UP
    Latest News
Showing posts with label SEMEN PADANG. Show all posts
Showing posts with label SEMEN PADANG. Show all posts

Semen Padang Lepas Pemain ke Timnas Usai Lawan Curchill Brothers

Semen Padang Lepas Pemain ke Timnas Usai Lawan Curchill Brothers
Manajemen klub Semen Padang menjamin para pemain untuk tampil membela tim nasional Indonesia.
Namun izin pemain baru diberikan setelah klub berjuluk Kabau Sirah berlaga pada pertandingan melawan Churcill Brothers pada AFC Cup 2013, di Shri Shiv Chhatrapati Comlex, Selasa (12/3/2013).
“Pemain akan kami lepas setelah selesai menjalani laga kedua AFC Cup di India,” ujar Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Erizal Anwar, Kamis (7/3/2013).
PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) sudah memanggil 58 pemain untuk mengikuti pelatnas. Enam diantaranya adalah pemain Semen Padang. Yakni Jandia Eka Putra, Novan Setya, Syaifullah, Arif Nuansyah, Nur Iskandar, dan Titus Bonai.
“Kalau semua pemain berada di dalam kondisi fit, tentu semuanya akan diizinkan untuk membela timnas. Kami selalu melepas pemain begitu juga sekarang,” jelasnya.(sg)

Semen Padang Tolak Lepas Pemain ke Timnas

Semen Padang Tolak Lepas Pemain ke Timnas
- Manajemen klub Semen Padang menolak mengizinkan para pemainnya ke tim nasional Indonesia untuk bertanding melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua Pra Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3/2013).
Padatnya jadwal menjadi alasan klub berjuluk Kabau Sirah itu untuk mengizinkan pemain membela timnas. Sebab saat ini klub asal Sumatera Barat itu sedang berkonsentrasi untuk berlaga di Piala AFC 2013 dan Indonesian Premier League (IPL).
"Jadwal kami padat sehingga pemain Semen Padang tidak bisa ikut serta di timnas," kata Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar saat dihubungi, Senin (4/3/2013).
Di kompetisi Piala AFC 2013 klub berjuluk Kabau Sirah akan menjalani pertandingan perdana melawan Singapore Armed Forces di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (5/3/2013).
Setelah pertandingan itu, Elie Aiboy dkk akan berangkat ke India untuk menghadapi laga kedua Piala AFC melawan Churcill Brothers di Shri Shiv Chhatrapati Complex, Selasa (12/3/2013).
Sementara, pemusatan latihan nasional (pelatnas) Timnas Indonesia di bawah pengelolaan Badan Tim Nasional (BTN) akan dimulai pada Kamis (7/3/2013).
"Kalau dipaksakan bergabung paling baru bisa tanggal 18 Maret. Dan itu sangat mepet dengan laga lawan Arab Saudi," katanya.
Menyikapi kondisi ini, Erizal Anwar berharap, supaya PSSI bisa mencari pemain dari klub lain untuk mengisi komposisi pemain yang sebelumnya diharapkan diperkuat pemain Semen Padang. Apabila dipaksakan, para pemain dikhawatirkan akan menganggu persiapan timnas.
"Pemain Semen Padang tidak akan bugar ketika bergabung dengan timnas. Jadi, PSSI harus mencari pemain lain," ujarnya.
PSSI melalui BTN sudah memanggil 58 pemain. Enam diantaranya adalah pemain Semen Padang. Mereka yaitu,  Jandia Eka Putra, Novan Setya, Syaifullah, Arif Yuansyah, Nur Iskandar, dan Titus Bonai. (sg)

Persunting Wanita Sunda , Esteban Vizcarra Segera jadi WNI

Persunting Wanita Sunda , Esteban Vizcarra Segera jadi WNI
- Pemain asing Semen Padang, Esteban Vizcarra mengungkapkan keinginannya untuk untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Seakan gayung bersambut, keinginan pemain asal Argentina itu disambut baik oleh manajemen Kabau Sirah.

"Esteban ingin jadi warga negara Indonesia, karena ia sudah menikah dengan gadis asal Jawa Barat, dan keinginan tersebut sudah disampaikannya kepada kita," kata media promosi tim Semen Padang Ronny Suhatril .

"Berbeda dengan naturalisasi lainnya, Esteban murni pemain yang berpaspor Indonesia, dan ini akan membuka pelang untuk bergabung dengan Timnas," imbuh Ronny.

