UP
    Latest News

Persiram vs Persiwa = 1-1 , Diselamatkan penalti Koko

Persiram vs Persiwa = 1-1 , Diselamatkan penalti Koko
Diwarnai satu kartu merah, derbi Papua antara Persidafon Dafonsoro melawan Persipura Jayapura yang tersaji di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jumat (22/2), dimenangkan oleh Persipura.
Persipura Jayapura menurunkan skuad terbaiknya pada laga yang disaksikan 15 ribu penonton ini. Boaz Solossa dkk mampu mendominasi permainan, dan memaksa tuan rumah Persidafon bekerja ekstra keras menahan gempuran tim Mutiara Hitam.
Peluang emas diraih Persipura tiga menit jelang babak pertama usai. Bola hasil tembakan Boaz Solossa yang mengarah ke gawang ditahan dengan tangan oleh Fransisco Rumkabu. Otomatis, wasit mengganjar aksi Rumkabu itu dengan hukuman kartu merah.
Sayang, Boaz Solossa gagal mengeksekusi tendangan penalti tersebut, karena tendangannya malah melambung. Gol Persipura baru tercipta pada menit ke-45, melalui sundulan Otavio Dutra, meneruskan umpan manis dari Zah Rahan.
Lima menit babak kedua berjalan, Boaz menebus kesalahannya dengan mencetak gol ke gawang Persidafon. Kembali lagi, Zah Rahan menjadi aktor di balik terciptanya gol Persipura. Meski unggul jumlah pemain, Persipura tak bisa menambah gol di sisa waktu. Begitupula dengan Persidafon, yang tak kunjung mencetak gol balasan  hingga wasit Jerry Elly meniupkan peluit panjang tanda berakhinya pertandingan.
“Kami akui kekalahan kami, kami memang kalah di semua lini dari Persipura. Kehilangan Fransisco Rumkabu dibabak pertama membuat kami kekurangan pemain untuk meladeni permainan Persipura. Yang pasti, kekalahan ini menghambat target kami untuk menyapu bersih semua laga di kandang,” kata Erens Pehelerang, pelatih Persidafon, usai pertandingan.
Sedangkan pelatih Persipura, Jacksen Tiago, mengaku Persipura kali ini lebih beruntung pada derbi Papua.
“Laga derby selalu mempunyai tensi yg tinggi, dan kami lebih beruntung disini ketimbang saat melawan Persiram. Dengan kemenangan ini,  kami masih tetap berada di jalur yang dari awal sudah direncanakan. Dan, ini merupakan modal berharga untuk menghadapi laga kandang kami nantinya,” papar Jacksen.
Dengan hasil ini, Persipura naik ke urutan kedua klasemen ISL 2012/2013 dengan 15 poin dari tujuh pertandingan, terpaut empat poin dari Mitra Kukar yang memimpin klasemen. Persidafon ada di posisi ke-12 dengan koleksi tujuh poin.(fs)

