UP
    Latest News

Dihukum Mati Masih Tetap Hidup

Dihukum Mati Masih Tetap Hidup
Seorang terdakwa yang mendapat hukuman mati berarti harus siap menjemput ajal. Namun, bagaimana bila keajaiban terjadi sehingga ia tetap hidup? Lihat 5 kisah nyata ini...

 
1. Anne Green
Anne Green, seorang pembantu rumah tangga abad pertengahan di Oxfordshire. Berhubungan gelap dengan cucu majikannya, lalu bayi yang dilahirkan mati sehingga dituduh sebagai pembunuh.
Pada 14 Desember 1650 dihukum gantung saat usianya 22 tahun.  Pada masa itu, hukuman gantung dilaksanakan dengan cara sang tertuduh disuruh naik tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya.

Setelah tergantung slama 1/2 jam, tubuh Anne diturunkan dan diberikan pada pihak universitas sebagai bahan kuliah anatomi. Namun, setelah di kampus, peti dibuka dan dokter mendengar suara bernapas dari tenggorokannya.
 
Mereka segera memberinya minum. Dua belas jam setelah eksekusi, Anne sudah bisa bicara beberapa kata. Beberapa tahun kemudian Anne akhirnya menikah dan punya 3 orang anak, serta dapat hidup 15 tahun lagi setelah peristiwa eksekusi yang membuatnya terkenal itu.
 
Konon, akibat kasus ini, terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk mematahkan lehernya, sehingga bisa dipastikan mati.

 
2. John Henry George Lee
John merupakan seorang pembantu di rumah Miss Emma. Suatu hari, Miss Emma ditemukan tewas dengan leher yang tersayat pisau dan rumahnya terbakar. John kemudian dinyatakan bersalah dan divonis hukuman gantung. Menurut jadwal, John akan dgantung pada 23 Februari 1885 di Exeter Prison.
Saat hari-H, John dibawa keluar dari selnya untuk menuju tempat eksekusi. Namun, trap door (pintu penyekat antar zona penjara) macet. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi tiga kali.

Di tengah kebingungan pihak penjara dan eksekutor, John dikembalikan ke sel nya. Dan beberapa hari kemudian, hukumannya diubah menjadi kurungan seumur hidup.

 
3. William Duell
Ketika berusia 16 tahun, William divonis hukuman gantung dengan tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Village of Tyburn, London.

Jasad dari William rencananya akan dimanfaatkan di kuliah medical training, sesuai dengan prosedur regular pada waktu itu jasadnya dibawa ke universitas.

Kemudian setelah pakaian nya dilucuti dan diletakkan di atas papan, ada seorang petugas lab yg menyadari bahwa jasad william bernapas. Makin lama, William bernapas makin cepat. Dan dalam 2 jam, ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.

 
4. Joseph Samuel
Joseph divonis mati dengan cara digantung setelah dituduh melakukan perampokan rumah seorang wanita kaya dan polisi yang menjaga rumah tersebut ikut terbunuh.

Joseph memang mengakui perampokkan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Joseph merampok rumah tersebut bersama gengnya. Si kepala geng dilepaskan karena kurangnya barang bukti.
Pada 1803, Joseph dibawa bersama napi lain ke Parramatta, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk melihat eksekusi ini. Setelah berdoa, Joseph naik ke atas gerobak dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik.

Bukannya menggantung tubuh Joseph, tali tersebut malah putus. Algojo coba lagi, tetapi kali ini tali tersebut selip dan kaki Joseph menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan penonton, algojo coba lagi untuk ketiga kali. Tali tersebut kembali putus.
 
Kali ini petugas di lokasi mengabarkan gubernur tentang peristiwa ini. Akhirnya gubernur mengubah hukuman Joseph menjadi kurungan seumur hidup. Gubernur dan petugas lain meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan petunjuk dari Tuhan, bahwa tidak seharusnya Joseph mendapat hukuman tersebut.

