UP
    Latest News

7 Orang Paling Misterius di Indonesia

7 Orang Paling Misterius di Indonesia
Supriyadi

Siapa sih yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Kalo elo-elo gak tau, tandanya pas pelajaran sejarah pada tidur di kelas ya, hehehe…Supriyadi adalah pahlawan nasional Indonesia, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut.

Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang orang Indonesia. Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho.

Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membikin sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku ‘Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno’, yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang. Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan
kini berusia 88 tahun.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.

Tan Malaka


Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah sedikit (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain. Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu (termasuk oleh Bung Karno) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu.

Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.

Gunadarma

Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaan nya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah “kulit” yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.

Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan “kulit” situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata symbol dan bukan merupakan nama seseorang.

Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol (kalo perlu pake empat kaki!) bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.

Ki Panji Kusmin

Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya. Disertai malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang ”menyimpang” pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya Tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin. Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun.

Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.

Imam Sayuti alias Tebo

Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami-istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami-istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama.

Ternyata, baru tiga hari pamitan, ‘Fai’ pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asli). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah.

Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap ‘laki-laki’ itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. Maka gegerlah sudah keluarga baru ini. Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya. Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk ‘dari langit’. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami-istri ini layaknya anak mereka sendiri.

Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak.

Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa ’bersetubuh’ dengan manusia dan melahirkan manusia ’gado-gado’. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan ’makhluk’ ini.


Penulis Buku Darmogandhul

Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya.

Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Hal ini didapati pada untaian kisah berikut:

… wadya Majapahit ambedili, dene wadya Giri pada pating jengkelang ora kelar nadhahi tibaning mimis, …

Maksudnya: pasukanMajapahit menembak dengan senapan, sedangkan pasukan Giri berguguran akibat tidak kuat menerima timah panas. Apakah zaman itu sudah digunakan senjata api dalam berperang? Hal tersebut tidak mungkin sebab senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara. Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara.

Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab ’ngawur’ ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda. Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda.


Bonus

Terselubung



sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/09/7-orang-paling-misterius-di-indonesia.html

8 Keajaiban di Atas Meja Operasi

8 Keajaiban di Atas Meja Operasi
Keajaiban bisa terjadi di mana saja, termasuk di atas meja operasi. Ingin tahu berbagai pengalaman para wanita yang nyawanya diselamatkan setelah menjalani berbagai operasi beresiko tinggi? Kita intip bersama yuk. Tak seorang pun ingin sakit, apalagi sampai berakhir di meja operasi. Jangankan operasi otak, jantung, atau wajah, operasi kecil macam bedah usus buntu saja sudah membuat sebagian dari kita gemetaran. Meski begitu, jika seseorang mengalami pilihan antara hidup dan mati, maka operasi merupakan jalan yang kemungkinan besar tak dapat dielakkan, seperti beberapa kasus berikut ini.

Gadis Haiti dengan tumor seberat 8 kg

xxxxxxx

Bagaimana rasanya bila wajah 'ditumpangi' oleh sebuah benjolan seberat 8 kg? Setidaknya hal inilah yang pernah dialami oleh Marlie Casseus. Hidup gadis ini normal-normal saja hingga usianya menginjak angka 14. Sejak diserang sebuah penyakit aneh, wajah gadis ini jadi susah dikenali dan parahnya, tampak sangat menyeramkan. Akibatnya bukan hanya rasa sakit secara fisik saja yang harus dideritanya, namun juga penderitaan batin karena penolakan lingkungan sekitar. Penyakit genetik yang tergolong langka ini membuat tulang penderitanya jadi bengkak dan melunak seperti jeli. Tak sampai di situ saja, tekanan tumor pada rongga mata juga telah menyebabkan kebutaan pada penglihatan Marlie.

Untungnya, sebuah organisasi sosial Haiti "Good Samaritan' terketuk hatinya untuk mengulurkan tangan. Setelah diboyong ke Amerika Serikat, dan bertemu dengan para dokter di Jackson Memorial Medical Center (Miami), Marlie memiliki kesempatan untuk sembuh. Melalui bantuan dana yang datang dari seluruh penjuru dunia, Marlie menjalani operasi selama 17 jam agar tumor di wajahnya bisa disingkirkan. Hasilnya? Tak ada lagi beban berat di wajah Marlie.

Bayi yang lahir 2 kali

xxxxxxx

Chad dan Keri McCartney benar-benar serius saat mengatakan puteri mereka lahir 2 kali. Bagaimana bisa? Saat itu usia kandungan Keri memasuki minggu ke-23. Keri dan keluarga kemudian memutuskan untuk mencari tahu jenis kelamin sang bayi. Hasil pemeriksaan tersebut membuat mereka shock, sebab dokter menemukan adanya tumor besar yang tumbuh dari tulang ekor sang janin.

