UP
    Latest News

Kebelet Mencret , Bolos Latihan , Okto maniani Dicoret dari Timnas !

Kebelet Mencret , Bolos Latihan , Okto maniani Dicoret dari Timnas !
  Oktovianus Maniani dikeluarkan dari tim nasional Indonesia karena tidak disiplin mengikuti latihan. Okto pun langsung meninggalkan Hotel Sultan, Sabtu (9/3/2013)
"Okto tidak disiplin dalam mengikuti latihan, pemain timnas yang lain selalu mengikuti dua kali latihan dalam sehari namun, Okto selalu tidak disiplin dalam mengikuti latihan. Pemain timnas harus disiplin, karena dengan disiplin dia bisa meraih kemenangan melawan Arab Saudi pada 32 Maret mendatang," jelas pelatih timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco
Menanggapi keputusan Blanco itu, Okto mengatakan, "Kesalahan saya hanya tidak berkomunikasi saat tidak mengikuti latihan pagi karena saya sakit perut. Saya tidak masalah, namun ini tidak etis karena saya dikeluarkan oleh asisten pelatih Marcos Conenna, seharusnya pelatih kepala Luis Manuel Blanco yang menyampaikan hal ini," kata Okto
Pengurus Badan Tim Nasional (BTN), Tommy Arief, mengaku sudah bicara dengan Blanco soal keputusan mengeluarkan Okto dari timnas.
"Blanco sangat disiplin. Kita sudah berkordinasi dengan dia terkait dengan keputusannya, tetapi dia tetap mengatakan Okto harus dikeluarkan," kata Tommy
"Saat ini kita tidak mengetahui keberadaan Okto, namun kita sudah mengurus tiket pesawat, pada Minggu (10/3/2013) Okto pulang ke Manokwari," tambahnya.

setelah pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco mencoret pemain kelahiran Papua itu dari daftar pemain karena melakukan tindakan indisipliner.
Saat ini mantan pemain Persiram Raja Ampat itu kebingungan. Sebab dia tidak tahu harus bermain sepakbola dimana. Seperti diketahui keputusannya membela tim nasional Indonesia dikarenakan dia tidak mendapatkan kejelasan dari manajemen klub Persepar Palangkaraya.
 (sg)

Bos Klub Jakarta FC adalah Ayah Kandung Airlangga Sucipto , Mengaku Berhak dapat Suara di Kongres

