UP
    Latest News

Bulan Mati Maka Akan Meninggalkan?

Bulan Mati Maka Akan Meninggalkan?
Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading. Bulan mati meninggalkan (apa)? Studi terbaru planet keenam bumi, Planet Saturnus, mengindikasikan bahwa bulan mati meninggalkan lingkaran cincin Saturnus.

Cincin indah yang melingkari Planet Saturnus diperkirakan merupakan peninggalan dari bulan Saturnus yang ”mati terbunuh”. Lalu muncul berbagai tajuk berita yang menggunakan istilah ”pembunuhan kosmik” yang menunjuk pada matinya bulan yang menyebabkan munculnya cincin warna-warni di bagian luar Planet Saturnus. 

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/20/0910032620X310.jpg
Korban pembunuhan adalah bulan Saturnus yang tidak diketahui apa namanya. Bulan tersebut ditandai menghilang pada 4,5 miliar tahun lalu. Penyebab kematian bulan-bulan tersebut adalah pelat gas hidrogen (H) yang mengelilingi Saturnus pada suatu masa dan pada saat yang bersamaan di sana terjadi pembentukan bulan-bulan dari Saturnus. Namun, sekarang tidak ada lagi jejak gas hidrogen.

Menurut astronom Cornell University Joe Burns, misteri cincin Saturnus ”merupakan teka-teki bagi para ilmuwan selama berabad-abad”.

Mencermati cincin-cincin Saturnus, ada permasalahan yang harus dipecahkan. Selain teori di atas, ada teori yang menyebutkan bahwa bulan-bulan (Saturnus) bertabrakan satu sama lain. Teori lainnya mengungkapkan adanya asteroid yang menabrak beberapa buah bulan yang menghasilkan puing-puing yang membentuk cincin tersebut.

Masalahnya, bulan-bulan Saturnus tersebut terdiri atas gas dan batuan. Sementara itu, tujuh cincin Saturnus tersebut sekitar 95 persennya terdiri atas es dan kemungkinan besar dahulu semuanya terdiri atas es.

Studi terbaru planet keenam bumi, Planet Saturnus, mengindikasikan bahwa bulan mati meninggalkan lingkaran cincin Saturnus.

Tertarik ke planet

Penulis laporan penelitian tentang cincin Saturnus tersebut, Robin Canup dari Southwest Research Institute di Boulder, Colorado, AS, mengatakan, Saturnus turut berperan pada terbunuhnya bulan-bulan tersebut. ”Saturnus itu kaki tangan (pembunuh) dan cincin-cincin tersebut adalah hasilnya,” ujar Canup.

Canup membuka teorinya dengan peristiwa yang terjadi miliaran tahun lalu saat terjadi proses pembentukan bulan-bulan. Suatu pelat hidrogen yang besar ketika itu beredar mengelilingi Saturnus. Pelat tersebut turut membantu pembentukan bulan sekaligus juga menghancurkannya.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/20/0903214620X310.jpg
Bulan besar yang ada dalam sistem tersebut kemungkinan berputar secara teratur tertarik ke dalam (ke arah Saturnus) akibat tertarik massa gas hidrogen. Proses kematian bulan dengan gerak spiral ke dalam tersebut berlangsung sekitar 10.000 tahun. Bagaimana cincin-cincin Saturnus tersebut lahir adalah dengan memahami apa yang terjadi pada saat itu.

Menurut pemodelan komputer yang dilakukan Canup, Saturnus memotong lapisan es dari sebuah bulan yang berukuran amat besar yang berjarak cukup jauh dari Planet Saturnus sehingga tidak bisa terjebak dalam cincin.

Cincin Saturnus pada mulanya berukuran 10 - 100 kali ukuran cincin yang sekarang. Namun, menurut Canup, sebagian besar es tersebut kemudian bergabung menempel pada bulan-bulan Saturnus yang amat kecil ukurannya. Menurut Canup, Saturnus memiliki sekitar 62 buah bulan dan 53 di antaranya memiliki nama.

Secara teratur ditemukan bulan-bulan yang baru oleh pesawat ruang angkasa Cassini dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang diluncurkan pada Oktober 1997.

