UP
    Latest News

Hisapan Ombak Aneh Parangtritis Dibuktikan Secara Ilmiah

Hisapan Ombak Aneh Parangtritis Dibuktikan Secara Ilmiah


Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Kepala Laboratorium Geospasial Parangtritis I Nyoman Sukmantalya mengatakan, sampai sekarang informasi mengenai rip current amat minim. Akibatnya, masyarakat masih sering mengaitkan peristiwa hilangnya korban di pantai selatan DI Yogyakarta dengan hal-hal yang berbau mistis. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut.


Arus balik merupakan aliran air gelombang datang yang membentur pantai dan kembali lagi ke laut. Arus itu bisa menjadi amat kuat karena biasanya merupakan akumulasi dari pertemuan dua atau lebih gelombang datang.

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs510.ash1/30124_442336302737_366435917737_5742441_3801214_n.jpg

"Bisa dibayangkan kekuatan seret arus balik beberapa kali lebih kuat dari terpaan ombak datang. Wisatawan yang tidak waspada dapat dengan mudah hanyut," demikian papar Nyoman, Selasa (3/2) di Yogyakarta.

Celakanya, arus balik terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan detik. Arus itu juga bukan hanya berlangsung di satu tempat, melainkan berganti-ganti lokasi sesuai dengan arah datangnya gelombang yang juga menyesuaikan dengan arah embusan angin dari laut menuju darat.


Nyoman melanjutkan, korban mudah terseret arus balik karena berada terlalu jauh dari bibir pantai. Ketika korban diterjang arus balik, posisinya akan mudah labil karena kakinya tidak memijak pantai dengan kuat.
"Karena terseret tiba-tiba dan tidak bisa berpegangan pada apa pun, korban menjadi mudah panik, dan tenggelam karena kelelahan," lanjutnya.


Terpisah, Staf Ahli Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada, Djati Mardianto, melanjutkan, apabila korban tetap tenang saat terseret arus, besar kemungkinan baginya untuk kembali ke permukaan. "Karena arus berputar di dasar laut sehingga materi di bawah bisa naik lagi," ujar Djati.


Setelah mengapung, korban bisa berenang ke tepi laut, atau membiarkan diri terempas ke pantai oleh gelombang datang lain. Setidak-tidaknya, korban memiliki kesempatan untuk melambaikan tangan atau berteriak minta tolong.


Bagaimana dengan korban hilang? Djati mengatakan, hal itu dapat terjadi apabila korban terlalu kuat melawan arus saat berada di dalam air sehingga urung mengapung. Sebaliknya, korban akan semakin jauh terseret arus bawah laut dan bisa tersangkut karang atau masuk ke dalam patahan yang berjarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai. Di dasar patahan yang kedalamannya mencapai ratusan meter itu, korban akan semakin sulit bergerak karena ia bercampur dengan aneka materi padat yang terkandung dalam arus.


Korban akan diperlakukan sama seperti material, yakni diendapkan. Korban baru bisa kembali terangkat ke permukaan jika ada arus lain yang mengangkat sedimen dari dasar laut. Namun, ia mengatakan, biasanya hal itu butuh waktu lama.


Meski sulit, diperkirakan kedatangannya, arus balik sebenarnya bisa dikenali. Menurut Nyoman, permukaan arus balik terlihat lebih tenang daripada gelombang datang yang berbuih. Selain itu, arus balik biasa terjadi di ujung-ujung cekungan pantai dan warnanya keruh karena membawa banyak materi padat dari pantai.

http://serc.carleton.edu/images/NAGTWorkshops/visualization/collections/rip.current.gif

Masalahnya, banyak wisatawan justru senang bermain di pantai yang tenang karena dianggap lebih aman. "Padahal, lokasi tersebut amat berbahaya," kata Nyoman.


Sejauh ini, cara terbaik untuk mengurangi risiko bencana terseret arus di pantai adalah dengan tidak bersikap nekat berenang ke tengah laut. Pengunjung harus benar-benar mematuhi rambu larangan berenang yang dipasang tim search and rescue (SAR) di sepanjang pantai.


Selain itu, kondisi cuaca juga harus dipertimbangkan. Gelombang laut akan membesar di musim penghujan karena terpengaruh angin barat. Berenang di laut pada malam hari pun sebisa mungkin dihindari karena arus balik akan menguat akibat terpengaruh pasang.


Menurut kedua pakar geomorfologi pesisir itu, tidak ada pantai di DIY yang aman. Semua memiliki potensi arus balik yang kuat. Bahkan, di sejumlah pantai di Gunung Kidul, arus balik kian diperkuat oleh buangan air sungai bawah tanah.