Bos Klub Jakarta FC adalah Ayah Kandung Airlangga Sucipto , Mengaku Berhak dapat Suara di Kongres
Bos jakarta Fc yang mengaku-ngaku sebagai persija , Bambang Sucipto menegaskan, pihaknya menolak keputusan rapat Tim Verifikasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang memberikan jatah satu suara kepada Persija di bawah kepengurusan Ferry Paulus.
Menurutnya, keputusan Tim Verifikasi KLB PSSI yang melakukan proses verifikasi untuk peserta kongres pada 17 Maret 2013 di Jakarta itu belum mencapai keputusan final sebab masih akan ada rapat Ketua Umum PSSI dan Komite Eksekutif PSSI.
"Kami akan mengajukan bukti-bukti. Seharusnya kami yang berhak mewakili Persija di KLB PSSI 17 Maret. Sebab kami adalah Persija yang asli," ujarnya Minggu (10/3).
Ayah kandung pesepakbola nasional Airlangga Sucipto itu kemudian menjelaskan, bukti-bukti tersebut di antaranya Transfer Matching System (TMS) yang dimiliki secara resmi oleh pihaknya. Kemudian dia melanjutkan ada bentuk dukungan secara langsung dari 16 klub dari total 30 klub anggota Persija Jakarta.
Konflik internal yang melanda Persija telah membuat tim warisan era perserikatan itu terpecah. Persija pimpinan Ferry Paulus tampil di Liga Super Indonesia (ISL), sedangkan pecahannya bermain di pentas Indonesian Premier League (IPL).
Perpecahan ini pun meluas hingga ke ranah hukum. Hasilnya, Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah memenangkan gugatan Persija versi ISL, pada 23 Oktober 2012 lalu. Dalam putusannya, majelis hakim PN Jaktim memutuskan pihak yang berlaga di IPL tidak layak menggunakan nama Persija Jakarta. Meskipun begitu, Bambang Sucipto menegaskan, justru pihak Ferry Paulus yang tidak berhak menggunakan nama Persija.
"Harus diketahui, orang-orang yang duduk di manajemen, bukan para pendiri Persija. Ferry Paulus, sama sekali tidak mengerti Persija. Kami inilah, pendiri Persija yang sah berdasarkan AD/ART," tegasnya.
"Jika melihat pada putusan PN Jakarta Timur, Persija kamilah yang menang. Tetapi berbeda ketika sampai ke media. Kami masih mempunyai bukti-bukti hasil putusan PN Jakarta Timur,"
Bambang Sucipto berharap permasalahan ini segera diselesaikan. Sebab dia tidak mau pihaknya dirugikan serta tidak mendapatkan suara pada KLB PSSI 17 Maret.
"Kami ini selalu tunduk dengan perintah dari PSSI. Secara resmi kami juga terdaftar di PSSI, AFC, dan FIFA. Masa kami tidak mendapatkan suara di kongres. Seharusnya ada solusi untuk menyelesaikan ini," harapnya.
Seperti diketahui, Ketua Tim Verifikasi Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Agus Yasmin mengatakan bahwa tidak benar jika KLB PSSI yang akan digelar pada 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, telah tuntas dibahas di Tim Verifikasi.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua Tim Verifikasi, Agus Yasmin, dan dihadiri Togar Manahan Nero (Wakil Ketua), R. Finantha Rudy, Bustami, Maurice Tuguis, Sefdin Syaifudin Alamsyah (Anggota) serta dua tim pengawas dari Kemenpora Brahmana dan Victor Emanue tersebut disepakati bahwa peserta KLB yang sudah lolos verifikasi berjumlah 79. Sisanya 21 peserta lagi yakni 18 Pengprov dan tiga klub masih bermasalah.
Sesuai kesepakatan bersama Tim Verifikasi bahwa sisa pembahasan voters yang belum rampung, yakni 18 Pengprov dan tiga klub lainnya, akan diserahkan dalam rapat Ketua Umum PSSI dan Komite Eksekutif PSSI untuk diputuskan.(sf)

Polda jatim Bekukan Izin Pertandingan Sepakbola di jawa Timur

Polda jatim Bekukan Izin Pertandingan Sepakbola di jawa Timur
Setelah Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengancam akan menghentikan pertandingan sepakbola di Jawa Timur (Malang Post, 9/3), kini giliran polisi.

Polda Jawa Timur, bahkan langsung bersikap keras. Seluruh izin pertandingan sepakbola di Jawa Timur, baik ISL maupun IPL, dibekukan.

Pelarangan itu, buntut bentrokan massa di ruas jalan tol Banyu Urip, Jumat (8/3) dini hari. Diduga melibatkan bonek, yang menyerang dan menghadang Aremania.

Agar sepakbola bisa kembali digelar, polisi meminta syarat. Ada kesepakatan antara seluruh elemen supporter. Yakni, sepakat untuk tidak menimbulkan kerusuhan. Jika kesepakatan dibuat, izin baru akan diberikan.

’’Kita tidak izinkan semua pertandingan bola di Jawa Timur sampai ada kesepakatan,’’ kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Tayib, kemarin.

Karena kerusuhan itulah, polisi akan segera mengumpulkan pimpinan seluruh elemen suporter di Jatim. Mereka, akan diminta membuat kesepakatan bersama, agar tidak lagi timbul kerusuhan antar suporter.

’’Termasuk komunikasi, harus rutin dilakukan antar kelompok supporter. Pokoknya selama antar komponen suporter tidak sepakat, tidak akan ada pertandingan (sepakbola),’’ ujarnya.

