UP
    Latest News

Persisam vs Persib = 2-1 , Van Dijk Ganteng , Kone Sinaga Cemerlang

Persisam vs Persib = 2-1 , Van Dijk Ganteng , Kone Sinaga Cemerlang
Persib bandung menantang tuang rumah Persisam di Lanjutan ISL dengan kepercayaan diri penuh .

Kedatangan amunisi Anyar , Sergio Van Dijk bersama tim membuat tim maung bandung semakin berani bermimpi dapat menjuarai Kompetisi ISL musim ini .

Berbekal rekor belum terkalahkan hingga pekan ke 5 , Persib ladeni  Persisam yang semakin lekat dengan permainan tika taka  .

Beredarnya pemain naturalisasi belanda , Sergio van dijk di stadion segiri menyorot semua mata penonton .

Duduk di bangku cadangan , van dijk jelas terlihat seperti pendatang baru di ISL.

Kulit cerah , tidak dekil dan kusam , aura positif , sorot mata berbinar menunjukan bahwa ia belum pernah  terpapar pancaran sinar matahari  negri yang berada di lintas khatulistiwa tersebut . Dan juga belum terlalu intensif merasakan rumput-rumput stadion indonesia yang diselimuti butiran-butiran lumpur yang mengandung sekumpulan koloni kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan kadas , kudis , dan panu seketika.

Van dijk boleh sangat cerah dan menyumbangkan gol tunggal persib di pertandingan ini namun harus diakui ia kalah bersinar dan cemerlang dari duet penyerang persisam kone dan ferdinand sinaga .

sentuhan lugas , eksploitasi mematikan , pergerakan licin , kolektifitas terjaga melengkapi 2 gol yang disumbangkan kone dan ferdinand sinaga untuk mengantarkan kemenangan persisam atas persib 2-1.

Persib harus tertinggal dua gol lebih dulu di pertandingan ini. Persisam berhasil memimpin 1-0 pada menit ke-26 melalui gol bunuh diri Supardi yang gagal mengantisipasi tendangan bebas Ferdinand Sinaga.

Pertandingan babak kedua berjalan lebih menarik. Pelatih Persib, Djajang Nurjaman, memutuskan untuk memasukkan Van Dijk pada menit ke-52 menggantikan Kenji Adachihara. Namun, permainan striker naturalisasi Indonesia itu kurang menyetel di awal permainan.

Menit ke-61, Persib seharusnya bisa menyamakan kedudukan melalui Herman Dzumafo. Memanfaatkan kesalahan back pass yang dilakukan pemain Persisam, Dzumafo berhasil melewati kiper Fauzi Toldo. Sayang, tendangan Dzumafo masih melebar meski gawang Persisam sudah kosong.

10 menit kemudian justru Persisam yang mampu menggandakan keunggulan. Lancine Kone berhasil mencetak gol kedua tuan rumah melalui sundulan usai meneruskan umpan Anaoure Obiora.

Perlahan tapi pasti, Van Dijk mulai menyetel dengan permainan Persib. Mantan pemain Adelaide United dan Brisbane Roar itu akhirnya mencetak gol debut bersama Persib pada menit ke-79. Sundulan Van Dijk menyambut umpan tarik Dzumafo tidak mampu diantisipasi Fauzi Toldo.

Menit ke-84, Persib hampir menyamakan kedudukan. Umpan lambung Van Dijk ke Dzumafo berhasil dipotong M Roby. Bola rebound kemudian disundul M Ridwan ke gawang Persisam yang kosong setelah Fauzi Toldo salah posisi. Tapi, sundulan M Ridwan masih melambung.

Kemenangan ini membuat Persisam naik ke peringkat lima klasemen dengan torehan 11 poin. Sedangkan Persib tetap di posisi 11 dengan enam poin.(sfh)

Susunan Pemain

Persisam:
Fauzi Toldo; Pierre Njanka, M Roby, Wahyu Kristanto, Supriyono; Ahmad Sumardi (Diaz Angga Putra, 69'), Dian Irawan, Lancine Kone; Bayu Gatra, Ferdinand Sinaga, Anaoure Obiora.

Persib: I Made Wirawan; Supardi, Abanda Herman, Naser Al Sebai, Jajang Sukmara (Tony Sucipto, 80'); Firman Utina, Hariono, M Ridwan, Atep (Mbida Messi, 63'); Herman Dzumafo, Kenji Adachihara (Sergio van Dijk, 52').
 






