UP
    Latest News

Ikut Seleksi Arema Palsu IPL , Ridhuan Justru Gabung Arema Asli yang main di ISL

Ikut Seleksi Arema Palsu IPL , Ridhuan Justru Gabung Arema Asli yang main di ISL
Winger asal Singapura, M. Ridhuan telah mengikuti seleksi pemain Arema palsu yang berlaga di IPL bersama dengan sejumlah pemain lainnya termasuk Noh Alam Shah. Uniknya, pemain berusia 28 tahun tersebut kini justru dikabarkan bergabung bersama Arema Indonesia yang asli  yang berlaga di ISL.

M. Ridhuan akan mengikuti latihan Arema ISL yang digelar Jumat (21/12/2012) besok. “Kalau tidak ada halangan besok dia ikut latihan, karena hari ini Ridhuan sudah di Malang,” ujar sumber terpercaya , Kamis (20/12/2012).

Kabar bergabungnya Ridhuan bersama Arema ISL memang mengejutkan. Namun sumber yang mewanti-wanti namanya tak ditulis ini mengaku jika kuota pemain asing Asia di Arema palsu IPL telah penuh, sementara di kubu Arema ISL masih kekurangan. Untuk itu, Ridhuan memutuskan bergabung bersama Arema ISL yang memiliki home base di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Saat ini, kontrak dari manajemen memang belum resmi karena komunikasi masih dilakukan via telepon. Tetapi manajemen sudah berani memberikan uang muka,” tukasnya.

Sementara itu, General Manager Arema ISL, Ruddy Widodo justru tak mau berkomentar banyak terkait kabar tersebut. “Karena ini masih gossip, jadi no comment dulu saja,” tegasnya. [nrt]

Reality Show Teraneh Di Dunia

Reality Show Teraneh Di Dunia
Reality Show Teraneh Di Dunia, Entah karena bosan atau tidak menarik lagi,para produser sekarang beralih dari menyajikan film ber-script ke reality show yang nyata.Karena tanpa skenario inilah tema dari reality show memegang kartu mati dari acara itu sendiri.Semakin extreme dan gila temanya,makin banyak penontonnya..Hasilnya,beberapa reality show yang bisa dibilang bener-bener gak masuk akal untuk ukuran sebuah tayangan televisi dibuat..Adakah agan-agan yang berminat jadi peserta salah satu acaranya??

Berikut Reality Show Teraneh Di Dunia

1.The 1900 House

Sekitar 400 keluarga mencoba berpartisipasi dalam acara ini.Inti dari reality show tersebut adalah membawa keluarga modern dan membuat mereka menjalani kehidupan ala tahun 1900an.Mereka harus tinggal di dalam rumah selama 3 bulan.Tapi bukan sembarang rumah,rumah ini didesain ala jaman victoria dengan 3 kamar tidur,dapur,ruang makan,dan ruang seni serta kamar mandi di luar rumah.

TANPA LISTRIK DAN AIR KERAN..dan mereka harus bisa menjalani itu semua dengan seluruh anggota keluarga berpartisipasi-maksudnya biar punya bayi ataupun orang tua di keluarga ya kudu ikut..bayangin susahnya ngurus orang-orang rapuh tanpa listrik dan air

2. Married by America

Acara ini tidak bertahan lama dan hanya berjalan 1 season pada 2003.Para kontestan diperkenalkan secara langsung lewat TV dan penonton memilih pria dan wanita yang mereka suka.Setelah itu mereka akan DINIKAHKAN secara live.Beberapa minggu sebelumnya mereka akan tinggal bersama agar tahu satu sama lain diberi fasilitas layaknya orang bulan madu.Ending dari acara ini,sang mempelai pria membatalkan pernikahan dan meninggalkan mempelai wanita yang patah hati di altar..-daftar acara ginian buat kimpoi sama orang gak dikenal?kayaknya enggak deh...

3. The Monastery

Acara aslinya sudah disiarkan pada 2005 lalu.Inti acara ini adalah menempatkan sekumpulan orang Atheis untuk hidup bersama ahli agama(pendeta,kyai,bhiksu..dsb)dan selama itu pula mereka dilarang menyinggung agama orang di sekitar mereka.

Akhir dari acara ini sangat dramatis,karena membuat beberapa kontestan beralih menjadi biarawan/biarawati dan beberapa lainnya menjadi muallaf.Tidak ada satupun yang masih atheis.

4. He's a Lady

Para kontestan yang merupakan 11 pria-pria sangar awalnya ditawari untuk ikut dalam acara reality show extreme challenge yang menguji fisik dan mental.Kemudian baru disadari bahwa acara yang mereka ikuti benar-benar berbeda 180 derajat.

