UP
    Latest News
Showing posts with label PERSIRAM. Show all posts
Showing posts with label PERSIRAM. Show all posts

Persiba vs Persiram = 2-2 , Diselamatkan El Kassa

Persiba vs Persiram = 2-2 , Diselamatkan El Kassa
Batu terjal masih terus menghantui Persiba Balikpapan setelah ditahan imbang tim tamu Persiram Raja Ampat dengan skor 2-2 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 di Stadion Persiba, Balikpapan, Sabtu (9/3/2013).

Dengan hasil satu poin tersebut, tim kebanggaan publik Balikpapan ini hanya naik satu strip ke peringkat 15, sedangkan Persiram juga naik satu strip ke peringkat 11 klasemen sementara.

Dua gol Persiba dicetak Fengky Turnando menit 18 dan Moustapa El Kassa menit 61, sedangkan gol tim tamu dicetak Erol Simunapendi menit 30 dan James Koko Lomel 46.(ad)

Pukul Wasit , Komdis Hukum Official Persiram

Pukul Wasit , Komdis Hukum Official Persiram
Komisi Disiplin (Komdis) KPSI berusaha bersikap tegas dengan pelanggaran-pelanggaran disiplin yang dilakukan pelatih dan ofisial tim. Mereka mengganjar denda antara Rp 30-100 juta.   

Pada sidang Komdis pekan lalu, memang belum diumumkan hasil resminya karena Surat keputusan belum diterbitkan. Namun, dari bocoran yang diberikan oleh Ketua Komdis Hinca Pandjaitan, empat orang dipastikan akan segera mendapatkan sanksi denda dan sanksi larangan aktif berkatifitas di sepak bola.    

Yopi Rayar, Ofisial Persiram, mendapatkan denda paling tinggi Rp 100 juta. Selain itu, dia juga mendapat larangan aktif di sepak bola selama satu tahun dengan masa percobaan enam bulan. Sanksi itu diberikan karena dia melakukan pemukulan kepada wasit pada laga Persiram versus Persipura 18 Februari lalu.

Manajer Persiram Henry Wairara juga mendapat hukuman denda Rp 30 juta dan larangan aktif satu tahun dengan masa percobaan 6 bulan.

"Ini sudah putus, tapi belum ada SK-nya. Cuma memang sudah selesai sidangnya," ujar direktur komunikasi dan IT PT LI, Azwan Karim.

Selain itu, Pelatih PSPS Pekanbaru Mundari Karya juga mendapat sanksi keras karena mengeluarkan kata-kata kasar kepada wasit saat melakukan protes.

Dia didenda Rp 30 juta dengan larangan aktif selama setahun dan masa percobaan enam bulan. Pelanggaran itu terjadi saat PSPS menghadapi Sriwijaya FC pada 6 Februari lalu.

Sekretaris tim Sriwijaya FC yang juga melakukan protes, Jamaluddin, juga mendapatkan sanksi yang sama dengan Mundari pada laga yang sama.

"Sebenarnya ada enam kasus lain. Tapi pengumumannya tunggu ada keputusan resmi pengumuman hasil sidang Komdis," tegas Azwan.

Sementara itu, Mundari Karya yang dikonfirmasi terkait hukuman dari Komdis ini mengaku masih belum tahu. Sampai tadi malam (3/3) , dia belum menerima Surat dari Komdis. Namun, dia mengaku terkejut dengan hukuman ini.

Mundari menyebut keputusan Komdis keterlaluan dan dia siap untuk melakukan banding jika surat sudah turun.

"Komdis jangan sewenang-wenang. Nanti kita buka boroknya. Saya saja gajinya belum dibayar satu musim. Katanya Liga mau menyelesaikan, sampai sekarang belum selesai juga," tandasnya.(gry)

Persiram vs Persiwa = 1-1 , Diselamatkan penalti Koko

Persiram vs Persiwa = 1-1 , Diselamatkan penalti Koko
Diwarnai satu kartu merah, derbi Papua antara Persidafon Dafonsoro melawan Persipura Jayapura yang tersaji di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jumat (22/2), dimenangkan oleh Persipura.
Persipura Jayapura menurunkan skuad terbaiknya pada laga yang disaksikan 15 ribu penonton ini. Boaz Solossa dkk mampu mendominasi permainan, dan memaksa tuan rumah Persidafon bekerja ekstra keras menahan gempuran tim Mutiara Hitam.
Peluang emas diraih Persipura tiga menit jelang babak pertama usai. Bola hasil tembakan Boaz Solossa yang mengarah ke gawang ditahan dengan tangan oleh Fransisco Rumkabu. Otomatis, wasit mengganjar aksi Rumkabu itu dengan hukuman kartu merah.
Sayang, Boaz Solossa gagal mengeksekusi tendangan penalti tersebut, karena tendangannya malah melambung. Gol Persipura baru tercipta pada menit ke-45, melalui sundulan Otavio Dutra, meneruskan umpan manis dari Zah Rahan.
Lima menit babak kedua berjalan, Boaz menebus kesalahannya dengan mencetak gol ke gawang Persidafon. Kembali lagi, Zah Rahan menjadi aktor di balik terciptanya gol Persipura. Meski unggul jumlah pemain, Persipura tak bisa menambah gol di sisa waktu. Begitupula dengan Persidafon, yang tak kunjung mencetak gol balasan  hingga wasit Jerry Elly meniupkan peluit panjang tanda berakhinya pertandingan.
“Kami akui kekalahan kami, kami memang kalah di semua lini dari Persipura. Kehilangan Fransisco Rumkabu dibabak pertama membuat kami kekurangan pemain untuk meladeni permainan Persipura. Yang pasti, kekalahan ini menghambat target kami untuk menyapu bersih semua laga di kandang,” kata Erens Pehelerang, pelatih Persidafon, usai pertandingan.
Sedangkan pelatih Persipura, Jacksen Tiago, mengaku Persipura kali ini lebih beruntung pada derbi Papua.
“Laga derby selalu mempunyai tensi yg tinggi, dan kami lebih beruntung disini ketimbang saat melawan Persiram. Dengan kemenangan ini,  kami masih tetap berada di jalur yang dari awal sudah direncanakan. Dan, ini merupakan modal berharga untuk menghadapi laga kandang kami nantinya,” papar Jacksen.
Dengan hasil ini, Persipura naik ke urutan kedua klasemen ISL 2012/2013 dengan 15 poin dari tujuh pertandingan, terpaut empat poin dari Mitra Kukar yang memimpin klasemen. Persidafon ada di posisi ke-12 dengan koleksi tujuh poin.(fs)