Pemerintah daerah juga bisa mempelajari pola-pola arus balik dengan melakukan pengamatan rutin sepanjang tahun menggunakan citra satelit beresolusi tinggi, seperti citra Quickbird dan IKONOS. Kedua satelit itu bisa merekam dengan jelas benda yang berukuran kecil hingga ukuran satu meter.


"Sejauh ini, penelitian ke arah sana baru sebatas pada skripsi mahasiswa. Belum ada penelitian yang mendalam dan menghasilkan rekomendasi kebijakan," papar Djati.


Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.


Bagi pengunjung, informasi berupa papan larangan berenang dan imbauan petugas dianggap jelas belum cukup. Kenapa tak dibagikan leaflet kecil begitu pengunjung mau masuk pantai. Leaflet itu berisi penjelasan singkat, harus bagaimana dan di mana jika ingin mencebur ke laut.


Nyoman mengatakan, ketinggian air sepaha orang dewasa sudah cukup bagi arus balik untuk menyeret orang ke tengah laut. Paling aman, usahakan air hanya sampai ketinggian mata kaki.
Gambar:


Kita mungkin dapat melihat suatu arus balik dari suatu tempat yang lebih tinggi di pantai, atau dapat juga bertanya dengan penjaga pantai yang bertugas atau dengan penduduk setempat yang tahu di lokasi mana terdapat rip current. Berdasarkan pengamatan, sifat-sifat Rip Current dapat diketahui dengan :

1. Melihat adanya perbedaan tinggi gelombang antara kiri-kanan dan antaranya. Tinggi gelombang pada bagian kiri dan kanan lebih besar dari antaranya.
2. Meletakkan benda yang dapat terapung. Bila benda tersebut terseret menuju off shore maka pada tempat tersebut terdapat Rip Current.

3. Melihat kekeruhan air yang terjadi, dimana air pada daerah surf zone tercampur dengan air dari darat. Bila terlihat air yang keruh menuju off shore, maka tempat tersebut terdapat Rip Current. Kejadian ini dapat dilihat dengan jelas dari tempat yang lebih tinggi


Tips/Cara/Usaha yang harus dilakukan bila terseret rip current, adalah sebagai berikut:

1. Jika terperangkap dalam arus seret ke tengah laut, jangan mencoba untuk berenang melawan arus (ke tepi pantai),

2. tenanglah untuk sementara mengikuti arus. Secepat arus seret berada di luar penghalang, atau kecepatan arus melambat dan kita merasa sedikit bebas dari pergerakan air yang cepat,

3. berenanglah ke area di sebelah kiri/kanan kita dan baru kemudian berenang kembali ke arah pantai (atau mengikuti gelombang menuju pantai). Tentu saja kita harus tetap menjaga untuk tetap berada di luar arus seret tersebut.




source:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5787322

Hisapan Ombak Aneh Parangtritis Dibuktikan Secara Ilmiah

Hisapan Ombak Aneh Parangtritis Dibuktikan Secara Ilmiah


Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Kepala Laboratorium Geospasial Parangtritis I Nyoman Sukmantalya mengatakan, sampai sekarang informasi mengenai rip current amat minim. Akibatnya, masyarakat masih sering mengaitkan peristiwa hilangnya korban di pantai selatan DI Yogyakarta dengan hal-hal yang berbau mistis. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut.


Arus balik merupakan aliran air gelombang datang yang membentur pantai dan kembali lagi ke laut. Arus itu bisa menjadi amat kuat karena biasanya merupakan akumulasi dari pertemuan dua atau lebih gelombang datang.

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs510.ash1/30124_442336302737_366435917737_5742441_3801214_n.jpg

"Bisa dibayangkan kekuatan seret arus balik beberapa kali lebih kuat dari terpaan ombak datang. Wisatawan yang tidak waspada dapat dengan mudah hanyut," demikian papar Nyoman, Selasa (3/2) di Yogyakarta.

Celakanya, arus balik terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan detik. Arus itu juga bukan hanya berlangsung di satu tempat, melainkan berganti-ganti lokasi sesuai dengan arah datangnya gelombang yang juga menyesuaikan dengan arah embusan angin dari laut menuju darat.


Nyoman melanjutkan, korban mudah terseret arus balik karena berada terlalu jauh dari bibir pantai. Ketika korban diterjang arus balik, posisinya akan mudah labil karena kakinya tidak memijak pantai dengan kuat.
"Karena terseret tiba-tiba dan tidak bisa berpegangan pada apa pun, korban menjadi mudah panik, dan tenggelam karena kelelahan," lanjutnya.


Terpisah, Staf Ahli Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada, Djati Mardianto, melanjutkan, apabila korban tetap tenang saat terseret arus, besar kemungkinan baginya untuk kembali ke permukaan. "Karena arus berputar di dasar laut sehingga materi di bawah bisa naik lagi," ujar Djati.


