UP
    Latest News

Arema vs PBR = 4-2 , Da Costa Hattrick

Arema vs PBR = 4-2 ,  Da Costa Hattrick
Arema Indonesia berhasil memperpanjang rekor kemenangan kandangnya di ajang Liga Super Indonesia (ISL) musim ini setelah mengalahkan Pelita Bandung Raya 4-2, Kamis, 29 Februari 2013. Kemenangan ini juga diwarnai hattrick Alberto 'Beto' Goncalves da costa.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 28 Februari 2013 ,Arema tampil mendominasi sejak babak pertama. Baru 4 menit pertandingan berjalan, Singo Edan sudah mengancam gawang tim tamu lewat tandukan pemain naturalisasi, Christian 'El Loco' Gonzales. Sayangnya, bola masih mampu dijinakkan oleh kiper PBR, Tema Mursadat.

Pada menit ke-10, kesalahan dilakukan pemain bertahan PBR, Riyandi Ramadana. Saat hendak mengamankan daerah pertahanannya, Riyandi justru mengarahkan bola ke kaki Alberto 'Beto' Goncalves yang berada di kotak penalti. Tanpa membuang waktu, mantan striker Persipura Jayapura itu pun sukses merobek jaring Tema Mursadat.

PBR berusaha mengejar ketertinggalannya lewat tendangan Gaston Castano pada menit ke-22. Sayangnya, bola yang mengarah ke gawang Arema masih mampu diamankan oleh penjaga gawang, Kurnia Meiga.

Semenit kemudian, Arema kembali membuka peluang lewat Beto memanfaatkan umpan matang Hendro Siswanto. Tapi, tandukannya masih melambung di atas mistar gawang PBR. Hingga turun minum, Arema tetap unggul 1-0 atas Pelita Bandung Raya.
Di babak kedua, tim tamu justru mengejutkan tuan rumah setelah Gaston Castano berhasil menjebol gawang Arema pada menit ke-48. Pemain asal Argentina itu berhasil memperdayai penjaga gawang Singo Edan, Kurnia Meiga usai menerima umpan matang dari Eka Ramdhani.

Namun skor imbang 1-1 tak bertahan lama. Setelah sempat membuang peluang pada menit ke-48, Beto akhirnya berhasil membawa Arema kembali unggul pada menit ke-51. Memanfaatkan umpan Hasyim Kipuw, mantan pemain Persipura itu sukses menaklukkan kiper Tema Mursadat.

Beto kembali menorehkan namanya di papan skor pada menit ke-76. Kali ini lewat titik putih penalti setelah pemain bertahan PBR, Milovanovic hands ball saat berniat menghalau umpan Dendi Santoso.

PBR sempat memperkecil ketertinggalan lewat tandukan Dane Milanovic pada menit ke-85. Namun Christian 'El Loco' Gonzales memastikan Arema Unggul 4-2 lewat golnya di masa injury time. El Loco menjebol gawang Tema Mursadat usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti.

Ini merupakan kemenangan keenam beruntun yang diraih Singo Edan di depan publiknya. Tambahan tiga angka membuat Arema kini berada di puncak klasemen ISL dengan koleksi 21 poin dari 10 pertandingan. Sedangkan PBR berada di urutan ke-13 dengan koleksi 19 poin.

Susunan PemainArema Indonesia: Meiga(c), Kipuw, Igbonefo, Purwaka, Gathuessi, Sukadana, Hendro, Dendi, Ridhuan, Beto, Gonzales
Cadangan: AK, Alfarizi, Beni, Dedi, Joko, Irsyad, Qischil

Pelita Bandung Raya: Tema, Syaifudin, Milovanovic, Dadic, Riyandi, Arsyad, Munadi, Dolly, Rizky, Eka Ramdani(c), Gaston
Cadangan: Edi, Nova, Rama, Adi, Iman, Gugum, Asep

Ruang PSSI Dikunci, Halim-Bob Konferensi Pers di Lobi

Ruang PSSI Dikunci,  Halim-Bob Konferensi Pers di Lobi
Halim Mahfudz rupanya tidak menerima hasil rapat anggota eksekutif komite (exco) PSSI yang digelar di kantor PSSI Senayan, Rabu (27/2) kemarin yang memberhentikan dirinya sebagai Sekjen PSSI.

Kamis (28/2) hari ini, Halim terlihat mendatangi Kantor PSSI untuk menggelar konferensi pers. Halim terlihat didampingi oleh anggota exco PSSI Bob Hippy yang sebelumnya sudah menolak hasil rapat tersebut.

Sayang upaya Halim untuk menggelar konferensi pers terhadang. Itu karena ruang konferensi pers PSSI terkunci rapat.

"Mana kuncinya," kata Halim Mahfudz sambil menggoyang-goyangkan pintu ruang konferensi pers.

Setelah beberapa menit menunggu dan kunci ruang konferensi pers tak kunjung datang, Halim dan Bob Hippy akhirnya menggelar konferensi pers di lobi PSSI.(ad)

MENPORA : ISL sekarang Kompetisi LEGAL !

