UP
    Latest News

Persita vs Persiba : Berburu Kado

Persita vs Persiba : Berburu Kado
Bertepatan hari jadi ke-116 Kota Balikpapan, Minggu (10/2) lalu, tim Persiba Balikpapan bertolak ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, guna melakoni laga away ketiga  mereka di Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Untuk itu laga away Persiba menghadapi Persita Tangerang di Stadion Mashud Wisnusaputra, Rabu (13/2) sore ini (siaran langsung TV-One), menjadi momen penting memburu poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan.
“Kami sadar bermain di kandang lawan (Persita,Red.) itu cukup berat meski Persita merupakan tim promosi. Yang pasti kami tetap ingin main fight dan meraih poin di sini (Kuningan,Red.), kami berupaya maksimal untuk membawa pulang poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan,” kata Ir.Jamal Al Rasyid, manajer tim Persiba Balikpapan.
Untuk merealisasikan target poin di kandang lawan memang cukup berat, apalagi Persita Tangerang baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Barito Putera Banjarmasin. Selama berlaga di kandang sendiri, Persita juga baru sekali meraih poin penuh dan dua kali ditahan imbang. Tentunya itu memotivasi skuad Persita untuk bisa membenam Persiba.
Meski menghadapi tim promosi, pelatih Persiba Herry Kiswanto juga tidak ingin para pemainnya menganggap remeh Persita. Menurutnya, semua kontestan ISL punya kekuatan yang sama.
“Saya pikir Persita ini tim yang bagus. Di kandang mereka belum pernah kalah. Menang sekali dan imbang dua kali. Untuk itu saya tadi minta ke pemain untuk mengawasi semua pemain Persita, baik itu Carasco (striker Persita,Red.) maupun yang lainnya. Terutama kalau ada yang masuk daerah rawan, harus menjadi perhatian ekstra,” tegas Herry Kiswanto usai membawa timnya menjalani uji coba lapangan di Stadion Mashud Wisnusaputra, kemarin pagi.
Herry berharap para pemainnya bisa tampil maksimal guna meraih hasil terbaik. “Saya sudah minta ke pemain untuk bisa fokus konsisten seperti yang pernah kita lakukan di kandang.  Jangan sampai kalah, draw bagus, tapi jika menang itu lebih bagus lagi. Yang jelas kita ingin memetik hasil yang maksimal,” imbuh Herry.
Dalam latihan kemarin, Herry didampingi asisten pelatih Fajar Budianto sudah bisa meramu strategi untuk pertandingan hari ini, tidak seperti latihan Senin lalu yang hanya bisa bermain game kecil, karena terkendala lapangan latihan yang kurang memadai.
Sebelas pemain inti diramu Herry dengan menempatkan duo Lebanon Mustapha El Kassa dan Mahmoud El Ali di lini depan, yang akan ditopang lini tengah Patrice Nzekou, Syakir Sulaiman, Fengky Turnando, Maulana. Dan lini belakang dipercayakan pada Preciuos Emeujeraye, Absor Fauzi, Rendy Siregar, dan Roy Budiansyah, serta Wawan Hendrawan yang dipercayakan di bawah mistar gawang. Seluruh pemain kemarin menjalani latihan terakhir berupa game dan juga latihan shooting.
Di kubu lawan (Persita), pelatih Elly Idris mengaku tak ingin terpeleset lagi dipertandingan kandang melawan Persiba, apalagi hasil tur Papua dirasa juga tidak memuaskan. “Ya kita tidak ingin terpeleset lagi seperti hassil imbang kemarin melawan Barito. Lapangan yang becek memang menjadi kendala, semoga lawan Persiba, kami bisa meraih hasil terbaik,” kata Elly Idris.
“Yang jelas menghadapi Persiba, kami tetap harus waspada. Apalagi pertandingan terakhir mereka, mampu menang atas Arema,” pungkas Elly. Persiba Balikpapan saat ini berada di peringkat 12 dengan mengantongi 5 poin hasil dari 4 pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan Persita Tangerang berada satu strip di bawah Persiba (Persita urutan 13) juga dengan 5 poin hasil dari 5 pertandingan yang telah dilalui.(ol)
Perkiraan susunan pemain:
Persita Tangerang (4-3-3): 1-Mukti Ali Raja;24-Ledi Utomo, 3-Duran Riquelme, 45-akdawer, 16-Ramandika, 88-Moradi, 26-Ripora, 7-Lukmana, 9-Arfani, 14-Dong-Chan, 99-Carrasco.
Cadangan: 21-Firdaus,  6-Junaidi, 23-Maman, 4-Windu Hanggoro,  27-Andy Kurniawan, 13-Hendra, 29-Iwan
Pelatih: Elly Idris
Persiba Balikpapan (4-4-2): 59-Wawan, 4-Precious, 32-Absor Fauzi, 3-Roy Budiansyah, 22-Rendy Siregar, 18-Maulana, 69-Fengky, 10-Patrice Nzekou, 92-Syakir, 21-Mahmoud, 20-Moustapha
Cadangan: 27-Yanuar, 87-Yudi Khoerudin, 30-Anggi Indra, 26-Bachtiar, 42-Gangga Mudana, 17-Zulfin Zamrun, 14-Johan Yoga
Pelatih: Herry Kiswanto