 
5. Wenseslao Moguel
Moguel divonis mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian. Ia ditembak 9 kali, termasuk 1 peluru terakhir yang ditembakkan ke kepalanya oleh komandan regu dalam jarak dekat untuk memastikan kematiannya.
Entah bagaimana, Moguel bisa bertahan hidup dan berencana untuk melarikan diri. Moguel pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga tersebut.
 
Foto di atas diambil pada tahun 1937 di acara Ripley’s Believe It or Not. Dimana Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yg menembus kepalanya dari jarak dekat.


Dihukum Mati Masih Tetap Hidup

Dihukum Mati Masih Tetap Hidup
Seorang terdakwa yang mendapat hukuman mati berarti harus siap menjemput ajal. Namun, bagaimana bila keajaiban terjadi sehingga ia tetap hidup? Lihat 5 kisah nyata ini...

 
1. Anne Green
Anne Green, seorang pembantu rumah tangga abad pertengahan di Oxfordshire. Berhubungan gelap dengan cucu majikannya, lalu bayi yang dilahirkan mati sehingga dituduh sebagai pembunuh.
Pada 14 Desember 1650 dihukum gantung saat usianya 22 tahun.  Pada masa itu, hukuman gantung dilaksanakan dengan cara sang tertuduh disuruh naik tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya.

Setelah tergantung slama 1/2 jam, tubuh Anne diturunkan dan diberikan pada pihak universitas sebagai bahan kuliah anatomi. Namun, setelah di kampus, peti dibuka dan dokter mendengar suara bernapas dari tenggorokannya.
 
Mereka segera memberinya minum. Dua belas jam setelah eksekusi, Anne sudah bisa bicara beberapa kata. Beberapa tahun kemudian Anne akhirnya menikah dan punya 3 orang anak, serta dapat hidup 15 tahun lagi setelah peristiwa eksekusi yang membuatnya terkenal itu.
 
Konon, akibat kasus ini, terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk mematahkan lehernya, sehingga bisa dipastikan mati.

 
2. John Henry George Lee
John merupakan seorang pembantu di rumah Miss Emma. Suatu hari, Miss Emma ditemukan tewas dengan leher yang tersayat pisau dan rumahnya terbakar. John kemudian dinyatakan bersalah dan divonis hukuman gantung. Menurut jadwal, John akan dgantung pada 23 Februari 1885 di Exeter Prison.
Saat hari-H, John dibawa keluar dari selnya untuk menuju tempat eksekusi. Namun, trap door (pintu penyekat antar zona penjara) macet. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi tiga kali.

Di tengah kebingungan pihak penjara dan eksekutor, John dikembalikan ke sel nya. Dan beberapa hari kemudian, hukumannya diubah menjadi kurungan seumur hidup.

 
3. William Duell
Ketika berusia 16 tahun, William divonis hukuman gantung dengan tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Village of Tyburn, London.

Jasad dari William rencananya akan dimanfaatkan di kuliah medical training, sesuai dengan prosedur regular pada waktu itu jasadnya dibawa ke universitas.

Kemudian setelah pakaian nya dilucuti dan diletakkan di atas papan, ada seorang petugas lab yg menyadari bahwa jasad william bernapas. Makin lama, William bernapas makin cepat. Dan dalam 2 jam, ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.

 
4. Joseph Samuel
Joseph divonis mati dengan cara digantung setelah dituduh melakukan perampokan rumah seorang wanita kaya dan polisi yang menjaga rumah tersebut ikut terbunuh.

Joseph memang mengakui perampokkan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Joseph merampok rumah tersebut bersama gengnya. Si kepala geng dilepaskan karena kurangnya barang bukti.
Pada 1803, Joseph dibawa bersama napi lain ke Parramatta, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk melihat eksekusi ini. Setelah berdoa, Joseph naik ke atas gerobak dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik.

Bukannya menggantung tubuh Joseph, tali tersebut malah putus. Algojo coba lagi, tetapi kali ini tali tersebut selip dan kaki Joseph menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan penonton, algojo coba lagi untuk ketiga kali. Tali tersebut kembali putus.
 
Kali ini petugas di lokasi mengabarkan gubernur tentang peristiwa ini. Akhirnya gubernur mengubah hukuman Joseph menjadi kurungan seumur hidup. Gubernur dan petugas lain meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan petunjuk dari Tuhan, bahwa tidak seharusnya Joseph mendapat hukuman tersebut.

