UP
    Latest News

TERUNGKAP ! Fifa Perintahkan Kongres 17 maret berstatus kongres Luar Biasa

TERUNGKAP ! Fifa Perintahkan Kongres 17 maret berstatus kongres Luar Biasa


Email FIFA kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo akhirnya bocor. Dalam email tersebut jelas tertulis saran dari FIFA agar kongres yang digelar oleh PSSI pada 17 Maret mendatang adalah kongres luar biasa (KLB) demi memenuhi prasyarat statuta.

Untuk itu, Menpora Roy Suryo akan segera menyiapkan tim pengawas kongres tersendiri. Nantinya, tim ini akan terdiri dari unsur Kemenpora, mantan tim task force (Rita Subowo), PSSI dan KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). "Tim ini yang nantinya akan menyiapkan seluruh tahapan kongres," ujar Roy saat dihubungi, Minggu (24/2).

Tahapan itu nantinya mulai dari mengundang peserta, verifikasi peserta kongres, sampai memastikan kongres berjalan sesuai dengan arahan FIFA dan AFC mengenai kongres itu sendiri. Terkait potensi akan adanya permasalahan sebelum verifikasi, Menpora enggan menjawab detail. "Nanti saja tunggu hasil proses verifikasi," tandasnya.

Nah, dalam pembukaan email yang dikirimkan sejak 22 Februari lalu itu, FIFA melalui Head Of Member Associations Primo Corvaro menjelaskan, organisasi sepakbola dunia itu mengakui pertemuan PSSI-KPSI yang ditengahi Menpora. FIFA juga menjawab pertanyaan terkait tipe dan waktu kongres. "Kami menganggap, kongres selanjutnya adalah kongres luar biasa," tulis surat tersebut.

Alasannya, karena dalam statuta diatur bahwa syarat KLB terpenuhi jika ada pemberitahuan empat minggu sebelumnya. Dalam email itu juga ditambahkan bahwa agenda harus sesuai dengan keputusan AFC dan FIFA, karena dalam KLB tidak dimungkinkan untuk mengubah agenda saat kongres.

Tapi untuk mengantisipasi terjadinya ketidakpuasan, FIFA melalui email itu menyarankan untuk menggelar kongres biasa pada pekan selanjutnya. Langkah itu juga untuk memberi kesempatan kepada anggota untuk membicarakan pembahasan lainnya.

Selain tipe kongres, surat tersebut juga menjawab pertanyaan Menpora mengenai perdebatan siapa yang dinilai sebagai voter Solo itu. "FIFA dan AFC mengacu kepada anggota yang ikut ambil bagian dalam kongres Solo, bukan orangnya. Ini berarti  klub/lembaga yang berpartisipasi dalam kongres Solo berhak untuk menunjuk delegasi," ucapnya.

Dengan jawaban itu, FIFA tak ingin ada masalah lagi dan bisa mendengar kabar baik tentang penyatuan kompetisi maupun perubahan statuta. Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Menpora Roy Suryo belum juga memberikan jawaban.

Staf ahli yang mendapatkan tembusan email itu juga enggan berbicara. "Biar nanti Menpora yang menjelaskan," ujar staf tersebut.

Namun, perbedaan sudah terlihat. La Nyalla Mattalitti yang mewakili KPSI menegaskan bahwa pihaknya siap menerima dan mengakui jika kongres itu kongres luar biasa. Tapi jika ada anggota yang tidak puas, lanjut dia, maka bisa dilanjutkan dengan kongres biasa.

Untuk voter, KPSI juga melunak dan siap menerima bahwa yang datang nantinya adalah klub/institusi, bukan orang sesuai daftar KLB Solo. Namun, dia meminta tim verifikasi harus melihat lembaga mana saja yang dipilih dengan tidak wajar.

"Kami punya bukti siapa itu Pengprov yang sah. Bahwa yang di-caretaker itu tidak bisa disebut voter Solo," tegasnya.

Sementara Sekjen PSSI Halim Mahfudz cukup sulit dikonfirmasi. Orang yang getol melakukan komunikasi dengan FIFA dan AFC itu tak menjawab pesan singkat. Ponselnya pun tak kunjung diangkat meski ada nada sambung.

