UP
    Latest News

Tujuh Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Seksual

Tujuh Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Seksual
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/spaw/uploads/images/article/image/2010_03_05_05_42_53_mitossex-d.jpg
ANDA tidak bisa hamil saat menstruasi dan bisa mendapatkan penyakit menular seksual dari dudukan toilet. Kalimat ini mungkin tidak asing lagi dan mungkin sudah Anda terima sebagai suatu kebenaran. Padahal, pernyatan ini tidak sepenuhnya benar.

Selain itu, masih banyak mitos lainnya seputar seks yang aman dan kesehatan reproduksi. Untuk membantu Anda menemukan pemahaman yang tepat, berikut uraian dari Dr. Sophia Yen, MD, peneliti dari Lucile Packard Children's Hospital di Palo Alto, California:

Anda bisa tertular STD ( Sexually transmitted diseases) dari dudukan toilet
Menurut Yen, STD tidak bisa hidup di luar tubuh untuk jangka waktu lama, khususnya di permukaan keras seperti dudukan toilet. Selain itu, STD tidak ada di dalam air seni."Risiko tertular dari pengguna toilet sebelumnya hampir tidak ada," terang Yen, seperti dikutip situs health.com.

Yang perlu Anda khawatirkan adalah hal lain yang terlihat sepele, seperti kontak antara kulit atau mulut. Berciuman misalnya, menurut Yen, bisa menularkan herpes dan ciuman yang dalam bahkan bisa menyebarkan penyakit kencing nanah dan klamidia oral. Sedang gesekan kulit, bisa menularkan infeksi seperti kutil genital, herpes, kudis, dan kutu kemaluan.

Anda bisa hamil saat melakukan seks pertama kali
Risiko hamil tetap sama saat pertama kali melakukan seks atau seks berikutnya."Pada faktanya, data statistik menyebutkan bahwa 20 persen orang hamil dalam sebulan setelah melakukan seks," terang Yen.

Anda tidak bisa hamil saat menstruasi
Anda tetap saja berisiko hamil, khususnya jika tidak menggunakan kondom atau pil KB. Beberapa perempuan mempunyai masa menstruasi panjang sehingga bertumpang tindih dengan awal masa ovulasi. Artinya, perempuan bisa subur meskipun mereka sedang menstruasi.

Sebagai contoh, Anda mempunyai siklus pendek (21 hari misalnya) dan menstruasi Anda berlangsung selama satu minggu. Jika Anda berhubungan seks di akhir masa menstruasi, Anda bisa hamil karena sperma bisa hidup hingga 72 jam di saluran reproduksi.

Perempuan perlu melakukan pap smear saat memasuki usia 18
Pada 2003, American College of Obstetricians and Gynecologists mengubah anjuran mengenai pap test yang dikenal juga dengan pap smear. Sebelumnya, perempuan dianjurkan melakukan tes segera setelah melakukan hubungan seks pertama kali atau segera setelah memasuki usia 18.

Sekarang, pap smear tidak dianjurkan hingga perempuan sudah aktif secara seksual selama tiga tahun atau hingga mereka memasuki usia 21.

Pap smear awal kelihatannya tidak berbahaya. Tapi stres yang ditimbulkan akan membuat perempuan menjauhi ginekolog atau menahan diri untuk tidak meminta kontrol kehamilan. Perempuan muda, terang Yen, seharusnya bisa mendatangi dokter dan berdiskusi mengenai kesehatan tanpa harus menjalani tes yang tidak perlu.

Sebagian besar kasus human papillomavirus (HPV), terang Yen, akan hilang dengan sendirinya dalam waktu tiga tahun. Virus HVP yang bertahan setelah tiga tahun (yang berisiko memicu kanker serviks) akan terdeteksi pada pap smear yang dilakukan di usia 21.

Pil KB memicu penambahan berat badan
Meskipun hasil percobaan klinis tidak bisa membuktikan hubungan antara pil kontrasepsi oral dan penamabahan badan, tetap saja banyak perempuan yang meyakini hubungan tersebut.

Sebuah review yang menganalisis 44 percobaan menemukan bahwa meskipun beberapa partisipan mengalami penambahan berat badan, tidak ada bukti bahwa pemicunya adalah pil KB.

IUD tidak aman untuk remaja
Intrauterine devices (IUDs) adalah objek kecil yang dimasukkan melalui serviks dan ditempatkan di dalam rahim untuk mencegah kehamilan hingga 12 tahun. Cara ini cocok untuk jangka panjang karena Anda tidak perlu menggunakan pil setiap hari.