RD : Kemenangan ini Buat aremania

RD : Kemenangan ini Buat aremania
Arema Indonesia sukses mematahkan kutukan tidak pernah menang di laga tandang mereka dalam lanjutan laga Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13, setelah sukses menaklukkan tuan rumah Persija Jakarta 1-2, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu sore.
Tak pelak, raihan tiga poin ini membuat pelatih Rahmad Darmawan senang, dan puas dengan permainan yang ditunjukkan anak asuhnya, meski bermain di kandang Tim Macan Kemayoran.
Menurut mantan pelatih Sriwijaya FC ini, kemenangan tersebut adalah hadiah bagi para Aremania yang selama ini selalu dikecewakan dengan hasil kurang memuaskan di setiap laga tandang yang dilakoni klub berjuluk Singo Edan tersebut.
“Kemenangan ini hadiah bagi para Aremania yang selama ini selalu kecewa dengan hasil laga tandang kami. Dengan begini kami berhasil mematahkan kutukan tidak pernah menang di laga kandang,” jelas pelatih yang pernah menukangi Tim Nasional Indonesia tersebut.
Namun hasil gemilang yang didapat Arema tersebut, harus dibayar dengan cederanya salah satu pemain terbaik Arema Indonesia, Egi Melgiansyah yang harus ditarik keluar pada akhir babak kedua.
“Dengan cieeranya Egi tentu membuat kerugian besar bagi tim. Tapi tim dokter belum memutuskan apakah dia mengalami cidera serius atau tidak,” tambah pelatih kelahiran Metro, Lampung ini.[ad]

Iwan Setiawan : Saya Bingung ,...

Iwan Setiawan : Saya Bingung ,...
Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan menilai, para pemainnya seolah tidak memiliki semangat saat bertanding di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013.
Sejumlah pertandingan yang dilalui oleh Macan Kemayoran berakhir dengan hasil imbang dan kekalahan. Padahal klub asal ibukota itu sempat unggul terlebih dahulu atas lawan-lawannya.
Tercatat kejadian tersebut terjadi sebanyak lima kali di kompetisi ISL musim 2012-2013. Pada pertandingan melawan Persisam, Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, Gresik United, dan terakhir pada pertandingan melawan Arema Indonesia.
“Itu adalah pekerjaan rumah terbesar tim pelatih apabila sudah unggul bisa dibalas dengan mudah,” ujarnya ditemui usai pertandingan Persija Jakarta melawan Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (16/2/2013).
Menurutnya, sebelum pertandingan melawan Arema Indonesia dia sudah meminta para pemain untuk berusaha dengan maksimal mempertahankan keunggulan.
Namun kembali Persija Jakarta yang  unggul terlebih dahulu melalui gol Pedro Javier pada menit ke-3, mampu dibalikkan keadaan oleh Arema Indonesia melalui gol yang dicetak oleh Kayamba Gumbs pada menit ke-10 dan Alberto Goncalvez menit ke-34.
“Saya bingung sama tim ini harusnya mereka berusaha untuk mempertahankan keunggulan,” tuturnya.(0s)

Kalah dari Arema , Bus Persija dihadang the Jak , Nyaris Gak Bisa keluar Stadion

Kalah dari Arema , Bus Persija dihadang the Jak , Nyaris Gak Bisa keluar Stadion
Pemain dan tim pelatih Persija Jakarta mengalami tekanan dari suporter klub Persija Jakarta setelah kalah dari Arema Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/2/2013).
Terlihat ratusan suporter menunggu di depan pintu keluar tempat bus Persija Jakarta di pintu X, komplek SUGBK. Mereka membawa spanduk-spanduk bertuliskan “Kick Boss” “Persija Isn’t Underdog”. Selain itu suporter juga meminta pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan untuk mundur “Iwan Out, Iwan Out”.
Bus yang ditumpangi para pemain dan pelatih pun sempat tertahan hampir satu jam tidak bisa meninggalkan komplek SUGBK. Sekitar pukul 18.40 WIB akhirnya bus tersebut pulang. Pihak kepolisian di bantu oleh polisi militer ikut berjaga-jaga mengamankan situasi. Terlihat pihak
kepolisian mengamankan seseorang yang dianggap sebagai provokator.
Pada pertandingan melawan Arema Indonesia, Persija Jakarta kalah 1-2.(gd_)

Persija vs Arema : 1-2 , Beto tentukan kemenangan

Persija vs Arema : 1-2 , Beto tentukan kemenangan
Arema Indonesia berhasil memetik kemenangan dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Persija Jakarta dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL).

Kemenangan yang di stadion Gelora Bung Karno tersebut menjadi kemenangan tandang pertama tim Singo Edan di ISL musim ini. Hasil itu membuat skuat asuhan Rahmad Darmawan menggusur posisi Mitra Kukar di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol. Sementara Persija harus puas tertahan di posisi 17.


