UP
    Latest News

Persipura-Mitra Kukar Lepas 14 amunisinya ke Timnas

Persipura-Mitra Kukar Lepas 14 amunisinya ke Timnas
Dua klub yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), Persipura Jayapura dan Mitra Kukar, menyatakan sudah siap melepas pemain ke Timnas Indonesia yang akan bertanding melawan Arab Saudi, 23 Maret mendatang, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Kami akan melepas pemain untuk timnas," kata Suwanto, Direktur Operasional Mitra Kukar Suwanto, saat dihubungi via telepon, Selasa (5/3).

Ia menyatakan Mitra Kukar menganggap Badan Tim Nasional (BTN) bisa mengakomodir pemain terbaik di Indonesia untuk bergabung. Apalagi, BTN menyertakan Komisaris PT Liga Indonesia Harbiansyah Hanafiah sebagai Wakil Ketua BTN.

"Sekarang kan sudah tercipta rekonsiliasi melalui BTN. Otomatis kami merestui pemain membela timnas," ujarnya.

Selain itu, tambah Suwanto, Mitra Kukar menyatakan melepas pemain karena klub-klub LSI lainnya juga sudah menyatakan hal serupa.

Baginya, ini merupakan hal positif bagi sepak bola Indonesia, khususnya timnas Indonesia agar bisa diperkuat oleh seluruh pemain terbaik Tanah Air.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Harian Persipura Jayapura, La Siya. Ia memastikan pemain-pemainnya yang dipanggil BTN akan dilepas.

"Sudah lama ada pembicaraan. Ada tujuh pemain kami yang dipanggil. Dan akan kami lepas semua," kata La Siya.

Seperti diketahui, ada total 14 pemain Persipura dan Mitra Kukar yang dipanggil BTN. Tujuh pemain Mitra Kukar yang dipanggil BTN adalah Samsidar, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Arif Suyono, dan Jajang Mulyana.

Lalu tujuh pemain Persipura yang dipanggil, yaitu Ricardo Salampessy, Ruben Zanadi, Immanuel Wanggai, Ian Kabes, Boaz Solossa, Patrich Wanggai, dan Ferinando Pahabol.(dgh)

Gak Dipanggil Timnas , Syamsir Alam Kecewa

Gak Dipanggil Timnas , Syamsir Alam Kecewa
Syamsir Alam mengungkapkan kekecewaannya tak dipanggil Timnas Indonesia pada laga kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi 23 Maret nanti. Pemain yang kini bermain di klub AS, DC United, itu tak termasuk dalam 58 pemain yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN).
"Saat ini saya sedang di kondisi puncak, seharusnya ini waktunya (PSSI memanggil saya)," kata Syamsir Selasa (5/3).
Wajar jika Syamsir merasa kecewa mengingat ia baru saja berhasil menembus roster utama klub Major League Soccer (MLS) tersebut yang berisi 28 pemain. Ia baru saja menyingkirkan sejumlah pemain dan menjadi salah satu gelandang pilihan pelatih Ben Olsen.
Pemain berusia 20 tahun itu memang belum mencicipi atmosfer timnas senior Indonesia. Terakhir kalinya, Syamsir nyaris memperkuat Indonesia di ajang SEA Games 2011, namun gagal karena tidak dimasukkan pelatih Rahmad Darmawan ke dalam 20 pemain yang akhirnya berlaga di multievent dua tahunan tersebut.
"Saya terlalu cinta negara saya. Saya tahu saya pantas memperkuat Indonesia dan umur saya yang masih muda bukan halangan," keluh Syamsir.
Syamsir sudah mencicipi atmosfer timnas di berbagai level junior, dari tim U-11 hingga tim U-23. Barangkali performanya yang paling diingat publik tanah air adalah saat membela timnas U-19 di ajang kualifikasi Piala Asia U-19 tahun 2009 lalu di Bandung, Jawa Barat.(sf)

Mantan Striker Inter Milan datangi kantor PSSI

Mantan Striker Inter Milan datangi kantor PSSI
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengabarkan rencana kedatangan mantan penyerang Inter Milan dan Timnas Turki, Hakan Sukur ke Indonesia.

Sukur, yang berkunjung ke Indonesia sebagai anggota parlemen Turki, berencana singgah ke PSSI.

