UP
    Latest News

Planet Bunuh Diri (Suicide)!!

Planet Bunuh Diri (Suicide)!!



Sejumlah astronom menemukan fenomena yang tampaknya merupakan suicide (aksi bunuh diri) planet karena berada amat dekat dengan bintangnya dan menimbulkan gelombang dahsyat.
Planet tersebut adalah WASP-18b yang telah berjuta tahun hidup dan ditemukan Coel Hellier, seorang profesor astrofisika di Keele University di Inggris. Menurut Hellier Dengan menciptakan gelombang itu, dia menghancurkan dirinya sendiri. Bintang planet tersebut adalah WASP-18. Planet itu mengitari bintang dalam konstelasi Phoenix dan berjarak sekitar 325 tahun cahaya dari Bumi (satu tahun cahaya sekitar 9,3 triliun kilometer). Itu berarti dia ada di kawasan tetangga galaksi kita. Jarak planet tersebut dengan bintangnya adalah sekitar 1/50 jarak Bumi dengan Matahari. Ukuran planet tersebut sekitar 10 kali ukuran Planet Yupiter. Gelombang antara planet tersebut dan bintangnya bisa dianalogikan dengan relasi Bulan dan Bumi yang bisa membentuk dua kali gelombang. Sejauh ini para astronom telah menemukan lebih dari 370 planet di luar sistem Matahari. Namun, penemuan planet bunuh diri amat jarang terjadi.

Sumber: http://bukanisapanjempol.blogspot.com/2010/07/planet-bunuh-diri-suicide.html#ixzz0umeMyKjJ

Pembekuan Air yang Super Dingin Membingungkan Para Ilmuwan

Pembekuan Air yang Super Dingin Membingungkan Para Ilmuwan

Setiap anak-anak sekolah tahu bahwa air membeku pada suhu 0°C. Atau mungkin tidak juga. Hal ini telah diketahui selama berabad-abad bahwa air murni, saat tidak adanya permukaan inti, dapat berada pada kondisi cairan yang super dingin turun pada suhu serendah sebesar
-40°C. Sekarang ini, para peneliti di Israel telah menemukan bahwa air yang super dingin itu sendiri akan membeku pada suhu yang berbeda tergantung pada apakah ada kontak dengan permukaan yang bermuatan positif atau negatif.

Pembekuan air yang super dingin membingungkan para ilmuwan




Lebih dari 150 tahun telah diketahui bahwa medan listrik dapat mempengaruhi titik pembekuan pada air super dingin.

Bagaimanapun, hal ini sangatlah sulit untuk memelajari fenomena di detail apapun karena permukaan yang melakukan menunjukkan nukleasi air diperistiwa apapun. Sekarang ini, sebuah tim yang dipimpin oleh Igor Lubomirsky pada Weizmann Institute di Rehovot telah menciptakan pengujian yang elegan dimana muatannya dapat diciptakan pada permukaan yang mengisolasi untuk memeriksa efek listrik pada titik pembekuan air yang super dingin.

Para peneliti menggunakan pyroelectric material lithium tantalate (LiTaO3), yang dapat mengembangkan muatan listrik positif atau negatif tergantung suhunya, sebagaimana suatu permukaan yang didalamnya dipelajari tetesan air yang super dingin.

Mereka menemukan bahwa permukaan tanpa medan listrik, tetesan akan membeku pada suhu sekitar -12.5°C. Bagaimanapun, pada permukaan bermuatan positif, titik pembekuan naik pada suhu -7°C, sedangkan jika permukaannya bermuatan negatif tetesannya tidak membeku sampai suhunya mencapai-18°C.

