UP
    Latest News

cara ganti Background Blog dengan gambar bergerak / GIF

cara ganti Background Blog dengan gambar bergerak / GIF
1.login ke akun blogger kamu
2.pergi ke Edit HTML
3.cari kode background:#000000;  
4.Ganti kode  background:#000000; dengan kode :
cara ganti Background Blog dengan gambar bergerak / GIF
background:#000000; url(http://gambar-Frogerizta.gif ) no-repeat center fixed;
cara ganti Background Blog dengan gambar bergerak / GIF
Keterangan : 
MERAH : ADALAH KODE WARNA (Setiap Blog Warna Backgroundnya berbeda)
Bisa juga background:#000000; diganti menjadi  background:transparent;
HIJAU : GAMBAR GIF / JPG ANDA
BIRU : ADALAH PENGATURAN GAMBAR
No-repat :  gambar tidak diulang
Repeat :  gambar diulang
KUNING : POSISI GAMBAR (bisa diubah menjadi : Left, right, bottom, top)
ORANGE : Nilai Gambar (Posisinya TETAP jika di scrool maka tidak ikut scroll)
Jika FIXED dihapus : maka gambarnya akan berjalan mengikuti scroll


 cara ganti Background Blog dengan gambar bergerak / GIF
sumber : http://cyberfrogteam.blogspot.com/2011/12/cara-ganti-background-blog-dengan.html

Membuat Blog jadi transparan

Membuat Blog jadi transparan
Mari kita mulai
Kita menggunakan sample dari SIDEBAR
DAN BERIKUT CONTOH UNTUK SIDEBAR YANG AKAN KITA UBAH :


.sidebar .widget-content {
-moz-border-radius: 20px 20px 20px 20px;
-webkit-border-radius: 20px 20px 20px 20px;
background: #00000;

maka setelah dirubah menjadi transparan hasilnya akan seperti ini :



.    sidebar .widget-content {
-moz-border-radius: 20px 20px 20px 500px;
-webkit-border-radius: 20px 20px 20px 500px;
background: transparent url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhO9Bhaa_X5FGU4bBI2jUmjX2PLJ1cGJMm0VtYTgVCATtQao0xeLvfFqK1rFHio20QBYN9PjEkHMZYkV5eDVBvE-QIQg_4H17PtuvL1Z6hwE0Dyk0TqVLGKB0mJz88oNyHlYUCpbuKgdtA/s104/hitam.png) repeat center fixed;


Jadi semua kode warna CSS bisa dirubah menjadi format gambar / gif / gambar gerak dan sebagainya....!!
background: #00000;
bisa dirubah menjadi transparent






10 Film Yang Meminta Tumbal Nyawa Saat Pembuatannya

10 Film Yang Meminta Tumbal Nyawa Saat Pembuatannya
Banyak adegan berbahaya yang dilibatkan dalam adegan filem, terutama di filem eksyen dan petualangan, tidak sedikit yang menggunkan adegan asli, tanpa efek komputer. Meski kebanyakan adegan berbahayanya asli lalau di tambah-tambahin dengan efek komputer agar lebih dsayat..

10. Twilight Zone

Korban: Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) dan Renee Shin-Yi Chen (umur 6).
Selama segmen film yang diarahkan oleh John Landis pada 23 Juli 1982, aktor
Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) juga Renee Shin-Yi Chen (umur 6) meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah helikopter yang digunakan. Helikopter yang telah berada di ketinggian hanya 25 kaki (8 meter), terlalu rendah untuk menghindari ledakan yang digunakan pada pembuatan ledakan.
Kecelakaan ini menyebabkan larangan terhadap dunia film untuk melarang anak2 terlibat dalam kegiatan berbahaya di film.

9. Top Gun

Korban: Art Scholl.
Pilot aerobatic terkenal, Art Scholl, yang direkrut untuk melakukan penerbangan di film untuk menghasilkan gambar yg sempurna untuk film. Di dalam naskah Art scholl disuruh untuk melakukan flat spin, tetapi Scholl tidak dapat mengendalikan dan akhirnya pesawat yg diterbangkannya jatuh ke Samudra Pasifik di bagian selatan pantai California. Penyebab kecelakaan tetap tidak diketahui. Top Gun didedikasikan untuk mengingat Art Scholl.