Menurut Ronny, saat ini Esteban sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang nantinya akan diproses oleh pihak imigrasi dan kedutaan besar Argentina dan Indonesia. Ia mengharapkan proses tersebut secepat mungkin bisa diselesaikan dan Esteban bisa menggunakan paspor Indonesia.

Esteban Vizcarra merupakan satu dari tiga pemain asing yang tergabung dengan Semen Padang musim ini, pemain yang berusia 27 tersebut merupakan warga negara Argentina. Sebelum bergabung dengan SP, Esteban merumput di Liga Argentina (Club Atletico Douglas Haig and Club Atletico Huracon) dan Spanyol (CD Salobrea).

Sebelum berlabuh di Semen Padang, Vizcarra pernah bergabung bersama Pelita Jaya sejak tahun 2009-2010. Namun pada kariernya di klub tersebut, penampilan Vizcarra tak menonjol. Namun, begitu begitu bergabung dengan SP posisinya tidak pernah tergantikan dan selalu menjadi andalan tim selama berkompetisi di Liga Indonesia. (dgh)

Negeri Sembilan vs Semen Padang Berakhir Imbang

Negeri Sembilan vs Semen Padang Berakhir Imbang
Semen Pa­dang membuktikan sebagai tim yang memiliki kedalaman skuad yang cukup bagus. Ini terbukti dari hasil akhir yang mereka dapatkan pada Laga Seri Nusantara kontra Negeri Sembilan di Malaysia, Minggu (30/12).

Pada laga tersebut, pelatih Semen Padang Jaferi Sastra tak dapat menurunkan duet striker, Edward Wilson Junior (edu) dan Titus Bonai (Tibo). Tidak itu, saja Jaferi Sastra juga tak bisa menu­runkan Elie Aiboi. Mereka ditinggal di Padang, karena beberapa ala­san. Edu pilihan pelatih, Tibo, karena mene­mani istrinya yang dirawat di rumah sakit, sedangkan Elie karena cidera.

Sebab itulah pada laga kedua Seri Nusantara yang bertajuk Minang Derby ini, Jaferi banyak menurunkan pemain lapis kedua. Mereka adalah Jandia Eka Putra, Riki Oharella, Novan Setya Sa­songko, Wahyu Wijiastanto, Aris Juansah, M Rizal, Yuu Hyun Koo, Hendra Bayaw, Esteban Vizcara, Nico Malau, dan Nur Iskandar.

Akibatnya, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut kurang tajam dalam melancarkan serangan-serangannya. Ma­lah tim kebanggaan urang awak itu harus kebobolan pada me­nit 32 gol Nazrin. Gol striker Negeri Sembilan ini meru­pakan hasil dari sepakan bola mati yang menluncur mulus ke gawang Jandia, tanpa bisa diantisipasinya dengan bagus. Gol itu berta­han hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Viscara dkk coba mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Beberapa peluangpun dapat diciptakan Viscara, Ba­yaw, dan Nur Iskandar. Ha­nya saja, Nico Malau yang diplot sebagai finisher belum mampu dengan sempurna meman­faatkan peluang yang tercipta. Akhirnya, menit 57 Jaferi Sas­tra pun me­nariknya keluar. Nico diganti dengan Yos­hua Pahabol.

Sementara itu, tuan rumah Negeri Sembilan yang di­nah­­kodai Divaldo Al­ves juga be­lum puas dengan keunggulan 1-0. Menit 62, man­tan pelatih Persebaya itu me­masukkan Syahuran dan me­narik keluar Idris. Selang enam menit, dia kem­bali me­la­kukan per­gan­tian pemain untuk kedua kali­nya. Di mana dia memasukkan Gani dan mengeluarkan Qa­yum.

Pergantian yang dila­ku­kan kedua tim membuat per­tan­dingan semakin ber­jalan alot. Semen Padang yang tu­run dengan banyak pemain lapis keduanya, terus mencari celah membobol gawang Ne­geri Sembilan. Hal yang sama juga dilakukan tuan rumah, sem­bari tetap menjaga ke­ung­gulannya.

Kesulitan mengejar ke­tertinggalan, Jaferi kembali melakukan pergantian pe­main. Kali ini, dia mema­sukkan Ja­jang Paliama dan menarik keluar Novan Setya Sasongko pada menit 77. Dia juga me­narik M Rizal dan memasukkan Rudi Doank se­telah empat menit Negeri Sem­bilan meng­gantikan pe­main dengan me­masukkan Halim dan menge­luarkan Edi menit 80.

