maryland: son Of Visiting President Samples American Fun. Mohammed Guntur, 12-year-old son of visiting Indonesian President Achmed Sukarno, is shown having fun at the wheel of a "Dodgem" car at the Glen Echo Amusement Park. The boy was taken to the park by Mrs. Richard Nixon, wife of the Vice President, and her daughters, Julie and Patricia.

Chou En-lai and Sukarno Ride in Boat
Original caption: 7/6/1965-Cairo, Egypt- Cruising up the Nile River, Communist China's Premier Chou En-Lai (l) looks at the sights while his companion, President Sukarno of Indonesia checks the time. Both men were in Egypt awaiting the opening of the Afro-Asian Conference, which was to be held in Algiers. Chou stayed on in the Egyptian capital after the conference was postponed.
Image: © Bettmann/CORBISDate Photographed: July 6, 1965

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/04/koleksi-foto-soekarno-yang-langka.html