Mereka harus dapat berbaur dengan para wanita asli,berdandan,mengenakan perhiasan,menjadi pendamping wanita,dan puncaknya mengikuti kontes kecantikan untuk memenangkan hadiah.-kebalikan dari acara Be A Man punya indonesia

5.Boy Meet Boy

Dari namanya saja sudah bisa ditebak kan.Yupz..acara ini memang sebuah kontak jodoh untuk gay.Seorang gay bernama James Getzlaff mencari sosok pria idaman untuk menjadi pasangannya dan 15 orang pria berlomba merebut hatinya.

Acara kencan,party,dan liburan bersama harus mereka lewati satu per satu untuk mengenal satu sama lain.-gak usah ditanya lagi deh..gak bisa bayangin gimana tiap episodenya..2 orang cowok kekar pandang-pandangan sambil dengerin lagu 'my heart will go on'


Inilah 3 klub divisi Utama LPIS yang akan Ikut Manager Meeting PT LI di solo ,...

Inilah 3 klub divisi Utama LPIS yang akan Ikut Manager Meeting PT LI di solo ,...
Para delegasi anggota klub peserta kompetisi Divisi Utama bentukan PT Liga Indonesia bakal hadir mengikuti Manager Meeting sekaligus workshop di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH), Jumat (21/12) besok. Para perwakilan klub serta pengelola kompetisi yakni PT LI akan berkumpul guna membahas pelaksanaan kompetisi Divisi Utama musim depan. Sesuai rencana akan mulai dihelat 13 Januari dengan menunjuk Kota Semarang sebagai tempat partai pembukaan.
Manajer Administrasi Kompetisi PT Liga Indonesia, Darwis Satmoko saat ditemui wartawan di Balai Persis, Kamis (20/12) siang mengatakan, sedikitnya 36 klub telah memberikan konfirmasi untuk bersedia datang dalam Manager Meeting di Solo. Tim-tim peserta Divisi Utama LI musim lalu akan ditambah delapan tim promosi dari kasta Divisi Satu antara lain PS Aceh Besar, PS Bangka, Persisko Bangko Jambi, Persipur Purwodadi, Persibo Bondowoso, Persika Kaimana, PS Paser Kaltim, dan Perseba Super Bangkalan.
Tiga tim “mutasi” dari kompetisi Divisi Utama LPIS ke PT LI juga akan meramaikan Manager Meeting di Solo yakni PSIS Semarang, PSCS Cilacap, dan Persikabo Kabupaten Bogor. Sementara empat tim lainnya yang menginginkan untuk ikut serta dalam kompetisi Divisi Utama LI juga tengah dalam proses pertimbangan. Keempat tim itu antara lain; Persikad Kota Depok, Yahukimo FC, Persbul Buol, dan Perseta Tulungagung.
“Mengapa masih kami pertimbangkan, karena tidak bisa langsung diputuskan begitu saja. Klub-klub yang ingin bergabung juga perlu mendapat persetujuan dari para peserta lain yang sudah pasti memiliki suara. Undangan sudah kami kirimkan seluruhnya, dan secara tertulis semuanya sudah memberikan konfirmasi untuk hadir,” terang Darwis.
Sementara alasan dipilihnya Kota Solo sebagai arena Manager Meeting sekaligus workshop oleh PT LI, lantaran kota Solo yang dianggap berada di tengah-tengah. Selain itu, tema “Tribute to Solo” tengah digalakkan oleh PT LI menyambut rencana penyatuan Persis Solo. “Ini tak lepas dari Tribute to Solo. Kami tengah mendukung penuh proses penyatuan Persis Solo, dan juga tim-tim dari daerah lain yang masih terpecah,” pungkas Darwis.

Mewakili The Jak , Abi Suruh Persija Pertahankan Bepe , Kalo tidak pelatih Iwan Mundur !

