UP
    Latest News

Terganjal Izin FIFA , Raphael Maitimlo Batal Bela Timnas

Terganjal Izin FIFA , Raphael Maitimlo Batal Bela Timnas
Pemain naturalisasi asal Belanda Raphael Maitimo hampir dipastikan batal memperkuat timnas Indonesia di laga perdana melawan Irak di ajang Kualifikasi Piala Asia 2015.
Dalam laga yang bakal digelar di Sadion Al-Rashid, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (6/2/2013) besok itu, Raphael batal tampil karena terganjal persoalan administrasi.
PSSI sendiri enggan merinci apa penyebab terhambatnya Maitimo tampil melawan Irak. Namun, Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong telah pasrah menanti klarifikasi FIFA agar Maitimo bisa ditampilkan.
"Maitimo mungkin tidak bisa main, karena dia ada catatan kemarin main di Belanda. Sekarang kita perlu klarifikasi dari FIFA," ujar Limbong dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Selasa (5/2/2013).
Sebelumnya, Federasi Sepakbola Belanda KNVB sempat menyurati PSSI menjelaskan status Raphael Maitimo. Disebutkan belum pernah bermain untuk Timnas Senior Belanda, namun pemain berdarah separuh Jawa itu pernah membela Timnas Belanda U-16.
"Surat-surat Maitimo sudah lengkap, tapi kita akan menunggu klarifikasi dari FIFA sampai jam 6 sore nanti (Waktu Yordania). Kalau belum ada klarifikasi dari FIFA terpaksa kita gigit jari lagi tidak bisa memainkan Maitimo," katanya pasrah.
Jika Maitimo lolos klarifikasi FIFA, rencananya dia akan dipasang sebagai gelandang bertahan. Posisi sebelumnya yang diisi dia, yakni bek kanan akan diiisi Stevie Bonsapia.
"Saya dapat informasi dari Nil (Maizar, pelatih Timnas), posisi Maitimo akan diisi pemain lain. Kita kan membawa 23 pemain ke Dubai," kata Limbong.(dg)

Persibo Akan Dijual

Persibo Akan Dijual
Kabar akan dibelinya saham Persibo Bojonegoro dibenarkan oleh Manajer Persibo Bojonegoro, Nur Yahya. Ia mengatakan jika ada yang berminat untuk membeli maka saham tim yang kini di kelola oleh PT Pengelola Persibo Indonesia akan dilepas, Selasa (05/02/2013).

Nur Yahya, yang akrab dipanggil Yayak itu mengungkapkan, jika saat ini memang sudah ada yang pernah melakukan negosiasi, yakni mantan Manajer Timnas Indonesia, Habil Marathi. "Tidak ada masalah kalau ada yang mau membeli saham Persibo," ujar Yayak.

Namun, ia menegaskan, jika memang tim berjuluk Laskas Angling Dharma itu jadi dibeli, maka nama dan homebase harus tetap sama. "Meskipun jika nanti ganti kepemilikan tapi untuk nama Persibo dan homebasenya harus tetap di Bojonegoro," tegasnya.

Klub yang akan mewakili piala AFC 2013 itu melakukan kontrak dengan konsorsium selama lima tahun dan kini sudah berjalan selama tiga tahun. Penjualan saham Persibo akan ditentukan sebelum Pertandingan Community Shield atau pertandingan pembuka yang mempertemukan juara IPL Semen Padang dengan juara Piala Indonesia Persibo Bojonegoro. [ut]

Stadion Persiba Lapangan Keras Kayak Batu dan Jorok , Pemainnya Moustapha El Kassa Cedera

Stadion Persiba Lapangan Keras Kayak Batu dan Jorok , Pemainnya Moustapha El Kassa Cedera
- Badai cedera seakan enggan  beranjak dari Persiba Balikpapan.  Faktor non-teknis seperti kerasnya tanah lapangan stadion persiba yang mirip batu dan jorok serta minimnya pemain yang baru bergabung untuk beradaptasi dengan lingkungan Kota Minyak menjadi alasannya. Yang terakhir, striker anyar Persiba Balikpapan asal Lebanon Moustapha El Kassa dalam kondisi yang mengkhawatirkan setelah mengalami cedera engkel dalam sesi latihan Sabtu (2/2).