Namun, penemuan tersebut tidak mampu menjelaskan cincin-cincin yang mengelilingi planet-planet lain dalam sistem matahari, seperti Planet Yupiter, Neptunus, dan Uranus.
http://stuart.punt.nl/upload/06_saturnus.jpg
”Mungkin cincin-cincin dari planet-planet lain itu terbentuk dengan cara yang berbeda dari Saturnus,” ujar Canup.

Saturnus adalah planet dengan ukuran terbesar kedua dalam sistem matahari setelah Planet Yupiter. Menurut Burns, teori yang dikemukakan Canup jauh lebih baik dalam menerangkan komponen es yang berat yang ada dalam cincin Saturnus.

Sementara itu, Larry Esposito, penemu salah satu cincin Saturnus, mengungkapkan, ”Sungguh karya ilmiah yang cerdas, idenya orisinal.

”Saya cenderung mengatakan bahwa apa yang terjadi tersebut mirip daur ulang kosmik,” ujar Esposito. Semula adalah bulan kemudian menjadi cincin dan kemudian menjadi bulan lagi.

”Mekanisme semacam itu bukanlah sebuah proses kematian, melainkan merupakan upaya kosmik untuk menggunakan kembali material, menggunakannya berulang-ulang,” katanya.
source: http://www.apakabardunia.com/post/astronomi/harimau-mati-meninggalkan-belang-kalau-bulan-mati-meninggalkan-apa-yaa

Pohon Mangga Mendesah Gegerkan Warga Desa Bungko, Sulsel

Pohon Mangga Mendesah Gegerkan Warga Desa Bungko, Sulsel
Seringkali dalam masyarakat kita ada mitos atau sebuah kejadian yang agak tidak masuk akal terjadi, setelah belum lama ini di daerah Buton Sulawesi Tenggara ditemukan Pohon Pinang Berwajah Manusia, kini di daerah Desa Bungko Kotamobagu Selatan Sulawesi Utara digegerkan dengan suara desahan seperti layaknya nafas manusia terdengar di sebatang pohon mangga. Mereka menduga suara desahan tersebut keluar dari dedaunan pohon mangga tersebut.

http://najifa-collection.com/images/mangga_pohon.gif
Pohon Mangga Misterius Bisa Mendesah seperti Manusia (Ilustrasi)

Sontak kabar angin yang berhembus membuat warga berbondong-bondong ingin mendengar dan menyaksikan sendiri keanehan tersebut. Seperti yang dikutip ruanghati.com dari Tribunnews mengungkapkan “Usai Salat Subuh, banyak orang yang datang. Ada yang tunggu begadang,” ungkap Hamran Datundugon, guru SMP Mengkang. Hasilnya lanjut Hamran, mereka mengaku sempat mendengarkan suara desahan itu. Dipercayai keluar dari daun mangga itu. “Sama dengan bernafas,” kata Hamran sembari memperdengarkan hasil rekamannya kepada Tribun, Kamis (7/10/2010).

Lanjutnya, “Hampir semua daun, apalagi daun yang lebih muda. Bunyinya lebih keras. Ada bunyinya kita da rekam,” jelasnya. Hamran mengisahkan kejadian aneh itu. Dia ingat, malam itu dia terjaga dari tidurnya ketika mendengar lolongan anjing pada 15 September silam. Hari itu, pukul 02.30 Wita. Awalnya, dia mengira ada orang tak dikenal masuk ke rumahnya. Dia lalu keluar berbekal lampu senter. Namun setelah sorot sana ke mari, dia tak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Namun dia mengaku mendengar jelas bunyi seperti desahan.

“Kita senter nda ada orang. Pas dengar ada bunyi nafas di pohon mangga, kita kira pencuri, dari situ kita tahu tu pohon sama deng banafas,” tuturnya. Kendati mendapatkan pengalaman aneh, dia mengaku sejak kejadian itu tidak pernah mengalami peristiwa janggal. Semuanya berjalan seperti biasanya. “Tidak pernah mimpi aneh,” cetusnya.

Seingat Hamran, usia pohon mangga itu baru dua tahun. Awalnya terletak di depan rumah. Karena akan dibuat selokan, bibit mangga itu lalu dipindahkan ke samping rumah. Begitu pengalamannya diketahui orang, warga langsung berbondong-bondong ke rumahnya. Bahkan, dia mengaku kewalahan meladeni warga yang penasaran. Selain memenuhi rumah dan pekaranan, dirinya juga jadi tidak bisa tidur karena selalu ramai orang datang. Sampai-sampai kata Hamran, Sangadi Bungko, yakni kepala desa setempat, memerintahkan dirinya memagari pohon mangganya. Namun belakangan rencana itu batal.

