UP
    Latest News

Kapan Kamu Seharusnya Menyudahi Hubungan Percintaan

Kapan Kamu Seharusnya Menyudahi Hubungan Percintaan
Jadi ceritanya suatu ketika kamu merasa hubungan kamu sama pacar kamu sudah tidak seperti dulu. Ada yang berbeza gitu. Kamu berpikir, "Apakah gue harus putus?". Hmm, tergantung sih. Ada beberapa kondisi yang mengisyaratkan kapan seharusnya kamu menyudahi hubungan percintaan. Antara lain:



1. Kamu Berantem 3 Menit Sekali

Berantem dalam sebuah hubungan percintaan itu pada dasarnya hanyalah kerikil-kerikil kehidupan. Tapi kalo kamu udah berantem tiap 3 menit sekali…Itu namanya gak sehat sih. Lama-lama kalian juga pasti capek dan ujung-ujungnya jadi males ngomong satu sama lain gara-gara takut berantem. Kalo udah gini ngapain dilanjutin hubungannya?



2. Dia Mulai Cemburu Berlebihan Sama Siapapun

Cemburu-cemburu dikit sih OK lah ya. Tapi kalo dia mulai cemburu berlebihan terhadap siapapun dan apapun yang ada di sekitar kamu…Misalkan cemburu sama mama kamu, adik kamu, pembantu, dosen, anjing atau kucing peliharaan kamu, cewek/cowok yang nge-add kamu di fb, sama gitar yang kamu mainin setiap hari, online game bahkan sama celana boxer yang kamu pake setiap hari…Itu agak kurang bener sih.

3. Dia Selingkuh Sama Orang Lain

Ya iyalah, moso kamu mau dimadu. Yah, ada juga sih orang yang selingkuh karena khilaf. Tapi itu tetap harus dipertanyakan juga sih, gimana ceritanya kok bisa sampe khilaf terus selingkuh. Ya pokoknya kalo pacar kamu selingkuh, default command-nya sih putus aja lah.



4. Pacar Kamu Punya Rahasia yang Terlalu Kelam

Seperti misalnya dia cowok tapi suka pake celana dalam cewek, atau dia (ngakunya) cewek tapi ternyata tiap pagi cukur jenggot atau misalkan ternyata dia agen rahasia sekaligus pembunuh bayaran. Serem juga sih.



5. Becandaan Dia Mulai Ekstrim

Kalo tadinya dia cuma suka ngelitikin kamu aja, sekarang hobinya dia nyetrum kamu pake raket nyamuk, lempar piring, dan nyiprat-nyipratin kamu pake air keras. Ini agak ekstrim sih. Sebelum ada yang nangis, mending putus aja.



6. Dia Nyomot Bagian Terenak dari Makanan Kamu

Seperti misalnya kulit ayam KFC atau daging wagyu yang sengaja kamu sisain belakangan karena kamu mau ngabisin sayurnya duluan. Dan dia melakukannya dengan sengaja. Itu namanya bukan cinta. Itu kriminal. Dia harus diputusin dan dimasukin penjara.
Demikianlah. Kalau ada alasan lain yang ga masuk di daftar diatas coba silakan share di comments. Yuk mari!


5 Orang Luar Biasa Yang "Luar Biasa"

5 Orang Luar Biasa Yang "Luar Biasa"
1. Helen Keller

Kekurangan : Buta dan Tuli
Helen Adamns Keller adalah seorang penulis, aktivis politik dan pengajar asal Amerika. Ia a=juga orang buta tuli pertama yang berhasil menyelesaikan kuliah seni, berkat jasa gurunya,
Annie Sullivan yang berhasil mengajarkan Helen cara berkomunikasi tanpa bahasa. Ia mengajarkan Helen untuk berkomunikasi dengan mengeja huruf pada tangannya, dimulai dari huruf D-O-L-L untuk boneka yang diberikan oleh Sullivan untuk Helen pada hari ulangtahunnya. Helen juga ikut aktif mengkampanyekan hak wanita untuk memilih di pemilu, hak buruh, dan sosialisme. Pada tahun 1920, ia membantu pendirian American Civil Liberties Union (ACLU). Keller telah bertemu semua presiden amerika sejak Grover Cleveland sampai Lyndon B. Johnson. Ia juga merupakan teman baik dari beberapa figur kenamaan termasuk Alexander Graham Bell, Charlie Chaplin, dan Mark Twa