Setelah mengapung, korban bisa berenang ke tepi laut, atau membiarkan diri terempas ke pantai oleh gelombang datang lain. Setidak-tidaknya, korban memiliki kesempatan untuk melambaikan tangan atau berteriak minta tolong.


Bagaimana dengan korban hilang? Djati mengatakan, hal itu dapat terjadi apabila korban terlalu kuat melawan arus saat berada di dalam air sehingga urung mengapung. Sebaliknya, korban akan semakin jauh terseret arus bawah laut dan bisa tersangkut karang atau masuk ke dalam patahan yang berjarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai. Di dasar patahan yang kedalamannya mencapai ratusan meter itu, korban akan semakin sulit bergerak karena ia bercampur dengan aneka materi padat yang terkandung dalam arus.


Korban akan diperlakukan sama seperti material, yakni diendapkan. Korban baru bisa kembali terangkat ke permukaan jika ada arus lain yang mengangkat sedimen dari dasar laut. Namun, ia mengatakan, biasanya hal itu butuh waktu lama.


Meski sulit, diperkirakan kedatangannya, arus balik sebenarnya bisa dikenali. Menurut Nyoman, permukaan arus balik terlihat lebih tenang daripada gelombang datang yang berbuih. Selain itu, arus balik biasa terjadi di ujung-ujung cekungan pantai dan warnanya keruh karena membawa banyak materi padat dari pantai.

http://serc.carleton.edu/images/NAGTWorkshops/visualization/collections/rip.current.gif

Masalahnya, banyak wisatawan justru senang bermain di pantai yang tenang karena dianggap lebih aman. "Padahal, lokasi tersebut amat berbahaya," kata Nyoman.


Sejauh ini, cara terbaik untuk mengurangi risiko bencana terseret arus di pantai adalah dengan tidak bersikap nekat berenang ke tengah laut. Pengunjung harus benar-benar mematuhi rambu larangan berenang yang dipasang tim search and rescue (SAR) di sepanjang pantai.


Selain itu, kondisi cuaca juga harus dipertimbangkan. Gelombang laut akan membesar di musim penghujan karena terpengaruh angin barat. Berenang di laut pada malam hari pun sebisa mungkin dihindari karena arus balik akan menguat akibat terpengaruh pasang.


Menurut kedua pakar geomorfologi pesisir itu, tidak ada pantai di DIY yang aman. Semua memiliki potensi arus balik yang kuat. Bahkan, di sejumlah pantai di Gunung Kidul, arus balik kian diperkuat oleh buangan air sungai bawah tanah.


Pemerintah daerah juga bisa mempelajari pola-pola arus balik dengan melakukan pengamatan rutin sepanjang tahun menggunakan citra satelit beresolusi tinggi, seperti citra Quickbird dan IKONOS. Kedua satelit itu bisa merekam dengan jelas benda yang berukuran kecil hingga ukuran satu meter.


"Sejauh ini, penelitian ke arah sana baru sebatas pada skripsi mahasiswa. Belum ada penelitian yang mendalam dan menghasilkan rekomendasi kebijakan," papar Djati.


Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.


Bagi pengunjung, informasi berupa papan larangan berenang dan imbauan petugas dianggap jelas belum cukup. Kenapa tak dibagikan leaflet kecil begitu pengunjung mau masuk pantai. Leaflet itu berisi penjelasan singkat, harus bagaimana dan di mana jika ingin mencebur ke laut.


Nyoman mengatakan, ketinggian air sepaha orang dewasa sudah cukup bagi arus balik untuk menyeret orang ke tengah laut. Paling aman, usahakan air hanya sampai ketinggian mata kaki.
Gambar:


Kita mungkin dapat melihat suatu arus balik dari suatu tempat yang lebih tinggi di pantai, atau dapat juga bertanya dengan penjaga pantai yang bertugas atau dengan penduduk setempat yang tahu di lokasi mana terdapat rip current. Berdasarkan pengamatan, sifat-sifat Rip Current dapat diketahui dengan :

1. Melihat adanya perbedaan tinggi gelombang antara kiri-kanan dan antaranya. Tinggi gelombang pada bagian kiri dan kanan lebih besar dari antaranya.
2. Meletakkan benda yang dapat terapung. Bila benda tersebut terseret menuju off shore maka pada tempat tersebut terdapat Rip Current.