Namun, sebelumnya dia menegaskan bahwa voter kongres juga harus mengikuti statuta dan menyertakan klub kompetisi yang berjalan.  "Kalau perlu kita undang AFC dan FIFA dalam verifikasi nanti," tandasnya. (sm)

Kagum Distro bandung , Van Dijk ngaku suka Lotek, peyek, emping, dan sate

Kagum Distro bandung , Van Dijk ngaku suka Lotek, peyek, emping, dan sate
Tak ada yang menampik Kota Bandung identik dengan mode. Factory outlet dan distro, menjamur di pusat pemerintahan Jawa Barat tersebut. Bomber anyar Persib Bandung Sergio van Dijk pun mengakui, produk yang banyak dibuat pengusaha outlet di Kota Bandung sedikit banyak memberi inspirasi baginya.
Wajar saja, karena dia pun memiliki distro di Belanda yang diberi nama SixLoveNine 69. Itu pun menjadi salah satu alasan baginya, untuk membela klub berjuluk Maung Bandung selama dua musim kompetisi. "Ini juga kota mode. Saya suka, karena saya juga ada brand distro di Belanda," ujar Van Dijk.
Tak hanya itu, sejarah keluarga terhadap Kota Bandung juga menjadi alasannya untuk membela Persib. Bahkan, dia rela menolak beberapa tawaran menggiurkan dari sejumlah klub yang menginginkan jasanya. "Kota Bandung juga ada histori banyak buat saya. Ibu saya orang sini," ucapnya.
Pria berusia 30 tahun ini pun mengaku tak salah akan pilihannya. Meski baru beberapa pekan tinggal di Kota Bandung, dia sudah mulai cocok akan masakan khas Indonesia.
Lotek, peyek, emping, dan sate ayam menjadi menu favoritnya selama menetap di Kota Kembang. Kendati sebelumnya dia mengaku lidahnya belum begitu akrab dengan masakan khas Indonesia tersebut, karena lama tinggal di Belanda dan Australia.
"Saya suka makanan disini. Saya suka lotek, emping, peyek, sate ayam. Hampir semua saya suka," kata pemain kelahiran Assen, Belanda, 6 Agustus 1982 ini. [on]

Persijap Babat Klub Penuh kenajisan , Jakarta FC

Persijap Babat Klub Penuh kenajisan , Jakarta FC
Klub yang penuh kenajisan , yang hidup dari sumpah serapah , besar lewat cacian , dan tumbuh bersama bajingan , Jakarta FC harus menelan Kemaluan  saat bertandang ke kandang Persijap Jepara, Minggu (24/2/2013). Tim asuhan Eduad Tjong itu kalah telak 0-5.

Noor Hadi menjadi bintang Persijap setelah mencetak dua gol. Gol pertama dicetak pada menit ke-1 dan selanjutnya dia membobol gawang Jakarta fc pada menit ke-28. Tiga gol Persijap lainnya di persembahkan Ahmad Bahtiar (menit ke-13), Safri Umri (26), dan Dicky Firasat (89).

Tjong mengakui bahwa pasukannya kalah pengalaman dari Persijap. Selain itu, dia beralasan, persiapan dua minggu tak cukup membuat Jakarta fc tampil garang.

"Untung cuma 5 (gol) bisa lebih tadi, mereka demam panggung. Ujicoba cuma 2 kali dan banyak pemain baru di kompetisi IPL ditambah kami menempuh perjalanan 14 jam dari Jakarta ke Jepara dan baru sampai tadi malam jam 9 malam,"keluh Tjong.

"Banyak point evaluasi yang akan kami lakukan setibanya di jakarta nanti sebelum kami tur ke Banda Aceh untuk 2 laga away melawan PSLS tanggal 3 Maret dan Persiraja tanggal 6 Maret," ia menambahkan.

Sementara pelatih Persijap, Riono Asnan bangga dengan penampilan anak asuhnya. "Kami butuhkan poin ini untuk menjadi tambahan mental untuk pemain di 2 kali away ke depan.Jakarta fc  bisa saya lihat terlalu mengandalkan Geddy terlalu besar, maka kami perketat di situ,"jelasnya.

Susunan pemain:
Persijap: Joko Ribowo; Evaldo Silva De Asis, Ahmad Mahrus Bahtiar, M Fauzal Jamal, Catur Rintang Heni/Murwanto 75, Anam Syahrul, Walter Brizuela, M Widyawahyu/ Fendi Juliyanto 71’, Safri Umri, Noor Hadi/ Dicky Firasat 60’, Agung Supriyanto

Jakarta fc : Wawan Darmawan; De Stefano Arsela/ Abdul Basid 33’, Tomy Rifka Putra, Makmos Ferdy Mose, Arman Joel Benaken, I Gede Jeno Wijiantara, Arfan Arywijaya/ Rusdi Malawat 66’, Yuneth H Wibowo, Cornelius S Gedy, Ahmad Sopian/ Sansan Fauzi 24’, I Nyoman Sukarja

Manajemen PSPS akhirnya Lunasi DP 15 Persen Kontrak Pemain

Manajemen PSPS akhirnya Lunasi DP 15 Persen Kontrak Pemain
Manajemen PSPS memenuhi janji untuk membayar DP (down payment) kontrak pemain dan pelatih sebelum berangkat ke Bandung. Hak pemain dan pelatih tersebut dicairkan Sabtu (24/2).