8. The Return of the Musketeers

Korban: Roy Kinnear.
Pada 20 September 1988, Madrid, Spanyol, aktor Roy Kinnear patah tulang pinggangnya setelah jatuh dari kuda lalu dia tak dapat ditolong lagi.

7. The Flight of the Phoenix

Korban: Paul Mantz.
Di film produksi 1965, Paul Mantz tidak menggunakan stunt untuk menerbangkan pesawat asli untuk hasil film yang maksimal, tetapi dia melakukan kesalahan pada saat manuver take-off.

6. Jumper

Korban: David Ritchie.
Untuk pembuatan set di salah satu adegan Samuel Jackson, menggunakan bahan2 campuran dari pasir, tanah dan es...
Crew produksi David Ritchie tertimpa pasir beku dan tanah yang ingin di bongkar di salah satu set outdoor, dimana cuaca disaat itu pun lagi dingin2nya.

5. xXx

Korban: Harry L O'connor.
Salah satu stunt Van Diesel untuk melakukan parasailing, tetapi naas karena tertabrak jembatan.

4. The Final Season

Korban: Roland Schlotzhauer.
Kameramen terkenal yang selalu mengambil gambar berkualitas dari helikopter, naas dibulan oktober 2007, helikopter yg digunakan untuk mengambil gambar di film ini terjatuh.

3. Troy

Korban: George Camilleri.
Stuntman dari Brad Pitt patah tulang kakinya pada saat melakukan adegan, dan tidak tertolong lagi ketika dibawa ke RS karena pembekuan darah di lukanya.

2. The Crow

Korban: Brandon Lee (Putra Bruce Lee).
Pada tanggal 31 Maret 1993 di North Carolina studios, Wilmington NC.
Pada sisa 8 hari untuk penyelesaian film tersebut, ada set dimana Lee (Eric Draven) menyaksikan tunangannya akan diperkosa oleh Michael Masse..
didalam set itu Michal masse menembak Eric Draven dan ternyata senjatanya terisi dengan peluru asli.

1. Enter the Dragon

Korban: Bruce Lee.
Sedang menyelesaikan dubing di film tersebut, dia tewas di kamar mandi karena pembengkakan otaknya. Banyak spekulasi yg beredar bahwa dia tewas karena dikasi racun atau karena ganja.


Asal Mula Perayaan Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year

Asal Mula Perayaan Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year

Imlek : Makna dan Tradisi


 
Di Negara asalnya yaitu China dan juga negara yang mayoritas berpenduduk Chinese seperti Taiwan, Hongkong Perayaan Tahun Baru ini juga disebut Perayaan Musim Semi, ” Chung Chie atau The Spring Festival “. Secara resmi perayaan ini kemudian disebut Chinese New Year (Tahun Baru Chinese). Nama ini digunakan untuk mengganti sebutan Tahun Baru Lunar sejak setelah revolusi Xinhai pada tahun 1911. Aslinya perayaan musim semi ini adalah warisan masa lampau yaitu ritual La.


Secara umum, La adalah hari terakhir dalam satu tahun pada saat panen raya sudah dirampungkan dan sebagai ungkapan rasa syukur, orang Chinese (Tionghoa) memberikan sesaji kepada para dewa dan leluhur.


Menurut kamus bahasa China modern, La berarti periode bulan keduabelas menurut kalender lunar disaat mana upacara ritual untuk menghormati dewa-dewi dan leluhur dilaksanakan.


Pada masa Dinasti Han berkuasa di Tiongkok, Xu Shen menulis dalam bukunya bahwa, pada hari La, 36 hari setelah perayaan Dongzhi (yaitu hari terpendek dalam satu tahun yang biasanya bertepatan dengan tanggal 21 atau 22 bulan Desember), semua dewa diberikan sesaji.



Walaupun perayaan musim semi ini jatuh pada hari pertama bulan pertama suatu tahun, namun umumnya perayaan berlangsung sepanjang bulan. Dimulai dengan pesta atau perayaan membuat dan memakan semacam bubur special yang disebut ” La Ba Zhou ” pada hari kedelapan bulan keduabelas tahun lunar. Bubur ini disebut juga “Bubur hari kedelapan dari La”.


