UP
    Latest News

Piala Gubernur Jatim 2012 : Persela ditahan imbang Perseba Bangkalan

Piala Gubernur Jatim 2012 : Persela ditahan imbang Perseba Bangkalan
Persela Lamongan gagal meraih kemenangan di laga perdana Piala Gubernur Jatim 2012. Bermain di Stadion Surajaya, Minggu (23/12) Samsul Arif dkk ditahan imbang Perseba Bangkalan tanpa gol.

Sejak menit pertama, Persela tampil mendominasi. Pada menit kelima, sebuah peluang dari Jimmy Suparno masih melambung tipis di atas gawang Perseba.

Beberapa peluang yang hadir sepanjang babak pertama tak mampu dimaksimalkan dengan baik oleh barisan depan Laskar Joko Tingkir.

Persela terus menunjukkan dominasinya di babak kedua. Namun kecemerlangan Afitya Fajar di bawah mistar gawang Perseba mampu mementahkan peluang dari Mario Costas, Samsul Arif dan Gustavo Lopez. Hingga pertandingan usai skor imbang tanpa gol tak berubah.

Seusai pertandingan, pelatih Perseba Bangkalan Nus Yadera memuji kedisiplinan pemain belakang.

"Anak-anak bermain bagus dan bertahan dengan disiplin, karena materi pemain lawan jauh lebih bagus. Kami cukup puas bisa meraih hasil seri," kata Pelatih Perseba Bangkalan, Nus Yadera.

Sementara itu pelatih Persela Lamongan, Gomes de Oliviera mengaku kecewa dengan hasil tersebut.

"Kalau tim bermain seperti itu, jangan berharap bisa meraih hasil maksimal. Apalagi, beberapa pemain yang baru bergabung juga masih perlu adaptasi," ujarnya. (wT)

Persepam Madura United Resmi Tunjuk Daniel Roekito Sebagai Pelatih

Persepam Madura United Resmi Tunjuk Daniel Roekito  Sebagai Pelatih
Skuad Persepam MU (Madura United) sudah menemukan pelatih pengganti Mustaqim. Mereka akhirnya menunjuk Daniel Roekito sebagai arsitek baru tim berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut. Daniel menyingkirkan pesaingnya, Carlos de Mello.
Proses penentuan Daniel berlangsung di sekretariat Persepam MU. Sejak siang kemarin Daniel dan Carlos de Mello menjalani fit and proper test di hadapan manajemen. Mereka diminta memaparkan konsep yang akan dilakukan selama menukangi M. Tassio Bako dkk menghadapi ISL Januari mendatang.

Asisten manajer Persepam MU Jon Julianto menyatakan, pihaknya akhirnya sepakat menunjuk Daniel Roekito sebagai pelatih. Menurut dia, kemampuan teknis, pengalaman, dan target yang dijanjikan Daniel lebih meyakinkan. ”Kami semua sepakat pakai jasa Pak Daniel. Walaupun sempat alot dengan sesi tanya jawab hingga hal-hal kecil,” tandasnya.

Keberadaan pelatih yang sempat membawa Persik Kediri juara Liga Indonesia itu menurut Jon juga berimbas pada target Persepam MU. Pada edisi perdana Laskar Sape Kerap bermain di ISL, bertahan di level kompetisi tertinggi menjadi keharusan. ”Target maksimalnya, kami masuk dalam sepuluh besar, bahkan kalau bisa lima besar klasemen akhir,” tandasnya.(gj)