3. Melihat kekeruhan air yang terjadi, dimana air pada daerah surf zone tercampur dengan air dari darat. Bila terlihat air yang keruh menuju off shore, maka tempat tersebut terdapat Rip Current. Kejadian ini dapat dilihat dengan jelas dari tempat yang lebih tinggi


Tips/Cara/Usaha yang harus dilakukan bila terseret rip current, adalah sebagai berikut:

1. Jika terperangkap dalam arus seret ke tengah laut, jangan mencoba untuk berenang melawan arus (ke tepi pantai),

2. tenanglah untuk sementara mengikuti arus. Secepat arus seret berada di luar penghalang, atau kecepatan arus melambat dan kita merasa sedikit bebas dari pergerakan air yang cepat,

3. berenanglah ke area di sebelah kiri/kanan kita dan baru kemudian berenang kembali ke arah pantai (atau mengikuti gelombang menuju pantai). Tentu saja kita harus tetap menjaga untuk tetap berada di luar arus seret tersebut.




source:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5787322

Fakta-fakta Terselubung Kerajaan Majapahit

Fakta-fakta Terselubung Kerajaan Majapahit

Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya. Barangkali ini pula yang terjadi dengan Majapahit, sebuah kerajaan maha besar masa lampau yang pernah ada di negara yang kini disebut Indonesia. Kekuasaannya membentang luas hingga mencakup sebagian besar negara yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara.

Namun demikian, ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah Dasar, kita sudah disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dkenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.

‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin memotivasi Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian menerbitkannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’.

Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan terbatas, terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda) yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara.

Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.

Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.

Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah sebagai berikut:

1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan kata-kata Tauhid.


2. Pada batu nisan Syeikh Maulana Malik Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai Wali pertama dalam sistem Wali Songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah Qadhi atau hakim agama Islam kerajaan Majapahit. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Agama Islam adalah agama resmi yang dianut oleh Majapahit karena memiliki Qadhi yang dalam sebuah kerajaan berperan sebagai hakim agama dan penasehat bidang agama bagi sebuah kesultanan atau kerajaan Islam.

3. Pada lambang Majapahit yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit ini.
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.

4. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut Hindu.

Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.

Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.

Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan ‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.

5. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.

Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.

Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarahitu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan.Wallahu A’lam Bishshawab. Hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui.

source: http://danish56.blogspot.com/2010/11/fakta-fakta-tersembunyi-dari-kerajaan.html

Fakta-fakta Terselubung Kerajaan Majapahit

Fakta-fakta Terselubung Kerajaan Majapahit

Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya. Barangkali ini pula yang terjadi dengan Majapahit, sebuah kerajaan maha besar masa lampau yang pernah ada di negara yang kini disebut Indonesia. Kekuasaannya membentang luas hingga mencakup sebagian besar negara yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara.

Namun demikian, ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah Dasar, kita sudah disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dkenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.

‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin memotivasi Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian menerbitkannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’.

Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan terbatas, terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda) yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara.

Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.

Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.

Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah sebagai berikut:

1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan kata-kata Tauhid.


2. Pada batu nisan Syeikh Maulana Malik Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai Wali pertama dalam sistem Wali Songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah Qadhi atau hakim agama Islam kerajaan Majapahit. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Agama Islam adalah agama resmi yang dianut oleh Majapahit karena memiliki Qadhi yang dalam sebuah kerajaan berperan sebagai hakim agama dan penasehat bidang agama bagi sebuah kesultanan atau kerajaan Islam.

3. Pada lambang Majapahit yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit ini.
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.

4. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut Hindu.

Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.

Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.

Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan ‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.

5. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.

Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.

Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarahitu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan.Wallahu A’lam Bishshawab. Hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui.

source: http://danish56.blogspot.com/2010/11/fakta-fakta-tersembunyi-dari-kerajaan.html

10 Penjudi Yang Namanya Tercatat Dalam Sejarah

10 Penjudi Yang Namanya Tercatat Dalam Sejarah
Di hari ini , lebih banyak orang dan lebih dari semua lapisan masyarakat ,judi adalah sebagai bentuk hiburan dan sebagai cara untuk membuat cepat kaya. Dari selebriti yang bermain Texas hold’em hingga para pengusaha yang bermain di pasar saham, judi lebih populer dalam berbagai bentuk daripada sebelumnya, dan sekarang dapat dilihat 24 jam, 7 hari seminggu di Jaringan Poker, misalnya.

Tapi ini bukan artikel tentang penjudi hari ini, tapi tentang orang yang terkenal, penjudi yang disegani. Penjudi yang telah membuat namanya dalam buku-buku sejarah, penjudi yang dalam waktu dan tempat dalam masyarakat dianggap anggota penting dari komunitas mereka dan terkenal karena lebih dari hanya sebagai pen judi. Di sini adalah sepuluh besar dari mereka:

10. John Montague


John Montague tinggal di Inggris 1718-1792. Dia adalah seorang negarawan Inggris yang memegang peranan penting dan bergengsi baik di militer dan politik. Montague tidak memiliki reputasi terbaik, tetapi dikatakan bahwa sebagian besar sejarah menulis tentang Dia ditulis oleh musuh-musuh politiknya.

