UP
    Latest News

Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana

Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana
Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana - Pencarian Lirik Lagu terbaru dan populer Indonesia saat ini sudah berhasil ditemukan. Yang anda cari adalah Lirik Lagu Last Child Rindumu Di SanaLast Child Rindumu Di Sana

Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana Lyrics

sejak saat kau terbang menjauh dariku
sudah dua kali valentine ku lewati tanpamu
ku hadapi datangnya rindu menyakiti
dengan gagah ku kan selalu menjaga hati ini
hingga nanti kau kembali ada dalam pelukku

takkan pernah kan terkikis setia ini
meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
takkan hilang sabarku untuk menanti
dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

selalu ku tunggu pesanmu datang untukku
sedikit meredam sakit rindu yang semakin dalam
ku selalu bermimpi bahwa engkau di sini
bahagiakan hati ini yang telah sabar menanti

sampai nanti kau kembali ada dalam pelukku

takkan pernah kan terkikis setia ini
meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
takkan hilang sabarku untuk menanti
dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

hingga nanti kau kembali ada dalam pelukku

takkan pernah kan terkikis setia ini
meskipun kita harus terpisah dan kau tlah jauh di sana
takkan hilang sabarku untuk menanti
dirimu tuk kembali bersama semua rindumu di sana
dan mewarnai lagi redup hati ini yang lelah menanti

Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana
Judul Lagu : Rindumu Di Sana
Penyanyi : Last Child
Album : Our Biggest Thing Ever
Produksi : Dr. M / Music Factory

Selamat berkaraoke dengan Lirik Lagu Last Child Rindumu Di Sana

Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah

Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah
Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah - Pencarian Lirik Lagu terbaru dan populer Indonesia saat ini sudah berhasil ditemukan. Yang anda cari adalah Lirik Lagu Salju Apa Ku SalahLirik Lagu Salju Apa Ku Salah

Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah

sayangku apa kabarmu di sana
apakah engkau baik-baik saja
ku telefon selalu engkau tak jawab
mengapa dirimu tak kunjung datang
apakah ini pertanda dirimu
sudah tak mencintai diriku

apa ku salah menelfonmu
apa ku telah mengganggumu
di saat kau bersama dengan dia
pacar rahasiamu

aku di sini menunggumu
merindu tak menentu
lebih baik sekarang kita putus
dan mencari jalan sendiri sendiri

sayangku mengapa engkau tak jujur
ternyata ada dia di hatimu
tak mungkin ku bisa memilikimu
sungguh tega kau permainkan diriku

apakah ini pertanda dirimu
sudah tak mencintai diriku

apa ku salah menelfonmu
apa ku telah mengganggumu
di saat kau bersama dengan dia
pacar rahasiamu

aku di sini menunggumu
merindu tak menentu
lebih baik sekarang kita putus
dan mencari jalan sendiri sendiri

apa ku salah menelfonmu
apa ku telah mengganggumu
di saat kau bersama dengan dia
pacar rahasiamu

aku di sini menunggumu
merindu tak menentu
lebih baik sekarang kita putus
dan mencari jalan sendiri sendiri

Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah
Judul Lagu : Apa Ku Salah
Penyanyi : Salju
Album : Single / Unknown Album
Produksi : Universal Music Indonesia

Selamat berkaraoke dengan Lirik Lagu Salju Apa Ku Salah

Lirik Lagu 7 Icons Egois

Lirik Lagu 7 Icons Egois
Lirik Lagu 7 Icons Egois - Pencarian Lirik Lagu terbaru dan populer Indonesia saat ini sudah berhasil ditemukan. Yang anda cari adalah Lirik Lagu 7 Icons Egois
Lirik Lagu 7 Icons Egois

7 Icons Egois

dia takkan pernah bisa
mencintaimu seperti diriku
aku yang selalu mengerti kamu apa adanya
aku mungkin tak sempurna (aku mungkin tak sempurna)
seperti kau dapat cari dirinya
namun aku kan selalu ada untuk dirimu

tinggalkan saja dia untuk diriku
aku lebih baik dari dirinya
tak perlu engkau ragu akan cintaku
sampai kapanpun (sampai kapanpun)

tinggalkan saja dia untuk diriku
aku lebih baik dari dirinya
aku yang bisa membuatmu bahagia, bukan dia
maafkan bila ku egois

waktu demi waktu
tlah ku coba untuk melupakan cintamu
namun hanya dirimu
yang mampu mencuri hatiku

tinggalkan saja dia untuk diriku (diriku)
aku lebih baik dari dirinya (dari dirinya)
tak perlu engkau ragu akan cintaku (cintaku)
sampai kapanpun (sampai kapanpun) ooh

tinggalkan saja dia untuk diriku
aku lebih baik dari dirinya
aku yang bisa membuatmu bahagia, bukan dia
maafkan bila ku egois

maafkanlah (maafkanlah) bila aku egois
maafkanlah (maafkanlah) bila aku egois
maafkanlah (maafkanlah) bila aku egois
maafkanlah (maafkanlah) bila aku egois