Seorang warga tetangga desa, Herlina Paputungan mengaku pernah mendengarkan suara itu. Seingatnya, dia mendengarnya pukul 10.00 malam. Bahkan klaimnya suara itu meski samar-samar terdengar hingga rumahnya. “Tapi, begitu tersentuh suaranya hilang. Tidak ada angin, soalnya daun tidak bergoyang,” jelasnya coba memberikan pembenaran. Dia mengungkapkan, pernah terjadi kejadian di lokasi seorang perempuan tiba-tiba berteriak-teriak, meracau dalam bahasa Jawa.

Diduga perempuan itu kerasukan ketika ikut membuktikan rasa penasarannya datang ke lokasi. “Dia kerasukan, ngomong pakai bahasa Jawa,” tutur Herlina yang mengaku mengerti isi racauan setelah diterjemahkan artinya oleh sang suami. Kata Herlina, perempuan itu kerasukan selama 10 menit. “Dia bilang, jangan remehkan dan belakangi pohon, dan banyaklah salat,” kata Herlina.

Sepengetahuannya, pohon mangga jenis golek itu baru sekali berbuah. Nah, ketika dihitung jumlah ada tujuh buah. “Saya petik karena ada ibu hamil yang ngidam,” jelasnya. Pengalaman mendengarkan suara desahan juga diungkapkan Hendi, pemuda desa setempat. Dia mengaku, suara menghilang ketika hari beranjak terang.
 
Bagaimana dengan Anda percayakah dengan hal yang sedemikian?
 
source: http://ruanghati.com/2010/10/08/heboh-ada-pohon-mangga-bisa-mendesah-seperti-manusia/

Orang Ini Bisa Berubah Jadi Babi, Harimau, dan Anjing

Orang Ini Bisa Berubah Jadi Babi, Harimau, dan Anjing
Heboh... Manusia Ini Berubah Jadi Babi Harimau dan Anjing
ist
Ilustrasi makhluk jadi-jadian yang kadang berujud manusia, harimau, babi maupun anjing. Makhluk ini muncul di Dumai seminggu terakhir ini hingga membuat heboh warga dan ribuan orang berjaga malam (8/12)

"Kehebohan warga itu ketika ada dua manusia berjubah hitam berusaha menculik dua anak warga Kelintung kemudian kepergok warga dan kabur. Saat terdesak makhluk aneh tersebut berubah jadi harimau dan kabur"
Irda warga setempat
tribunnews.com Manusia ini sangat aneh bisa berubah bentuk menjadi anjing, babi, harimau dan sebagainya saat kepergok orang. Kontan saja kabar makhluk jadi-jadian ini menghebohkan masyarakat Dumai, Riau.

Ketika menjadi manusia, ia berpakaian jubah serba hitam. Namun sesaat kemudian berubah menjadi babi dan harimau yang mudah untuk mengejar dan melukai warga setempat di Pelintung, Medang Kampai, Riau.

"Kehebohan warga itu ketika ada dua manusia berjubah hitam berusaha menculik dua anak warga Kelintung kemudian kepergok warga dan kabur. Saat terdesak makhluk aneh tersebut berubah jadi harimau dan kabur" terang Irda (34) warga setempat.

Makhluk itu pertama kepergok warga hari Jumat (3/12) kemarin berwujud babi dan harimau. Kemudian hari Sabtu, warga bernama Iwan (45) memergoki makhluk itu muncul sebagai anjing warna kuning keemasan sedang masuk dalam rumah warga.

"Anjing itu kebal benda tajam. Waktu dibacok pakai parang, kapak, dan dipukul dengan kayu, malah tidak mempan dan justru berusaha melawan," papar Iwan.

Untuk berjaga-jaga akan kemunculan ulah makhluk jadi-jadian itu, ribuan warga di Medang Kampai yang meliputi Kelurahan Guntung, Mundam, Teluk Makmur, dan Pelintung ronda malam hingga dinihari.