2. Stephen Hawking


Kekurangan : Penyakit Motor Neuron
Stephen William Hawking adalah seorang ilmuwan fisika ternama asal Inggris. Buku-buku dan penampilan publiknya telah menjadikannya selebriti akademis. pada tahun 2009 ia juga mendapatkan Medali presidensial atas kebebasan, Penghargaan sipil tertinggi di USA. Saat masih menempuh pendidikan di Cambridge, Stephen Hawking terjatuh dari tangga yang kelak akan membuatnya menderita penyakit motor neuron yang membuatnya lumpuh. Ia lebih takut kehilangan kejeniusannya sehingga ia lebih dahulu memeriksakan intelektualnya lewat Mensa test. Diagnosis penyakit syarafnya diketahui saat umurnya mencapai 21 tahun, dimana ia mulai kehilangan kontrol atas tangan dan kakinya, sampai akhirnya ia lumpuh total pada tahun 2009.

3. Jean-Dominique Bauby


Kekurangan : Locked - In Syndrome
Jean - Do adalah seorang Editor, penulis dan jurnalis kenamaan dari majalah Prancis ELLE. Pada tahun 1995, ia menderita serangan jantung yang sangat parah dan mengakibatkan ia jatuh ke dalam koma selama 20 hari. Setelah bangun dari koma, Ia mendapatkan dirinya menderita sebuah sindrom syaraf yang sangat langka bernama Locked In Syndrome. Sindrom ini membuat si penderita lumpuh dari ujung kepala hingga ujung kaki, namun tetap memiliki pikiran yang sadar. Dalam kasus ini, Jean-Do tetap dapat mengedipkan matanya

Mengabaikan kondisinya, Jean-Do tetap mampu menulis sebuah bukua berjudul Diving Bell and the Butterfly dengan cara Mengedipkan matanya ketika penulis yang membantunya menunjuk huruf yang benar. Jean-Do harus mengedit dan mengarang buku tsb sepenuhnya dalam kepalanya, huruf demi huruf. Jean-Do meninggal 2 hari kemudian setelah buku tsb di rilis.

4. John Nash


Kekurangan: Schizophrenia (kelainan otak yang kronis, parah dan membuatnya tidak berfungsi)

John Forbes Nash adalah seorang Ilmuwan matematik Amerika. Pada masa kecilnya, ia sangat tertarik pada sains sehingga mencoba berbagai percobaan kecil di kamar tidurnya. Ia kemudian mempelajari Indusri kimia dan Matematika pada Carnegie Mellon Univeristy. Pada tahun 1959, ia mulai menunjukkan perilaku aneh menyerupai paranoia. Ia mempercayai bahwa ada organisasi yang sedang mengincarnya. Kemudian ia dimasukkan ke sebuah rumah kejiwaan dimana ia di diagnosa menderita schizophrenia. Karya-karya dan sumbangsihnya mendapat banyak penghargaan, termasuk beberapa penghargaan elit berupa John von Neumann Theory Prize in the year 1978 dan Nobel Memorial Prize in Economic Sciences pada tahun 1994. Sebuah film Academy Award yang berjudul "A Beautiful Mind" dengan pemeran Russel Crowe memiliki cerita yang berdasar pada Biografinya.

5. Christy Brown


Kekurangan = Cerebral Palsy
Christy Brown adalah seorang Pengarang, Pelukis, dan penyair asal Irlandia yang menderita Cerebral Palsy, yang membuatnya tidak dapat bergerak dan berbicara secara normal. Para dokter juga menyatakan bahwa dia juga memiliki keterbelakangan mental. Namun ibunya tetap mencoba berbicara dengannya, mengajarkannya berbagai hal. Pada suatu hari ia menyambar sepotong kapur dari tangan kakaknya dengan kaki kirinya dan membuat tanda dengan kapur itu.
Sampai umur 5 tahun hanya kaki kirinya yang bisa bergerak sesuai keinginnannya. Ia menggunakan kaki ini untuk berkomunikasi, yang nantinya ia jadikan judul otobiografinya, "My Left Foot". 

9 Gaya Busana Tahun 50-an yang Kembali Hits

9 Gaya Busana Tahun 50-an yang Kembali Hits
Banyak tren gaya berbusana yang ditampilkan para desainer dunia dalam koleksi Spring/Summer 2012. Ada yang menonjol dan mudah diaplikasikan, salah satunya adalah gaya retro yang mudah dipadupadankan dengan busana lama di lemari Anda. Bedanya kali ini adalah sentuhan yang lebih romantis dengan aplikasi bulu unggas hingga potongan laser dan warna pastel. Simak sembilan brand yang bisa menjadi acuan tren Anda.