Dibagian Selatan China, dan juga dibawa hingga kenegara-negara di Asia Tenggara, makanan ini dikenal sebagai “onde-onde berkuah”. Rangkaian perayaan berakhir pada hari kelimabelas bulan pertama (Cap Go Me), dimana orang-orang Tionghoa merayakan “Yuan Xiao atau Festival Lampion”. Belakangan festival lampion ini juga diramaikan dengan Tarian Naga (Liang Liong) dan Akrobat Barongsai.

Legenda Perayaan Musim Semi


Menurut legenda, konon pada masa lampau ada seorang pria bernama Wannian. Suatu hari ia duduk dibawah pohon dan menyadari kalau bayangan pohon bergerak secara teratur sesuai dengan pergerakan matahari. Berdasarkan pengamatannya, Wannian membuat semacam pengukur waktu menggunakan tongkat. Namun sayang, pengukur waktu penemuannya ini hanya berfungsi ketika sinar matahari tidak sedang tertutup awan pada siang hari dan dimalam hari sama sekali tidak dapat dipergunakan. Hal ini memacu Wannian untuk menciptakan suatu alat yang tidak tergantung oleh sinar matahari. Ia lalu membuat semacam jam dengan mempergunakan sebuah jar yang diletakkan sedemikian rupa sehingga air di dalam jar tersebut akan menetes perlahan dengan interval yang dapat diatur.

Diwaktu yang sama, Raja Zuyi sedang mencemaskan bencana alam yang melanda negerinya. Ia yakin banyak penderitaan akibat bencana alam dapat  
dihindari atau setidaknya dikurangi efeknya jika saja dia tahu bagaimana memprediksi cuaca. Salah satu menterinya, A-heng yang ingin mencari muka dihadapan raja malah mengusulkan raja mengadakan upacara sembahyang pada langit (Tuhan), katanya Kaisar Giok (Bossnya Dewa-Dewi orang Tionghoa) minta sogokan atau kalau tidak akan diturunkan bencana. Raja Zuyi menerima usulannya, tetapi bencana alam tetap saja tidak dapat dihindari.

Ketika Wannian mendengar hal itu, ia segera pergi menemui Raja Zuyi. Ia menerangkan hasil observasinya mengenai waktu dan perubahan alam kepada sang raja. Zuyi sangat terkesan sehingga ia segera mendirikan stasiun pengamat cuaca lengkap dengan alat ukur waktu agar Wannian dapat menciptakan sebuah sistem kalender demi kepentingan rakyatnya.


Beberapa waktu kemudian, Raja Zuyi menyuruh A-heng untuk memeriksa hasil pekerjaan Wannian. Menteri tersebut pergi ke stasiun pengamat cuaca dan menemukan catatan-catatan Wannian di dinding, bahwa satu siklus waktu yang terdiri dari 360 hari, 12 siklus bulan dan 4 perubahan musim. Agaknya Wanian hampir merampungkan tugasnya. Khawatir kalau prestasi Wannian akan membuat dirinya tersingkir dari lingkaran pengaruh Raja Zuyi, kemudian A-heng mengirim pembunuh bayaran untuk menghabisi Wannian. Namun pembunuh bayaran tersebut tertangkap sebelum mencelakai Wannian. Ketika Raja Zuyi mengetahui keterlibatan A-heng dalam rencana pembunuhan tersebut, A-heng akhirnya dihukum pancung. Setelah itu Raja Zuyi sendiri yang mengunjungi Wannian di stasiun cuacanya.


 
Wannian menjelaskan bahwa ia telah berhasil menciptakan suatu kalender. Kebetulan saat itu menurut sistem kalender penemuan Wannian, satu siklus tahunan akan segera berakhir, karena itu ia meminta Raja Zuyi memilih suatu tanggal sebagai permulaanatau hari pertama tahun yang baru. Raja Zuyi berpendapat hari pertama musim semi mestinya tepat untuk dijadikan hari pertama permulaan tahun baru. Musim semi adalah musim dimana segala sesuatu yang lama digantikan oleh yang baru, musim dingin telah berlalu, bunga-bunga mulai bermekaran, tunas-tunas tanaman mulai bertumbuhan.


Itulah awal mula perayaan musim semi atau the spring festival. Perayaan inilah yang kemudian dirayakan sebagai Chinese New Year atau di Indonesia dikenal sebagai Tahun Baru Imlek.