Persidafon vs Persipura = 0-2 , Tempel Mitra Kukar di Puncak

Persidafon vs Persipura = 0-2 , Tempel Mitra Kukar di Puncak
Diwarnai satu kartu merah, derbi Papua antara Persidafon Dafonsoro melawan Persipura Jayapura yang tersaji di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jumat (22/2), dimenangkan oleh Persipura.
Persipura Jayapura menurunkan skuad terbaiknya pada laga yang disaksikan 15 ribu penonton ini. Boaz Solossa dkk mampu mendominasi permainan, dan memaksa tuan rumah Persidafon bekerja ekstra keras menahan gempuran tim Mutiara Hitam.
Peluang emas diraih Persipura tiga menit jelang babak pertama usai. Bola hasil tembakan Boaz Solossa yang mengarah ke gawang ditahan dengan tangan oleh Fransisco Rumkabu. Otomatis, wasit mengganjar aksi Rumkabu itu dengan hukuman kartu merah.
Sayang, Boaz Solossa gagal mengeksekusi tendangan penalti tersebut, karena tendangannya malah melambung. Gol Persipura baru tercipta pada menit ke-45, melalui sundulan Otavio Dutra, meneruskan umpan manis dari Zah Rahan.
Lima menit babak kedua berjalan, Boaz menebus kesalahannya dengan mencetak gol ke gawang Persidafon. Kembali lagi, Zah Rahan menjadi aktor di balik terciptanya gol Persipura. Meski unggul jumlah pemain, Persipura tak bisa menambah gol di sisa waktu. Begitupula dengan Persidafon, yang tak kunjung mencetak gol balasan  hingga wasit Jerry Elly meniupkan peluit panjang tanda berakhinya pertandingan.
“Kami akui kekalahan kami, kami memang kalah di semua lini dari Persipura. Kehilangan Fransisco Rumkabu dibabak pertama membuat kami kekurangan pemain untuk meladeni permainan Persipura. Yang pasti, kekalahan ini menghambat target kami untuk menyapu bersih semua laga di kandang,” kata Erens Pehelerang, pelatih Persidafon, usai pertandingan.
Sedangkan pelatih Persipura, Jacksen Tiago, mengaku Persipura kali ini lebih beruntung pada derbi Papua.
“Laga derby selalu mempunyai tensi yg tinggi, dan kami lebih beruntung disini ketimbang saat melawan Persiram. Dengan kemenangan ini,  kami masih tetap berada di jalur yang dari awal sudah direncanakan. Dan, ini merupakan modal berharga untuk menghadapi laga kandang kami nantinya,” papar Jacksen.
Dengan hasil ini, Persipura naik ke urutan kedua klasemen ISL 2012/2013 dengan 15 poin dari tujuh pertandingan, terpaut empat poin dari Mitra Kukar yang memimpin klasemen. Persidafon ada di posisi ke-12 dengan koleksi tujuh poin.(da)

Argentina Setuju lawan timnas Indonesia di Uji Coba

Argentina Setuju lawan timnas Indonesia di Uji Coba
- Upaya untuk menandingkan Timnas Indonesia melawan Lionel Messi Cs tampaknya mulai mendekati kenyataan. Badan Tim Nasional (BTN) mengaku sudah mendapat tanggapan positif dari Federasi Argentina.
Dalam jumpa pers di kantor Badan Tim Nasional (BTN), perwakilan BTN Habil Maratti, melansir sejumlah agenda uji coba yang akan dijalani Timnas Indonesia di bawah pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco.
Selain melawan Argentina, Skuad Garuda juga akan menghadapi sejumlah tim nasional papan atas lainnya.
“Kami akan hadirkan juara ketiga Piala Afrika, Mali. Mei (2013) lawan Korea Selatan, Paraguay bulan Agustus, Meksiko bulan Oktober, Argentina bulan Oktober, Australia bulan Februari. Sudah kami kontak semua federasinya. Ini atas rekomendasi Blanco,” ujar Habil.

Bahkan soal Argentina, BTN saat ini sedang melakukan negosiasi soal match fee. Ia juga menjanjikan bahwa lawan akan menurunkan pemain utama mereka.
“Sudah konfirm, tinggal negosiasi match fee sebesar 4 juta dolar AS (38,8 miliar Rupiah). Ini belum biaya pesawat, transportasi dan segala macamnya. Nanti ada Messi, Angel Di Maria, pokoknya tim kelas satu mereka,” ia menambahkan.

Sementara itu, Blanco menegaskan bahwa Timnas selama di bawah kepemimpinannya tidak akan melakukan laga uji coba melawan klub lokal.
“Timnas tidak akan melawan tim lokal. Semua lawan harus berkelas. Menang lawan tim lokal tak ada artinya. Kita harus melawan tim-tim besar,” pelatih asal Argentina itu menegaskan(hd)

Pelatih Baru Timnas , Manuel Blanco Dikontrak Rp 2,5 Miliar Per Tahun , Dapat Apartemen Eksklusif plus 3 Mobil Mewah