Mau tak mau, calon bayi perempuan ini harus dioperasi. Kelahiran pertama bayi ini terjadi saat para ahli bedah mengambil janin mungil ini dari dalam rahim Keri untuk menyingkirkan tumor yang bisa membunuhnya, bahkan sebelum ia dilahirkan. Sepuluh minggu setelah operasi, Macie kecil lahir lagi dengan sehat dan siap menyambut dunia baru.

Gadis separuh otak

Jessie Hall masih menduduki bangku TK saat ia harus menjalani operasi pengangkatan sebagian otaknya. Jessie mulai mengalami serangan pertama dari penyakitnya saat ia sedang asyik makan sandwich di rumahnya di Texas. Serangan kedua terjadi saat ia sedang sekolah, seiring dengan itu serangan rasa sakit yang ada semakin meningkat. Setelah diperiksakan, barulah ketahuan bahwa Jessie menderita radang otak Ramussen, sejenis peradangan yang memakan bagian otak seseorang. Operasi Jessie dilakukan 2 tahun silam, tepatnya tanggal 11 Juni 2008, di Johns Hopkins Children's Center oleh ahli bedah ternama, Ben Carson,M.D. Kini gadis itu bisa menikmati kembali keceriaan lazimnya anak-anak kecil lainnya, meski dengan separuh bagian otak saja.

Gadis India bertangan 4, berkaki 4

xxxxxxx

Namanya Lakshmi, lahir dengan 4 tangan, 4 kaki, dan kelebihan beberapa organ dalam. Operasi pengangkatan kelebihan tangan dan kakinya berjalan sukses di India. Hanya butuh waktu 27 jam (meleset dari perkiraan semula yang diperkirakan 40 jam) untuk menjadikan penampilan fisik gadis 3 tahun ini sama normalnya seperti gadis lain. Para dokter mengatakan bahwa Lakshmi takkan mungkin bertahan hidup melewati masa remajanya jika dia tak segera menjalani operasi.[break]

Model remaja dengan 11 sambungan di punggungnya

xxxxxxx

Kecelakaan mobil yang menimpa Katrina Burgess (18) telah mengubah hidup dan juga tubuhnya. Dokter bahkan mengatakan bahwa kecil kemungkinan bagi gadis muda tersebut untuk bisa berjalan lagi, mengingat musibah tabrakan tersebut telah mematahkan leher dan punggungnya. Namun, setelah menjalani operasi dengan 11 sambungan logam pada area punggungnya, Katrina malah menandatangani kontrak kerja dengan sebuah agen model.

Katrina mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulangnya ke Weymoth, Dorset. Saat itu punggungnya terbanting keras, hingga menusuk kedua paru-parunya. Lehernya patah, demikian juga dengan tulang panggul, kaki kiri, dan beberapa tulang rusuknya. Untuk membenahi kerusakan parah dalam tubuhnya, para ahli bedah memasang batang logam sambungan yang diamankan dengan 4 jepit titanium, mulai dari pinggul hingga lutut kirinya, sehari setelah dia dibawa ke RS.

Operasi lain yang lebih berisiko datang saat mereka membedah punggungnya dan memasukkan 6 logam sambungan untuk menyangga tulang belakangnya. Seminggu kemudian, punggungnya kembali dibedah agar para dokter bisa memasang sekrup titanium untuk menopang lehernya yang patah. Hanya butuh sehari setelah operasi terakhirnya, dan Katrina bisa berjalan kembali. Ajaibnya lagi, 5 bulan setelah kecelakaan, remaja berpostur kurus tinggi ini dinyatakan sembuh total dan dia tidak lagi membutuhkan obat penghilang rasa sakit.

Gadis muda, 118 hari tanpa jantung

xxxxxxx

Apa jadinya bila tubuh seseorang tak diwarnai dengan indahnya irama degupan jantung? Kita semua tahu jawabnya, dia pasti meninggal dunia. Ajaibnya, hal ini tak terjadi pada D'Zhana Simmons, gadis 15 tahun yang senang saat dirinya memiliki kesempatan untuk menerima transplantasi jantung. Namun, kesenangan tersebut berubah menjadi mimpi buruk saat jantung barunya tak berfungsi dengan baik.

