UP
    Latest News
Showing posts with label PERSIJA. Show all posts
Showing posts with label PERSIJA. Show all posts

Persija vs Persela = 1-2 , Diusir dari Jakarta , Dibunuh di Solo , Terkapar Di Dasar klasemen

Persija vs Persela = 1-2 , Diusir dari Jakarta , Dibunuh di Solo , Terkapar Di Dasar klasemen
Sial benar nasib klub ibukota , persija . Memainkan laga home  lanjutan ISL di Stadion manahan solo dikarenakan Stdion GBK digunakan untuk konser K-pop , mereka malah ditaklukan tamunya persela 1-2.

Gol telat Samsul Arif di injury time babak kedua menangkan Persela. Ini menjadi kekalahan ke-4 Persija dalam enam pertandingan terakhir. Hasil negatif dalam laga di Stadion Manahan, Solo membuat Persija terpaksa masih menyandang status tim juru kunci.
Sinyal kekalahan ikon Ibukota itu sudah terlihat saat Samsul Arif mencetak gol cepat di menit 3 selepas kick-off. Persija sendiri hanya mampu membalas lewat gol dari titik putih melalui Pedro Javier di menit 9. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Skor imbang 1-1 pada babak pertama membuat Persija dan Persela mempertahankan tempo permainan. Pada interval kedua, Laskar Joko Tingkir tanpa motor serangan Gustavo Lopez yang ditarik keluar karena cedera. Dia digantikan Catur Pamungkas sebelum laga babak kedua di mulai.

Wasit Juwari sempat menghentikan pertandingan di menit 47 karena asap yang ditimbulkan dari kembang api penonton. Asap yang menggumpal di belakang gawang Persija membuat jarak pandang terbatas. Laga kemudian dilanjutkan. Persija yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba mengungguli penguasaan bola.

Asisten pelatih Persija, Sudirman menarik Park Kyeong-min untuk memberikan tenaga baru untuk membongkar pertahanan Persela. Defri Risky masuk menggantikan pemain asal Korea Selatan itu. Namun pergantian pemain belum terlihat efektif. Persija masih sulit menembus bermain lebih ke dalam jantung pertahanan Persela.

Menit 91, Persija harus kembali gigit jari setelah Samsul Arif membobol gawang Galih Sudaryono di menit 90+3. Lewat tendangan diagonal, Samsul mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Persela. Bola tendangan Samsul sempat menyentuh kaki pemain belakang Persija, Firmansyah. Hingga peluit panjang dibunyikan, Persija harus puas menutup laga dengan kekalahan.

Rapor merah atas Persela membuat Persija masih terbenam di dasar klasemen dengan 8 poin. Sedangkan kemenangan saat jumpa Persija membawa Persela melompat papan tengah klasemen. Tim yang bermarkas di Stadion Surajaya itu berada di posisi 8 mengemas 13 poin.

Susunan Pemain
Persija Jakarta:
Galih Sudaryono, Firmansyah, Syahroni, Syahrijal, Amarzukih, Ferry Komul, Johan Juansyah (Anindito Wahyu 58'), Robertino Pugliara, Park Kyeong-min (Defri Risky 75'), Pedro Javier, Rachmat Affandi

Persela Lamongan: Choirul Huda, Gilang Angga (Danu Rosade 68'), Roman Golian, Hang Sang-min, Dedy Indra (Syaiful Lewanusa 81'), Jimmy Suparno, Fajar Handika, Gustavo Lopez (Catur Pamungkas 45'), Zaenal Arif, Samsul Arif, Mario Costas

Gubernur Jakarta Nonton Banci kaleng di markas Persija

Gubernur Jakarta Nonton Banci kaleng di markas Persija
Markas persija jakarta ,Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dipadati ribuan alay penggemar musik banci haram K-Pop. Mereka datang untuk melihat penampilan para banci kaleng yang tergabung dalam boy band dari korea yang akan mengisi acara konser banci , Music Bank.

Ribuan alay itu berteriak sembari memanggil nama idola mereka. Suasana konser banci kaleng semakin meriah saat Gubernur DKI Joko Widodo hadir di tengah-tengah acara.

Berkemaja putih Jokowi tiba di markas persiija , GBK pukul 19.00 WIB. Jokowi datang bersama dengan putri tercintanya Kahiyang Ayu dan langsung menuju kursi VIP.

Jokowi mengaku, datang ke konser alay , K-Pop untuk memenuhi undangan dari Kedutaaan Besar Korea. Sebelumnya Jokowi mengaku akan belajar menajemen musisi  alay , K-Pop tersebut yang telah sukses go international itu.