Keputusan Jaferi Sastra memasukkan Rudi Doank ter­nyata tepat. Pasalnya dia men­jadi penyelamat mukan Semen Padang FC setelh men­cetak gol menit 90. Gol terjadi saat Rudi mampu memaksimal umpan terobosan yang diberikan Nur Iskandar. Kedudukan imbang 1-1 itu, ber­tahan hingga babak kedua berakhir.

Kepada Padang Ekspres, sesuai per­tandingan, lewat la­yanan broadcast blackberry messenger (BBM) media officer Semen Padang FC Ronny Suhtaril mengatakan, tim pela­tih menilain hasil akhir yang didapatkan cukup me­muas­kan. “Kita memang sem­pat ketinggalan. Tapi anak-anak membuktikan mereka memi­liki kemampuan yang bisa diandalkan,” ungkap Ronny Suhtaril me­nyam­paikan per­nyataan dari Jaferi Sastra.

Dengan demikin, ini me­ru­­pakan hasil imbang per­tama yang diperoleh Semen Padang FC selama masa pra­musim. Tujuh laga lainnyan mengha­silkan enam ke­me­nangan dan satu kali kalah. (*)

Ketakutan lawan Semen Padang , Negeri Sembilan minta Pertandingan Hanya pakai 2 Pemain Asing

Ketakutan lawan Semen Padang , Negeri Sembilan minta Pertandingan Hanya pakai 2 Pemain Asing
Mi­nggu (30/12) petang nanti , Semen Padang FC akan me­lakoni laga pra­mu­sim yang kedepalan. Di mana mereka akan me­ngukur ke­mampuan de­ngan melawan tim asal Malaysia Negeri Sembilan di Ne­geri Sem­bilan. Ini partai kedua dalam Laga Seri Nu­santara yang bertajuk ‘Derby Minang’. Se­be­lum, Semen Padang FC terlebih dahulu jadi tuan rumah, Minggu (23/12).

Hanya saja, per­tan­dingan nanti sepertinya akan menjadi berat bagi tim kebanggaan urang awak tersebut. Pasalnya, tim asuhan Suhatman Imam yang menang 2-1 pada leg per­tama, tidak akan diperkuat duet pe­nye­rang maut me­reka, Edward Wilson Junior dan Titus Bonai. Tak sampai di situ, kapten tim Elie Aiboy juga dipastikan absen.

 media officer Semen Padang FC Ronny Su­hatril menyebutkan, Edu se­ngaja tidak diberangkatkan karna pelatih negeri sembilan minta, pertandingan di sana hanya memakai dua pemain asing.  “Pemilihan ditinggalnya Edu karena Pak Haji (Su­hat­man Imam) dan pak Jap (Ja­feri Sastra) akan mencoba starting dengan pemain-pe­main lain,” katanya.

Namun, alasan berbeda disampaikan manajer Semen Padang FC Asdian, terkait ditinggalnya striker haus gol ter­se­but. Ka­ta­nya, Edu diting­gal, ter­kait dengan pe­ngu­rusan visa yang belum selesai.

Sementara itu, absennya Titus Bonai alias Tibo, me­nurut Ronny, dikarenakan kondisi kesehatan istrinya. Di mana kemarin sore istri­nya mendadak ha­rus dirawat ka­rena akan melahirkan. Se­da­ngkan Ellie, absen karena ce­dera. Ab­sen­nya tiga pilar ter­sebut menam­bah jum­lah pe­main inti Semen Pa­­dang FC yang abse. Terlebih da­hulu ada Hengki Ar­diles dan David Pagbe yang absen ka­rena cedera.

Dengan demikian, pada leg kedua laga Seri Nusantara tersebut, Semen Padang FC akan diperkuat Jan­dia Eka Putra, Fakhrur­rozi, Wahyu Wijiastan­to, Novan Setya Sa­song­ko, Riki Oharella, Haris, Saepulloh, Zico Haifa, Ja­jang Paliama, Hendra Ba­yau, M Rizal, Yu Hyu Koo, Esteban Viscara, Nico Malau, Nur Iskandar, dan Yosua Pa­ha­bol.

