UP
    Latest News

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

100 Buku Terlaris Di Dunia Saat ini

1. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

2. Dr. Atkins’ New Diet Revolution, Robert C. Atkins

3. Harry Potter and the Chamber of Secrets, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

4. Harry Potter and the Order of the Phoenix, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

5. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

6. Harry Potter and the Goblet of Fire, J.K. Rowling, art by Mary GrandPré

7. Who Moved My Cheese?, Spencer Johnson

8. Tuesdays With Morrie, Mitch Albom

9. Men Are From Mars, Women Are From Venus, John Gray

10. Don’t Sweat the Small Stuff … And It’s All Small Stuff, Richard Carlson

11. What to Expect When You’re Expecting, Heidi Murkoff, Arlene Eisenberg, Sandee Hathaway

12. The 7 Habits of Highly Effective People, Stephen R. Covey

13. The Da Vinci Code, Dan Brown

14. Angela’s Ashes, Frank McCourt

15. Body-for-Life, Bill Phillips, Michael D’Orso

16. Chicken Soup for the Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen

17. The Greatest Generation, Tom Brokaw

18. The Celestine Prophecy, James Redeld

19. Divine Secrets of the Ya-Ya Sisterhood, Rebecca Wells

20. Rich Dad, Poor Dad, Robert T. Kiyosaki with Sharon L. Lechter

21. In the Kitchen With Rosie, Rosie Daley

22. Simple Abundance, Sarah Ban Breathnach

23. The South Beach Diet,Arthur Agatston

24. The Testament,John Grisham

25. To Kill a Mockingbird, Harper Lee

26. Chicken Soup for the Teenage Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Kimberly Kirberger

27. The Brethren, John Grisham

28. The Catcher in the Rye, J.D. Salinger

29. What to Expect the First Year, Heidi Murkoff, Arlene Eisenberg, Sandee Hathaway

30. The Four Agreements, Don Miguel Ruiz

31. A Painted House, John Grisham

32. The Rainmaker, John Grisham

33. The Summons, John Grisham

34. Life Strategies, Phillip C. McGraw

35. Oh, the Places You’ll Go!, Dr. Seuss

36. Seabiscuit: An American Legend, Laura Hillenbrand

37. Dr. Atkins’ New Carbohydrate Gram Counter, Robert C. Atkins

38. Midnight in the Garden of Good and Evil, John Berendt

39. Memoirs of a Geisha,Arthur Golden

40. The Runaway Jury, John Grisham

41. The Hobbit, J.R.R. Tolkien

42. The Perfect Storm, Sebastian Junger

43. Snow Falling on Cedars, David Guterson

44. Embraced by the Light, Betty J. Eadie

45. The Chamber, John Grisham

46. The Prayer of Jabez, Bruce Wilkinson

47. The Lovely Bones, Alice Sebold

48. Cold Mountain, Charles Frazier

49. Holes, Louis Sachar

50. Chicken Soup for the Woman’s Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Jennifer Read Hawthorne, Marci Shimoff

51. The Notebook, Nicholas Sparks

52. The Partner, John Grisham

53. The Street Lawyer, John Gisham

54. The Poisonwood Bible, Barbara Kingsolver

55. The Seat of the Soul, Gary Zukav

56. The Horse Whisperer, Nicholas Evans

57. Hannibal, Thomas Harris

58. A Child Called It, Dave Pelzer

59. Sugar Busters!, H. Leighton Steward, Sam S. Andrews, Morrison C. Bethea, Luis A. Balart

60. Skipping Christmas, John Grisham

61. Left Behind, Tim LaHaye, Jerry B. Jenkins

62. The Christmas Box, Richard Paul Evans

63. The Red Tent, Anita Diamant

64. The Bridges of Madison County, Robert James Waller

65. Where the Heart Is, Billie Letts

66. Love You Forever, Robert Munsch, art by Sheila McGraw

67. The Five People You Meet in Heaven: A Novel, Mitch Albom

68. The Fellowship of the Ring,J.R.R. Tolkien

69. Protein Power, Michael R. Eades, Mary Dan Eades

70. Chicken Soup for the Mother’s Soul, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Jennifer Read Hawthorne, Marci Shimoff