Persija mengawali pertandingan dengan lebih baik setelah mereka mampu unggul 1-0 ketika laga baru menginjak menit ketiga. Gol cepat didapat memanfaatkan kesalahan Kurnia Meiga yang gagal menangkap bola dengan baik sehingga dapat dicuri oleh Rahmat Afandi yang kemudian mengirimkan bola kepada Pedro Javier untuk dikonversi menjadi gol.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi Arema untuk menyamakan kedudukan. Pada menit kesepuluh, umpan silang Hasyim Kipuw kurang diantisipasi dengan baik oleh kiper Galih Sudaryono sehingga bola muntah mampu dimaksimalkan oleh Keith Kayamba Gumbs untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Tiga menit kemudian, Persija sebenarnya kembali meraih keunggulan melalui gol Syahrijal, namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena Fabiano terjebak dalam posisi offside terlebih dahulu.

Setelah itu kedua tim saling menebar ancaman ke masing-masing pertahanan lawan. Persija merepotkan Arema melalui pergerakan Park Kyeong Min dan juga Pedro Javier, sementara tim tamu mencoba mengambil keuntungan dengan tusukan Dendi Santoso dan Kipuw.

Pada menit ke-35, skor akhirnya kembali berubah menjadi 2-1, kali Arema mampu mengungguli tuan rumah. Umpan matang Kipuw menemukan Beto Goncalves yang berdiri bebas di kotak penalti, tanpa kontrol mantan pemain Persipura tersebut melepaskan tembakan yang tidak mampu diantisipasi Galih.

Persija mencoba memperbaiki lini tengah dengan memasukkan Anindito untuk menggantikan Jarot. Namun, hingga wasit meniupkan peluit tanda jeda, kedudukan 2-1 untuk Arema tetap bertahan.

Persija langsung berusaha tancap gas sejak paruh kedua dimulai. Robertino Pugliara sempat mengirimkan umpan silang matang kotak penalti Arema, namun tidak ada pemain yang mampu menyambutnya.

Sedikit demi sedikit Arema mampu keluar dari tekanan dan kembali melancarkan tekanan ke pertahanan Persija. Singo Edan mendapatkan peluang melalui serangan balik cepat di menit ke-58, Egi mampu mengirim bola kepada Beto yang berada dalam posisi cukup bebas, namun sayang bek Persija dengan cepat menutup ruang Beto sehingga kedudukan masih belum berubah.

Persija terus mencoba untuk menekan pertahanan tim tamu untuk dapat mencetak gol penyama kedudukan. Beberapa kali Persija mendapatkan peluang melalui tendangan penjuru, namun tidak ada yang berhasil dimaksimalkan. Sementara Arema berusaha mencuri gol melalui serangan balik cepat.

Pada menit ke-73, Arema memiliki peluang emas untuk menambah keunggulan setelah umpan tarik Beto mengarah ke Gonzales yang berdiri bebas di kotak penalti, sayang pemain asal Uruguay tersebut kurang tenang sehingga gagal memanfaatkan peluang tersebut.

Tempo permainan semakin cepat di 15 menit terakhir, Arema kembali mendapatkan beberapa peluang melalui serangan balik yang kali ini mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Galih. Sementara Macan Kemayoran juga masih belum mampu memanfaatkan beberapa peluang yang didapat melalui tendangan penjuru.

Pada menit ke-85, Kurnia Meiga melakukan penyelamatan gemilang dengan mementahkan tandukan Pedro Javier yang disusul dengan sontekan Rahmat Affandi memanfaatkan bola muntah. Dua menit kemudian, Meiga kembali dipaksa melakukan aksi gemilang dengan menepis tembakan keras Pugliara di luar kotak penalti.

Penyelamatan gemilang kapten Arema tersebut membuat timnya tetap unggul dengan skor 2-1 hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.


Susunan Pemain

Persija: Galih, Ismed, Fabiano (C), Syahrijal, Aliansyah, Amarzuki, Jarot, Robertino, Park Kyeong Min, R.Afandi, Pedro Javier

Arema: Meiga, Kipuw, Igbonefo, Munhar, Gathuessi, Egi, Hendro, Dendi, Kayamba, Beto, Gonzales

Psps vs Gresik United = 2-0 , Lanjutkan Trend Positif di Bangkinang

Psps vs Gresik United = 2-0 , Lanjutkan Trend Positif di Bangkinang
Tim Askar Bertuah, PSPS tampil gemilang untuk kedua kalinya di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Sabtu (16/2/2013). Pada partai menghadapi Persegres Gresik sore ini, PSPS unggul 2-0.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton itu, PSPS tampil lebih percaya diri setelah pekan lalu berhasil menaklukan Arema Malang. Motivasi itu membuat PSPS tampil untuk menaklukkan peringkat dua ISL, Persegres Gresik.

Dua gol kemenangan PSPS diciptakan Ndiaye Pape Latyr pada menit ke-6 babak pertama dan Kanke pada menit ke-90 babak kedua.

''Alhamdulillah, anak-anak bermain baik dan disiplin. Kemenangan kedua di Bangkinang ini membuat kita lebih percaya diri. Dan kita harapkan akan terus berlanjut,'' ujar Asisten Pelatih PSPS, Afrizal.