kalahkan Persisam lewat adu penalti , Sriwijaya Fc Juara Inter Island Cup 2012

kalahkan Persisam lewat adu penalti , Sriwijaya Fc Juara Inter Island Cup 2012
Sriwijaya FC kembali merebut trofi Inter Island Cup 2012. Kemenangan Laskar Wong Kito, diukir secara dramatis setelah di babak final mengalahkan Persisam Putra Samarinda melalui drama adu penalti 7-6 (2-2) di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/12/2012) malam WIB.
Dalam laga final itu, Sriwijaya semula tertinggal lebih dulu melalui gol Lancing Kone di menit ke-10. Namun, kedudukan ini mampu dikejar Sriwijaya melalui gol tendangan bebas Eddy Foday di menit ke-65.
Selang 15 menit, Persisam memimpin kembali. Lagi-lagi, Kone mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya tak mampu dihalau kiper muda Laskar Wong Kito, Rivki Mokodompit.
Namun, keunggulan tak bertahan lama. Menjelang bubaran, tepatnya menit ke-90, Tantan menyelamatkan timnya setelah tandukannya hasil umpan Mahyadi Pangabean tak mampu dihalau kiper Persisam, Usman Pribadi.
Kedudukan berimbang 2-2 ini membuat laga dilanjutkan melalui ekstra time. Namun, setelah 2×15 perpanjangan waktu kedudukan masih sama kuat, hingga laga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam adu tos-tosan, empat dari lima eksekutor Persisam mampu mengeksekusi gol dengan baik. Hanya, Isbiyantoro sebagai penendang kelima yang tendangannya membentur mistar.
Sementara, lima dari penendang Sriwijaya FC mampu mengeksekusi gol dengan sempurna. Kemenangan skuat besutan Kas Hartadi ditentukan lewat tendangan Imanuel Permenas Padwa.
.tim asal Palembang ini juga menggondol hadiah sebesar Rp150 juta.

Wilson Pimpin Semen Padang Tekuk Negeri Sembilan

Wilson Pimpin Semen Padang Tekuk Negeri Sembilan
Semen Padang FC kembali menunjukkan kedigdayaannya melawan klub Malaysia. Setelah Kelantan FA dan Selangor FA, kali ini giliran Negeri Sembilan FA yang dikalahkan .
 Dalam pertandingan yang tergelar di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (23/12) sore tadi, Semen Padang unggul 2-1 lewat gol yang diborong Edward 'Edu' Wilson Junior menit 15 dan 45. Negeri Sembilan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Emanuel De Porras di babak kedua. Kemenangan atas Negeri Sembilan ini seakan mengobati kekecewaan Semen Padang yang gagal menjuarai Turnamen Piala Gubernur Aceh karena dikalahkan Aceh FC dalam partai final di Stadion Harapan Banda Aceh, Sabtu (23/12) malam. Semen Padang menyerah 0-2 karena harus membagi konsentrasi dan pemain karena sehari berikutnya menjamu Negeri Sembilan di Padang.
 Karena itu Direktur Teknik Semen Padang, Suhatman Iman, begitu mensyukuri kemenangan pasukannya atas Negeri Sembilan. "Bersyukur sekali kami bisa menang, anak-anak main bagus. Negeri Sembilan beda dengan Selangor dan Kelantan, permainan mereka begitu kompak dan kolektif," kata Suhatman usai pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton itu. Apalagi beberapa pemainnya baru saja datang dari Banda Aceh sehingga kondisi fisik mereka tidak seratus persen prima. Misalnya Hendra Bayauw dan M Rizal yang masuk di babak kedua. "Mereka baru datang dan langsung main, tapi semangatnya luar biasa. Tanggal 30 Desember nanti kami giliran bertanding di Malaysia. Tim harus lebih siap karena main di kandang lawan," sambung mantan pelatih Persebaya ini. Skuad Semen Padang rencananya bertolak ke Negeri Sembilan pada 28 Desember nanti dengan membawa 18 pemain. Di lain pihak, pelatih Negeri Sembilan Divaldo Alves mengakui timnya sempat kedodoran di babak pertama karena masih mencari bentuk permainan. "Selamat untuk Semen Padang. Babak pertama kami main kurang optimal, tapi babak kedua anak-anak sudah main bagus. Saya salut sama mereka," ujar Divaldo yang sebelumnya membesut Persebaya. (*)

Semen Padang dan Brodway Media Malaysia Gagas Liga Asia Tenggara

Semen Padang dan Brodway Media Malaysia Gagas Liga Asia Tenggara
 Manajemen Tim Semen Padang (SP) dan penyelenggara pertandingan internasional dari Malaysia, Brodway Media, pada 2013 akan menggagas pertandingan Liga Asia Tenggara. "Kita merencanakan pada 2013 kompetisi Liga Asia Tenggara bisa terlaksana, dan sejauh ini persiapan sudah dirancang," kata Ketua Brodway Media Malaysia Yaser Hamzah saat persiapan uji coba SP melawan Negeri Sembilan FA di Padang.