Pelatih Baru Timnas , Manuel Blanco Dikontrak Rp 2,5 Miliar Per Tahun , Dapat Apartemen Eksklusif plus 3 Mobil Mewah
Badan Tim Nasional (BTN) resmi mengangkat Luis Manuel Blanco sebagai pelatih kepala timnas menggantikan Nilmaizar. Pelatih asal Argentina itu dikontrak selama dua tahun dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,5 miliar per tahun.
"Selain itu, dia juga mendapatkan apartemen dan tiga mobil mewah. Dia juga punya opsi perpanjangan kontrak dua tahun ke depan. Kita lihat aja ke depannya," jelas Wakil Ketua BTN, Habil Maratti, kepada wartawan, Jumat (22/2/2013).
Blanco nantinya bertugas menangani timnas senior dan timnas U-23. Demi menunjang kerjanya, Blanco mengangkat Marcos Conenna (pelatih fisik) dan Jorge d Gregorio (asisten pelatih).
Tugas pertama Blanco menyiapkan tim untuk laga kedua Grup C Pra-Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi pada 23 Maret mendatang. Saat ini, Blanco telah memangil 34 pemain dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL) untuk mengikuti pemusatan latihan mulai Senin (25/2/3013) mendatang.
"Timnas harus bisa lolos dari Pra-Piala Asia 2015 dan juara Piala AFF," tegas Habil. (*)

Manuel Blanco : Saya Akan ubah Pemain Timnas Jadi Seekor Singa bukan Banci Salon

Manuel Blanco : Saya Akan ubah Pemain Timnas Jadi Seekor Singa bukan Banci Salon
Pelatih tim nasional Indonesia yang ditunjuk BTN, Luis Manuel Blanco, meyakini pelajaran yang didapat dari negaranya dapat bermanfaat saat diterapkan di Indonesia. Pelajaran yang dimaksud adalah tentang pengorbanan.
Blanco yang berasal dari Argentina tersebut, mengatakan di negaranya diajari tentang bagaimana seorang pemain berkorban untuk bisa masuk ke timnas. Pemain terbaiklah yang bisa masuk ke dalam timnas.
"Siapapun yang ingin masuk ke timnas harus menunjukan kemampuan terbaiknya dan harus rela berkorban apapun. Pemain yang tidak serius tidak dibutuhkan dalam timnas," papar Blanco dalam jumpa pers di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (22/2)..
Blanco juga memimpikan timnas Indonesia mampu menjadi pemain yang berkarakter. Selama ini ia menilai pemain terlalu santai dalam pertandingan.
"Saya akan membentuk timnas berkarakter agresif. Pemain seolah-olah menjadi seekor singa yang selalu mau melahap apapun. Pemain Indonesia harus tinggalkan sepak bola santai yang terlihat bagaiakan seseorang berjalan untuk berbelanja atau banci Salon," lanjut Blanco.(gaf)

Timnas Bersatu , Skuad Terbaik Garuda siap Ledakkan Saudi arabia

Timnas Bersatu , Skuad Terbaik Garuda siap Ledakkan Saudi arabia
Usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, empat komite eksekutif PSSI yang baru saja kembali langsung memberikan pernyataan-nya untuk sepenuhnya mendukung Tim Nasional Indonesia yang pengelolaan-nya akan dilakukan oleh Badan Tim Nasional.
La Nyalla Mahmud Mattalitti yang berbicara mewakili ketiga komite eksekutif PSSI lainnya seperti Roberto Row, Toni Aprilani, dan Erwin Dwi Budiawan, mengatakan akan sepenuhnya memberikan izin kepada semua klub yang berkompetisi pada Indonesia Super League untuk melepas pemainnya bergabung dengan Timnas.
“Saya akan sepenuhnya mendukung BTN yang telah dibentuk oleh Djohar Arifin Husin. Asalkan ada salah satu pihak yang mewakili ISL didalam kepengurusan tersebut. Kami akan usulkan nama Herbiansyah untuk menjadi wakil ketua BTN,” jelas Nyalla.
“Begitu SK BTN sampai ditangan kami, kami akan langsung meminta semua klub ISL untuk melepaskan pemainnya guna bergabung bersama Tim Nasional Indonesia,” tambahnya.
Dengan pernyataan tersebut, dipastikan Timnas akan kembali diperkuat oleh talenta talenta terbaik bangsa kala menghadapi Arab Saudi dalam lanjutan kualifikasi Pra Piala Asia.
Ketua umum PSSI yang juga hadir dalam kesempatan tersebut juga memastikan akan dilakukan rapat komite eksekutif PSSI dalam waktu dekat untuk kembali membahas secara dalam penunjukan para pengurus Badan Tim Nasional, yang nantinya akan menjadi satu satunya badan yang melakukan pengelolaan Tim Nasional Indonesia.
“Dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan rapat dengan para anggota eksekutif lainnya, untuk mematangkan pembentukan BTN,” tambah Djohar.[ct]