UP
    Latest News

Roma Menang & Clean Sheet, Zeman Puas

Roma Menang & Clean Sheet, Zeman Puas
Roma Menang & Clean Sheet, Zeman Puas

Roma - Kebahagiaan berlipat dirasakan oleh pelatih AS Roma, Zdenek Zeman, setelah laga kontra Torino. Selain karena Giallorossi memetik kemenangan, dia juga puas melihat timnya tidak kebobolan.

Roma tampil dominan saat menjamu Torino di Stadion Olimpico, Selasa (20/11/2012) dinihari WIB. Mereka akhirnya menang dengan skor 2-0 lewat gol-gol Pablo Osvaldo dan Miralem Pjanic.

Kemenangan ini mengangkat posisi klub ibu kota Italia ini ke urutan keenam klasemen sementara Seri A. Mereka mengumpulkan 20 poin dari 13 laga yang telah berlalu.

"Bagi saya, tim bermain sangat baik malam ini. Kami bermain dengan kecepatan, agresi, dan menghindari kesalahan-kesalahan yang kami buat di pertandingan-pertandingan lain," ungkap Zeman kepada Sky Sport Italia.

Zeman juga senang karena timnya membukukan clean sheet di laga ini. Clean sheet memang jadi barang langka buat Roma di musim ini. Dari 13 laga di Seri A, mereka baru dua kali clean sheet. Laga lainnya di mana mereka tidak kebobolan adalah saat mengalahkan Atalanta 2-0, awal bulan lalu.

"Clean sheet ini juga membuat saya senang," tuturnya.
(dtc/mfi) Sumber: detiksport

Roma Tundukkan Torino 2-0

Roma Tundukkan Torino 2-0
Roma Tundukkan Torino 2-0

Roma - AS Roma bangkit dari kekalahan di Derby della Capitale. Menghadapi Torino di Stadion Olimpico, Selasa (20/11/2012) dinihari WIB, Giallorossi menang dengan skor 2-0.

Roma tampil sangat dominan pada laga ini. Statistik Soccernet mencatat I Lupi unggul penguasaan bola sampai 63 persen. Mereka juga melepaskan 25 tembakan dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Torino cuma membalas dengan delapan percobaan dan empat tepat sasaran.

Meski punya banyak peluang, Roma baru bisa mencetak gol pertamanya di babak kedua lewat penalti Pablo Daniel Osvaldo. Di menit-menit akhir, tim asuhan Zdenek Zeman ini memastikan kemenangan lewat gol Miralem Pjanic.

Tambahan tiga angka mengangkat posisi Roma ke urutan keenam klasemen sementara Seri A dengan 20 poin dari 13 partai. Torino tetap di posisi ke-13 dengan 14 poin.

Jalannya pertandingan

Tim tuan rumah mendapatkan peluang di menit keempat. Tapi, tendangan Pjanic dari depan kotak penalti tak mengarah ke sasaran.

Memasuki menit kesembilan, Osvaldo menyia-nyiakan kesempatan bagus. Dalam sebuah serangan balik, Osvaldo mendapatkan umpan matang dari Erik Lamela, tapi penyelesaiannya malah melenceng.

Francesco Totti nyaris membawa Roma unggul pada menit ke-18. Namun, tembakannya dari luar kotak penalti melenceng tipis.

Percobaan Lamela pada menit ke-26 juga belum membuahkan hasil. Tendangan bebasnya mengarah tepat ke pelukan kiper Jean Francois Gillet.

Gillet kembali membuat penyelamatan di menit ke-34. Sambil menjatuhkan diri, dia menangkap bola hasil tendangan melengkung Pjanic.

Berselang semenit, Alessandro Florenzi tak mampu memaksimalkan peluang yang didapatnya. Sepakannya masih melayang di atas mistar.

Torino bukannya tanpa peluang. Mereka sempat mengancam lewat tendangan Rolando Bianchi, namun kiper Mauro Goicoechea bisa menggagalkannya.

Memasuki menit ke-53, Totti kembali menjajal peruntungannya. Tapi, tendangannya dari luar kotak penalti juga bisa diamankan Gillet.

Enam menit kemudian, upaya Osvaldo juga tak berhasil memcahkan kebuntuan. Sepakannya dari dalam kotak penalti diantisipasi Gillet dengan sangat baik.

Gol yang diinginkan oleh tim tuan rumah akhirnya hadir pada menit ke-71. Pelanggaran Angelo Ogbonna kepada Marquinho berbuah penalti untuk Roma. Osvaldo yang jadi algojo dengan dingin mengirim bola ke pojok kanan bawah.

Torino mencoba menyamakan kedudukan. Tapi, tembakan menyilang Bianchi pada menit ke-78 masih menyamping.

Mattia Destro punya kans untuk menggandakan keunggulan Roma. Sial buat dia, sepakan mendatarnya masih melenceng.

Gol kedua Roma hadir pada menit ke-86. Tembakan Pjanic dari luar kotak penalti berbelok arah setelah membentur kaki Alessandro Gazzi dan menggetarkan gawang Torino.