Persiram vs Persipura = 1-1 , Koko Selamatkan Tuan Rumah

Persiram vs Persipura = 1-1 , Koko Selamatkan Tuan Rumah
Persiram Raja Ampat berhasil menahan imbang tamunya, Persipura Jayapura, dengan skor 1-1 dalam pertandingan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Wombik, Sorong, Papua Barat, Senin (18/2) petang.
Pelatih Persiram, Jaya Hartono mengaku bersyukur dengan hasil tersebut karena anak-anak asuhnya bisa menahan imbang tim sekelas Persipura.
“Alhamdulilah jalannya pertandingan cukup seru dan menegangkan. Dan hasinya draw 1-1,” kata Jaya.
Disampaikanya, tim tuan rumah sempat tertinggal lewat gol Patrick Wanggai dimenit ke-14, namun pada menit ke-34 disamakan oleh James Koko Lomel. Persiram sempat ketinggalan dengan gol Patrick tapi kemudian disamakan oleh Koko Lomel,” katanya.
Sebelumnya, jubir Persiram Charles Imbir sesumbar timnya bakal meraih poin penuh dari Persipura. Dengan hasil ini Persiram berada di posisi ke-10 klasemen sementara ISL dengan poin delapan dari tujuh kali bertanding, dua kali menang, dua kali seri dan tiga kali menelan kekalahan.
Sementara itu Persipura tertahan di posisi keempat dengan poin 12 dari enam kali bertanding dengan tiga kali menang, tiga kali seri, dan belum sekalipun kalah.[gj]

Kalah dari MU , Official Persiram Acak-acak Kursi dan Meja

Kalah dari MU , Official Persiram Acak-acak Kursi dan Meja
Tampil di depan ribuan pendukungnya sendiri, Persepam Madura United (PMU) Kamis (14/02/2013) berhasil memetik angka penuh dengan mengalahkan tamunya, Persiram Raja Ampat, Papua. Squad PMU menang dengan skor 2-1.
Seperti pada pertandingan sebelumnya, Persepam sejak menit awal langsung melakukan serangan cepat. Namun, akibat keasyikan menyerang, tim tamu unggul terlebih dahulu di menit 13 melalui heading Daryous. Pemain jangkung ini berhasil menaklukkan penjaga gawang Galih Firmansyah, setelah Fakhruddin kalah duel atas.
Meskipun tertinggal satu gol, anak asuhan Daniel Roekito ini tidak mengendorkan serangan. Beberapa tendangan mengarah ke gawang Persiram yang dijaga Jendri Pitoy, masih bisa ditepis. Tendangan keras pemain mungil Persepam, Rossy Noprihanis di menit 28 dan 32 masih berhasil diselamatkan Jendri.
Di menit 33, tendangan bola mati Cristian Adelmount di luar kotak penalti Persiram, nyaris berbuah gol. Namun hanya tipis di atas mistar gawang. Harapan menyamakan skor kembali terjadi di kubu Persepam saat terjadi kemelut di depan gawang Persiram. Dua tendangan bertubi-tubi, masih bisa diselamatkan Jendri Pitoy.
Mandulnya Osas Saha sebagai striker akhirnya terjawab di menit ke-39 melalui heading-nya. Gol itu disambut gegap gempita pendukung Laskar Sape Kerrap, julukan squad Persepam. Tampil percaya diri, mantan pemain PSMS Medan ini nyaris menciptakan gol yang kedua. Tendangan kerasnya di ujung babak pertama membentur tiang gawang. Skor 1-1 di babak pertama.
Terus mendapat kritikan dari suporter soal penampilan yang kurang trengginas, Osas kembali menciptakan gol keduanya di menit 51 babak kedua. Kerjasama Rossy dengan Osas membawa Persepam unggul 2-1. Osas nyaris menciptakan gol hatrick di pertandingan kali ini. Tendangan saltonya di depan gawang berhasil ditepis Jendri Pitoy.
Tertinggal dari tuan rumah, Persiram mulai menunjukkan permainan keras. Di menit 70 kartu kuning diberikan kepada Kubai. Wasit kembali mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Persiram, masing-masing Lee Sy di menit 85 dan Erol Simunafendi menjelang pertandingan berakhir.
Terus terdesak oleh permainan tuan rumah, Persiram tidak henti bermain kasar. Keributan nyaris terjadi di tengah lapangan setelah Erol Simunafendi menendang kaki Osas Saha yang sudah terjatuh dan dinyatakan pelanggaran oleh wasit.
Aksi itu mengundang emosi pemain Persepam. Firly Apriansyah nyaris diamuk pemain Persiram karena mendorong keras Erol. Pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Bahkan official Persiram nyaris masuk ke tengah lapangan, namun berhasil dilarang oleh hakim garis. Pertandingan berakhir 2-1.
Setelah pertandingan, beberapa pemain Persiram masih kesal dengan kekalahannya. Mereka hendak menyerang pemain tuan rumah, namun ratusan aparat keamanan dari Polri dan TNI langsung masuk ke lapangan untuk mengamankan para pemain dan wasit pertandingan.
Tidak hanya itu, salah satu official Persiram terlihat memaki-maki suporter Persepam. Makian itu dibalas pula dengan kata-kata makian oleh para suporter Persepam. Official Persiram itu tak mampu menahan emosinya dan mengamuk.
Namun polisi berhasil menghadangnya. Akhirnya, kekesalan mereka dilampiaskan dengan memporak-porandakan kursi dan meja yang ada di ruang ganti pemain.
Menanggapi kemenangan itu, Daniel Roekito meminta anak buah untuk terus fokus pada pertandingan selanjutnya. Terutama di laga away.
“Saya dituntut untuk terus meraih poin penuh di kandang lawan untuk menjaga tim ini bertahan di ISL,” terangnya.(sf)

