UP
    Latest News

Diego Michiels Dipindah di Rutan Salemba, Kurungan 9 Tahun Penjara menanti

Diego Michiels Dipindah di Rutan Salemba, Kurungan 9 Tahun Penjara menanti
Pemain Timnas Diego Michiels, tersangka kasus pengeroyokan di sebuah klub malam di kawasan Senayan, dilimpahkan oleh penyidik kepolisian ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2012). Kekasih pesinetron Nikita Willy itu mengatakan siap menjalani sidang.

Diego tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Jl Merpati Blok D-3 No 5, Kemayoran, diantar mobil Avanza dengan didampingi kuasa hukumnya. Dia terlihat santai dan tetap menjawab pertanyaan wartawan. "Iya, saya siap disidang," kata Diego sambil tersenyum, Rabu (19/12/2012).

Diego dilimpahkan dari Polsek Tanah Abang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat guna pemeriksaan berkas-berkas untuk diserahkan kepada kejaksaan. "Untuk dilakukan pemeriksaan buat persiapan persidangan," ujar salah seorang pegawai kejaksaan.

Setelah selesai memeriksa berkas-berkas, pihak kejaksaan akan langsung membawa Diego ke rumah tahanan Salemba. "Setelah diperiksa baru menjadi tahanan kejaksaan. Kemungkinan akan dibawa ke Salemba, kan Pondok Bambu buat wanita," tuturnya.

Rencananya, Diego akan disidangkan dua minggu mendatang, usai kejaksaan menyusun dakwaan-dakwaan yang akan dilayangkan.

Diego didakwa telah melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Meff Paripurna pada 8 November lalu. Diego diancam telah melanggar Pasal 170 Ayat 2 KUHAP jo Pasal 351 ayat 2 KUHAP, dengan ancaman makimal 9 tahun penjara.

Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono Selangkah lagi gabung Sriwijaya FC

Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono Selangkah lagi gabung Sriwijaya FC
Perburuan Sriwijaya FC (SFC) khusus untuk satu kuota pemain asing asal Asia, tak lagi menjadi target. Pasalnya, manajemen telah berpikir untuk mencari tenaga lokal yang skillnya sama dan berpengalaman.

Setelah striker asal Korea Selatan (Korsel) Han Sang Min dinyatakan tak masuk dalam skema permainan SFC, maka manajemen kembali akan bernegosiasi dengan dua bomber senior, yakni Bambang ‘Bepe’ Pamungkas dan Budi Sudarsono.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, menilai, bahwa kemampuan Bambang dan Budi di lini depan, tak jauh beda dengan siapapun pemain asing asal Asia yang bermain di Liga Indonesia.

''Bambang dan Budi kan sudah sangat berpengalaman dan matang. Pertimbangan kami, daripada mengambil pemain asing yang kemampuannya masih tanda tanya, lebih baik mengambil yang sudah jelas permainannya,” ungkap Hendri.

Memang, manajemen sendiri tetap menunggu jika ada agen-agen yang ingin menawarkan pemainnnya ke SFC. Namun mereka harus tetap melewati proses seleksi yang telah ditetapkan manajemen. ''Silakan saja kalau masih ada pemain asing yang ingin ke Palembang. Tapi sekali lagi, kalau kemampuan mereka sama dengan pemain lokal kita, ya untuk apa diambil,” ujarnya.

Untuk mendapatkan Bambang Pamungkas dan Budi ''Ular Piton'' Sudarsono, Hendri pun telah meminta bantuan Ponaryo Astaman, yang cukup dekat dengan kedua pemain tersebut. ''Kami hanya mengarahkan Ponaryo untuk mengabarkan pada pemain itu. Bagi kami apakah nanti Budi atau Bambang, sama saja dan tidak ada masalah. Karena keduanya kami nilai memiliki skill yang hampir sama,” tandasnya lagi.

Setali tiga uang, pelatih kepala SFC, Kas Hartadi memang enggan terlalu memikirkan, apakah nanti akan mendapatkan pemain asing asal Asia, untuk melengkapi kuota pemain asing. Namun dirinya tetap mengharapkan manajemen untuk mendatangkan satu diantara dua nama striker senior Timnas tersebut. Bahkan, Kas sendiri sepakat dengan manajemen yang tidak akan mengambil pemain asing asal Asia, kalau kemampuan teknik dan fisiknya tak jauh beda dengan pemain lokal.

