UP
    Latest News

Trik baru dan ampuh melangsingkan ALEXA

Trik baru dan ampuh melangsingkan ALEXA
HANYA JUDUL - Trik baru dan ampuh melangsingkan ALEXA  mungkin postingan tentang Trik baru dan ampuh melangsingkan ALEXA  ini sudah dipindah atau dihapus oleh pemiliknya silahkan sobat baca postingan kami sebelumnya yaitu tentang Membuat random post beregrak, Cara menggabungkan wordpress ke facebook, Desain daftar isi otomatis blogger, Cara desain related post atau artikel terkait, Cara baru desain kotak follower 10 Langkah ke Google Page Ramah Tutorial lengkap tentang wordpres, atau cari di blog-blog terkait dengan blog ini

alexa site from kapak comunity

  1. KAPAK Comunity
  2. Catatan Harian Sikecil
  3. Birampak
Silahkan sobat baca disana semoga saja artikel tentang Trik baru dan ampuh melangsingkan ALEXA  ini ada disana apabila tidak ada jangan bersedih hati karena semua masalah pasti ada solusinya tersendiri, dan semoga kita bisa meningkatkan kualitas kita jadi lebih baik dari sekarang ini.

Happy Blogging

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini.


Artikel Terkait :

10 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

10 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih - Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini Indonesiatop.blogspot akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.

1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur
Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.

Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.
Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.
Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa
Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.
Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. 'Mereka mengaku keturunan Jawa,' kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.

Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata 'Jung' digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.

 
3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam
Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.

Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.

Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).

Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.

Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.

Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan
Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur.

Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.

Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri.

Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.

 
5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara
Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.

Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.

Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.

Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.

Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.

 
6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air
Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan.

Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.

Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm.

Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.

Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu.

Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.


7. Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara
Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama.

Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul).

Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas.

Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.

Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang menghasilkan gelombang suara. Ini adalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu.

 
8. Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa
Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi.

Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter.

Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan.

Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.

Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi.

Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut

Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.


9. Tempe: Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan
Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan.

Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia.

Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata 'tempe'.

Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.


10. Pranata Mangsa: Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita
Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran.

Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.

Menurut Daldjoeni di bukunya 'Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa', Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian. Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju.

Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.

Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini.

Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.

Nenek moyang kita telah berhasil membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun.

Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas.

Nenek moyang kita juga telah menemukan benda-benda yang tebilang sederhana tapi banyak manfaatnya.

Itu semua bukti bahwa nenek moyang kita sangat cerdas. Penjajahlah yang telah membuat kita lemah dan kurang percaya diri. Karena itu, setelah menjadi bangsa yang merdeka kita harus dapat bangkit kembali untuk mensejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah maju. 
 

Kurang Minum bikin otak menyusut

Kurang Minum bikin otak menyusut
 Minum cukup air tak hanya akan menghapus rasa kering di tenggorokan, tetapi juga membuat pikiran Anda lebih tajam. Enggak percaya?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dehidrasi tidak hanya memengaruhi ukuran otak, tetapi juga bagaimana otak bekerja. Ketika Anda membiarkan diri Anda berkeringat sampai 90 menit, hal itu ternyata bisa membuat otak Anda menyusut sebanyak satu tahun penuaan. Nah, agar hal itu tidak terjadi, caranya cukup dengan minum segelas atau dua gelas air putih, dan otak pun kembali normal.

Bila Anda kekurangan air, Anda akan dipaksa bekerja lebih keras untuk memproses informasi. Ketika terjadi selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu, hal ini bisa memengaruhi performa kerja Anda atau performa anak di sekolah.

"Kami sangat yakin bahwa dehidrasi merupakan masalah yang memengaruhi kualitas murid, tapi kami mensponsori riset ini untuk menemukan bukti-bukti yang jelas," kata Ben McGannan, donatur studi dari perusahaan pendingin air, Water for Work and Home.

