UP
    Latest News

Ciri-ciri Playgirl Sejati

Ciri-ciri Playgirl Sejati
Ciri-ciri Playgirl Sejati Saat Ini Tak hanya cowok sering main gonta ganti pasangan atau punya pacar banyak cewekpun sama jaman sudah edan pada sadar kenapa hehe...
[imagetag]
Ciri-ciri Playgirl Sejati Saat Ini

Menyimpan Kisah One Night Stand
Tidak hanya satu, tapi lebih. One night stand tidak berarti berakhir dengan seks belaka. Sedikit kontak fisik sudah menjawab seberapa kedekatan Kamu dengan cowok yang Kamu kagumi, tapi bukan untuk jangka panjang.

Status Facebook Sering Berubah
Mulai dari "lajang", "berpacaran", lalu pindah menjadi "complicated". Ini menandakan Kamu seperti mencari cowok untuk kesenangan saja. Sekalipun Kamu mencoba mencari yang terbaik, tapi dimata cowok, Kamu seorang man eater.

Berkencan Dengan Dua Cowok Dalam Satu Kelompok
Misalnya Kamu pernah berkencan dengan cowok dalam satu tim sepak bola, lalu di waktu lain Kamu berkencan dengan rekan satu timnya. Secara tidak sadar hampir setengah jumlah tim tersebut pernah dekat dengan Kamu. Benar-benar pecinta lelaki.

Mudah Memberi Nomor Telepon
Kamu sudah punya kekasih tapi cowok dengan mudah mendapat nomor telepon langsung dari Kamu. Hati-hati, karena ini tandanya Kamu masih memberi celah untuk menarik perhatian cowok lain, atau berselingkuh.

Mudah Meninggalkan
Senang mempermainkan perasaan seseorang bisa menjadi ukuran. Bayangkan saat hubungan sedang hangat, tiba-tiba Kamu pergi tanpa kabar hanya untuk menegaskan "Siapa bos-nya". Jika Kamu sudah sampai tahap ini, Kamu betul-betul playgirl sejati.

Tidak Pernah Cukup
Cowok membutuhkan usaha ekstra besar untuk mendekati Kamu, dan itu tidak pernah cukup. Sekali Kamu tidak puas, Kamu pergi.

Akhirnya Tirani Dwitasari Muncul

Akhirnya Tirani Dwitasari Muncul


Anda semua sudah tahu Mojang bandung bernama Tirani Dwitasari setelah sekian lama telah menjadi fenomena dan dijuluki ratu dunia maya karena google search menyukainya sebagai top search ''wanita cantik''. 
Akhirnya gadis ini pun muncul di hadapan publik. Ya, ia muncul di Youtube.melalui video clip dari Cardio band berjudul menembus impian.

yah mungkin dia terllihat sangat anggun di video clip tersebut. dengan tema kalangan percintaan putih abu - abu. Dilansir 99sumber. ''Saya melihat sepertinya tirani gugup dalam video klip tersebut. tentu beda jika kita lihat dia di foto foto yang tersebar di dunia maya ini. ia terlihat sangat energik dan powerful''


tentang lagu cardio - menembus impian. lagu ini mungkin cukup modal buat ada di blantika musik indonesia. lirik dan nada cukup bagus. dan sangat apik. dengan petikan intro di awal lagu tersebut. yah jujur saja saya pun langsung suka dengan lagu tersebut. dan saya salut dengan management band tersebut. mengeluarkan singel pertama langsung membuat gebrakan. yaitu menghadirkan ratu dunia maya indonesia. di video clip pertamanya. tentunya ini akan mengundang magnet tersendiri bagi fans tirani yang ingin melihat penampilan tirani dalam bentuk Video yang sudah lama di tunggu2 para fansnya




 For Tirani Twitter
 For Trailer





Yang belum puas liat wajahnya, ini ada sedikit foto - foto cantiknya










Naluri Kepahlawanan

Naluri Kepahlawanan



Pekerjaan-pekerjaan besar dalam sejarah hanya dapat diselesaikan oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan. Tantangan-tantangan besar dalam sejarah hanya dapat dijawab oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan. Itulah sebabnya kita menyebut para pahlawan itu orang- orang besar.

Itu pula sebabnya mengapa kita dengan sukarela menyimpan dan memelihara rasa kagum kepada para pahlawan. Manusia berhutang budi kepada para pahlawan mereka. Dan kekaguman adalah sebagian dari cara mereka membalas utang budi.

