UP
    Latest News

Ditolak Bayar Pakai Kartu Kredit, Akhirnya Bayar Tunai Dengan Uang Berkarung-karung

Ditolak Bayar Pakai Kartu Kredit, Akhirnya Bayar Tunai Dengan Uang Berkarung-karung

Kejadian dan foto-foto dibawah ini, benar adanya ! Seorang warga Cina, pemilik tambang batu bara di Shanxi, China, membelanjakan uangnya di sebuah hotel di China sampai habis sebanyak RMB 200,000. (RMB = singkatan dari Renminbi = Yuan, mata uang Republik Rakyat Cina).


Saat ia ditagih bayar oleh pihak hotel, sang pengusaha tersebut hendak membayarnya dengan “kartu kredit” (credit card), namun ditolak oleh pihak hotel dan ia harus membayar dengan uang tunai.


Karena gengsi dan tak mau kehilangan muka, maka ia menelepon ke perusahaannya dan minta segera dikirim uang tunai sebanyak RMB 200.000.


Tak lama kemudian 2 buah mobil datang ke halaman hotel membawa 200.000 lembar uang RMB 1. Lihat foto-foto di bawah ini :



Sedang menurunkan gebogan uang sebanyak 200.000 lembar uang RMB 1.



Ratusan ribu lembar uang RMB ditumpahkan ke lantai sebuah ruangan hotel.



Pemilik batu bara menunggu datangnya kwitansi tagihan.



Pihak hotel mengerahkan seluruh karyawannya untuk menghitung uang.



Pemilik tambang batu bara tetap sabar menunggunya.


sumber: http://iwandahnial.wordpress.com/2010/09/04/ditolak-bayar-pakai-kartu-kredit-terpaksa-bayar-tunai/

Video dan Foto Tornado Api

Video dan Foto Tornado Api
Tornado api sebagai twister normal jika tidak cukup buruk, kombinasi mengerikan angin kencang dan kebakaran luas telah bergabung untuk menciptakan tornado api. Fenomena ini sangat langka ditangkap kamera dimana api berputar tak terbendung merobek menyikat melalui sepanjang jalan utama di Hawaii’s Big Island.

Pusaran asap hitam tebal dapat dilihat berputar dalam pusaran sebagai lompatan api lebih dari 20ft dari tanah. Tornado Api menghancurkan sekitar 1.400 hektar lahan dan masih terus membakar pada bagian-bagian pulau itu setelah Departemen Tanah dan Sumber Daya Alam berhasil membendung 60 persen dari kebakaran hutan.

Tidak ada cedera dilaporkan oleh api namun petugas pemadam kebakaran terpaksa mundur ke jarak yang aman setelah kebakaran berputar yang dibuat. Pusaran Api, juga dikenal sebagai setan api atau tornado api, disebabkan ketika kebakaran mengakuisisi vortisitas vertikal dan menciptakan beberapa saat.

2
1
Hal ini terjadi ketika sebuah kolom yang hangat, udara meningkat terbungkus oleh api menyebabkan tekanan rendah untuk muncul di tanah. Cooler udara kemudian bergegas masuk untuk menggantikan udara naik, menciptakan vortex yang dapat menarik api hingga ratusan meter di atas tanah.
Pada tahun 1923, tornado api dinyalakan oleh gempa bumi besar Kanto di Tokyo tumbuh untuk ukuran sebuah kota besar dan membunuh 38.000 orang hanya dalam 15 menit. Muncul tornado api menembus bidang tanaman di Aracatuba, Brazil selatan, setelah berbulan-bulan kekeringan. Angin puyuh api juga ditangkap pada kamera sebagai kebakaran melanda daerah di negara selatan Sao Paulo.
berikut video nya .


sumber http://www.i-dus.com/2010/09/with-videopicttornado-api-menghantam.html

Foto Detik-detik Kematian Tomizawa di arena balap Moto2

Foto Detik-detik Kematian Tomizawa di arena balap Moto2
Pembalap berusia 19 tahun asal Jepang Shoya Tomizawa tewas dalam kecelakaan di arena balap Moto2 di Sirkuit Misano. Pebalap muda Jepang meninggal akibat cedera parah saat balapan.

Tomizawa sedang berada di posisi empat ketika terjadi kecelakaan di depan Alex de Angelis dan Scott Redding. Nasib sial menghampiri Tomizawa, karena dua pebalap di belakangnya tersebut menggilasnya dengan kecepatan tinggi. Tomizawa tergilas karena sebelumnya selip dan terjatuh.

Tomizawa langsung dilarikan ke rumah sakit di Riccione untuk mendapatkan perawatan. Tetapi takdir berkata lain, karena nyawa sang pebalap tak bisa diselamatkan. Pada pukul 14.20 waktu setempat, pihak rumah sakit memberikan pernyataan resmi bahwa Tomizawa meninggal dunia.

Berikut foto detik-detik kejadian dan saat evakuasinya.
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa - Tomizawa5.jpg
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa - Tomizawa7.jpg
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa - Tomizawa2.jpg
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa - Tomizawa4.jpg
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa - Tomizawa6.jpg

sumber: http://www.tribunnews.com/2010/09/06/foto-detik-detik-kematian-tomizawa