 
5. Wenseslao Moguel
Moguel divonis mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian. Ia ditembak 9 kali, termasuk 1 peluru terakhir yang ditembakkan ke kepalanya oleh komandan regu dalam jarak dekat untuk memastikan kematiannya.
Entah bagaimana, Moguel bisa bertahan hidup dan berencana untuk melarikan diri. Moguel pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga tersebut.
 
Foto di atas diambil pada tahun 1937 di acara Ripley’s Believe It or Not. Dimana Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yg menembus kepalanya dari jarak dekat.


Kenapa Burung Cowok Suka Tiba-Tiba Tegang Kalo Liat Bokep

Kenapa Burung Cowok Suka Tiba-Tiba Tegang Kalo Liat Bokep
 

Yak, kembali lagi di Tanya Jawab MBDC. Sebuah sesi dimana pertanyaan yang terpilih akan dibahas secara mendalam oleh MBDC. Pertanyaan hari ini adalah:
Nah kita suka nih yang beginian. Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa MBDC bahasnya gak jauh-jauh dari burung. Karena itu menjual, gimana sih kamu. MBDC sih cuma mengikuti selera pasar ajah.
Kembali ke pertanyaan. Ini sebenernya sangat aneh sih. Sangat tidak wajar. Mungkin kamu harus ke dokter. Tapi diagnosa MBDC sih ada dua:
  1. Kamu terangsang karena nonton bokep, terus darah kamu semuanya langsung berdesak-desakkan masuk ke burung kamu jadi membuat burung kamu tegang. Gimana caranya, MBDC gak tau. Itulah hidup.
  2. Burung kamu pengen sedikit aksi aja sih. Dia berusaha cari perhatian sama kamu. Kalo udah begini, cuma ada satu hal yang harus kamu lakukan.
Ya begitulah kira-kira. Semoga membantu menjawab dan meringankan kegelisahan kamu.

Kenapa Burung Cowok Suka Tiba-Tiba Tegang Kalo Liat Bokep

Kenapa Burung Cowok Suka Tiba-Tiba Tegang Kalo Liat Bokep
 

Yak, kembali lagi di Tanya Jawab MBDC. Sebuah sesi dimana pertanyaan yang terpilih akan dibahas secara mendalam oleh MBDC. Pertanyaan hari ini adalah:
Nah kita suka nih yang beginian. Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa MBDC bahasnya gak jauh-jauh dari burung. Karena itu menjual, gimana sih kamu. MBDC sih cuma mengikuti selera pasar ajah.
Kembali ke pertanyaan. Ini sebenernya sangat aneh sih. Sangat tidak wajar. Mungkin kamu harus ke dokter. Tapi diagnosa MBDC sih ada dua:
  1. Kamu terangsang karena nonton bokep, terus darah kamu semuanya langsung berdesak-desakkan masuk ke burung kamu jadi membuat burung kamu tegang. Gimana caranya, MBDC gak tau. Itulah hidup.
  2. Burung kamu pengen sedikit aksi aja sih. Dia berusaha cari perhatian sama kamu. Kalo udah begini, cuma ada satu hal yang harus kamu lakukan.
Ya begitulah kira-kira. Semoga membantu menjawab dan meringankan kegelisahan kamu.

Hanya Satu Gubernur Jakarta yang Betawi Tulen

Hanya Satu Gubernur Jakarta yang Betawi Tulen
Siapakah pemilik kota Jakarta? Ibukota negara Indonesia ini merupakan hunian masyarakat heterogen. Dengan penduduk dari berbagai daerah yang memadati Jakarta, maka sejarah mencatat gubernurnya pun ternyata 99% bukan orang Betawi.

Hanya Soerjadi Sodirdja tercatat kelahiran Batavia tahun 1938. Ya, masih ditulis dengan nama demikian, sebelum kota ini berubah menjadi "Jakarta" sejak penjajahan Jepang datang.