"Pertama mau nonton, yang kedua kita mau lihat persiapan konser Korea itu seperti apa. Saya paling seneng itu negara yang bisa go international tapi dimulai dari dasar. Ini K-Pop bisa itu seperti itu, mendunia itu disiapkan 30 tahun yang lalu," katanya Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/3/2013).(sf)

Persija dan Jakarta Fc Bakal Digabung

Persija dan Jakarta Fc Bakal Digabung
Chief Executive Officer (CEO) PT. Persija Jaya, Bambang Sucipto membenarkan adanya rencana penggabungan jakarta fc  dan Persija Jakarta Indonesia Super League (ISL).
Bambang Sucipto yang hadir dalam latihan Tim Nasional Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta, Jumat (8/3) mengatakan, memang ada arahan dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk kembali mempersatukan kembali klub  Ibu Kota tersebut.
“Memang sebelumnya ada arahan dari Pemkot untuk kembali mempersatukan Persija ISL dan jakarta fc . Tapi memang belum ada pembicaraan secara langsung dari kedua manajemen klub,” jelasnya.
Bambang juga mengatakan, kalau pihaknya selalu siap bila harus melakukan rekonsiliasi dengan Persija ISL yang dipimpin Fery Paulus, bahkan dirinya dan pengurus jakarta fc siap bila nantinya diberhentikan usai proses rekonsiliasi terjadi, asalkan menurutnya Persija sebagai klub sepak bola dikelola secara jelas.
“Kami selalu siap bila memang harus melakukan rekonsiliasi. Bahkan kami siap bila memang harus diberhentikan, asalkan Persija dikelola secara benar,” tambahnya.[fa]

Super Junior Paksa Persija Angkat Kaki dari GBK

Super Junior Paksa Persija Angkat Kaki dari GBK
 Setelah kekalahan 1-3 dalam laga tandang menghadapi Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, (3/3), Persija kembali bersiap menyambut pertandingan selanjutnya. Kali ini, mereka akan bertindak sebagai tuan rumah kala melawan Persela Lamongan (10/3). Sial bagi mereka, laga kandang kali ini kembali tak bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Pasukan Macan Kemayoran kembali harus gigit jari tidak bisa menggelar pertandingan di hadapan publiknya sendiri di SUGBK, karena sehari sebelumnya (9/3) di tempat yang sama akan digelar konser musik Korea bertajuk 'KBS Music Bank-World Tour 2013 in Jakarta '

"Pihak promotor konser sudah mem-booking dan memberikan down-payment (DP) sejak setahun lalu untuk konser tanggal 9 Maret," ungkap Eni, pengelola SUGBK. "Ketika kemudian berdekatan dengan pertandingan sepak bola, jadwal home Persija, kami tidak bisa berbuat banyak."
Soal Persija bakal mengungsi ke mana, hal tersebut masih menjadi tanda tanya. "Saya belum mendapatkan informasi pertandingan Persija akan digelar dimana jadinya setelah tidak bisa menggunakan SUGBK," pungkasnya.(wr)

Asisten pelatih : Persija Kalah segalanya dari Persib

Asisten pelatih : Persija Kalah segalanya dari Persib
Kekalahan telak 3-1 atas Persib Bandung membuat kubu Persija Jakarta meradang. Asisten pelatih Persija Ega Raka Galih menyebut tim Macan Kemayoran kalah secara teknis dan mental bertanding yang menurun tajam.
Ega mengatakan, di laga kali ini Persib unggul segalanya. “Yang pasti pertandingan hari ini Persib jelas lebih bagus. Apalagi kita kehilangan Fabiano di menit 73,” ungkap Ega kepada wartawan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (03/3).
Menurut Ega, Persija sangat berharap bisa mencuri poin. Apalagi peluang tersebut sudah terlihat sejak skor imbang 1-1. “Tapi setelah skor 2-1 kami kehilangan arah,” ucapnya.
Persija memang tampil memberikan perlawanan terutama di babak pertama. Bahkan mereka memberikan kejutan setelah mampu menyamakan kedudukan 1-1 di awal babak kedua melalui Pedro.
“Pada awalnya kami bisa 1500 persen termotivasi melawan Persib. Tapi patut diakui secara teknis dan mental Persib lebih siap dari kami,” tutupnya.
Atas kekalahan tersebut Persija saat ini tertahan di peringkat ke-16 klasemen Indonesia Super League (ISL) dengan mengoleksi 8 poin hasil dari 8 kali bermain. (jy)

Kalah dari Persib , Fabiano Beltrame Minta Maaf

Kalah dari Persib , Fabiano Beltrame Minta Maaf
Kapten tim Persija Jakarta, Fabiano Rosa Beltrame meminta maaf kepada The Jakmania karena tidak dapat mengantarkan Macan Kemayoran meraih kemenangan atas Persib Bandung.
Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta, 3-1 pada pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2013).
Gol kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Kenji Adachihara pada menit ke-18, Sergio Van Dijk melalui tendangan penalti pada menit ke-54 dan menit ke-62. Sementara, gol balasan Macan Kemayoran dicetak oleh Pedro Javier pada menit ke-48.
Persija Jakarta di pertandingan ini harus kehilangan kapten Fabiano Beltrame yang dihukum kartu merah karena mendapatkan akumulasi kartu kuning. Pada menit ke-71 dia melakukan pelanggaran keras terhadap Supardi.
"Maaf The Jakmania mungkin tadi kalau tidak di kartu merah Persija bisa mendapatkan hasil lebih baik," ujar pemain asing asal Brazil itu.
Kekalahan dari Persib Bandung membuat Persija Jakarta tertahan di posisi ke-16 kelasemen sementara ISL. Ismed Sofyan dkk sudah bertanding sebanyak 9 kali, meraih 2 kali kemanangan, 2 kali seri, dan 5 kali kalah, serta mengumpulkan poin 8.
Sementara Persib Bandung beranjak naik ke peringkat kesembilan kelasemen sementara ISL. Firman Utina dkk sudah bertanding sebanyak 8 kali,  meraih 3 kali kemanangan, 3 kali seri, dan 2 kali kalah, serta mengumpulkan poin 12.(fs)