 Ia menjelaskan, gagasan untuk menggelar kompetisi Liga Asia Tenggara tersebut sudah dirancang pada 2011, namun masih terkendala pada peserta dan teknis pertandingan serta tempat pelaksanaan. Namun, katanya, pada 2012 ini perkembangan rencana pelaksanaan kompetisi tersebut sudah kembali berjalan dan 50 persen dari rencana semula sudah bisa diselasaikan, termasuk peserta yang akan menjadi wakil dari negaranya. Yaser menyebutkan, dari rencana semula setiap negara dikawasan Asia Tenggara akan mengirimkan dua timnya untuk mengikuti kompetisi tersebut, tim yang mengikuti ajang itu ditentukan dari kesanggupan finansial dan aspek pendukung lainnya. Ia menambahkan, sejauh ini pihak Brodway dan manajemen SP sudah menjalin kominikasi dengan klub dari Malaysia, Thailand, Timor Leste, dan Indonesia.

Menurut rencana, pertandingan itu akan menggunakan sistim setengah kompetisi dengan pertandingan tandang dan kandang. Dikatakannya, ide untuk menggagas kompetisi Asia Tenggara bermula saat pihak Brodway Media mendatangkan klub Malaysia Perak FA untuk melakukan uji coba dengan tim SP, dan usulan itu berlanjut untuk kembali mendatangkan klub dari negeri jiran itu. "Kita ingin, kedepan pertandingan ini bukan ajang uji coba lagi, namun semacam kompetisi antar tim dari kawasan Asia Tenggara, karena banyak hal positif yang bisa diambil dari event ini," katanya. Sementara itu, Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang Erizal Anwar mengatakan kompetisi Asia Tenggara tersebut sangat membantu tim dalam menyiapkan diri sebelum mengikuti kompetis lokal. Selain itu, ajang tersebut bisa mendekatkan silaturahmi dan kerja sama yang baik terhadap negara-negara di kawasan Asia Tenggara, apalagi pertandingan itu disiarkan secara langsung oleh stasiun tv nasional dan internasional. (*/sun)

Persid: Ikut Liga KPSI Lebih Bergengsi

Persid: Ikut Liga KPSI Lebih Bergengsi
FIFA masih mengakui PSSI yang diketuai Djohar Arifin. Namun Persid Jember tetap lebih mengakui kepemimpinan La Nyalla Mattalitti dan berada di kubu Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

"Kami tidak berniat pindah. Kami konsekuen. Kami kan kemarin bersandar ke KPSI," kata Ketua Umum Persid Sunardi. Menurut dia, FIFA memang mengakui Djohar. Namun fakta di lapangan, tetap ada dua kubu dengan dua kompetisi. Persid berlaga di Divisi Utama PT LI.

Sunardi mengaku tak takut disanksi oleh PSSI, jika masih membelot. "Yang mau memberi sanksi siapa? Kelompok kita (KPSI) lebih besar dibandingkan mereka . Karena kekuatan kontra sama-sama besar, tak mudah membalikkan tangan," katanya. Apalagi, KPSI melalui PT Liga Indonesia semakin menunjukkan eksistensi. PT LI menggelar kegiatan seperti workshop menjelang kompetisi.

Apa keuntungan Persid ikut KPSI selama ini? "Keuntungannya pertama, walau tertatih-tatih, Persid bertahan di Divisi Utama karena bantuan mereka. Mereka yang diangkat juga bertanggungjawab," kata Sunardi.

Selain itu, berkompetisi di bawah PT Liga Indonesia lebih bergengsi dan lebih bagus. "Kompetisi lebih bagus. Mayoritas pemain (sepakbola yang bermain dalam kompetisi) juga terkenal. Lebih berkualitas," kata Sunardi.

Sunardi justru balik mempertanyakan jumlah klub yang berada di bawah naungan PSSI. "Kalau dilihat dari hasil Kongres Solo kemarin, hanya beberapa orang (pengurus klub)," katanya. (dh)