Gunung indah berbentuk tanduk yang berada di daratan Eropa. Matterhorn namanya. Gunung Matterhorn merupakan gunung yang berada di Swiss dan memiliki bentuk piramid yang keempat sisinya menghadap empat penjuru mata angin. Utara dan Timur secara berurutan menghadap ke East Valley dan Gornegrat di Swiss.Bagian selatan menghadap Breuil-Cervinia dan bagian barat menghgadap Dent d'Herens. bagian utara dan selatan kemudian bertemu di puncak.
Matterhorn memiliki ketinggian 4,478 meter dpl (14,692 ft) namun saat ini matterhorn dapat dinikmati dengan menggunakan rel yang telah dibangun. beberapa area yang mendapat fasilitas itu antara lain Unterrothron dan Klein Matterhorn ( 3,883 m). The Hornli Hut (3,260 m), yang dimulai dari rute normal melewati , merupakan akses paling mudah dari Schwarzsee dan sering digunakan pendaki.
Konon, berdiri di puncak Matterhorn akan bisa menyaksikan setidaknya 38 puncak gunung dari sekitar 200 puncak di pegunungan Alpen yang berada di kawasan perbatasan lima negara, Swiss, Austria, Perancis, Jerman dan Itali. Agaknya, berbagai kelebihan ini yang membuat Matterhorn menjadi gunung paling populer di Swiss. sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/04/gunung-matterhorn-yang-luar-biasa.html
Mungkin ini ritual kematian terburuk yang pernah ada. Endocannibalisme adalah praktik di mana orang memakan tubuh orang yang mati. Ide di balik kebiasaan mengerikan ini adalah kepercayaan bahwa dengan memakan tubuh si mati maka sekaligus akan ‘menghisap’ sifat-sifat almarhum untuk asimilasi roh.
Beberapa suku di Amerika Selatan dan Australia dikatakan telah mempraktekkan ritual menyeramkan ini. Tapi banyak akademisi merasa endocannibalisme adalah tuduhan palsu dilemparkan oleh kolonial pada masa awal untuk mendapatkan alasan dominasi politik. Menurut antropolog Napoleon Changon, komunitas Yanomamo di Amerika Selatan masih makan abu dan sisa tulang orang yang mati setelah di kremasi. sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/04/endocannibalisme-upacara-pemakaman-yang.html
Tahun tanpa musim panas, juga dikenal sebagai Tahun Kemiskinan dan Seribu delapan ratus dan membeku hingga mati, terjadi pada 1816, ketika penyimpangan iklim musim panas menghancurkan panen di Eropa Utara, Amerika timur laut dan Kanada timur. Kini orang umumnya menduga bahwa penyimpangan itu terjadi karena ledakan vulkanik Gunung Tambora pada tanggal 5 April–15 April 1815. Gunung ini terletak di pulau Sumbawa di Hindia Belanda (kini Indonesia) yang melontarkan lebih dari satu setengah juta ton – atau 400 km³ – debu ke lapisan atas atmosfer. Seperti umumnya diketahui, setelah sebuah letusan gunung berapi yang dahsyat, temperatur di seluruh dunia menurun karena berkurangnya cahaya matahari yang bersinar melalui atmosfer.
Penyimpangan iklim yang luar biasa pada 1816 menimbulkan pengaruh yang sangat hebat di Amerika timur laut, Kanada Maritim dan Eropa utara. Biasanya, pada akhir musim semi dan musim panas di Amerika timur laut cuacanya relatif stabil: temperatur rata-rata sekitar 20–25°C, dan jarang sekali turun hingga di bawah 5°C. Salju musim panas sangat jarang terjadi, meskipun kadang-kadang turun pada bulan Mei.