Tampaknya Montague, Earl Sandwich 4, akan meminta bawahannya untuk membawanya irisan daging antara dua potong roti selama duduk di meja kartu. Kebiasaan ini menjadi terkenal di antara teman-teman penjudi dan sehingga lahir lah kata ” sandwich ‘.

Montague berpendidikan, lulusan Cambridge, dan mengadakan sejumlah pos penting dalam hidupnya, namun ia adalah penemu dari kata sandwich yang menghasilkan dia berada di daftar ini. baca ” Hunger and Aces Make Culinary History” untuk melihat sejarah lengkap Sandwich.

9. John Aspinall

John Aspinall adalah di Marinir dan dididik di Oxford. Di sanalah Aspinall mulai tumbuh dan tertarik dalam perjudian.

dari hasil judinya Dia membeli Howler, sebuah mansion abad ke 18 dekat Canterbury, dengan kemenangan di tahun 1956. areal 9 hektar itu diisi kebun ,taman dan binatang yang menjadi kebun binatang pertamanya.

Dana dari perjudian sendiri dan bisnis kasino memungkinkan dia untuk membangun sebuah koleksi pribadi yang meliputi badak, antelop bongo, kuda dan macan tutul Kowalski. Di sini ia mengembangkan filsafat memperlakukan hewan dengan hormat. Dia mengumpulkan sebuah tim penjaga setia seperti hati dan bahkan menjual beberapa perhiasan dan harta lainnya membayar untuk memberi makan ternaknya. Meskipun mungkin tidak secara khusus yang dikenang sebagai anggota masyarakat yang disegani di militer atau dalam politik, reputasi Aspinall datang dalam bentuk cinta dan advokasi untuk binatang sehingga ia tercatat dalam sejarah.

8. Michael de Montaigne

Penjudi yang terkenal berikut adalah seorang penulis paling berpengaruh jaman Renaisans Perancis, Michael de Montaigne. Dia hidup antara tahun 1533-1592 dan dianggap lebih dari seorang negarawan daripada seorang penulis selama masa hidupnya.

Dia dianggap sebagai ayah dari apa yang kita sebut Skeptisisme modern sekarang ini. Pengaruhnya jauh-mencapai filsuf dan penulis besar seperti Ralph Waldo Emerson, René Descartes, Blaine Pascal, dan mungkin bahkan William Shakespeare. Montaigne banyak dipengaruhi oleh tulisannya, terutama bukunya, Essais yang berisi, sampai hari ini, beberapa esai yang paling banyak berpengaruh yang pernah ditulis.

7. Jerome Cardan

Ilmuwan Jerome Cardan yang hidup dari 1501-1576 adalah seorang matematikawan Renaisans Italia, dokter, dan penjudi. Dia terkenal karena prestasinya dalam aljabar. Dia adalah seorang penjudi dan juga pemain catur. Dia bahkan menulis sebuah buku tentang permainan kesempatan dalam bukunya, Liber de Ludo aleae (Buku pada Pertandingan Chance). Buku ini berisi pengobatan sistematis pertama probabilitas serta bagian tentang metode kecurangan yang efektif.

Dia menemukan banyak hal lain juga: kunci kombinasi, gimbal, dan poros Cardan, yang digunakan dalam kendaraan untuk hari ini. penelitian lain-Nya membantu untuk mengembangkan mesin cetak pertama berkecepatan tinggi. Dia juga membuat beberapa kontribusi hidrodinamika dan ia menerbitkan dua ensiklopedi ilmu alam.

6. René Descartes

Lain dihormati ilmuwan dan filsuf dari buku-buku sejarah yang menikmati perjudian adalah René Descartes yang tinggal 1596-1650. Awalnya Descartes memutuskan untuk membuat karier dari perjudian setelah sekolah hukum dan militer. Pilihan karir ini tidak berlangsung lama, tapi ia terus berjudi sepanjang hidupnya.

Dia telah dijuluki sebagai “Bapak Filsafat Modern.” Datang Descartes dengan pernyataan terkenal, “Aku berpikir, maka saya ada” Tidak hanya terdepan dalam filsafat., Descartes juga dianggap sebagai “Bapak Sains Modern.”

5. Charles II


Charles II mengembalikan monarki Inggris pada tahun 1660. Dia hidup dalam perjudian dan dikenal sebagai raja “riang” Permainan kesempatan. Menjadi fokus hidup di istana. Perjudian menyebar tidak hanya di Inggris tapi kenegara koloni kemudian ke Amerika Utara (di mana mereka menemukan bahwa orang-orang pribumi memiliki permainan mereka sendiri ). (Untuk informasi lebih lanjut tentang Perjudian di koloni-koloni Amerika Utara, membaca history.org ‘s Gambling: Apple-Pie American and Older than the Mayflower.”)