''Rasanya percuma kalau mengambil pemain asing yang tak begitu bagus atau sama dengan pemain lokal. Sedangkan kualitas pemain lokal, seperti Bambang atau Budi sudah jelas dan mereka masih tajam. Tapi semua kembali ke manajemen mana yang yang cocok,” katanya.

Kas Hartadi sendiri, pada partai final Inter Island Cup (IIC) nanti masih mengandalkan tenaga Boakay Eddy Foday dilini depan. Kalaupun bomber asal Liberia ini mengalami cidera atau akumulasi kartu, maka alternatif lain Kas mungkin akan menempatkan Aliyudin di depan. Jika, nantinya manajemen berhasil mendatangkan Bambang Pamungkas ke Stadion Gelora Sriwijaya, maka duet Bepe-Aliyudin saat masih di Persija akan kembali bersemi kembali di Palembang.(fh)

Persepam Madura United Rekrut Valentino Telaubun dan Fachrudin

Persepam Madura United Rekrut Valentino Telaubun dan Fachrudin
Persepam Madura United (P-MU) nampaknya terus melakukan perubahan susunan pemain guna memperkuat skuad. Terbaru, klub kebanggaan masyarakat Madura tersebut berhasil menggaet dua pemain belakang Timnas Indonesia, yakni Valentino Telaubun dan Fachrudin.

Informasi yang berhasil dihimpun , kedua pemain tersebut tidak mempermasalahkan meski harus hijrah dari klubnya masing-masing. Terlebih, berpindah dari klub yang kompetisi di bawah naungan PT LPIS ke PT LI.

Fachrudin sebelumnya memperkuat PSS Sleman dan Valentino (Bontang FC). Keduanya pasrah meskipun masa depannya di timnas terancam berakhir setelah pindah ke P-MU. Tapi keraguan itu dipatahkan oleh manajer P-MU  Achsanul Qosasih.

Achsanul menyatakan bahwa P-MU siap melepas pemainnya untuk bermain di Timnas Indonesia. "Kalau memang keduanya dibutuhkan kembali memperkuat timnas, kami tak punya alasan untuk melarangnya. Kami akan berikan ijin," tegas Achsanul, Rabu (19/12/2012).

Lanjut Achsanul, kebijakan ini tak hanya berlaku untuk Fachrudin dan Valentino. Bahkan, pemain P-MU lain juga akan mendapat hak yang sama untuk membela Timnas Garuda.

Terpisah, Jimhur Saros, Presiden K-Conk Mania, menyambut gembira dengan kebijakan yang diterapkan oleh manajemen P-MU. "Ini bukti bahwa Merah Putih tetap di atas segala kepentingan klub. Kebijakan manajemen patut mendapat acungan jempol," katanya. [sar/but]

Peringkat FIFA, Indonesia Naik 9 tingkat ,Lompati Malaysia

Peringkat FIFA, Indonesia Naik 9 tingkat ,Lompati Malaysia
Posisi Indonesia terus mengalami peningkatan dalam daftar peringkat FIFA yang diumumkan Rabu (19/12/2012). Saat ini, Indonesia melejit sembilan peringkat dari posisi ke-165 ke urutan 156 dengan meraih 143 poin.

Untuk level Asia Tenggara, Indonesia masih di bawah Vietnam, Thailand, Filiphina, dan Singapura. Vietnam naik tujuh peringkat ke posisi 131 dengan mengoleksi 251 poin.

Namun, Indonesia masih di atas juara Piala AFF 2010, Malaysia yang duduk di peringkat ke-156. Negeri jiran tersebut di atas Myanmar (162), Laos (171), Brunei Darussalam (182), Timor Leste (182), dan Kamboja (184).