Merasa diri jago , 2 Bobotoh panjat Papan Skor di laga persib vs Persija

Merasa diri jago , 2 Bobotoh panjat Papan Skor di laga persib vs Persija
PERTANDINGAN Persib Bandung lawan Persija selalu saja menyedot banyak penonton. Demikian juga dengan laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kab. Bandung, Minggu (3/3/2013) para bobotoh  memenuhi seluruh tribun. Bahkan ada dua bobotoh yang tampak melakukan aksi jagoan nekat dengan menaiki ketinggian papan skor(dg)

Persib vs Persija = 3-1 , Datang dengan barakuda , Pulang dengan Tangan hampa

Persib vs Persija = 3-1 , Datang dengan barakuda , Pulang dengan Tangan hampa
Datang dengan kekuatan compang camping , Kedalaman skuad seadanya , memasuki stadion dengan barakuda , persija harus pulang dari jalak harupat dengan tangan hampa setelah ditampar oleh persib 3-1 dalam laga bertajuk El clasicco indonesia .

Persib Bandung memenangkan "Derby Indonesia" melawan Persija Jakarta 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Minggu (3/3/2013). Gol Persib dicetak Kenji Adachihara menit 18, Serginho Van Dijk menit 54 lewat titik penalti dan 81.

Sedangkan gol Persija dibuat Pedro Javier Velazquez menit 47 lewat titik penalti. Tertinggal 0-1 di babak pertama, Persija langsung menggebrak di awal babak kedua. Pada menit 47, Persib dihukum tendangan penalti karena Abanda Herman handsball di dalam kotak terlarang. Pedro yang baru masuk menggantikan Johan Juansyah sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Namun, hanya berselang tujuh menit, giliran Persija dihukum penalti karena Syahroni menghadang Firman Utina di kotak terlarang. Sergio sukses menjadi eksekutor dan Persib unggul lagi. Menit ke-71, Fabiano Beltrame diusir wasit karena pelanggaran kerasnya kepada Supardi. Pada menit 81, tendangan torpedo jarak jauh Sergio meluluh lantahkan  gawang Adixi. Skor 3-1 tak berubah hingga laga usai.(dg)

27 Ribu Tiket Persib vs Persija Ludes , Calo Gentayangan

27 Ribu Tiket Persib vs Persija Ludes , Calo Gentayangan
Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2013 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2013). Panitia penyelenggara (Panpel) pertandingan Persib telah mencetak 27.000 tiket yang disesuaikan dengan kapsitas tempat duduk di stadion Si Jalak Harupat untuk menyambut laga bertajuk "Derby Indonesia" itu. Tiket tersebut dijual melalui sejumlah agen resmi.

Tiket di cetak 27.000 lembar sesuai dengan jumlah kursi di Stadion Jalak harupat,” ujar Sekretaris Panpel Persib Bandung, Budi Bram ketika dihubungi melaui pesan singkat, Sabtu (2/3/2013).

Pada H-1 menjelang pertandingan "El Classico"-nya Indonesia itu, seluruh tiket yang ada di semua agen sudah ludes dipesan, bahkan menurut agen di Viking Persib Fanshop, Jalan Banda, tiket telah habis sejak Jumat (1/3/2013).

“Tiket habis dari kemarin, dari hari Jumat siang juga sudah habis. Mungkin ini karena faktor pertandingannya, melawan musuh bebuyutan,” ujar Bang Dav bagian ticketing Viking Persib Fanshop, , Sabtu (2/3/2013).

Hal serupa juga dikatakan Sekretaris Panpel Persib Budi Bram, tiket untuk pertandingan Persib vs Persija sudah habis, dan untuk para bobotoh yang tidak memiliki tiket diharapkan tidak memaksakan untuk datang ke stadion. "Tiket sudah Sold Out," ujarnya.

Dari pantauan di beberapa tempat seperti di stadion Siliwangi dan Stadion Persib, Sabtu (3/2/2013), terdapat beberapa calo yang menawarkan tiket dengan harga di atas harga normal bahkan sampai dua kali lipat dari harga asalnya, tribun Utara dan Selatan harga normal Rp 25.000 menjadi Rp 50.000 sampai Rp 60.000, VIP Rp 125.000 menjadi Rp 210.000, Samping utara/selatan dari Rp 75.000 menjadi 150.000, dan tribun Timur dari harga normalnya Rp 40.000  menjadi Rp 65.000 .(gt)

Polisi tak Izinkan Duel Persib vs Persija di Gelar di Kolam Renang , Siliwangi

Polisi tak Izinkan Duel Persib vs Persija di Gelar di Kolam Renang , Siliwangi
Polisi memastikan tidak mengeluarkan izin pertandingan laga klasik antara Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion yang oleh pemain persib , sergio van dijk dijuluki kolam renang ,  Siliwangi Bandung, Minggu (3/3/2013).

Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya menyebutkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Stadion Siliwangi lantaran berbarengan dengan akan digelar rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat terkait hasil Pilgub Jabar 2013.

"Waktunya bersamaan dengan Pleno KPU, makanya kita tidak mengizinkan.Jadinya di Jalak Harupat. Izinnya sudah turun," ujar Anis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menambahkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Siliwangi, perhitungannya lebih kepada masalah keamanan karena saat bersamaan digelar rapat pleno di Kantor KPU Jabar.