Persepam MU vs Persiram = 2-1 , Tinggalkan Juru Kunci

Persepam MU vs Persiram = 2-1 , Tinggalkan Juru Kunci
Persepam Madura United sukses memperpanjang hasil bagus saat bermain di kandangnya sendiri. Pada laga kandang keduanya di Stadion Gelora Bangkalan, Kamis (14/2), Laskar Sape Kerap mengalahkan Persiram Raja Ampat 2-1.
Pelatih Persepam MU, Daniel Roekito, menurunkan starting eleven yang sebelumnya mengalahkan Persidafon 2-1. Hanya ada satu perubahan, dengan memainkan Rossy lebih dulu, dan mencadangkan Indriyanto Nugroho.
Sebanyak 12 ribu penonton yang memadati stadion sempat terhenyak dengan gol yang dicetak Persiram pada menit ke-12 oleh Daryoush Ayoubi. Pada menit ke-37, Osas Saha berhasil membuat pendukung Persepam MU bergemuruh lewat golnya yang dicetak melalui sundulan kepala. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki Babak kedua, Persepam-MU terus menunjukkan dominasinya dengan melakukan serangan. Sejumlah peluang yang tercipta tidak membuahkan hasil, hingga pada akhirnya, Osas kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain yang haus gol, dan mampu menjebol jala kiper Persiram, dan membuat kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-51. Itu merupakan gol terakhir yang tercipta pada laga yang dipimpin Maslah Iksan tersebut.
"Saya puas dengan permainan kali ini, karena semua personel bisa bermain dengan maksimal dan bekerja sama dengan baik. Secara umum anak-anak sudah bisa menjalankan taktik dengan baik. Akan tetapi gol pertama yang dihasilkan Persiram itu murni kesalahan pemain belakang kami yang masih terus tertuju pada bola," kata Daniel Roekito, usai pertandingan.
Daniel menambahkan, Persepam bisa bermain dengan optimal, karena dua pemain utama yang sebelumnya cedera yakni Khoirul Mashuda dan Dedy Kurniawan, sudah sembuh dan kembali `merumput` di lapangan hijau. Sedangkan Michael Orah yang sempat pingsan saat melawan Persidafon pada pertandingan sebelumnya, kini juga dalam kondisi membaik.
“Atas kemenangan Persepam Madura United, kami mengucapkan selamat, dan semoga nanti kami bisa membalas kekalahan ini. Namun, saya khusus menggkritik wasit yang seakan-akan tidak tahu peraturan pertandingan. Pasalnya, ini adalah laga resmi PT Liga,” ungkap Jaya Hartono, pelatih Persiram.
Ungkapan hampir senada juga diutarakan oleh Daniel Roekito.” Saya juga sedikit mengomentari wasit yang pada pertandingan hari ini seakan kurang tahu terhadap aturan pertandingan,” tandas Daniel.
Kemenangan ini membuat Persepam MU keluar posisi juru kunci klasemen ISL 2012/2013. Zaenal Arief dkk kini menempati posisi ke-15 dengan nilai 6. Sedangkan Persiram di posisi ke-9.(yr)

Persela vs Persiram = 1-3

Persela vs Persiram = 1-3
Persiram Raja Ampat sukses meraih kemenangan tandang pertamanya kancah Indonesia Super League (ISL) musim ini. Melawat ke Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu, 10 Februari 2013 ini, James Koko Lomell Cs sukses membungkam tuan rumah Persela Lamongan.

Pada laga ini Persela sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Di menit ketujuh, Jimmy Suparno sudah membobol gawang Persiram memanfaatkan kesalahan kiper Jendry Pitoy.