Susunan Pemain
Roma: Goicoechea; Piris, Marquinhos, Castan, Balzaretti; Bradley, Pjanic, Florenzi (Marquinho 65'); Lamela, Totti (Destro 64'), Osvaldo

Torino: Gillet; D'Ambrosio, Ogbonna, Glik, Darmian; Basha, Gazzi; Cerci (Diop 85'), Santana (Verdi 77'), Bianchi, Sgrigna (Sansone 68')
(dtc/mfi) Sumber: detiksport

Jelang Galatasaray vs MU - Galatasaray Terinspirasi Norwich

Jelang Galatasaray vs MU - Galatasaray Terinspirasi Norwich
Jelang Galatasaray vs MU - Galatasaray Terinspirasi Norwich

Istanbul - Kemenangan yang diraih Norwich City atas Manchester United di ajang Liga Primer Inggris membuat Galatasaray terinspirasi. Klub Turki itu juga ingin mengalahkan 'Setan Merah'.

Norwich sukses membuat kejutan pada akhir pekan lalu. Menghadapi MU di kandangnya sendiri, The Canaries mampu meredam lawannya itu dan menang 1-0 berkat gol semata wayang Anthony Pilkington.

Hasil tersebut membuat Galatasaray yakin bahwa MU memang tidak tak terkalahkan. Mereka pun bertekad untuk memberi kekalahan kepada pasukan Sir Alex Ferguson di matchday 5 Liga Champions, Rabu (21/11/2012) dinihari WIB.

"Kalau Norwich bisa mengalahkan mereka, maka kami juga bisa," ujar winger Galatasaray, Nordin Amrabat, di Sky Sports.

"Ini tak akan mudah, tapi semua pemain harus memberikan 100 persen dan bermain dari hati. Kalau kami ingin lolos, pertandingan ini adalah kesempatan terakhir untuk kami," katanya.

Di klasemen sementara Grup H, Galatasaray saat ini menempati posisi kedua dengan empat poin dari empat laga. Sementara itu, MU yang membukukan 12 poin sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar.
(dtc/mfi) Sumber: detiksport

Endra dan Handi Bisa Main di Piala AFF

Endra dan Handi Bisa Main di Piala AFF
Endra dan Handi Bisa Main di Piala AFF

Jakarta - Cedera yang menyergap kiper Endra Prasetya dan bek Handi Ramdhan di pertandingan ujicoba melawan Kamerun tak perlu dikhawatirkan. Mereka sudah berlatih lagi dan bisa tampil di Piala AFF.

Endra yang merupakan penjaga gawang nomor satu, sempat bermasalah bahunya sehingga digantikan di babak kedua. Handi bahkan harus ditandu keluar lapangan gara-gara cedera otot paha kanan.

Tadi pagi keduanya sudah terlihat ikut berlatih bersama rekan-rekannya. Menurut dokter timnas, Syarif Alwi, mereka mulai pulih dan bisa dilibatkan di turnamen.

"Sempat ada kekhawatiran. Tapi mereka sudah baik. Tadi pagi sudah mengikuti latihan, nanti sore juga mereka akan latihan. Tidak ada masalah dan bisa main di AFF," ujar Syarif kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/11/2012).
(dtc/a2s) Sumber: detiksport

Ronaldo Kembali ke Kota Manchester

Ronaldo Kembali ke Kota Manchester
Ronaldo Kembali ke Kota Manchester

Jakarta - Untuk pertama kalinya sejak tiga tahun lalu, Cristiano Ronaldo akan kembali bermain di kota yang pernah melahirkannya sebagai pesepakbola hebat dan terkenal: Manchester.

Bakat besar Ronaldo memang pertama kali diasah oleh Sporting Lisbon. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa yang menjadikannya seperti sekarang adalah Manchester United. Pada musim panas 2003, ketika umurnya masih 18 tahun, Sir Alex Ferguson sendiri yang menginginkan dia masuk Old Trafford.

Demi melihat talenta anak Portugal itu, MU sampai berani mengeluarkan uang yang tergolong banyak untuk ukuran pemain yang belum 20 tahun saat itu: 12,24 juta poundsterling.

Cerita Ronaldo pun menjadi cerita milik "Setan Merah". Salah satu kisah awal pria kelahiran 5 Februari 1985 itu adalah soal nomor punggung 7, yang pernah dipakai pemain-pemain hebat seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, dan David Beckham.

"Setelah bergabung, manajer bertanya aku ingin pakai nomor berapa. Aku bilang 28 (Ronaldo memakai nomor ini di Sporting—Red). Tapi Ferguson berkata,' Tidak. Kamu akan pakai nomor 7."

Selama enam tahun Ronaldo pun berkarier di MU dan menjadi sebuah ikon. Setelah itu masanya selesai. Pada musim panas 2009 MU melegonya ke Real Madrid seharga 80 juta poundsterling, yang menjadikannya pemain termahal dunia hingga saat ini.

