








sumber: http://wisbenbae.blogspot.com/2010/11/beginilah-wajah-politikus-kita-jika.html



















Jaime Rascone, pria dengan profesi tester calon pelacur di rumah bordil
Adalah Jaime Rascone, seorang mantan DJ (Disco Jockey) yang memiliki profesi agak aneh dan ngeres menurut orang umum, yaitu mengetes calon PSK – pekerja seks yang akan dipekerjakan di suatu rumah bordil, mungkin bagi para pria hidung belang bisa jadi profesi ini merupakan profesi impian bagi mereka karena bisa menyalurkan hasrat nafsunya dan mendapat bayaran yang lumayan tinggi. Bermula dari perkenalannya pada seorang Madam (mungkin disini istilahnya mami) bernama Fiorella yang ingin merekrut anak buah baru para PSK yang akan dipekerjakannya di rumah bordilnya di Santiago Chilli.

Calon PSK pun di suruh menari dan bergaya dalam proses tes
Para calon PSK di rumah bordilnya tersebut mengalamai beberapa tahapan tes mulai dari tes kesehatan, tes kejiwaan (Psiko Test) wawancara dan sesi foto, namun ada satu sesi yang paling penting yaitu di tes bagaimana kemampuan mereka melayani tamu pria, nah untuk itulah mami Fiorella membutuhkan Jaime, sebagai seorang escort atau wanita penghibur kelas tinggi dengan bayaran tinggi dari tamu tamu kelas atas pula hal ini sangat penting dikutip ruanghati.com dari majalah Anyguey, para calon PSK tadi satu persatu diminta untuk melayani Jaime, mulai dari disuruh menari telanjang (striptease) cara memasangkan kondom, memandikan tamunya dan tentunya ML, yang lebih ekstrim lagi para escort ini juga di test dipecut (semacam cambuk atau sabuk) dimana terkadang ada beberapa pria hidung belang yang memiliki kelainan seks yang diawali dengan kekerasan pada teman kencannya.

Calon PSK kelas atas ini (Escort Girl) harus memiliki etika dalam melayani tamunya
Jaime pun merasa mungkin diawal orang lain (pria) membayangkan pekerjaannya sangatlah mengasyikkan karena penuh dengan fantasi serta erotis terus, namun menurutnya sebetulnya sebagaimana juga pekerjaan lain , profesinya ini juga lama-lama dia rasapun akan menjemukan ” Un Buen Trabajo” . Wah memang disana dunia pelacuran sudah dianggap sebagai industri seks yang benar-benar diperlakukan dengan profesional.

Jaime Rascone, pria dengan profesi tester calon pelacur di rumah bordil
Adalah Jaime Rascone, seorang mantan DJ (Disco Jockey) yang memiliki profesi agak aneh dan ngeres menurut orang umum, yaitu mengetes calon PSK – pekerja seks yang akan dipekerjakan di suatu rumah bordil, mungkin bagi para pria hidung belang bisa jadi profesi ini merupakan profesi impian bagi mereka karena bisa menyalurkan hasrat nafsunya dan mendapat bayaran yang lumayan tinggi. Bermula dari perkenalannya pada seorang Madam (mungkin disini istilahnya mami) bernama Fiorella yang ingin merekrut anak buah baru para PSK yang akan dipekerjakannya di rumah bordilnya di Santiago Chilli.

Calon PSK pun di suruh menari dan bergaya dalam proses tes
Para calon PSK di rumah bordilnya tersebut mengalamai beberapa tahapan tes mulai dari tes kesehatan, tes kejiwaan (Psiko Test) wawancara dan sesi foto, namun ada satu sesi yang paling penting yaitu di tes bagaimana kemampuan mereka melayani tamu pria, nah untuk itulah mami Fiorella membutuhkan Jaime, sebagai seorang escort atau wanita penghibur kelas tinggi dengan bayaran tinggi dari tamu tamu kelas atas pula hal ini sangat penting dikutip ruanghati.com dari majalah Anyguey, para calon PSK tadi satu persatu diminta untuk melayani Jaime, mulai dari disuruh menari telanjang (striptease) cara memasangkan kondom, memandikan tamunya dan tentunya ML, yang lebih ekstrim lagi para escort ini juga di test dipecut (semacam cambuk atau sabuk) dimana terkadang ada beberapa pria hidung belang yang memiliki kelainan seks yang diawali dengan kekerasan pada teman kencannya.