"Kita rekomendasikan Panpel untuk melaksanakannya di Kabupaten Bandung (si Jalak Harupat)," paparnya.

Kendati demikian, Martinus menyampaikan, pihaknya belum menerima informasi terbaru dari pihak Panpel. Sejauh ini, katanya, Panpel belum memberikan keputusan menerima tidaknya bermain di si Jalak Harupat.(gs)

Persija Pukul Persita , Persib yang terpental ,......

Persija Pukul Persita , Persib yang terpental ,......
- Kemenangan Persija Jakarta setelah berhasil memukul Persita Tangerang di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (26/2/2013) berdampak pada posisi Persib Bandung di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2013. Karena Persija yang sebelumnya berada di posisi juru kunci bisa melangkahinya, Persib kini terpental hingga dasar klasemen..

Hingga menyelesaikan 6 pertandingan, Atep dan kawan-kawan baru mengumpulkan nilai 6, hasil sekali menang, 3 kali imbang dan 2 kali kalah. Meski memiliki nilai dan selisih gol yang sama dengan Persela Lamongan, Persib terhindar dari posisi juru kunci lantaran baru memainkan 6 laga. Sedangkan Persela sudah 7 pertandingan.

Posisi ini dipastikan memberikan tekanan tersendiri buat Persib yang baru akan memainkan laga ketujuhnya melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (27/2/2013).(sf)

Persita vs Persija = 0-1 , Pulihkan Harga diri di Jati Diri

Persita vs Persija = 0-1 , Pulihkan Harga diri di Jati Diri
Persija akhirnya berhasil meninggalkan posisi juru kunci  setelah berhasil mengalahkan tuan rumah persita dalam laga yang dihelat di stadion jati diri , semarang , 26 febuari 2013.

Nasib klub ibu kota itu musim ini memang sangat menyedihkan . Sejak rentak kejayaan mereka di tahun 2001 , persija tak pernah lagi merasakan kenikmatan berada di jalur juara , namun tahun ini nampaknya menjadi yang terberat . 

Kondisi internal manejemen yang tidak kondusif serta ditinggal kapten mereka , bambang pamungkas menjadi salah satu penyebabnya .

Namun  rahmad affandi melalui golnya sore ini , sepertinya sedikit memulihkan harga diri macan kemayoran di jati diri .setelah mengalahkan persita 0-1.

Gol semata wayang Persija tercipta di babak pertama. Menerima umpan pendek dari Robertino Pugliara, Rahmat yang tak terkawal langsung melepas tembakan ke sudut kanan bawah gawang tuan rumah.

Di babak kedua, Macan Kemayoran terus berusaha menambah koleksi gol mereka. Serangan demi serangan terus dibangun Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

Pada menit 57, gelandang Persija Park Kyung-Min melepas tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Namun, usaha pemain asal Korea Selatan itu mampu digagalkan kiper Mukti Ali Raja.

Menit 76, kembali Rahmat Affandi menunjukkan insting bagus di kotak penalti. Pemain bernomor punggung 11 itu melepas tendangan voli keras. Sial bagi Rahmat, tendangannya ditepis oleh Mukti. Hingga laga berakhir, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Persija.

Dengan hasil ini, Macan Kemayoran yang sebelumnya duduk di dasar klasemen naik ke posisi 13 dengan 8 poin. Adapun Persita terpaku di posisi 12 dengan 9 angka. 

Susunan pemain
Persita:
Mukti Ali Raja, Ledi Utomo, Luis Durán, Dominggus Fakdawer, Rio Ramandika, Javad Moradi, Maman Jetong, Ade Jantra Lukmana, Kim Dong-Chan, Rishadi Fauzi, Cristian Carrasco

Persija: Adixi Lenzivio, Amarzukih, AA Ngurah Wahyu, Fabiano Beltrame, Ismed Sofyan, Park Kyung-Min, Syahroni, Robertino Pugliara, Johan Juansyah, Defri Rizki, Rahmat Affandi

Laga Persita vs Persija dipindahkan ke Semarang

Laga Persita vs Persija dipindahkan ke Semarang
Persija Jakarta menjalani laga away usiran saat dijamu Persita Tangerang, Selasa (26/2). Kekhawatiran adanya gesekan antar suporter jika laga tetap diputar di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kuningan, Jawa Barat, jadi faktor utama pemindahan tersebut.

Seperti diketahui bersama jika daerah Jawa Barat adalah basis utama dari para pendukung Persib Bandung. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, laga kandang Persita saat menjamu Macan Kemayoran, julukan Persija, terpaksa disepakati untuk digelar di Stadion Jatidiri, Semarang. Kota yang biasa dijuluki Venice Van Java tersebut, dirasa lebih aman untuk menggelar laga di antara kedua tim.

Kesepakatan jika laga tersebut harus digelar di luar Kuningan, ternyata sudah dalam ketetapan awal antara pihak kepolisian setempat dan manajemen Pendekar Cisadane, julukan Persita. Dan fakta lain yang didapat dari kesepakatan yang ada, Persita pun wajib menggelar laga kandang kontra Persib di Kuningan. Alasan yang sama, juga jadi faktor utama ketetapan itu harus dilakukan Persita.