“Kompisi pemain de­mi­kian, cobaan untuk kesiapan tim dalam mengarungi kompetisi sesungguhnya. Dari sini, tentu kami berharap sejauh mana kekuatan pemain pelapis kami mampu mengganti peran pemain inti,” ucap Asdian. (cr)

Raphael Maitimo Diincar Semen Padang

Raphael  Maitimo Diincar Semen Padang
Perburuan pemain di tim Semen Padang tampaknya masih belum akan berakhir. Terbaru tim Kabau Sirah tengah melihat situasi untuk mendatangkan bek Timnas Indonesia, Raphael Maitimo.
“Saat ini kami masih memantau perkembangan pemain Raphael Maitimo yang merupakan pemain belakang Timnas Indonesia,” kata Manajer tim Semen Padang Asdian.
Menurut Asdian, keinginan manajemen untuk menambah satu orang pemain belakang tak lepas dari cedera yang menimpa David Pagbe dan Hengki Ardiles. Namun manajemen masih menanti rekomendasi dari tim pelatih untuk merekrut pemain.
“Kami masih menunggu manajemen pelatih tentang kebutuhan pemain yang nantinya diinginkan untuk bisa mengisi beberapa pos tim yang mengalami kelemahan,” katanya.
Bila Raphael Maitimo jadi bergabung dengan Semen Padang, maka Kabau Sirah akan menjadi tim yang penuh dengan pemain berlabel timnas.
Sebelumnya telah bergabung beberapa pemain timnas di klub yang bermarkas di Stadion Haji Agus Salim ini. Seperti Wahyu Wijiastanto, Elie Aiboy, Novan Setya, Vendry Mofu hingga Hengki Ardiles.[bnt]

Wilson Pimpin Semen Padang Tekuk Negeri Sembilan

Wilson Pimpin Semen Padang Tekuk Negeri Sembilan
Semen Padang FC kembali menunjukkan kedigdayaannya melawan klub Malaysia. Setelah Kelantan FA dan Selangor FA, kali ini giliran Negeri Sembilan FA yang dikalahkan .
 Dalam pertandingan yang tergelar di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (23/12) sore tadi, Semen Padang unggul 2-1 lewat gol yang diborong Edward 'Edu' Wilson Junior menit 15 dan 45. Negeri Sembilan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Emanuel De Porras di babak kedua. Kemenangan atas Negeri Sembilan ini seakan mengobati kekecewaan Semen Padang yang gagal menjuarai Turnamen Piala Gubernur Aceh karena dikalahkan Aceh FC dalam partai final di Stadion Harapan Banda Aceh, Sabtu (23/12) malam. Semen Padang menyerah 0-2 karena harus membagi konsentrasi dan pemain karena sehari berikutnya menjamu Negeri Sembilan di Padang.
 Karena itu Direktur Teknik Semen Padang, Suhatman Iman, begitu mensyukuri kemenangan pasukannya atas Negeri Sembilan. "Bersyukur sekali kami bisa menang, anak-anak main bagus. Negeri Sembilan beda dengan Selangor dan Kelantan, permainan mereka begitu kompak dan kolektif," kata Suhatman usai pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton itu. Apalagi beberapa pemainnya baru saja datang dari Banda Aceh sehingga kondisi fisik mereka tidak seratus persen prima. Misalnya Hendra Bayauw dan M Rizal yang masuk di babak kedua. "Mereka baru datang dan langsung main, tapi semangatnya luar biasa. Tanggal 30 Desember nanti kami giliran bertanding di Malaysia. Tim harus lebih siap karena main di kandang lawan," sambung mantan pelatih Persebaya ini. Skuad Semen Padang rencananya bertolak ke Negeri Sembilan pada 28 Desember nanti dengan membawa 18 pemain. Di lain pihak, pelatih Negeri Sembilan Divaldo Alves mengakui timnya sempat kedodoran di babak pertama karena masih mencari bentuk permainan. "Selamat untuk Semen Padang. Babak pertama kami main kurang optimal, tapi babak kedua anak-anak sudah main bagus. Saya salut sama mereka," ujar Divaldo yang sebelumnya membesut Persebaya. (*)

Semen Padang dan Brodway Media Malaysia Gagas Liga Asia Tenggara

Semen Padang dan Brodway Media Malaysia Gagas Liga Asia Tenggara
 Manajemen Tim Semen Padang (SP) dan penyelenggara pertandingan internasional dari Malaysia, Brodway Media, pada 2013 akan menggagas pertandingan Liga Asia Tenggara. "Kita merencanakan pada 2013 kompetisi Liga Asia Tenggara bisa terlaksana, dan sejauh ini persiapan sudah dirancang," kata Ketua Brodway Media Malaysia Yaser Hamzah saat persiapan uji coba SP melawan Negeri Sembilan FA di Padang.

