UP
    Latest News
Showing posts with label brunei. Show all posts
Showing posts with label brunei. Show all posts

Kalahkan DPMM Brunei di Adu Penalti , Selangor juara tiga Piala Gubernur Aceh 2012

Kalahkan DPMM Brunei di Adu Penalti , Selangor juara tiga Piala Gubernur Aceh 2012
- Selangor FC berhasil keluar sebagai juara pada partai perebutan juara ketiga, Piala Gubernur Aceh 2012 di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh Sabtu 22 Desember 2012.
Laga melawan Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) Brunei ini terpaksa dilanjutkan dengan adu pinalti, setelah kedua klub bermain imbang 1-1, di pertandingan normal 2 x 45 menit.
Dari keseblasan DPMM Brunei, gol dicetak oleh Adi Said dan Mohammad Shah Razen. Sementara Amalul Arifin, Rosmin HJ MD dan Mohd Hendra Azam gagal mengeksekusi bola di titik putih tersebut.
Di kubu Selangor FC, tiga eksekutor pinalti berhasil menggetarkan gawang kiper DPMM Brunei. Ketiga pencetak gol tersebut yaitu Mahlil B Jasulli, Ramez Jamal dan Francis Forkey Doe.
Berikut line Up yang diturunkan kedua tim:
Selangor FC : Kavichel Van, Mohammad Fairuz Abdul Aziz, Ramez Jamal Dayoub, Adib Aizuddin AB Latif, Mohammad Bunyamin, Mohammad Raimi B. M D. Nor, Abdul Syukur Jusoh, Mahali B Jasuli, Sharbinee Allawee, Veenod Al Subarmanniam, dan Muhammad Afiq B Azami.
DPMM Brunei : Shahrul Rizal, Muhd Subhi Abdillah, Mohd najib, Rosmin HJ Md. Mohd Helmi, Amp Muhammad Nuril, Suhaimi, Adi Said, Aziz Tamit, Mohammad Shah Razen, dan M. Wardun.[bn]

Kalahkan DPMM brunei , Atjeh FC ke Final Piala Gubernur Aceh 2012

Kalahkan DPMM brunei , Atjeh FC ke Final Piala Gubernur Aceh 2012
Aceh FC menjadi tim pertama yang lolos ke final turnamen international Piala Gubernur Aceh 2012, setelah menundukkan raksasa Brunei Darussalam DPMM FC dengan skor 3-2 (1-1).

Dalam pertandingan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (19/12/2012) sore, Aceh unggul melalui gol Mahdi Sinegal menit 23, Defri Rizki '80 dan Ismet Sofyan '89. Tim Pangeran Brunei memperkecil kedudukan lewat Mohammad Shah Razen pada menit 36 dan '90+2.

Bermain di depan ribuan suporternya, Aceh FC langsung menekan sejak kick off. 23 menit jalannya laga, sebuah tendangan Mahdi Sinegal berhasil membawa Aceh memimpin.

Hanya bertahan 13 menit, kapten DPMM, Mohammad Shah Razen berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih. Wasit memberikan penalti setelah Muhammad Isa, stopper Aceh FC melakukan handball di kotak terlarang. Marka 1-1 bertahan hingga jeda.

Usai turun minum, kedua tim yang sama-sama memperebutkan satu tiket ke final terus terlibat jual beli serangan. Lapangan yang licin usai diguyur hujan membuat permainan berlangsung keras di babak kedua ini.

DPMM sempat membuat seisi stadion terpaku, setelah Rosmin Kamis berhasil memperdai kiper Aceh FC, Zulbahra. Sayangnya gol ini dianulir wasit karena Rosmin dianggap sudah duluan dalam posisi offside.

Aceh FC berhasil menggandakan keunggulan melalui tendangan pemain pengganti, Defri Rizki memanfaatkan bola sepakan Mahdi yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Muhammad Wardun.

Pada menit 89 tuan rumah kembali memperlebar jarak lewat kaki Ismed Sofyan. Tendangan langsung bintang Persija Jakarta dari luar kotak penalti tepat bersarang di sudut kanan gawang lawan.

DPMM berhasil memperkecil skor melalui gol Muhammad Shah Razen di masa injury time. Pertandingan ditutup dengan kedudukan 3-2 sekaligus mengantar Aceh ke babak final.