Mungkin, karena itu pula para pahlawan selalu muncul di saat-saat yang sulit, atau sengaja dilahirkan di tengah situasi yang sulit. Mereka datang untuk membawa beban yang tak dipikul oleh manusia-manusia di zamannya. Mereka bukanlah kiriman gratis dari langit. Akan tetapi, sejarah kepahlawanan mulai dicatat ketika naluri kepahlawanan mereka merespon tantangan-tantangan kehidupan yang berat. Ada tantangan dan ada jawaban. Dan hasil dari respon itu adalah lahirnya pekerjaan-
pekerjaan besar.

Tantangan adalah stimulan kehidupan yang disediakan Tuhan untuk merangsang munculnya naluri kepahlawanan dalam diri manusia. Orang-orang yang tidak mempunyai naluri ini akan meiihat tantangan sebagai beban berat maka mereka menghindarinya dan dengan sukarela menerima posisi kehidupan yang tidak terhormat. Namun, orang-orang yang mempunyai naluri kepahlawanan akan mengatakan tantangan-tantangan kehidupan itu: Ini untukku. 

Naluri kepahlawanan lahir dari rasa kagum yang dalam kepada kepahlawanan itu sendiri. Hal itu akan menggoda sang pengagum untuk melihat dirinya sembari bertanya, “Apa engkau dapat melakukan hal yang sama?” Dan jika ia merasa memiliki kesiapan-kesiapan dasar, ia akan menemukan dorongan yang kuat untuk mengeksplorasi segenap potensinya untuk tumbuh dan berkembang. Jadi, naluri kepahlawanan adalah kekuatan yang mendorong munculnya potensi- potensi tersembunyi dalam diri seseorang, kekuatan yang berada di balik pertumbuhan ajaib kepribadian seseorang.

Saudara yang paling dekat dari naluri kepahlawanan adalah keberanian. Pahlawan sejati selalu merupakan seorang pemberani sejati. Tidak akan pernah seseorang disebut pahlawan, jika ia tidak pernah membuktikan keberaniannya. Pekerjaan-pekerjaan besar atau tantangan-tantangan besar dalam sejarah selalu membutuhkan kadar keberanian yang sama besarnya dengan pekerjaan dan tantangan itu. Sebab, pekerjaan dan tantangan besar itu selalu menyimpan risiko. Dan, tak ada keberanian tanpa risiko.

Naluri kepahlawan adalah akar dari pohon kepahlawanan. Tetapi, keberanian adalah batang yang menegakkannya. Keberanian adalah kekuatan yang tersimpan dalam kehendak jiwa, yang mendorong seseorang untuk maju menunaikan tugas, baik tindakan maupun perkataan, demi kebenaran dan kebaikan, atau untuk mencegah suatu keburukan dan dengan menyadari sepenuhnya semua kemungkinan risiko yang akan diterimanya.


Sebagian dari keberanian itu adalah fitrah yang tertanam dalam diri seseorang. Sebagian yang lain biasanya diperoleh melalui latihan. Keberanian, baik yang bersumber dari fitrah maupun melalui latihan, selalu mendapatkan pijakan yang kokoh pada kekuatan kebenaran dan kebajikan, keyakinan dan cinta yang kuat terhadap prinsip dan jalan hidup. 

Tidak ada keberanian yang sempurna tanpa kesabaran. Sebab kesabaran adalah nafas yang menentukan lama tidaknya sebuah keberanian bertahan dalam diri seorang pahlawan. 

Risiko adalah pajak keberanian. Dan hanya kesabaran yang dapat menyuplai seorang pemberani dengan kemampuan untuk membayar pajak itu terus-menerus. 
Ada banyak pemberani yang tidak dapat mengakhiri hidupnya sebagai pemberani. 

Karena mereka gagal menahan beban risiko. Jadi, keberanian adalah aspek ekspansif dari kepahlawanan. Akan tetapi, kesabaran adalah aspek defensifnya. Kesabaran adalah daya tahan psikologis yang menentukan sejauh apa kita mampu membawa beban idealisme kepahlawanan, dan sekuat apa kita mampu survive dalam menghadapi tekanan hidup. Mereka yang memiliki sifat ini pastilah berbakat menjadi pemimpin besar. 