Bagaimana kisah Jakarta di bawah kepemimpinan para gubernurnya? Apakah terjadi keberhasilan walau bukan orang Betawi tulen? Berikut daftarnya.


1. Suwiryo - masa jabatan 1945 - 1947 dan 1950 - 1951
Kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah  - 17 Februari 1903.
Setelah Indonesia merdeka, Bung Karno menunjuknya sebagai Walikota Jakarta per tanggal 23 September 1945.

 
2. Daan Jahja - masa jabatan 1948 - 1959
Kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat, 5 Januari 1925
Pejuang tulen. Saat muda, ia yang pertama kali berpidato dengan Bahasa Indonesia di Volksraad, Dewan Rakyat bentukan Pemerintah Hindia Belanda.

 
3. Syamsurijal - masa jabatan 1951 - 1953
Kelahiran Solo (tanpa data tahun).
Keberhasilan: mendata ulang kepemilikan tanah dan mendata gelandangan. Hal lain yang tak kalah penting dari kebijakan Syamsurizal adalah membangun pembangkit listrik di kawasan Ancol.

 
4. Sudiro - masa jabatan 1953 - 1960
Kelahiran Yogyakarta, 24 April 1911
Prestasi: Pencetus terbentuknya  Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK) yang kemudian menjadi Rukun Warga (RW)

 
5. Dr. Soemarno Sosroatmodjo - masa jabatan 1960 - 1964 dan 1965 - 1966
Kelahiran Jember, Jawa Timur, 24 April 1911
Banyak monumen dibangun pada masa kepemimpinannya, seperti Monas, Patung Selamat Datang, dan lainnya. Sayang, kondisi politik Indonesia sedang suram saat ia menjabat.

 
6. Henk Ngantung - masa jabatan 1964 - 1965
Kelahiran Manado berdarah Tionghoa, 1 Maret 1921
Seorang seniman yang bergaul akrab dengan Chairil Anwar dan Asrul Sani. Ditunjuk menjadi gubernur DKI oleh Presiden Soekarno dengan tujuan menjadikan Jakarta sebagai kota budaya. Rancangan Tugu Selamat Datang dan sketsa lambang DKI Jakarta hasil kerjanya.


Ironis, kesehatannya memburuk sehingga hanya setahun menjabat. Harus jual rumah dan akhirnya dituduh sebagai anggota PKI  oleh pemerintahan Orde Baru.

 
7. Ali Sadikin - masa jabatan 1966 - 1977
Kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 7 Juli 1927
Inilah Gubernur DKI paling melegenda. Karyanya selama menjabat sangat banyak. Mulai dari Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ismail Marzuki, dan banyak lagi.


Yang kontroversial: melegalkan kawasan perjudian dan pelacuran. Tujuannya memungut pajak untuk kas Jakarta. Kabarnya, memang saat kepemimpinannya Jakarta bertumbuh sangat pesat.

 
8. Tjokropanolo - masa jabatan 1977 - 1982
Kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 21 Mei 1924
Pernah menjadi pengawal pribadi Jenderal Soedirman. Sebagai penerus Ali Sadikin, kerjanya cukup bagus. Ia sering  mengunjungi berbagai pabrik untuk mengecek kesejahteraan buruh dan mendapatkan gagasan langsung tentang upah mereka.

 
9. R. Soeprapto - masa jabatan 1982 - 1987
Kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 12 Agustus 1924
Peristiwa memilukan yang terjadi di masa jabatannya adalah "Peristiwa Tanjung Priok" tahun 1984. Banyak kabar simpang-siur soal jumlah korban. Laporan resmi hanya menyebut sekitar 24 orang, sementara isu yang merebak hingga ratusan.
 
10. Wiyogo Atmomdarminto - masa jabatan 1987 - 1992
Kelahiran Yogyakarta, 22 November 1922
Pencetus slogan Jakarta "BMW" - Bersih, Manusiawi, berWibawa

 
11. Soerjadi Sodirdja - masa jabatan 1992 - 1997
Kelahiran Batavia, 11 Oktober 1938
Inilah satu-satunya putra Betawi tulen yang jadi Gubernur di Jakarta. Program kerjanya dimulai dengan proyek rumah susun dan daerah resapan air. Sayang, ia memimpin saat politik sedang panas sehingga banyak peristiwa berdarah yang lebih mengemuka. Kasus 27 Juli 1996 terjadi saat ia menjabat.