71. John Adams, David McCullough

72. Into Thin Air,Jon Krakauer

73. She’s Come Undone, Wally Lamb

74. Self Matters, Phillip C. McGraw

75. The Millionaire Next Door, Thomas J. Stanley, William D. Danko

76. The Zone, Barry Sears, Bill Lawren

77. The Pilot’s Wife, Anita Shreve

78. The Secret Life of Bees, Sue Monk Kidd

79. The Lost World, Michael Crichton

80. The King of Torts, John Grisham

81. Timeline, Michael Crichton

82. A Walk to Remember, Nicholas Sparks

83. Conversations With God, Book 1, Neale Donald Walsch

84. Debt of Honor, Tom Clancy

85. Chicken Soup for the Teenage Soul II, Jack Caneld, Mark Victor Hansen, Kimberly Kirberger

86. Rainbow, Six Tom Clancy

87. The Polar Express, Chris Van Allsburg

88. Angels & Demons, Dan Brown

89. Green Eggs and Ham, Dr. Seuss

90. The Client, John Grisham

91. The Purpose-Driven Life, Rick Warren

92. The Lord of the Rings, J.R.R. Tolkien

93. Goodnight Moon Board Book, Margaret Wise Brown, pictures by Clement Hurd

94. The Bear and the Dragon, Tom Clancy

95. Executive Orders, Tom Clancy

96. The 9 Steps to Financial Freedom, Suze Orman

97. Ten Stupid Things Women Do to Mess Up Their Lives, Laura Schlessinger

98. The Giver, Lois Lowry

99. Message in a Bottle, Nicholas Sparks

100. Summer Sisters, Judy Blume

sumber: http://korananakindonesia.wordpress.com/2010/06/28/buku-terlaris-di-dunia-saat-ini-top-100-best-selling-books-best-selling-books/

10 Mobil Terbaik di Amerika Serikat

10 Mobil Terbaik di Amerika Serikat

Consumer Reports, Majalah milik lembaga konsumen Amerika Serikat telah mengeluarkan 10 model mobil-mobil terbaik di kelasnya. Lembaga itu telah menguji di laboratorium miliknya, di kota Yonkers New York Amerika Serikat. Consumer Reports mengkategorikan mobil-mobil itu dalam beberapa jenis.

Beberapa mobil yang masuk dalam 10 Mobil Terbaik Consumer Reports, seperti dilansir CNN, Kamis 25 Februari 2010.

Kategori Terbaik Keseluruhan: Lexus 460L
Toyota divisi mobil mewah, Lexus, membuat maha karya yang nyaris sempurna. Bahkan dari seri 460L, Consumer Reports memberi poin hingga 99 untuk skala 100 poin.

Kategori Mobil Ramah Lingkungan: Toyota Prius

Tujuh tahun berturut-turut Prius memenangkan mobil ramah lingkungan (mobil hijau). Pemenang kali ini merupakan Prius versi redesain baru. Selain bahan bakar yang luar biasa irit, keunggulan Prius menurut Consumer Report adalah lapang, menyenangkan untuk dikemudi, aman, dan dapat diandalkan. Meski Prius menjadi salah satu mobil yang bermasalah, tidak ada rekomendasai pemutusan penjualan. Sehingga Consumer Reports memungkinkan mempertahankan rekomendasi mobil ini.

Toyota Prius

Kategori Sedan Sport: Infiniti G37

Ini merupakan tahun ke empat Infiniti memenangkan kategori ini. Sedan keluaran Nissan untuk kelas premium ini menyediakan kombinasi yang menarik, gesit, penanganan, dan akselerasi yang bagus. Consumer Reports juga menyatakan, mobil ini bisa menemani perjalanan dengan nyaman karena dilengkapi interior kelas tinggi.

Kategori Mobil Penumpang: Mazda5
Minivan Mazda5 memiliki tiga baris kursi. Mobil yang tidak terlalu besar membuat bahan bakar-efisien dan mudah melakukan manuver. Penilaian Consumer Reports mobil ini lincah dan membuat perjalanan yang nyaman.

Kategori Sedan Keluarga: Nissan Altima

Setelah melewati perubahan pada 2010, telah membawa Altima sebagai mobil terbaik untuk kategori sedan keluarga. Consumer Reports menyatakan, Altima menawarkan keseimbangan yang menarik antara kenyamanan, kinerja, dan bahan bakar yang irit di kelasnya.
Nissan Altima

Kategori Sedan Kecil: Hyundai Elantra SE

Elantra SE memiliki standar Electronic Stability Control. Teknologi ini terbukti bisa menyelamatkan penumpang saat kecelakaan. Teknologi ini tidak ditemukan mobil-mobil sekelasnya. Ketersediaan ESC adalah faktor utama masuknya Elantra dalam jajaran mobil-mobil terbaik Consumer Reports.