Hasil penelitian ini diperoleh setelah sebuah tim peneliti dari penjuru Inggris melakukan scaning otak dari para remaja yang baru selesai bersepeda selama 1,5 jam. Beberapa anak mengenakan tiga lapis pakaian, yang antara lain terdiri atas track suit dan jaket dengan kupluk. Anak-anak yang lain hanya mengenakan pakaian ringan seperti celana pendek dan t-shirt.

Nah, mereka yang mengenakan pakaian berlapis mengeluarkan hampir 900 gram keringat, dan otak mereka menyusut dari tulang tengkoraknya. Mengenai hal ini, Matthew Kempton dan Ulrich Ettinger, peneliti dari Institute of Psychiatry di King's College, London, mengatakan, "Rongga yang berisi cairan di tengah otak mengembang dan sebaliknya, ada penyusutan jaringan otak di sana."

Kedua peneliti ini menambahkan, secara rata-rata jumlah penyusutan tersebut sama dengan 14 bulan usia penuaan seseorang, atau 2,5 bulan pada pengidap penyakit alzheimer.

7 penemuan yang diharapkan tidak ditemukan

7 penemuan yang diharapkan tidak ditemukan
7. Mobil Terbang

Awalnya saya juga berpikir bahwa Mobil Terbang adalah hal yang patut dimiliki di masa depan. Kenapa? Karena hal ini mungkin bisa memecahkan masalah kemacetan yang sering kita alami di jalanan, itulah saat-saat yang menyebalkan, benar bukan?

TETAPI...
Salah. Mobil Terbang hanya akan menambah banyak masalah jika ditemukan. Masalah-masalah itu diantaranya: bagaimana membuat jalur kendaraannya di udara,, bagaimana peraturan-peraturan yang harus ditetapkan,, dan bayangkan bagaimana tingkat kecelakaannya jika ada banyak kendaraan berterbangan di udara, ditambah lagi,, bayangkan polusi dan tingkat keborosannya, terutama bahan bakar yang harus digunakan.

6. Pembekuan Cryogenic (Cryogenic freezing)

Nah, ini adalah teknologi medis yang saat ini sebenarnya sudah mulai dikembangkan. Setiap tahun, puluhan orang dipilih untuk dibekukan, kemudian dicairkan kembali dengan harapan kemajuan medis ini dapat menyembuhkan penyakit yang mereka miliki, proses ini telah dilakukan dalam beberapa dekade. Hebat bukan?

TETAPI...
Salah. Nah, anggaplah bahwa benar setiap orang bisa disembuhkan, dan bisa hidup selamanya. Kemudian, apa yang akan terjadi dengan Populasi yang ada di dunia? Bayangkan jika tidak satupun dari kita akan meninggal, bagaimana overpopulasi yang akan terjadi.

5. Kecerdasan Buatan


Beberapa film dan buku sering sekali membahas robot, benda yang bisa melayani dan mengerjakan apa saja untuk kita, dan hal ini menjadi sesuatu yang sangat kita impikan dan menakjubkan bukan di mata kita?

TETAPI..
Salah. Bayangkan jika robot itu sudah ada. Kemudian, setiap tahun akan berkembang dengan prosesor yang lebih tinggi dua kali lipat, tapi ukurannya dan harganya setengah kali lebih kecil. Itu artinya, dalam waktu 20 puluh tahun, kita sdh bisa membeli sebuah robot yang lebih cerdas dari otak manusia seharga 1$. Sekarang, siapa yang merupakan spesies yang superior?

4. Prediksi Masa Depan

Bukankah hebat jika ditemukan sebuah alat yang mampu memprediksikan masa depan? Misalnya peperangan, bukankah hebat jika kita bisa memprediksi peperangan dan menyelesaikannya?