"Sejak peristiwa janggal itu, pukul 19.00 hingga pukul 05.00 WIB, ratusan warga per-kelurahan berjaga-jaga mengawasi keberadaan makhluk jadi-jadian Ya, seperti Subuh ini," ucapnya.

Bahkan hingga Rabu ini warga masih berjaga-jaga dan melengkapi diri dengan senjata tajam berupa parang, celurit, kapak dan bambu runcing. Mereka adalah pemuda dan orang-orang dewasa yang mewakili dari desa masing-masing hingga tiap desa mengirim 300an orang. Kalau ada orang tak dikenal masuk ke wilayah akan disweeping. Jalanan juga dijaga mencegah ada keluar masuk permukiman bila ada orang mencurigakanj.

Selain berjaga-jaga, mereka juga berkeliling dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan baik roda dua dan empat. Untuk di Kelurahan Teluk Makmur dan Pelintung, lebih dari seribuan warga yang merupakan kaum pria dan wanita dewasa terus mengelilingi perkampungan. Mereka juga menyisir sejumlah wilayah perkebunan kelapa sawit dan semak belukar yang ada di sekitar.

Pada penyisiran perkebunan dan semak belukar tersebut, sejumlah warga juga mengaku menemukan beberapa jejak aneh yang diduga bekas tumpuan makhluk jadi-jadian tersebut. (*)

source:http://www.tribunnews.com/2010/12/09/heboh...-manusia-ini-berubah-jadi-babi-harimau-dan-anjing

Beruang Makin Sering Menjarah Makanan di Rumah Warga

Beruang Makin Sering Menjarah Makanan di Rumah Warga


Beruang madu dalam setahun rata-rata dua kali menjarah pondok-pondok di tengah ladang milik warga Desa Renah Kayu Embun (RKE), kata peneliti Kent University Inggris, Wei-Ming Wong.

Wong yang melakukan riset terhadap satwa beruang di rimba Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), seperti ditulis Antara, menyebut bahwa Desa RKE merupakan salah satu titik yang disinyalir sebagai tempat penyebaran populasi beruang.

Wong melalui peneliti lapangan, Dody Syaputra, di Sungaipenuh Jambi, Senin (20/12), menilai intensitas gangguan beruang sudah jauh menurun yaitu kini rata-rata hanya terjadi dua kali dalam setahun.

Menurut Wong, sebagai salah satu basis teritorial populasi beruang madu, Desa RKE memang wajar disatroni oleh satwa dari kelompok herbivora tersebut. Kehidupan masyarakat di desa tersebut umumnya petani yang bercocok tanam berbagai tanaman yang merupakan pakan satwa beruang.

"Keberadaan beruang cukup membuat ciut nyali warga yang bertemu hewan tersebut, padahal beruang madu tidak termasuk hewan buas seperti harimau. Hewan ini termasuk pemakan buah atau herbivora," ujarnya.

Pakan utama beruang ini buah nangka, mangga, jagung, tebu, rebung, dan madu. Para petani di Desa RKE umumnya menanam jenis tanaman tersebut.

Sering terjadi, beruang menyatroni pondok warga yang ditinggalkan penghuninya ke ladang, di situ beruang masuk dengan merusak dinding bambu lalu mengambil barang-barang logistik milik warga seperti minyak sayur, beras, ikan asin, kentang, dan lain sebagainya, kata Wong.

Di TNKS, selain di Desa RKE, daerah sebaran populasi beruang khas Asia Tenggara tersebut juga terdapat di empat titik lainnya, yakni di Sipurak Hook Kabupaten Merangin, Pingger di Kabupaten Bungo, serta gunung Seblat dan Sungai Ipuh Ilau di Bengkulu.

Dari tiga titik yang sudah diriset, yakni RKE, Pingger dan Sipurak Hook, lokasi yang paling tinggi intensitas pertemuan dengan beruang di Sipurak Hook dan Pingger. Rata-rata di kedua daerah tersebut terbilang paling sering terjadi konflik antara beruang dengan manusia.

"Di kedua daerah tersebut seminggu sekali dipastikan ada konflik atau minimal pertemuan warga dengan beruang, terutama di ladang milik warga," katanya.