10 menit berselang Persiram sukses membalas, melalui tandukan kepala Moses Banggo. Dan di menit 34, mereka mampu balik unggul lewat sontekan Daryoush Ayobi. Skor 2-1 untuk Persiram bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua pertandingan berlangsung semakin ketat. Persela yang tidak ingin dipermalukan di depan publik tampil ngotot.

Sayang, justru Persiram yang sukses menambah gol. Koko Lomell memperdayai kiper Choirol Huda untuk kali ketiga. Dia menceploskan bola ke gawang meneruskan umpan sepak pojok. Skor 3-1 untuk Persiram bertahan sampai laga bubar.

Kemenangan itu membawa Persiram naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan raihan tujuh poin. Sementara Persela masih terpaku di posisi ke-16 dengan koleksi tiga poin saja.

Susunan pemain:
Persela:
Choirul Huda, Syaiful Lewenussa, Roman Golian, Hang San Min, Gilang Angga, Jimmy Suparno, Catur Pamungkas, Gustavo LOpez, Samsul Arif, Inkyun Oh, Mario Costas.

Persiram: Jendry Pitoy, Ronny Beroparay, Kubay Quadian, Seme Patrick, Markus Kabiay, Gideon Way, Elvis Merawan, Lee Soung Yong, Moses Banggo, Daryoush, Koko Lomell.

Persiram vs Persita = 1-0 , Kemenangan Perdana

Persiram vs Persita = 1-0 , Kemenangan Perdana
Persiram Raja Ampat akhirnya bisa merasakan manisnya sebuah kemenangan di Indonesia Super League 2012/2013. Pada laga yang berlangsung di Stadion Wombik, Sorong, Senin (4/2), Skuad Dewa Laut berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persiram dicetak oleh pemain bertahan, Pierre Patrick Semme pada menit ke-38. Mantan bek Arema Indonesia itu mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang melesat kencang tanpa mampu dihadang Mukti Ali Raja, yang sore tadi dipercaya mengawal gawang Persita.
Kemenangan perdana  di ISL 2012/2013 ini disambut gembira oleh pelatih Persiram, Jaya Hartono. Jelas ini akan meningkatkan motivasi para pemain menghadapi laga berikutnya.
“Saya sangat puas dengan hasil pertandingan ini. Kemenangan ini juga sangat diapresiasi penonton dan supporter setia Persiram lainnya,” kata Jaya Hartono, melaluin pesan singkatnya.
Menurut eks pelatih Persib Bandung ini, tuan rumah Persiram memang menguasai penuh jalannya pertandingan. Namun, Jaya juga menilai factor cuaca yang terik, memberikan andil besar bagi penampilan kurang maksimal dari pemain Persita.
"Asisten pelatih Persita Tanggerang mengaku kecapaian dengan cuaca panas di stadion Wombik," katanya.
"Saat ini juga saya akan persiapkan tim untuk tur away ke Persela Lamongan dan Persepam Madura pada 10 - 14 Februari mendatang," imbuh Jaya Hartono.
Sementara itu, pelatih Persita, Elly Idris, memilih untuk langsung fokus pada laga Persita berikutnya di kandang sendiri. Hanya membawa 15 pemain ke Papua, menggambarkan betapa Pendekar Cisadane memang memilih realistis, dan menyimpan beberapa pemain inti di Tangerang, agar lebih fresh, saat menjamu Barito Putera, 10 Februari mendatang.(zc)

Persiram vs Persib = 2-2 , Penyakit Lama Masih Terlihat

Persiram vs Persib = 2-2 , Penyakit Lama Masih Terlihat
maung bandung , persib harus mengubur mimpi meraih 3 poin saat berhadapan dengan tuan rumah persiram . Kemenangan didepan mata buyar setelah persiram menyamakan kedudukan menjelang usai pertandingan . Skor akhir 2-2.