Uang 15 persen dari kontrak tersebut ada yang dikirim ke rekening pemain dan ada juga pemain yang mengambil langsung ke kantor manajer PSPS, Boy Sabirin.

“Alhamdulillah, janji kami untuk menuntaskan DP 15 persen kontrak pemain dan pelatih terpenuhi. Selanjutnya, gaji pemain yang akan kami pikirkan,” ujar manajer PSPS, Boy Sabirin, Ahad (24/2).

Hal ini diakui kapten PSPS, Ambrizal. “Ya, DP 15 persen kontrak sudah kami terima. Kami berterimakasih kepada manajemen. Selanjutnya, kami berharap gaji dibayar,” ujarnya.

Sejak awal musim ini, gaji pemain belum dibayar. Menurut Ambrizal, dalam satu musim mereka menerima gaji selama 10 bulan. Jadi, gaji per bulan tersebut merupakan sisa nilai kontrak yang dibagi 10 bulan.

Manajemen PSPS memang fokus membayar DP 15 persen pemain dan pelatih. “Total yang dibayarkan sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Boy Sabirin. “Kami harap pemain termotivasi,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan asisten pelatih, Afrizal. “Ya, DP 15 persen kontrak pemain dan jajaran pelatih sudah dibayar kemarin (Sabtu, red). Mudah-mudahan hal ini memotivasi pemain jelang laga away,” ujarnya.(sp)

Kas hartadi : Gol Arema Kecepetan , SFC jadi Down

Kas hartadi : Gol Arema Kecepetan , SFC jadi Down
Gol cepat Cristian Gonzales menit 1 membuat mental bertanding para pemain Sriwijaya FC Palembang jatuh. Hal itu ditegaskan Pelatih Kepala tim berjuluk Laskar Wong Kita, Kas Hartadi, Minggu (24/2/2013) malam usai dilibas Arema Indonesia 4-1 dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Gol cepat Arema membuat mental bertanding anak-anak langsung down," tegasnya.

Ia mengatakan, selain pengaruh gol cepat, dirinya memastikan buruknya pertahanan yang dikawal 4 pemain belakang, menjadi pemicu banyaknya gol. "Empat pemain bertahan kami bermain sangat buruk. Kita tertinggal gol dan terlambat membalas," ucapnya.

Kas Hartadi melanjutkan, tuan rumah bermain sangat bagus malam ini. Gaya permainan disiplin ketat yang biasanya diperagakan anak asuhnya, tidak terlihat sama sekali. "Dibeberapa pertandingan, anak-anak biasa bermain disiplin. Tapi malam ini, lengah," ucapnya.

Ia menambahkan, dengan kekalahan telak malam ini, pihaknya akan melakukan evaluasi. Terutama, kinerja 4 pemain belakang yang sangat mudah diterobos lawan. [yut]

RD : Serangan Arema lebih keren dari Sriwijaya

RD : Serangan Arema lebih keren dari Sriwijaya
Pelatih Arema Cronous, Rahmad Darmawan (RD) bangga dengan kemenangan tim besutannya 4-1 (3-1) dari Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (24/2/2013).

 Dia menilai penampilan Egi Melgiansyah dkk lebih keren dibandingkan Sriwijaya FC. Dia membantah ucapan pelatih Kas Hartadi yang menilai kemampuan tim Laskar Wong Kito jelek. Menurutnya, penampilan tim Sriwijaya FC tidak terlalu jelek. “Tapi serangan anak-anak sangat bagus,” kata RD usai pertandingan.

Dalam pengamatannya selama pertandingan, RD memandang kualitas anak asuhnya tidak merosot. Pemain selalu bergerak mengikuti perjalanan bola. Menurutnya, hal inilah yang mengantarkan kemenangan bagi tim Singo Edan. “Saya apresiasi pada pemain yang sudah bekerja keras,” tambahnya. Dalam laga ini, tiga pemain Arema Cronous mengantongi kartu kuning. Ketiga pemain itu adalah Kayamba Gumbs, Egi Melgiansyah, dan Munhar. “Dalam ruang jumpa pers, saya selalu tidak mau mengomentari keputusan wasit,” terang RD - See more at: http://surabaya.tribunnews.com/2013/02/24/rd-serangan-arema-lebih-bagus#sthash.dKMKYARQ.dpuf