Sekolahku, SMAN 1 PADANG
Paragraf Eksposisi
Sekolahku, SMAN 1 PADANG
SMA 1 Padang, sekolah yang berdiri tahun 1917 dengan arsitektur Belanda yang sederhana tapi megah pada zaman itu. Berasal dari peninggalan Belanda yang mana dulunya bernama EUROPEESCHE LAGERE SCHOOL setingkat SLTA sekarang. Terletak di Jalan Balantuang no.1, kemudian dirubah menjadi Jalan Sukarno, setelah itu diubah lagi menjadi Jalan Jend. Sudirman sampai sekarang.
Namanya pun silih berganti yang berawal dari EUROPEESCHE LAGERE SCHOOL selanjutnya Jagoka di zaman penjajahan Jepang, trus IES di masa perjuangan kemerdekaan, dan terakhir barulah SMAN 1 Padang pada saat Indonesia merdeka.Sekolah yang bertempat di Kota Padang Sumatera Barat ini telah menjadi pusat pendidikan bagi pemuda masyarakat Kota Padang dan luar Kota Padang, serta telah melahirkan berbagai tokoh-tokoh bangsa yang membantu perkembangan bangsa Indonesia.
Sekolah yang telah memperlancar pendidikan di Kota Padang ini, sudah cukup tua. Gedung yang sudah termasuk tua dari segi umur namun tetap berdiri kokoh walaupun ada bagian-bagian yang memerlukan perbaikan. Tahun 2008 dilakukan renovasi oleh Balai Peninggalan Sejarah dan Purbakala Batu Sangkar.
SMAN 1 Padang sangat erat hubungannya dengan PERMINDO (Perguruan Menengah Indonesia) dimana antara MULO (SMPN 1 Padang sekarang) dipisah dengan EUROPEESCHE LAGERE SCHOOL(SMAN 1 sekarang).
Gempa yang terjadi di Padang pada tanggal 30 September lalu memang masih menyisakan duka mendalam bagi SMAN 1 Padang. Karena itulah, sebuah Yayasan lintas agama bernama Yayasan Tzu Chi ingin memberikan bantuan untuk membuat sekolah yang layak bagi para pelajar di Kota Padang. Penawaran ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Padang. Melalui beberapa pertimbangan maka pemerintah memutuskan agar gedung sekolah tersebut nantinya akan ditempati oleh SMA Negeri 1 Padang.
Tempat Pak Gamawan Fauzi (MENDAGRI) dulunya menuntut ilmu ini di bangun diatas lahan seluas 1,2 hektar, tepatnya di kawasan Belanti Kota Padang (jalan Belanti Raya). Sekolah yang diresmikan pada tanggal 7 Agustus lalu ini dibangun selama kurang lebih 9 bulan sejak peletakan batu pertama pada 10 November 2009.
SMA Negeri 1 Padang boleh dikatakan sebagai salah satu sekolah paling megah di provinsi Sumatera Barat bahkan di Indonesia. Sekolah yang disumbangkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Internasional Indonesia ini di bangun dengan standard Internasional, tidak tanggung – tanggung, yayasan yang berpusat di Negara Taiwan ini mengucurkan dana 39 Milyar untuk membangun gedung lengkap dengan fasilitasnya.
Sekolah ini terdiri dari 42 ruangan belajar, sebuah gedung olahraga, mesjid, dan juga dilengkapi helipad pada bagian atas gedungnya. Tidak hanya sebagai sarana untuk belajar mengajar, sekolah ini juga akan dijadikan sebagi tempat evakuasi (shelter) warga sekitar sekolah hingga radius 1 km. Gedung sekolah ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menahan guncangan gempa hingga 9 skala richter.
-harryandiga-
No comments:
Post a Comment