Rahasianya adalah karena kesabaran ibarat wanita yang melahirkan banyak sifat lainnya. Dari kesabaranlah lahir sifat santun. Dari kesabaran pula lahir kelembutan. Bukan hanya itu. Kemampuan menjaga rahasia juga lahir dari rahim kesabaran. Demikian pula berturut-turut lahir kesungguhan, kesinambungan dalam bekerja, dan yang mungkin sangat penting adalah ketenangan.

Akan tetapi, kesabaran itu pahit. Semua kita tahu begitulah rasanya kesabaran itu. 
Jadi, pahitnya dari kesabaran itu hanya permulaannya. Sebab, kesabaran pada benturan pertama menciptakan kekebalan pada benturan selanjutnya. “Mereka memanahku bertubi-tubi, sampai- sampai panah itu hanya menembus panah,” kata penyair Arab nomor wahid sepanjang sejarah.

Mereka yang memiliki naluri kepahlawan dan keberanian harus mengambil saham terbesar dari kesabaran. Mereka harus sabar dalam segala hal. Sampai akhirnya kesabaran itu sendiri yang gagal mengejar kesabarannya.

Seseorang disebut pahlawan karena timbangan kebaikannya jauh mengalahkan timbangan keburukannya, karena kekuatannya mengalahkan sisi kelemahannya. Jika engkau mencoba menghitung kesalahan dan kelemahannya, niscaya engkau menemui kesalahan dan kelemahannya itu “tertelan” oleh kebaikan dan kekuatannya.

Akan tetapi, kebaikan dan kekuatan itu bukanlah untuk dirinya sendiri, melainkan merupakan rangkaian perbuatan menjadi jasanya bagi kehidupan masyarakat manusia. Itulah sebabnya tidak semua orang baik dan kuat menjadi pahlawan yang dikenang dalam ingatan kolektif masyarakat atau apa yang kita sebut sejarah. Hanya apabila kebaikan dan kekuatan menjelma jadi matahari yang menerangi kehidupan, atau pumama yang merubah malam jadi indah, atau air yang menghilangkan dahaga.

Nilai sosial setiap kita terletak pada apa yang kita berikan kepada masyarakat, atau pada kadar manfaat yang dirasakan masyarakat dari keseluruhan performance kepribadian kita. 

Demikianlah, kita menobatkan seseorang menjadi pahlawan karena ada begitu banyak hal yang telah ia berikan kepada masyarakat. Maka, takdir seorang pahlawan adalah bahwa ia tidak pernah hidup dan berpikir dalam lingkup dirinya sendiri. Ia telah melampui batas-batas kebutuhan psikologis dan biologisnya. Batas-batas kebutuhan itu bahkan telah hilang dan lebur dalam batas kebutuhan kolektif masyarakatnya di mana segenap pikiran dan jiwanya tercurahkan.
-o-

Hikmah :
Naluri Kepahlawanan

            Naluri kepahlawanan bukan naluri biasa. Naluri yang terdiri dari keberanian, tantangan, kesabaran, dan berjiwa sosial. Naluri ini tidak bisa dimiliki oleh orang biasa, hanya bisa dimiliki oleh orang yang mau menerima tantangan, bukan menghindar dari tantangan. Keberanian yang dimiliki harus sangat besar karena tanpa keberanian, tidak akan ada pahlawan yang menghindar dari masalah. Kesabaran yang pahit, itu wajib dimiliki seorang pahlawan, sampai sampai mempertaruhkan jiwa dan raganya sendiri. Ini dilakukan hanya untuk masyarakat yang lain dan sekarang kita bisa merasakan hasil dari kerja keras seorang pahlawan. Tak salah kita harus menyimpan rasa kagum untuk pahlawan kita sepanjang masa hidup kita. 

Paman yang Baik

Paman yang Baik
Paman yang Baik

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang duda dengan tiga orang anak yang sudah menginjak dewasa. Duda itu terbilang cukup kaya di desanya. Ia memiliki rumah, tanah, dan 19 ekor kerbau. Suatu saat duda tersebut mengalami sakit keras, bahkan tipis harapan untuk sembuh. Merasa ajalnya sudah dekat, sang duda memanggil ketiga anaknya untuk diberi wasiat berupa pembagian harta warisan, terutama kesembilan belas kerbaunya.