 
12. Sutiyoso - masa jabatan 1997 - 2007
Kelahiran Semarang, 6 Desember 1944
Peluncur sistem angkutan massal bus Transjakarta, atau lazim disebut busway.

 
13. Fauzi Bowo - masa jabatan 2007 - 2012
Kelahiran Jakarta, 10 April 1948. Ayahnya Djohari Bowo asal Yogyakarta dan ibu Nuraini binti Abdul Manaf asal Jakarta.

Menarik, setamat SMA, ia mengambil studi Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universität Braunschweig Jerman. Lalu berlanjut mengambil gelar  Doktor-Ingenieur dari Technische Universität Kaiserslautern. Tak heran sangat fasih berbahasa Jerman.

Ia juga sempat mengajar di Fakultas Teknik UI. Dengan latar belakang di bidang arsitektur, Fauzi Bowo punya bekal teknis merancang kota Jakarta. Soal hasil kiprahnya, masyarakat yang layak menilai.

 
 
14. Joko Widodo - masa jabatan 2012 - .....
Kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961
Lebih populer dengan panggilan Jokowi. Ada yang menyebut Jokowi sebagai "reinkarnasi" Gubernur Syamsurijal karena sama-sama berasal dari Solo. Karenanya, keberhasilan Syamsurijal juga diharapkan melekat pada Jokowi.

Tantangan besar menantinya setelah dinyatakan menjadi Gubernur mengungguli Fauzi Bowo. Bagaimana Jakarta esok hari?
 
 

Hanya Satu Gubernur Jakarta yang Betawi Tulen

Hanya Satu Gubernur Jakarta yang Betawi Tulen
Siapakah pemilik kota Jakarta? Ibukota negara Indonesia ini merupakan hunian masyarakat heterogen. Dengan penduduk dari berbagai daerah yang memadati Jakarta, maka sejarah mencatat gubernurnya pun ternyata 99% bukan orang Betawi.

Hanya Soerjadi Sodirdja tercatat kelahiran Batavia tahun 1938. Ya, masih ditulis dengan nama demikian, sebelum kota ini berubah menjadi "Jakarta" sejak penjajahan Jepang datang.


Bagaimana kisah Jakarta di bawah kepemimpinan para gubernurnya? Apakah terjadi keberhasilan walau bukan orang Betawi tulen? Berikut daftarnya.


1. Suwiryo - masa jabatan 1945 - 1947 dan 1950 - 1951
Kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah  - 17 Februari 1903.
Setelah Indonesia merdeka, Bung Karno menunjuknya sebagai Walikota Jakarta per tanggal 23 September 1945.

 
2. Daan Jahja - masa jabatan 1948 - 1959
Kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat, 5 Januari 1925
Pejuang tulen. Saat muda, ia yang pertama kali berpidato dengan Bahasa Indonesia di Volksraad, Dewan Rakyat bentukan Pemerintah Hindia Belanda.

 
3. Syamsurijal - masa jabatan 1951 - 1953
Kelahiran Solo (tanpa data tahun).
Keberhasilan: mendata ulang kepemilikan tanah dan mendata gelandangan. Hal lain yang tak kalah penting dari kebijakan Syamsurizal adalah membangun pembangkit listrik di kawasan Ancol.

 
4. Sudiro - masa jabatan 1953 - 1960
Kelahiran Yogyakarta, 24 April 1911
Prestasi: Pencetus terbentuknya  Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK) yang kemudian menjadi Rukun Warga (RW)

 
5. Dr. Soemarno Sosroatmodjo - masa jabatan 1960 - 1964 dan 1965 - 1966
Kelahiran Jember, Jawa Timur, 24 April 1911
Banyak monumen dibangun pada masa kepemimpinannya, seperti Monas, Patung Selamat Datang, dan lainnya. Sayang, kondisi politik Indonesia sedang suram saat ia menjabat.