Ada sejumlah hipotesa atas efek medan listrik pada pembekuan air yang dingin, kata Lubomirsky. ‘Pandangan yang umumnya paling banyak dipegang adalah bahwa medan listrik mempengaruhi orientasi beberapa molekul air karena sisanya adalah polar. Kita tidak perlu bukti langsung tentang hal itu.’ Bagaimanapun, hal ini sebelumnya tidaklah diketahui bahwa muatan positif dan negatif mempengaruhi nukleasi yang berbeda dan hal ini adalah temuan yang tidak terduga dan mekanisme masih menjadi misteri, kata Lubomirsky. ‘Ini sebenarnya adalah apa yang kita coba pahami sekarang.’

Paul Connolly, yang meneliti formasi kristal es di awan pada University of Manchester di Inggris, mengatakan bahwa pekerjaan baru telah mengungkap apa ‘yang sebenarnya suatu fenomena menarik’. Connolly menambahkan bahwa hasilnya ‘mungkin membuktikan hal yang berguna dan memberikan petunjuk dalam memahami mekanisme dengan cara apa formasi esnya dapat ditingkatkan pada awan cumulus.’

Sumber: http://bukanisapanjempol.blogspot.com/2010/07/pembekuan-air-yang-super-dingin.html#ixzz0umeU2gWr

Anjing Pendeteksi Kanker

Anjing Pendeteksi Kanker




Ternyata hewan makin banyak ditemukan kegunaannya di dalam dunia kesehatan. Dalam hal ini, seekor anjing ternyata tidak hanya hebat dalam mengendus bom atau narkoba tapi juga bisa digunakan dalam mengendus kanker.

Penemuan terbaru menyimpulkan bahwa beberapa ekor anjing yang berada di bawah penelitian mereka berhasil melewati tes pencarian kanker pada manusia. Anjing-anjing tersebut menemukan kanker payudara dan kanker paru-paru pada manusia dengan keakuratan rata-rata 88%-97%. Angka ini sama dengan keakuratan diagnosa konvensional kedokteran.

Michael McCulloch selaku anggota peneliti tidak terlalu yakin apa yang bisa menyebabkan anjing-anjing tersebut menemukan kanker. Tapi kemungkinan besar, produk turunan dari sel kanker memiliki bau yang berbeda dari sel normal sehingga bisa ditemukan oleh hewan berpenciuman peka tersebut.

Michael McCulloch menjelaskan cara pelatihan anjing yang mengambil waktu kurang lebih 3 minggu. Mereka harus mengendus bau nafas pasien kanker yang diletakkan dalam sebuah tube. Kemudian anjing-anjing tersebut bertemu dengan orang yang berpenyakit kanker dan orang tanpa penyakit kanker dan kembali mengendus nafas mereka. Dari sana, anjing-anjing itu kemudian terlatih untuk mengendus bau kanker dalam tubuh manusia.


Rekaman penelitian ini disimpan sebagai bukti oleh para peneliti yang bersedia dipertanyakan mengenai hasil penemuan mereka. Sedangkan anjing-anjing yang digunakan adalah keturunan Labrador retriever. Dari antara pasien yang mengajukan diri untuk ikut dalam penelitian, 55 orang menderita kanker paru-paru dan 31 orang kanker payudara sedangkan mereka yang sehat ada 83 orang.

Langkah selanjutnya yang akan diambil ialah mengendus pasien dengan jenis kanker lain seperti kanker ovarium misalnya. Diharapkan anjing-anjing ini bisa mengendus penyakit bahkan sebelum tumor atau kanker tersebut berkembang dengan pesat.

Menurut para peneliti, ini bukan ide bodoh seperti anggapan miring banyak orang, karena dokter manusia jaman dulu pun pernah menggunakan metode penciuman untuk mendiagnosa penyakit pasiennya. Untuk kesempurnaan hasil penelitian ini, mereka meminta lebih banyak waktu lagi untuk melakukan penelitian. Sensitivitas penciuman hewan memang bisa 100 ribu kali lebih tajam dari manusia.