"Saat ini beruang madu sudah termasuk satwa langka. Keberadaan populasinya terus menurun dari tahun ke tahun akibat berbagai faktor, seperti habitat yang tergerus keberadaan manusia, termasuk faktor perburuan karena di kelompok masyarakat tertentu memiliki mitos yang meyakini beruang memiliki khasiat tertentu dalam kehidupan dan kesehatan," tambah Wong.
 

source: http://berita.liputan6.com/daerah/201012/312180/Beruang.Jarah.Makanan.di.Rumah.Warga

10 Harta Dunia yang Terancam Musnah

10 Harta Dunia yang Terancam Musnah
1.Dampier Rock Art Complex, Murujuga, Australia

kumpulan seni di dunia terbesar, aboriginals dari Northwest Australia dengan ukiran petroglyphs berusia ribuan tahun, dan beberapa bahkan berpikir untuk kembali ke tanggal 10.000 SM. Perkembangan industri sudah rusak 7,2% menjadi 24,4% dari petroglyphs, dan baru-baru ini menemukan seorang besar pasokan gas alam di daerah mengancam dampier rock art complex.

Misi penyelamatan: telah terdaftar di National Trust of Australia endangered locale, walaupun pemerintah Australia masih ragu-ragu untuk intervensi atau tidak diperlukan. Australian Rock Art Asosiasi Penelitian bersama dengan badan-badan lainnya untuk terus mendorong pemerintah untuk relokasi industri di tempat lain.

2.Sonargaon-Panam City, Bangladesh

Di kota kuno ini, Anda akan menemukan berbagai arsitektur dari Kesultanan, Monggol kolonial dan periode Bangladesh dating dari tanggal 15 ke abad ke-19. Banyak orang Monggol monumen kolonial dan juga ditemukan di sini. Plagued oleh berbagai masalah - termasuk banjir, kenaikan permukaan laut, gempa bumi, pembangunan ilegal dan pekerjaan, serta vandalisme - Sonargaon berada dalam bahaya yang serius hendam keluar.

Misi penyelamatan: pemulihan Sementara beberapa proyek yang dilakukan oleh negara department of Archeology sedang berlangsung di beberapa monumen yang lebih penting, lebih banyak dana yang diperlukan untuk membantu lembaga ini dalam mewujudkan tujuan untuk melestarikan tempat ini dari kepunahan.

3.Chinguetti Mosque, Mauritania, West Africa

Ditemukan di salah satu Islam tujuh kota suci, di abad Chinguetti Masjid di Mauritania, Afrika Barat, yang dibangun pada abad ke-13 dan menjabat sebagai pedagang untuk menghentikan perjalanan di seluruh Sahara yang membawa barang-barang berharga seperti emas dan gading. Desertification ini terancam punah locale - selain flash banjir, suhu ekstrim dan longsoran - mewakili sumber ancaman konstan ini ke situs Warisan Dunia UNESCO.

Misi penyelamatan: Meskipun masjid dari mesjid belum pernah ditutup dan masjid terus yang akan digunakan untuk kepentingan agama, memantapkan perubahan iklim di daerah tersebut sangat diperlukan untuk mencegah sepenuhnya menghilang dari masjid.

4.Panama Canal, Panama City, Chagres River

Salah satu yang paling mengesankan engineering feats dalam sejarah modern, di Terusan Panama terus menjadi berguna secara sangat besar kepada masyarakat internasional. Sampai 40 kapal per hari melalui kanal ini. Namun, dengan permintaan untuk menggunakan kanal terus meningkat pada saat yang sama bahwa jumlah rata-rata air di Danau Gatun penurunan, salah satu yang paling penting di dunia waterways wajah tdk terduga komplikasi. Sebagian besar sebagai hasil dari deforestasi, peningkatan jumlah sampah dapat ditemukan di bawah danau, yang akan mengurangi jumlah kapal yang dapat menampung gang.

Misi penyelamatan: A proposal untuk memperluas kanal telah disetujui oleh pemerintah pada tahun 2006. Sebagai bagian dari proyek ini, baru kunci kamar, baru entryways dan air reutilization basins sedang direncanakan untuk mengurangi masalah ini. Ada proyek diharapkan akan selesai pada tahun 2015.