4. Casanova de Seingalt

Hari ini ketika kita berpikir tentang nama ‘Casanova’ kita cenderung untuk memikirkan seorang perempuan cantikr, namun Casanova adalah orang yang terkemuka dari masyarakat Eropa selama waktunya (tahun 1800). Casanova de Seingalt adalah seorang penjudi avid, serta pengacara, petualang dan penulis. Pada usia 21, Casanova ditetapkan menjadi penjudi profesional tapi segera berubah ke profesi lain kemudian mengklaim bahwa dia tidak memiliki kehati-hatian untuk “berhenti ketika kekayaan itu merugikan, atau melakukan pengendalian yang memadai atas diriku sendiri saat aku telah menang” (atau, seperti Kenny Rogers akan mengatakan, “tahu kapan harus hold’em, tahu kapan harus fold’em”).

Casanova bermain lotere, Faro, basset, Piquet, biribi, primero, quinze, dan main kartu kalangan bangsawan dan pejabat yang tinggi. Dia juga sangat religius, seorang Katolik yang saleh yang percaya dalam doa. Casanova’s sezaman mengira dia adalah orang yang luar biasa-ia adalah salah satu orang paling menonjol di zamannya. Pangeran Charles de Ligne pernah berkata bahwa Casanova adalah orang yang paling menarik yang pernah ditemuinya mengatakan, “tidak ada dalam dunia yang tidak mampu.”

3. Wild Bill Hickok

Legenda Amerika Wild Bill Hickok adalah orang yang dihormati pada masanya sebagai ‘wild’ Hickok memiliki reputasi sebagai orang terhormat., ia adalah seorang pahlawan perang, pramuka dan penegak hukum yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk melindungi yang lain dari kejahatan dan ketidakadilan.

Pada saat yang sama, ia adalah seorang penjudi dan dia adalah seorang fanatik tentang perjudian, terutama poker. Setelah ia tahu bahwa ia ditipu ia mengeluarkan Colt dan pisau dan menantang orang tersebut dengan mengatakan, “take the pot.” Tragisnya., Hickok tewas ketika ia bergabung dengan sebuah permainan poker dan sekelompok konspirator yang merencanakan kematiannya dan ia ditembak.

Konon ia mengembangkan banyak musuh ketika ia bergabung dengan General Jim Lane “Red Legs” yang main hakim sendiri kelompok yang bertujuan untuk menghapuskan perbudakan di selatan. Dia ditembak di bagian belakang kepala dengan revolver kaliber 0,45 dan ketika Hickok terjatuh di kursinya dan kartu nya jatuh ke lantai ditangannya ia memegang kartu sepasang as dan sepasang delapan dan menjadi terkenal dikalangan penjudi dengan ‘Dead Man’s Hand.’

2. Fyodor Dostoyevsky


Salah satu novelis paling berpengaruh dalam sejarah Rusia, Dostoevsky adalah seorang penjudi yang menulis dua novel terkenal, Kejahatan dan Hukuman dan The Gambler. Menurut legenda, Dostoyevsky menulis bagian terakhir dari Kejahatan dan Hukuman dalam hitungan hari dalam rangka untuk mencari uang muka dari penerbitnya untuk melunasi hutang perjudian.

Dia mencintai permainan terutama kesempatan dan menemukan inspirasi besar bagi novel dan cerita-cerita dari efek dan psikologi kecanduan dan risiko yang dia alami dari hidupnya sebagai penjudi.

1. Claude Monet

Claude Monet menggunakan kemenangan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai utusan dan memfokuskan diri pada melukis, menjadi pelopor Impresionisme Perancis. Pada tahun 1891 ia memenangkan lotre sekitar $ 13,450 di Perancis dan kemenangan itu adalah sebagai tiket tidak hanya untuk Monet, tetapi untuk dunia. Mungkin kalau Claude Monet tidak membuat taruhan, dunia akan dikurangi beberapa potongan seni terbesar yang pernah ia lukis.

Sumber: http://tidakmenarik.wordpress.com/20...dalam-sejarah/

10 Penjudi Yang Namanya Tercatat Dalam Sejarah

10 Penjudi Yang Namanya Tercatat Dalam Sejarah
Di hari ini , lebih banyak orang dan lebih dari semua lapisan masyarakat ,judi adalah sebagai bentuk hiburan dan sebagai cara untuk membuat cepat kaya. Dari selebriti yang bermain Texas hold’em hingga para pengusaha yang bermain di pasar saham, judi lebih populer dalam berbagai bentuk daripada sebelumnya, dan sekarang dapat dilihat 24 jam, 7 hari seminggu di Jaringan Poker, misalnya.