 
6. Henk Ngantung - masa jabatan 1964 - 1965
Kelahiran Manado berdarah Tionghoa, 1 Maret 1921
Seorang seniman yang bergaul akrab dengan Chairil Anwar dan Asrul Sani. Ditunjuk menjadi gubernur DKI oleh Presiden Soekarno dengan tujuan menjadikan Jakarta sebagai kota budaya. Rancangan Tugu Selamat Datang dan sketsa lambang DKI Jakarta hasil kerjanya.


Ironis, kesehatannya memburuk sehingga hanya setahun menjabat. Harus jual rumah dan akhirnya dituduh sebagai anggota PKI  oleh pemerintahan Orde Baru.

 
7. Ali Sadikin - masa jabatan 1966 - 1977
Kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 7 Juli 1927
Inilah Gubernur DKI paling melegenda. Karyanya selama menjabat sangat banyak. Mulai dari Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ismail Marzuki, dan banyak lagi.


Yang kontroversial: melegalkan kawasan perjudian dan pelacuran. Tujuannya memungut pajak untuk kas Jakarta. Kabarnya, memang saat kepemimpinannya Jakarta bertumbuh sangat pesat.

 
8. Tjokropanolo - masa jabatan 1977 - 1982
Kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 21 Mei 1924
Pernah menjadi pengawal pribadi Jenderal Soedirman. Sebagai penerus Ali Sadikin, kerjanya cukup bagus. Ia sering  mengunjungi berbagai pabrik untuk mengecek kesejahteraan buruh dan mendapatkan gagasan langsung tentang upah mereka.

 
9. R. Soeprapto - masa jabatan 1982 - 1987
Kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 12 Agustus 1924
Peristiwa memilukan yang terjadi di masa jabatannya adalah "Peristiwa Tanjung Priok" tahun 1984. Banyak kabar simpang-siur soal jumlah korban. Laporan resmi hanya menyebut sekitar 24 orang, sementara isu yang merebak hingga ratusan.
 
10. Wiyogo Atmomdarminto - masa jabatan 1987 - 1992
Kelahiran Yogyakarta, 22 November 1922
Pencetus slogan Jakarta "BMW" - Bersih, Manusiawi, berWibawa

 
11. Soerjadi Sodirdja - masa jabatan 1992 - 1997
Kelahiran Batavia, 11 Oktober 1938
Inilah satu-satunya putra Betawi tulen yang jadi Gubernur di Jakarta. Program kerjanya dimulai dengan proyek rumah susun dan daerah resapan air. Sayang, ia memimpin saat politik sedang panas sehingga banyak peristiwa berdarah yang lebih mengemuka. Kasus 27 Juli 1996 terjadi saat ia menjabat.

 
12. Sutiyoso - masa jabatan 1997 - 2007
Kelahiran Semarang, 6 Desember 1944
Peluncur sistem angkutan massal bus Transjakarta, atau lazim disebut busway.

 
13. Fauzi Bowo - masa jabatan 2007 - 2012
Kelahiran Jakarta, 10 April 1948. Ayahnya Djohari Bowo asal Yogyakarta dan ibu Nuraini binti Abdul Manaf asal Jakarta.

Menarik, setamat SMA, ia mengambil studi Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universität Braunschweig Jerman. Lalu berlanjut mengambil gelar  Doktor-Ingenieur dari Technische Universität Kaiserslautern. Tak heran sangat fasih berbahasa Jerman.

Ia juga sempat mengajar di Fakultas Teknik UI. Dengan latar belakang di bidang arsitektur, Fauzi Bowo punya bekal teknis merancang kota Jakarta. Soal hasil kiprahnya, masyarakat yang layak menilai.

 
 
14. Joko Widodo - masa jabatan 2012 - .....
Kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961
Lebih populer dengan panggilan Jokowi. Ada yang menyebut Jokowi sebagai "reinkarnasi" Gubernur Syamsurijal karena sama-sama berasal dari Solo. Karenanya, keberhasilan Syamsurijal juga diharapkan melekat pada Jokowi.

Tantangan besar menantinya setelah dinyatakan menjadi Gubernur mengungguli Fauzi Bowo. Bagaimana Jakarta esok hari?