Lirik lagu 7 Icons Egois
Judul Lagu : Egois
Penyanyi : 7 Icons
Pencipta : Abdul 'Coffee Theory'
Album : The Journey Of Love
Produksi : Keci Music

Selamat berkaraoke dengan lagunya 7 Icons Egois

Tempat-tempat Nongkrong Paling Asik

Tempat-tempat Nongkrong Paling Asik
Nongkrong adalah kebiasaan khas orang-orang Indonesia. Kayaknya kamu belum jadi orang Indonesia sejati kalo belum nongkrong. Sebenernya apa sih nongkrong itu? Kalo menurut Kamus Malesbanget, nongkrong itu berarti:
Sebuah kegiatan jongkok sambil ngobrol gak jelas tunjrungannya. Bisa memakan waktu sangat lama.
Nah, setelah kamu tahu arti nongkrong, pertanyaan berikutnya adalah: Dimanakah tempat-tempat nongkrong paling asik? Berikut MBDC mencoba membuat list tempat-tempat nongkrong paling asik.




Kita akan ditemani Shunsuke Nakamura, rajanya nongkrong


1. Depan Mini Market


Mini market sudah menjadi salah satu tempat tongkrongan favorit sejak lama. Biasanya, tempat yang dijadikan tongkrongan adalah teras dari mini market itu sendiri. Biasanya sih pada nongkrong di depannya aja gitu, bikin orang yang baru dateng ngerasa gak nyaman karena rasanya jadi kayak main ke rumah orang. Yang suka nongkrong di depan mini market biasanya adalah anak-anak SMA atau kuliahan. Tapi yang udah kerja juga ada sih.
Kelebihan: Banyak makanan dan minuman yang bisa dibeli. Lumayan murah lagi.
Kekurangan: Kalo gak dikontrol, pengeluarannya bisa jadi banyak. Dikit-dikit beli minum.

2. Warung Rokok


Seperti halnya mini market, warung rokok juga merupakan tempat andalan buat nongkrong. Biasanya yang suka nongkrong di warung rokok adalah para pengendara motor, anak komplek, supir taksi, atau mas-mas random. Warung rokok biasanya menawarkan berbagai minuman botol, makanan kecil seperti kacang, dan barang-barang yang gak ada hubungannya dengan nongkrong, seperti misalnya sabun dan shampoo.
Kelebihan: Tempatnya lebih bersahaja dan suasana kenongkrongannya lebih terasa.
Kekurangan: Pilihan makanan dan minuman terbatas.

3. Pinggir Jalan, Deket Got


Inilah tempat nongkrong sejati. Kamu gak pernah bener-bener nongkrong kalo kamu gak pernah nongkrong di pinggir jalan, deket got. Kenapa harus di pinggir jalan dan harus di dekat got? Gak tau, itu sudah budayanya. Gak usah kamu pertanyakan lagi! Inilah nongkrong sejati! Biasanya yang suka nongkrong di sini adalah: anak-anak STM, tukang tambal ban, dan para ahli nongkrong sejati.
Kelebihan: Otentik, murah, asik (relatif sih), kalo mau boker gampang. 
Kekurangan: Makanan dan minuman tergantung dari tukang yang lewat aja. Berisik kalo nongkrongnya di pinggir jalan gede.

Bonus: Kuburan

Kuburan sebenernya bukan merupakan tempat nongkrong yang lazim sih, tapi mungkin bisa kamu jadikan pilihan, kalo-kalo kamu ngerasa tempat tongkrongan lain terlalu mainstream (baca: kamu hipster). Yang suka nongkrong di sini biasanya orang yang sedang cari wangsit supaya bisa menang judi.
Kelebihan: Sepi, gak mainstream, terkadang ada udara sejuk yang bikin bulu kuduk merinding.
Kekurangan: Serem.
Apakah kamu punya usulan tempat nongkrong lain? Boleh di share loh.


