UP
    Latest News

Bupati Dukung Mitra Kukar Rekrut Andrey Shevchenko

Bupati Dukung Mitra Kukar Rekrut Andrey Shevchenko
Rencana manajemen Mitra Kukar mendatangkan Andrey Shevchenko mendapat sambutan positif. Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari mendukung kehadiran Sheva di "kota Raja".

Menurut Rita, langkah manajemen klub saat ini dia anggap sebagai hal yang positif, dengan catatan memang manajemen sanggup untuk mengontrak mantan pemain kelas dunia tersebut.

"Pastinya Mitra sudah tidak lagi mendapat APBD dan kalau memang sponsornya sanggup membiayai, silakan saja," kata Rita Widyasari di Tenggarong, Rabu (13/2).

Pada kesempatan itu, Rita baru saja memberikan bonus kemenangan laga tandang melawan Persegres Gresik.

Sementara Ketua Umum Mitra Kukar, Endri Erawan, mengatakan, kedatangan Shevchenko ke timnya akan menjadi magnet bagi warga Tenggarong untuk menyaksikan laga tim "Naga Mekes".

"Semakin banyak masyarakat yang menyaksikan pertandingan tentu imbasnya ke pemasukan klub. Mungkin kehadiran Sheva (panggilan Andrey Shevchenco, red) bisa menjadi daya tarik tersendiri," kata Ketua Umun Mitra Kukar Endri Erawan.

Dalam urusan suporter atau penonton di lapangan, tim Mitra Kukar memang masih kalah dibandingkan dengan dua tim Kalimantan Timur lainnya yakni Persisam Putra Samarinda dan Persiba Balikpapan.

Meski keinginan mendatangkan Sheva begitu menggebu, namun Endri mengaku tidak tahu-menahu terkait perkembangan negosiasi yang dilakukan manajer tim dengan Sheva.

"Kalau soal perkembangan negosiasi dengan Sheva baiknya langsung ditanyakan ke Ronni. Dia yang mengurusi soal negosiasi pemain," kata Endri.(yr)

Mertua Hilton Moreira Meninggal

Mertua Hilton Moreira Meninggal
Kabar duka berhembus dari pemain asal Brazil Hilton Moreira. Sang mertua, informasinya meninggal dunia di salah satu Rumah Sakit di Brazil, kemarin akibat sakit yang dideritanya selama ini.
“Saya memang ada masalah pribadi, sudah lama mertua sakit, hingga akhirnya meninggal dunia. Tetapi saya harus tetap profesional dan sepertinya lebih memilih menunaikan kewajiban sebagai pemain Sriwijaya FC,” ujar Hilton.
Hingga saat ini Hilton telah mengemas dua gol di Sriwijaya FC. Pemilik nomor punggung 19 ini mengaku masih belum puas dengan performanya. “Saya tidak terlalu memikirkan jumlah gol, terpenting Sriwijaya FC selalu menang dan bisa juara. Jika semua itu tercapai, barulah saya bisa puas,” tegasnya.
Manajemen Sriwijaya FC melalui Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin menyampaikan turut berdukacita kepada Hilton. “Semoga Hilton dan keluarga diberi ketabahan. Yang jelas Manajemen, tim pelatih, dan segenap pemain lainnya turut berlasungkawa,” tandasnya. (gs)

Kapasitas Stadion Tambusai Akan Tambah , Psps enggan Main Malam

Kapasitas Stadion Tambusai Akan Tambah , Psps enggan Main Malam
Antusias penonton menyaksikan pertandingan PSPS di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang cukup tinggi, Selasa (12/2).

Membeludaknya penonton dan semangat masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan ini membuat Bupati Kampar, Jefry Noer berencana menambah kapasitas stadion tersebut menjadi 25 ribu.

Kapasitas stadion yang memiliki dua tribun ini adalah tujuh ribu tempat duduk. 

“Secara simultan akan kami mulai dengan menarik minat sponsor, lalu selanjutnya kami siap menambah kapasitas stadion ini menjadi lebih luas. Sekarang ini banyak penonton yang tidak bisa masuk,” ujar Jefry Noer, kemarin.

Saat PSPS lawan Arema lalu, masyarakat dan kelompok suporter yang tidak dapat masuk ke dalam Stadion harus rela berdesakan memanjat dinding.