TETAPI...
Salah. Misalkan Amerika sudah menemukan alat yang mampu memprediksi masa depan. Dengan alat itu, diprediksi bahwa China akan membom Los Angeles. Maka, Amerika akan mengatasinya dengan memerangi China lebih dulu… Kemudian, China membalis balik dengan menyerang Amerika.. Nah,, lho?? Inilah dia malapetaka sebenarnya, karena ternyata ramalan menjadi benar terjadi,, dan justru terjadi akibat alat prediksi masa depan.

3. Alat Teleportasi

Bayangkan jika kita bisa ke Eropa pada hari Sabtu dengan cepat, kemudian bersenang-senang, dan balik lagi besok harinya, yaitu hari Minggu dengan cepat pula… Sungguh alat yang menakjubkan bukan?

TETAPI...
Salah. Bayangkan jika seorang teroris bisa ke Istana Negara dengan cepat, kemudian meletakkan bom, kemudian pergi lagi dengan cepat pula… Nah, lho? Bagaimana? Anggaplah bisa diatasi dengan sejumlah protocol keamanan. Masalah selanjutnya adalah, bayangkan bahwa alat ini bekerja dengan memecah atom2 kita, kemudian menyatukannya kembali di tempat destinasi. Nah, jika alat ini diproduksi dengan banyak, artinya dibuat dengan copy dari copyan alat yang sudah ada, maka sudah pasti kualitas barang itu sudah jauh berkurang dari aslinya. Bayangkan jika sedikit saja atom dari rambut kita, atau jari kita menjadi hilang atau salah, nah bakal berubah jadi apa kita di tempat destinasi? 

2. Alat Replikasi

Bayangkan jika kita bisa melakukan replikasi dengan Alat ini, maka tidak akan ada lagi kelaparan di dunia, krisis energi, dan kebutuhan obat untuk medis akan selalu ada.. Hebat Bukan?

TETAPI..
Salah. Bayangkan yang dibutuhkan hanya satu Replicator ini, dengan alat ini apapun benda absolute yang kita miliki bisa di replikasi. Nah, tak akan dibutuhkan lagi yang namanya uang. Sebab, kita bisa mereplikasi pizza sebelum menghabiskannya, begitu juga dengan benda lainnya. Maka, akhir dunia yang akan terjadi adalah setiap orang bisa menciptakan benda apapun di dunia. Nah,, lho?? Hidup seperti apa kya gini??

1. Mesin Waktu

Bayangkan jika kita bisa meloncat kesana kemari sesuka hati pada berbagai masa yang berbeda,, baik itu masa lalu, masa sekarang ataupun masa depan. Hebat bukan?

TETAPI...
Salah. Misalkan Anda bisa melakukan perjalanan ke 40 tahun yang lalu, dan bertemu dengan seorang wanita cantik. Lalu, (maaf), Anda berhubungan seks dengan wanita itu. Kemudian, Anda loncat lagi ke masa depan, dan ternyata wanita di masa lalu itu adalah wanita yang melahirkan Ayah Anda… Nah, lho??? Bagaimana tu??
Banyak lagi deskripsi lainnya,, karena perubahan kecil di masa lalu, bisa merubah banyak hal di masa depan… Tapi, saya rasa ini saja cukup..

5 Cara Mencegah Teringat Kembali Mantan

5 Cara Mencegah Teringat Kembali Mantan
Ini susah nih, apalagi kalau kamu udah pacaran lama terus putusnya sepihak atau karena emosi sesaat abis itu nyesel. Tapi haloooh dunia terus berputar, gak bakal berenti cuma untuk nungguin kamu seorang yang belum bisa move on dari si mantan. Nah supaya kamu bisa segera menikmati matahari lagi dan cari pacar lagi. Coba lakukan cara cara ini:

Buang Fotonya

Yang di dompet, di screen hape, di screen laptop, di meja belajar, di dinding, di kaos, dimana-mana buang semua! Sobek-sobek, bakar dan buang!! Jangan takut si mantan akan ngerasa gimana-gimana, dia gak bakal tau juga. Eh tapi kalo foto yang ehem ehem pastikan dulu terbuang dengan baik dan benar yak. Kecuali kamu emang psycho dan pengen ngejual foto-foto itu sih. Tapi kalo bisa sih jangan. Tapi terserah sih.