Mengungkap Misteri Atlantis

Mengungkap Misteri Atlantis
Rekan-rekan yang suka membaca atau mempelajari buku-buku tentang migrasi manusia modern berdasarkan analisis genetika molekuler (DNA), pasti pernah membaca nama Stephen Oppenheimer.
blog-apa-aja.blogspot.com

Oppenheimer adalah salah satu tokoh utama bidang ini, yang produktif menuliskan hasil-hasil risetnya. Saat ini, Oppenheimer yang semula seorang dokter anak dan pernah bertugas di Afrika, Malaysia, dan Papua New Guinea; adalah research associate di Institute of Human Sciences, Oxford University. 
blog-apa-aja.blogspot.com 
Rekan-rekan yang suka membaca atau mempelajari buku-buku tentang migrasi manusia modern berdasarkan analisis genetika molekuler (DNA), pasti pernah membaca nama Stephen Oppenheimer.


Salah satu bukunya yang terkenal "Out of Eden : the Peopling of the World" (2004). Ini adalah sebuah buku yang komprehensif tentang sejarah penghunian semua daratan di Bumi oleh manusia modern berdasarkan analisis DNA pada semua bangsa.

Oppenheimer memang pernah terlibat dalam suatu proyek raksasa untuk pemetaan genome manusia seluruh dunia. Dari situ ia mendapatkan data untuk menyusun bukunya. Melalui buku ini, kita bisa menebak dengan mudah bahwa Oppenheimer adalah seorang pembela pemikiran migrasi manusia : Out of Africa, dan menyerang Multiregional.

Namun kita tidak akan membahas buku tersebut, kita akan membahas tentang bukunya yang lain, yang menyulut perdebatan.

Tahun 1998, Oppenheimer menerbitkan buku yang menggoncang kalangan ilmuwan arkeologi dan paleoantropologi,"Eden in the East : The Drowned Continent of Southeast Asia".
blog-apa-aja.blogspot.com

Buku ini penting bagi kita sebab Oppenheimer mendasarkan tesisnya yang kontroversial itu atas geologi Sundaland. Secara singkat, buku ini mengajukan tesis bahwa Sundaland adalah Taman Firdaus (Taman Eden), suatu kawasan berbudaya tinggi, tetapi kemudian tenggelam, lalu para penghuninya mengungsi ke mana-mana : Eurasia, Madagaskar, dan Oseania dan menurunkan ras-ras yang baru. Dari buku Oppenheimer inilah pernah muncul sinyalemen bahwa Sundaland adalah the Lost Atlantis – benua berkebudayaan maju yang tenggelam.

Tesis Oppenheimer (1998) jelas menjungkirbalikkan konsep selama ini bahwa orang-orang Indonesia penghuni Sundaland berasal dari daratan utama Asia, bukan sebaliknya. Apakah Oppenheimer benar? Penelitian dan perdebatan atas tesis Oppenheimer telah berjalan 10 tahun. Disini kita akan membahas beberapa perdebatan terbaru. Sebelumnya, sedikit tentang ringkasan tesis Oppenheimer (1998) itu.

Dalam "Eden in the East: the Drowned Continent of Southeast Asia", Oppenheimer berhipotesis bahwa bangsa-bangsa Eurasia punya nenek moyang dari Sundaland. Hipotesis ini ia bangun berdasarkan penelitian atas geologi, arkeologi, genetika, linguistk, dan folklore atau mitologi.

Berdasarkan geologi, Oppenheimer mencatat bahwa telah terjadi kenaikan muka laut dengan menyurutnya Zaman Es terakhir. Laut naik setinggi 500 kaki pada periode 14.000-7.000 tahun yang lalu dan telah menenggelamkan Sundaland.

Arkeologi membuktikan bahwa Sundaland mempunyai kebudayaan yang tinggi sebelum banjir terjadi. Kenaikan muka laut ini telah menyebabkan manusia penghuni Sundaland menyebar ke mana-mana mencari daerah yang tinggi. Terjadilah gelombang besar migrasi ke arah Eurasia.

Oppenheimer melacak jalur migrasi ini berdasarkan genetika, linguistik, dan folklore. Sampai sekarang orang-orang Eurasia punya mitos tentang Banjir Besar itu, menurut Oppenheimer itu diturunkan dari nenek moyangnya. Hipotesis Oppenheimer (1998) yang kita sebut "Out of Sundaland" punya implikasi yang luas.

Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Taman Firdaus (Eden) itu bukan di Timur Tengah, tetapi justru di Sundaland. Adam dan Hawa bukanlah ras Mesopotamia, tetapi ras Sunda!. Nah…implikasinya luas bukan?

Hipotesis Oppenheimer (1998) segera menyulut perdebatan baik di kalangan ahli genetika, linguistik, maupun mitologi. Kita akan meringkas beberapa perdebatan pro dan kontra yang terbaru (2007-2008). Di buku-bukunyanya yang terbaru (Out of Eden, 2004; dan Origins of the British, 2007), Oppenheimer tak menyebut sekali pun tesis Sundaland-nya itu.