Sebagai penghargaan kepada Wannian yang telah menciptakan sistem kalender yang mempergunakan sistem solar (peredaran matahari), Raja Zuyi memberi nama kalender tersebut dengan nama ” Kalender Wannian” dan memberi gelar kepada Wannian sebagai “Dewa Panjang umur” dan memberi amplop merah (angpao) berisi uang sebagai hadiah menyambut tahun baru.


Saat ini perayaan dilakukan dengan jamuan besar dan berbagai kegiatan. Di Taiwan dirayakan sebagai Festival Lampion. Di Asia Tenggara dikenal sebagai hari Valentine Tionghoa, masa ketika wanita-wanita yang belum menikah berkumpul bersama dan melemparkan jeruk kedalam laut. Dan secara umum saat ini pengucapan selamat pada perayaan imlek dengan menyebutkan Gongxi Facai (Bahasa Mandarin) atau Kung Hei Fat Choi (Bahasa Kantonis).


Cap Go Meh melambangkan hari kelimabelas dan hari terakhir dari masa perayaan Imlek bagi komunitas kaum migran Tionghoa yang tinggal diluar Negeri leluhurnya, dan sat itu merupakan bulan penuh (purnama) pertama di Tahun Baru tersebut.

Facebook Bisa Kabari Berita Kematian Sang Pemilik Akun

Facebook Bisa Kabari Berita Kematian Sang Pemilik Akun


Jika Video diatas rusak , Lihat video nya DISINI


 Wilook, perusahaan pengembang aplikasi dari Israel, membuat aplikasi yang memungkinkan pengguna Facebook yang telah meninggal (seakan) bisa menyampaikan pesan kematiannya melalui akun Facebook. Nama aplikasi Facebook tersebut adalah "If I Die".
If I Die
 Seperti dikutip dari Mashable, CEO Wilook Eran Alfonta menyatakan, aplikasi ini dibuat sebagai tanda perpisahan kepada saudara atau kerabat yang jauh dan tidak bisa hadir saat upacara pemakaman. Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat meninggalkan kesan yang manis setelah kita meninggal dunia dan ini bisa dibagikan ke teman di Facebook.
If I Die
 Caranya, setelah menginstal aplikasinya di Facebook, pesan perpisahan (baik kata-kata, foto, maupun video) yang sudah dibuat sebelumnya harus dikirimkan ke tiga teman Facebook yang dipercaya.
If I Die
"Kita tidak akan tahu kapan kita akan meninggal, tetapi kita pasti punya kenangan yang bisa dibagikan ke semua teman saat kita tiada" -- Eran Alfonta, CEO Wilook

 Nantinya, tiga orang teman Facebook inilah yang bertugas memverifikasi perihal kematian yang bersangkutan. Setelah itu, mereka wajib menyebarkan pesan terakhir yang telah dibuat sebelumnya, baik ke seluruh teman di Facebook maupun beberapa orang yang kita pilih di Facebook.

 "Kita tidak akan tahu kapan kita akan meninggal, tetapi kita pasti punya kenangan yang bisa dibagikan ke semua teman saat kita tiada," kata Eran Alfonta.

 Alfonta mendapat ide untuk membuat aplikasi tersebut karena terinspirasi dari perjalanan temannya. Saat itu, dua orang temannya yang telah menikah sedang berlibur ke Itali tanpa ditemani anaknya. Mereka hampir bertabrakan dengan truk, tetapi beruntung mereka selamat. Lantas dua orang temannya ini bercerita ke Alfonta.

 "Apa yang akan terjadi pada anakku jika aku mati tertabrak truk di Italia? Bagaimana aku mengabarkan ke mereka ?" ucap Alfonta menirukan pesan sahabatnya itu.
If I Die
 Lantas, terinspirasi dari cerita dua teman itu, Alfonta membuat aplikasi ini dan menggabungkannya dengan media sosial, yaitu Facebook. Di sisi lain, aplikasi "If I Die" ini juga dapat mempertahankan akun Facebook kita meski kita sudah tiada. Dengan posting dan pesan yang selalu terkirim, maka akun Facebook kita tidak akan terblokir.

 Hingga saat ini, aplikasi tersebut bisa dipakai untuk semua pengguna Facebook secara umum. Namun, tim pengembang Wilook sedang membuat aplikasi yang memungkinkan pengiriman pesan ke orang-orang yang bukan untuk pengguna Facebook.


sumber : cyber4rt.com