Sumber: http://bukanisapanjempol.blogspot.com/2010/07/anjing-pendeteksi-kanker.html#ixzz0umeHm3Eh

Asal Mula Pegunungan Himalaya

Asal Mula Pegunungan Himalaya


VIVAnews - Himalaya adalah barisan pegunungan di Asia yang memisahkan anak benua India dari dataran Tibet. Di sana, terdapat salah satu tujuh puncak dunia, yakni Gunung Everest
dengan ketinggian 8.848 meter.

Sudah jadi pengetahuan umum, Himalaya tidak berdiri menjulang dengan sendirinya. Tumbukan dua benua kunolah yang mendorong Himalaya naik dari permukaan Bumi.

Namun, tak banyak yang tahu, bahwa di bawah tanah Himalaya terdapat puing-puing yang menghujam Bumi -- yang menguak misteri pembentukan Himalaya.

Seperti dimuat laman Live Science, tubrukan benua terjadi sekitar 90 juta tahun yang lalu.


Ibarat tabrakan antara kendaraan besar beroda 18 dengan mobil pick up yang lebih kecil, lempeng Asia yang lebih besar memaksa lempeng India ringsek masuk ke dalam mantel Bumi.

Dalam proses itu disebut subdiksi, lempeng India terbenam setidaknya 250 kilometer ke dalam permukaan Bumi -- demikian diungkap dalam Jurnal Geologi edisi Mei 2010. Perkiraan ini dia kali lebih besar dari estimasi sebelumnya.

"Subduksi kerak benua ke kedalaman Bumi belum pernah dilaporkan sebelumnya dalam kasus Himalaya. Ini adalah kasus yang langka di dunia," kata salah satu penulis, Anju Pandey dari Pusat Oseanografi Nasional di Southampton, Inggris.

Situs tabrakan antarbenua ini lalu membentuk akar Himalaya. Para peneliti menemukan, retakan di bebatuan pegunungan menemukan mineral yang disebut majorite -- yang terbentuk sekitar 200 kilometer di bawah permukaan Bumi.

Mineral inilah yang memungkinkan para peneliti menentukan kedalaman kerak benua India yang terbenam.

Majorite adalah mineral yang stabil pada kondisi tekanan ultra-tinggi. Fungsinya seperti spons oksigen yang menjaga Bumi dari kekeringan dan tidak ramah huni -- seperti kondisi Planet Mars.

Saat kerak benua terus menerus bergeser, majorite tertarik ke permukaan bumi -- dalam kondisi rusak dan melepas oksigen selama berjuta-juta tahun.

Para peneliti sebelumnya sudah mengetahui bahwa tabrakan lempeng benua mendorong pembentukan gunung, menimbulkan letusan gunung berapi, dan memicu gempa bumi. Namun, detil dari apa yang sebenarnya terjadi usai tubrukan, apa yang terjadi di bawah mantel Bumi, masih jadi perdebatan panas.

"Temuan kami signifikan karena para peneliti masih tidak sepakat soal kedalaman subduksi lempeng India di bawah lempeng Asia," kata Pandey.

Apalagi, perkiraan sebelumnya bertolak belakang dengan perkiraan berdasarkan model komputer.

Hasil penelitian baru menunjukkan bahwa lempeng India tenggelam dengan kedalaman sekitar dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.

"Hasil penelitian kami yang didukung oleh model komputer dan secara radikal akan meningkatkan pemahaman kita tentang subduksi dari lempeng benua India yang membentuk Himalaya," kata Pandey.

Penemuan baru diharapkan bisa berubah cara berpikir peneliti tentang basis tektonik Himalaya, seperti tingkatan perkembangan Himalaya.


Sumber: http://bukanisapanjempol.blogspot.com/2010/07/asal-mula-gunung-himalaya.html#ixzz0umdsbVLU

Seorang Profesor Fisika Membuat Mesin Waktu Untuk Menolong Ayahnya

Seorang Profesor Fisika Membuat Mesin Waktu Untuk Menolong Ayahnya
Pada tulisan saya sebelumnya mengenai Andrew Carlssin - seorang pria yang mengaku berasal dari tahun 2256, saya meyinggung tentang seorang ahli fisika bernama Ronald Mallett yang percaya bahwa dalam tempo sepuluh tahun mesin waktu sudah dapat diciptakan dan beroperasi. Dan saat ini, ia mengaku telah siap untuk mewujudkan sebuah mesin waktu segera setelah dana yang dibutuhkan terkumpul.


