UP
    Latest News

Erick Weeks Lewis Penipu , Sriwijaya Tuntut ganti Rugi Rp 1,2 Miliar

Erick Weeks Lewis Penipu , Sriwijaya Tuntut ganti Rugi Rp 1,2 Miliar
Manajemen Sriwijaya FC tampaknya sangat kesal dengan belum datangnya pemain asal Liberia Erick Weeks Lewis ke Palembang. Selain melakukan pemecatan, Manajemen meminta ganti rugi sekitar Rp 1,2 miliar.
“Kita merasa dirugikan dan tertipu. Kita akan tuntut Weeks tiga kali lipat dari yang telah diambilnya dari Sriwijaya FC,” tegas Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin.
Dilanjutkan anggota DPRD Banyuasin ini, keputusan pemecatan telah diambil. Hanya saja sang agen, Eko Soebekti meminta perpanjangan waktu hingga sebelum pertandingan lawan Arema, Minggu (24/02) mendatang.
“Pak Eko bilang meminta maaf dengan situasi yang terjadi dan meminta perpanjangan waktu. Jika Erick belum muncul sebelum pertandingan lawan Arema, dipersilahkan mengajukan tuntutan,” sambung Hendri.
Rincian kerugian Sriwijaya FC terhadap polemik Erick Weeks memang sangat besar. Selain secara materi, konsentrasi tim juga sangat terganggu dan berdampak pada beberapa pertandingan yang telah dijalani.
“Erick telah menerima DP 100 persen dari nilai kontrak yang disepakati. Kemudian telah menerima gaji satu bulan, uang tiket pesawat dua kali, serta uang lainnya. Total yang sudah diberikan sekitar Rp 400 juta,” beber Direktur Keuangan dan Marketing PT SOM Augie Bunyamin.
Hingga saat ini, Manajemen belum mengetahui pasti keberadaan Weeks. Bahkan Augie meragukan Weeks melakukan penerbangan ke Malaysia.
“Erick tidak bisa dihubungi dan tidak jelas sekarang ada dimana. Nanti akan kita cek maskapai Egypt Air, apakah ada penumpang bernama Erick Weeks terbang dari Mesir menuju Malaysia. Kalau nanti terbukti tidak ada, maka sudah jelas Erick membohongi Sriwijaya FC,” ucapnya.
Wajar saja sikap Sriwijaya FC sangat keras terhadap Erick. Soalnya mantan pemain Persiwa Wamena ini tidak pernah sekalipun memperkuat Sriwijaya FC pada ajang resmi di musim ini.
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi menyerahkan sepenuhnya keputusan terhadap Erick Weeks kepada Manajemen. Sebagai pelatih, dirinya saat ini ingin fokus memberikan porsi latihan kepada pemain yang ada.
“Saya dengar Manajemen telah memecat Erick. Bagi saya itu tidak masalah, lagipula selama ini kita telah terbiasa bermain tanpa Erick,” pungkasnya. (ad)

Mitra kukar vs Persita = 1-1 , Spiderman Selamatkan Pendekar Cisadane

Mitra kukar vs Persita = 1-1 , Spiderman Selamatkan Pendekar Cisadane
Mitra Kukar harus puas bermain imbang 1-1 dengan tamunya, Persita Tangerang, pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Aji Imbut, Minggu 17 Februari 2013.

tuan rumah langsung mencetak gol saat duel baru berjalan 17 menit. Umpan silang Esteban Herrera berhasil disontek Jajang Mulyana ke gawang Mukti Ali Raja.

Persita tak tinggal diam. Sirvi Arfani dan kawan-kawan langsung bereaksi dan coba membalas gol tersebut. Pada menit 33, usaha ini nyaris berhasil. Cristian Carrasco melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Namun sayang, usahanya itu membentur mistar gawang. Hingga babak pertama berakhir skor masih 1-0 untuk keunggulan Mitra Kukar.

Di babak kedua, Mitra Kukar mempertahankan intensitas serangan mereka. Arif Suyono dan kawan-kawan coba terus menggempur pertahanan tim tamu. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi tuan rumah.

Pada menit 68, aksi spiderman , Cristian Carrasco sukses menyamakan kedudukan. Umpan mendatar Kim Dong-Chan ke mulut gawang Naga Mekes berhasil dipotong Cristian Carrasco, masuk ke gawang Mitra Kukar. Skor menjadi imbang 1-1 dan kedudukan ini bertahan hingga akhir laga.

Dengan hasil ini, Mitra Kukar naik ke puncak klasemen dengan 16 poin. Hamka Hamzah dan kawan-kawan unggul 1 angka atas Arema Indonesia di posisi 2. Adapun Persita naik ke peringkat 8 dengan 9 angka.