Sebelumnya, Pakde Karno, sapaan akrab Gubernur Jatim menyebut, Kapolda Jatim bisa saja tidak memberi izin pertandingan sepakbola, jika menurut pertimbangan Kapolda, menganggu keamanan dan kepentingan umum.

‘’Intinya keamanan dan ketertiban itu, menjadi pertimbangan dan harus didahulukan. Karena menganggu kepentingan umum bertentangan dengan UU nomor 32,’’ kata Pakde Karwo. (bt)

Hotel Tempat Menginap Persib di Palembang Dilempar Batu Manusia Berbaju Orange

Hotel Tempat Menginap Persib di Palembang Dilempar Batu Manusia Berbaju Orange
Hotel Sandjaya Jl. Kapten A. Rivai no. 6193 Palembang tempat menginap tim Persib Bandung dilempar batu oleh sekelompok orang tak dikenal yang menggunakan kendaraan roda dua.

Aksi pelemparan batu itu menyebabkan kaca lobby hotel pecah berantakan. Selain itu sebuah mobil Avanza dengan nopol BH 1377 EI warna hitam yang sedang diparkir juga mengalami pecah.

Sekelompok orang yang tak dikenal itu, juga melempari bis yang digunakan Viking usai menyaksikan tim Persib Bandung kontra Sriwijaya FC di Gelora Sriwijaya, Jakabaring Palembang, Sabtu (9/3/2013) malam. Beruntung aksi pelemparan tersebut tidak memakan korban bobotoh Persib.

Saksi mata Sunarto salah seorang sopir taxi yang sedang mangkal di depan hotel Sandjaya mengatakan, beberapa orang yang menggunakan motor tiba-tiba melakukan pelemparan.

"Mereka menggunakan baju warna hijau dan orange tapi saya tidak tahu itu atribut apa," kata Sunarto yang terkena lemparan batu kaki sebelah kanannya.

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku kecewa dengan aksi pelemparan batu oleh sekelompok orang tak dikenal. "Saya sangat kecewa karena sebelumnya suporter Persib dan Sriwijaya tidak pernah terjadi apa-apa. Selama ini baik-baik saja, tapi ko sekarang jadi begini, saya juga tidak tahu kenapa," kata Umuh kepada wartawan di depan Hotel Sandjaya Palembang.

Dikatakan Umuh, kemungkinan besar ada provokator yang memperkeruh. "Kita sudah menerima kekalahan, wasit juga sudah bagus memimpin. Dan kita baik-baik bersalaman dengan manajer Sriwijaya," kata Umuh.

Yang dikhawatirkan lanjut Umuh, ketika Sriwijaya bertandang ke Persib Bandung. "Ini yang jadi masalah. Saya tidak mau bertanggung jawab kalau ada kejadian. Selama ini kita baik karena memang supporter Sriwijaya sangat baik ke kita," katanya.

Umuh berharap pihak keamanan dan panpel Sriwijaya FC segera menemukan oknum yang tidak bertanggung jawab. "Kita serahkan saja ke pihak kepolisian di sini (Palembang) dan panpel. Saya juga menyayangkan tidak ada pengamanan dari pihak panpel," kata Umuh.

Sementara pihak kepolisian setempat belum bisa diminta keterangan. Salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa kejadian ini kali pertamanya terjadi. "Justru yang kita khawatirkan itu bentrok antar suporter Sriwijaya. Ini diluar dugaan karena selama ini suporter Persib dan Sriwijaya selalu damai," ujarnya.

Menurutnya, justru yang dikhawatirkan bentrok antar supporter Sriwijaya, karena itu pihak keamanan sempat membekukan tiga kelompok suporter pendukung Sriwijaya. Jadi untuk kejadian ini masih belum tahu pasti apa motifnya," katanya.(gs)

Gubernur Jakarta Nonton Banci kaleng di markas Persija

Gubernur Jakarta Nonton Banci kaleng di markas Persija
Markas persija jakarta ,Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dipadati ribuan alay penggemar musik banci haram K-Pop. Mereka datang untuk melihat penampilan para banci kaleng yang tergabung dalam boy band dari korea yang akan mengisi acara konser banci , Music Bank.