Bahkan atap rumah warga juga menjadi sasaran empuk masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan, demikian pula pohon-pohon di luar stadion.

Melihat hal itulah, Jefry mengaku akan menambah kapasitas stadion menjadi lebih luas. Terlebih dirinya juga sudah meminta manajemen cash flow tim kepada pihak manajer. Dengan begitu ia dapat mengetahui berapa yang harus dipersiapkan keperluan anggaran.

“Kontrak, gaji dan bantuan kepada tim akan kami kaji terlebih dahulu makanya di lapangan terdapat berbagai merek perusahaan untuk menarik minat mereka membantu,” lanjutnya.

Jefry berniat menarik dukungan sponsor dari perusahaan-perusahaan besar di Riau melalui dana CSR.

Ini bisa dilihat di pinggir lapangan dimana banyak e-board yang menuliskan nama seluruh perusahaan seperti PDAM Tirta Kampar, Bumi Siak Pusako, Arara Abadi, Indah Kiat, RAPP, Bank Riau Kepri, Bank Sarimadu, Sinarmas, PTPN V, Surya Dumai dan beberapa perusahaan lain.

Ditanya apakah nama-nama perusahaan tersebut sudah memberikan bantuan sponsor, menurut Jefry sama sekali belum ada bantuan, namun tujuannya lebih untuk menarik minat perusahaan itu saja.

“Kalau kita memberikan ruang kepada mereka, mudah-mudahan ada bantuan langsung nantinya, saya akan rebut langsung dana CSR untuk membantu tim,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu Keputusan PSPS pindah home base ke Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kampar membawa berkah.

Di stadion kebanggaan masyarakat Kampar ini, PSPS pun sukses merebut kemenangan perdana ISL musim ini. Tapi, masalah tetap ada dengan keputusan pindah ke Kampar ini yakni terkait jadwal.

Berdasarkan jadwal awal ketika PSPS memakai Stadion Rumbai sebagai home base, Askar Bertuah beberapa kali dijadwalkan main malam hari dan ditayangkan live di salah satu Tv swasta. Namun, karena main di Kampar, manajemen akan mengusulkan perubahan jadwal lagi ke PT Liga Indonesia.

“Kami berupaya agar pertandingan tetap sore karena ini menyangkut penonton. Kalau main malam maka kami khawatir penonton akan berkurang, terutama yang datang dari luar Kampar,’’ ujar manajer PSPS, Boy Sabirin  rabu (13/2).

Boy menjelaskan Stadion Tuanku Tambusai memang bisa menggelar laga di malam hari dan ini sudah dibuktikan saat PON Riau lalu. Namun, untuk live penerangan stadion tersebut masih kurang sehingga dikhawatirkan pihak TV partner akan keberatan.

Jadi lawan Persegres, Sabtu (16/2) tidak live? “Menurut jadwal awal memang tidak live karena mainnya sore. Seharusnya lawan Arema kemarin yang live, tapi karena mendadak makanya batal. Tak tahu pula kalau digeser ke laga lawan Persegres. Kami juga belum dapat konfirmasi,” ujarnya.(dg)

Terkait aduan ke CAS , Djohar dan halim Mahfudz Terbukti sebagai Manusia SESAT

Terkait aduan ke CAS , Djohar dan halim Mahfudz Terbukti sebagai Manusia SESAT
Direktur Eksekutif PSSI hasil Kongres Luar Biasa (PSSI-KLB) Sefdin Saifuddin menegaskan, pernyataan PSSI Djohar Arifin yang mengatakan bahwa PSSI KLB tidak diakui oleh CAS adalah pernyataan yang salah dan menyesatkan masyarakat.
“Sekjen PSSI Halim Mahfudz berulangkali memberikan keterangn kepada pers, bahwa seolah-olah PSSI meminta pengesahan kepada badan arbitrase olahraga internasional (CAS) dan permintaan itu ditolak. Semua itu tidak benar,” ujar Sefdin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/2).