Sejak menit pertama, Persiram langsung menekan melalui poros tengah yang digalang James Koko Lomell. Sementara, Persib menggalang serangan dari lebar lapangan. Pertandingan memasuki menit ke-10, Kenji Adachihara membawa Persib unggul, 1-0. Tendangan kaki kiri penyerang asal Jepang itu meluncur mulus ke sisi kanan gawang Persiram yang dijaga Jendri Pitoy.
Tertinggal, Persiram mulai bermain keras. Terbukti, pada menit ke-13, kapten Dewa Laut, Kubay Qudian diganjar kartu kuning setelah melanggar Atep di sisi kiri pertahanannya. Menit ke-20, Persiram mendapat peluang matang. Tendangan jarak jauh Gidion Victor Way melenceng tipis dari tiang gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.
Menit ke-30 gelandang serang Maung Bandung, Firman Utina diganjar kartu kuning setelah melanggar Steven Imbiri. Pertandingan berjalan dengan tempo sedang dan tensi yang cukup tinggi.
Enam menit kemudian, Pelatih Persiram, Jaya Hartono melakukan perubahan strategi. Mantan pelatih Persib itu memasukan penyerang Moses Banggo untuk mengganti pemain tengah Steven Imbiri. Dengan demikian, pasukan Dewa Laut memasang tiga striker sekaligus.
Perubahan strategi Jaya hampir saja membuahkan hasil. Berawal dari tendangan sudut, pada menit ke-40 sundulan penyerang anyar Persiram, Daryoush Ayyoubi masih melambung di atas mistar. Setelah tertinggal, 0-1, Kubay Qudian dkk terus melakukan serangan. Namun lini pertahanan Maung Bandung yang dikomandoi Naser Al Sebai masih terlalu sulit ditembus. Babak pertama usai, Persib unggul, 1-0.
Babak kedua berjalan satu menit, Daryoush langasung mengancam gawang Persib. Lagi-lagi, sundulan pemain asal Iran itu hanya melenceng tipis dari tiang gawang. Bola liar yang bergulir di dalam kotak penalti Persiram hampir saja menjadi malapetaka bagi Dewa Laut. Sontekan Naser Al Sebai masih terlalu lemah sehingga dengan mudah ditangkap Jendri. Jual beli serangan terus diperlihatkan kedua tim. Tempo pertandingan semakin bejalan panas.
Memasuki menit ke-60, Pelatih Djadjang Nurdjaman mulai merespons permainan ngotot yang ditunjukan pasukan Dewa Laut. Atep yang sering beroperasi di sayap kiri Maung Bandung diganti gelandang serba bisa Mbida Messi.
Rotasi pemain yang dilakukan Djadjang langsung berbuah hasil satu menit kemudian. Berawal dari umpan terobosan Firman Utina, tendangan keras kaki kiri Herman Dzumafo terlalu deras untuk dihadang Jendri Pitoy. Alhasil, jala gawang Persiram koyak untuk kali kedua. 2-0 untuk Pangeran Biru.
Menit ke-69 Persiram berhasil memperkecil ketinggalan. Tendangan sudut pemain tengah Errol diteruskan sundulan Kubay Qudian. Bola yang mengarah ke sisi kanan gawang tidak mampu diantisipasi kiper Persib, I Made Wirawan. Maung Bandung masih memimpin dengan skor 2-1.
Pertandingan yang dipimpin wasit asal Samarinda, Husni, semakin memanas. Beberapa keputusan kontroversial mewarnai pertarungan yang ditonton sekitar 1000 orang itu. Akhirnya, skor kembali berubah pada menit ke-79. Sontekan kaki kanan James Koko Lomell berhasil membobol gawang Persib dan membuat skor menjadi imbang, 2-2. Terus saling menyerang skor tidak berubah hingga akhir pertandingan.(sf)

Jaya Hartono : Penempatan Bola Pemain Persiram Kacau

Jaya Hartono : Penempatan Bola Pemain Persiram Kacau
Kalah telak 3-0 dari tuan rumah Arema membuat pelatih Persiram Raja Ampat, Jaya Hartono kecewa. Usai laga di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (13/1/2013) petang ini, Jaya mengakui kekalahan timnya akibat penempatan bola dari para pemainnya kacau.

"Posisi pemain dan penempatan bola sangat tidak akurat," ungkapnya.

Dalam konfrensi persnya, Jaya menjelaskan, babak pertama pemainnya bisa mengimbangi Arema karena posisi pemain rapat dan tertutup. Namun, hal itu berubah saat memasuki babak kedua.

"Problem kami ada pada striker. Saat penalti tidak masuk membuat drop pemain belakang," ucap Jaya.

Problem striker di depan membuat laju aliran bola menjadi terputus. Gelandang bertahan dan tengah juga tidak bisa berbuat maksimal karena penempatan posisi sangat buruk.

"Penalti tidak gol jelas membuat drop pemain lainnya. Jerry terpaksa kita tarik keluar karena dia juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi," paparnya.

Masih dikatakan Jaya, pergerakan bola dari kaki ke kaki sangat tidak berjalan. Sehingga, penetrasi ke jantung pertahanan Arema menjadi putus ditengah jalan.

Saat ditanya target Persiram Raja Ampat dalam kompetisi ISL musim 2013? Mantan pelatih Persib Bandung itu mengaku tidak muluk-muluk.

"Target kami hanya masuk 10 besar saja," pungkasnya.(kh)

Arema vs Persiram : 3-0 , Jaga Trend Positif

Arema vs Persiram : 3-0 , Jaga Trend Positif
Arema Cronous akhirnya mampu menjaga tren positif setelah mengalahkan Persiram Raja Ampat 3-0 (0-0) di laga kedua Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan, Minggu (13/1/20013). Atas hasil ini, Singo Edan kembali memuncaki klasemen sementara LSI di posisi puncak dengan poin 6.

tuan rumah Arema langsung menekan saat pluit babak pertama dibunyikan wasit Suharto asal Jakarta. Namun, pertahanan Raja Ampat yang dipandegani Semme Piere Patrick, serasa benteng kokoh yang sulit ditembus.

Persiram justru nyaris unggul melalui penyerangnya Elthon Maran menit 5. Serangan balik cepat anak-anak papua itu, menyodorkan bola ke arah Elthon. Sayangnya, meski ruang tembak sangat terbuka, bola lemah masih bisa dikuasai kiper Kurnia Meiga.

Di menit ke 7, giliran Beto Goncalves memperoleh peluang cantik. Hanya saja, tendangan keras Beto masih melambung diatas kiper Jendri Pitoy. Arema terus menusuk jantung pertahanan Raja Ampat melalui sayap dan kombinasi lini kedua.

Menit 12, singo edan memperoleh tendangan bebas diluar kotak penalti. Bola yang diambil Al Farizie coba disodorkan kedepan mulut gawang. Gatusi yang coba membantu serangan, gagal mencocor bola meski posisinya, sudah didepan mulut gawang.