Ada informasi yang menyebutkan bahwa IUDs bisa meningkatkan penyakit radang panggul pada perempuan di bawah 18.

Akan tetapi, American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa IUDs aman dan efektif pada sebagian besar orang dewasa serta remaja.

Semprot vagina (douching) merupakan cara sehat membersihkan vagina
Vagina mempunyai sistem pembersihan sendiri. Menurut The National Women̢۪s Health Information Center,douching lebih banyak menyebabkan efek negatif daripada manfaat positif. Bakteri alami di dalam vagina berfungsi menjaga agar vagina tetap bersih dan sehat. Douching
bisa mengganggu keseimbangan dan menyebarkan infeksi vagina ke saluran tuba fallopi dan rahim.
Anda bisa menjaga kebersihan bagian luar vagina dengan menggunakan air hangat dan sabun ringan tanpa pewangi . Cobalah menghindari tampon, pad, bedak, atau semprot (spray) berpewangi yang bisa meningkatkan infeksi vagina.

sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/03/06/2246/5/Tujuh-Mitos-dan-Fakta-Seputar-Kesehatan-Seksual-

Tips Ciuman Hot Jaman Sekarang

Tips Ciuman Hot Jaman Sekarang
http://klausztrophilian.files.wordpress.com/2009/03/kiss1.jpg
PADA zaman modern seperti sekarang, terdapat beberapa variasi baru dalam berciuman yang dapat dipraktikkan para pecinta untuk semakin menggelorakan hasrat seksualnya. Apa saja?

Simak jenis-jenis ciuman terpopuler, seperti dikutip dalam buku "Kamasutra & Kecerdasan Seks Modern", karya Ki Guno Asmoro.

Ciuman menekan
Ciuman yang dilakukan dengan menekankan bibirnya kuat-kuat pada bibir pasangan.

Ciuman botol bayi
Ciuman yang dilakukan seseorang dengan menyedot bibir pasangannya laksana bayi sedang menyedot botol susunya.

Ciuman sedot penuh
Ciuman yang dilakukan dengan cara menyedot penuh-penuh pada mulut masing-masing pasangan. Caya ciuman ini memang sedikit eksperimental, namun tidak ada salahnya untuk dicoba oleh sang pencinta guna mendapatkan sensasi "rasa" ciuman yang lain.

Ciuman gelembung
Kebalikan dari ciuman sedot penuh yang juga bersifat eksperimental. Ciuman ini dilakukan dengan saling meniup mulut pasangan hingga kedua pipi masing-masing menggelembung membulat. Masih dalam posisi berciuman, masing-masing pasangan kemudian mengempiskan gelembung di mulutnya tersebut.

Ciuman cukur tertutup
Ciuman yang dilakukan seseorang dengan membawa "lidah" pasangannya ke dalam mulutnya sendiri, kemudian "menjepit" lidah itu dengan gigi-giginya. Selanjutnya, dengan gigi-giginya itu pula ia "mencukur" lidah pasangannya tersebut dengan bergerak maju mundur sesuai juluran lidah pasangannya.

Ciuman meluncur
Ciuman yang tidak pada satu bagian tubuh pasangannya semata, melainkan terus "meluncur" ke bagian-bagian tubuhnya yang lain. Bisa saja semula mencium bibir pasangannya, namun kemudian diteruskan ke pipi, leher, bahu, dada, payudara, dan terus meluncur ke tempat-tempat lainnya untuk semakin membakar gairah diri dan pasangannya.

Ciuman gairah
Ciuman yang dilakukan seorang pecinta kepada pasangannya yang telah tertidur atau tengah beristirahat dengan menciumi wajah dan leher pasangannya sebagai pelepas gairah seks yang membara.

sumber: http://www.ijolumoet.info/2009/03/tips-ciuman-hot-jaman-sekarang.html

Kasus-kasus Tragis, Kanibalisme Untuk Bertahan Hidup

Kasus-kasus Tragis, Kanibalisme Untuk Bertahan Hidup
Inilah kisah-kisah luar biasa tentang sekelompok orang yang melakukan praktek kanibalisme demi mempertahankan hidupnya. Bencana yang terjadi membuat orang tidak lagi bisa berpikir normal. Betapa tidak, terdampar di pegunungan terpencil di musim dingin, tanpa makanan, apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan hidup??