MENPORA : ISL sekarang Kompetisi LEGAL !
-- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyatakan, kembalinya empat eksekutif komite (exco) ke PSSI menjadi pertanda bersatunya kembali sepakbola nasional. Kembalinya empat exco ini juga secara otomatis Indonesia Super League (ISL) kembali ke yurisdiksi PSSI.

"Kalau empat exco kembali maka secara otomatis ISL berada di bawah yurisdiksi PSSI. Saya juga sudah menyatakan hal ini ke La Nyalla," kata Menpora Roy Suryo saat ditemui Media Centre Kemenpora Senayan Jakarta, Kamis (28/2).

Ia menyatakan, dalam proses rekonsiliasi ini kedua pihak harus sama-sama menang. Tidak boleh ada pihak yang merasa dikorbankan atau merasa dikalahkan.

"Saya pikir kedua pihak harus menang. Kalau yang satu menang yang lain juga harus menang," ujar politikus dari Partai Demokrat tersebut.

Roy juga berharap KPSI membubarkan diri setelah Kongres PSSI 17 Maret yang menggunakan voters Solo dilaksanakan. "Insya Allah nanti setelah Kongres terbentuk maka KPSI membubarkan diri. Doakan saja nanti tidak ada lagi pihak-pihak yang melakukan persuratan baik itu ke FIFA maupun ke AFC," ujarnya.(sg)

PERTAMINA akan Sponsori Klub Liga Inggris

PERTAMINA akan Sponsori Klub Liga Inggris
Pertamina bakal menjadi sponsor tim papan atas Seri A, AC Milan, namun kini BUMN tersebut bakal menjajaki kemungkinan menjadi sponsor tim papan atas liga utama Inggris di musim depan.
Rencana ini hanya tinggal menunggu lampu hijau dari Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Agustiawan.
Vice President Corporate Communication Ali Mundakir mengatakan, saat ini kerja sama tersebut masih proses penawaran dalam bentuk kerja sama atau sponsor.
Ali mengaku manajemen klub tersebut belum menawarkan nilai kontrak kerja sama secara resmi.
“Mereka belum menawarkan secara resmi. Tetapi, apabila kerja sama tersebut bisa dicapai berarti musim depan adboard Pertamina bisa mejeng di pinggir stadion mereka,” ujar Ali di Jakarta Kamis (28/2).
Namun, pihaknya masih merahasiakan klub liga utama Inggris yang sedang dijajaki. Yang pasti, kata dia, klub tersebut merupakan salah satu klub papan dan masuk jajaran big four English Premier League (EPL).
“Pokoknya salah satu big four deh. Mudah-mudahan tahun depan bisa terwujud,” kata dia.[st]

KENANGAN : Foto Jejak Persija vs Persib di Masa Lalu

KENANGAN : Foto Jejak Persija vs Persib di Masa Lalu
Ini adalah pertandingan Persija VS PERSIB tahun 86/87 pertandingan ini kalau berakhir 3-3.  Stadion Senayan, waktu itu masih menggunakan nama senayan, didominasi oleh pendukung persib alias BOBOTOH. Persija waktu itu masih menggunakan warna merah sebagai warna utamanya. Sebuah fakta yang mungkin tidak banyak dari pendukung persija sekarang yang tahu. Yang ada digambar adalah kapten persib saat itu, Adeng Hudaya (7), sementara dari pihak Persija Tony Tanamal (3).

pertandingan antara Persija VS PERSIB tahun 90. Yang ada digambar adalah kekey Zakaria yang sedang dihadang oleh seorang pemain belakang persija.

Masih pertandingan Persib VS PERSIJA di stadion senayan yang saat itu dibanjiri BOBOTOH.

Polisi tak Izinkan Duel Persib vs Persija di Gelar di Kolam Renang , Siliwangi

Polisi tak Izinkan Duel Persib vs Persija di Gelar di Kolam Renang , Siliwangi
Polisi memastikan tidak mengeluarkan izin pertandingan laga klasik antara Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion yang oleh pemain persib , sergio van dijk dijuluki kolam renang ,  Siliwangi Bandung, Minggu (3/3/2013).

Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya menyebutkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Stadion Siliwangi lantaran berbarengan dengan akan digelar rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat terkait hasil Pilgub Jabar 2013.

"Waktunya bersamaan dengan Pleno KPU, makanya kita tidak mengizinkan.Jadinya di Jalak Harupat. Izinnya sudah turun," ujar Anis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menambahkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Siliwangi, perhitungannya lebih kepada masalah keamanan karena saat bersamaan digelar rapat pleno di Kantor KPU Jabar.

"Kita rekomendasikan Panpel untuk melaksanakannya di Kabupaten Bandung (si Jalak Harupat)," paparnya.

Kendati demikian, Martinus menyampaikan, pihaknya belum menerima informasi terbaru dari pihak Panpel. Sejauh ini, katanya, Panpel belum memberikan keputusan menerima tidaknya bermain di si Jalak Harupat.(gs)