Mewakili The Jak , Abi Suruh Persija Pertahankan Bepe , Kalo tidak pelatih Iwan Mundur !
Sejumlah pencinta Persija ISL, mendatangi kantor Sekretariat Persija di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (20/12), melakukan aksi tuntutan terhadap manajemen Persija agar memanggil kembali tiga pemain kunci Persija untuk persiapan ISL musim 2012/2013.
Aksi yang dilakukan para pecinta Persija itu, intinya meminta kepada manajemen Persija agar mempertahankan Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan Leo Saputra untuk tetap menjadi punggawa “Macan Kemayoran” pada Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013 mendatang.
Wakil dari anggota Korwil Garis Keras, Abi Irlan mengungkapkan, aksi yang dilakukan ini dimaksudkan, eminta pelatih Persija Iwan Setiawan mundur dari jabatannya. Karena dinilai melalui kebijakannya memilih pemain muda berimbas makin tidak jelasnya, Bepe dkk.
“Kami tidak tahu banyak tentang perekrutan pemain. Namun, perekrutan pemain biasanya yang menentukan pelatih dan manajemen tinggal menyetujuinya. Untuk itu kami sepakat untuk menekan Iwan agar tetap menggunakan tenaga Bepe, Ismed, dan Leo. Bila tidak, maka Iwan akan kami paksa agar meninggalkan jabatan pelatih “Macan Kemayoran”, tegasnya.(hf)

Ikut Turnamen Tarkam di Ternate , PSM kekurangan Makanan dan tinggal di Kamar Pengap

Ikut Turnamen Tarkam di Ternate , PSM kekurangan Makanan dan tinggal di Kamar Pengap
Miskomunikasi antara PSM Makassar dengan panitia penyelenggara turnamen tarkam Walikota Cup 2012 berlanjut di Ternate. Skuad Pasukan Ramang merasa tidak nyaman selama berada di sana sepanjang hari kemarin.

PSM yang membawa rombongan 30 orang semula menginap di Hotel Corner Palace. Tapi di sana ternyata suasana yang dialami jauh dari tertib. Para pemain terpaksa tidur ramai-ramai sekamar berdua bahkan bertiga. Belum lagi jatah makan yang tidak cukup buat semua anggota rombongan.

“Ya, itulah yang terjadi. Tapi semua sudah baik sekarang. Saya kadang-kadang tidak mengerti situasi macam begini. Mengapa saya harus marah-marah dulu dan menyerang orang, lalu kemudian keadaan baru membaik?” keluh pelatih PSM, Petar Segrt, setengah bertanya saat dihubungi via telepon dari Makassar, Kamis (20/12/2012).

Pastinya wajar bila lelaki asal Kroasia itu mengeluh. Soalnya hari yang buruk akan membuat mental Syamsul Chaeruddin terganggu hal-hal nonteknis sebelum tampil. Besok, Jumat (21/12/2012) sore, PSM akan berlaga lawan Persiter Ternate di partai pembuka turnamen tarkam Walikota Cup memperingati hari ulang tahun Kota Ternate ke-762.

Segrt memerintahkan anak-anak asuhnya pindah hotel. Panitia penyelenggara telah menawarkan tempat menginap yang sama dengan tim Persebaya Surabaya. Tapi pihak ofisial dari manajemen PSM tidak sudi.

“Setelah mengalami masalah kemarin, kami putuskan pindah hotel. Sekarang, saya berharap dapat lebih berkonsentrasi untuk mempersiapkan tim di turnamen ini,” ujar Segrt.

“Manajemen awalnya tidak suka kalau dua tim ada di hotel yang sama seperti Persebaya dengan tim kami. Tapi hotel yang ditempati Persebaya merupakan hotel terbaik di kota ini,” sambung dia.

“Kemarin, saat tiba di hotel, ternyata kamar dan makanannya tidak cukup. Ada kamar ditempati dua sampai tiga pemain, padahal satu pemain mestinya tidur di ranjang sendiri,” lanjut Petar.

“Tentu saja saya tidak senang dengan situasi ini sebab mengapa Persebaya bisa dilayani di hotel bagus, sementara PSM hanya diberikan hotel kecil dengan pelayanan tidak memuaskan,” ucap peracik taktik kelahiran Durdevac ini.

“Saya harus berusaha agar para pemain bisa menginap di hotel yang sekelas seperti Persebaya. Setelah semalaman tidak bisa tidur nyenyak dan menderita berbagai persoalan lain, kami kini menginap di hotel yang sama dengan Persebaya,” tutur Petar.

Mantan tenaga teknis di beberapa klub Bundesliga tersebut menguraikan, para pemain sudah agak gembira kendati semalam beberapa orang dari mereka mengeluh kepanasan karena tidak ada pendingin udara di kamarnya. “Sekarang, di Ternate cuaca lagi panas-panasnya. Mengapa ini terjadi?” tuntas Segrt, nadanya masih juga bertanya.