Tapi ini bukan artikel tentang penjudi hari ini, tapi tentang orang yang terkenal, penjudi yang disegani. Penjudi yang telah membuat namanya dalam buku-buku sejarah, penjudi yang dalam waktu dan tempat dalam masyarakat dianggap anggota penting dari komunitas mereka dan terkenal karena lebih dari hanya sebagai pen judi. Di sini adalah sepuluh besar dari mereka:

10. John Montague


John Montague tinggal di Inggris 1718-1792. Dia adalah seorang negarawan Inggris yang memegang peranan penting dan bergengsi baik di militer dan politik. Montague tidak memiliki reputasi terbaik, tetapi dikatakan bahwa sebagian besar sejarah menulis tentang Dia ditulis oleh musuh-musuh politiknya.

Tampaknya Montague, Earl Sandwich 4, akan meminta bawahannya untuk membawanya irisan daging antara dua potong roti selama duduk di meja kartu. Kebiasaan ini menjadi terkenal di antara teman-teman penjudi dan sehingga lahir lah kata ” sandwich ‘.

Montague berpendidikan, lulusan Cambridge, dan mengadakan sejumlah pos penting dalam hidupnya, namun ia adalah penemu dari kata sandwich yang menghasilkan dia berada di daftar ini. baca ” Hunger and Aces Make Culinary History” untuk melihat sejarah lengkap Sandwich.

9. John Aspinall

John Aspinall adalah di Marinir dan dididik di Oxford. Di sanalah Aspinall mulai tumbuh dan tertarik dalam perjudian.

dari hasil judinya Dia membeli Howler, sebuah mansion abad ke 18 dekat Canterbury, dengan kemenangan di tahun 1956. areal 9 hektar itu diisi kebun ,taman dan binatang yang menjadi kebun binatang pertamanya.

Dana dari perjudian sendiri dan bisnis kasino memungkinkan dia untuk membangun sebuah koleksi pribadi yang meliputi badak, antelop bongo, kuda dan macan tutul Kowalski. Di sini ia mengembangkan filsafat memperlakukan hewan dengan hormat. Dia mengumpulkan sebuah tim penjaga setia seperti hati dan bahkan menjual beberapa perhiasan dan harta lainnya membayar untuk memberi makan ternaknya. Meskipun mungkin tidak secara khusus yang dikenang sebagai anggota masyarakat yang disegani di militer atau dalam politik, reputasi Aspinall datang dalam bentuk cinta dan advokasi untuk binatang sehingga ia tercatat dalam sejarah.

8. Michael de Montaigne

Penjudi yang terkenal berikut adalah seorang penulis paling berpengaruh jaman Renaisans Perancis, Michael de Montaigne. Dia hidup antara tahun 1533-1592 dan dianggap lebih dari seorang negarawan daripada seorang penulis selama masa hidupnya.

Dia dianggap sebagai ayah dari apa yang kita sebut Skeptisisme modern sekarang ini. Pengaruhnya jauh-mencapai filsuf dan penulis besar seperti Ralph Waldo Emerson, René Descartes, Blaine Pascal, dan mungkin bahkan William Shakespeare. Montaigne banyak dipengaruhi oleh tulisannya, terutama bukunya, Essais yang berisi, sampai hari ini, beberapa esai yang paling banyak berpengaruh yang pernah ditulis.

7. Jerome Cardan

Ilmuwan Jerome Cardan yang hidup dari 1501-1576 adalah seorang matematikawan Renaisans Italia, dokter, dan penjudi. Dia terkenal karena prestasinya dalam aljabar. Dia adalah seorang penjudi dan juga pemain catur. Dia bahkan menulis sebuah buku tentang permainan kesempatan dalam bukunya, Liber de Ludo aleae (Buku pada Pertandingan Chance). Buku ini berisi pengobatan sistematis pertama probabilitas serta bagian tentang metode kecurangan yang efektif.

Dia menemukan banyak hal lain juga: kunci kombinasi, gimbal, dan poros Cardan, yang digunakan dalam kendaraan untuk hari ini. penelitian lain-Nya membantu untuk mengembangkan mesin cetak pertama berkecepatan tinggi. Dia juga membuat beberapa kontribusi hidrodinamika dan ia menerbitkan dua ensiklopedi ilmu alam.

6. René Descartes

Lain dihormati ilmuwan dan filsuf dari buku-buku sejarah yang menikmati perjudian adalah René Descartes yang tinggal 1596-1650. Awalnya Descartes memutuskan untuk membuat karier dari perjudian setelah sekolah hukum dan militer. Pilihan karir ini tidak berlangsung lama, tapi ia terus berjudi sepanjang hidupnya.

Dia telah dijuluki sebagai “Bapak Filsafat Modern.” Datang Descartes dengan pernyataan terkenal, “Aku berpikir, maka saya ada” Tidak hanya terdepan dalam filsafat., Descartes juga dianggap sebagai “Bapak Sains Modern.”

