UP
    Latest News

Puncaki Klasemen, Persebaya Asli Syukuran

Puncaki Klasemen, Persebaya Asli Syukuran
Menyusul hasil positif di tiga laga awal, Persebaya asli yang tanding di Divisi Utama (DU) versi PT Liga Indonesia, mengadakan syukuran sederhana di markas mereka, Jl Menanggal Indah, Surabaya, Sabtu (16/2/2013).

Dipimpin kapten Uston Nawawi, semua pemain dan pelatih membacakan doa bersyukur untuk kesebelasan kebanggaan arek-arek Suroboyo itu dan semua yang terlibat dalam tim. Selanjutnya, seluruh pemain langsung menyantap hidangan tumpeng nasi kuning yang telah disajikan di hadapan mereka.

"Kita patut mensyukuri pencapaian tim ini. Berkat kemenangan 2-0 lawan Persid kemarin, Persebaya asli  kembali memimpin klasemen di grup III Divisi Utama," terang Aciek Lutfiana, manajer promosi tim Persebaya DU ini.

"Intinya kita ingin membangun suasana yang enak antara pengurus dan pemain. Perjalanan kita masih panjang, jadi diharapkan kita akan terus, dan terus kompak untuk menghadapi musim kompetisi ini dengan enjoy," imbuhnya.

Keceriaan dan sukacita tergambar jelas di wajah semua yang hadir siang itu. Pelatih Tony Ho sampai tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan berkata, "Inilah suasana kondusif yang harus dimiliki tim. Suasana ini harus terus kita jaga. Kalau suasana tim enak, main pun akan enak," ungkap Tony.[fun]

Menpora Perintahkan Djohar Patuhi MOU , Jika Tidak Pemerintah Ambil Alih Timnas

Menpora Perintahkan Djohar Patuhi MOU , Jika Tidak Pemerintah Ambil Alih Timnas
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menagih janji Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin terkait pelaksanaan kongres sesuai dengan nota kesepahaman dengan AFC dan FIFA. "Pak Djohar berjanji akan menggelar kongres sebelum tanggal 20 Maret. Makanya kami tunggu perkembangannya," kata Roy Suryo usai pertemuan dengan KONI Yogyakarta, Sabtu (16/2/2013). Menurut dia, jika PSSI dibawah pimpinan Djohar Arifin Husin tidak menggelar kongres sesuai dengan perintah maka pihaknya berencana menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh FIFA berdasarkan surat yang diterima Kamis (14/2/2013). "Kongres akan menentukan langkah berikutnya. Tunggu saja. Yang jelas sebelum pertandingan melawan Arab Saudi semuanya harus tuntas," kata politisi dari Partai Demokrat itu. Berbekal surat baru FIFA, pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal guna menyiapkan langkah yang tepat. Apalagi, kata dia FIFA sangat mendorong pemerintah untuk membantu menyelesaikan polemik persepakbolaan nasional. -(fj)

Andriy Shevchenko Dibidik , Permintaan Jersey Mitra Kukar Membeludak

Andriy Shevchenko Dibidik , Permintaan Jersey Mitra Kukar Membeludak
SALAH satu alasan Mitra Kukar ngebet mendatangkan mantan bomber AC Milan Andriy Shevchenko adalah sebagai magnet penonton. Maklum, setelah pasokan APBD resmi dihentikan, klub otomatis harus memaksimalkan pendapatan dari luar. Tiket pertandingan menjadi alternatif  penyumbang pendapatan klub.

Di regional Kaltim, pemasukan Mitra Kukar dari hasil penjualan tiket memang terbilang paling rendah jika dibandingkan Persisam Putra dan Persiba Balikpapan. Namun itu tak serta menggambarkan animo pencinta sepak bola Kota Raja.

Menurut Sekretaris Mitra Mania (Mitman) Nur Hidayat, tak terjadi penurunan animo dalam menyaksikan setiap laga Mitra Kukar. “Tidak ada penurunan motivasi dari Mitman dan pencinta sepak bola di Tenggarong. Apalagi saat ini tim sedang dalam performa apik. Hanya yang menjadi masalah adalah akses menuju Stadion Aji Imbut,” ujar dia kemarin.

“Keinginan manajemen mendatangkan Shevchenko tak hanya sebagai magnet penonton. Bisa saja untuk mengenalkan Tenggarong ataupun Mitra Kukar ke dunia luar,” tambah Dayat.

Musim ini, Dayat mengaku, Mitman kebanjiran anggota. Selain itu, permintaan jersey Mitra Kukar pun membeludak. Itu bisa menggambarkan betapa antusiasnya Mitman mendukung Mitra Kukar.

“Yang paling banyak diminati adalah jersey kandang. Jujur, kami kewalahan. Jadi sampai saat ini yang pesan masih harus inden,” sambung Dayat.

Selain permintaan lokal Kota Raja, Mitman juga melayani permintaan dari luar. Bahkan, kata Dayat, permintaan datang dari luar negeri. “Kami sudah layani pesanan dari luar daerah seperti Medan, Jambi, Kalteng, Berau, Manado, Makassar, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Malang,” terang dia.

“Untuk luar negeri, selain ke negara asal pemain asing Mitra Kukar, sudah ada pesanan dari Malaysia, Singapura, Finlandia, dan Inggris,” tuntas Dayat.