Untuk tingkat dunia, Spanyol masih kokoh bertengger di puncak dengan nilai 1.606. Jerman mengikuti di belakangnya dengan nilai 1.437, disusul Argentina (1.290), Italia (1.165), dan Kolombia (1.164). [but]

Berikut 10 Besar Peringkat FIFA (per Desember 2012)
1. Spanyol: 1.606 poin
2. Jerman: 1.437 poin
3. Argentina: 1.290 poin
4. Italia: 1.165 poin
5. Kolombia: 1.164 poin
6. Inggris: 1.151 poin
7. Portugal: 1.144 poin
8. Belanda: 1.124 poin
9. Rusia: 1.070 poin
10. Kroasia: 1.064 poin

Peringkat FIFA Negara-Negara ASEAN (per Desember 2012)
131. Vietnam: 251 poin
136. Thailand: 233 poin
147. Filiphina: 174 poin
154. Singapura: 146 poin
156. Indonesia: 143 poin
158. Malaysia: 133 poin
162. Myanmar: 114 poin
171. Laos: 83 poin
182. Brunei: 52 poin
182. Timor Leste: 52 poin
184. Kamboja: 50 poin

10 Negara Paling Menyeramkan di Dunia

10 Negara Paling Menyeramkan di Dunia

Inilah 10 tempat paling mengerikan, menyeramkan, dan menakutkan di dunia..Kebanyakan diantaranya disebabkan oleh perang, pembunuhan, penganiayaan, penculikan, pemerkosaan,dll. Selain itu juga karena masalah suhu yang ekstrim yang tidak memungkinkan untuk bertahan hidup.

10. Rusia

Di Rusia, ada lebih banyak gangster daripada polisi. Orang Rusia dibunuh tiap 18 menitnya, dan rata-rata terjadi 84 kasus pembunuhan sehari dari toal jumlah penduduk sebanyak 143 juta jiwa. Pusat kriminalitas Rusia berada di Republik Chechnya, daerah dalam Rusia tepatnya sebelah utara Georgia. Pelacuran, perdagangan narkoba, dan rumah makan bawah tanah secara arbitrer dikuasai oleh orang Chechnya. Orang asing diculik lebih sering karena tebusan yang lebih tinggi. Tindakan kriminal lainnya: pencurian dompet, ponsel, kamera, uang, dan penyerangan fisik. Dari negara Super-Power sampai negara dunia ketiga bertanya-tanya apakah komunisme benar-benar menjadi obat untuk Rusia.

9. Brazil

Apabila anda ingin berpergian ke Brasil, tidak menjadi soal apakah anda akan dirampok, tapi masalahnya hanya waktu! Kesenjangan sosial masih terus meningkat di samping kekayaan luar biasa di negara yang sedang memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak ini. Tetapi dengan kemakmuran yang meningkat, laju kejahatan juga ikut-ikutan melonjak. Tindak kejahatan di jalan-jalan terus merajalela di bagian-bagian Rio de Janeiro dan Sao Paolo, dan banyak korban dibiarkan tak terluka, mereka membawa pecahan botol untuk dipukul ke leher anda karena gelang yang anda pakai. Insiden �penculikan cepat� berkembang di kota-kota besar. Mereka memaksa korbannya untuk menambil uang di ATM untuk tebusan. Apabila korban tidak dapat membayar, mereka bisa menelpon orang tua atau keluarga mereka di rumah. Selain kejahatan di jalan-jalan, kelompok-kelompok penjahat terorganisir memerangi polisi dan lembaga umum lainnya yang tak dapat disogok. Kerusuhan di penjara secara brutal semakin menjadi-jadi, obat-obatan terlarang dan narco-terorisme menghantui penduduk sipil. Dan jika anda selamat dalam seluruh bencana itu - piranha sedang menunggu anda.

8. Afrika Selatan

Negara ini pernah disebut sebagai �Ibukota pemerkosaan di dunia�. Walaupun kasus perkosaan sudah nampak cenderung menurun ke angka 113.700 pada 2004, tapi kembali naik pada 2005 sampai ke angka 118.300 kasus. Statistik lain untuk Afrika Selatan menunjukkan secara mengerikan laju kasus pembunuhannya yang tinggi. Tuan rumah World Cup 2010 ini berada terus-menerus di daftar 5 teratas negara2 yang tingkat pembunuhannya paling tinggi. Kebanyakan tindak kejahatan terjadi daerah penduduk miskin. Bertani di Afrika Selatan sudah menjadi salah satu profesi yang paling berbahaya di dunia. Laju pembunuhan bagi para petani adalah 313.000 - sekitar 8 kali rata-rata laju pembunuhan nasional. Dan di mana pun, seks bisa sangat berbahaya di Afrika Selatan, di mana lebih dari 10 juta orang mengidap virus HIV.