Pelatih DPMM FC Vjeran Simunic mengungkapkan kekecewaannya atas putusan wasit yang membatalkan gol Rosmin pada pertengahan babak pertama.

Namun ia tetap menerima kekalahan timnya sekaligus memuji penampilan Aceh FC dan pendukung. "Dengan dukungan penonton yang fantastis, saya rasa Aceh adalah tim terbaik yang ada di turnamen ini, walaupun ada Semen Padang dan Selangor di sini. Kami merasa bangga berhasil tembus ke semifinal," ujar pelatih asal Serbia itu.

Sementara Effendi HT, pelatih Aceh FC bersyukur timnya lolos ke final. "Kami tidak punya target untuk menjuarai turnamen ini, tapi kami hanya berusaha memenangkan setiap pertandingan," sebut mantan pemain Persiraja Banda Aceh ini.
(fit)

Atjeh FC vs DPMM Brunei : Berburu Tiket Final

 Atjeh FC vs DPMM Brunei : Berburu Tiket Final
Hasil sempurna akan dibawa tuan rumah Atjeh FC ketika melawan tim Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM) Brunei Darussalam dilaga semifinal turnamen sepakbola internasional Piala Gubernur Aceh 2012, petang nanti, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.

Seperti diketahui, pasukan Effendi HT sukses keluar sebagai jawara Grup A dengan nilai sempurna, 6. Poin itu diperoleh setelah menang atas Makassar United 2-0 dan menjungkalkan Selangor FA melalui gol tunggal anak muda asal Bireuen, Syakir Sulaiman.

Berbekal dua kemenangan, Syahrizal Syahbuddin dkk harus menghadapi runner-up Grup B, DPMM. Peringkat kedua Liga Super Singapura lolos ke semifinal cuma karena keberuntungan. Ya, pasukan Vjeran Simunic menang undian dengan juara Liga Super Malaysia, Kelantan FA.

Babak tos-tosan terpaksa dilakukan karena DPMM, dan Kelantan sama- sama mempunyai nilai sama yakni 1. Bukan hanya itu, kedua tim juga memiliki agregat sama yaitu 3-5. Kondisi ini akibat DPMM dan skuad Kelantan mengalami kekalahan dengan skor sama atas Semen Padang, 2 -4.

Bagi Ismed Sofyan cs pertarungan semifinal kali ini boleh dibilang sangat berat. Pasalnya, kekuatan dari DPMM merata. Bahkan, Adi Bin Said dkk juga mampu memainkan permainan menyerang. Selain itu, tim kaya ini sudah mematok tiket ke final. “Atjeh FC tim tangguh. Kami tetap ingin lolos ke babak final,” kata arsitek DPMM asal Kroasia, Vjeran Simunic kemarin siang.

Jujur saja, kekuatan utama dari skuad DPMM terletak pada 11 pemain Timnas Brunei Darussalam. Di mana, mereka inilah yang menghuni tim kebanggaan negara kaya di Asia Tenggara. DPMM kian lengkap bersama dengan kehadiran dua legiun asing, Rocha de Carvalho Moreira Vitor serta Auvray Stephane.

DPMM sah-sah saja optimis ke final. Tapi, langkah mereka tak mudah begitu saja. Ingat! M Isa dkk pastinya siap menghentikan laju dari DPMM. Modal utama dari Atjeh FC terletak dari kemampuan para pilar lokal. Dan itu sudah dibuktikan ketika mereka sukses tampil selaku juara grup.

Kini, asa untuk menembus final sudah berada di depan mata. Asalkan Erik Saputra, Syakir Sulaiman, Syahrizal, Andria, Defri Rizki plus Mukhlis Nakata bisa tampil konsisten. Hal ini tak lepas agar pilar Atjeh FC bisa membungkam perlawanan dari kubu DPMM. Jika ini dapat dilakukan, Atjeh FC bisa mempertahankan tradisi klub Aceh lolos ke final.

Siapkan Kejutan
DPMM lawan yang berat. Mereka memiliki kekuatan yang merata dan tangguh. Saya yakin, pelatih mereka juga sudah memantau dan membaca kekuatan kita dalam dua pertandingan di fase grup.