FIFA restui Menpora urus sepak bola Indonesia

FIFA restui Menpora urus sepak bola Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, telah mencoba berbagai cara untuk menangani permasalahan yang mendera sepak bola Indonesia namun hingga detik ini belum menemukan jalan keluarnya,  kali ini Menpora mengklaim mendapatkan surat dari FIFA.

"Saya sudah dapat surat dari FIFA. Masih rahasia untuk dipublikasikan. Nanti hari Senin mendatang akan kami beritahu. Yang jelas, kami diberikan 'lampu hijau' untuk mengurus sepak bola Indonesia," jelas Menpora saat diwawancarai salah satu stasiun televisi berita Indonesia, 15 Febuari 2013.

Sebelumnya, Menpora baru Roy Suryo mencoba cara baru untuk mengurai benang kusut sepak bola nasiona, dengan menemui Nirwan Bakrie dan Arifin Panigoro yang dinilainya sebagai penyebab kisruh dunia sepak bola nasional ini. Dan pada akhiranya Menpora akui sulit menyatukan mereka berdua

"Saya belum pernah menyatakan akan membubarkan. Tapi itu salah satu opsi, andai kata dua hulu ini, artinya Nirwan Bakrie dan Arifin Panigoro tidak dimungkinkan untuk dipersatukan. Saya tidak mau mengulangi langkah-langkah konvesional. Ini harus out of box,"ujar Roy di Kantor Istana Presiden, Jakarta, 22 Januari 2013.

Bahkan, yang terbaru Roy berencana p mengambil alih pembentukan para pemain yang masuk ke dalam timnas. Sehingga, 22 Maret mendatang dirinya akan mengupayakan untuk melakukan pertemuan dengan pihak Indonesia Super League (ISL). Rencana tersebut pembentukan Badan Tim Nasional (BTN) yang isinya penggabungan antara pemain-pemain klub ISL dan IPL.

Seperti diketahui sebelumnya, FIFA melarang pemerintah suatu negara untuk membuat kebijakan dalam kepengurusan resmi sepak bola di negara yang bersangkutan apa lagi melakukan intervensi.(dgd)

Djohar: Masalah BTN Bukan Konsumsi Publik

Djohar: Masalah BTN Bukan Konsumsi Publik
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin menganggap pembentukan Badan Tim Nasional (BTN) bertujuan untuk meningkatkan prestasi skuad Garuda. Mengenai polemik yang timbul akibat keputusan tersebut, menurut mantan staf ahli Menpora tersebut bukanlah untuk konsumsi publik. 

Djohar hadir terlambat pada pertemuan antar ketua umum pengurus besar seluruh cabang olahraga yang diprakarsai KOI, Jumat, 15 Februari 2013. Meski demikian, Djohar tak sampai 10 menit, mantan Sekjen KONI itu sudah keluar dan buru-buru meninggalkan lokasi.

Saat dihadang wartawan, Djohar mengungkapkan pembentukan BTN yang diputuskan olehnya murni keinginannya memperbaiki prestasi tim nasional Indonesia. "Kita tidak layak melihat posisi kita di Asia Tenggara, kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina," ujar Djohar.

Namun saat ditanya kenapa pembentukan BTN tanpa persetujuan Exco PSSI, Djohar enggan bercerita. "Soal ada selisih paham, saya tidak mau berbicara apa-apa. Saya tidak akan komentar itu masalah internal kami," jawabnya seraya ngeloyor meninggalkan kerumunan wartawan.

BTN bentukan Djohar Arifin Husin memang menimbulkan masalah baru bagi pengelolaan tim nasional Indonesia. Koordinator timnas yang sekaligus Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy, bahkan dengan tegas meminta para pemain mengabaikan panggilan dari badan baru itu. (eh)

Sergio Van Dijk : Saingan Terberat Persib Cuma Arema , Mitra Kukar dan Persipura

Sergio Van Dijk : Saingan Terberat Persib Cuma Arema , Mitra Kukar dan Persipura
- Meski baru hitungan hari bergabung dengan Persib Bandung, Serginho ‘Sergio’ Van Dijk sudah cukup paham peta kekuatan para peserta Liga Super Indonesia (ISL).
Senin lalu, penyerang kelahiran Belanda itu mengucap sumpah sebagai Warga Negara Indonesia dan tak lama kemudian menandatangani kontrak bersama Persib. Rupanya, Van Dijk sudah lama mengamati sepak bola Indonesia.
Sejumlah tim di ISL disebutnya sebagai penghalang utama Persib Bandung meraih gelar juara musim ini.
“Arema, Mitra Kukar dan Persipura itu tim kuat. Mereka saingan kita,” kata Sergio kepada wartawan.
Meski demikian, Van Dijk siap mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk membantu Maung Bandung mengatasi rival-rivalnya dan memuaskan dahaga para bobotoh, yang tak pernah lagi mengecap manisnya gelar juara sejak 1993/94.
“Mudah-mudahan di sini saya bisa bawa Persib juara. Dengan bantuan semua, pemain, bobotoh, masyarakat Jawa Barat, saya harap kita bisa dapatkan itu,” ia mengakhiri.
Penyerang berusia 30 tahun itu berada dalam kondisi fit dan kemungkinan besar bakal diturunkan saat Persib menghadapi Persisam Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (16/2/13).[wd]