Tahan Diri Untuk Gak Ngecek Media Sosial

Udaaah gak usah stalking, ntar gak tahan lagi sama resikonya. Mendingan di mute aja di twitter kira-kira 2 bulan lah atau sampe waktu yang tidak ditentukan. Gak perlu sampe unfollow segala sih, ntar gengsi kalo ketahuan. Ntar mantan kamu bisa mikir "Ya ampun, sampe unfollow segala…emang gue segitunya ya? Hihihihi" Males kan? Udah makanya tahan diri untuk gak ngecek media sosial aja.

Hapus Dia Dari Contact List

Di malam-malam sepi pasti kamu akan sangat tergoda untuk menghubungi dia, mendengar suara dia, cerita kamu ngapain aja seharian, atau mungkin phone sex. Ah jangan lah mendingan. Hapus aja nama dia dari semua contact list kamu. Termasuk semua instant messenger sekalian. Biar gak sendu-sendu gimana gitu kalo liat nama dia nongol online di sudut bawah layar komputer. Teringat kamu biasa video call-an sama dia malam-malam gak pake baju. Ehm. Kangen banget yah.

Sembunyikan Hadiah dari Dia

Boneka guguk, jam tangan, kaos, jaket, notes, cap bibir, sprei gambar ultraman, bantal pink berbulu, semua pokoknya yang pernah dia berikan ke kamu. Kardusin, kasih ke panti asuhan atau taro di sudut kamar yang ga keliatan. Eh tapi kalo hadiahnya mahal atau mungkin super langka, kamu bisa mengambil keuntungan maksimal sih. Jual aja dengan harga super mahal di Kaskus. Kaya deh! Wohoo!

Hindari Jalan Kenangan

Ini yang paling kampret emang, kamu lagi melewati satu jalan dan teringat kamu pernah bergandengan tangan sepanjang perjalanan, terus tiba-tiba turun hujan terus kamu sama dia kejar-kejaran, dia ngumpet di balik pohon (bajunya jadi tembus pandang) dan kamu mulai bernyanyi… ah indahnya.  Aaah udah gak usah lewat lewat situ lagi. Ganti jalur sehari-hari. Daripada tiap lewat situ kamu nangis gak jelas. Siapa tahu dapat peruntungan baru.
Gampang kan? Gampaaaang, yang menting ada niat dan kemauan disitu ada jalan. Kamu ga bakal menyangka hidup akan terasa lebih mudah tanpa melihat jejak jejak dia di sekitar kamu. Ah sedap. Prikitiw.



Gedung paling berkilau didunia

Gedung paling berkilau didunia
Perpustakaan Nasional Belarusia

Pembangkit Tenaga Listrik Electrabel
Pada bulan Desember 2005 pembangkit tenaga listrik Electrabel di Drogenbos, Belgia di “makeover” oleh sebuah perusahaan yang bernama Magic Monkey .8032 buah individual RGB LED Pixel yang dapat diatur dipasang ke menara pendingin.

Masing-masing dengan kemampuan untuk mengubah warna sampai 30 kali per detik, efeknya tentu saja luar biasa dan pasti itu yang pertama untuk jenis bangunan seperti ini
 

Menara Agbar
Menara Agbar di Barcelona, a.k.a. “El Supositori” adalah gedung pencakar langit yang luar biasa di Barcelona, berbentuk menyerupai sebuah roket yang ingin mendarat atau ingin terbang karena kayanya cahaya di dindingnya.

Bangunan mempunyai 4500 lampu LED yang menyelubungi gedung dan setiap malam mengelarkan pertunjukan cahaya yang menakjubkan.