“Secara kebetulan, beliau sudah menjadi anggota parlemen di Turki dan sedang ada kunjungan ke Indonesia. Karena mantan pesepak bola, ia pun ingin berkunjung ke PSSI pada 6 Maret nanti,” kata Djohar di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/13).

Meski demikian, Djohar berharap mantan pemain yang kini berusia 41 tahun itu bisa memberikan sedikit ilmu sepak bolanya kepada bibit-bibit sepak bola yang ada di Jakarta lewat coaching clinic.

“Semuanya baru akan kita ketahui setelah dia datang ke PSSI dan bertemu dengan kami. Tentunya, kami akan membicarakan banyak hal mengenai sepakbola. Semoga saja dia tertarik untuk membantu sepakbola Indonesia,” Djohar mengakhiri.

Hakan Sukur masih menjadi pemegang rekor gol tercepat di Piala Dunia. Golnya ke gawang Korea Selatan pada perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2002 dicetaknya saat laga baru berjalan 10,89 detik. Turki akhirnya memenangi laga tersebut dengan skor 2-3.(dh)

Dua Klub ISL dukung Andi Darussalam Tabusalla Kembali jadi manajer Timnas

Dua Klub ISL dukung Andi Darussalam Tabusalla Kembali jadi manajer Timnas
Dua klub Indonesia Super League (ISL) yang cukup banyak menyumbangkan pemainnya ke tim nasional (timnas) Persipura Jayapura dan Arema Indonesia mendukung kembalinya mantan manajer Timnas Andi Darussalam Tabusalla kembali menduduki jabatan itu. Menurut mereka, ADS, panggilan karib, adalah sosok yang memiliki integritas, reputasi, dan kemampuan manajemen yang sangat baik.
Ketua Harian Persipura La Siya menyatakan, BTN atau khususnya manajemen timnas senantiasa akan menghadapi kendala terkait masa persiapan yang sempit. Tanpa bermaksud menyalahkan BTN, La Siya menambahkan bahwa hal itu memang sudah menjadi sesuatu yang lumrah untuk Indonesia karena penyesuaian dengan jadwal kompetisi dan klub-klub yang pemainnya dipanggil.
Oleh karena itu La Siya ikut menyerukan dan mendukung penuh wacana perlengkapan komposisi personalia BTN. Misalnya, adanya peranan administrator yang bertanggung-jawab atas fungsi-fungsi administrasi. Hal ini menjadi lebih penting mengingat masa persiapan yg sempit, sementara jajaran pelatih juga baru. Untuk itu, La Siya menganggap penting jika BTN kembali memanggil orang-orang yang sudah terbukti mampu menjalankan fungsi fungsi administrasi secara kompeten.
“Timnas itu adalah gengsi bangsa dan negara. Tentunya tidak hanya pelatih yang harus qualified, tetapi juga manajer. Dan saya setuju bila ADS kembali ditunjuk jadi manajer tim,” tegasnya.
Sebelumnya, sudah ramai disebut-sebut kemungkinan akan dipanggilnya kembali toloh-tokoh seperti Andi Darussalam Tabusalla, Demis Djamaoeddin dan Chandra Solekan untuk ‘menyempurnakan’ perjalanan BTN. ADS, sapaan akrab Andi Darussalam, dinominasi untuk posisi manajer tim, sementara Demis Djamaoeddin dan Chandra Solekan sebagai administrator.
Hal senada diutarakan CEO Arema Cronus Iwan Budianto. Ia mendukung langkah penyempurnaan BTN dengan memanggil orang-orang lama yang memiliki kemampuan manajerial dan profesional. Nama-nama seperti Andi Darussalam Tabusalla, Demis Djamaoeddin dan Chandra Solekan dinilainya sebagai orang-orang yang memiliki kapabilitas tinggi untuk segera memahami karakter para pemain.
“Sementara pelatih mungkin terkendala bahasa maka kita perlu orang-orang yang bisa dengan cepat merangkul pemain dan mendekatkan mereka dengan jajaran pelatih,” kata IB, sapaan akrab mantan manajer Persik Kediri dan Persisam Samarinda ini.[da]