"Memang sudah sejak awal bunyi MoU-nya seperti itu. Lawan Persija dan Persib, Persita tidak boleh menggelarnya di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kuningan. Alasannya lebih dikarenakan faktor suporter yang rawan bentrok," ungkap Manajer Persita, Ahmed Zulfikar Iskandar.

Soal adanya pemindahan dari Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kuningan,  ke Stadion Jatidiri, Semarang, ternyata baru secara lisan disampaikan manajemen Persita kepihak PT Liga Indonesia (Liga) sebagai operator kompetisi Indonesia Super League (ISL). Selain alasan suporter, adanya Pilgub Jawa Barat, juga bisa dijadikan alasan partai tersebut dipindahkan ke Semarang.

"Rencana pemindahan venue pertandingan Persita versus Persija, memang sudah disampaikan secara lisan oleh panitya pelaksana (panpel) Persita. Namun, hingga hari ini, surat resmi pemberitahuan kepada PT LI masih belum dikirimkan oleh pihak Persita," jelas Direktur IT dan Media PT Liga Indonesia, Azwan Karim.

"Memang benar, bila ada agenda perhelatan Pilkada Jawa Barat. Tapi, Persita belum memberikan alasan resmi dan tertulis soal alasan memakai Semarang sebagai venue alternatif. Kami juga menunggu koordinasi dengan panpel Jatidiri, andai memang Semarang dipilih sebagai kandang Persita," lanjutnya.

Jika Semarang akan difinalisasi sebagai kandang alternatif Persita, tentu menimbulkan permasalahan tersendiri bagi Persija. Perbedaan jarak antara Kuningan dan Semarang, bisa saja mengganggu kondisi fisik tim besutan Iwan Setiawan. Apalagi saat ini, Persija sendiri dalam kondisi sangat memprihatikan setelah terperosok diposisi juru kunci klasemen sementara.

Hanya mampu meraih lima angka dari tujuh pertandingan yang sudah dilewati, membuat Persija menempati posisi ke-18 klasemen sementara. Di mana hasil tersebut didapat, setelah mengalami empat kali kekalahan, dua kali bermain imbang, dan hanya mampu satu kali meraup angka penuh. Satu hal yang tentu harus diwaspadai saat dijamu Persita, Persija selalu jeblok disetiap laga away yang telah dijalani.

"Dari dua kali tampil away, kami selalu leading gol, tapi akhirnya kalah. Efektif kami hanya memiliki waktu seminggu sebelum ke Semarang, bila memang pindah dari Kuningan. Destinasi ke Semarang cukup jauh, jadi kami wajib menyiapkan fisik secara maksimal,” terang Iwan.(gs)

Persija Kalah , The Jak Bakar dan rusak Bus di Depan Rumah Duka

Persija Kalah , The Jak Bakar dan rusak Bus di Depan Rumah Duka
Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, membajak dan merusak bus setelah menonton pertandingan Persija melawan Arema Indonesia di Gelora Bung Karno, Sabtu (16/2/2013). Kejadian tersebut berlangsung di depan rumah duka Abadi, Kalideres, Jakarta Barat.

"Tadi bus saya arah Kalideres-Kampung Rambutan juga diberhentikan. Mereka menghancurkan kaca sebelah kiri," kata Jajang, sopir bus di lokasi kejadian pada Sabtu (16/2).

Jajang menambahkan, saat berada di depan rumah duka Abadi, dirinya menghentikan bus di jalur busway untuk menghindari kericuhan suporter Jakmania. Kemudian anak-anak tersebut malah lari dan menghampiri bus yang sedang dia kendarai. Mereka juga merusak kaca bagian samping dan membuka pintu bus tersebut.

Lanjut Jajang, setelah berhasil membuka kendaraan, mereka pun masuk ke bus dan meminta supaya bus segera berjalan. Akhirnya bus dihentikan oleh petugas kepolisian, dan suporter Jakmania tersebut segera diamankan pihak kepolisian.

Sedangkan Kanit Polsek Kalideres AKP Saiful Anwar mengatakan, dari kejadia tersebut, Polsek Kalideres mengamankan 7 orang pemuda yang telah membuat kekacauan. Mereka ditahan karena mencoba membajak 3 buah bus Mayasari Bakti yang melintas di sekitar Daan Mogot, Jakarta Barat.

Adapun ketujuh pemuda tersebut berinisial F, A, A, E, N, Y dan S. Mereka merupakan siswa SMA di salah satu SMA di Jakarta. Saat ditahan, ketujuh pelaku hanya menangis dan merasa takut.

Keributan tersebut berlangsung sejak pukul 19.00-20.00 WIB. Selain itu, keributan juga sempat terjadi di beberapa titik lainnya seperti di flyover Pesing, Jembatan Gantung, dan km 13 Daan Mogot, Jakarta Barat. Di Km 13 Daan Mogot, suporter Jakmania juga sempat bentrok dengan warga sekitar.(dg)

Iwan Setiawan : Saya Bingung ,...