Mendapat tekanan tuan rumah, Persiram mulai membuka ruang. Counter atack anak asuh Jaya Hartono nyaris berbuah gol menit 16. Umpan satu dua coba dilambungkan ke arah Lee SY. Sekali tendang, umpan tarik pemain Korea itu mengarah tepat ke kaki Jerry Karpeh.

Namun, tendangan Jerry masih tepat dipelukan penjaga gawang tuan rumah. Aremania akhirnya bersorak menit 27. Sepakan bola Gonzales, mengenai tangan salah satu pemain Raja Ampat dikotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih penalti.

Namun, Beto yang mengambil jalannya eksekusi hanya bisa terperangah. Tembakannya masih bisa dibaca Jendri Pitoy. Tembakan keras kesisi kiri, disambut tepisan Jendry. Bola muntah sempat disambar Victor Igbonefo. Sayang, bola justru melambung.

Menit 37, ganti Persiram yang dihadiahi tendangan penalti. Al Farizie menjatuhkan Gidion Way yang lolos menggiring bola hingga kedalam kotak enam belas. Hanya saja, Jerry Karpeh yang mengambil eksekusi tendangan penalti, juga gagal total. Ketajaman insting Kurnia Meiga dalam menepis bola membuat gawangnya selamat.

Meski bola sempat muntah ke arah Lee SY, tandukan pemain berambut pirang juga melebar. Dua kali penalti gagal berbuah gol bagi kedua kesebelasan, tak merubah skor. Hingga wasit meniup pluit babak pertama, kedudukan  imbang sama kuat 0-0. 

Singo Edan mampu memecah kebuntuan di awal babak kedua. Semenit setelah kick off, Hendro Siswanto menggiring bola dan memberi umpan ke Beto Goncalves.  Beto yang melihat pergerakan Sunarto langsung memberi umpan terobosan.

Tanpa menyentuh bola, Sunarto melepaskan tendangan first time keras ke sudut kanan gawang Jendri Pitoy. Kiper Persiram yang tidak menyangka bola datang hanya mampu melihat bola merobek jalanya di menit 46. Sunarto langsung berselebrasi ke arah utara tribun yang disambut Aremania yang bersorak-sorai. Skor 1-0 untuk keunggulan sementara Singo Edan.

Menit 62, Sukadana melanggar James Lomel. Tendangan bebas diambil pemain tengah Persiram, Lee SY. Namun sayang, tendangan pemain asal Korsel ini masih mengalir tipis di sisi kiri gawang Meiga.

Lee kembali menjajal Meiga. Tendangan canon ball di menit 69 kembali membuat Meiga bekerja keras. Meski tepat mengarah gawang, Meiga masih mampu menyelamatkan bola. Skor masih 1-0 untuk keunggulan sementara Singo Edan

Setelah dua kali tekanan Persiram, Arema akhirnya menambah gol melalui Christian Gonzales di menit 72. Mendapat umpan datar Hendro Siswanto, El Loco melakukan gerakan berputar sebelum akhirnya menjebol gawang Jendri Pitoy. Skor 2-0 untuk keunggulan Arema.

El Loco hampir saja mencetak gol kedua. Mendapat umpan tendangan penjuru Egi Melgiansyah, pemain naturalisasi asal Uruguay ini berdiri bebas tak terjaga. Namun sayang, tandukannya hanya melayang tipis di atas mistar gawang.

Arema menghancurkan Persiram setelah Kayamba Gumbs mencetak gol ketiga untuk Arema. mendapat umpan lambung Egi Melgiansyah, Kayamba sprint ke depan. Dengan dribling sempurna, Kayamba berhasil melewati bek Persiram dan berhadapan dengan Jendri Pitoy. Dan Aremania kembali bergemuruh setelah tendangan placing mantan pemain Sriwijaya ini menceplos gawang Pitoy di menit 85.

Sampai wasit Suharto meniupkan pelluit akhir pertandingan, skor tetap 3-0 untuk kemenangan Arema.(hdf)

Arema vs Persiram : Singo Ingin Sapu Bersih , Dewa Laut Ekstra All Out

Arema vs Persiram : Singo Ingin Sapu Bersih , Dewa Laut Ekstra All Out
Sopan santun dan beramah tamah mungkin tidak akan terlihat dalam laga kedua Arema Indonesia di Indonesia Super League (ISL), sore ini (13/1) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Meski didapuk sebagai tuan rumah, Singo Edan julukan Arema, tak akan banyak bersopan santun menyambut sang lawan Persiram Raja Ampat yang datang jauh dari bumi papua.

Bukannya tak tahu adat. Tapi kini tim berlogo singa sedang on fire untuk mendulang sebanyak mungkin poin dan pundit-pundi gol di laga kandang. Dengan dukungan puluhan ribu Aremania, Christian Gonzales dkk hanya punya satu misi saat menghadapi Persiram : sapu bersih poin kandang. Untuk mewujudkan misi menyapu bersih semua poin kandang, jelas Arema tak bisa bersungkan ria terhadap tim tamu yang datang. Menang. Bantai. Cetak banyak gol. Mungkin hanya itulah yang ada di dalam pikiran Aremania. Mungkin ini juga yang ada di dalam benak para bomber. Bahkan, mungkin ini juga yang terbersit dari strategi yang diracik headcoach Rahmad Darmawan (RD) dalam menghadapi Dewa Laut, julukan Persiram.