Salah satu kisah paling terkenal adalah jatuhnya pesawat Uruguay Force di pegunungan Andes pada tahun 1972. Demi bertahan hidup penumpangnya terpaksa memakan mayat teman-temannya. Dan itu terjadi selama 72 hari sampai akhirnya mereka berhasil ditemukan.

Kisah lain yang tak kalah dasyatnya adalah peristiwa pengepungan kota Leningrad, Soviet, yang berlangsung selama dua tahun. Masyarakat yang kelaparan terpaksa saling bantai agar bisa bertahan. Konon, sekitar 1,5 juta jiwa jadi korban peristiwa tragis ini.

Berikut kisah-kisah kanibalisme terkenal yang terjadi karena bencana.

1.Kasus Jatuhnya Pesawat Uruguay Force Flight di Andes: Kasus Kanibalisme Paling Terkenal
Inilah kasus kanibalisme paling terkenal dalam sejarah, terjadi di pegunungan Chili, Andes—perbatasan Argentina-Chilli– pada musim dingin tahun 1972. Peristiwa ini bermula dengan jatuhnya pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

Dari kecelakaan itu, 29 penumpang berhasil selamat, namun medan yang berat membuat satu demi satu korban berjatuhan. Delapan orang tewas tertimbun longsoran salju, beberapa lainnya menyusul ke alam baka karena berbagai sebab, di antaranya, suhu yang luar biasa dingin dan cidera. Praktis yang tersisa hanya 16 orang, mereka berhasil di selamatkan pada 23 Desember 1972.
pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.
pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

Itupun, setelah mereka sendiri berjuang mencari bantuan, karena operasi penyelamatan telah dihentikan jauh-jauh hari. Pemerintah setempat sudah menganggap mereka sebagai korban hilang yang tak ditemukan, sampai akhirnya para korban itu datang sendiri melaporkan lokasi mereka. Luar biasa!!!

Bayangkan, berada di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut pada saat musim dingin sedang hebat-hebatnya. Salju yang turun deras, nyaris membekukan semuanya. Nah, para korban ini, hanya memakai pakaian seadanya, tidak ada makanan, siapapun tak bisa berpikir normal. Bagaimana caranya bertahan hidup, survive, itulah satu-satunya yang ada dalam pikiran mereka.
Tim Rugby yang naas
Tim Rugby yang naas

Dan, satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan memakan teman-teman mereka yang telah tewas. Ini bukan keputusan mudah, bahkan terlalu berat, tapi harus dilakukan jika ingin hidup. Biasanya, dalam keadaan terjepit seperti itu, orang baru mengerti betapa berharganya sebuah kehidupan. Dan mereka berjuang untuk mempertahankannya, apapun caranya.

Yang menyakitkan, lewat radio mereka memonitor kalau upaya pencarian mereka dihentikan karena lokasi kecelakaan tidak ditemukan. Operasi penyelamatan mereka dihentikan setelah delapan hari pencarian, atau 11 hari mereka jatuh di gunung. Pihak berwenang menganggap semua korban pasti tidak ada yang selamat. Bisa dimaklumi, lokasi pengunungan itu sangat sulit diakses, sementara dari udara terlihat semua berwarna putih karena tertutup salju. Celakanya, pesawat itu pun berwarna putih.
Nando Parrado, Roberto Canessa dan Sergio Katalan (berdiri di belakang: penduduk yang menolong mereka)
Nando Parrado, Roberto Canessa dan Sergio Katalan
(berdiri di belakang: penduduk yang menolong mereka)

Persisnya, 72 hari mereka survive sebelum akhirnya ditemukan tim SAR. Itupun setelah dua orang dari korban, Nando Parrado dan Roberto Canessa, berjuang mencari bantuan. Mereka menuruni pegunungan, mencari jalan menuju ‘kehidupan’. Selama 12 hari keduanya menempuh jalan sulit, penduduk setempat, Sergio Katalan, menemukan mereka. Endingnya, semua korban (16 orang) dibawa ke rumah sakit Santiago dan dirawat karena menderita penyakit ketinggian , dehidrasi , radang dingin , patah tulang, kudis dan gizi buruk.

Pengalaman luar biasa ini, difilmkan pada tahun 1993, dan sejak itu menjadi salah satu kisah ajaib paling terkenal sepanjang masa. Tahun 2006 lalu, Nando Parrado, salah seorang selamat, membukukan pengalamnya yang dramatis itu dalam buku berjudul Miracle in the Andes: 72 Days on the Mountain and My Long Trek Home.