Iwan Setiawan : Saya Bingung ,...
Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan menilai, para pemainnya seolah tidak memiliki semangat saat bertanding di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013.
Sejumlah pertandingan yang dilalui oleh Macan Kemayoran berakhir dengan hasil imbang dan kekalahan. Padahal klub asal ibukota itu sempat unggul terlebih dahulu atas lawan-lawannya.
Tercatat kejadian tersebut terjadi sebanyak lima kali di kompetisi ISL musim 2012-2013. Pada pertandingan melawan Persisam, Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, Gresik United, dan terakhir pada pertandingan melawan Arema Indonesia.
“Itu adalah pekerjaan rumah terbesar tim pelatih apabila sudah unggul bisa dibalas dengan mudah,” ujarnya ditemui usai pertandingan Persija Jakarta melawan Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (16/2/2013).
Menurutnya, sebelum pertandingan melawan Arema Indonesia dia sudah meminta para pemain untuk berusaha dengan maksimal mempertahankan keunggulan.
Namun kembali Persija Jakarta yang  unggul terlebih dahulu melalui gol Pedro Javier pada menit ke-3, mampu dibalikkan keadaan oleh Arema Indonesia melalui gol yang dicetak oleh Kayamba Gumbs pada menit ke-10 dan Alberto Goncalvez menit ke-34.
“Saya bingung sama tim ini harusnya mereka berusaha untuk mempertahankan keunggulan,” tuturnya.(0s)

Kalah dari Arema , Bus Persija dihadang the Jak , Nyaris Gak Bisa keluar Stadion

Kalah dari Arema , Bus Persija dihadang the Jak , Nyaris Gak Bisa keluar Stadion
Pemain dan tim pelatih Persija Jakarta mengalami tekanan dari suporter klub Persija Jakarta setelah kalah dari Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/2/2013).
Terlihat ratusan suporter menunggu di depan pintu keluar tempat bus Persija Jakarta di pintu X, komplek SUGBK. Mereka membawa spanduk-spanduk bertuliskan “Kick Boss” “Persija Isn’t Underdog”. Selain itu suporter juga meminta pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan untuk mundur “Iwan Out, Iwan Out”.
Bus yang ditumpangi para pemain dan pelatih pun sempat tertahan hampir satu jam tidak bisa meninggalkan komplek SUGBK. Sekitar pukul 18.40 WIB akhirnya bus tersebut pulang. Pihak kepolisian di bantu oleh polisi militer ikut berjaga-jaga mengamankan situasi. Terlihat pihak
kepolisian mengamankan seseorang yang dianggap sebagai provokator.
Pada pertandingan melawan Arema Indonesia, Persija Jakarta kalah 1-2.(gd_)

Persija vs Arema : 1-2 , Beto tentukan kemenangan

Persija vs Arema : 1-2 , Beto tentukan kemenangan
Arema Indonesia berhasil memetik kemenangan dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Persija Jakarta dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL).

Kemenangan yang di stadion Gelora Bung Karno tersebut menjadi kemenangan tandang pertama tim Singo Edan di ISL musim ini. Hasil itu membuat skuat asuhan Rahmad Darmawan menggusur posisi Mitra Kukar di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol. Sementara Persija harus puas tertahan di posisi 17.


Persija mengawali pertandingan dengan lebih baik setelah mereka mampu unggul 1-0 ketika laga baru menginjak menit ketiga. Gol cepat didapat memanfaatkan kesalahan Kurnia Meiga yang gagal menangkap bola dengan baik sehingga dapat dicuri oleh Rahmat Afandi yang kemudian mengirimkan bola kepada Pedro Javier untuk dikonversi menjadi gol.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi Arema untuk menyamakan kedudukan. Pada menit kesepuluh, umpan silang Hasyim Kipuw kurang diantisipasi dengan baik oleh kiper Galih Sudaryono sehingga bola muntah mampu dimaksimalkan oleh Keith Kayamba Gumbs untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Tiga menit kemudian, Persija sebenarnya kembali meraih keunggulan melalui gol Syahrijal, namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena Fabiano terjebak dalam posisi offside terlebih dahulu.

Setelah itu kedua tim saling menebar ancaman ke masing-masing pertahanan lawan. Persija merepotkan Arema melalui pergerakan Park Kyeong Min dan juga Pedro Javier, sementara tim tamu mencoba mengambil keuntungan dengan tusukan Dendi Santoso dan Kipuw.

Pada menit ke-35, skor akhirnya kembali berubah menjadi 2-1, kali Arema mampu mengungguli tuan rumah. Umpan matang Kipuw menemukan Beto Goncalves yang berdiri bebas di kotak penalti, tanpa kontrol mantan pemain Persipura tersebut melepaskan tembakan yang tidak mampu diantisipasi Galih.

Persija mencoba memperbaiki lini tengah dengan memasukkan Anindito untuk menggantikan Jarot. Namun, hingga wasit meniupkan peluit tanda jeda, kedudukan 2-1 untuk Arema tetap bertahan.

Persija langsung berusaha tancap gas sejak paruh kedua dimulai. Robertino Pugliara sempat mengirimkan umpan silang matang kotak penalti Arema, namun tidak ada pemain yang mampu menyambutnya.

Sedikit demi sedikit Arema mampu keluar dari tekanan dan kembali melancarkan tekanan ke pertahanan Persija. Singo Edan mendapatkan peluang melalui serangan balik cepat di menit ke-58, Egi mampu mengirim bola kepada Beto yang berada dalam posisi cukup bebas, namun sayang bek Persija dengan cepat menutup ruang Beto sehingga kedudukan masih belum berubah.