7. Burundi

Disini memang kecil, tapi negara miskin yang padat penduduknya ini mempunyai masalah yang sangat besar. Perang saudara antara suku Hutus dan suku Tutsis mencerai-beraikan bangsa ini antara tahun 1993 sampai tahun 2006. Gencatan senjatapun dilancarkan namun kebanyakan suplai makanan urung dilaksanakan. Pembunuhan dan kekacauan masal bersaing dengan masalah lingkungan sebagai sakit kepala yang paling besar bagi orang Burundi. Daftar pemimpin yang dibunuh ekstensif, dan kontrol bangsa sudah sering berpindah tangan sejak 50 tahun terakhir. Kejahatan yang dilakukan dengan mengembara mengeroyok dan anak-anak bersenjata adalah ancaman bagi pengunjung. Penjabalan, pembajakan mobil dan penculikan menngintai setiap saat, oleh sebab itu anda dinasehati tidak menghentikan mobil untuk membeli cendera-mata. Apabila anda dilukai atau diciderai di Burundi, anda mungkin perlu menguasai teknik medis, karena kebanyakan klinik lokal disana tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk membantu anda.

6. Antartika

Ketika pembunuhan, perkosaan dan perampokan mungkin tidak menjadi masalah besar di bagian dunia ini, lain halnya dengan kondisi alam disini yang sangat tidak bersahabat. Antartika adalah rumah untuk beberapa kondisi cuaca ekstrim, dengan air raksa yang turun secara teratur di bawah -60 derajat Celsius (-100F) dan angin yang bertiup lebih dari 100km per jam. Jika anda telanjang di cuaca ini selama lebih dari sejam, anda sudah pasti akan mati. Antartika tidak mempunyai rumah sakit, tak ada makanan untuk dimakan dan jika anda hilang, tak ada banyak harapan. Tetapi setidaknya ada satu kedai McDonalds di Scott Base jika anda berhasil menemukannya.

5. Afghanistan

Negara ini selama ratusan tahun, menjadi salah satu wilayah di dunia yang paling strategis dan diperebutkan oleh banyak pihak. Padahal negara ini termasuk negara yang miskin, sulit berkembang, dan memiliki keadaan ekonomi dan politik yang tidak stabil. Pada waktu Uni Soviet menginvasi daerah ini, Pasukan Merah Rusia menanam lebih dari 12 juta ranjau darat di Afghanistan. Ratusan orang tewas, tercabik-cabik, dan lumpuh akibat ledakan ranjau yang dipasang. Setelah Uni Soviet mendatangi Taliban ,Taliban menyatakan kontrol wanita dilarang dari pekerjaan dan universitas. Pada 2001, Amerika Serikat menggulingkan Taliban. Tetapi penggarongan, persaingan suku dan penggunaan obat-obatan terlarang yang marak menggambarkan kekerasan sudah menyebabkan negara ini menjadi tidak stabil. Pemboman bunuh diri adalah ancaman terus-menerus, dan tak seorang pun di Afganistan aman. Serangan bunuh diri yang paling maut terjadi di propinsi Baghlan pada November 2007, yang menewaskan lebih dari 70 orang.

Selain itu, Afganistan juga termasuk pemasok ganja dan candu terbesar di dunia.

4. Somalia

Somalia adalah negara yang pemerintahannya gagal akibat dari anarkinya, korupsi, kekurangan pemerintah, dan kelaparan. Para turis diperingatkan agar tidak memasuki Somalia, yang menyatakan diri nya �Republik Merdeka Somaliland� atau berlayar dekat �Terompet Afrika�. Bajak laut mengawasi perairan ini yang diperlengkapi dengan AK-47 dan akan merampas barang2 dan menahan anda untuk dijadikan tebusan. Perkelahian antar suku sudah meminta ribuan jiwa di sebelah utara Somalia. Sedangkan di ibu kota, Mogadishu diperebutkan oleh banyak suku dan pemimpin perang. Etiopia pernah menyerang tentara Islamiah di Somalia pada akhir 2006, dan menyebabkan ratusan korban tewas dan ribuan korban penggusuran. Jika anda benar-benar terpaksa ke daerah ini, yakinkanlah asuransi anda masih berlaku.