Susunan pemain
Mitra Kukar:
Joice Sorongan, Rachmat Latief, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Jovo Pavlovic, Zulham Zamrun, Paolo Frangipane, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Jajang Mulyana, Esteban Herrera

Persita: Mukti Ali Raja, Ledi Utomo, Luis Edmundo Riquelme, Dominggus Fakdawer, Rizky Rizal Ripora, Maman, Javad Moradi, Ade Jantra Lukmana, Kim Dong-Chan, Sirvi Arfani, Cristian Carrasco

Mitman tak sabar Menanti Andry Shevchenko

Mitman tak sabar Menanti Andry Shevchenko
Tak lama lagi, warga Kota Raja, Tenggarong khususnya fans berat Andry Shevchenko bisa menyaksikan secara langsung aksi mantan bintang klub asal Italia, AC Milan itu. Hal itu setelah Manajer Mitra Kukar, Ronni Fauzan sudah melakukan penjajakan untuk saling mengikat kontrak kerjasama guna memboyong Sheva sapaan Andry Shevchenko ke Kota Raja.

Ronni Fauzan  kemarin mengatakan sedang melakukan pendekatan, bahkan menjurus memastikan kalau Sheva akan berlabuh di Mitra Kukar “Iya dong (Sheva akan main di Mitra Kukar,Red)” ujar Ronni minggu 17 febuari  .

Sementara kelompok suporter Mitra Kukar yang tergabung dalam Mitra Mania (Mitman), menyambut baik rencana mendaratnya mantan bintang AC Milan dan Chelsea, Andriy Shevchenko ke Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.
“Kami menyambut baik rencana perekrutan Sheva (panggilan akrab Shevchenco, Red.) oleh manajemen. Kami selalu mendukung dan berada di belakang manajemen,” kata Sekretaris Mitman, Nur Hidayat, kemarin.

Dayat menegaskan, Mitman tetap mendukung manajemen agar tim kebanggaan mereka menjadi yang terbaik tahun ini. “Saat ini Mitman sedang mendapatkan kebahagiaan berlipat ganda. Setelah memastikan Mitra berada di puncak klasemen, kini manajemen berencana mendatangkan Sheva. Ini sangat membuat kami lebih bergairah lagi untuk mendukung Mitra Kukar,” tutur Dayat.

Ekspetasi tinggi dari Mitman tersebut cukup wajar. Pasalnya pendukung fanatik Mitra Kukar tersebut sudah jauh hari mengangankan gelar juara Indonesian Super League (ISL) ‘terbang’ ke Tenggarong.
Guna mewujudkan hal itu, manajemen juga telah mencoba merealisasikan mimpi Mitman sejak musim lalu, dimana pertama kalinya keikutsertaan Naga Mekes di ajang ISL, dengan memboyong nama-nama pemain berlabel timnas ke Tenggarong.

Informasi terakhir, Ronni saat ini terus melakukan penjajakan terutama mengenai kontrak kerjasama, mengingat Shevchenko adalah bintang sepakbola dunia. Masalah lainnya adalah durasi kontrak, karena Sheva dikabarkan hanya berminat untuk bermain maksimal sebanyak lima kali untuk Mitra Kukar, dengan perkiraan dana Rp1 miliar per pertandingan yang harus dikeluarkan oleh pihak klub. Sheva baru bisa bermain pada putaran kedua karena saat ini pendaftaran pemain asing sudah ditutup. (as)

Menpora Berharap BTN Independen

Menpora Berharap BTN Independen
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo siap mendukung kinerja Badan Tim Nasional (BTN) untuk menengahi polemik sepakbola Indonesia. Langkah yang diambil membentuk BTN mendapat dukungan dari sang menteri, dengan syarat harus benar-benar independen.
“Soal pembentukan Timnas, ada ide melalui Badan Tim Nasional untuk pemain-pemain Timnas. Untuk ini pemerintah ngikut saja. Gak masalah soal nama BTN atau apalah, yang jelas itu harus independen,” ungkap Menpora saat berkunjung di Solo, Sabtu (16/2) sore.
Menanggapi adanya BTN, Roy mengaku sudah mendengar langsung respon positif dari kubu KPSI. Namun ia belum mengetahui tanggapan dari PSSI terkait pemain-pemain bentukan BTN. Untuk itu, Roy berharap PSSI maupun internalnya bisa segera memberikan jawaban agar Timnas dapat segera tertangani dengan baik.
“KPSI setuju-setuju saja dan Pak La Nyalla (Ketua Umum KPSI) berjanji mengirmkan pemain-pemain terbaiknya. Sekarang hanya tinggal menunggu kesanggupan dari PSSI dan internalnya lewat Pak Bob Hippy, apakah menyetujui gagasan ini atau tidak,” urai Roy.
Menanggapi kapan waktu yang tepat untuk BTN dalam memulai kinerja, Roy berharap dapat terlaksana pada awal bulan Maret mendatang. Prestasi jeblok Timnas Indonesia dengan menduduki peringkat 163 dari 207 negara, jelas menjadi pedoman segera adanya penyelematan. Dirinya juga menjelaskan FIFA dan AFC mendukung upaya tersebut, agar Indonesia terhindar dari sanksi pada 30 Maret nanti.
“Pemerintah tidak perlu berada di depan, tapi mendukung upaya BTN. 23 Maret melawan Arab Saudi jadi awal bulan Maret harus sudah jelas soal Timnas,” pungkasnya.(ds)