Toni Aprilani : Ada Skenario Klub IPL Tak Ijinkan Pemain Gabung Timnas

Toni Aprilani : Ada Skenario Klub IPL Tak Ijinkan Pemain Gabung Timnas
Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Toni Aprilani meminta, kepada semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan prestasi tim nasional Indonesia.
Sejumlah klub peserta kompetisi Indonesian Premier League (IPL) menolak untuk mengizinkan pemain untuk membela tim nasional Indonesia. Salah satunya adalah klub Semen Padang yang beralasan tidak mengizinkan pemain, karena padatnya jadwal kompetisi klub berjuluk Kabau Sirah di Piala AFC 2013 dan IPL.
“Ada skenario klub-klub peserta kompetisi IPL tidak mengirimkan pemain. Biarkan masyarakat dan pemerintah yang menilai siapa yang tidak ingin timnas berprestasi,” ujarnya ditemui di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2013).
Menurutnya, pihaknya akan mencoba meyakinkan klub-klub terutama Semen Padang untuk mengizinkan pemain membela timnas.
“Sampai saat ini sepengetahuan saya yang belum mengizinkan baru Semen Padang saja. Mudah-mudahan manajemen klub mereka tidak keras kepala,” katanya.
Sementara itu, mengenai pemain-pemain yang bermain di klub-klub peserta kompetisi ISL, Toni Aprilani menjelaskan, klub-klub ISL tidak mempermasalahkan pemanggilan pemain untuk mengikuti timnas, selama itu sesuai aturan.
“Untuk kompetisi berangkat ke pengelola liga. Meminta pengelola liga mengubah jadwal kompetisi supaya menyesuaikan kegiatan timnas. Tetapi tidak sampai menunda jadwal kompetisi sehingga masih ada pertandingan dan tidak sampai kosong,” tuturnya.
Pemusatan latihan timnas (Pelatnas) Timnas Indonesia di bawah pengelolaan Badan Tim Nasional (BTN) akan berlangsung pada 7 Maret 2013. BTN sudah meminta kepada PSSI supaya memanggil 58 pemain yang direkomendasikan untuk mengikuti pelatnas.
Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua Pra Piala Asia 2015 yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 23 Maret 2013.
“Saya berharap pada pertandingan itu penonton antusias menonton pertandingan Timnas Indonesia," harapnya.(rq)

Semen Padang Tolak Lepas Pemain ke Timnas

Semen Padang Tolak Lepas Pemain ke Timnas
- Manajemen klub Semen Padang menolak mengizinkan para pemainnya ke tim nasional Indonesia untuk bertanding melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua Pra Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3/2013).
Padatnya jadwal menjadi alasan klub berjuluk Kabau Sirah itu untuk mengizinkan pemain membela timnas. Sebab saat ini klub asal Sumatera Barat itu sedang berkonsentrasi untuk berlaga di Piala AFC 2013 dan Indonesian Premier League (IPL).
"Jadwal kami padat sehingga pemain Semen Padang tidak bisa ikut serta di timnas," kata Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar saat dihubungi, Senin (4/3/2013).
Di kompetisi Piala AFC 2013 klub berjuluk Kabau Sirah akan menjalani pertandingan perdana melawan Singapore Armed Forces di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (5/3/2013).
Setelah pertandingan itu, Elie Aiboy dkk akan berangkat ke India untuk menghadapi laga kedua Piala AFC melawan Churcill Brothers di Shri Shiv Chhatrapati Complex, Selasa (12/3/2013).
Sementara, pemusatan latihan nasional (pelatnas) Timnas Indonesia di bawah pengelolaan Badan Tim Nasional (BTN) akan dimulai pada Kamis (7/3/2013).
"Kalau dipaksakan bergabung paling baru bisa tanggal 18 Maret. Dan itu sangat mepet dengan laga lawan Arab Saudi," katanya.
Menyikapi kondisi ini, Erizal Anwar berharap, supaya PSSI bisa mencari pemain dari klub lain untuk mengisi komposisi pemain yang sebelumnya diharapkan diperkuat pemain Semen Padang. Apabila dipaksakan, para pemain dikhawatirkan akan menganggu persiapan timnas.
"Pemain Semen Padang tidak akan bugar ketika bergabung dengan timnas. Jadi, PSSI harus mencari pemain lain," ujarnya.
PSSI melalui BTN sudah memanggil 58 pemain. Enam diantaranya adalah pemain Semen Padang. Mereka yaitu,  Jandia Eka Putra, Novan Setya, Syaifullah, Arif Yuansyah, Nur Iskandar, dan Titus Bonai. (sg)