Sanggahan terbaru datang dari bidang mitologi dalam sebuah Konferensi Internasional Association for Comparative Mythology yang berlangsung di Edinburgh 28-30 Agustus 2007.
blog-apa-aja.blogspot.com
Wim van Binsbergen

Dalam pertemuan itu, Wim van Binsbergen, seorang ahli mitologi dari Belanda, mengajukan sebuah makalah berjudul :

"A new Paradise myth? An Assessment of Stephen Oppenheimer's Thesis of the South East Asian Origin of West Asian Core Myths, Including Most of the Mythological Contents of Genesis 1-11".

Makalah ini mengajukan keberatan-keberatan atas tesis Oppenheimer bahwa orang-orang Sundaland sebagai nenek moyang orang-orang Asia Barat. Binsbergen (2007) menganalisis argumennya berdasarkan complementary archaeological, linguistic, genetic, ethnographic, dan comparative mythological perspectives.

Menurut Binsbergen (2007), Oppenheimer terutama mendasarkan skenario Sundaland-nya berdasarkan mitologi. Pusat mitologi Asia Barat (Taman Firdaus, Adam dan Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, Kain dan Habil, Banjir Besar, Menara Babel) dihipotesiskan Oppenheimer sebagai prototip mitologi Asia Tenggara/Oseania, khususnya Sundaland.

Meskipun Oppenheimer telah menerima tanggapan positif dari para ahli arkeologi yang punya spesialisasi Asia Tenggara, Oppenheimer tak punya bukti kuat atau penelitian detail untuk arkeologi trans-kontinental dari Sundaland ke Eurasia.

Binsbergen (2007) menantang hipotesis Oppenheimer atas argument detailnya menggunakan comparative mythology. Berikut adalah beberapa keberatan atas hipotesis tersebut :

(1) Keberatan metodologi (bagaimana mitos di Sundaland/Oseania yang umurnya hanya abad ke-19 AD dapat menjadi nenek moyang mitos di Asia Barat yang umurnya 3000 tahun BC?)

(2) Kesulitan teoretis akan terjadi membandingkan dengan yakin mitos yang umurnya terpisah ribuan tahun dan jaraknya lintas-benua, juga yang sebenarnya isi detailnya berbeda

(3) Pandangan monosentrik (misal dari Sundaland) saja sudah tak sesuai dengan sejarah kebudayaan manusia yang secara anatomi modern (lebih muda daripada Paleolitikum bagian atas)

(4) Oppenheimer tak memasukkan unsur katastrofi alam yang bisa mengubah jalur migrasi manusia

(5) Mitos bahwa Banjir Besar menutupi seluruh dunia harus ditafsirkan atas pandangan dunia saat itu, bukan pandangan dunia seperti sekarang.

Dalam pertemuan comparative mythology sebelumnya (Kyoto, 2005, Beijing 2006), Binsbergen mengajukan pandangan yang lebih luas dan koheren tentang sejarah panjang Old World mythology yang mengalami transmisi yang komplek dan multisentrik, tak rigid monosentrik seperti hipotesis Oppenheimer (1998). Winsbergen juga mendukung tesisnya itu berdasarkan genetika molekuler menggunakan mitochondrial DNA type B.

Itulah sanggahan terbaru atas tesis Oppenheimer (1998). Dukungan terbaru untuk hipotesis Oppenheimer (1998), baru-baru ini datang dari sekelompok peneliti arkeogenetika yang sebagian merupakan rekan sejawat Oppenheimer.

Kelompok peneliti dari University of Oxford dan University of Leeds ini mengumumkan hasil peneltiannya dalam jurnal "Molecular Biology and Evolution" edisi Maret dan Mei 2008 dalam makalah berjudul:

"Climate Change and Postglacial Human Dispersals in Southeast Asia"
(Soares et al., 2008)

dan

"New DNA Evidence Overturns Population Migration Theory in Island Southeast Asia" (Richards et al., 2008).

Richards et al. (2008) berdasarkan penelitian DNA menantang teori konvensional saat ini bahwa penduduk Asia Tenggara saat ini (Filipina, Indonesia, dan Malaysia) datang dari Taiwan 4000 (Neolithikum) tahun yang lalu. Tim peneliti menunjukkan justru yang terjadi adalah sebaliknya dan lebih awal, bahwa penduduk Taiwan berasal dari penduduk Sundaland yang bermigrasi akibat Banjir Besar di Sundaland.