Secara teknis, untuk mewujudkan misi sapu bersih poin kandang, Beto Goncalves dkk harus memaksimalkan semua peluang gol. Karena itu, RD hanya menekankan satu hal. ”Saya pikir untuk striker, yang harus ditekankan hanya soal konsentrasi ketika mendapatkan peluang. Konsentrasi itu sangat penting,” ujar RD usai memimpin sesi latihan di Stadion Gajayana kemarin. Entrenador berusia 46 tahun ini menyadari bahwa urusan variasi serangan dan kombinasi play Joko Sasongko dkk sudah tidak ada masalah. Prosentase peluang yang tercipta saat menghadapi Persidafon Dafonsoro di laga pertama juga cukup besar. Kemenangan dengan lima gol menjadi bukti tajamnya variasi serangan Arema. Tapi, peluang yang banyak tercipta juga belum dimaksimalkan menjadi gol. Karena itu, satu-satunya yang diperlukan Kayamba Gumbs dkk untuk menghancurkan gawang Persiram hanyalah konsentrasi.

Namun demikian, konsentrasi bukan hanya pe-er barisan penyerang saja. Tiap lini juga wajib konsentrasi selama 2 x 45 menit demi mewujudkan target sapu bersih poin kandang. Untuk itu, RD mewanti-wanti anak-anak asuhnya mewaspadai gerakan Jimmy Koko Lomell dkk. ”Yang pasti kualitas lini depan dan gelandang cukup baik, lini belakangnya juga baik. Anak-anak harus tahu kapan melakukan pressing, kapan waktunya zone defence transisi dari menyerang ke bertahan,” ujar mantan pelatih Persipura Jayapura itu.Saat pertandingan perdana, Arema kecolongan dua gol karena kurangnya reaksi antisipasi serangan balik tim lawan.

sementara itu Meski berstatus tamu, Jaya tampaknya tak akan sungkan-sungkan main ekstra all out. Pasalnya, skuad berjuluk ‘Dewa Laut’ sudah tak mau pulang dengan tangan hampa ke bumi Papua. Menyusul, Yandri Pitoy dkk masih berpoin nol di papan klasemen karena ditekuk 1-0 oleh Persegres-Gresik United (GU) dalam laga away perdana ISL, Selasa (8/1) lalu. Meski di atas kertas Arema lebih diunggulkan karena disebut bertabur bintang dan mengawali ISL dengan meyakinkan, Persiram mengaku tak gentar serta siap mencuri poin di Stadion Kanjuruhan. “Target saya bisa memberi perlawanan maksimal, untuk meraih poin,” ujar Jaya  usai memimpin uji coba lapangan di Stadion Kanjuruhan, kemarin.


Biasanya, target mencuri poin bisa membuat formasi dan strategi berbau negative football. Namun, mantan asisten pelatih Arema pada era 2000-an itu tak setuju. Kendati memiliki target mencuri poin, Jaya tetap menginstruksikan pemainnya untuk bermain all out dan mengimbangi Singo Edan yang dipastikan bermain ofensif. ”Kalau head to head mungkin Arema lebih baik dari kami. Tapi Persiram punya karakter sendiri dan itu tidak akan kami hilangkan saat bertanding lawan Arema, apalagi kondisi semua pemain sedang baik, semua pemain sudah siap diturunkan besok,” ujar pelatih yang membawa Persik Kediri menjadi juara Liga Indonesia tahun 2003. Soal strategi, Jaya jelas-jelas tidak mau mengungkapkan lebih detail. Tapi, pelatih berusia 49 tahun dipastikan bermain dengan strategi sama seperti saat melawan Gresik United. Walaupun kalah 0-1, tapi Cenderawasih Biru, julukan Persiram, berhasil menampilkan sepakbola yang baik dan terkoordinasi dengan baik.

Dua pemainnya, Jerry Karpeh dan James Koko Lomell bermain baik dan menjadi faktor vital bagi Persiram dalam mengancam gawang GU di pertandingan lalu. Bukan tak mungkin, dua pemain ini, disokong punggawa Laskar Kilometer 16, julukan Persiram yang lain, bakal mengulang performa menawan dan membahayakan gawang Kurnia Meiga. Walau enggan membeberkan formasi dan strateginya, pelatih kelahiran Medan ini mengindikasikan gaya defence berbasis one on one serta gaya serangan ball possession dengan support lini belakang. Hal tersebut terlihat dalam latihan di Stadion Kanjuruhan kemarin pagi.(dg)

Jaya Hartono : Persiram hanya Kalah di Mental

Jaya Hartono : Persiram hanya Kalah di Mental
Pelatih Persiram Raja Ampat, Jaya Hartono mengaku mental anak asuhnya belum siap saat melakoni laga perdana Indonesia Super League (ISL) melawan tuan rumah Persegres, Selasa (08/1/2013) di Stadion Petrokimia Gresik.

Menurut Jaya Hartono, kekalahan tipis 0-1 atas Persegres yang dicetak Aldo Barreto lebih disebabkan masalah mental saja. Sebab, secara teknis anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Persegres.

"Kami juga memiliki peluang mencetak gol tapi karena mental pemain saya belum siap. Peluang tersebut terbuang begitu saja," ujarnya kepada wartawan, Selasa (08/1/2013).