3. Sudan

Keputus-asaan, kematian dan perusakan ialah �simbol� dari negara Sudan. Terorisme adalah masalah utama bangsa ini, yang sudah dikuasai oleh rezim militer Islamiah sejak kemerdekaannya. Beberapa pembunuh terkenal dunia telah menjejakkan kakinya di Sudan. Mereka melakukan aksinya dengan mengebom mobil, peluncuran roket dan pembantaian massal. Kekerasan banyak terjadi di daerah Darfur di antara milisi pemback-up pemerintah, tentara pemerintah dan kelompok-kelompok pemberontak lokal. Sudan juga telah menyebabkani perang terbuka dengan Cad yang berkaitan dengan konflik Darfur. Sejak 2003, 230.000 orang pengungsi Sudan sudah melarikan diri ke Cad timur dari Darfur. Lebih dari dua juta orang tewas dalam 2 perang saudara yang terjadi selama 50 tahun terakhir. Dengan kondisi gurunnya yang suram, Sudan adalah salah satu tempat yang paling jelek di planet ini.

2. Kolombia

Penculikan adalah masalah utama di Kolombia. Sedikitnya telah terjadi 2338 kasus penculikan di Kolombia pada tahun 1998. Dan 138 orang di antaranya telah dibunuh oleh para penculiknya. Menempati peringkat 4 dunia sebagai �negara pembunuh� dengan total pembunuhan mencapai 696.800 kasus pada tahun 2006. Target utama para pembunuh adalah para walikota, lusinan dari mereka terbunuh setiap tahunnya. Dan tentu saja, siapa yang dapat melupakan kokain? Kolombia memasok 75% persediaan kokain dunia dan terima kasih untuk Pablo Escobar dan Cali Cartel, kelompok-kelompok paramiliter yang sudah memerangi pemerintah dalam konflik berdarah dengan tanpa akhir. Di 2005, 5 orang misionaris Katolik dibunuh, turun dari 9 pada tahun 1999. Pantai indah dan gunung terjal di Kolombia seharusnya menjadikannya firdaus bagi wisatawan, tetapi mungkin tempat ini bisa menjadi tempat yang paling berbahaya untuk dikunjungi.

1. Irak

Tidak masalah entah anda adalah George Bush, Pele atau Chuck Norris - anda tidak akan pernah aman di Irak. Meskipun negara ini kaya akan cadangan minyaknya, tetapi Irak adalah negara yang hancur dimana identik dengan kekerasan, keputus-asaan dan kebingungan. Sejak 2003, Amerika Serikat sudah menduduki Irak dan menyebabkan perang saudara yang meminta korban lebih dari 650 000 penduduk sipil. Al-Qaeda, pemberontak Sunni, angkatan perang keamanan Shiite, pemberontak Kurdish, tentara Amerika, tentara Turki dan penjahat kriminal dilibatkan di siklus kekerasan yang sayangnya, tidak akan mereda dengan cepat tiap saat. Ranjau yang diimprovisasi/ Improvised Explosive Devices (IEDs), Explosively Formed Penetrators (EFPs) dan ladang ranjau adalah ancaman terus-menerus, seperti pesawat pembom bunuh diri yang juga sudah membunuh ratusan orang. Penculikan dan pembunuhan acak dilaporkan dengan hampir membuat pikiran mati rasa frekuensi. Sejak 2003, 2 juta orang Irak sudah melarikan diri ke negara tetangga dan 1,9 juta lainnya tetap tinggal di Irak dengan tergusur dari rumah mereka. Uranium yang dihabiskan yang dipakai sebagai putaran untuk menembus baju baja akan meracuni penduduk sipil Irak dan montir AS selama beberapa dasawarsa. Sungguh, inilah neraka di bumi.