 Ia menjelaskan, gagasan untuk menggelar kompetisi Liga Asia Tenggara tersebut sudah dirancang pada 2011, namun masih terkendala pada peserta dan teknis pertandingan serta tempat pelaksanaan. Namun, katanya, pada 2012 ini perkembangan rencana pelaksanaan kompetisi tersebut sudah kembali berjalan dan 50 persen dari rencana semula sudah bisa diselasaikan, termasuk peserta yang akan menjadi wakil dari negaranya. Yaser menyebutkan, dari rencana semula setiap negara dikawasan Asia Tenggara akan mengirimkan dua timnya untuk mengikuti kompetisi tersebut, tim yang mengikuti ajang itu ditentukan dari kesanggupan finansial dan aspek pendukung lainnya. Ia menambahkan, sejauh ini pihak Brodway dan manajemen SP sudah menjalin kominikasi dengan klub dari Malaysia, Thailand, Timor Leste, dan Indonesia.

Menurut rencana, pertandingan itu akan menggunakan sistim setengah kompetisi dengan pertandingan tandang dan kandang. Dikatakannya, ide untuk menggagas kompetisi Asia Tenggara bermula saat pihak Brodway Media mendatangkan klub Malaysia Perak FA untuk melakukan uji coba dengan tim SP, dan usulan itu berlanjut untuk kembali mendatangkan klub dari negeri jiran itu. "Kita ingin, kedepan pertandingan ini bukan ajang uji coba lagi, namun semacam kompetisi antar tim dari kawasan Asia Tenggara, karena banyak hal positif yang bisa diambil dari event ini," katanya. Sementara itu, Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang Erizal Anwar mengatakan kompetisi Asia Tenggara tersebut sangat membantu tim dalam menyiapkan diri sebelum mengikuti kompetis lokal. Selain itu, ajang tersebut bisa mendekatkan silaturahmi dan kerja sama yang baik terhadap negara-negara di kawasan Asia Tenggara, apalagi pertandingan itu disiarkan secara langsung oleh stasiun tv nasional dan internasional. (*/sun)

Kalahkan Semen Padang , Atjeh Fc juara Piala Gubernur Aceh 2012

Kalahkan Semen Padang , Atjeh Fc juara Piala Gubernur Aceh 2012
atjeh fc akhirnya berhasil menjuarai turnamen piala gubernur aceh usai mengalahkan semen padang 2-0.
Pada partai final yang berlangsung di Stadion Harpan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh ini, Atjeh FC mengenakan jersey putih. Sementara Semen Padang FC mengenakan jersey kuning. Kedua keseblasan menurunkan tim terbaiknnya.
di babak pertama Laga final antara Atjeh FC melawan Semen Padang FC berakhir dengan skor 0-0 . Pertandingan yang digelar di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh, Sabtu 22 Desember 2012.

Memasuki babak kedua di menit 63, Atjeh FC berhasil membobol gawang Semen Padang lewat sundulan indah Riza Pandi. Skor  berubah menjadi 1-0 untuk kemenangan Atjeh FC.
Permainan Atjeh FC yang terus melakukan serangan sudah terlihat sejak babak pertama final Piala Gubernur Aceh 2012 ini. Di babak pertama pertandingan final Atjeh FC melawan Semen Padang, ball posission lebih banyak dikuasai tim tuan rumah.
Ismed Sofyan dkk terus mengatur serangan untuk menembus pertahanan Semen Padang, dengan lebih banyak bermain bola-bola panjang. Sejumlah peluang yang di peroleh Atjeh FC belum membuahkan gol.
Namun beberapa kali Semen Padang yang memanfaatkan serangan, sempat mengancam gawang Atjeh FC yang dikawal Zulbahra.

Tim tuan rumah kembali memperbesar kemenangan di babak kedua melawan Semen Padang menjadi 2-0.
Gol kedua Atjeh FC ini berhasil disumbang Defri Rizki di menit ke 89. Defri berhasil melewati beberapa pemain bertahan Semen Padang dan mampu mengecoh Fachrurrazi. Kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk Atjeh FC.
Tak lama kemudian wasit meniupkan peluit panjang pertanda pertandingan berakhir. Sejumlah penonton di tribun C membakar beberapa marcon merayakan kemenangan Atjeh FC atas Kabau Sirah Semen Padang di Piala Gubernur Aceh 2012.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Atjeh FC sebagai juara Piala Gubernur Aceh 2012 yang telah berlangsung sejak 18 Desember 2012.