Para dokter pun dibuat bingung, jantung lama telah dibuang, jantung baru tak memenuhi syarat. Lalu, bagaimana gadis berkulit gelap ini bisa bertahan tanpa donor baru? Akhirnya mereka menggunakan pengganti jantung sementara, 2 pompa buatan untuk menjaga aliran darah tetap lancar. Baru 4 bulan kemudian, D'Zhana menerima donor jantung baru, dan ia pun bisa kembali hidup secara normal.

Si kembar yang bertahan hidup

xxxxxxx

Adalah pilihan berat bagi orang tua saat mereka harus memilih salah satu dari anaknya, dan 'membunuh' anaknya yang lain. Hal inilah yang pernah dihadapi oleh Shannon dan Mike Gimbel. Para dokter mengatakan bahwa mereka harus memilih salah satu dari janin kembar mereka, sebab jika tidak maka keduanya akan mati. Para dokter di Swedish Medical Center mendiagnosa si kembar Gimbel terkena sindrom TTTS (Twin-To-Twin Syndrome), kondisi di mana pembuluh darah keduanya menyatu. Sulit untuk memisahkan janin dengan kondisi demikian, namun jika mereka dibiarkan tetap hidup pun, kemungkinan besar mereka berdua takkan bertahan. Jadi, mereka disarankan untuk 'meniadakan' janin yang paling lemah.

Saat sedang bergumul, datanglah tawaran ajaib dari seorang Dr. Kent Heyborne. Bekerja sama dengan berbagai ahli bedah dari Utah, si kembar disarankan untuk dibedah dengan menggunakan laser. Shannon mengatakan dirinya masih ingat bagaimana dia menahan nafas saat suster menggunakan alat ultrasound untuk memeriksa detak jantung setelah pembedahan. Satu detakan ditemukan,....kemudian satu lagi. Hore, keduanya, Reese dan McKenna Gimbel berhasil bertahan hidup dan lahir di Swedia 2 bulan setelah itu.

Connie Culp dan wajah barunya

xxxxxxx

Jika banyak wanita melakukan bedah wajah karena terlihat ingin lebih mancung, cantik, dan sebagainya, namun tidak demikian dengan Connie. Wanita 47 tahun ini menjalani bedah plastik karena ia membutuhkan wajah baru, setelah wajah lamanya rusak karena ditembak oleh suaminya sendiri. Wajah baru Connie memang terlihat sedikit kaku, namun dengannya dia masih bisa bicara, tersenyum, dan merasakan nikmatnya rasa makanan yang disantap. Meski bicaranya agak susah dimengerti, namun keluarganya cukup terharu saat membandingkan kondisi wajah Connie sebelum dan sesudah pembedahan.

Connie ditembak oleh Thomas, suaminya, pada tahun 2004. Akibat perbuatannya tersebut, Thomas diganjar hukuman 7 tahun. Namun, sejak itu, kehidupan dan wajah Connie berubah drastis. Ia harus menjalani 30 operasi untuk mendapatkan kembali hidung, pipi, mata, dan mulutnya, sebab yang tersisa dari penembakan tersebut hanyalah kelopak mata bagian atas, dahi, bibir bawah, dan dagu. Hasilnya? Anda lihat sendiri.

sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/09/8-keajaiban-di-atas-meja-operasi.html

Sejarah & Proses Pembuatan Kiswah (Kain Penutup Ka'bah)

Sejarah & Proses Pembuatan Kiswah (Kain Penutup Ka'bah)
Pada ka'bah kita sering melihat adanya Kiswah (kain/selimut hitam penutup ka’bah). Tujuan dari pemasangan kain itu adalah untuk melindungi dinding ka’bah dari kotoran, debu, serta panas yang dapat membuatnya menjadi rusak. Selain itu kiswah juga berfungsi sebagai hiasan ka’bah.

Menurut sejarah, Kabah sudah diberi kiswah sejak zaman Nabi Ismail AS, putra Nabi Ibrahim AS. Namun tidak ada catatan yang mengisahkan kiswah pada zaman Nabi Ismail terbuat dari apa dan berwarna apa. Baru pada masa kepemimpinan Raja Himyar Asad Abu Bakr dari Yaman, disebutkan kiswah yang melindungi Ka’bah terbuat dari kain tenun.

http://winsanews.files.wordpress.com/2008/11/saudi-arabia-mecca-ka-bah-11.jpg

Kebijakan Raja Himyar untuk memasang kiswah sesuai tradisi Arab yang berkembang sejak zaman Ismail as diikuti oleh para penerusnya. Pada masa Qusay ibnu Kilab, salah seorang leluhur Nabi Muhammad yang terkemuka, pemasangan kiswah pada Kabah menjadi tanggung jawab masyarakat Arab dari suku Quraisy.

