UP
    Latest News

Luis Manuel Blanco : Saya Akan bawa Timnas Hadapi Lionel Messi cs

Luis Manuel Blanco : Saya Akan bawa Timnas Hadapi Lionel Messi cs
Tim nasional Indonesia memiliki kesempatan langka untuk beradu kebolehan dengan pemain tim nasional Argentina skuad kualifikasi Piala Dunia 2014. Skuad tersebut, kini dibesut Alejandro Sabella.

"Saya akan bawa Timnas Argentina ke Indonesia pada bulan November 2013. Semua pemain terbaik diharapkan bisa hadir," ujar pelatih kepala Timnas Indonesia asal Argentina, Luis Manuel Blanco.

"Timnas Indonesia harus mendapatkan kesempatan beruji coba dengan negara yang memiliki kualitas sepak bola jauh diatas. Sebab, akan membantu meningkatkan level permainan Indonesia," sambung mantan pelatih Timnas China U-23 ini.

Blanco juga mengumumkan pemain- yang bisa didatangkannya, seperti Javier Mascherano (Barcelona/Spanyol), Rodrigo Brana (Estudiantes de La Plata), Lionel Messi (Barcelona/Spanyol), Gonzalo Higuain (Real Madrid/Spanyol), Sergio Aguero (Manchester City/Inggris), Rodrigo Palacio (Inter Milan/Italia), Eduardo Salvio (Benfica/Portugal).

Luis Manuel Blanco resmi ditunjuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai pelatih kepala Timnas usai dibentuknya Badan Tim Nasional Indonesia (BTN). Badan otonom PSSI tersebut, nantinya bertugas mengelola tim nasional Indonesia dan bekerja sama dengan Penanggungjawab Timnas Bernhard Limbong dan Koordinator Timnas, Bob Hippy.

Dengan pengalaman menjadi pelatih Timnas China U-23, manajer klub juara Albania yang bermain di Liga Eropa, Dynamo Tirana, dan 30 tahun kariernya melatih klub-klub liga profesional Argentina, Paraguay, Meksiko, Bolivia dan Costa Rica, Luis Manuel Blanco diharapkan mampu mengangkat prestasi timnas.  (da)

Blanco Jadi Pelatih Timnas, Bob Hippy Tuding Djohar Arifin Tak tahu Aturan

Blanco Jadi Pelatih Timnas, Bob Hippy Tuding Djohar Arifin Tak tahu Aturan
Penunjukan Luis Manuel Blanco menjadi pelatih timnas Indonesia, berbuntut panjang. Beberapa anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, ternyata belum mengetahui proses penunjukan pelatih asal Argentina tersebut.
Salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy, mengatakan, ia sama sekali tidak mengetahui maksud didatangkannya Blanco menjadi pelatih timnas Indonesia. Bob Hippy juga mengaku belum bertemu dengan Blanco untuk membahas teknis pengelolaan timnas.
“Saya tidak tahu bagaimana posisi si Blanco itu di PSSI dan timnas. Saya belum bertemu dengan dia. Pertanyaannya adalah, mau ditaruh di posisi mana pelatih ini?" ujar Bob Hippy saat dihubungi  Kamis (7/2/2013).
Bob Hippy mengakui bahwa sebelumnya memang ada pembicaraan tentang upaya peningkatan prestasi sepakbola di Indonesia, antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Argentina. Namun menurut Bob, saat itu tidak ada pembahasan mengenai penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih timnas.
“Kami tidak pernah menerima surat dari federasi sepakbola Argentina. Kalau mau tunjuk pelatih, harus ada prosedurnya. Tapi ini hanya sepihak saja,” ujarnya.
Bob Hippy mengatakan bahwa penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih timnas Indonesia, oleh Djohar Arifin Husin, adalah keputusan sepihak. Pasalnya kata Bob Hippy, di dalam statuta PSSI pasal 37, dijelaskan bahwa Komite Eksekutif memiliki salah satu kekuasaan, di antaranya menunjuk pelatih untuk tim nasional dan staf teknis lainnya.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengakui bahwa memang belum ada pembicaraan kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI tentang penunjukan Luis Manuel Blanco. Tetapi menurutnya hal itu sudah menjadi urusannya sebagai Ketua Umum PSSI. “Untuk pembicaraan di Komite Eksekutif PSSI itu urusan kami,” jelasnya.(dg)

Tangani Timnas , Manuel Blanco Ingan Ubah Mental pemain Timnas

Tangani Timnas , Manuel Blanco Ingan Ubah Mental pemain Timnas
Pelatih asal Argentina yang baru didatangkan PSSI, Luis Manuel Blanco, memiliki keinginan untuk merubah mental pemain Indonesia lebih baik. Ia juga memimpikan Indonesia memiliki karakter sepak bola yang kuat.
Luis mengatakan akan merubah sepak bola Indonesia dimulai dari level dasar yang terbentuk dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menambahkan akan melakukan perubahan berbeda dengan yang selama ini dilakukan Indonesia.
"saya datang ke Indonesia untuk merubah mental sepak bola Indonesia. Saya akan merubah dari level basic dan akan melakukan perubahan berbeda," papar Luis Manuel Blanco di PSSI, Kamis (7/2).
Mantan pelatih Cina U-20 tersebut juga akan membuat peraturan tegas dalam mendatangkan pemain ke timnas. Pemain yang akan bergabung dengan timnas harus pemain yang telah bekerja keras.
"Untuk bermain ke timnas, pemain harus mengucurkan keringat dan bekerja keras," lanjut Luis.(fh)

PSSI Resmi tunjuk Luis Manuel Blanco tangani Timnas Indonesia

PSSI Resmi tunjuk Luis Manuel Blanco tangani Timnas Indonesia
PSSI secara mengejutkan melakukan pergantian pelatih yang akan menangani Timnas Indonesia senior maupun U-23. Luis Manuel Blanco menjadi arsiterk baru skuad Garuda.