5.Dhangkar Gompa, Himachal Pradesh, India

Bagian dari Dhangkar kompleks dan salah satu dari lima besar Budha monastik pusat, candi ini dibangun beberapa ribu tahun yang lalu, ditemukan di daerah terpencil di perbatasan antara India dan Tibet. Sebagai akibat dari kelalaian di samping erosi dari atas bukit yang terletak di candi, ini penting dan kuno situs deteriorating.

Misi penyelamatan: The biara konservasi adalah mempersiapkan rencana untuk menyelamatkan kuil dan mencari dukungan untuk melaksanakan rencana mereka. Menjaga candi juga memerlukan mempertimbangkan bagaimana pariwisata di daerah dapat mendorong tanpa merusak situs.

6.Old Damascus, Syria

Salah satu yang paling tua, terus mendiami kota-kota di dunia, Old Damaskus adalah perlahan sedang dibongkar oleh konstruksi modern. Kawasan adalah rumah bagi banyak situs kuno, termasuk delapan gerbang kota dan banyak situs yang dirujuk oleh Kristen dan teks agama Islam. Baru-baru ini, BAB TuMa (Saint Thomas' Gate), yang mengarah ke Kristen lama seperempat Lama Damaskus, telah diakui sebagai terancam oleh perusakan dan keadaan tertinggal.

Misi penyelamatan: Seperti banyak meninggalkan ini terancam punah dari lokasi perumahan perjanjian lama dalam pencarian yang baru, fasilitas yang lebih modern, bangunan kuno yang jatuh ke dalam keruntuhan. Sebuah komitmen untuk memulihkan bangunan tersebut - bukan demolishing mereka - yang diperlukan.

7.Babylon, Iraq

Lying 80 km sebelah selatan Baghdad, Babel pada awalnya sebuah kota Mesopotamia, yang dianggap oleh banyak daerah sebagai salah satu cradles peradaban. Sejak 2300 SM, ada juga banyak Babel dianggap menjadi kota suci. Situs kuno ini sudah tentu yang signifikan dalam sejarah manusia dan sayangnya hanyalah salah satu dari banyak situs bersejarah di Irak yang rusak oleh konflik di wilayah ini.

Misi penyelamatan ini terancam punah locale saat ini tidak dalam posisi ekonomi untuk mempersembahkan banyak sumber daya untuk membangun kembali dan situs sejarah, dan bantuan dalam membangun kembali situs ini kemungkinan besar akan dibutuhkan dari luar pemerintah dan badan-badan lainnya.

8.Leh Old Town, Ladakh, India

Kuno ibukota Kerajaan Ladakh, Leh Old Town adalah utuh dan langka di kota abad pertengahan Himalayans. Ini terancam punah locale dikenal karena multiday wisatawan treks antara monasteries, serta kaya dengan keragaman satwa liar yang eksotik termasuk spesies yang terancam punah seperti salju leopard. Dalam modern, perubahan pola cuaca yang termasuk hujan deras yang merusak kota, yang tidak dibangun untuk menahan kondisi tersebut. Selain itu, pengembangan dan modernisasi keseimbangan ketika mencoba untuk mempertahankan arsitektur tradisional ini membuktikan menjadi tugas yang sulit.

Misi penyelamatan: Sipil infrastruktur harus ditingkatkan di Ladakh, dan World Monument Fund telah delineated serangkaian langkah-langkah yang akan diambil dalam rangka untuk menyelamatkan kota yang lama, termasuk meningkatkan pemeliharaan dan rugi usaha untuk sisa bangunan, banyak yang berada dalam keadaan miskin .

9.The Coral Triangle, Sulu and Sulawesi Seas

Terletak di laut antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, Coral Triangle merupakan terkaya berbagai terumbu karang, tanaman dan hewan yang hidup di dunia, dengan lebih dari 450 jenis karang yang ditemukan di sini saja. Wisatawan dari seluruh dunia datang ke tempat ini terancam punah untuk menyelam dan melihat turtles nesting. Sebuah studi dari John Hopkins University, namun, menemukan bahwa sekitar 70% dari terumbu karang di laut dari Asia Tenggara yang terancam punah. Culprits yang bertanggung jawab atas kerusakan pada reefs termasuk praktek-praktek penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak dan sianida, serta umum overfishing, coral bleaching, sedimentasi, dan polusi.