(ft)

Bisa -Bisanya Komisaris Persib Duduk di bench Pemain , Sedangkan Asisten Pelatih dan Dirtek disuruh duduk di tribun

Bisa -Bisanya Komisaris Persib Duduk di bench Pemain , Sedangkan Asisten Pelatih dan Dirtek disuruh duduk di tribun
Merunut pada draf manual liga 2012-2013 yang dikeluarkan PT Liga Indonesia (PT LI), bangku cadangan (bench) hanya diperuntukkan bagi personil yang kompeten seperti jajaran pelatih, pemain cadangan dan dokter tim.
Seperti tersurat pada Pasal 30 ayat 1 dan 34 ayat 8, 14 tempat duduk yang harus disediakan panitia penyelenggara pertandingan tidak diperuntukan bagi petinggi klub.
Namun, pada pertandingan semifinal Inter Island Cup 2012 antara Persib Bandung melawan Persisam Samarinda, di Stadion Manahan, Solo, beberapa waktu lalu, dua petinggi klub dari PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) justru berada di bangku cadangan.
Sementara, asisten pelatih Sutiono Lamso dan penasihat teknik Indra Thohir berada di tribun penonton. Dua petinggi klub itu yakni Zaenuri Hasyim dan Kuswara S. Taryono yang merupakan komisaris PT PBB.
Menyikapi hal itu, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengatakan dia tidak mau terlalu mempermasalahkan siapa saja yang berada di area kekuasaannya itu.
Ia menyatakan, kondisi yang terjadi di bangku cadangan saat itu, semua kendali putusan perihal teknis pertandingan tetap berada di tangannya.
“Meski saya tidak ditemani mereka (Indra Thohir dan Sutiono Lamso) di bangku cadangan, saya tetap melakukan komunikasi. Di ruangan ganti saya tetap konsultasi dengan mereka. Bahkan saat pertandingan berlangsung, kami juga berkomunikasi lewat telepon,” ujar Djadjang saat ditemui di mes Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Rabu (19/12).
Dengan demikian, pelatih kelahiran Bandung itu menuturkan asupan informasi dari Sutiono dan Indra untuk menganalisa jalannya pertandingan tetap ia dapatkan.
Selain itu, lanjutnya, di bangku cadangan masih ada satu asisten pelatih lainnya, yakni Asep Sumantri yang membantunya. “Sebelumnya, saya dan mereka (Indra dan Sutiono) juga sudah komitmen meski berada di atas (tribun penonton) tetap melakukan komunikasi,” paparnya.
Dari paparan Djadjang, memang sangat mungkin tim pelatih tetap melakukan komunikasi, meskipun tidak berbicara secara langsung.
Namun, apapun alasannya, pada manual liga ditegaskan petinggi klub tetap tidak dibenarkan berada di bangku cadangan.
Pasal 30 ayat 1 menyebutkan: Hanya 7 (tujuh) ofisial (satu di antaranya harus dokter tim) dan 7 (tujuh) pemain cadangan yang diperbolehkan duduk di bangku cadangan (bench) tim dengan total 14 (empat belas) orang.
Nama-nama dari personil dan fungsinya harus terdaftar di formulir pertandingan dan mendapatkan pengesahan dari pengawas pertandingan.
Pengawas pertandingan dapat melakukan pengusiran terhadap personil yang tidak berhak berada di bangku cadangan (bench) serta memastikan personil yang berada di bangku cadangan (bench) bukan personil atau orang lain yang tidak berkompeten.
Sementara pada Pasal 34 ayat 8: Personil klub yang terdaftar dalam manajemen klub (presiden, ketua umum klub, sekretaris jenderal dan lainnya), tidak diperbolehkan dimasukkan di dalam formulir pertandingan sebagai ofisial.
Ketika dikonfiramsi hal tersebut kepada manajer Persib Umuh Muchtar, dia tidak mau berkomentar banyak. Pada sambungan telepon yang terhubung pada Senin (17/12) malam,
ia menyatakan pelatih Djadjang yang bisa menjelaskan semuanya. “Aduh, saya tidak mau berkomentar soal itu, silakan hubungi pelatih saja,” singkatnya.
Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Persisam itu, formulir pertandingan yang diterima para wartawan, Zaenuri Hasyim dan Kuswara S. Taryono ditulis sebagai penasihat tim dan ofisial.
Padahal sudah jelas mereka berdua adalah komisaris PT PBB yang sepantasnya duduk di tribun penonton kehormatan saja. Sementara, Sutiono Lamso dan Indra Thohir yang biasa namanya tercantum di formulir beberapa pertandingan sebelumnya, sepatutnya tetap mendampingi pelatih kepala di bangku cadangan.
Hal itu karena Indra dan Sutiono, seperti yang ditulis di akhir kalimat Pasal 30 ayat 1, pasti lebih kompeten untuk menganalisa pertandingan ketimbang dua komisaris tersebut. (Al)