Kepada anak sulung, sang ayah berpesan bahwa dia akan memperoleh setengah dari jumlah kerbaunya. Sedangkan anak yang kedua akan memperoleh seperempat dari jumlah kerbau, dan anak bungsu akan memperoleh seperlima dari jumlah kerbau yang duda itu miliki. Tak lama kemudian, duda itu pun meninggal.

Setelah bapaknya dimakamkan dan situasi mulai tenang, ketiga ahli waris itu pin mengadakan rapat guna membagi 19 ekor kerbau peninggalan ayahnya tersebut. Kesembilan belas kerbau tersebut dibagikan sesuai amanat almarhum ayahnya, yakni setengah untuk anak sulung, seperempat untuk anak kedua, dan seperlima untuk si bungsu. Akan tetapi, mereka baru sadar bahwa hasil pembagian tersebut ternyata tidak utuh. Dari hasil pembagian tersebut, anak sulung menerima setengah dari 19 ekor kerbau. Artinya menerima sembilan setengah kerbau. Demikian pula dengan anak nomor dua, dia akan menerima empat tiga perempat kerbau. Sedangkan si bungsu akhirnya hanya menerima tiga koma delapan kerbau


Mereka menjadi bingung, tidak tahu bagaimana cara membagi kerbau-kerbau itu. Dalam kebingungan itulah, ego mereka masing-masing muncul. Semua menginginkan kerbau diterima utuh tanpa ada yang dipotong-potong. Si sulung menuntut lebih, mengingat dia adalah pewaris utama, sementara adik-adiknya yang lain pun tentu tidak mau mengalah.

Tidak jauh dari rumah mereka, sebenarnya tinggal paman mereka yang tergolong miskin. Tidak mempunyai banyak tanah dan hanya memiliki seekor kerbau warisan dari ayahnya dulu. Itu pun sudah sangat kurus dan tidak terawat. 

Akibat kehidupan yang miskin itulah, sang paman hampir tidak pernah diperhatikan oleh keluarga almarhum duda kaya itu, apalagi perhatian dari ketiga keponakannya. Namun demikian, berita mengenai pertentangan ketiga keponakannya dalam membagi sembilan belas kerbau tersebut sampai juga ke telinganya.

Setelah mengetahui titik permasalahannya, dengan hati yang tulus dia berkata kepada ketiga keponakannya itu, “ Ambillah kerbau paman yang satu-satunya ini, mungkin berguna untuk memecahkan masalah kalian bertiga! “

“ Wah! Ide yang bagus. Kalau begitu, sekalian saja paman yang membaginya untuk kami. Supaya adil! “ sahut si sulung mantap.

Dengan senang hati, sang paman pun bersedia untuk membantu membagi kerbau warisan itu. Ditambah satu kerbau miliknya, jumlah kerbau sekarang menjadi 20 ekor. Sesuai dengan porsi pembagian yang telah diwasiatkan sang ayah, maka si sulung memperoleh sepuluh ekor kerbau (1/2 dari 20), adiknya yang nomor dua mendapatkan lima ekor (1/4 dari 20), dan si bungsu memperoleh empat ekor (1/5 dari 20).

“ Apakah kalian puas dan merasa adil dengan apa yang telah kalian terima? “ tanya sang paman.
“ Sangat puas, paman! “ sahut ketiga keponakannya.
“ Sesuai wasiat ayah kalian, sekarang masing-masing sudah mendapat 10, 5, dan 4 ekor kerbau. Jadi, total jumlah kerbau yang dibagi ada 19 ekor, sedangkan kerbau yang ada adalah 20 ekor. Berarti ada sisa satu lagi. Nah, yang satu ekor ini paman bawa pulang lagi, ya! “ pinta paman mereka dengan tersenyum.