Kategori Mobil Sporty: Volkswagen GTI

GTI merupakan versi tuned-up dari VW Golf hatchback. Dia memiliki mesin turbo empat silinder dengan kekuatan 200 tenaga kuda. Selain tenaga, mobil ini juga berorientasi pada kinerja suspensi. Consumer Reports menyebut GTi sebagai mobil yang menyenangkan untuk dikemudikan dan memudahkan menemani hidup.

Kategori SUV Kecil: Subaru Forester

Consumer Reports menyatakan, Forester menyediakan pengalaman yang paling menarik saat berkendara dengan SUV mana pun. Bahan bakar yang ekonomis tak membuat akselerasi yang lambat. Consumer Reports sebenarnya telah memilih Toyota RAV4 untuk menduduki posisi ini. Namun Consumer Reports menangguhkan sementara dengan alasan adanya rekomendasi penghentian penjualan dan penarikan kembali mobil itu dari Lembaga Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (IIHS).

Kategori SUV Keluarga: Chevrolet Traverse

Kendaraan yang lega akan menyenangkan keluarga dalam perjalanan panjang. Kelapangan kabin ini dimiliki Traverse. Atas pertimbangan ini, Consumer Reports memenangkan Traverse. Lagi-lagi sebenarnya pemenangnya bukan Traverse, tapi Toyota Highlander. Karena adanya rekomendasi penghentian penjualan dari IIHS, Consumer Reports menangguhkan kemenangan ini.

Kategori Pickup: Chevrolet Silverado

Silverado merupakan pickup dengan kualitas interior yang sangat baik, terutama pada versi akhir.

sumber: http://korananakindonesia.wordpress.com/2010/06/27/10-mobil-terbaik-di-amerika-serikat/

Striker Terbaik Sepanjang Sejarah Manusia

Striker Terbaik Sepanjang Sejarah Manusia

12. Gabriel Batistuta

Ia menolak pindah ke klub lain meskipun Fiorentina degradasi ke Serie B Italia pada musim 1992/93. Namun pada tahun berikutnya, striker Argentina yang kerap disapa Batigol ini membawa klubnya kembali ke Serie A. Dari Newell’s Old Boys hingga gantung sepatu di Al Arabi, Batigol mengemaskan total 254 gol dari 441 kali main. Setelah 9 musim bersama Fiorentina, ia dijual ke AS Roma dan menjadi sumber inspirasi utama Giallorossi untuk meraih scudetto ke-3 dalam sejarahnya.

11. Thierry Henry

Kala membela Arsenal, Henry menjadi topskor Liga Primer Inggris sebanyak empat kali (2002, 2004, 2005 dan 2006) dan menjadi pemain tersubur The Gunners dengan 226 gol dari semua kompetisi. Ia juga meraih dua gelar penting bersama timnas Prancis, yakni Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

10. Roberto Baggio
Sayangnya, Baggio lebih diingat dengan kegagalannya mengeksekusi tendangan dari titik putih sehingga Italia kalah adu penalti melawan Brasil di final Piala Dunia 1994. Tapi, tanpa penampilan Baggio yang gemilang sepanjang turnamen itu, Azzurri tak mungkin mencapai final. Ia menjadi anak emas sepakbola Italia sejak bergabung dengan Fiorentina pada 1985, sebelum rekor transfernya ke Juventus menjelang Piala Dunia 1990. Dikenal dengan sebutan “The Divine Ponytail” karena rambut kuncir dan ketaatannya menjalankan agama Budha, Baggio meraih scudetto dua kali – bersama Juventus pada 1994/95, dan AC Milan pada musim berikutnya. Pemain Terbaik Dunia versi FIFA pada 1993.

9. Alessandro Del Piero
Juventus forever, per sempre, selamanya! Itulah si Pinturicchio yang sudah lima kali scudetto bersama Bianconeri dan menjadi ikon klubnya dengan 500 penampilan lebih. Sama halnya dengan Batigol, ia pun menolak keluar dari klubnya yang degradasi pada 2006 akibat kasus Calciopoli. Titel U-21 Eropa pada 1994 dan 1996 disandangnya, ditambah lagi gelar juara Piala Dunia 2006. Loyalitas adalah emas!