Namun pada Mei 1816 frost (pembekuan) mematikan sebagian besar tanaman yang telah ditanam, dan pada bulan Juni dua badai salju mengakibatkan banyak orang yang meninggal. Pada Juli dan Agustus, danau dan sungai yang membeku dengan es terjadi hingga di Pennsylvania yang jauh di selatan. Perubahan temperatur yang cepat dan dramatis lazim terjadi, dengan temperatur yang bergeser dari yang normal dan di atas normal pada musim panas, yaitu 35°C hingga hampir membeku hanya dalam beberapa jam saja. Meskipun para petani di selatan New England berhasil menuai panen yang masak, harga jagung dan biji-bijian lainnya meningkat secara dramatis. Harga haver, misalnya, meningkat dari 12 sen dolar sekarungnya (ukuran 35 1/4 liter) pada tahun sebelumnya menjadi 92 sen dolar Amerika.
Banyak sejarahwan yang menyebutkan tahun tanpa musim panas ini sebagai motivasi utama untuk terbentuknya dengan segera pemukiman yang kini disebut sebagai Barat Tengah Amerika. Banyak penduduk New England yang tewas karena tahun itu, dan puluhan ribu lainnya berusaha mencari tanah yang lebih subur dan kondisi-kondisi pertanianyang lebih baik di Barat Tengah Hulu (saat itu merupakan Wilayah Barat Laut) . (Sebuah contoh spesifik tentang hal ini adalah ketika keluarga Joseph Smith yang kemudian menjadi pendiri Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir pindah dari Sharon, Vermont ke Palmyra, New York di negara bagian New York yang jauh di barat setelah beberapa kali panen yang gagal.) Sementara hasil panen memang buruk selama beberapa tahun, pukulan yang terakhir terjadi pada 1815 dengan letusan Tambora.
Letusan Tambora ini juga menyebabkan Hongaria mengalami salju coklat. Italia mengalami sesuatu yang serupa, dengan salju merah yang jatuh sepanjang tahun. Hal ini diyakini disebabkan oleh debu vulkanik di atmosfer.
Badai yang hebat, curah hujan yang tidak normal, dan banjir di sungai-sungai utama Eropa (termasuk Sungai Rhein dihubungkan dengan peristiwa ini. Demikian pula dengan frost yang terjadi pada Agustus 1816. sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/04/sejarah-letusan-kiamat-kecil-dari.html
di Paris, Nicolas sauvage menawarkan kereta kuda dan driver untuk disewakan. Pada tahun 1635, di Hackney Carriage Undang adalah undang-undang pertama berlalu yang mengendalikan kereta kuda untuk disewa di Inggris.
Nama taksi ini diambil dari kata Argometer. The Argometer adalah alat yang mengukur jarak atau waktu perjalanan kendaraan, dan memungkinkan tarif yang akurat yang akan ditentukan. Yang Argometer diciptakan oleh penemu Jerman, Wilhelm Bruhn pada tahun 1891.
Gottlieb Daimler adalah perusahaan jasa taksi pertama di dunia yang di bentuk pada tahun 1897 taksi khusus yang disebut Daimler Victoria. Taksi datang dilengkapi dengan taksi yang baru diciptakan meter. Di 16 Juni, 1897 taksi Daimler Victoria dikirim ke Friedrich Greiner, seorang Stuttgart pengusaha yang memulai bermotor pertama di dunia perusahaan taksi.
Pada 13 September 1899, Amerika pertama meninggal dalam kecelakaan mobil. Mobil itu adalah Taksi, ada sekitar seratus taksi beroperasi di jalan-jalan New York tahun itu. Enam puluh delapan tahun Henry Malcolm sedang membantu seorang teman dari jalan mobil ketika seorang sopir taksi kehilangan kendali dan memukul fatal Bliss.
Pemilik perusahaan taksi, Harry Allen adalah orang pertama yang memiliki taksi kuning Allen dicat kuning taksi nya untuk berdiri keluar. berkat idenya gan sekarang taksi identik dengan warna kuning sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/04/taxi-history.html