Time travel (perjalanan lintas waktu) telah menimbulkan fantasi luar biasa di seluruh dunia. Sejak trilogi Back to the Future, semakin banyak orang yang percaya bahwa hal itu dapat diwujudkan. Termasuk dalam diri seorang ahli fisika dan profesor dari universitas Connecticut bernama Ronald Mallett.
Spoiler for Prof. Mallett:



Prof Mallett menciptakan mesin waktu untuk satu tujuan. Untuk mengunjungi ayahnya yang sudah tiada. Cinta terhadap ayahnya ini membuat ia bertekad untuk membengkokkan ruang dan waktu. Ia menyebutnya "Misi seumur hidup". "Saya pikir jika saya dapat membuat sebuah mesin waktu, maka saya dapat kembali ke masa lalu dan menolong nyawa ayah saya." Kata Mallett. Ayahnya meninggal pada saat ia berumur 10 tahun.

Sebelumnya, Mallett tidak pernah menceritakan rencananya untuk membuat mesin waktu kepada orang lain. Ia tidak ingin orang-orang menganggapnya gila. Walaupun sepertinya mustahil, ia tetap percaya bahwa suatu hari ia akan punya cara untuk mewujudkannya.

"Sangat rumit, tapi tidak gila", Itulah pendapat beberapa ilmuwan yang mempelajari ide Mallett. Albert Einstein pernah berteori bahwa ruang dan waktu saling berhubungan dan gravitasi dapat membengkokkan waktu sama seperti ia dapat membengkokkan ruang.

Menurut Mallett, ia akan menciptakan putaran gravitasi yang cukup kuat untuk membengkokkan ruang dan waktu. "Jika saya membengkokkan ruang dengan kekuatan yang cukup, maka waktu akan membengkok membentuk lingkaran." Lanjutnya.

Spoiler for Teori:



Lingkaran waktu itu seperti sebuah lorong waktu. Mallett percaya ia dapat bergerak maju dan mundur lewat lingkaran itu. Dan untuk membentuk lorong waktu itu, ia akan menggunakan laser yang bersilangan.

Namun mesin waktu ini punya satu kelemahan. Bahkan walaupun mesin ini berhasil bekerja dan membuktikan kebenaran teori Mallett, Mesin ini hanya dapat membawa seseorang kembali ke masa sejak mesin ini dinyalakan. Jadi apabila mesin ini mulai dinyalakan pada tanggal 10 Juli 2009, maka seseorang tidak akan dapat kembali ke waktu sebelum tanggal tersebut. Jadi, Mallett tidak akan pernah punya kesempatan mengunjungi ayahnya yang sudah tiada. Menurut Mallett, paling tidak ini adalah sebuah langkah awal.

Mesin waktu atau time travel sendiri hingga saat ini masih dianggap sebagai fantasi belaka. Terutama dengan adanya teori "grandfather paradox". Teori ini mengatakan jika anda kembali ke masa lalu dan membunuh kakek anda, maka tentu anda akan menghilang dari dunia. Mengubah garis waktu itulah yang disebut paradox. Akibat mengubah susunan waktu, maka dunia akan terbagi kedalam milyaran kemungkinan. Kedengarannya mustahil.

Lagipula, sebagian berpendapat, apabila mesin waktu memang bisa diciptakan, seharusnya dunia ini sudah dipenuhi dengan para time traveler.