8. Marco van Basten
Torehan 218 gol dari 280 penampilan bersama Ajax dan AC Milan bukan prestasi yang mudah diraih. Ia juga mengoleksi hattrick gelar pada 1992 – Pemain Terbaik Dunia versi FIFA, Pemain Terbaik Eropa, dan Pemain Terbaik Dunia. Marco van Basten menjadi pemain yang sukses mengikuti jejak Johan Cruyff, sekaligus memimpin Belanda juara Eropa untuk pertama kalinya pada 1988. Bersama AC Milan, ia meraih Piala Eropa pada 1989 dan 1990. Sayangnya, cedera pergelangan kaki memaksanya pensiun lebih dini. Meski demikian, Van Basten tetap berkiprah dalam dunia sepakbola. Ia melatih timnas Belanda pada 2004-08 dan kini mengasuh Ajax

7. Ronaldo (Ronaldo Luiz Nazario da Lima)
Sang fenomena sudah dua kali meraih hattrick gelar Pemain Terbaik FIFA, Eropa dan Dunia. Nama Ronaldo mulai bangkit ketika melesatkan 58 gol dalam 60 pertandingan di awal karirnya bersama Cruzeiro pada. Setelah dua musim yang gemilang bersama PSV Eindhoven, ia bergabung dengan Barcelona pada 1996 dan membukukan 34 gol dalam 37 laga untuk menjadi topskor. Bersama Inter Milan, Ronaldo ‘mengejek’ gaya pertahanan klub Italia lainnya. Alhasil, 25 gol dikemasnya, sekaligus membawa Inter juara Piala UEFA – semuanya dalam musim pertamanya. Ia juga meraih topskor pada dua musim pertamanya bersama Real Madrid. Duka kekalahan 3-0 dari Prancis pada final Piala Dunia 1998 terhapus, ketika Ronaldo membawa Brasil juara Piala Dunia berikutnya. Ia menjadi topskor dengan 8 gol, dan dua di antaranya dicetak di final melawan Jerman.

6. Bobby Charlton (Sir Robert Charlton)
Inilah salah satu pemain terbaik Inggris sepanjang masa. Bobby Charlton meraih 106 caps dan 49 gol bersama timnas Inggris. Sebagai bagian dari “Busby Babes” yang selamat dari tragedi Munich 1958, Charlton sepuluh tahun kemudian membawa Manchester United menjadi klub pertama Inggris yang juara Piala Eropa. Charlton juga membantu tuan rumah Inggris meraih Piala Dunia 1966. Perlawanan Charlton kontra Eusebio di semifinal melawan Portugal dikenang sebagai pertandingan terbaik Inggris sepanjang masa.

5. Alfredo Di Stefano
Ketika membela Real Madrid, Di Stefano mengoleksi delapan titel Liga Spanyol dan memenangkan lima edisi pertama Piala Eropa. Ia juga melesatkan gol dalam setiap pertandingan final. Kepemimpinannya di lapangan ditambah skill menakjubkan membuat Di Stefano menjadi faktor utama Real Madrid mendominasi Eropa pada akhir 1950-an. Namun, Di Stefano gagal di tingkat internasional. Ia pernah memperkuat timnas Argentina, Kolombia dan Spanyol, tapi tak satupun gelar Piala Dunia direbut. Ia selalu dikenang ketika menciptakan hattrick saat Real Madrid membantai Frankfurt 7-4 untuk mengangkat trofi Piala Eropa kelima kalinya beruntun.

4. Ferenc Puskas
Inilah striker yang kualitasnya akan sulit ditemui lagi di Hongaria. Bersama timnas, ia mencatat rekor 84 gol dari 85 caps. Tubuhnya pendek, dadanya rata, tapi kekuatannya terletak pada kaki kirinya yang mampu melepaskan tembakan secepat kilat. Setelah meraih medali emas Olimpiade 1952 sekaligus mengakhiri dominasi Inggris di Eropa, timnas Hongaria menjadi favorit juara Piala Dunia 1954. Tim berjuluk “Mighty Magyars” melesakkan 17 gol dalam babak grup sebelum menyingkirkan Brasil dan Uruguay. Meskipun cedera berat, Puskas memaksakan dirinya tampil di final, bahkan mencetak gol sebelum kalah secara menyakitkan oleh Jerman Barat.