1. Prada

Desainer Miuccia Prada menawarkan coat (jaket panjang) polos yang ditempeli bahan lace warna pink pastel dan ditumpuk dengan sentuhan payet bebatuan. Dengan sentuhan ikat pinggang rantai dan bros, coat ini tampil mempesona.

2. Valentino

Duo desainer Pier Paolo Piccioli dan Maria Grazia Chiuri menawarkan gaun lace bunga tranparansi untuk menampilkan kesan seduktif yang romantis. Gunakan dengan kamisol warna nude, maka tubuhpun tertutup sempurna tanpa mengumbar vulgarisme.

3. Rochas

Kesan retro begitu kuat terasa saat kacamata kucing dan rok lebar rancangan Marco Zanini dipamerkan. Gaya retro ini terkesan modern dengan penambahan sentuhan glitter dan kontruksi ramping di bagian torso atas.

4. Louis Vuitton

Busana dengan detail potongan laser yang berhiaskan payet plastik, bulu unggas, kristal hingga bahan tweed merupakan kuncinya. Disajikan oleh desainer Marc Jacobs untuk wanita yang menyukai gaya retro yang super feminin.

5. Chanel

Masih dengan penggunaan bulu unggas dan lace, koleksi Chanel bermain di proporsi tubuh wanita. Penempatan detail di bahu dan bagian depan gaun menjadikan tampilan gaun semakin unik. Padanan sepatu ankle boots metalik memberikan sentuhan futuristik.

6. Nina Ricci


Desainer Peter Copping tidak ingin kesan retro berubah menjadi kuno. Ia pun membuat gaun lace pas badan yang berakhir di bawah lutut. Dengan warna yang cerah dan sentuhan ikat pinggang yang menyita atensi, wanita yang memakainya akan terlihat elegan.

7. Dolce & Gabbana


Duo desainer Italia, Domenico Dolce & Stefano Gabbana ingin busana lace yang dianggap tua menjadi terlihat lebih muda. Merekapun menambahkan aplikasi bebungaan warna senada yang cukup besar di sekujur gaun.

8. Jil Sander


Koleksi terbaru rancangan Raf Simons untuk Jil Sander menampilkan keragaman unsur minimalisme. Salah satunya adalah setelan atasan dan celana bermotif keramik khas Picasso. Sentuhan retro di sini tersirat lewat print dan siluet yang vintage.

9. Miu Miu


Miuccia Prada mengaku koleksi ini dibuatnya hanya dalam 15 hari. Maka bisa dibilang kesan retro yang ia tampilkan sangat sederhana. Cukup dengan kemeja putih bervolume yang dimasukkan rapi ke dalam rok detail kerut.

12 Kota Kuno Paling Indah Tak berpenduduk

12 Kota Kuno Paling Indah Tak berpenduduk
Dunia mengenal sejumlah situs-situs kota yang telah ditinggalkan penghuninya. Situs-situs purbakala ini tersebar di seluruh negara. Mereka merefleksikan kebesaran kebudayaan dan pencapaian manusia yang hidup di masanya. Ada yang di masa prasejarah, ada yang sudah masuk masa sejarah.

National Geographic baru-baru ini merilis lagi beberapa foto “kota yang hilang” di lamannya. Berikut kota-kota tersebut:

1. Petra, Yordania


Inilah istana yang dipahat di sebuah bukit batu. Diperkirakan manusia menghuni Petra sejak abad ke-2 Masehi. Dalam foto National Geographic ini, bangunannya disebut sebagai El-Deir. Arkeolog menyimpulkan bangunan ini dahulunya sebagai kuil pemujaan, sebelum berubah menjadi gereja atau biara.

2. Machu Picchu, Peru


Sebuah kota di atas gunung. Penemuannya menghebohkan dunia arkeologi. Padahal ia baru ditemukan 100 tahun lalu. Hingga saat ini arkeolog masih belum pasti apa fungsi kota Macchu Picchu ini. Sebab bangsa India Inca yang membangunnya tidak memiliki budaya tulis menulis dan tidak ada tinggalan tertulis.

3. Palenque, Meksiko


Inilah kota besar bangsa Indian Maya yang pertama. Terletak di tengah hutan lebat di tenggara Meksiko. Berbatasan dengan Guatemala. Diperkirakan bangsa Maya sudah menghuni Palenque sejak 3000 tahun lalu. Sepanjang sejarahnya, Maya lantas membangun kota besar lainnya seperti Tikal yang masuk kategori kota kosmopolitan di masanya.