Hal itu dikatakan Sefdin terkait dengan pernyataan Halim Mahfudz yang berulangkali menggembar-gemborkan bahwa PSSI KLB tidak diakui oleh CAS sehingga keberadaannya tidak diakui pula.
Sefdin menegaskan, PSSI KLB Ancol tidak pernah mengajukan gugatan ke CAS dalam kasus apa pun. “Yang benar adalah empat anggota Exco dan anggota PSSI pemilik suara (voter) yang mengajukan gugatan ke CAS agar CAS melarang Kongres PSSI di Palangkaraya pada 18 Maret 2012,” ujarnya.
Namun, lanjutnya, Sefdin mengungkapkan, pada saat itu CAS tidak bisa memenuhi permintaan tersebut dan tidak memeriksa kasusnya karena kongresnya (kongres PSSI di Palangkaraya) belum berlangsung sehingga obyek sengketa belum terjadi.

“Tapi hal ini diplintir terus oleh PSSI Djohar Arifin. Kita sebenarnya tak mau menanggapi, tapi karena pernyataannya diulang-ulang, maka kami terpaksa menanggapinya. Kami tegaskan bahwa apa yang dikatakan oleh Mahfudz itu semuanya tidak benar dan kami memiliki seluruh bukti dokumen,” tegasnya.
Demikian halnya dengan pernyataan Sekjen PSSI yang mengatakan PSSI KLB tidak diakui oleh AFC maupun FIFA, Sefdin menyodorkan bukti hingga kini upaya penyelesaian kekisruhan mencantumkan unsur-unsur PSSI-KLB sejak FIFA mengeluarkan surat bertanggal 30 Maret 2012 yang ditujukan kepada PSSI yang dialamatkan kepada Sekjen PSSI (waktu itu) masih dijabat Tri Goestoro.
“Di dalam surat itu FIFA mempertanyakan kenapa ada dua kongres yang berlangsung secara bersamaan pada 18 Maret 2012 dan FIFA menyebut PSSI Djohar Arifin sudah ‘lost credibel’ (sudah tak dipercayai lagi) oleh anggotanya dan diputuskan dibentuk Task Force AFC. Dalam proses selanjutnya PSSI-KLB ikut dipanggil ke Kuala Lumpur hingga keluar MoU yang ditandatangani bersama pada 7 Juni 2012,” kata Sefdin.
“Kemudian pada 10 Desember 2012 FIFA dan AFC melihat ada dua kongres lagi, dan Presiden FIFA Sepp Blatter pun dalam keterangan persnya di Jepang pada 14 Desember mengatakan di Indonesia ada dua kompetisi, ada dua kepengurusan dan ada dua Timnas. FIFA kemudian memerintahkan kepada AFC untuk menyelesaikan,” paparnya.
Sefdin menambahkan, berdasarkan seluruh ilustrasi tersebut maka KLB di Ancol secara esensial dengan sedirinya sah karena dilaksanakan sesuai dengan tahapan sebagaimaana diatur dalam Statuta PSSI Pasal 31 ayat 2, mulai dari permintaan lebih dari dua pertiga anggota PSSI hingga terlaksananya KLB.
Sementara Task Force yang dibentuk FIFA dan melahirkan MoU di Kuala Lumpur pada 7 Juni 2012, adalah merupakan ‘roadmap’ penyelesaian kemelut sepakbola Indonesia yang berisi empat poin, dimana harus dilaksanakan Kongres dengan Voter Solo.(yr)

Telkomsel dan Pt Bosowa tak lagi Sponsori Persipura ,Tapi Bank Papua Guyur Rp 4 M