Besok , Menpora Panggil PSSI dan KPSI , Liga Tarkam IPL Terancam Diberhentikan

Besok , Menpora Panggil PSSI dan KPSI , Liga Tarkam IPL Terancam Diberhentikan


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo akan memanggil PSSI dan KPSI, Senin (18/2) besok. Pemanggilan tersebut merupakan buntut dari respon FIFA melalui suratnya kepada Menpora dalam menangani polemik sepakbola Indonesia.
Dengan demikian, baik Djohar Arifin Husin (Ketua Umum PSSI) dan La Nyalla Matalitti (Ketua KPSI) bakal dipertemukan Roy Suryo untuk sama-sama menemukan solusi penyelesaian. Di sela-sela kedatangannya menghadiri perayaan Hari Jadi Kota Solo ke-268, Sabtu (16/2) sore, Roy mengaku sudah menerima surat dari FIFA dan akan menindaklanjuti isi surat tersebut.
“Kemarin sore, saya menerima surat langsung dari FIFA yang ditujukan ke Menpora. Intinya FIFA memberikan petunjuk teknis menyelesaikan polemik sepakbola Indonesia. Untuk itu, besok Senin PSSI maupun KPSI dan yang selama ini ikut bertikai akan kami panggil. Sekaligus menindaklanjuti apa yang ada di surat tersebut,” terang Roy Suryo.
Roy sedikit membeberkan apa yang ada dalam surat FIFa yang ditujukan kepadanya. Dalam suratnya, FIFA mendukung penuh langkah-langkah yang dikampanyekan Menpora selama ini, salah satunya adalah penyatuan liga. “Alhamdulilah, surat itu 99,99 persen seperti apa yang saya gembor-gemborkan selama ini. Saya minta Pak Arifin Panigoro dan Pak Nirwan Bakrie untuk ikut memberikan pemikiran,” tutur politisi Partai Demokrat ini
“Harus ada penyatuan liga. Jadi, dua liga yang selama ini berjalan bisa dirumuskan, bisa nanti menggunakan ISL atau IPL. Atau apakah liga yang sudah bergulir ini dihentikan, apakah liga yang belum mulai dibatalkan, harus ditemukan solusinya,” lanjutnya.
Menpora mengaku sudah sekian kalinya menyampaikan rasa prihatin dengan kondisi sepakbola negeri ini. Kisruh yang tak ada henti-hentinya sampai sekarang, harus segera diakhiri dengan kebersamaan berpikir sebagai solusinya.
“Kalau bisa itu menang tanpo bolo, kalah tanpa ngasorake. Kita ini sepakbola apa sepakbolo? Saya akan menggunakan prinsip Ki Hajar Dewantoro, pemerintah akan berada di depan untuk menyelesaikan ini,” pungkasnya.(rs)

Manajer : Persipura Butuh 20 Miliar satu Musim

Manajer : Persipura Butuh 20 Miliar satu Musim
Kesebelasan kebanggaan masyarakat di Tanah Papua, Persipura Jayapura, memerlukan biaya sekitar Rp20 miliar pada kompetisi 2013 agar tetap bisa berlaga. Mereka konsisten tidak memakai dana APBD Jayapura ataupun Papua untuk membiayai keperluan berkompetisi.

Manager Persipura, Rudi Maswi, di Jayapura, Minggu, mengatakan, "Untuk membiayai kegiatan selama turnamen, Persipura menggandalkan sponsor, antara lain PT Freeport, Bank Pembangunan Daerah Papua, PT Basowa, dan beberapa sponsor lain."

Ketika ditanya besarnya bantuan dari PT Freeport dan BPD Papua, dia mengatakan, pada musim kompetisi 2013 ini PT Freeport menyumbang Rp8,5 miliar, naik dari sebelumnya Rp7 miliar.

"Sedangkan BPD Papua, sesuai hasil penandatanganan kerja sama yang baru ditandatangani telah mengalokasikan dana sebesar RP 3 miliar, kata dia.

Menurut dia, bantuan dari berbagai sponsor ini sangat membantu dalam "mengamankan" kesebelasan dari Bumi Cenderawasih itu. "Anak-anak asuhan Jackson Tiago cukup solid. Kami akan berupaya bermain sebaik mungkin dalam kompetisi kali ini," kata Maswi.(wr)