4. Troya, Turki


Salah satu kota kuno yang paling terkenal dalam sejarah. Kota Troya diselimuti misteri, legenda, dan intrik. Apalagi ia muncul dalam cerita Illiad oleh pujangga Yunani, Homer. Tinggalan kota Troya ditemukan di sebelah barat laut Turki pada abad ke 19 oleh arkeolog Jerman, Heinrich Schliemann. Ia menggali di kota Hisarlik, malah menemukan Troya. Situs Troya ternyata bukan situs tunggal. Kotanya dibangun di atas kota lain. Tercatat ada sembilan kota berbeda di dalam satu situs yang sudah berumur sekitar 5000 tahun ini.

5. Mohenjo Daro, Pakistan


Salah satu kota tertua di Asia dan di dunia. Mohenjo Daro berkembang karena dialiri Sungai Indus. Ia ditemukan pada 1921. Saudara kembar kota ini, yang juga tua, adalah Harappa. Umur kota ini diperkirakan mencapai 4.500 tahun. Ia berdagang dengan kota kuno lainnya, Mesopotamia.

6. Palmyra, Siria


Kota ini dikenal juga sebagai nama Tadmor. Kota ini masih pegang peranan penting hingga abad-19. Para pedagang sejak 300 Masehi sudah singgah ke Palmyra untuk beristirahat sebelum meneruskan perjalanan ke Mesopotamia dan Persia. Letaknya yang strategis membuat kota ini dijajah bangsa Romawi di awal Masehi.

7. Tanis, Mesir


Kota Tanis termasuk salah satu kota paling misterius di dunia. Ia pernah menjadi ibu kota Mesir kuno. Di kota inilah salah satu temuan arkeologi paling heboh berada, yaitu mumi keluarga kerajaan Mesir. Temuan ini sejajar berharganya dengan temuan mumi Tutankhamun.

8. Great Enclosure, Zimbabwe


Kota di Afrika ini sering disebut sebagai salah satu kota yang muncul dalam berbagai kitab suci. Tempat Ratu Sheba. Arkeolog masih belum dapat menyimpulkan sejauh mana peranan dan fungsi kota yang ditinggalkan penghuninya ini. Bukti-bukti sementara menghasilkan kota ini dibangun oleh suku Shona, suku leluhur suku Bantu sekitar 1.250 tahun lalu. Kota ini dikabarkan sebagai pusat kota pemujaan

9. Nimrud, Irak


Terletak di utara Irak, kota ini menjadi ibu kota Kerajaan Asiria. Bangsa yang ditakuti pada masanya karena kejam dan haus darah. Selalu menjajah kota-kota di sekitarnya. Asiria muncul di catatan sejarah pada abad-14 sebelum Masehi. Mereka mendominasi wilayah Irak-Iran-Turki dan sekitarnya. Perebutan wilayah dengan negara tetangganya, Babilonia, membuat Nimrud perlahan-lahan ditinggalkan warga sekitar 612 sebelum Masehi. Warga pindah ke kota Nineveh.

10. Persepolis, Iran


Salah satu kota kuno terbesar dan berpengaruh dalam sejarah dunia. Persepolis adalah ibu kota dari Kerajaan Persia. Saking besarnya kerajaan Persia, mereka punya empat ibu kota. Persepolis dibangun pada 520 sebelum Masehi. Kota ini dibangun dengan arsitektur yang megah dan rumit. Dihiasi perak dan emas. Pahatan-pahatan kualitas tinggi ada di tiap tinggalan. Persepolis dan Persia jatuh ditaklukkan Alexander Agung. Ia membakar kota ini hingga rata dengan tanah. Sekarang sisa-sisanya masih bisa dinikmati di Iran.

11. Stonehenge, Inggris


Sudah ratusan tahun arkeolog mencoba mengartikan apa makna dibalik tumpukan batu Stonehenge. Tapi tetap saja misteri masih menyelimuti tumpukan batu simetris ini.

12. Mesa Verde, Amerika Serikat


Di bukit ini, sebanyak 600 lubang menyerupai sumur dibuat oleh bangsa Indian Pueblo atau dikenal juga dengan sebutan Anasazi. Mereka hidup sejak 550 sebelum Masehi. Mereka membangun rumah di bukti batu ini. Rumah terbesar yang dibangun bisa menampung hingga 250 orang.