Pemain Andalan Semen padang akan Lawan Negeri Sembilan , Pemain Cadangan yang diturunkan di Final Gubernur Aceh

Pemain Andalan Semen padang akan Lawan Negeri Sembilan , Pemain Cadangan yang diturunkan di Final Gubernur Aceh
Menghadapi Aceh FC di laga final Piala Gubernur Aceh, Sabtu 22 Desember 2012, esok hari. Semen Padang menurunkan pemain lapis kedua. Pasalnya, pemain utama terpaksa dibawa pulang ke Padang untuk menjamu tim dari Negeri Sembilan, Malaysia.

Hal itu dibenarkan oleh pelatih Semen Padang, Suhatman saat dihubungi Jumat 21 Desember 2012.  Kata Suhatman, pertandingan melawan Negeri Sembilan sebagai uji coba persiapan Asia Football Champion (AFC) yang akan bergulir pada Maret 2013.

"Kita terpaksa membagi dua tim, sehingga kita bisa tampil di kedua laga itu. Laga uji coba itu juga sangat penting bagi Semen Padang, sebagian tim kita pulangkan untuk persiapan melawan Negeri Sembilan nantinya," kata dia.

Kata dia, pihaknya  sudah jauh-jauh hari mempersiapkan kedua laga ini dan sudah lebih dulu melaporkan kepada panitia tentang hal ini.

"Sebelum pertandingan kita mengatakan kepada panitia, jika kami masuk final kami harus membagi dua tim, dan panitia menyetujui, sehingga tidak ada masalah,"katanya.

Ia menambahkan, keadaan mendesak seperti ini terjadi akibat pergelaran turnamen Piala Gubernur Aceh diundur yang awalnya dijadwalkan tanggal 9 Desember  kemudian ditunda ke tanggal 15 Desember.

"Seandainya pertandingan tidak diundur, kita tidak perlu membagi kedua tim,"tuturnya.sf[]

Hari Minggu , Semen Padang siap Ladeni Negeri Sembilan

Hari Minggu , Semen Padang siap Ladeni Negeri Sembilan
Semen Padang bersiap menerima tamu internasional pertamanya sebelum mengarungi kompetisi musim 2013. Tim yang kini ditangani Jafri Sastra itu bakal menjamu Negeri Sembilan FA dalam ujicoba di Stadion Agus Salim, Padang, Minggu (23/12) sore. Laga 'derby Minang' itu digelar dua kali, di mana pada Minggu (30/12) mendatang giliran Semen Padang yang bertandang ke Stadion Tuanku Abdul Rahman, Paroi, Seremban, Negeri Sembilan.

Disebut 'derby Minang' karena Negeri Sembilan atau juga dikenal sebagai Negeri Sembilan Darul Khusus pada awalnya dibentuk oleh perantau Minangkabau. "Ini merupakan pertandingan kandang pertama Semen Padang dengan skuad terbaru. Sekaligus untuk mengukur kekuatan sebelum turun di kompetisi musim depan dan AFC Cup tahun depan," kata Media Officer Semen Padang Ronny Suhatril.

Tim Semen Padang saat ini tengah berada di Banda Aceh guna meramaikan Turnamen Piala Gubernur Aceh. Setelah mengalahkan Selangor FC 3-1 di semifinal, Sabtu (22/12) malam  Elie Aiboy bakal menantang tuan rumah Aceh FC di babak final. Sementara esok harinya mereka sudah harus menjamu Negeri Sembilan di Padang. Patut dipertanyakan bagaimana cara Semen Padang membagi tim untuk kedua pertandingan penting itu.

"Memang, masalah itu yang jadi pertanyaan banyak orang. Yang jelas kita tidak akan melepas kedua pertandingan penting itu. Artinya Semen Padang tetap tampil maksimal, baik melawan Aceh FC maupun Negeri Sembilan," tandas Ronny. Panpel membagi tiket laga melawan Negeri Sembilan dalam tiga kelas; Tribun Tertutup Rp 75 ribu, Tribun Terbuka Timur Rp 35 ribu, sedangkan Tribun Terbuka Utara dan Selatan Rp 25 ribu. (fj)

Semen Padang vs Selangor FA : Menanti Tarian Bonai

Semen Padang vs Selangor FA : Menanti Tarian Bonai
Juara Liga Indonesia, Semen Padang harus bekerja keras ketika berjumpa wakil Malaysia, Selangor FA dalam pertarungan babak semifinal turnamen sepakbola internasional Piala Gubernur Aceh 2012 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, nanti malam.