Persija terus mencoba untuk menekan pertahanan tim tamu untuk dapat mencetak gol penyama kedudukan. Beberapa kali Persija mendapatkan peluang melalui tendangan penjuru, namun tidak ada yang berhasil dimaksimalkan. Sementara Arema berusaha mencuri gol melalui serangan balik cepat.

Pada menit ke-73, Arema memiliki peluang emas untuk menambah keunggulan setelah umpan tarik Beto mengarah ke Gonzales yang berdiri bebas di kotak penalti, sayang pemain asal Uruguay tersebut kurang tenang sehingga gagal memanfaatkan peluang tersebut.

Tempo permainan semakin cepat di 15 menit terakhir, Arema kembali mendapatkan beberapa peluang melalui serangan balik yang kali ini mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Galih. Sementara Macan Kemayoran juga masih belum mampu memanfaatkan beberapa peluang yang didapat melalui tendangan penjuru.

Pada menit ke-85, Kurnia Meiga melakukan penyelamatan gemilang dengan mementahkan tandukan Pedro Javier yang disusul dengan sontekan Rahmat Affandi memanfaatkan bola muntah. Dua menit kemudian, Meiga kembali dipaksa melakukan aksi gemilang dengan menepis tembakan keras Pugliara di luar kotak penalti.

Penyelamatan gemilang kapten Arema tersebut membuat timnya tetap unggul dengan skor 2-1 hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.


Susunan Pemain

Persija: Galih, Ismed, Fabiano (C), Syahrijal, Aliansyah, Amarzuki, Jarot, Robertino, Park Kyeong Min, R.Afandi, Pedro Javier

Arema: Meiga, Kipuw, Igbonefo, Munhar, Gathuessi, Egi, Hendro, Dendi, Kayamba, Beto, Gonzales

Ditahan Gresik United , Iwan Setiawan Akui Kebodohannya

Ditahan Gresik United , Iwan Setiawan Akui Kebodohannya
Sudah unggul 2-0, Persija akhirnya harus menerima kenyataan pertandingan melawan Gresik United di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/2), berakhir imbang 2-2. Pelatih Persija, Iwan Setiawan, mengakui hasil ini sebagai kebodohannya dalam mengambil keputusan.
“Saya minta maaf kepada Jakmania atas hasil ini. Saya akan bertanggung jawab atas hasil ini. Apapun resikonya saya siap menanggung. Karena sudah 5 laga ini menunjukkan hasil yang kurang baik,” kata Iwan Setiawan, usai pertandingan.
Mantan pelatih Persikabo Bogor ini mengaku salah dalam mengambil keputusan menarik Anindito dan menggantinya dengan Johan Juansyah. Ternyata, ritme permainan menjadi berubah, dan Persija semakin kedodoran.
“Selamat untuk tim tamu bisa menahan imbang. Saya kecewa dengan hasil imbang ini. Baik dari sisi permainan dan sudah unggul dua gol. Saya kecewa, ini kesalahan yang saya buat sendiri. Saya sudah lelah mengingatkan tim ini, ketika sudah unggul tapi dengan cepat dibalas lawan. Saya pusing nggak tahu harus bilang apa lagi untuk mengingatkan pemain saya. Sudah saatnya kami harus mencari kiper baru, karena kiper kami sering melakukan blunder,” papar Iwan.
Kendati demikian, Iwan mengelak bila dianggap sudah menyerah. Ia hanya ingin bersikap obyektif. Dan, siap menerima konsekuensi yang akan ia terima atas hasil ini.
Sementara itu, kubu Gresik United mengaku sudah berjuang maksimal saat meraih satu poin di kandang Persija. Motivasi yang tinggi dari Aldo Baretto dkk jadi salah satu penyebab Laskar Joko Samudra mampu menyamakan kedudukan.
“Anak-anak sudah perjuang maksimal dan sudah menjalankan instruksi saya, dengan tampil disiplin. Chena memang sengaja kami simpan untuk laga selanjutnya. Kami tetap akan terus bekerja keras karena persaingannya memang ketat. Meski sudah tertinggal dua gol, kami terus memberikan motivasi ke semua pemain,” kata Suwandi HS, asisten pelatih Gresik United.(df)

Persija vs Gresik United = 2-2 , Aldo Pupuskan Kemenangan Macan Kemayoran

Persija vs Gresik United = 2-2 , Aldo Pupuskan Kemenangan Macan Kemayoran
Tanpa didampingi pelatih kepala Suharno yang terbaring sakit. Persegres menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta dengan skor 2-2 di ajang kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Manahan Solo, Senin (11/02/2013).

Meski bertindak sebagai tim tamu, Persegres tampil cukup dominan dengan menekan Persija.
Pemain Persegres asal Jepang Shohei Matsunaga membuka peluang lebih dulu menit 8, namun tendangan kaki kirinya masih melebar. Persija mendapat peluang emas di menit 14 jika saja tandukan Pedro Javier tidak lemah. Persija terus menggempur pertahanan Persegres di 15 menit pertama.
Kapten Persegres Aldo Baretto nyaris membuat timnya unggul. Sundulannya pada menit 21ditepis dengan gemilang oleh kiper Persija Adixi Lenzivio. Persija kembali memiliki peluang menit 26, sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti oleh Rahmad Affandi masih menyamping tipis dari sasaran.
Aldo Baretto mencoba peruntungannya dengan sepakan spekulasi dari luar kotak penalti menit 31, tapi bola masih tipis diatas mistar Persija. Jual beli serangan masih diperagakan kedua tim, Matsunaga dari Persegres dan Anindito dari Persija bergantian menebar ancaman. Penguasaan bola di 45 pertama masih dipegang Persegres, sementara Persija mengandalkan serangan balik. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 bertahan.