Misi penyelamatan: Salah satu cara untuk melindungi terumbu karang adalah dengan melaksanakan Marine Protected Area (MPA). MPAs mempromosikan perikanan bertanggungjawab dan perlindungan habitat. Tujuan mereka adalah untuk melindungi dan menjaga reefs dan mendampingi mereka terancam punah di banyak kehidupan laut dengan cara yang sama seperti taman nasional dikelola.

10.Greenland

The greenland ice sheet mencakup sekitar 81% dari pulau itu, dan terdiri dari 1 / 20 dari semua es di dunia. Ia harus mencair, negara akan terpecah dan menjadi negara kepulauan dan terkenal glaciers daerah tidak akan lagi menjadi turis. Polar bears akan kehilangan habitat, cepat dan meleburnya es dapat berakibat banjir besar di wilayah di Amerika Serikat, termasuk Los Angeles.

Misi penyelamatan:mengurangi emisi karbon oleh pengendalian kendaraan bermotor dan industri output adalah cara terbaik untuk menangani shrinking glaciers. Yg tak dpt disangkal satu cara untuk mengubah tingkat potensi zat berbahaya di udara adalah dengan penanaman pohon. Anda dapat Anda lakukan oleh bagian tanam pohon sendiri dan beberapa kota yang mendukung proyek yang meliputi penanaman pohon.

sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2009/12/10-harta-dunia-yang-terancam-musnah.html

Misteri Pulau Paskah

Misteri Pulau Paskah

(bahasa Polinesia: Rapa Nui, bahasa Spanyol: Isla de Pascua) adalah sebuah pulau milik Chili yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Walaupun jaraknya 3.515 km sebelah barat Chili Daratan, secara administratif ia termasuk dalam Provinsi Valparaiso. Pulau Paskah berbentuk seperti segitiga. Daratan terdekat yang berpenghuni ialah Pulau Pitcairn yang jaraknya 2.075 km sebelah barat.

Luas Pulau Paskah sebesar 163,6 km². Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa yang mayoritasnya menetap di ibukota Hanga Roa. Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.

Ahli navigasi asal Belanda Jakob Roggeveen menemukan Pulau Paskah pada Hari Paskah tahun 1722. Perlu diketahui bahwa nama "Rapa Nui" bukan nama asli Pulau Paskah yang diberikan oleh suku Rapanui. Nama itu diciptakan oleh para imigran pekerja dari suku asli Rapa di Kepulauan Bass yang menyamakannya dengan kampung halamannya. Nama yang diberikan suku Rapanui bagi pulau ini adalah Te pito o te henua ("Puser Dunia") karena keterpencilannya, namun sebutan ini juga diambil dari lokasi lain, mungkin dari sebuah bangunan di Marquesas.

Patung-patung besar dari batu, atau moai, yang menjadi simbol Pulau Paskah dipahat pada masa yang lebih dahulu dari yang diperkirakan. Arkeologis kini memperkirakan pemahatan tersebut berlangsung antara 1600 dan 1730, patung yang terakhir dipahat ketika Jakob Roggeveen menemukan pulau ini. Terdapat lebih dari 600 patung batu monolitis besar (moai). Walaupun bagian yang sering terlihat hanyalah "kepala", moai sebenarnya mempunyai batang tubuh yang lengkap; namun banyak moai yang telah tertimbun hingga lehernya. Kebanyakan dipahat dari batu di Rano Raraku. Tambang di sana sepertinya telah ditinggalkan dengan tiba-tiba, dengan patung-patung setengah jadi yang ditinggalkan di batu.

Teori populer menyatakan bahwa moai tersebut dipahat oleh penduduk Polinesia (Rapanui) pada saat pulau ini kebanyakan berupa pepohonan dan sumber alam masih banyak yang menopang populasi 10.000-15.000 penduduk asli Rapanui. Mayoritas moai masih berdiri tegak ketika Roggeveen datang pada 1722. Kapten James Cook juga melihat banyak moai yang berdiri ketika dia mendarat di pulau pada 1774. Hingga abad ke-19, seluruh patung telah tumbang akibat peperangan internecine.

Sebagai catatan, pulau paskah adalah batas paling timur dari wilayah bangsa-bangsa yang menggunakan rumpun bahasa austronesia


sumber: http://misteri-us.blogspot.com/2009/12/misteri-pulau-paskah.html