Dipecat SFC , Min Kyung Bin Tak dapat Kompensasi

Dipecat SFC , Min Kyung Bin Tak dapat Kompensasi
Pemecatan pemain asal Korea Min Kyung Bin ternyata sudah diantisipasi Manajemen Sriwijaya FC sejak awal. Yaitu dengan cara membuat perjanjian pemecatan bisa dilakukan tanpa memberikan kompensasi. “Sudah disepakati sejak awal. Min bisa dipecat ditengah jalan tanpa diberikan kompensasi sama sekali,” ujar Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin.
Dilanjutkan anggota DPRD Banyuasin ini, Manajemen sudah banyak belajar dari kesalahan perekrutan pemain pada awal musim ini, salah satunya Jerry Karpeh dan Ali Khaddafi. Oleh karena itu, Manajemen mengambil sikap agresif saat membuat perjanjian ataupun kontrak dengan pemain asing.
“Bukannya kami sudah menduga sejak awal akan dipecat. Tetapi Klub harus membuat terobosan yang menguntungkan untuk mengantisipasi hal-hal semacam ini,” ulas Hendri.
Keberadaan Min di Sriwijaya FC memang belum genap satu bulan. Soalnya Min menandatangi kontrak dengan Manajemen, Jumat (18/01) silam dan hanya sempat bermain dua kali dengan status cadangan.
Performa Min sepertinya jauh dari harapan tim pelatih dan Manajemen. Selain cedera engkel yang tidak kunjung sembuh, Min dianggap kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Indonesia.
“Kita ingin melepas pemain yang membenani klub dan pemain lainnya. Soalnya keberadaan Min justru memberi dampak negatif bagi perkembangan dan harmonisasi tim,” ulas Hendri.
Diakui Hendri, saat ini belum ada surat pemutusan kontrak bagi Min. Soalnya sang pemain telah meninggalkan Palembang menuju Korea hampir satu minggu yang lalu. “Nantilah soal surat putus kontraknya. Lagipula Min sudah pulang ke Korea, yang jelas kita akan siapkan suratnya,” tukasnya.(fd)

Tampar Arema di Kampar Riau , Psps diguyur Rp 50 juta

Tampar Arema di Kampar Riau , Psps diguyur Rp 50 juta
PSPS berhasil meraih menampar tim mega bintang dengan kemenangan perdana musim ini kala menjamu Arema Indonesia, Selasa (12/2) di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kampar. PSPS menang tipis dengan skor 1 - 0 lewat Pape Latyr pada menit ke 42.

Kemenangan ini jelas membuat publik Kampar serta para suporter PSPS bersorak. Sebab ini kemenangan perdana dan didapat kala bermain perdan di Bangkinang setelah diambil-alih.

Bupati Kampar Jefry Noer, sosok yang mengambil-alih PSPS tak ketinggaran dalam bersorak. Bahkan kala wasit meniuplkan pluit panjang tanda pertandingan selesai, ia pun berjingkrak kegirangan. Kegembiraan ini pun disampaiakn pada direktur utama (Dirut) PT PSPS yang tepat berada disampingnya.

Sore itu Jefry Noer memang menonton langsung dari tribun VVIP. Tingkah Jefry bahkan seperti suporter PSPS yang wajahnya menunjukkan ketegangan kala PSPS tertekan di penghujung babak kedua. Ia pun terlihat sibuk melihat jam, sedikit gusar kala belum ada tanda - tanda wasit akan meniupkan pluit tanda pertandingan usai.

Asisten pelatih PSPS Afrizal dalam konfrensi pers mengatakan skuad Asykar Bertuah pertama - tama gugup menghadapi Arema yang pemainnya bertabur bintang dan di isi pemain - pemain top. Namun akhirnya Ambrizal cs bisa mengatasi ajal tersebut dan keluar sebagai pemenang.

"Ini kemenangan perdana kita. Dan ini merupakan hasil kerja keras pemain. Ini patut kita syukuri," kata Afrizal.

Pelatih Arema Indonesia Rahmad Darmawan pun menerima kekalahan timnya ini. Menurutnya, timnya kecolongan dari serangan balik pada pertandingan yang berjalan kurang menarik.

"Kita terima kekalahan ini walau sebenarnya kita harus dapat pinalti karena Ambrizal hands di kotal pinalti. Tapi wasit berkata lain dan itu kita terima," ujarnya.

Atas kemenangan ini, PSPS melompat jauh meningalkan zona degradasi dan menepati posisi 12, menganti kan Persiba. PSPS telah mengoleksi 6 poin sedangkan Persiba 5 poin.