Ribuan alay itu berteriak sembari memanggil nama idola mereka. Suasana konser banci kaleng semakin meriah saat Gubernur DKI Joko Widodo hadir di tengah-tengah acara.

Berkemaja putih Jokowi tiba di markas persiija , GBK pukul 19.00 WIB. Jokowi datang bersama dengan putri tercintanya Kahiyang Ayu dan langsung menuju kursi VIP.

Jokowi mengaku, datang ke konser alay , K-Pop untuk memenuhi undangan dari Kedutaaan Besar Korea. Sebelumnya Jokowi mengaku akan belajar menajemen musisi  alay , K-Pop tersebut yang telah sukses go international itu.

"Pertama mau nonton, yang kedua kita mau lihat persiapan konser Korea itu seperti apa. Saya paling seneng itu negara yang bisa go international tapi dimulai dari dasar. Ini K-Pop bisa itu seperti itu, mendunia itu disiapkan 30 tahun yang lalu," katanya Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/3/2013).(sf)

KPSI dan PSSI bersatu karena Sama-sama Kehabisan Dana

KPSI dan PSSI bersatu karena Sama-sama Kehabisan Dana
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menilai salah satu kunci penyelesaian polemik sepak bola nasional adalah adanya keterbatasan dana dari masing-masing pihak yang berpolemik (PSSI dan KPSI). Menurutnya, kondisi pendanaan baik dari pihak PSSI maupun KPSI saat ini sudah tidak seperti sebelumnya, ditambah adanya desakan dari FIFA mendorong kedua kubu berseteru untuk segera bersatu.
"Dana yang dikucurkan sudah mulai seret. Kondisi ini membuat kedua belah pihak mulai melunak ," kata Menpora Roy Suryo saat menghadiri Musorprovlub KONI Sulawesi Selatan di Makassar .

"Sudah saatnya PSSI bersatu. Kami berharap Kongres Luar Biasa (KLB) 17 Maret nanti menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia," katanya menambahkan.
Roy Suryo menjelaskan, tahapan penyelesaian polemik sepak bola Indonesia mulai terlihat. Kedua belah pihaknya saat ini bahu-membahu mempersiapkan KLB di Hotel Borobudur Jakarta, 17 Maret 2013.
Proses verifikasi pemilik suara atau voters yang akan menjadi peserta KLB PSSI oleh gabungan dari PSSI dan KPSI juga sudah dituntaskan. Ada 100 voters yang akan menjadi peserta sesuai dengan data KLB PSSI Solo, 9 Juli 2011. "Kami telah mendapatkan laporan terkait jumlah voters berikut nama yang diundang. Rencananya undangan mulai dikirim Senin nanti (11/3)," kata politisi dari Partai Demokrat itu.

Perintah FIFA KLB PSSI merupakan salah satu perintah dari FIFA. Selain itu perintah yang harus dilakukan adalah revisi statuta, penggabungan liga (IPL dan ISL) serta pengangkatan kembali empat anggota Komite Eksekutif PSSI. Jika perintah itu tidak dilakukan dengan batas waktu 20 Maret maka sanksi tegas dari FIFA akan diberikan.
Menpora Roy Suryo selama di Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat dimulai ke PPLP Makassar. Di sekolah khusus atlet muda ini, pria lulusan Fisipol UGM ini bertatap muda langsung dengan semua atlet termasuk jajaran guru dan pelatihnya.
Setelah itu, pria yang juga dikenal dengan ahli telematika ini menghadiri Musorprovlub KONI Sulawesi Selatan. Setelah itu menjadi narasumber pada kuliah tamu di UIN Makassar dan ditutup peresmian lapangan tenis Karebosi Makassar. (aac)