Jalannya pertandingan Persegres kontra Persija berlangsung menarik di babak kedua. Pasalnya, keempat gol justru bersarang lebih cepat dibanding babak pertama.

Proses terjadinya dua gol Persija terjadi saat striker andalannya Pedro Javier memanfaatkan kemelut di muka gawang Persegres yang dikawal M.Sandy Firmansyah. Berawal dari kesalahan Sasa Zecevic mengontrol dada untuk melakukan back pass tapi bola lepas sehingga bola direbut pemain Persija asal Korea Selatan Park Kyeong Min dan melakukan tendangan keras kemudian ditepis kiper bola muntah lalu diselesaikan oleh Javier Pedro.

Tambahan gol kedua Persija berawal saat pemain Persija Rahmat Affandi menyisir ke pertahanan Persegres. Kemudian mantan pemain Arema itu memberikan umpan tarik ke Park Kyeong Min. Tanpa kontrol, pemain Korea Selatan itu melakukan tendangan setengah voli dan gagal dijangkau kiper Persegres di menit ke 54.

Tertinggal 0-2, Persegres berupaya meningkatkan serangan. Hasilnya, di menit ke 68 pemain asal Korea Selatan Park Chul Hyung mampu memperkecil keadaan setelah sundulan kepalanya dari umpan tendangan sudut yang dilakukan Shohei Matsunaga gagal dijangkau kiper Persija Adixio Lenzivio.

Persegres mampu menambah gol lagi lewat striker andalannya Aldo Barreto di menit ke 74 setelah mendapat umpan matang dari Shohei Matsunaga.

Hingga babak kedua berakhir kedudukan sama kuat 2-2. Wasit yang memimpin pertandingan Handri Kristanto memberikan 2 kartu kuning masing-masing untuk Sasa Zecevic dan April Hadi. Dengan hasil seri ini, Persegres mampu mencuri satu poin dari tuan rumah Persija. (yr)

Ismed Sofyan Sok Jago , Nyaris Baku Hantam dengan Simon McMenemy , Official Persija dan PBR Nyaris bentrok

Ismed Sofyan Sok Jago , Nyaris Baku Hantam dengan Simon McMenemy , Official Persija dan PBR Nyaris bentrok
Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Simon McMenemy menyebut bek senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan sebagai ‘biang kerok’ kericuhan yang  membuat para pemain serta ofisial kedua tim nyaris terlibat bentrok pada laga yang dimenangkan PBR dengan skor 3-2 di Stadion Siliwangi, Selasa 5 Februari 2013.

Simon tidak menerima sikap Ismed yang menurutnya seolah dengan sengaja memancing emosinya dengan memantulkan bola dengan keras dan percikan airnya mengenai muka dirinya. Insiden yang melibatkan Simon dengan Ismed ini terjadi saat pertandingan memasuki menit 62.

“Saya hanya bereaksi atas apa yang dia lakukan. Sepertinya dia sengaja melemparkan bola dan percikan airnya mengenai muka saya. Sebelum dia melakukan itu, dia pun bertindak tidak terpuji karena mendorong kepala Arsyad. Seharusnya dia dapat kartu kuning karena sikapnya tersebut,” kata Simon.

Pelatih asal Inggris itu, mengaku kecewa karena wasit tidak mengganjar Ismed dengan kartu kuning maupun merah yang berbuntut dengan aksinya memercikan air ke arah Ismed dengan cara menendangkan kakinya ke genangan air.

Lebih dari itu, Simon mengungkapkan tingginya tensi pertandingan PBR melawan Persija merupakan salah satu bentuk persaingan sepak bola antara dua kota besar, Bandung dan Jakarta.

“Insiden tersebut adalah hal biasa dalam sepak bola. Yang paling penting adalah jalannya permainan cukup menarik dan enak ditonton. Inilah yang membedakan persaingan sepak bola Bandung dan Jakarta dengan pertandingan lainnya,” kata Simon sambil tersenyum.

Asisten pelatih Persija, Sudirman juga sependapat dengan Simon. “Yang jelas kita lihat tadi tidak sampai menimbulkan adu pukul. Masih dalam batas normal dan itu biasa terjadi dalam sepak bola,” kata Sudirman.

Sementara itu, beberapa saat setelah pertandingan. Dua petugas Kepolisian mengalami cedera lumayan serius pada dahi dan pelipis akibat lemparan batu oknum suporter di pintu masuk tribun VIP Stadion Siliwangi. Kedua petugas tersebut langsung mendapatkan perawatan dari petugas PMI sebelum dibawa ke RS terdekat.

Insiden pelemparan terjadi beberapa saat setelah asisten pelatih Persija, Sudirman memberikan keterangan pers di ruang press confrence yang letaknya berada tepat di pintu masuk Stadion Siliwangi.

“Betul keduanya merupakan anggota kami (Kepolisian). Insiden tersebut tentu cukup disayangkan,” ungkap Wakapolrestabes Bandung, AKBP Awal M Chaerudin kepada wartawan.(fh)