Jadi untuk mengantisipasi ini, saya akan melakukan perubahan strategi. Memang tidak frontal, tapi saya akan menyiapkan formasi baru yang beda dari dua pertandingan sebelumnya. Intinyan kita telah siapkan kejutan untuk DPMM.

Kalau bicara target, kita tetap mematok kemenangan. Saya telah instruksikan pemain bertarung all-out guna merebut tiket final. Kita akan memberikan yang terbaik di lapangan. Tapi, dukungan dan doa penonton tetap sangat kami harapkan.
* Effendi HT, Pelatih Atjeh FC.

Menang
ATJEH FC merupakan lawan tangguh bagi kita. Terbukti, kolaborasi pemain senior dan junior sukses menampilkan permainan solid, dan kompak. Dari 11 skuad tuan rumah, saya menilai pemain bernomor 9 (Syakir Sulaiman, red) merupakan yang terbaik terutama soal visi dia bermain.

Kami berjanji untuk memberikan perlawanan ketat terhadap pasukan tuanrumah. Bahkan, anak-anak sudah siap untuk menyulitkan pemain Atjeh FC dalam perebutan tiket ke final. Dan, peluang agar dapat mengimbangi lawan terbuka lebar.

Saya menilai kalau pertandingan DPMM dan Atjeh FC adalah partai final dini. Seharusnya, kami berjumpa dengan tuan rumah di babak final. Apa boleh buat, kami akan berjuang habis-habisan merebut tiket tersebut. Saya rasa laga ini menarik ditonton oleh suporter tuan rumah.
* Vjeran Simunic, Pelatih DPMM.(ey)

Heran Makassar United bisa Tahan Imbang Selangor , DPMM brunei Undang MU ke Brunei

Heran Makassar United bisa Tahan Imbang Selangor , DPMM brunei Undang MU ke Brunei
Nama Makassar United (MU) terbilang fenomenal. Meski berstatus tim amatir, klub ini mendapat banyak undangan untuk tampil pada sejumlah turnamen dan uji coba.

Kali ini, giliran tim asal Brunei Darussalam, DPMM yang mengajak MU melakukan uji tanding. Sesuai rencana, pertandingan persahabatan tersebut akan dilaksanakan pada Januari 2013.

Pemilik Makassar United, Ryan Latief mengaku, dirinya merasa sangat terhormat jika tim DPMM Brunei Darussalam ingin melakukan uji tanding. Ini juga merupakan kesempatan pertama tim melakukan pertandingan di luar negeri.

"Tentu saja kita akan membuka pintu. Ini adalah kesempatan bagus untuk tim. Kita sudah melakukan pembicaraan, jadwal pertandingan belum ada, tapi yang pasti akan digelar bulan Januari nanti," beber Ryan Latief.

DPMM Brunei Darussalam juga berniat menggelar turnamen dengan mengundang tim dari beberapa negara. Makassar United hampir pasti menjadi salah satu peserta.

"Tapi ini tahun depan kita lihat. Memang mereka akan berencana gelar turnamen begitu," jelas Ryan.

Menghadapi uji coba ini, Ryan mengaku akan melakukan persiapan serius. Selain mempertahankan pemain yang diturunkan di Piala Gubernur Aceh saat ini, juga akan kembali merekrut beberapa pemain, baik asing maupun lokal untuk memperkuat tim. "MU akan serius menjamu undangan mereka," ujar Ryan.

Manajer DPMM Brunei Darussalam, Mohammad Ali bin Haji Momin mengaku, ketertarikan menantang MU, setelah melihat permainan tim kala berhadapan dengan Selangor FC yang berakhir imbang 1-1.

Selangor FC yang merupakan peringkat tiga Liga Malaysia, ternyata bisa diredam oleh MU.

"Kami penasaran saja. Apalagi kan Brunei dengan Makassar seperti satu rumpun," kata Mohammad Ali.

Ali menginginkan, pertemuan timnya dengan Makassar United bisa dilaksanakan secepatnya. Dirinya juga mengakui, pihaknya akan menggelar turnamen antarklub dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

"Kejuaraan ini bagus. Jika kami bisa laksanakan seperti ini, maka Makassar United juga akan diundang," ujarnya. (yat/sap)