Calon PSK kelas atas ini (Escort Girl) harus memiliki etika dalam melayani tamunya
Jaime pun merasa mungkin diawal orang lain (pria) membayangkan pekerjaannya sangatlah mengasyikkan karena penuh dengan fantasi serta erotis terus, namun menurutnya sebetulnya sebagaimana juga pekerjaan lain , profesinya ini juga lama-lama dia rasapun akan menjemukan ” Un Buen Trabajo” . Wah memang disana dunia pelacuran sudah dianggap sebagai industri seks yang benar-benar diperlakukan dengan profesional.
| Nikosia International Airport digunakan untuk menjadi bandara utama dan stasiun RAF (Royal Air Force Nikosia) sampai 1974. Pada awalnya Nikosia International Airport berfungsi sebagai bandara militer. |
| Selama Perang Dunia Kedua fasilitas bandara dan landasan pacu diperpanjang oleh J & P. untuk digunakan sebagai landasan pesawat pembom Amerika pada periode 1943-1944 ketika kembali dari pemboman sekutu dari ladang minyak Ploieşti Rumania. Setelah perang di mana layanan digunakan kembali sebagai bandara komersial dan pada tahun 1948 Misrair, BOAC, Cyprus Airways dan MEA telah menyediakan layanan reguler. Kemudian, RAF (Royal Air Force) Nikosia tidak menggunakan Nicosia International Airport pada tahun 1966 karena ruang terbatas yang disebabkan oleh peningkatan signifikan penerbangan pesawat sipil. Fasilitas yang disediakan sangat terbatas dengan tiga pondok Nissen digunakan sebagai terminal bangunan perumahan Bea Cukai, Imigrasi, Penerbangan Sipil, Sinyal, Lalu Lintas, Operasional Pelayanan dan Restoran. |
| Namun Bandara ini ditutup sejak invasi militer Turki tahun 1974 akibat perang yang membuat siprus terbelah. Wilayah berpenduduk Turki di utara dan warga Yunani di Selatan. Bandara tersebut juga menjadi salah satu lokasi pertempuran berdarah Sebagai akibat dari invasi Turki ilegal pada tahun 1974, Turki datang untuk menempati bagian utara pulau (37%), membelah Siprus menjadi dua. Daerah selatan pulau dikendalikan oleh yang diakui secara internasional Republik Siprus. Bandar Udara NIC terletak langsung di Zona Penyangga PBB memisahkan area yang diduduki dari daerah bebas dari Siprus. |
| Bandar Udara NIC telah dioperasi sejak tahun 1974 dan saat ini berada di bawah kendali UNFICYP, dan berfungsi sebagai markas polisi. Pada tanggal 20 Juli 1974, 20 pesawat Cyprus Airways hancur di tanah oleh Angkatan Udara Turki selama invasi ilegal Turki di Siprus. Pada tanggal 22 Juli 1974, 20 Yunani Nord Noratlas dan 10 C-47 Dakota, dari Skuadron 354 Transport "Pegasus", ditugaskan untuk mengangkut pasukan komando Yunani untuk melindungi bandara Nikosia dari menyerang Turki. Operasi ini bernama Operasi NIKI (kemenangan). Komando Yunani, yang diangkut dengan pesawat ke Siprus Noratlas, mengambil posisi di luar Bandara Nikosia dan selama hari-hari berikutnya tejadi pertempuran heroik melawan pasukan invasi. Berkat pengorbanan diri mereka, pasukan menyerang gagal menaklukkan Bandara Nikosia. Namun, sejak tahun 1974, bagian utara Siprus tetap berada di bawah pendudukan Turki, sementara |
|
|
|
|
![]() |
| Originally Posted by Shuma-Gorath Lokasinya di daerah buffer zone. Wajar aja ga bisa dipakai lagi oleh salah satu dari kedua pihak yg menempati Pulau Siprus Konflik Etnis yang Membelah Siprus |