-o-
TULISKAN HIKMAH YANG KALIAN AMBIL DARI CERITA INI DENGAN format IPB (TNR 12, spasi 1.5, 4 3 3 3) diketik, maksimal 1 paragraf (7-10 kalimat) dan dikirimkan ke email dengan subject:
Marga_ak_nama lengkap_artikel ke
Contoh:
Marga6_ak24_Ridha Alfia_artikel1
Kirim ke:
spektakuler.technof@gmail.com
Maksimal dikumpulkan 7x 24 jam setelah artikel dipublikasikan.
Jika tidak punya koneksi langsung selama seminggu untuk internet, hubungi langsung Ridha (0856-9133-2693)

TOLONG SEBARKAN YAA KE TEMAN-TEMANNYA YANG LAIN :D
SALAM SOLIDMUACHMUACH
cc: Rhefa Dahtiar ILham Saputra Fadhly Zul Akmal Quro Muta'in Ari Adinugraha


Hikmah :

Hikmah yang kita dapat dari artikel tersebut adalah kita dilarang untuk bersifat rakus. Tamak akan harta yang bersifat duniawi yang bisa membutakan mata hati kita untuk melihat yang lain.  Di dalam artikel ini, terdapat pembagian harta warisan untuk ketiga anak dari seorang ayah yang meninggal dunia, yaitu anak sulung, anak kedua dan anak bungsu. Bahkan karena hanya pembagian, ketiga anak itu mau ribut karena keegoisannya masing-masing.  Paman yang miskin mau untuk membantu menyelesaikan masalah ketiga anak itu, paman yang bersifat baik itu patut dicontoh. Paman yang tidak memikirkan harta untuk hidup mau merelakannya untuk membantu. Jadi, kita tidak boleh rakus dan tamak akan harta, kita harus bisa menghilangkan sikap egois. Haruslah bersifat sukarela, baik dan saling berbagi.

HIMADP (HIMPUNAN MAHASISWA PADANG DAN PARIAMAN) IPB 48

HIMADP (HIMPUNAN MAHASISWA PADANG DAN PARIAMAN) IPB 48

No Nama Asal Sekolah Fak/Dept HP
1 Harry Andiga Putra SMAN 1 Padang FATETA - ITP 08997601236
2 Doni Hezron Marpaung SMAN 1 Padang FAHUTAN - THH 085766251188
3 Ferdian Zainus SMAN 2 Padang FMIPA - KIM 085313416455
4 Sastra Aminata SMAN 2 Padang FMIPA - GFM 085658074847
5 Lovedrianto Ariston SMAN 3 Padang FAHUTAN - KSHE 085658437199
6 Fahmur Razzaq SMAN 3 Padang FAPERTA - AGH 082120023412
7 Fadhlurahman Azis SMAN 10 Padang FMIPA - ILKOM 08566344446
8 Ikhwan Abiyyu SMAN 10 Padang FMIPA - MTK 085766011555
9 David Pratama SMAN 10 Padang FATETA - TMB 085766101215
10 Dian Ramadhani SMAN 12 Padang FEM - ESP 085668927469
11 Dezika Geniya SMA Don Bosco FMIPA - BIOKIM 0812870330860
12 Rahmatika Alfi SMA Don Bosco FAPERTA - AGH 081363343235
13 Ivana Febrissa SMA Don Bosco FAHUTAN - MNH 083181380552
14 Rusnaldi SMAN 1 Pariaman FATETA - TMB 085693481098
15 Rahmadani Eridwan SMAN 1 Pariaman FATETA - TMB 08567673732
16 Rahmat Fadli SMAN 2 Pariaman FEM - AGB 085363593295
17 Wuri Wulandari SMAN 1 Sungai Limau FKH 085274693392
18 Eva 085658087347

Joke Sore

Joke Sore
Pada suatu hari menjelang bulan puasa ada seorang banci yg pergi ke pemakaman untuk melakukan ziarah kubur,dimakam sebelahnya ada pak haji yg juga tengah melakukan ziarah..

setelah selesai melakukan ziarah,banci tersebut langsung menghampiri pak haji yg juga telah selesai..banci itu lalu berkata,



Banci; "permisi pak haji.. maaf ganggu nie..akika mau tenyong nih,boleh dongse?"



Pak Haji; "owh,silahkan apa yg hendak km tanyakan?"



Banci; "begini pak haji. kalau cewe metong kan disebut ALMARHUMMAH..

kalo lekong metong disebut ALMARHUM..

nah kalo banci macem akika yg metong ntar disebut apa dongse?"



Pak haji terdiam sejenak,sambil garuk2 kepala..



Pak Haji; "(mikir sejenak...) emmmm..kalo banci yg meninggal mungkin disebut ALUMUNIUM kalii :D "



Banci; "HeLLLLLLoooowwww.. pleease dong aah.. pak hajiii,.. Akika ini banci , bukan panci







Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!