Burung-Burung dengan Sistem Pertahanan Terbaik di Dunia

Burung-Burung dengan Sistem Pertahanan Terbaik di Dunia
Sebagian besar burung bisa terbang, dan terbang sudah merupakan pertahanan yang sangat efektif terhadap para predator. Namun dari 10.000 spesies burung saat ini, sudah tentu terdapat beberapa spesies yang memiliki "keunikan" tesrsendiri dari sistem pertahanan mereka.

Berikut adalah sebagian kecil dari burung-burung dengan mekanisme pertahanan yang tidak lazim.

10. Fulmar Chick

Fulmar adalah termasuk jenis burung laut. Fulmar berasal dari kata Norse, yang berarti "camar busuk". Burung ini dikenal karena bau busuk mereka, tidak hanya bau busuk tubuhnya, bahkan telur mereka juga berbau. Kulit telur Fulmar yang bertempat di salah satu museum koleksi masih mengeluarkan bau setelah 100 tahun tahun disimpan!

Tidak dapat terbang atau melarikan diri dari bahaya, anak ayam fulmar mengembangkan mekanisme pertahanan yang menakjubkan.
Ketika terancam, mereka memuntahkan semacam cairan minyak berwarna jingga cerah yang tidak hanya berbau buruk, tetapi juga menempel bulu pemangsa. Minyak ini membuat bulu burung pemangsa menjadi kusut, sehingga kehilangan sifat mereka isolasi dan tenggelam jika terendam air. Hal ini membuat anak ayam fulmar berbahaya bagi predator.

Para fulmar memiliki bulu yang "kebal" untuk minyak, ini sangat penting karena anak ayam fulmar tidak hanya meludahi predator, tapi pada setiap binatang yang mendekati, termasuk orangtua mereka, mereka hanya mulai mengakui orang tua mereka ketika mereka berusia sekitar 3 minggu.

9. Hoopoe

Ditemukan di Afrika, Eropa, Asia dan baru-baru ini terpilih sebagai burung nasional Israel.
Hoopoes memiliki kelenjar khusus di dekat anus, yang menghasilkan zat berbau busuk. Burung itu menggosok zat ini pada bulu-bulunya, yang akan meliputi seluruh tubuh dengan bau yang mirip dengan daging busuk. Tidak banyak predator tertarik untuk memakan burung yang berbau busuk.
Zat ini memiliki 2 fungsi, ia bertindak sebagai pembasmi parasit & sebagai agen antibakteri dan melindungi burung dari berbagai penyakit.

Menariknya, hoopoes dewasa memproduksi cairan ini hanya ketika mengerami telur-telurnya, setelah anak ayam meninggalkan sarang, ia pun berhenti memproduksi zat ini.

Adapun hoopoe kecil, mereka memiliki metode pertahanan mereka sendiri, ketika terancam, mereka menyemprotkan kotorannya tepat ke wajah predator itu. Dan ini adalah teknik yang sangat efektif untuk mengusir pengunjung yang tidak diinginkan.

8. Killdeer

Killdeer adalah burung yang agak berisik dan sering ditemukan di Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko. Mereka bersarang di tanah sehingga telur dan anak ayam sangat rentan terhadap predator.

Untuk melindungi sarang mereka, killdeer dewasa telah mengembangkan teknik pintar, ketika predator tanah seperti rubah, kucing atau anjing mendekati sarang, burung dewasa akan bergerak menjauh dari sarang, menyeret salah satu sayapnya seolah-olah itu sudah rusa dan pura-pura mencari bantuan.
Kebanyakan predator akan mengejar si dewasa yang tampaknya tak berdaya, kemudian tanpa disadari si pemangsa telah jauh dari sarang. Setalah merasa aman si dewasa pun segera terbang.

Sedangkan untuk anak killdeer, mereka akan kabur ketika si pemangsa dialihkan perhatiannya oleh si dewasa.

7. Burrowing Owl

Burrowing Owl ditemukan di padang rumput dan gurun dari Kanada ke Patagonia. Mereka bersarang di liang dan sering menggunakan liang yang sudah ditinggalkan hewan lain, namun jika mereka tidak dapat menemukan liang kosong, mereka juga dapat menggali lubang sendiri.
Anak Burrowing Owl sering ditinggalkan sendirian dalam liang dan harus berburu sendiri. Selama waktu ini, si anak rentan terhadap predator seperti rubah, anjing hutan, musang dan kucing rumah.