Pelatih asal Argentina ini merupakan eks pelatih Timnas China U-20. Ia datang bersama dua asistennya, Jorge Gregorio (Asisten Pelatih) dan Marcos Conenna (pelatih fisik).

Ketum PSSI, Djohar Arifin mengatakan ditunjuknya Luis Blanco untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia. Pengangkatan eks arsitek Dinamo Tirana ini merupakan lanjutan dari pembicaraan Presiden SBY dengan Presiden Argentina, Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner, saat mereka bertemu di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Blanco akan dikontrak selama dua tahun. Ada sponsor dari pihak ketiga yang ingin membantu Indonesia. Untuk pembicaraan di Komite Eksekutif PSSI itu urusan kami,” katanya ditemui di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (7/2).

Ketika ditanya soal nasib pelatih Timnas Nil Maizar dan pelatih Timnas U-23 Aji Santoso, Djohar menegaskan bahwa tidak ada yang dipinggirkan.

"Akan kami bicarakan lagi. Tapi di sini tidak ada yang disingkirkan, tidak ada yang dipinggirkan. Ini demi Merah-Putih, demi membangun prestasi sepakbola Indonesia." tegasnya.

Luis Manuel Blanco pernah melatih beberapa klub dan negara, di antaranya, Deportivo Espanol Club (First Division-Argentina), Timnas China U-20, dan Dinamo Tirana (Albania)

Arema Palsu IPL BUBAR !! Dejan Antonic Pulang Kampung

Arema Palsu IPL BUBAR !!  Dejan Antonic Pulang Kampung
Dejan Antonic bakal segera meninggalkan Indonesia. Pelatih Arema palsu  itu akan segera pulang ke Hongkong, setelah tim yang dia nahkodai urung mengikuti kompetisi Indonesian Premier League musim mendatang , arema palsu dipastikan bubar .

"Sebentar lagi semua tugas saya di Arema akan selesai. Saya akan pulang ke Hongkong. Terima kasih untuk semua support dan bantuan selama saya di sini,"ujar Dejan,  Kamis(07/2)  (padahal gak ada yang dukung , arema palsu gak punya suporter) 

Lebih lanjut, Dejan mengatakan bahwa dia akan balik ke Hongkong dalam waktu 10 sampai 12 hari mendatang. Namun,sebelumnya, dia akan membicarakan masalah gajinya dengan manajemen Arema palsu.

"Saya akan menemui Nursalam untuk membicarakan masalah gaji dan tiket pulang saya. Semoga semua lancar," sambung Dejan.

Dejan sendiri mengaku masih ingin melanjutkan karirnya di Indonesia. Dia mengaku siap apabila ada tim yang meminangnya.

"Apabila ada tim baru, saya siap kembali ke Indonesia. Namun, saya sekarang harus pulang karena tidak ada tim yang saya tangani," tutup pelatih berdarah Serbia itu. (ad)

RD takut Lovinian Ebrahim Balas dendam Pada Arema

RD takut Lovinian Ebrahim Balas dendam Pada Arema
MOTIVASI besar diyakini Pelatih Arema Cronous Rahmad Darmawan dimiliki oleh gelandang Persisam Putra Lovinian Ebrahim. Bukan tanpa alasan RD mengatakan demikian. Gelandang asal Iran itu sebelum merapat ke Kota Tepian sempat mengikuti seleksi di Arema.

Ya, Ebrahim Lovinian di saat awal RD dipercaya menangani Arema sempat menyeleksinya. Namun mantan pelatih Persija, Sriwijaya dan Persipura itu tak merekrutnya.

“Ya, Ebrahim sempat bersama Arema, itu tentu menjad motivasi tersendiri bagi dia,” kata Rahmad, kemarin (6/2).

Menurt RD, saat seleksi di Arema, Ebrahim masuk dalam daftar pemain pending. Itu dilakukan karena dia ingin melihat lebih jauh potensi yang dimiliki oleh mantan pemain klub raksasa Iran, Sepahan itu.

“Tipikal permainan Ebrahim ternyata mirip-mirip dengan pemain lain. Sehingga harus dicoret,” ungkap pelatih yang juga pernah menangani Timnas Indonesia U-23 itu.

Ebrahim sendiri akan tampil tanpa tandemnya di lini tengah, Dian Irawan. Dian terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Meski begitu, pemilik nomor 9 ini mengaku tidak akan berpengaruh banyak terhadap kekuatan tim. “Siapapun yang nantinya diturunkan, pastinya akan tampil semaksimal mungkin,” tandasnya. (fe)