(Kalau mau lebih rinci baca kisah ini bisa klik di sini: http://en.wikipedia.org/wiki/Uruguayan_Air_Force_Flight_571)

2. Ekspedisi Franklin
Inilah ekspedisi yang paling disesali sepanjang masa. Populer dengan sebutan ekspedisi Franklin, seorang perwira angkata laut yang sudah berpengalaman dan berkali-kali memimpin ekspedisi, dan kali itu tahun 1845, dia diperintahkan Sir John Barrow memimpin ekspedisi lagi yakni menyelesasikan pemetaan bagian barat laut ujung Kanada dan melayari Kutub Utara. Ekspedisi itu sendiri dilakukan dua kapal, Erebus dan HMS Terror, dua kapal canggih di zamannya.

franklin-expedition
franklin-expedition

Tapi kecanggihan teknologi, tak mampu mengalahkan alam. Konon dua kapal ini terkepung es di Victoria Selat dekat Pulau King William di Arktik Kanada. Franklin dan 128 crew dan peneliti, hilang. Nasib ekspedisi Franklin ini baru terungkap berabad-abad kemudian. Selama itu pencarian terus dilakukan, bahkan dengan iming-iming hadiah.

Sebuah pencarian yang dipimpin oleh Francis Leopold McClintock pada tahun 1859 menemukan sebuah catatan yang tertinggal di Pulau King William tentang rincian ekspedisi itu. Pencarian kemudian dilanjutkan sampai abad ke-19.
Barulah pada tahun 1981, lewat penelitian tim ilmuwan yang dipimpin Prof Owen Beattie, seorang antropologi dari Universitas Alberta, berhasil mengungkap beberapa hal dari temuan mereka di Pulau Beechey dan Pulau Raja William. Di Pulau Beechey di mana beberapa awak dikubur, ditemukan bahwa mereka meninggal karena radang paru-paru dan mungkin TBC dan keracunan timah. Tapi penemuan yang juga mengejutkan di Pulau King Williams di mana terjadinya kanibalisme karena kelaparan sehingga akhirnya semua terbunuh.

3. Kapal Pemburu Paus Essex
Cerita tentang kanibalisme untuk survive di kalangan pelaut sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan pada awal-awal abad ke-19 dunia maritime marak dengan cerita-cerita mengerikan semacam itu. Salah satu contohnya adalah Kapal Essex, kapal pemburu paus, pada tahun 1820.

Kisah itu dimulai dengan kecelakaan kapal pada tahun 1820, di mana paus menabrak Essex yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam di 2.000 mil laut (3.700 km) sebelah barat pantai barat Amerika Selatan.
Kapal Essex
Kapal Essex

Sebanyak 21 awak berhasil menyelamatkan diri di Pulau Henderson, wilayah kepulauan Pitcairn. Di Pulau Henderson mereka bertahan dengan makan ikan, burung juga tumbuhan yang ada, juga ditemukan sumber mata air kecil untuk minum.

Sayangnya, sumber daya alam pulau itu hanya cukup untuk seminggu, selanjutnya tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mereka masih mencoba bertahan dengan minum air kencing sendiri, tapi tidak lama. Jadi, bisa ditebak apa yang terlintas di pikiran mereka untuk bisa bertahan.

Di sinilah berlaku hukum rimba, siapa yang kuat dia yang menang. Mereka saling membatai, saling memakan. Tidak ada teman, sahabat, bahkan saudara, semua saling bantai. Tragisnya, kapten kapal, Pollard ikut memakan sepupunya, Owen Coffin, yang sebelumnya dibantai oleh anak buahnya sendiri.

Pertolongan baru datang hampir setahun kemudian oleh kapal penangkap ikan Dauphin Nantucket 95. Saat itu dua orang yang selamat, kapten Pollard dan Ramsdell, orang yang membunuh Coffin sepupu Pollard. Di tempat terpisah crew lain berhasil diselamatkan kapal dagang India.

Sebanyak delapan orang berhasil diselamatkan. Pengakuan mereka, mereka berhasil bertahan hidup dengan mengkonsumsi mayat tujuh temannya.