Diakui Jaya Hartono, kekalahan pertama di laga tandang bukan dikarenakan tim belum siap menghadapi kompetisi ISL. Pasalnya, dari sisi kesiapan tidak ada masalah. "Kalau soal persiapan tidak ada kendala. Untuk itu, di laga selanjutnya saat dijamu Arema di Malang saya berusaha membenahi mental pemain," tandasnya. [dny/kun]

Gresik United vs Persiram = 1-0 , Aldo Pastikan Kemenangan

Gresik United vs Persiram = 1-0 , Aldo Pastikan Kemenangan
Tuan rumah Persegres hanya mampu menang tipis 1-0 atas tamunya Persiram Raja Ampat di laga perdana Indonesia Super League (ISL) di Stadion Petrokimia Gresik, Selasa (08/1/2013).

Gol kemenangan Persegres dicetak Aldo Barreto melalui sundulan kepala menit ke 55 setelah mendapat umpan tendangan bebas Gustavo Chena.

tuan rumah Persegres berinisiatif untuk melakukan serangan sejak awal babak I. Pada menit ke-11, tuan rumah hampir saja unggul lebih dulu lewat Matsunaga Shohei. Namun, usaha legiun asing asal Jepang itu masih gagal di tangan Jendry Pitoy.

Menit 25, Matsunaga kembali mendapatkan peluang setelah menerima umpan panjang matang dari lini tengah. Tapi, lagi-lagi sontekannya melebar tipis dari gawang Jendry.

Persegres coba terus menekan dengan memanfaatkan kecepatan pemain-pemain sayapnya. Sedangkan Persiram hanya coba mengatur skema serangan balik cepat.

Tiga menit jelang turun minum, Persiram mendapatkan peluang ketika kiper Persegres, Hery Prasetya, salah mengantisipasi umpan silang. Beruntung buat tuan rumah, bola masih bisa ditepis kiper tepat di atas garis. Skor pun masih 0-0 sampai turun minum.

Pada menit-menit awal babak pertama, kedua tim masih saling "membaca" dan sekali-kali melakukan serangan. Namun, menjelang menit-menit akhir babak pertama, Persegres lebih mendominasi permainan, bahkan sejumlah peluang tercipta, tapi masih belum mampu menjebol gawang Jendry Pitoy.

Peluang Persegres di babak pertama diperoleh oleh Shohei Matsunaga di menit ke 11 dan Rizky Novriansyah di menit ke 26. Namun, berkat kecermelangan kiper Jendry Pitoy dua peluang tersebut masih mampu digagalkan.

Memasuki 45 menit babak kedua, tensi permainan mulai tinggi dan beberapa kali terjadi ketegangan antar pemain. Namun, masih bisa diredam dan pertandingan akhirnya dilanjutkan kembali.

Meski Persegres tetap mendominasi permainan sepanjang babak kedua dan Persiram hanya sekali-kali melakukan serangan balik, hanya sebiji gol yang bisa dimanfaatkan secara maksimal dan membawa Persegres meraih tiga poin.

Pertandingan dengan tensi tinggi membuat wasit Hendi mengeluarkan
4 kartu kuning. Masing-masing 3 kartu kuning buat Persiram Kubay Qudian, Marco Kabiay, dan Elvis Harevan. Sedangkan 1 kartu kuning bagi Persegres diperoleh oleh David Faristian. Dengan hasil tiga poin dan sebiji gol itu, membuat Persegres menuai hasil positif di laga perdana.  (fh)

Manajer Persiram : Apakah Anda pernah mendengar Persiram menunggak gaji bonus pemain?

Manajer Persiram : Apakah Anda pernah mendengar Persiram menunggak gaji bonus pemain?
Manajemen Persiram Raja Ampat telah membeberkan target 10 besar menjadi target tim untuk kompetisi Indonesia Super League musim depan. Sayangnya, manajemen klub berjuluk Dewa Laut tersebut, enggan membeberkan berapa jumlah dan dari mana sumber dana yang akan digunakan untuk membangun skuad di bawah arahan Jaya Hartono.
Bahkan, manajer Persiram Raja Ampat, Hendrik AG Wairara, menolak membeberkan secara terperinci besaran dana yang telah disiapkan dan deretan sponsor yang berhasil digaet.
"Yang pasti, anggaran kami sudah siap. Namun, soal anggaran dan sponsor itu privasi. Kami memiliki manajemen yang solid di bawah payung PT Persiram Makmur Madani," ujar manajer Persiram Raja Ampat, Hendrik AG Wairara.
"Pada kompetisi ISL musim lalu (2011/2012), apakah Anda pernah mendengar jika Persiram menunggak gaji dan bonus pemain?. Saya pastikan kabar-kabar miring tersebut tidak ada. Sebab, kami sangat serius dalam mempersiapkan tim ini," sambung Ketua DPRD Kepulauan Raja Ampat, Papua tersebut.
Keseriusan menata Cenderawasih Biru -julukan lain Persiram- dibuktikan Hendrik dengan mengontrak sejumlah pemain berkualitas, seperti Jendri Pitoy (penjaga gawang), Pierre Pattrick Seme dan Kubay Quaiyan (belakang), Lee Soung Young (tengah) dan James Koko Lomell serta Jerry Boima Karpeh (depan). Sedangkan sisanya, skuad besutan Jaya Hartono tersebut diperkuat para pemain asli Papua.
"Kami memiliki banyak pemain lokal berkualitas. Karena itu, mereka kami berikan kesempatan menjadi skuad Dewa Laut," tukasnya. (esa/dzi)