3. Eusebio (Eusebio da Silva Ferreira)
Pemenang Sepatu Emas di Piala Dunia 1966 ini mencetak sembilan gol buat Portugal sebelum tersingkir di semi-final oleh tuan rumah Inggris, yang kemudian keluar sebagai juara. Eusebio menjadi pemain Afrika pertama (kelahiran Mozambique) sehingga dikenal sebagai “Pele versi Eropa” – dan hingga kini masih dinobatkan sebagai pemain terbaik Portugal sepanjang masa. Dari Benfica hingga Sporting Lisbon, nama Eusebio bersinar di usia 19, ketika mencetak hat-trick ke gawang Santos (yang kala itu diperkuat Pele) pada Turnamen Paris 1961. Eusebio menjadi topskor Liga Portugal tujuh kali dan meraih Pemain Terbaik Eropa pada 1965. Dua golnya ke gawang Real Madrid membantu Benfica meraih Piala Eropa untuk kedua kalinya pada 1962. Sayangnya, ia cedera lutut dan terpaksa gantung sepatu pada umur 32 tahun. Ia menorehkan 41 gol dari 64 caps internasional.

2. Johan Cruyff
Inilah master of total football. Kapten Cruyff memimpin Belanda di Piala Dunia 1974, dengan mencetak dua gol baik ke gawang Argentina maupun Brasil, sebelum dikalahkan Franz Beckenbauer dan Jerman Barat di partai puncak. Johan Cruyff merupakan nama paling terkenal dalam sejarah sepakbola Belanda. Ia menjadi pemeran utama dalam dominasi Ajax di kancah Eropa pada era 1970-an. Ia mendominasi Belanda dengan delapan titel domestik bersama Ajax ditambah satu lagi di Feyenoord. Tiga gelar Piala Eropa berturut-turut diraih pada 1970 hingga 1973 sebelum hijrah ke Barcelona. Ia pensiun menjelang Piala Dunia 1978, dan selanjutnya sukses melatih dua bekas klubnya.

1. Pele (Edson Arantes do Nascimento)

Pada usia 17 tahun, Pele (foto) memborong enam gol di Piala Dunia 1958, dan menjadi sumber inspirasi Brasil meraih titel pertamanya. Karirnya penuh dengan prestasi, di dalam maupun luar lapangan, dan saat ini menjadi duta besar sepakbola. Angka-angkanya: 470 gol dalam 412 penampilan bersama Santos, dan 77 gol dari 92 caps di timnas Brasil. Tiga kali juara Piala Dunia, sepuluh titel Campeonato Paulista, dua Copa Libertadores. Butuh penjelasan apa lagi?

sumber: http://korananakindonesia.wordpress.com/2010/06/24/penyerang-atau-strikerterbaik-sepanjang-sejarah-manusia/

Tim Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Tim Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Menurut analisa Castrol Index, beberapa pemain legendaris dunia masuk tim terbaik sepanjang masa, kecuali Pele.Analisa yang mengambil waktu dari 1966-2006 dengan total waktu 3.000 jam permainan dan 540 laga ini juga tak menyertakan dua nama besar sepakbola, Zinedine Zidane (Prancis) dan gelandang Inggris, Bobby Moore.

Dalam 11 pemain Yang Tim Terbaik Dunia Sepanjang Masa adalah

Penjaga gawang :

Emerson Leao , Brasil

Pemain Belakang :

Andreas Brehme (1990) Jerman Barat

Marcio Santos (Brasil/1994)

Marcel Desailly (Perancis) 1996

Lillian Thuram. (Perancis) 1996

Pemain Gelandang

Franz Beckenbauer (1966)

Gregorz Lato (1974) Polandia,

Johan Cruyff (Belanda/1974).

Diego Maradona (Argentina) 1986.

Penyerang, striker

Gerd Müller Jerman Barat,(1970)

Ronaldo (2002).

Penjaga gawang ditempati kiper legendaris Brasil, Emerson Leao yang hanya kemasukan tiga gol. Leao juga melakukan penyelamatan sebanyak 90 persen pada final 1978.

Di jantung pertahanan, kuartet ditempati bek Jerman Barat, Andreas Brehme (1990), Marcio Santos (Brasil/1994) dan duo Prancis di Piala Dunia 1998, Marcel Desailly serta Lillian Thuram. Pada posisi gelandang ditempati “Der Kaiser” Franz Beckenbauer (1966), peraih Golden Boot asal Polandia, Gregorz Lato (1974), Johan Cruyff (Belanda/1974). Ditambah Diego Maradona yang mencetak gol dan assists sebesar 71 persen dari gol Argentina di Piala Dunia 1986. Di barisan penyerang, striker Jerman Barat, Gerd Müller (1970) yang berhasil mencetak 13 gol berduet dengan striker pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa, Ronaldo (2002).

sumber: http://korananakindonesia.wordpress.com/2010/06/24/tim-terbaik-dunia-sepanjang-masa/