Laga dua tim papan atas tersebut dipastikan ketat. Tim Semen Padang sebagai juara Grup B tentu saja tak ingin dipermalukan oleh runner- up Grup A, Selangor FA. Terlebih ini merupakan partai hidup-mati di dalam laga memperebutkan tiket ke partai puncak.

Aroma dendam akan menjadi menu utama dari pertarungan itu. Ya kedua  tim sama-sama digerakkan oleh pemain berlevel timnas. Di kubu Semen Padang tercatat Elie Aiboy, Wahyu Wijiastanto, Novan Setia, Jajang Paliama, Hendra Adi Bayauw, Vendry Mofu, Nur Iskandar, serta Titus ‘Tibo’ Bonai.

Sementara Selangor diwakili nama-nama beken Timnas Malaysia seperti Mahalli Jazuli, Mohammad Bunyamin Omar, Kunanlan Subramanian, serta Wan Husni. Kuarter ini merupakan punggawa Harimau Malaya---julukan Timnas Malaysia---saat menghajar Indonesia dalam tarung penyisihan grup di Piala AFF 2012.

Dalam pertandingan itu, Malaysia sukses menggebuk Indonesia 2-0 di Stadion Bukit Jalil. Bahkan, gol kedua ke gawang Merah Putih ialah hasil dari tendangan bek kanan, Mahalli Jazuli. Kekalahan tersebut membuat pasukan Nilmaizar terhenti. Sehingga, target juara seperti permintaan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin tak terpenuhi.

Kini kesempatan untuk menuntaskan dendam tersaji di depan mata. Ya,  Elie Aiboy, Wahyu Wijiastanto, Novan Setia, plus Vendry Mofu harus mampu membayar lunas kekalahan menyakitkan itu. Karena hasil buruk dari Timnas Malaysia membuat Indonesia gagal lolos ke semifinal.

Jujur saja, perlagaan bergengsi malam nanti sepertinya akan menjadi pentas bagi striker Semen Padang, Titus Bonai. Tibo, sapaan akrab Titus Bonai sangat diandalkan Suhatman Imam untuk mengobrak-abrik lini bawah Selangor FA. Tugas itu berhasil diemban dengan tuntas ketika mantan penyerang Persipura Jayapura itu berhasil mencetak hetrik.

Bahkan, usai mencetak gol ke gawang DPMM Brunei Darussalam, Tibo seperti biasa menari. Tarian yang dimainkan bekas pemain Bontang adalah Sajojo. Ini merupakan tarian khas Papua yang menggambarkan kemuliaan dalam penyambutan tamu. Tentunya dia akan berusaha untuk mengulang kembali malam ini.

Lalu, bisakah pemain yang bersinar ketika Sea Games di Jakarta itu mewujudkannya? Peluang itu terbuka lebar mengingat rekan-rekannya akan membantu Tibo. Tandem sehati Tibo asal Liberia, Edward Wilson Junior pasti akan selalu memberi ruang. Kecuali itu, umpan matang dari Vizcarra, Ellie Aiboy, Yo Hyun Ko, dan Vendry Mofu jelas akan ditujukan baginya.

Seperti diketahui, hingga turnamen berhadiah Rp 250 juta memasuki babak penyisihan, Tibo dan Edward bersaing ketat dalam daftar top skor. Ya, Edward Wilson Junior bertengger di peringkat atas dengan empat gol, sementara Tibo membayangi usai menggemas tiga gol. Jadi top skor di Piala Gubernur Aceh edisi ketiga ini sepertinya bakal menjadi milik dua mesin gol Semen Padang.

Utak-atik peluang, Semen Padang layak diunggulkan untuk menembus partai final. Bahkan, sebelum babak semifinal dimulai, tim Semen Padang sudah menyatakan kalau mereka menginginkan Atjeh FC untuk lawan mereka di partai final. “Untuk tarung final, kami memilih Atjeh FC sebagai lawan,” tegas manajer Semen Padang, Asdiansyah kepada wartawan dalam konferensi pers, Senin (17/12) petang.(rac)