Chief Medical Persiba dr Ratih Kesuma yang meninjau langsung kondisi sang juru gedor dalam sesi latihan membenarkan hal itu. “Moustapha mengalami cedera engkel. Tadi dia ikut latihan ringan saja,” jelasnya. Lebih jauh ditanya apakah kondisi Moustpaha berpotensi membuat dirinya absen dalam laga tandang melawan Persita Tangerang (13/2) mendatang, pihaknya masih akan mengikuti perkembangan sang pemain. “Semoga cedera tidak terlalu parah dan bisa bermain pada pertandingan nanti,” harap Ratih.

Sebelumnya, beberapa pemain lainnya juga sempat cedera seperti Alfian Habibi, Yanuar Tri Firnanda, dan Absor Fauzi, kondisi sudah membaik. Ketiganya sudah kembali mengikuti latihan. “Hanya saja, kami masih memantau Eki (Nurhakim) yang masih berkutat dengan cedera ligamen.  Untuk itu sama dengan Moustapha, hanya diberi porsi latihan ringan saja, belum bisa menendang bola,” paparnya. Memandang banyaknya cedera pemain yang belakangan waktu ini menurutnya, hal itu merupakan sebuah alasan faktor non-teknis.

“Bisa karena lapangan atau pemanasan tidak optimal, kelelahan juga bisa jadi alasan,” sambung Ratih. Sementara itu, untuk Luka Savic, pihaknya sudah merekomendasikan sang pemain ke dokter spesialis orthopedi dan diroentgen di salah satu rumah sakit di Balikpapan. “Nanti Roentgen ulang tanggal 14 Februari dan diprediksi lawan Persela Lamongan (19/2) bisa diturunkan,” tuturnya.

Terpisah, Luka mengaku siap  untuk main pada laga kandang Persiba kontra Laskar Joko Tingkir, sebutan Persela. “Saya  tidak sabar menunggu waktu itu,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi timnya yang diterpa badai cedera, pelatih Herry Kiswanto menganggap hal itu bukan masalah serius. Memang, hilangnya beberapa pemain membuat dirinya minim pilihan.  “Saya sudah mempunyai cara untuk menyikapi itu dan bisa merotasi pemain setiap saat,” kata Herry. (*/tj)

Pesawat Yang ditumpangi Persib Tabrak Burung ! Mendarat Darurat di Makassar

Pesawat Yang ditumpangi Persib Tabrak Burung ! Mendarat Darurat di Makassar
PESAWAT Lion Air no penerbangan JT0795 tujuan Jakarta yang membawa rombongan Persib terpaksa kembali mendarat beberapa saat setelah tinggal landas dari Bandara Sultan Hassanudin Makassar, Selasa siang (5/2). Pesawat Boeing 737-900 ER yang ditumpangi rombongan pemain Persib terpaksa kembali mendarat setelah mengudara sekitar sepuluh menit karena salah satu mesin pesawat mengalami gangguan setelah menabrak burung.

Pesawat lepas landas dari bandara Hassanudin pada pukul 11.20 WITA. Sesaat sebelum pesawat mengudara terdengar suara bising yang tidak biasa. Namun karena proses lepas landas berjalan dengan lancar, penumpang yang berada di dalam kabin tidak merasa panik. Suara bising dari sekitar mesin baru berhenti setelah pesawat berhenti menanjak. Namun tidak lama kemudian pilot pemimpin penerbangan mengumumkan pesawat harus kembali mendarat karena mesin no 1 mengalami gangguan setelah menabrak burung saat akan melakukan lepas landas.

Pesawat kemudian berputar arah dan mendarat di Bandara Hassanudin dengan selamat. Tiba di Bandara Hassanudin, penumpang dijanjikan untuk bisa secepatnya kembali ke Jakarta menggunakan pesawat pengganti. Namun hingga pukul 12.39 WITA, penumpang masih terkatung-katung di gate 4 Bandara Hassanudi.(asr)

Pelita Bandung Raya vs Persija : The Boys Are Back alami fase Sulit

Pelita Bandung Raya vs Persija : The Boys Are Back alami fase Sulit
Pelita Bandung Raya (PBR) akan melakoni laga yang sulit di lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2013, saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, Selasa (2/2). Ini terjadi mengingat pada laga sebelumnya melawan PSPS Pekanbaru, PBR hanya bisa menahan imbang tim "Asykar Bertuah" dengan skor 1-1.