Telkomsel dan Pt Bosowa tak lagi Sponsori Persipura ,Tapi  Bank Papua Guyur Rp 4 M
Pada musim lalu, klub asal Kota Jayapura, Persipura Jayapura memiliki empat sponsor, namun untuk mengarungi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, pasukan Jacksen Tiago ini hanya memiliki dua sponsor yaitu PT. Freeport Indonesia dan Bank Papua.
Dua sponsor lainnya yaitu PT. Bosowa dan PT. Telkomsel mengundurkan diri dan tidak lagi menjadi sponsor untuk tim kebangaan masyarakat Kota Jayapura. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Persipura Jayapura, Drs. Benhur Tommy Mano, MM kepada wartawan usai melakukan penandatangan MoU antara Bank Papua dengan Persipura Jayapura, Selasa (12/2) di Kantor Pusat bank Papua sore kemarin.
“Kami musim ini hanya dua sponsor saja, dan kami masih berharap ada sponsor-sponsor lain yang bisa membantu Persipura untuk mengarungi kompetisi ISL di tahun ini,” kata Tommy Mano.
Dijelaskan, untuk PT. Telkomsel sendiri, pihak manajemen Persipura telah mengirimkan surat permohonan untuk menjadikan PT. Telkomsel menjadi salah satu sponsor di klub Persipura Jayapura, namun hingga kini manajemen Persipura belum mendapatkan kepastian dari pihak PT. Telkomsel.
“Kami sudah menyurat, namun belum ada kepastian dari pihak Telkomsel. Untuk itu, tahun ini PT. Telkomsel sudah tidak bersama kami lagi,” tukasnya.
Disinggung logo PT. Telkomsel yang masih terpampang di jersey Persipura saat ini, Tommy Mano menegaskan untuk logo tersebut akan dicabut. “Dalam waktu dekat kai akan mencabut logo PT. Telkomsel tersebut, dan kami mengucapkan terimakasih kepada pihak PT. Telkomsel yang sudah banyak membantu Persipura tahun lalu,” tutupnya.

Sementara itu  PT Bank Pembangunan Daerah atau lebih dikenalnya bank papua akhirnya memperpanjang kontrak sponsor terhadap klub asal Kota Jayapura, Persipura Jayapura dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung halaman Bank Papua, Selasa (12/2) sore kemarin.
Dalam MoU tersebut, Bank Papua memberikan bantuan berwujut sponsor selama satu musim kompetisi dengan total dukungan sebesar 4 Miliar.
Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Bank Papua dalam turut memajukan prestasi olehraga di Provinsi Papua khususnya cabang olahraga sepakbola yang merupakan salah satu cabang olahraga yang paling populer bagi masyarakat Papua dimana banyak bakat pemain sepakbola terbaik di Indonesia berasal dari Provinsi Papua.(jh)

Inilah 33 Pemain yang dipanggil PSSI untuk laga Indonesia vs Saudi Arab

Inilah 33 Pemain yang dipanggil PSSI untuk laga Indonesia vs Saudi Arab
-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merilis 33 nama pemain tim nasional yang dipersiapkan untuk melakoni pertandingan Pra-Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, 23 Maret mendatang.

Di antara 33 pemain itu, PSSI kembali memanggil pemain yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), di antaranya, Patrich Wanggai, Greg Nwokolo, I Made Wirawan, Victor Igbonefo, dan Ahmad Bustomi. Selain itu, Almere City, Stefano Lilipaly dan Bambang Pamungkas juga masuk dalam daftar tersebut.

Koordinator timnas, Bob Hippy, mengatakan PSSI akan segera mengirim surat ke 33 pemain tersebut dalam waktu dekat ini. Mereka direncanakan akan berkumpul pada 13 Maret mendatang untuk melakukan pemusatan latihan.

"Mengenai di mana pemusatan latihannya belum kita tentukan. Sementara ini masih di Jakarta, tetapi dengan kondisi cuaca dan banjir seperti ini bisa kita pindahkan ke Pekanbaru, Surabaya atau Yogyakarta," ujar Bob di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Selain Arab Saudi, Indonesia tergabung di Grup C Pra-Piala Asia 2015 bersama Irak dan China. Di partai pertama, skuad Garuda menelan kekalahan 0-1 dengan Irak di Dubai, 6 Februari lalu.[ar]

Berikut daftar ke-33 pemain tersebut:

Kiper: Endra Prasetya, Wahyu Tri Nugroho, Deny Marcel, I Made Wirawan.

Bek: Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Nopendi, Novan Setya Sasongko, Raphael Maitimo, M. Robby, Stevie Bonsapia, Victor Igbonefo, Erol Iba, Saiful Indra Cahya, Zulkifli Syukur, Christian Warobai, Toni Sucipto.

Gelandang: Andik Vermansah, M. Taufik, Vendri Mofu, Oktovianus Maniani, Saiful Indra Cahya, Ahmad Sembering, Rasyid Bakrie, Titus Bonai, M Bustomi, Stefano Lilipaly.

Penyerang: Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Mario Alberto Aibekop.