5. Charles II


Charles II mengembalikan monarki Inggris pada tahun 1660. Dia hidup dalam perjudian dan dikenal sebagai raja “riang” Permainan kesempatan. Menjadi fokus hidup di istana. Perjudian menyebar tidak hanya di Inggris tapi kenegara koloni kemudian ke Amerika Utara (di mana mereka menemukan bahwa orang-orang pribumi memiliki permainan mereka sendiri ). (Untuk informasi lebih lanjut tentang Perjudian di koloni-koloni Amerika Utara, membaca history.org ‘s Gambling: Apple-Pie American and Older than the Mayflower.”)

4. Casanova de Seingalt

Hari ini ketika kita berpikir tentang nama ‘Casanova’ kita cenderung untuk memikirkan seorang perempuan cantikr, namun Casanova adalah orang yang terkemuka dari masyarakat Eropa selama waktunya (tahun 1800). Casanova de Seingalt adalah seorang penjudi avid, serta pengacara, petualang dan penulis. Pada usia 21, Casanova ditetapkan menjadi penjudi profesional tapi segera berubah ke profesi lain kemudian mengklaim bahwa dia tidak memiliki kehati-hatian untuk “berhenti ketika kekayaan itu merugikan, atau melakukan pengendalian yang memadai atas diriku sendiri saat aku telah menang” (atau, seperti Kenny Rogers akan mengatakan, “tahu kapan harus hold’em, tahu kapan harus fold’em”).

Casanova bermain lotere, Faro, basset, Piquet, biribi, primero, quinze, dan main kartu kalangan bangsawan dan pejabat yang tinggi. Dia juga sangat religius, seorang Katolik yang saleh yang percaya dalam doa. Casanova’s sezaman mengira dia adalah orang yang luar biasa-ia adalah salah satu orang paling menonjol di zamannya. Pangeran Charles de Ligne pernah berkata bahwa Casanova adalah orang yang paling menarik yang pernah ditemuinya mengatakan, “tidak ada dalam dunia yang tidak mampu.”

3. Wild Bill Hickok

Legenda Amerika Wild Bill Hickok adalah orang yang dihormati pada masanya sebagai ‘wild’ Hickok memiliki reputasi sebagai orang terhormat., ia adalah seorang pahlawan perang, pramuka dan penegak hukum yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk melindungi yang lain dari kejahatan dan ketidakadilan.

Pada saat yang sama, ia adalah seorang penjudi dan dia adalah seorang fanatik tentang perjudian, terutama poker. Setelah ia tahu bahwa ia ditipu ia mengeluarkan Colt dan pisau dan menantang orang tersebut dengan mengatakan, “take the pot.” Tragisnya., Hickok tewas ketika ia bergabung dengan sebuah permainan poker dan sekelompok konspirator yang merencanakan kematiannya dan ia ditembak.

Konon ia mengembangkan banyak musuh ketika ia bergabung dengan General Jim Lane “Red Legs” yang main hakim sendiri kelompok yang bertujuan untuk menghapuskan perbudakan di selatan. Dia ditembak di bagian belakang kepala dengan revolver kaliber 0,45 dan ketika Hickok terjatuh di kursinya dan kartu nya jatuh ke lantai ditangannya ia memegang kartu sepasang as dan sepasang delapan dan menjadi terkenal dikalangan penjudi dengan ‘Dead Man’s Hand.’

2. Fyodor Dostoyevsky


Salah satu novelis paling berpengaruh dalam sejarah Rusia, Dostoevsky adalah seorang penjudi yang menulis dua novel terkenal, Kejahatan dan Hukuman dan The Gambler. Menurut legenda, Dostoyevsky menulis bagian terakhir dari Kejahatan dan Hukuman dalam hitungan hari dalam rangka untuk mencari uang muka dari penerbitnya untuk melunasi hutang perjudian.

Dia mencintai permainan terutama kesempatan dan menemukan inspirasi besar bagi novel dan cerita-cerita dari efek dan psikologi kecanduan dan risiko yang dia alami dari hidupnya sebagai penjudi.

1. Claude Monet

Claude Monet menggunakan kemenangan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai utusan dan memfokuskan diri pada melukis, menjadi pelopor Impresionisme Perancis. Pada tahun 1891 ia memenangkan lotre sekitar $ 13,450 di Perancis dan kemenangan itu adalah sebagai tiket tidak hanya untuk Monet, tetapi untuk dunia. Mungkin kalau Claude Monet tidak membuat taruhan, dunia akan dikurangi beberapa potongan seni terbesar yang pernah ia lukis.

Sumber: http://tidakmenarik.wordpress.com/20...dalam-sejarah/