Namun seorang astronom ternama benama Dr David Whitehouse berkata bahwa dunia sains memerlukan orang seperti Mallett. "Saya tidak menganggap dia gila. Mungkin teorinya salah, mungkin dia menyimpang. Tapi bukanlah sesuatu yang memalukan bila kita salah. Mengalami kesalahan adalah langkah awal dalam penyelidikan alam semesta"

Apakah ini sebuah rekayasa dan lelucon yang terencana ? biarlah para ahli fisika yang menentukannya.

Sumber: TongBerisi

Jamur Terbesar Sepanjang 5,6 KM, Ditemukan!!

Jamur Terbesar Sepanjang 5,6 KM, Ditemukan!!
Ditemukan Jamur Terbesar Di Dunia Sepanjang 5,6 kilometer. Organisme hidup yang paling besar ditemukan para ahli di hutan kuno Amerika. Jamur raksasa Oregon memiliki ukuran panjang hingga 5,6 kilometer.
Armillaria ostoyae atau lebih dikenal sebagai jamur madu dimulai hanya dari satu spora yang begitu kecil jika dilihat tanpa mikroskop.
Namun jamur ini telah berkembang di hutan yang diperkirakan berusia 2400 tahun dan kemudian membunuh pepohonan. Jamur itu telah menyelimuti 880 hektar Malheur National Forest di timur Oregon.

http://www.suaramedia.com/images/resized/images/stories/2berita/1_5_techno/jamur_madu_biopix_200_200.jpg
Jamur RaksasaJamur Madu atau Armillaria ostoyae





Jamur raksasa ini digambarkan sepanjang 5,6 kilometer dan telah menyebar menjadi tiga kali lipatnya ke dalam tanah. Jamur ini telah menyelimuti wilayah sama besar dengan 1665 kali lapangan sepak bola.

Penemuan ini muncul setelah Catherine Parks, seorang ilmuwan di Pacific Northwest Research Station di La Grande, Oregon yang mendengar kematian pohon besar yang terus berlanjut dari akar ke akar di sebelah timur hutan kota Prairie.

Dengan menggunakan foto udara, Parks melihat bahwa area dipenuhi dengan pepohonan yang sekarat. Dia kemudian mengidentifikasi jenis jamur dalam tes DNA.
Ia membandingkan unsur dari 12 jamur dan dia melihat bahwa 61 sampel berasal dari organisme yang sama. Ini berarti telah ada satu jamur yang berkembang begitu besar dari apa yang pernah dibayangkan manusia.

Satu-satunya bukti di permukaan dari jamur ini adalah munculnya bulatan berwarna keemasan saat musim gugur yang disertai hujan. “Mereka bisa dimakan namun bukan jenis makanan yang terbaik,” kata Tina Dreisbach, seorang biotani dan ahli ilmu jamur di US Forest Service in Corvallis, Oregon.

“Saya akan menaruh begitu banyak mentega dan bawang di atasnya.”
Jika menggali ke dalam akar dari pepohonan yang telah mati, maka akan tampak seperti lukisan karet putih. Ini merupakan lapisan dari mycelium yang menggambarkan cairan dan karbohidrat dari pepohonan yang memberi makan jamur.

Tahun 1992, armillaria ostoyae ditemukan di kota Washington di mana menyelimuti 1500 area di dekat Gunung Adam sehingga membuat makhluk ini menjadi benda hidup paling besar sebelumnya.

“Kami memutuskan untuk mencari salah satu yang lebih besar dari pada klaim sebelumnya,” kata Gregory Flip, profesor asosiasi proteksi hutan terintegrasi di Oregon State University, serta ahliArmillaria.

“Belum ada ukuran sebelumnya dengan teknik ilmiah apapun yang menunjukkan tumbuhan atau hewan lebih besar dari benda ini.”

Dia mengatakan bahwa peneliti ingin mempelajari kontrol dari Armillaria karena telah membunuh pepohonan. Namun mereka menyadari bahwa proses itu telah berlangsung selama beberapa tahun di alam.
sumber : http://beritatekhnologi.blogspot.com/2010/05/ditemukan-jamur-terbesar-di-dunia.html