4. Pengepungan Leningrad
Inilah kisah pengepungan paling lama dan paling banyak korban sepanjang sejarah. Pengepungan Leningrad atau popular juga dengan sebutan Blokade Leningrad, adalah operasi militer berkepanjangan yang dilakukan oleh Jerman dan pasukan pertahan Finlandia untuk memblokade Leningrad pada 8 September 1941. Pengepungan ini berlangsung selama dua tahun.
Pengepungan Leningrad yang menimbulkan korban 1,5 juta jiwa
Pengepungan Leningrad yang menimbulkan korban 1,5 juta jiwa

Kota ini benar-benar terisolasi, baik di darat maupun laut. Selama berbulan-bulan, para penduduk hanya makan dari danau yang ada di sana, , tapi ketika musim dingin tiba, danau beku. Tentara Soviet mengalami kesulitan untuk memasok makanan. Masyarakat mulai kelaparan. Untuk memenuhi kebutuhan akan makanan, para tukang roti di kota itu diperintahkan untuk membuat roti yang dicampur dengan serbuk gergaji. Ini semata-mata untuk bertahan hidup. Selebihnya, burung, tikus, dan makan-makanan lain yang dalam kondisi normal jijik untuk dimakan, terpaksa menjadi santapan. Ini semua demi perut, dan demi kehidupan. Ketika tidak ada lagi yang bisa dimakan, maka mulailah terjadi kanibalisme.
Praktek ini terjadi semakin meluas di seluruh kota, sampai-sampai Polisi Leningrad merasa perlu melakukan patrol anti-kanibalisme, untuk mencegah kondisi makin buas dan tak terkendali. Dan memang itulah tujuan Jerman dan Finlandia untuk menjatuhkan Soviet. Sekalipun belakangan diakui bahwa kanibalisme ini kenyataannya menyelamatkan kehidupan banyak orang, tapi pada saat itu polisi tetap melarang perbuatan itu. Meski begitu kanibalisme tetap terjadi meski sembunyi-sembunyi. Diperkirakan, tragedy itu menyebabkan tewasnya 1,5 juta orang.

Berdasarkan catatan, ini bukan pertama kalinya rakyat Soviet melakukan kanibalisme. Sebelumnya, tahun 1932-1933 terjadi bencana kelaparan yang luas di Ukraine yang menyebabkan praktek kanibalisme terjadi di kawasan itu.

5. Holocaust
Sampai sekarang peristiwa itu masih menjadi sumber perdebatan. Holocaust adalah genosida sistematis yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok etnis, keagamaan, bangsa, dan sekuler pada masa Perang Dunia II. Bangsa Yahudi di Eropa merupakan korban-korban utama dalam Holocaust, yang disebut kaum Nazi sebagai “Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi”.

Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai enam juta jiwa. Genosida ini yang diciptakan Adolf Hitler dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi.

Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi “tidak disukai” antara lain adalah bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah’s Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan Sinti) dan lawan-lawan politik. Mereka juga ditangkap dan dibunuh. Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11 juta jiwa.
holocaust
holocaust
Kesadisan Jerman memperlakukan tawanannya sudah menjadi cerita yang hidup puluhan tahun hingga kini. Apa dan bagaimana mereka diperlakukan menjadi kisah yang tak hent-hentinya mengundang air mata dan kemarahan. Konon, para tawanan perang Jerman ini dibiarkan kelaparan di kamp-kamp konsentrasi yang didirikan Jerman. Dampaknya, demi mempertahankan hidupnya para tawanan pun saling memangsa satu sama lain.

6. Alferd Packer
Alferd Packer (21 November 1842 – 23 April 1907) sering dikenal sebagai satu-satunya warga Amerika yang pernah dihukum dengan tuntutan kanibalisme, meskipun sebenarnya tuntutannya adalah pembunuhan, bukan kanibalisme. Anggota Partai Donner yang terkenal itu pun, tidak dihukum karena kanibalisme di California, karena secara hukum kanibalisme bukanlah kejahatan di Amerika Serikat.
Alferd_Packer
Alferd_Packer
Pada 9 Februari 1874, dia dengan 5 orang lainnya melakukan ekspedisi di pegunungan Colorado. Dua bulan kemudian Packer kembali dari ekspedisi sendirian. Ketika ditanya kemana orang-orang yang telah pergi dengan dia, Packer mengatakan bahwa dia telah membunuh mereka semua untuk bertahan hidup dengan terpaksa memakan tubuh teman-temannya.

source: http://www.weirdworm.com/cannibalism-survival-of-the-fattest/