Nabi Muhammad SAW sendiri juga pernah memerintahkan pembuatan kiswah dari kain yang berasal dari Yaman. Sedangkan empat khalifah penerus Nabi Muhammad yang termasuk dalam Khulafa al-Rasyidin memerintahkan pembuatan kiswah dari kain benang kapas.

Sementara itu, pada era Kekhalifahan Abbassiyah, Khalifah ke-4 al-Mahdi memerintahkan supaya kiswah dibuat dari kain sutra Khuz. Pada masa pemerintahannya, kiswah didatangkan dari Mesir dan Yaman.

Menurut catatan sejarah, kiswah tidak selalu berwarna hitam pekat seperti saat ini. Kiswah pertama yang dibuat dari kain tenun dari Yaman justru berwarna merah dan berlajur-lajur. Sedangkan pada masa Khalifah Mamun ar-Rasyid, kiswah dibuat dengan warna dasar putih. Kiswah juga pernah dibuat berwarna hijau atas perintah Khalifah An-Nasir dari Bani Abbasiyah (sekitar abad 16 M) dan kiswah juga pernah dibuat berwarna kuning berdasarkan perintah Muhammad ibnu Sabaktakin.

Penggantian kiswah yang berwarna-warni dari tahun ke tahun, rupanya mengusik benak Kalifah al-Mamun dari Dinasti Abbasiyah, hingga akhirnya diputuskan bahwa sebaiknya warna kiswah itu tetap dari waktu ke waktu yaitu hitam. Hingga saat ini, meskipun kiswah diganti setiap tahun, tetapi warnanya selalu hitam.

Pada era keemasan Islam , tanggung jawab pembuatan maupun pengadaan kiswah selalu dipikul oleh setiap khalifah yang sedang berkuasa di Hijaz, Arab Saudi pada setiap masanya. Meskipun kiswah selalu menjadi tanggung jawab para khalifah, beberapa raja di luar tanah Hijaz pernah menghadiahkan kiswah kepada pemerintah Hijaz.

Dulu, kiswah yang terbuat dari sutera hitam pernah didatangkan dari Mesir yang biayanya diambil dari kas Kerajaan Mesir. Tradisi pengiriman kiswah dari Mesir ini dimulai pada zaman Sultan Sulaiman yang memerintah mesir pada sekitar tahun 950-an H sampai masa pemerintahan Muhammad Ali Pasya sekitar akhir tahun 1920-an.

http://akhmadguntar.com/wp-content/uploads/2008/umroh2008/ka%27bah-tanpa-kiswah.jpg
Ka'bah tanpa kiswah

Setiap tahun, kiswah-kiswah indah yang dibuat di Mesir itu diantar ke Makkah melewati jalan darat menggunakan tandu indah yang disebut mahmal. Kiswah beserta hadiah-hadiah lain di dalam mahmal datang bersamaan dengan rombongan haji dari Mesir yang dikepalai oleh seorang amirul hajj.

Amirul hajj itu ditunjuk secara resmi oleh pemerintah Kerajaan Mesir. Dari Mesir, setelah upacara serah terima, mahmal yang dikawal tentara Mesir berangkat ke terusan Suez dengan kapal khusus hingga ke pelabuhan Jeddah. Setibanya di Hijaz, mahmal tersebut diarak dengan upacara sangat meriah menuju ke Mekkah.

Pengiriman kiswah dari Mesir pernah terlambat hingga awal bulan Dzulhijjah. Hal itu terjadi beberapa waktu setelah meletusnya Perang Dunia I. Keterlambatan pengiriman kiswah terjadi akibat suasana yang tidak aman dan kondusif akibat Perang Dunia I.

Melihat situasi yang kurang baik pada saat itu, Raja Ibnu Saud (pendiri Kerajaan Arab Saudi) mengambil keputusan untuk segera membuat kiswah sendiri mengingat pada tanggal 10 Dzulhijjah, kiswah lama harus diganti dengan kiswah yang baru. Usaha tersebut berhasil dengan pendirian perusahaan tenun yang terdapat di Kampung Jiyad, Mekkah.

Setelah Perang Dunia I berakhir, Raja Farouq I dari Mesir kembali mengirimkan kiswah ke tanah Hijaz. Namun melihat berbagai kondisi pada saat itu, pemerintah Kerajaan Arab Saudi dibawah Raja Abdul Aziz Bin Saud memutuskan untuk membuat pabrik kiswah sendiri pada 1931 di Makkah. Hingga akhirnya kiswah dibuat di Arab Saudi hingga saat ini.