Bukan hanya itu. Abrizal cs pun menerima dana sebesar Rp 50 juta yang merupakan bonus atas kemennagan ini. Dana sebanyak itu didapat dari PSPS sendiri memberi Rp 20 juta, Jefry Noer pribadi Rp 20 juta dan dari pejabat Bina Marga Kabupaten Kampar Rp 5 juta.

"Total bonusnya Rp 50 juta. Semuanya tunai langusng akan kita berikan," ungkap Jefry Noer usai pertandingan. (sad)

PSPS Tak Bisa Pakai Stadion Utama Riau

PSPS Tak Bisa Pakai Stadion Utama Riau
Keinginan manajemen PSPS untuk memakai Stadion Utama Riau sebagai tempat menjamu lawan di laga kandang Indonesia Super League (ISL) 2013 dalam waktu dekat tak akan terwujud.

Pasalnya, Plt Kadispora Riau, Emrizal Pakis secara tegas mengatakan stadion megah tempat pembukaan dan penutupan PON Riau XVIII/2012 tersebut belum bisa dipakai untuk kegiatan olahraga.

“Stadion Utama belum serah terima dengan kontraktor,” ujarnya  di kantor KONI Riau pekan lalu.

Seperti diketahui, Pemprov Riau masih berutang Rp250 miliar kepada kontraktor yang mengerjakan stadion tersebut.

“Saat ini dalam proses pembayaran dan diupayakan selesai sebelum Islamic Solidarity Games (ISG),” ujarnya.

Namun, Emrizal menegaskan proses pembayaran tersebut perlu waktu dan kemungkinan belum tuntas dalam waktu dua atau tiga bulan ke depan. Untuk itu, stadion ini belum bisa dipakai pihak lain termasuk PSPS.

Dengan demikian maka PSPS tetap bertanding di Kampar yakni di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kampar. Meski pun laga tersebut merupakan big match. Seperti diketahui ISG III/2013 baru digelar Juni mendatang.

Musim lalu, PSPS sempat memakai Stadion Utama Riau. Namun, saat itu, Ambrizal dkk hanya diperbolehkan untuk latihan satu kali, itupun ketika launching memakai kostum baru dari sponsor.(aiy)  

Demi Andriy Shevchenko , Manajer Mitra kukar terbang ke Ukraina

Demi Andriy Shevchenko , Manajer Mitra kukar terbang ke Ukraina
- Manajemen Mitra Kukar membuktikan keseriusannya untuk mendatangkan Andriy Shevchenko dengan terbang ke Ukraina untuk menemui legenda AC Milan tersebut.

"Dalam waktu dekat saya akan berangkat ke Ukraina, untuk menindak lanjuti negosiasi kemarin di Jakarta," terang manajer Mitra Kukar Roni Fauzan .

Sebelumnya Mitra Kukar menyatakan keinginannya untuk mendatangkan kapten Ukraina pada Euro 2012 itu usai gelaran laga AC Milan Glorie melawan Indonesia All Star. Namun hingga kini pihak manajemen masih terus melakukan komunikasi dengan pihak Sheva.

"Pembicaraan sudah ada, kami juga masih melakukan pembicaraan mengenai masalah harga dengan Sheva," terang Roni.

Sempat beredar kabar bahwa Sheva mematok harga Rp 1 miliar per pertandingan. Tetapi, pemain yang juga pernah merumput untuk klub Inggris, Chelsea, itu menyatakan dia hanya mau bermain untuk 5 pertandingan. Namun demikian informasinya manajemen masih berusaha negosiasi agar jumlah penampilan Sheva menjadi 10 pertandingan. (dg)

Mitra Kukar Harap Andriy Shevchenko bisa Tularkan Visi bermain Sepakbola Modern

Mitra Kukar Harap Andriy Shevchenko bisa Tularkan Visi bermain Sepakbola Modern
Asisten Pelatih Mitra Kutai Kartanegara Sukardi Kardoks menilai jika bomber mantan klub AC Milan bergabung di Mitra Kukar akan berdampak positif. Minimal, kehadiran mantan penyerang AC Milan dan Chelsea ini, bisa mengadopsi teknik dan cara bermain sepakbola.

"Saya kira, kalau misalnya jadi gabung, akan positif dampaknya kepada pemain. Pemain kita bisa mempelajari atau mengadopsi cara dia bermain," kata Sukardi Kardoks, Selasa (12/2/2013).

Sukardi menambahkan, saat tim berjuluk Naga Mekes mengontrak pemain asal Inggris Marcus Nathan Bent, ia memperhatikan cara dia memberikan umpan dan lainnya. "Waktu Marcus Bent datang, saya perhatikan dia cara mengumpan," ucap Kardoks.

Menurut dia, jika kelak Shevchenko memilih merumput di ISL dan membela Mitra Kukar, maka keuntungan yang didapat bukan hanya klub dan pemain saja. "Tetapi itu tergantung pemain- pemainnya juga," tambah Kardoks. (ad)