Dalam rangka menjaga musuh pergi, membenamkan anak Burrowing Owl telah mengembangkan proses mimikri. Ketika mereka merasa terancam (misalnya, jika hewan mulai menggali di pintu masuk liang), si anak menghasilkan panggilan mendesis yang mirip ular saat memperingatkan musuhnya. Karena pit viper yang sangat berbisa diketahui sering bersembunyi di dalam liang, predator sebagian besar (termasuk manusia), lebih memilih untuk melarikan diri segera setelah mereka mendengarnya.

Mekanisme pertahanan mereka adalah salah satu yang paling efisien di antara burung, tetapi memiliki titik lemah, tidak ada gunanya melawan ular derik yang sebenarnya. Hai ini tentu tidak dapat menipu mereka dan faktanya ular derik memang menderita tuli.

6. Eurasian Cuckoo

The Eurasia Cuckoo dikenal sebagai burung yang sering meletakkan telur-telurnya pada sarang burung lain. Ketika si anak lahir, ia menghancurkan telur burung host atau ayam (penghuni sarng sebenarnya), sehingga menghilangkan setiap pesaing dan cepat berkembang dibandingkan dengan anak dari orang tua angkatnya.

Untuk melindungi diri dari ancaman , Cuckoo wanita telah mengembangkan suatu penampilan yang sangat mengingatkan kita pada sebuah Hawk Sparrow, sebuah raptor yang memakan burung kecil. Dan ditunjang dengan kemiripan keduanya.

Dengan menyamar sebagai Hawk Sparrow, Cuckoo bisa menakut-nakuti burung-burung lain supaya menjauh dari sarang mereka. Selama Hawk Sparrow palsu ada di situ, burung-burung lain tidak akan berani kembali ke sarang mereka dan Cuckoo bisa bertelur tanpa masalah.

Ada beberapa spesies lain yang meniru cara Cuckoo namun tidak hanya meniru elang, seperti Hawk-Cuckoodi Asia Selatan yang meniru jenis burung pipit lokal, sampai ke gaya terbang dan bahkan cara bertenggernya.

5. Ferruginous Pygmy Owl

Meskipun burung hantu biasanya dikenal memangsa tikus dan binatang pengerat lainnya, ternyata mereka juga berburu sesama burung hantu dan burung paling kecil biasanya takut kepada burung hantu, ketika mereka melihat burung hantu pada siang hari (ketika burung hantu cenderung kurang mau melakukan serangan kejutan), mereka berebut untuk mengganggu untuk mendorongnya pergi. Perilaku ini dikenal sebagai "Mobbing".

Meskipun mobbing biasanya hanya dapat menjengkelkan burung hantu, namun bila yg melakukan mobbing adalah burung yang lebih besar dan kuat. Burung hantu ini adalah pemburu burung terampil, mengambil mangsa sampai dua kali ukuran mereka sendiri, dan karena itu mereka dikhawatirkan oleh semua burung kecil lainnya di wilayah mereka. Tentu hal ini sangat berbahaya untuk spesies yang lebih kecil seperti Ferruginous Pygmy Owl.

Untuk melindungi diri dari mobbing, burung ini memiliki 2 bintik di bagian belakang kepalanya yang menyerupai mata. Ini cukup untuk menghalangi burung paling kecil, karena mereka biasanya tidak akan menyerang burung hantu yang melihat arah mereka. Jika menghadapai burung yang lebih besar, pasrah mungkin lebih baik.

4. Hoatzin Chick

Ditemukan di hutan hujan di Amerika Selatan, Hoatzin pernah diyakini menjadi "fosil hidup". Hal ini tergambar dalam banyak hal misalnya, ia makan pada daun pohon, diet yang sangat aneh untuk seekor burung dan fermentasi menggunakan bakteri untuk mencerna makanannya, seperti sapi. Karena ini, Hoatzin memiliki bau yang sangat menyengat seperti pupuk kandang. Tetapi bau mengerikan Hoatzin bukanlah alasan mengapa dia termasuk dalam daftar ini.

Hoatzin biasanya membangun sarang mereka di cabang-cabang pohon yang menggantung di atas air. Ketika terganggu atau terancam oleh pemangsa, maka anak Hoatzin melompat ke dalam air untuk melarikan diri. Mereka adalah perenang dan penyelam yang sangat baik dan ketika bahaya telah berlalu, mereka dapat memanjat pohon dan kembali ke sarang.

Untuk melakukan hal ini, anak Hoatzin memiliki 2 cakar pada masing-masing sayapnya, mengingatkan kita pada orang-orang dari Archaeopteryx dan yang berbulu lainnya, lebih tepatnya dinosaurus mirip burung. Hanya Hoatzin muda yang memiliki cakar tersebut, mereka menghilang dan dapat menghindari predator dengan terbang. Hoatzin telah menjadi telah menjadi objek perdebatan di kalangan ilmuwan sejak penemuannya pada tahun 1776.
 