Pemecahan garis-garis mitochondrial DNA (yang diwarisi para perempuan) telah berevolusi cukup lama di Asia Tenggara sejak manusia modern pertama kali datang ke wilayah ini sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Ciri garis-garis DNA menunjukkan penyebaran populasi pada saat yang bersamaan dengan naiknya muka laut di wilayah ini dan juga menunjukkan migrasi ke Taiwan, ke timur ke New Guinea dan Pasifik, dan ke barat ke daratan utama Asia Tenggara – dalam 10.000 tahun.

Sementara itu Soares et al. (2008) menunjukkan bahwa haplogroup E, suatu komponen penting dalam keanekaragaman mtDNA (DNA mitokondria), berevolusi selama 35.000 tahun terakhir, dan secara dramatik tiba-tiba menyebar ke seluruh pulau-pulau Asia Tenggara pada periode sekitar awal Holosen, pada saat yang bersamaan dengan tenggelamnya Sundaland menjadi laut-laut Jawa, Malaka, dan sekitarnya.
blog-apa-aja.blogspot.com

Lalu komponen ini mencapai Taiwan dan Oseania lebih baru, sekitar 8000 tahun yang lalu. Ini membuktikan bahwa global warming dan sea-level rises pada ujung Zaman Es 15.000–7.000 tahun yang lalu, sebagai penggerak utama human diversity di wilayah ini.

Oppenheimer dalam bukunya "Eden in the East" (1998) itu berhipotesis bahwa ada tiga periode banjir besar setelah Zaman Es yang memaksa para penghuni Sundaland mengungsi menggunakan kapal atau berjalan ke wilayah-wilayah yang tidak banjir.

Dengan menguji mitochondrial DNA dari orang-orang Asia Tenggara dan Pasifik, kita sekarang punya bukti kuat yang mendukung Teori Banjir. Itu juga mungkin sebabnya mengapa Asia Tenggara punya mitos yang paling kaya tentang Banjir Besar dibandingkan bangsa-bangsa lain.

Nah, begitulah, cukup seru mengikuti perdebatan yang meramu geologi, genetika, biologi molekuler, linguistik, dan mitologi ini. Pihak mana yang mau didukung atau disanggah ? Sebaiknya, masuklah lebih detail ke masalahnya agar argument kita kuat, begitulah menilai perdebatan

Kenapa Kita Harus Mandi Setiap Hari?

Kenapa Kita Harus Mandi Setiap Hari?
Ternyata mandi tidak cuma bikin segar badan, tapi ada manfaat lain di balik itu. Baru-baru ini ada penelitian mengenai mandi yang dimana selain untuk membersihkan tubuh ternyata mandi juga memiliki peranan dalm meningkatkan sistem kekebalan, mencegah penyakit kulit, bahkan untuk menyembukan masalah medis yang serius.

blog-apa-aja.blogspot.com

Beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa mandi itu berkhasiat antara lain:

1. Penderita Diabetes

Untuk penderita diabetes, dengan setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13%.

2. Kesehatan Jantung

Dengan berendam selama 10 menit dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita.

3. Eksema

Eksema adalah peradangan kronik kulit yang kering dan gatal. Untuk penderita penyakit kulit seperti eksema, ruam, gatal-gatal dapat menambahkan baking soda ke dalam bak mandi karena berdasarkan penelitian baking soda itu bertindak sebagai antiseptik.

Caranya pertama-tama isi air dengan air hangat, tambahkan kira-kira satu sendok baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.

4. Infeksi

Untuk infeksi seperti sariawan dapat menambahkan pada air hangat yaitu tiga atau empat cuka dari sari buah apel dan berendamlah selama 15-20 menit. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam.

5. Flu dan Sakit Kepala

Untuk menyembuhkan flu dan sakit kepala dapat dilakukan dengan merendam kaki dalam air hangat. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki, tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai bilas dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.

6. Insomnia

Untuk penderita insomnia atau yang memiliki masalah tidur dapat merendam kaki dalam air dingin. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, dan sembelit.

7. Sirkulasi

Jika anda mengalami masalah sirkulasi maka cobalah dengan mulai merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin.

Manfaat dan petunjuk mandi yang sehat

Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius dapat membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan racun. Dimana berfungi membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.

Ternyata mandi air dingin dapat menghilangkan stress karena meredakan ketegangan, dan dianjurkan dengan temperatur sekitar 12-18 derajat celcius. Nah hal ini kebalikan dari air hangat karena akan mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah. Oleh sebab itu untuk penderita diabetes tidak dianjurkan untuk mandi air dingin