Hari Rabu (21/11) lusa, atau Kamis dinihari WIB, Ronaldo akan kembali menjejak tanah kota Manchester. Hanya saja stadion yang akan ia singgahi bukanlah Old Trafford melainkan Etihad, markas Manchester City. Klub rival MU itu akan menjamu Real Madrid di Matchday V Liga Champions musim ini.

Terakhir kali Ronaldo bermain di kota Manchester adalah pada 16 Mei 2009, saat MU bermain 0-0 melawan Arsenal di pertandingan Premier League di stadion berjulukan "Theatre of Dream".

Apakah pada lawatannya besok ia akan bertemu "keluarga lamanya", belum bisa dipastikan. Sebabnya, sehari sebelumnya pasukan MU bertanding di Istanbul, Turki, melawan Galatasaray.

Hanya saja ia sudah "disambut" oleh Sir Alex, yang kemarin mengekspresikan kerinduannya pada salah satu anak asuhan terbaiknya itu. Secara sadar Fergie melontarkan sebuah harapan bahwa Ronaldo suatu saat bisa bermain lagi di MU.

"Aku rasa takkan terjadi, tapi aku ingin berpikir hal itu mungkin saja terjadi. Kita sedang membicarakan uang dalam jumlah sangat besar. Berapa harga dia? Dia anak yang sehat, tak pernah cedera, tak pernah kehilangan pertandingan," tutur Fergie.

"Dia selalu ingin bermain untuk Real Madrid. Itu mimpi dia waktu kecil, dan dia telah mendapatkannya. Tapi aku tidak bilang dia akan di sana selamanya.

"Ada saja kemungkinan bahwa dia akan pindah. Kita tak pernah tahu. Tapi saat ini dia memang tak bisa dibeli. Siapa yang sanggup membeli dia? Sebuah klub Rusia mungkin. Tapi apa kalian pikir dia ingin bermain di Rusia?"

Apapun, Ronaldo lusa akan berada di Manchester, bermain di lapangan City sembari mengenang-ngenang sedikit masa lalunya di kota tersebut. Di lapangan, ia bisa saja mengobrol dengan bekas rekannya di Old Trafford: Carlos Tevez.
(dtc/a2s) Sumber: detiksport

Suka Sepakbola Inggris, Pirlo Juga Sempat Dekat dengan Chelsea

Suka Sepakbola Inggris, Pirlo Juga Sempat Dekat dengan Chelsea
Suka Sepakbola Inggris, Pirlo Juga Sempat Dekat dengan Chelsea

Turin - Pada satu titik dalam kariernya, Andrea Pirlo pernah dekat dengan Chelsea. Italiano yang tengah membela Juventus itu memang mengaku suka dengan sepakbola di kompetisi Inggris.

Menjelang laga Juve kontra Chelsea di Liga Champions, Rabu (21/11/2012) dinihari WIB, Pirlo mengungkap bahwa beberapa tahun lalu ia sempat nyaris bergabung dengan klub London tersbut. Hal itu terjadi ketika Carlo Ancelotti masih menjadi manajer Chelsea dan Pirlo masih membela AC Milan.

Saat itu, katanya, kubu Milan dan Chelsea telah melakukan negosiasi yang membuat Pirlo juga sudah mulai membahas mengenai kesepakatan pribadi dengan The Blues.

"Milan pada akhirnya tidak melepasku. Aku memiliki hubungan yang kuat dengan Ancelotti jadi aku masih berhubungan dengannya saat ia ke Chelsea dan aku juga masih melakukannya sekarang saat ia ada di PSG," kata Pirlo di Daily Mail.

"Saat itu aku sudah mulai bernegosiasi dengan orang-orang di Chelsea tapi akhirnya Milan tidak melepasku. Itu mengapa aku bertahan (di Milan waktu itu)."

"Sudah pasti itu bakal menjadi sebuah pengalaman berbeda yang akan aku sukai, terutama ketika aku saat itu sudah berusia 30 tahun. Jadi kenapa tidak? Tapi sayangnya transfer tidak terwujud," paparnya.

Beberapa tahun sudah berlalu sejak transfer yang urung terjadi itu. Pirlo kini sudah berusia 33 tahun dan telah meninggalkan Milan sejak musim panas tahun 2011 untuk bergabung dengan Juve. Lantas, adakah kemungkinan di masa depan ia pada akhirnya akan benar-benar tampil di Liga Primer Inggris?

"Mungkin, siapa yang tahu? Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Anda tak pernah bisa tahu. Aku masih punya dua tahun sisa (kontrak) dengan Juve, musim ini dan musim depan," kata Pirlo seraya tersenyum.

"Aku sangat menyukai sepakbola Inggris. Ada banyak tim yang hebat. Tim-tim di Inggris sangat agresif jadi (pertandingan) selalu menarik untuk dilihat."

"Takkan jadi masalah buatku untuk beradaptasi dengan gaya tersebut karena sepanjang karierku aku sudah tampil bersama pemain-pemain dengan macam-macam karakter," beber pemain yang mengawali karier profesional bersama Brescia tahun 1995 tersebut.
(dtc/krs) Sumber: detiksport