3. Potoo
Sering ditemukan di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, burung ini adalah pemangsa nokturnal yang aneh juga dikenal sebagai "Ghost Bird", karena kamuflase luar biasa mereka. Potoo memakan serangga, hewan terbang kecil seperti kelelawar dan burung kecil. Di siang hari potoo bertengger di pohon dan tetap benar-benar bergerak dan meniru tunggul pohon mati atau seperti tunggul yang patah. Bulunya menyerupai kulit kayu dan kelopak mata memiliki celah yang memungkinkannya untuk melihat bahkan ketika mata tertutup.

Potoo biasanya akan tetap bergerak bahkan ketika didekati oleh hewan lain (atau manusia) dan mereka hanya terbang ketika mereka merasa bahwa penyamaran mereka telah diketahui. Kamuflase ini begitu baik, namun, mereka hampir tidak pernah ditemukan dan mereka hampir tidak memiliki predator. Hal ini juga membuat Potoo sangat sulit untuk kita amati.
Pada malam hari Potoo hanya dapat ditemukan karena matanya memantulkan cahaya, bersinar seperti mata kucing dan burung hantu.

2. African White Masked Owl

Burung hantu kecil ini sedikit diketahui oleh publik setelah baru-baru ini ketika acara TV Jepang menampilkan metode pertahanannya yang luar biasa. Jika didekati oleh musuh kecil burung ini akan mendesis untuk membuat dirinya terlihat lebih besar dan ganas, ini adalah metode defensif umum di antara burung hantu dan tampaknya cukup untuk menakuti musuhnya kebanyakan.

Namun, ketika berhadapan dengan musuh, lebih besar lebih kuat, burung hantu bertopeng tidak mencoba untuk mengintimidasi itu, melainkan meratakan bulu dan menyipitkan mata sehingga matanya hampir tidak terlihat oleh predator. Dengan tetap bergerak burung ini melakukan sesuatu untuk menyerupai tunggul pohon atau cabang pohon, seperti Potoo. Oleh karena melarikan diri dari perhatian pemangsa lebih besar. Terdapat sebuah video dari acara TV Jepang yang terkenal menampilkan African White Masked Owl (spesimen tawanan) bereaksi terhadap dua predator yang berbeda, Owl lumbung dan elang kuat Verreaux's Owl (burung hantu afrika terbesar).

1. Hooded Pitohui

Hooded Pitohui ditemukan di New Guinea dan pertahanan mereka terhadap pemangsa adalah yang sederhana tapi menkjubkan, mereka beracun. Pitohui memakan beberapa jenis kumbang yang mengandung neurotoxin kuat dan mengandung alkaloid yang dikenal sebagai batrachotoxin (racun yang juga ditemukan pada kulit dari racun katak panah Amerika Selatan).

Dengan makan kumbang, burung-burung menjadi beracun, toksin mereka terdapat pada bulu mereka sendiri dan kulit. Mereka benar-benar dikenal oleh penduduk setempat sebagai "burung sampah", karena toksisitas mereka membuat mereka tidak mungkin untuk dimakan kecuali kulit dan bulu mereka dicabut.

Menyentuh Hooded Pitohuis dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan, kulit terbakar dan bersin (seperti yang dilaporkan oleh para ilmuwan yang menangani makhluk itu), sedangkan memakan mereka mungkin akan jauh lebih berbahaya. Untuk memperingatkan sifat toksisitasnya, burung ini memiliki warna terang oranye dan warna hitam yang memungkinkan calon predator untuk mengenalinya.

Diyakini bahwa Hooded Pitohuis dapat menggosok toksin telur dan anak ayam untuk melindungi mereka dari predator. 