Duel melawan Persija, akan menjadi laga kandang PBR yang keempat kalinya. Dari empat laga tersebut, belum sekalipun berhasil meraih kemenangan. Belum lagi pada partai tandang, skuad "The Boys Are Back" ini pun belum berhasil memetik kemenangan.

Di tengah menurunnya motivasi yang dialami Gaston Castano dkk., PBR pun harus menghadapi cobaan lainnya. Saat menjamu Persija Jakarta nanti, dua pemain andalan PBR, Dane Milovanovic dan Edi Hafid dipastikan absen. Dane terpaksa tidak diturunkan karena akumulasi kartu kuning, dan Edi tidak bisa merumput karena mengalami cedera.

"Menghadapi Persija, kita terpaksa beremain tanpa dua pemain andalan. Dane karena akumulasi dan Edi karena cedera. Absennya dua pemain ini tentu saja akan membuat perubahan di lini belakang PBR. Meski demikian, kita harus tetap bermain dengan maksimal dengan pemain pengganti mereka," kata Simon kepada wartawan ditemui usai uji coba lapangan di Stadion Siliwangi, Senin (4/2) petang.

Walaupun menurut Simon pertandingan nanti akan sulit, tetapi dia tidak putus asa. Mengingat dia memiliki pemain muda yang mampu bermain dengan baik dan tidak patah semangat. Dikatakan Simon, pemain muda asuhannya memiliki motivai besar untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

Ditanya mengenai Persija Jakarta, Simon mengaku sudah melihat pertandingan terakhir mereka saat melawan Sriwijaya FC, Sabtu lalu. Meskipun pada pertandingan terakhir Persija mengalami kekalahan 1-4 dari Sriwijaya, namun ia mengaku tetap akan memperlakukan mereka sama seperti saat menghadapi tim lainnya.

"Untuk materi tim, mereka juga sama-sama punya pemain muda. Tapi pemain muda kita juga tidak kalah bagusnya, punya motivasi kuat sehingga mereka terus berjuang untuk bermain maksimal," ungkapnya.

Bermain di Stadion Siliwangi yang terletak di tengah kota, diakui Simon, juga akan menguntungkan timnya untuk mendapatkan dukungan yang lebih baik dari pertandingan sebelumnya.(sg)

ISL Dibubarkan, La Nyalla Anggap Roy Suryo Gila

 ISL Dibubarkan, La Nyalla Anggap Roy Suryo Gila
Ketua umum PSSI KLB Ancol, La Nyalla Mahmud Mattalitti khawatir langkah Menpora akan memancing FIFA untuk segera menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo yang berencana untuk membubarkan kompetisi Indonesia Super League (ISL), menurut La Nyalla Mahmud Mattalitti adalah sebuah bentuk intervensi.

Menurutnya, langkah Menpora tersebut justru akan memperkeruh suasana, dan tentunya dengan langkah tersebut FIFA akan dengan mudah menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

“Kalau Menpora betul mau membubarkan ISL berarti itu adalah bentuk intervensi. Dan jelas FIFA melarang intervensi pemerintah. Hal ini justru akan membuat FIFA dengan mudah menjatuhkan sanksi bagi Indonesia,” Jelas La Nyalla saat dihubungi, Senin (4/2).

Ketua KADIN Jawa Timur tersebut juga mengatakan, harusnya Menpora bisa bersifat netral. Bentuk pengawasan yang selama ini dilakukan, dianggap lebih bisa dibenarkan ketimbang harus melakukan intervensi langsung terhadap permasalahan sepak bola Indonesia.

Lagipula tambah La Nyalla, dalam MOU sudah dengan jelas tertulis bahwa kedua liga bisa berjalan secara pararel atau sendiri sendiri sampai batas waktu terlama yaitu 2015.

“Harusnya Menpora bisa bersifat netral. Langkah pengawasan yang selama ini dilakukan semestinya sudah benar, jangan malah melakukan intervensi langsung. Toh dalam MOU jelas dituliskan, kedua liga bisa berjalan pararel untuk sementara waktu,” tambahnya.[ru]