Kain kiswah memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri. Pintalan-pintalan benang berwarna emas maupun perak bersatu padu merangkai goresan kalam Ilahi. kiswah menjadi sangat berharga, bukan hanya karena firman-firman Allah SWT yang suci yang dipintal pada kiswah, tetapi juga karena keindahan dan eksotisme pintalan benang berwarna emas dan perak pada permukaannya.

Perpaduan warna emas dan perak pada kaligrafi yang menghiasi kiswah tersebut memiliki nilai seni yang luar biasa. Sebab pembuatannya membutuhkan skill dan bakat yang luar biasa karena tidak semua orang mampu membuat seni seindah itu. Kiswah merupakan simbol kekuatan, kesederhanaan, juga keagungan.

Proses Pembuatan Kiswah

Kiswah pertama kali dibuat dibuat oleh seorang pengrajin bernama Adnan bin Ad dengan bahan baku kulit unta. Namun dalam perkembangannya, kiswah dibuat dari kain sutera. Untuk membuat sebuah kiswah memerlukan 670 kg bahan sutera atau sekitar 600 meter persegi kain sutera yang terdiri dari 47 potong kain. Masing-masing potongan tersebut berukuran panjang 14 meter dan lebar 95 cm.

Ukuran itu sudah disesuaikan untuk menutupi bidang kubus Kabah pada keempat sisinya. Sedangkan untuk hiasan berupa pintalan emas diperlukan 120 kg emas dan beberapa puluh kg perak.

http://www.emel.com/images/makingofkiswah_emel.jpg

Sejak 1931, kiswah untuk menutupi Kabah diproduksi di sebuah pabrik yang terletak di pinggir kota Mekkah, Arab Saudi. Dalam pabrik tersebut, pembuatan kiswah dilakukan secara modern dengan menggunakan mesin tenun modern. Di pabrik kiswah yang areanya seluas 10 hektare itu dipekerjakan sekitar 240 perajin kiswah.

Dalam pabrik tersebut, kiswah dibuat secara massal. Di sanalah semuanya disiapkan dari perencanaan, pembuatan gambar prototipe kaligrafi, pencucian benang sutera, perajutan kain dasar, pembuatan benang dari berkilo-kilo emas murni dan perak hingga pada pemintalan kaligrafi dari benang emas maupun perak, lalu penjahitan akhir.

Meskipun kiswah tampak hitam jika dilihat dari luar, namun ternyata bagian dalam kiswah itu berwarna putih. Salah satu kalimat yang tertera dalam pintalan emas kiswah adalah kalimah syahadat, Allah Jalla Jalallah, La Ilaha Illallah, dan Muhammad Rasulullah . Surat Ali Imran: 96, Al-Baqarah :144, surat Al-fatihah, surat Al-Ikhlash terpintal indah dalam benang emas untuk menghiasi kiswah.

Kaligrafi yang digunakan untuk menghias kiswah terdiri dari ayat-ayat yang berhubungan dengan haji dan Kabah juga asma-asma Allah yang dimuliakan. Hiasan kaligrafi yang terbuat dari emas dan perak tampak berkilau indah saat terkena cahaya matahari.

Karena menggunakan bahan baku dari benda-benda yang sangat berharga seperti sutera, emas, maupun perak, harga kiswah ini menjadi sangat mahal sekitar Rp 50 miliar.

Sehingga setiap tahun Jawatan Wakaf Kerajaan Arab Saudi harus menyediakan dana sekitar Rp 50 miliar untuk pembuatan kiswah. Menurut sejarah, tradisi penggantian kiswah yang dilakukan setiap tahunnya sudah ada sejak masa Khalifah Al-Mahdi yang merupakan penguasa Dinasti Abbasiyah ke-IV.

Tradisi tersebut bermula ketika, Khalifah al-Mahdi naik haji kemudian penjaga Kabah melapor kepadanya tentang kiswah yang pada saat itu sudah mulai rapuh dan dikhawatirkan akan jatuh. Mendengar laporan yang memprihatinkan itu, Al-Mahdi memerintahkan agar setiap tahun kiswah diganti.

Sejak saat itu, kiswah untuk Ka’bah selalu diganti setiap tahun pada musim haji dan menjadi sebuah tradisi yang harus selalu dijalankan. Dengan demikian tidak ada lagi kiswah yang kondisinya memprihatinkan.

Pasalnya, setiap kiswah hanya memiliki masa pakai Ka’bah selama satu tahun. Bahkan, kiswah bekas dipakai Ka’bah ada yang dipotong-potong kemudian potongan tersebut dijual sebagai penghias rumah maupun kantor.

source: http://www.apakabardunia.com/post/tahukah-kamu/sejarah-dan-proses-pembuatan-kiswah-kain-penutup-kabah