Efek Cursor di Ikuti 3 Warna di Blog

Efek Cursor di Ikuti 3 Warna di Blog


1. Login pada blog sobat
2. Rancangan
3. Tambah Gadget
4. Html / Javascript
5. Copy kode di bawah ini dan pasang di blog sobat


<script language="JavaScript" type="text/javascript">

var xCol = "#FF0000";
var yCol = "#FFFF00";
var zCol = "#0000FF";

var n = 6; //number of dots per trail.
var t = 40; //setTimeout speed.
var s = 0.2; //effect speed.

var r,h,w;
var d = document;
var my = 10;
var mx = 10;
var stp = 0;
var evn = 360/3;
var vx = new Array();
var vy = new Array();
var vz = new Array();
var dy = new Array();
var dx = new Array();

var pix = "px";

var strictmod = ((document.compatMode) &&
document.compatMode.indexOf("CSS") != -1);

var domWw = (typeof window.innerWidth == "number");
var domSy = (typeof window.pageYOffset == "number");
var idx = d.getElementsByTagName('div').length;

for (i = 0; i < n; i++)
{
var dims = (i+1)/2;
d.write('<div id="x'+(idx+i)+'" style="position:absolute;'
+'top:0px;left:0px;width:'+dims+'px;height:'+dims+'px;'
+'background-color:'+xCol+';font-size:'+dims+'px"><\/div>'
+'<div id="y'+(idx+i)+'" style="position:absolute;top:0px;'
+'left:0px;width:'+dims+'px;height:'+dims+'px;'
+'background-color:'+yCol+';font-size:'+dims+'px"><\/div>'
+'<div id="z'+(idx+i)+'" style="position:absolute;top:0px;'
+'left:0px;width:'+dims+'px;height:'+dims+'px;'
+'background-color:'+zCol+';font-size:'+dims+'px"><\/div>');
}

if (domWw) r = window;
else
{
if (d.documentElement &&
typeof d.documentElement.clientWidth == "number" &&
d.documentElement.clientWidth != 0)
r = d.documentElement;
else
{
if (d.body && typeof d.body.clientWidth == "number")
r = d.body;
}
}

function winsize()
{
var oh,sy,ow,sx,rh,rw;
if (domWw)
{
if (d.documentElement && d.defaultView &&
typeof d.defaultView.scrollMaxY == "number")
{
oh = d.documentElement.offsetHeight;
sy = d.defaultView.scrollMaxY;
ow = d.documentElement.offsetWidth;
sx = d.defaultView.scrollMaxX;
rh = oh-sy;
rw = ow-sx;
}
else
{
rh = r.innerHeight;
rw = r.innerWidth;
}
h = rh;
w = rw;
}
else
{
h = r.clientHeight;
w = r.clientWidth;
}
}

function scrl(yx)
{
var y,x;
if (domSy)
{
y = r.pageYOffset;
x = r.pageXOffset;
}
else
{
y = r.scrollTop;
x = r.scrollLeft;
}
return (yx == 0)?y:x;
}

function mouse(e)
{
var msy = (domSy)?window.pageYOffset:0;
if (!e) e = window.event;
if (typeof e.pageY == 'number')
{
my = e.pageY - msy + 16;
mx = e.pageX + 6;
}
else
{
my = e.clientY - msy + 16;
mx = e.clientX + 6;
}
if (my > h-65) my = h-65;
if (mx > w-50) mx = w-50;
}

function assgn()
{
for (j = 0; j < 3; j++)
{
dy[j] = my + 50 * Math.cos(stp+j*evn*Math.PI/180) *

Math.sin((stp+j*25)/2) + scrl(0) + pix;
dx[j] = mx + 50 * Math.sin(stp+j*evn*Math.PI/180) *

Math.sin((stp+j*25)/2) * Math.sin(stp/4) + pix;
}
stp+=s;

for (i = 0; i < n; i++)
{
if (i < n-1)
{
vx[i].top = vx[i+1].top; vx[i].left = vx[i+1].left;
vy[i].top = vy[i+1].top; vy[i].left = vy[i+1].left;
vz[i].top = vz[i+1].top; vz[i].left = vz[i+1].left;
}
else
{
vx[i].top = dy[0]; vx[i].left = dx[0];
vy[i].top = dy[1]; vy[i].left = dx[1];
vz[i].top = dy[2]; vz[i].left = dx[2];
}
}
setTimeout(assgn,t);
}

function init()
{
for (i = 0; i < n; i++)
{
vx[i] = document.getElementById("x"+(idx+i)).style;
vy[i] = document.getElementById("y"+(idx+i)).style;
vz[i] = document.getElementById("z"+(idx+i)).style;
}
winsize();
assgn();
}

if (window.addEventListener)
{
window.addEventListener("resize",winsize,false);
window.addEventListener("load",init,false);
document.addEventListener("mousemove",mouse,false);
}
else
if (window.attachEvent)
{
window.attachEvent("onload",init);
document.attachEvent("onmousemove",mouse);
window.attachEvent("onresize",winsize);
}
</script>

6. Simpan dan lihat hasilnya